Anda di halaman 1dari 33
MM Y ID. Inde Soktncange PENGUMUMAN Bursa Efek Indonesia Transaksi Material rr PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (Tercatat di Papan : Pengembangan) No.Peng-023/BEI.PSR/TM/05-2008 (dapat dlihat di internet : httpe/www.idx.co.d PT Bursa Efek Indonesia pada tanggal 22 Mei 2008 telah menerima surat dari PT Barito Pacific Tbk dengan No.018b/BP/M-Corps/V/08 tanggal 22 Mei 2008 menyampaikan iklan Keterbukaan Informasi Kepada Para Pemegang Saham PT Barito Pacific Tbk (Perseroan”) Dalam Rangka Rencana Penerbitan Surat Hutang Perseroan Dan Rencana Akuisisi PT Tri Polyta Indonesia Tbk di harian Investor Daily Indonesia, Bisnis Indonesia, The Jakarta Post dan Kalimantan Post pada tanggal 21 Mei 2008 sebagaimana terlampir (lampiran 32 lembar), Demikian pemberitahuan yang disampaikan PT Barito Pacific Tbk, Jakarta, 23 Mei 2008 IDX fc Sec tutunge Eko Siswanto he-Kepala Divisi Perdagangan Saham, ‘Tembusan Yth. : Ketua Badan Pengawas Pasar Modal & LK; Kepala Biro TLE Bapepam & LK; Kepala Biro PKP Sektor Ril Bapepam & LK; Pusat Referensi Pasar Modal; Direksi PT Barito Pacific Tbk weene eam 8 Ce ee ea Le) ea ren One Recto Sa ETL) eee PT BARITO PACIFIC Tok Wisma Barto Pacific, Tower B. Lantai 9 J. Leen S, Parman Kay, 62-63, «Jakarta 11410, Indonesia. To. (021) 5306711 (Hunting). Fax. (021) 5306680 No: 018b/BP/M-Corps/V/08 Jakarta, 22 Mei 2008 Kepada Yth, Direksi PT. Bursa Efek indonesia Jakarta Stock Exchange Building Jin, Jend, Sudirman Kav. 5253 Jakarta 12190 Up. Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil Perihal: Penyampaian Bukti Iklan PT. Barito Pacific Tbk. Dengan Hormat, Bersama ini kami sampaikan bukti pemasangan ikian Pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB) dan surat edaran Perseroan sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan akuisisi saham-saham di PT Try Polita Indonesia Tbk (‘Rencana ‘Akuisist’) yang telah diiklankan di 4 (empat) surat kabar yaitu: Investor Daily, Bisnis Indonesia, The Jakarta Post dan Kalimantan Post pada tanggal 21 Mei 2008, termasuk juga bukti pemasangan iklan Pengumuman Perseroan yang berkaitan dengan Rencana Akuisisi di 4 (empat) surat kabar tersebut di atas, pada tanggal 22 Mei 2008, Demikian kami sampaikan atas perhatian Bapak diucapkan terima kasi. Hormat kami, Salwati Agustina Direktur Pia CV ee es ee ee PT BARITO PACIFIC Tbk (“Perseroan”) Pye CMe eee ee cd PERSEROAN DAN RENCANA AKUISISI Pam hay Som Barito Pacific Berkedudukan di Banjarmasin Bidang Usaha: Kehutzhan, Perkebunan, Pertambangan, Indust, Properti dan Perdagangan Kanior: Pabrik: Wisma Barito Pacific Tower B Lanta 8 Jolapat, Banjarmasin J Let. Jend, 8, Parman Kay. 62-63 {BL Kuin Selatan RT 007 No. 44 Jakarta 11410 Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat ‘Telepon : (021) 5308711 (Hunting) Banjarmasin, Kalimantan Selatan Fax : (021) 5306680 ‘Telopon : (0511) 4388757 Fax: (0511) 4368879 ‘Korisaris dan Direksl Pereeroan, balk secara bersama-sama maupun sencif-sendi,beranggung jawab eepenuhnya ‘las Kebenaran semua informas! yang dimuat dalam Surat Edaran ini dan menegaskan, bahwa seelah mengeda pemerkssan yang cukup, dan separjang yang dkelahul dan dyakni Perseroan, iformasi yang must dalam ‘Surat Edaran ini adalah benar dan tidak tersapatfokia pentng llnaya yang cfilangkan sehingga menyebabkan Informasi sebegaimana tercantum dalam Surat Edaran Ini menjadi tdak benar atau memberkan pengertan yang menyesatkan Penguruman ini merupakan perjelasan mongenal Rencana Penerbitan Surat Hutang Persaroan dan Rencana ‘Akuisisi PT Ti Pola Indonesia Tok eRe PT Barito Pacific Tbk ("Perseroan") merencanakan’ untuk ‘tmierierbitkan surat hutang tanpa jaminan (unsecured notes) dimana UBS AG, Cabang ‘Singapura (“UBS') akan bertindak selaku arranger ("Rencana Penerbitan Surat Hutang"). Dalam Rencana Penerbitan Surat Hutang tersebut, Magna Resources Corporation Pte. Ltd ("MRC"), melalui suratnya tertanggal 14 Mei 2008, telah menyatakan betminat untuk membeli surat hutang tersebut. Dana yang diperoleh dari Rencana Penerbitan ‘Surat Hutang akan digunakan Perseroan untuk diversifikasi kegiatan usaha Perseroan, dimana Perseroan merencanakan akan mengakuisisi PT Tri Polyta Indonesia Tbk ("TPI") dengan membeli 553.239.700 saham atau setara dengan 75,95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor pada TPI yang dimiliki oleh Newport Global Investment Ltd: (‘NGI") dan Prajogo Pangestu ("PP") ("Rencana Akuisisi") Rencana Penerbitan Surat Hutang dan Rencana Akuisisi sebagaimana telah dijelaskan di atas (selanjutnya, Rencana Penerbitan Surat Hutang dan Rencana Akuisisi tersebut secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi') merupakan satu kesatuan tfansaksi dan tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Sehingga jika salah satu dari Rencana Transaksi tidak disetujui oleh pemegang saham independen, maka Perseroan tidak akan melanjutkan Rencana Transaksi. “Sehubungan dengan Rencana Akuisisi, Perseroan dan NGI telah menandatangani MOU Pembelian Saham NGI pada tanggal 19 Mei 2008 dimana Perseroan setuju untuk membeli sham yang dimiliki oleh NGI pada TPI sebanyak 470,901,000 saham atau setara dengan 64,65% saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada TP! dan NGI setuju untuk menjual saham yang dimilikinya pada TPI kepada Perseroan. Harga pembelian yang disepakati atas pembelian saham ini adalah sebesar Rp 1.077.892.389,000 atau setara dengan USD 116.152.197,09 (dengan mengunakan kurs yang disepakati sebesar Rp 9.280/USD) atau sebesar Rp 2.289 per saham, Selanjutnya pada tanggal yang sama, Perseroan dan PP. juga telah menandatangani MOU Pembelian Saham PP pada TPI dimana Perseroan merencanakan untuk membeli saham yang dimiliki oleh PP pada TP! sebanyak 82.338.700 saham atau setara dengan 11.30% saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada TP! dan PP setuju untuk menjual saham yang dimilikinya pada TPI kepada Perseroan. Harga pembelian yang disepakati atas pembelian saham ini adalah sebesar Rp 188.473.284.300 atau setara dengan USD 20.309.621,15 (dengan menggunakan kurs yang disepakati sebesar Rp 9. 280/USD) atau sebesar Rp 2.289 per saham. Rencana - Akuisisi, khususnya _menyangkut . rencana _pembelian saham TPI yang dimiliki oleh PP dan Rencana Penerbitan’ Surat Hutang mefupakan transaksi yang mengandung unsur Benturan Kepentingan sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan_ Badan Pengawas Pasar ‘Modal .(‘Bapepam") No. IX.E.1. tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu (‘Peraturan No. IX.£.1"). Sedangkan Rencana Akuisisimerupakan Transaksi Material " sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Bapepam No. IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama (‘Peraturan No. IX.E.2") dimana nilai dari Rencana Akuisisi adalah lebih dari 10% dari jumlah pendapatan Perseroan sebesar Rp 336,85 miliar: berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007. Sehingga Rencana Transaksi tersebut harus diumumkan kepada publik dan baru dapat dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dari Pemegang Saham independen dan seluruh . Pemegang Saham dalam Rapat yang harus diselenggarakan sesuai dengan Peraturan No. IX.E.1 dan Peraturan No. IX.E.2 : Informasi ini dimaksudkan untuk memberikan keterangan secara rinci ” kepada seluruh Pemegang Saham Perseroan imengenai Rencana Transaksi. Alasan dan Latar Belakang Sebagai kelanjutan dari rencana Perseroan untuk melakukan diversifikasi usaha di Industri Petrokimia, Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi mayoritas kepemilikan saham TPI yang akan dibiayai dari dana yang diperoleh dari Rencana Penerbitan Surat Hutang. TPI merupakan penghasil biji plastik polypropylene yang terbesar di Indonesia dan’ menguasai 39% pangsa pasar di Indonesia. Produk TPI ini digunakan secata luas dalam berbagal aplikasi kemasan plastik. Pada tahun 2007, industri polypropylene pada pasar domestik mencatat pertumbuhan permintaan sebesar 6,4% sejalan dengan meningkatnya tingkat pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Disamping itu, pada pasar regional harga jual polypropylene serta besaran Delta P, yang merupakan selisih’antara harga polypropylene dengan propylene sebagai bahan baku utama, juga membaik seiring dengan ketatnya pasokan polypropylene regional dan didukung oleh peningkatan harga_minyak bumi yang mendekati USD 100/barrel pada akhir tahun 2007. Besaran Delta P tersebut telah meningkat dari rata-rata USD 104/ton pada tahun 2006 menjadi USD 17S/ton pada tahun 2007. Sebagian besar bahan baku TPI dipasok. oleh PT Chandra Asti Dengan akuisisi ini, Perseroan bermaksud untuk mengintegrasikan dan memperkuat pertumbuhan kinerja Perseroan, TPI akan menambah kafegori portofolio produk-produk petrokimia anak periisahaan Perseroan dimana hal ini akan memberikan fleksibilitas kepada anak perusahaan Perseroan untuk mengkonsentrasikan produksi pada produk yarig: memberikan marin laba tertinggi yang pada akhirnya akan meriberikan nilai tambah kepada Pemegang Saham Perseroan. = Pendanaan atas Rencana Akuisisi tersebut akan diperoleh dari Rencana Penerbitan Surat Hutang, dimana MRC telah menyatakan keinginannya untuk berpartisipasi dalam pembelian surat hutang tersebut. Rencana Transaksi Pada tanggal 16 Mei 2008, UBS sélaku arranger dalam Rencand Penerbitan Surat Hutang, telah memberikan surat penawaran untuk mengatur penerbitan kepada Perseroan mengenai penawaran surat hutang tanpa jaminan (unsecured notes) Perseroan sebesar maksimum USD 200 juta. Jangka waktu pinjaman atas surat hutang tersebut adalah selama tiga tahun, tingkat suku bunga yang ditawarkan adalah sebesar 11% per tahun, dengan jadual pembayaran pokok pada saat jatuh tempo dan dengan opsi untuk melunasi setiap saat tanpa denda, Selanjutnya, MRC, melalui suratnya kepada UBS tertanggal 14° Mei- 2008, telah menyatakan berminat untuk membeli surat hutang tersebut. Dana yang diperoleh dari Rencana Penerbitan Surat Hutang tersebut di atas direncanakan untuk mengakuisisi.mayoritas saham'TPI sebesar 553.239.700 saham atau setara dengan 75,95% saham TPI yang telah ditempatkan dan disetor penuh dengan harga pembelian sebesar Rp 1.266,37 miliar (atau setara dengan USD 136.461.818,24 dengan menggunakan kurs yang disepakati sebesar Rp. 9.280/USD) yang berasal dari NGI sejumlah 470.901.000 saham (64,65%) senilai Rp 1.077,89 miliar dan dari PP sebesar 82.338,700 saham (11,30%) senilai Rp 188,47 miliar. Berdasarkan penilaian yang dilakukan UJP Stef Ton'Hardi (STH), nilai pasar wajar 75,95% TPI adalah sebesar Rp 1.380,33 miliar Jika Rencana Akuisisi disetujui oleh Pemegang Saham Perseroan, Perseroan akan menjadi pemegang saham utama dan akan menjadi pengendali baru pada TPI. Mengingat TP! merupakan perusahaan publik, Perseroan wajib melakukan penawaran tender untuk seluruh sisa Saham TPI sejumiah 175.161,300 saham yang mewakili 24,05% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada TP! sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam No. IX.F.1 tentang Penawaran Tender dan Peraturan Bapepam No, IX.H.1 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Sisa dana yang diperoleh Perseroan dalam Rencana Penerbitan Surat Hutang, setelah dikurangi untuk pembiayaan Rencana Akuisisi dan penawaran tender, akan digunakan Perseroan untuk modal kerja Perseroan. aOR vada ea narael PENS ee A aebtau cucu PT Tri Polyta Indonesia Tok TPI adalah sebuah badan hukum Indonesia berkedudukan di Jakarta yang didirikan dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri’ No. 6 tahun 1968 dan Undang-Undang No. 12 tahun 1970 berdasarkan Akta Pendirian tanggal 2 Nopember 1984 No. 40 yang dibuat di hadapan Ridwan Suselo S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana diubah dengan Akta:Pemasukan dan Pengunduran Diri Para Pesero Pendiri Serta Perubahan Anggaran Dasar No. 117 tanggal 7 Nopember 1987 yang dibuat dihadapan J.L Waworuntu S.H., Notaris di Jakarta yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteii, Kehakiman Republik Indonesia No. C2.1786.HT.01.01-TH.88 tertanggal 29 Pebruari 1988, dan telah didaftarkan dalam buku register di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tanggal 30 Juni 1988 dibawah No. 639/1988 dan No, 640/198 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63, tanggal 5 Agustus 1988, Tambahan No. 779. Anggaran DasarTP\ telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 2 tanggal 2Agustus 2007 yang dibuat di hadapan DR. Amrul Partoriuan Pohan, Notaris ‘di Jakarta. Perubahan yang dilakukan adalah perubahan ketentuan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha TPI. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. W7-08718 HT.01.04-TH.2007 pada ‘tanggal 6 Agustus 2007, didaffarkan dalam Daftar Perusahaan dengan No, 1082/RUB.09.02/Vill/2007 pada tanggal 9 Agustus 2007 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Barat, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 72tanggal7 September 2007, | Tambahan No. 9053. TPI memiliki satu anak perusahaan dengan kepemilikan tunggal di Belanda dengan nania Tri Polyta Finance BV. Pada tanggal 15 Mei 2008, TPI telah melakukan keterbukaan informasi kepada para pemegang saham TP! dalam rangka rencana pencatatan kembali saham TP! pada BEI. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Akta Pemyataan Keputusan Rapat No. 38 tanggal 22 Juni 2006, yang dibuat di hadapan Notaris DR. Amrul Partomuan Pohan, susunan Komisaris dan Direksi TP! adalah sebagai berikut: Direksi: Prajogo Pangestu - Presiden Komisaris Iman Sucplo Umar - Presiden Diektur Didi Andries Waki Presiden Korisaris Jeanne Watulo _- Wall Presiden Diektur (merangkep Komisaris —Suyandi - Direktir Independen) Mujento = Direkt Hanadi Rahardja_- Komisaris Independen Howel RP. Keezell - Komisais Susunan kepemilikan dan Pemegang Saham TP! per 30 April 2008 berdasarkan informasi dari PT Raya Saham Registra, selaku Biro Administrasi Efek TPI, adalah sebagai berikut: (Dalam jutaan Rp) Nilai Jumiah Nominal Saham — | (Rp 1.000 | (%) saham) Modal Daser 7030,000.000 | 7.030.000 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Newport Global Investment Lid 470.901.000 | 470.901 | 64,65" Prajogo Pangestu 110.758.750 | 118.759 | 16,30 Ibrahim Risjad 13.681.750 13682 | - 1.88 Henry Halim 1.824.500 1824]. 025 Saham publik 123.235.000 | __ 123.235 | ' 16,92 umlah 728.404.000 | 728.401 | 100,00 Jumiah saham dalam portepel 307,598,000 | 301.50 Fasilitas produksi TP! terletak di Jatan Raya Anyer Km. 123, Ciwandan, Cilegon, Banten. Pada saat ini fasilitas produksi TP! dapat menghasilkan biji plastik polypropylene yang meliputi homopolymer, random copolymer, impact copolymer. TPI mempunyai kapasitas produksi sekitar 360.000 ton per tahun tergantung dari kombinasi jenis yang ‘diproduksi. Berikut adalah rincian kapasitas terpakai, utilisasi, volume penjualan, rata-rata harga jual dan penjualan TPI untuk 5 tahun terakhir: Targa Kapasitas Volume | Rata-Rata”| Terpakai | Utilisasi | Penjualan dual. ~ |” Penjualan Tahun_| (ton) (4) (ton) "|. (USDfton) _|_Gutaan Rp)_ 2003 | 709384 | 80,38 | 309800 754 2.001.156 2004 | 330870 | 91,90 | 309577 999 | .2739687 2005 | 297208 | 8255 | 308.324 4.115 | 3.342392 2006 | 290.350 | 90,65 | 303.541 4.308 | 3.677.094 2007_|_317.863" | 8829 | 325670 4.436 _| 4.306.203 Prospek industri produk plastik dan bahan baku plastik masih tetap cerah dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat dan pengembangan industri rumah tanaga yang memakai produk barang plastik. Faktor lain yang mendukung adalah masih sangat rendahnya konsumsi per kapita di Indonesia yaitu ‘sekitar 3-4 kg per tahun. Sebagai pembanding, tingkat korisumsi produk polypropylene per kapita di Malaysia sudah mencapai sekitar 15 kg, Jepang sekitar 22 kg dan Taiwan 20 kg per tahunnya. Demikian pula perkembangan perlengkapan kantor dan industri otomotif nasional akan semakin membuka prospek yang baik di masa depan. Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan TPI. untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007 dan.2006 yang diaudit oleh Adi Jimmy Arthawan ("AJA"), dengan pendapst wajar tanpa pengecualian. ‘ (Dalam Jutaan Rupiah) 31 Desember Keterangan 2007 2006") NERACA AKTIVA : Aktiva Lancar 1.538.320 1.006.467 Aktiva Tidak Lancar 1.072.162 1.118.885, Jumlah Aktiva : 2.610.482 2.125.352 KEWAJIBAN DAN EKUITAS . . ‘ Kewajiban Lancar 407.400 318.918 Kewajiban Tidak-Lancar 631.661 720.787 Ekuitas 4.571.424 1.085.647 Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 2.610.482 2.125.352 LABA RUGI Penjualan Bersih 4.306.203 3.627.094 Laba Kotor 476.732 130.866 Laba Usaha 338.625 13.360 Laba Bersih 485.774 477.178 *) Berdasarkan Neraca setelah Kuasi Reorganisasi~ Newport Global Investment Ltd. NGI adalah suatu perusahaan yang berkedudukan di Labuan, Malaysia dan beralamat di Level 15(A2), Main Office Tower, Financial Park Labuan, Jalan Merdeka 87000 Labuan, F.T., Malaysia. Pada saat informasi ini diumumkan, Direktur NGI adalah Howell R.P. Keezell dan Geofirey’ Chang Tze Weng. Modal dasar NGI adalah USD 10.009 yang terbagi atas 10.000 saham, dengan nilai nominal sebesar USD 1 per saham; dari 10.000 saham tersebut, 100 saham telah ditempatkan dan disetor penuh oleh Fullbright Investment Ltd. ‘Magna Resources Corporation Pte. Ltd. MRC merupakan pefusahaan yang tunduk pada hukumnegara Singapura, ~ beralamat di 80 Raffles Place, UOB Piaza II #16-20 Singapore 048624 MRC adalah pihak terafiiasi dengan Perseroan. Pada saat informasi ini diurnumkan, Direktur MRC adalah Prajogo Pangestu dan Sekretaris MRC adalah Goh Hui Chen.’ Modal MRC adalah USD 100 yang terbagi atas 100 saham yang selurutinya dimiliki oleh Thelveton Global Asset Limited, yang dimilki oleh PP. SRAM es eee Rencana Penerbitan Surat Hutang Pihak-pihak yang memiliki Benturan Kepentingan pada Rencana Penerbitan Surat Hutang ditinjau dari sisi kepemilikan adalah MRC dan PP, MRC, yang akan membeli surat hutang dalam Rencana Penerbitan Surat Hutang, adalah salah satu Pemegang Saham Perseroan, MRC dimitiki oleh PP melalui Thelveton Global Asset Limited. Perseroan dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh PP. > pon Pihak-pihak yang memiliki benturan kepentingan pada Rencana Penerbitan Surat Hutang ditinjau dari sisi kepengurusan adalah PP. PP merupakan komisaris utama Perseroan dan direktur MRC. Rencana Akuisisi Pihak-pihak yang memiliki Benturan Kepentingan pada Rencana Akuisisi ditinjau dari sisi kepemilikan adalah sebagai berikut : Keterangan BPL__-PT Barto Pacic Lumber TPL - PT Tri Pobta Indonesia Tok COSEA -Commerzbank (SEA) Ld, Singapore TSP - PT Tunggel SetiaPratama MLK PTMukilestari Kencana WPC. - Whister Petrocherrical Corporation WRC -Magna Resource Corporation Pte, Lid TGAL - Thelveton Global Asset Limited Pihak-pihak yang memiliki Benturan Kepentingan pada Rencana Akuisisi ditinjau dari sisi kepengurusan adalah PP dan Didi Andries. PP menjabat sebagai komisaris utama, presiden komisaris dan direktur masing:masing pada Perseroan, TP! dan MRC. Sedangkan Didi Andries menjabat sebagai komisaris indépenden pada Perseroan dan wakil presiden komisaris merangkap komisaris independen pada TPI. PEST eee Keuntungan Rencana Transaksi a. Apabila Rencana Transaksi ini disetujui Pemegang Saham Perseroan, Perseroan akan memperluas investasi pada industri petrokimia yang diharapkan dapat mendukung kinerja keuangan’ Perseroan untuk menghasilkan pendapatan yang lebin stabil dan berkesinambungan > bagi Perseroan di masa yang akan datang yang pada akhimya dapat memberikan mbah kepada Pemegang Saham. b. Dengan pembelian saham TPl, Perseroan dapat mendiversifikasi_ produk-produk di dalam industri petrokimia ‘dimana Perseroan akan lebih memiliki fleksibilitas dalam penentuan produksi produk-produk petrokimianya kepada produk yang memiliki marjin keuntungan yang lebih baik. Kerugian atas Rencana Transaksi a. Perseroan akan mempérluas kegiatan usaha di bidang petrokimia dimana_ industri petrokimia ini sangat terpengaruh oleh ..kondisi, persediaan dan permintaan pasar, Naik turunnya permintaan’ pasar ini dapat mempengaruhi pendapatan dan laba'dari TP! yang pada <_ akhimya'dapat mempengaruhi kinerja Perseroan. b. Sebagiari besar pasokan bahan baku TP diperoleh dari CA. Jika pasokan bahan baku dari CA terganggu, TPI harus mencari pasokan * bahan baku pengganti dari pasar spot dimana harga pada pasar spot lebih tinggi dan ketersediaan pasokan di pasar spot tidak menentu. c. Pembiayaan dari Rencana Akuisisi ini berasal dari Rencana Penerbitan Surat Hutang dan sebagai akibatnya hal tersebut akan memberikan kewajiban tambahan bagi Perseroan untuk membayar bunga dan ° pokok pinjaman. BBPR - PT Budi Barto Pacific Really MTP = PT Mangole Timber Producers BURK - PT Binajaya Rodakarya REP - PTRimba Equator Permai BKM -PTBarito Kencanamahardika —SMI_- PT Styrindo Mono Indonesia CA = PTChandra Asti SLU - PT Sumalindo Lestari Jaya Tok Gl - PT Grya Idla TAIW! - PT Tunggal Agaths Indah Wood Industries KC PT Kirana Cakrawala TPl_ -PT Ti Polyta Indonesia Tok KW. -PT Kalpike Wanatama WT -PTWiranusa Tisatya NG, - Marigold Resouroes Pte, Lid PAUL Ee Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisat mengenai kondisi keuangan Perseroan dan anak perusahaan sebelum Rencana Transaksi ‘dan’ proforma kondisi keuangan Perseroan dan anak perusahaan setelah Rencana Transaksi yang telah direview oleh DTT dengan asumsi-asumsi sebagai berikut: 1. Rencana Transaksi Akuisisi telah efektif pada tanggal 31 Desember 2007; 2. Rencana Transaksi Akuisisi akan dilakukan . dengan harga Pembelian: sebesar Rp 2.289 per lembar saham atau sebesar Rp, 1.266.365.673.300 atas 75,95% saham TPI yang dimiliki oleh NGI dan PP; 3. Rencana Transaksi Akuisisi akan dibiayai seluruhnya dengan pinjaman, Untuk tujuan proforma, penyesuaian atas saldo pinjaman adalah sebesar uang yang akan dibayarkan untuk pembelian saham TPI; wajar atas aktiva tetap TPI berdasarkan laporan hasil penilaian aktiva tetap TPI pada tanggal 31 oe 2007 dari penilaian independen. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING KONSOLIDAS! PER 31 DESEMBER 2007 (Dalam jutaan Rupiah) . PROFORMA Sebelum Sesudah Rencana Rencana ‘Transaksi Transaksi Keterangan. (Diaudit) {Direview) NERACA AKTIVA, . Aktiva Lancar 4.813.153 6.099.750 Aktiva Tidak Lancar 42.098.966. “13.232.075 Jumiah Aktiva 16.912.119 19.337.825 KEWAJIBAN DAN EKUITAS. Kewajiban Lancar_ 2.379.186 * 2.533.820 Kewajiban Tidak Lancar 2.968.366 4.866.392 Hak Minoritas atas Aktiva Bersih anak perusahaan 2.244.740 , 2.622.625 Ekuitas 9.319.827. 9.308.988. Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 16,912.19 19.331.825 LABA RUG! ; Pendapatan Bersih 336.850 336.850 Laba Kotor 84.928 84.928 Rugi Usaha 41.884 41.884 Laba Bersih 44.533 44.533 RASIO Rasio Lancar + 2,02 7 241 Rasio Cepat 0,93 1,41 Rasio Hutang Terhadap Aktiva 0,32 0,38, Rasio Hutana Terhadap Ekuitas 0.57 0.79 Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengarih’ keuangan proforma Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut: 1..Jumlah aktiva lancar Perseroan meningkat sebesar Rp 1,29 tiiliun’. yaitu dari Rp 4,81 triiun menjadi Rp 6,10 triiun sebagian besar- disebabkan telah dikonsolidasikannya TPI:kedalam Perseroan. 2. Jumiah aktiva tidak lancarPerseroanmeningkatsebesarRp 1,13 triliun, yaitu dari Rp 12,10 triiun menjadi Rp 13,23 triiun sebagian besar disebabkan telah dikonsolidasikannya TP! ke dalam: Perseroan, adanya goodwill atas pengambilalihan TPI dari NGI dan PP serta penyesuaian aktiva tetap pada nilai pasar. 3. Jumlah kewajiban lancar Perseroan meningkat sebesar Rp 0,15, triliun, yaitu dari Rp 2,38 triiun menjadi Ro 2,53 trilun sebagian besar disebabkan telah dikonsolidasikannya TP! kedalam Perseroan, 4, Jumiah kewajiban tidak lancar Perseroan meningkat sebesar Rp 1,90 triliun, yaitu dari Rp 2,97 triiun menjadi Rp 4,87 trliun sebagian besar disebabkan telah dikonsolidasikannya TPI kedalam Perseroan serta penerimaan pinjaman baru yang digunakan untuk mengakuisisi TPI. 5. Jumiah hak minoritas atas aktiva bersin. anak perusahaan Perseroan meningkat sebesar Rp 0,38 triliun, yaitu dari Rp 2,24 triiun menjadi Rp 2,62 triliun disebabkan adanya hak minoritas pada TPI 6. Jumlah ekuitas Perseroan menurun sebesar Rp 0,01 trliun, yaitu dari. Rp 9,32 triliun menjadi Rp 9,31 triiun sebagian besar disebabkan telah dikonsolidasikannya TPI kedalam Perseroan dan selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali yang berasal dari pembelian 44,30% saham TPI dari PP. PERSYARATAN RENCANA TRANSAKSI 1. Menyampaikan data tentang Benturan Kepentingan dan Transaksi Material kepada Bapepam-LK selambat-lambatnya 28 hari sebelum diselenggarakannya RUPSLB. 2; Persetujuan dari Pemegang Saham Perseroan, kreditur Perseroan dan kreditur TPI sehubungan dengan Rencana Akuisisi. 3. Persetujuan RUPSLB yang akan dilaksanakan berdasarkan Peraturan No IX.E.1 yang harus dihadiri oleh lebih dari 50% saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham independen dan disetujui oleh lebih dari 50% saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham independen. 4. Persetujuan RUPSLB yang akan dilaksanakan berdasarkan Peraturan No.IX.E.2, yang harus dihadiri oleh lebih dari 50% dari seluruh saham dengan hak hak suara yang sah dalam RUPSLB dan disetujui oleh lebih dari 50% dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah 5, Pemenuhan seluruh kondisi yang dipersyaratkan dalam Surat Penawaran UBS mengenai Rencana Penerbitan Surat Hutang dan MOU Investasi NGI dan PP. 6. Persetujuan Komisaris Perseroan. 2, RAR NL * Kantor Akuntan Publik terdaftar AJA, selaku auditor independen TPI; + PT Fiera Admiratiara, konsultan penilai indlependen ("FAP"), selaku penilai independen aktiva tetap TPI; Kantor Akuntan Publik terdaftar Osman Bing Satrio & Rekan, member firm dari Deloitte Touche Tohmatsu ("DTT"), selaku auditor independent Perseroan; + STH, konsultan penitai independen; dan : + Assegaf Hamzah & Partners ("AHP"), konsultén hukum independent Perseroan, RINGKASAN PENDAPAT PIHAK INDEPENDEN FAP telah ditunjuk sebagai penilai independen ‘untuk melakukan penilaian atas aktiva tetap TPI. Menurut FAP ‘dalam laporannya’ No. 012/L-APP/FAP-IVI08 tanggal 4 April 2008, nilai pasar wajar aktiva’ tetap TPI adalah sebesar Rp 1.158.578.913.000. Berdasarkan hasil evaluasi dan analisa kewajaran yang dilakukan oleh STH sebagaimana terdapat dalam laporan pendapat kewajaran atas Rencana Penerbitan Surat Hutang yang telah diungkapkan dalam laporannya No. STH-2008-113-SF tanggal 19 Mei 2008, STH menyatakan bahwa Rencana Penerbitan Surat Hutang tersebut adalah wajar (fair) dan akan menguntungkan untuk kepentingan seluruh Pemegang Saham Perseroan, termasuk Pemegang Saham minoritas/publik Perseroan dipandang dari segi keuangan apabila dalam pelaksanaannya, seluruh persyaratan dan asumsi dilaksanakan sebagaimana diuraikan dalam laporan STH, STH telah ditunjuk sebagai penilai independen untuk melakukan penilaian’ atas saham TPI. Menurut STH dalam laporannya No. STH-2008-114-A-SF tanggal 19 Mei2008 nilaipasar wajar553.239,700 lembar saham atau 75,95% dari saham yang telah ditempatkan untuk Perusahaan yang berada dalam kondisi berkesinambungan usaha (going concern) TPI per tanggal 31 Desember:2007 adalah sebesar Rp 1.380.333.051.500. Berdasarkan hasil evaluasi dan analisa kewajaran yang dilakukan oleh STH sebagaimana terdapat dalam laporan pendapat kewajaran atas’ Rencana. Akuisisi_yang telah diungkapkan dalam laporannya’ No: STH-2008-114-B-SF tanggal 19 Mei 2008, STH menyatakan bahwa Rencana Akuisisi tersebut adalah wajar (fair) dan akan lebih menguntungkan untuk kepentingan seluruh Pemegang Saham Perseroan, termasuk Pemegang Saham minoritas/publik Perseroan dipandang dari segi keuangan apabila dalam pelaksanaannya, sesuai dengan kondisi dan asumsi dilaksanakan sebagaimana diuraikan dalam laporan STH DTT telah ditunjuk untuk melakukan review atas penyesuaian proforma yang mencerminkan Rencana Transaksi, Berdasarkan review OTT, tidak terdapat penyebab yang menjadikan DTT percaya bahwa asumsi -manajemen.tidak memberikan dasar yang beralasan untuk menyajikan dampak langsung .signiffkan sebagai ,aklbat Rencana, Akuisjs) tersetit, | yang telah dijelaskan sebelumnya, penyesuaian proforma tidak mencerminkan dampak semestinya’asumsi tersebut, dan koldffi proforma tidak mencerminkan penerapan semestinya penyesuaian tersebut terhadap jumlah-jumlah laporan keuangan konsolidasi historis dalam neraca ringkasan proforma konsolidasi tanggal 31 Desember 2007, dan laporan taba rugiringkasan proforma konsolidasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. ‘AHP telah ditunjuk sebagai konsultan hukum yang bebas dan mandiri untuk memberikan pendapat hukum atas Rencana Transaksi dalam laporannya No. 0430/03/01/05/08 tanggal 19 Mei 2008 dengan ringkasan sebagai berikut 1. Dipenuhinya ketentuen Peraturan No. IE 1, termasuk diperolehnya persetujuan lebih dari 50% Pemegang Saham independen Perseroan dalam RUPSLB yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan No.IXE1. 2. Dipenuhinya ketentuan Peraturan No. 1X.E.2, termasuk diperolehnya persetujuan lebih dari 50% Pemegang Saham Perseroan dalam ~ RUPSLB yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan No. IXE2. 3. Dipenuhinya aspek keterbukaan informasi kepada Pemegang Saham dan pihak ketiga terkait, sesuai dengan kefentuan Peraturan No. IX.E.1, Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan Bapepam No. X.K.1 tentang’ Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera Diumumkan Kepada Publik. 4. Pelaksanaan Rencana Akuisisi dan Rencana Penerbitan Surat Hutang ; juga harus tunduk pada surat persetujuan korporasi yang disyaratkan oleh anggaran dasar Perseroan dan kreditur Perseroan, yaitu Bank Mandiri dan mayoritas kreditur restrukturisasi serta tunduk pada persetujuan dari kreditur TPI. Untuk. memenuhi ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan No. IX.6.1, Peraturan No. IX.E.2, dan UUPT, pemberitahuan RUPSLB diiklankan pada tanggal 21 Mei 2008 dalam 3 (tiga) surat kabar harian berbahasa Indonesia yaitu Harian Bisnis Indonesia, Harian Investor Daily, dan Harian Banjarmasin Post serta 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Inggris yaitu Harian Jakarta Post sedangkan panggilan untuk RUPSLB akan diiklankan pada tanggal 4 Juni 2008 dalam 3 (tiga) surat kabar harian berbahasa Indonesia yaitu Harian Bisnis Indonesia, Harian Investor Daily dan Harian Banjarmasin Post serta 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Inggris yaitu Harian Jakarta Post. RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan pada tanggal 19 Juni 2008 pukul 9,00 BBWI, bertempat di Ruang Serbaguna BEI lantai 2 Tower 1, Ji. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta. Pemegang Saham yang berhak menghadiri RUPSLB adalah mereka yang namanya tercantum dalam DPS. Bagi para Pefnegang Saham yang sanamnya berada dalam penitipan kolektif di KSEI yang bermaksud untuk menghadiri RUPSLB dapat mendaftarkan diri melalui anggota bursa atau bank kustodian pemegang rekening efek pada KSEI untuk mendapatkan konfirmasi tertulis untuk RUPSLB. : Pemegang Saham yang berhalangan hadir dalam RUPSLB dapat menunjuk kuasa dengan_mengisi formulir surat kuasa terlampir dan mengembalikan kepada Perseroan beralamat di Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8, Jl. Letjen S: Parman Kav. 62-63, Jakarta 11410 selambat-lambatnya pada tanggal 16 Juni 2008 pukul 16.00 BBWI atau sebagai alternatif, anda dapat mengirimkan formulir surat kuasa tersebut terlebih dahulu melalui faksimili nomor (021) 5306680, ditujukan kepada Corporate Secretary, dan Kemudian mengirimkan aslinya ke alamat tersebut di atas. Sesuai dengan Peraturan No. IX.£.2, RUPSLB untuk menyetujui Transaksi Material_harus dihadiri oleh lebih dari 50% Pemegang Saham atau _kuasanya, dan transaksi tersebut harus disetujui oleh lebih dari 50% Pemegang Saham. Sesuai dengan Peraturan No. IX.E.1, RUPSLB. untuk menyetujui transaksi Benturan Kepentingan harus dihadiri. oleh lebih dari 50% Pemegang Saham independen atau kuasanya, dan transaksi tersebut harus disetujui oleh lebih dari 50% Pemegang Saham independen. Jika quortim Pemegang Saham independen pada RUPSLB pertama tidak dapat dipenuhi, pengambilan keputusan untuk agenda yang sama dapat dilakukan pada RUPSLB kedua dengan kondisi dihadiri oleh lebih.dari 50% Pemegang Saham independen atau kuasanya dan harus disetujui oleh lebih dari 50% Pemegang Saham independen yang hadir. Bilamana’ quorum kedua RUPSLB tidak dapat dipenuhi, maka RUPSLB ketiga dapat diadakan setelah mendapat persetujuan dari Bapepam-LK. Keputusan dari RUPSLB ketiga harus disetujui oleh lebih dari 50% Pemegang Saham, independen yang hair. DRE Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Informasi ini atau apabila Pemegang Saham menginginkan informasi tambahan, para Pemegang Saham gipersilahkan menghubungi CORPORATE SECRETARY PT BARITO PACIFIC Tbk Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8 Jalan Letjen S. Parman Kav. 62-63, Jakarta 11410 Telepon : (021) 5306711 Faksimili: (021) 5306680 Jakarta, 21 Mei 2008 Direksi PT Barito Pacific Tbk DISCLOSURE INFORMATION TO THE SHAREHOLDERS OF La UEC ee ai ou le WITH REGARD TO THE INFORMATION ON THE PROPOSED NOTES ISSUANCE AND THE PROPOSED ACQUISITION OF PT TRI POLYTA INDONESIA Tbk Barito Pacific Domicited in Banjarmasin Business activities: Forestry, Plantation, Mining, Industry, Property and Trading t Office: Factory: Wisma Barito Pacific Tower B, $* Floor Jeigpat, Bénjarmasin JleLet. Jend. S. Parman Kav. 62-63 J. Kuin Selatan RT 007 No. 44 Jakarta 11410 Kelurahan Kuin Cefucuk, Kecamatan Banjar Barat Telephone : (024) 8306711 (Hunting) Banjarmasin, South Kalimantan Fax: (021) 5308680 Telephone : (0511) 4868757 Fax : (0511) 4366879 ‘The Board of Commissioners and the Board of Directors of the Company, collectively and individually, accept full responsibilty for the accuracy of the information contained in this Information and confirm, having’ made ell reasonable inquiries and to the best of the Company's, knowiedge and belie, the information contained in the Information is accurate and there are no other important facts which has’ been omitted which makes the Information contained in the Information become untrue or misleading. This afinouncemént form an explaination with regérd tothe Proposed Notes Isstiance and the Proposed ‘Acquistion of PT Tri Polyta Indonesia Tok Dean PT Barito Pacific Tok (tlie “Company") plans to issiie unsectired notes whereas UBS AG, Singapore Branch ("UBS") will act as the arranger (the "Proposed Notes Issuance”)."In the Proposed Notes Issuance, Magna Resources Corporation Pte: Ltd. (‘MRC’), through its fetter dated May 74, 2008, has sited tts intention to purchase thé said n i The fund received from the Proposed Notes Issuance will be used to further diversify the Company's business activities by acquiring 553,239,700 shares or equivalent to 75.95% of the issued and fully" paid shares in TPl owned by Newport Global Investment Ltd. ("NGI") and Prajogo Pangestu ("PP") (the “Proposed Acquisition”). ‘The Proposed Notes Issuance and. the Proposed Acquisition, as explained above (hereinafter are collectively referred to as the “Proposed Transaction’) are form an integral transaction and cannot be separated one to the other. Therefore, if there Is one of the Proposed Transaction is not approved by the Company's Independent Shareholders, ‘the Company will’ not proceed the Proposed Transaction. With regard to the Proposed Acquisition, on May 19, 2008, the ‘Company’ and: NGI have ‘signed Memorandum of Understanding (NGI Inyestment’ MOU") whereas the Company has agreed to purchase shares owned by NGI in TPI amounting to 470,901,000 shares or equivalent to'64.65% of issued and fully paid shares in ‘PI; and NGI has agrééd to sell its shares in TPI to the Company. ‘The ‘agreed purchase price is Rp 1,077,892,389,000 or equivalent to . USD tt6,182,197.09 (using the agreed exchange rate of Rp 9,280/ USD) or Rp 2,289 per Shares. Furthermore, on the same date, the Company and PP have also, signed Memorandum.of Understanding (‘PP Investment. MOU") whereas the Company has agreed to-purchase shares owned.by PP jin TPL amounting to 82,338,700 shares or equivalent to 11.30% of issued and fully paid stares TPI; and PP.has agreed to sell its shares in TPI to Company. The agreed purchase price is Rp 188,473,284,300 of equivalent to USD 20,309,621.18 (using the agreed exchange rate of Rp 9,280/USD) or Rp 2,289 per shares, Thé Proposed Acquisition particulary in connection’ with: the Company's plan to purchase PP's shares in TPI and the Proposed Notes Issuance is considered to be @ conflict of interest transaction as defined in Capital Market Supervisory Board (“Bapepam') Rule No. 1XE.1 conceming Confict of interest in Certain Transactions, ("Rule No. IXE.1"). In addition, the Proposed Acquisition is considered to be a material transaction as defined in Rule No. 1X.E.2.conceming Material Transaction. and Changes in Main Business Activities. "Rule No. IX.E.2’), as the value of the Proposed Acquisition is more than 10% of the. Company's total revenue amounting to Rp 336.85 billion based ‘on thé Company's’ audited consolidated financial statements for the year ended Décemiber 31, 2007. Therefore, the Proposed Transaction shall be afmounced to the public and may only be implemented after having obtained the approval from the independent Shareholders and the majority Shareholders at an EGM which: shall be conducted in accordance with Rule No. (X.E.1'and Rule No. IX.E.2. This Information. has been issued’ in order to provide ‘detailed information to, all. shareholders of the’ Company conceming the Proposed Transaction. : (RE Renee SURO Reason and Background a As.a continuation of the Company's plan to diversify its. business activities. into the petrochemical industry, the Company plans to - acquire majority shares of. TPI- financed by the proceeds from the Proposed Notes Issuance. TP! is the largest lridonesian manufacturer of polypropylene resins and controls 39% of Indonesian market. TPI's ;roduct is widely used in most plastics application products. In 2007; polypropylene industry in 'the domestic market recorded a 6.4% growth in tine.with the Indonesia economic growth. In addition, the selling price of polypropylene préduct as well. as the Delta P, which is the difference between the selling’ price of polypropylene ‘and propylene as the raw material, are’also improving in line with the tight regional supply of polypropylene and the increase in oil price: reaching almost USD 100/baire! at the end of 2007. The seid Delta P has increased from an average of USD 404/ton in 2006 to USD 175iton in 2007. Most of TPI's raw material is supplied by PT Chandra’Asri. With the acquisition, the Company intends to integrate and strengthen the Company performance. TPI will give additional categories to the Company's petrochemical product portfolio and give flexibilities to the Company subsidiaries to focus on a production mix that gives the highest profit margin that will eventually bring added value to the Company's Shareholders. ‘The financing fr the ProposedAculstiotwiidonte rem the Proposed Notes Issuance, Wherein MRC has. stated Is ‘Interest to participate in purchasing the said notes. a The Proposed Transaction ORR ES z On May 16, 2008, UBS,’ acti 'ds. artainger in the Proposed Notes.” Issuance, has sent letter offering to arrange for the Company's issuance of unsecured notes of up to a maximum.of USD, 200 milion. The maturity: period for the said notes is 3 (three} years, bearing an interest of 11% per annum, with principal payment scheduled at maturity with an dption'for the Company to repay at anytime without penalty. Furthermore, MRC, through its lettér t UBS ‘dated May'14, 2008, has agreéd fo stated it intention to purchase:thé sald notes. The proceeds from: the Proposed Notes“Isslidiice Will be"used to purchase mejority of TPI's shares amounting to, 553,239,700 shares or equivalent to 75.95% of isstied and fully paid capital of TPI with the purchasing price of Rp 1,266.37 billion ‘or. equivalent to USD 136,461,818.24 (using the agreed exchange rate of Rp 9,280/USD) which come from NGI of 470,901,000 shares, (64.65%) or equivalent to Rp 1,077.89 billion and from PP of 82,338,700 shares (11.30%) or equivalent to Rp 188.47 billion. Based on UJP Stef Ton Hardi & Rekan (STH') valuation, the fair market value of 75,95% of PI's Shares is Rp 1,380.33 billion, If the’ Proposed Acquisition” is approved ‘by .the Company's Shareholders, the Company will own the majority of TPI's shares and become thé controlling shareholder of TPI. Considering that TPI is a public company, the Company has af obligation to conduct 2 tender offer for the remaining 175,164,300 shares or equivalent to 24.05% of TPI's issued and fully paid capital as defined in Bapepam Rule No. DXF Conceming Tender Offers (‘Rule No. IXF.1") and Bapepam Rulé No, [IXH.1 Conceming Acquistion of Public Company ("Rule No. XH.1"). The rerfiaining of the proceeds from the Proposed Notes Issuznce, after being used to finance the Proposed Acquisition and tender offer, willbe used for the Companys working capital. BRIEF INFORMATION REGARDING PARTIES RELATED bites pease Wao PT Tri Polyta Indonesia Tbk 7 PI is an Indonesian limited liability Company domiciled in Jakarta which was ‘established in the framework of Law No. 6 of 1968 on Domestic Investment and Law No: 12 of 1970 pursuant to Deed No 40, dated November 2, 1984 drawn before Ridwan Suselo, S.H., Notary in Jakarta, Indonesia, as amended by Election and Resignation of the Company's Founder Deed’ No. 117 dated November 7, 1987 drawn before J.L. Waworuntu, S.H., Notary in Jakarta which have been ratified by the Ministry of Justice of the’ Republic of Indonesia under Decrée No, C2.1786.HT.01.01-TH.88, dated "February 29, 1988 dnd has been registered at West Jakarta District Court under No. 639/1988 and No. 640/1988 and has been announced in State Gazette of the Republic of Indonesia No."63, dated August 5, 1988, Supplement No. 779. Thé Article of Association of TP! has been amended from time to timé, the latest amendment contained in Deéd of Statement of the Meeting No. 2, dated August 2, 2007 drawn before DR. Amrul Partomuan Pohan, Notary in Jakarta, Indonesia regarding the amendment to the purposé, objectives and business activities of TPI which amendment has been. approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. W7-08718 HT.01.04-TH.2007 tated August 6, 2007, registered under Company Registry Office of West Jakarta No. 1062/RUB.09.02/VIIV/2007 dated August 9, 2007, and has been annouhced in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 72 dated September 7, 2007, Supplément No. 9053. TP! has one wholly owned subsidiary namely Tri Polyta Finance B.V. domiciled in Netherland. On May. 15, 2008, TPI has made Disclosure Information to its shareholders in conriection with the re-lsting of its shares in BEI. Based on the General Meeting of shareholders as stipulated in'the Deed of Minutes of Meeting No. 38 dated June 22, 2006, drawn up before DR. Amrul Partomuan Pohan, Notary in Jakarta, TPI's Board of ‘Commissioners and Board of Directors are as follows: * Commissioners: Directors: PrjogoPangest - Preset Conmisoner_—_Tnan Sup Umar ~ resiten Decor DidiAndies” Vice Present Commissioner. Jeanne Wao - Vice President Drector (dsoadses independent” ° Surya + Died” Comission) Ment + Diedtar Hanadi Rata -Independat Cmisinet Havel RP. Keezel- Commissioner The Shareholding structure and the Shareholders of TPI as of April 30, 2008 based on information from PT Raya Saham Registra, TPI's Share Administration Bureau, are shown below: (in mition Ro) Number of [Nominal Value Shares-__| (Rp 4,0o0/share)_| (4) _* ‘Authored Capital 7,030,000 600 7,080,000 Issued and Fully Pld Capital Newport Global Investment Lid. |. 470,901,000 aroga | 6465 Prejogo Pangestu 118,758,750 118,759 | 16:20 Ibrahim Risjed |. 13,881,750 13682 | 1.88 “Henry Halim 41824,500 425 | 025 - Pubic 423,236,000 123735: |_ 46.92 Total se:e 728,407,000 Taa40t_| 100 Shares in porto 301, 599,000 301,599 TPI's productiori facility is is located at JI. RayaAnyer Km. 123, Ciwandan ‘Cilegon, .Banten. Currently, ‘TPI's * production | facility produces polypropylene resins with product range of Homopolymer products, _. Random copolymer products and Impact copolymer products. TPl has annual production-capacity of approximately 360,000 metric ton per - year of polypropylene, depénding on the production'mix.. The following: are the detail of utilized: capacity, utilization, sales volume,. average selling price and sales for the last 5 years: —Ttlized Sales] Average . Capacity | Utilization.| Volume |. Selling Price’. Sales * Year_| (metricton) | - . (%) (metric ton) _|' (USDimetric ton) lin million Rp) 2003 | ..289,384 | 80.38 309,894 . 74 2,001,156 2004 330,870. |}. 91.90 309,577. 989 2,730,687 2005 | 297,208 | 255. | 308324 |. 4,115.. :| 3,342,392 | 2008 | 290,350 |. 80.65 303,544 4,306 3,627,094 7 2007 | 317,863 -}.. 88.29 325,670 1,436 4,306,203 The .prospects for plastic “products and’ plastic raw material industry-will remain good, This is due to an’ increase in.prosperity and demand for plastics goods products. used in home industry. Another supporting factor is the low consumption per capita level in Indonesia of: approximately 3-4 kg per year. In comparison, the level of polypropylene consumption per capita at Malaysia has reached 415 kg, Japan 22 kg and Taiwan 20 kg -per year. Furthermore, the development in office, appliances and national automotives industry will open brighter prospect in the future. The consolidated financial, statements of TP! and its- subsidiary for the years ended, December 31, 2007, and 2006 audited by Adi Jimmy Arthawan (“AJA”),.with unqualified opinion are as follows. = (In million Rp) 31 December Description . cae 2007 2006*) sca = = “BALANCE SHEETS” © ASSETS” ener Current Asset , "538,320 | 1,006,467 || Non CurrentiA a “4,072,162 4,118,885 “Total Assets 2,810,482 | 2,125,352 LIABILITIES & shes = SHAREHOLDERS’ EQUITY. Current Liabil ie 407,400:: , 318,918 Non. Current Liabilities . 1,664 *| ~{.Shareholders: Equity... [2 Ai Total Liabilities & Shareholders’ 2,610,482 -Equity PROFIT & LOSS Net Sales 4,306,203 "| “3,627,094 ° Gross Profit . 476,732 130,866 income From Operation 338,625 | - 13,360 Net Profit 2 "485,774 177,178 +) Balance Sheets after Quasi Reorganization : Newport Giobal Investment Ltd. NG1is @ company incorporated in Labuan, Malaysia ivith office located at Level 15 (A2), Main Office Tower, Financial Park Labuan, Jalan Merdeka 87000, F:T., Malaysia. Af the issuance of this Information, the -Director of NGI is Howell R.P. Keezell and Geofirey Chang Tze Weng, NGI authorized capital is USD 10,000 consisting of 10,000 shares, with nominal value of USD 1 per shares whereas 100 shares have been issued and fully paid by Fullbright Investment Ltd. Magna Resources Corporation Pte. Ltd. ~ MRC is a company incorporated in Singapore with office located at 80 Raffles Place, UOB Plaza II #16-20 Singapore 048624. MRC is an affliated party of the Company. At the issuance of this Information, . the Director-of MRC is Prajogo, Pangestu and thé Secretary. of MRC is Goh Hui Chen. MRC capital is USD 100 consisting of 100 shares, which fully owned by. Thelveton Global Asset Limited, owned by PP. GOR eM ed The Proposed Notes Issuance: , Party who has.Conflict of Interest in the Proposed Notes Issuance from ownership point of view is MRC and PP. MRC, which js the buyer of the notes in the Proposed Notes Issuance, is one of the'Company’s shareholders. MRC is owned by PP through Thelveton: Global Asset Limited and the Company are directly and indirectly owned by PP. Parties who have Conflict cf Interest for the Proposed Notes ” Issuance from management point of view is PP. PP is the President Commissioner of the Company and the Director of MRC., The Proposed Acquisition Parties who have Conflict of Interest in the Proposed Geel from ownership 7 of view are as follows: Prajogo Pangest PT Barito Pacific Lumber TP - PT TriPolyta Indoriesia Tok _ BPL COSEA- Commerzbank (SEA) Ltd, Singapore TSP - PTTunggal Sela Pratama : MLK + PT Mukilestai Kencana WFC - Whistler Petrochemical Corporation MRC - Magna Resource Corporation’Pie. Lid “TGAL~- Thelvetori Global Asset Limited . ° Parties who have Conflict of Interest in the Proposed Acquisition from management point of view are PP and DidiAndries. PP is the President. Commissioner of the Company and TPI as well as the Director of MRC. Whereas ‘Didi Andries is the vice President Commissioner of TPI in which he also act as an.Independent Commissioner of TPI. Pte ay Xe] eee) LU Nc] Be] mts age] ek 8) BAUS ey Advantages of the Proposed Transaction a. If the Proposed Transaction is approved by the Company's Shareholders, ‘the .Company will expand its investment ‘in the petrochemical industry which is expected to support Company's * financial performance and result in a more stable and continuing income that will eventually adds values to the shareholders. “b, By purchasing ‘TPI's shares, the Company’will be able to diversify” its products in petrochemical industry-and ‘have* fiexbilities in Stitiiriing its petrochemical production mix to create better profit ~ Disadvantages of the Proposed Transaction a.. The, Company will extend its business activities in the petroctiemical “area which can bé affected by condition in the supply and demand market. The: instability of the supply and demand market can affect income and pi fit and: may eventually affect to the Company performance. * : ':; b. Most of TPI's raw material supply comes from CA. If the supply from CA is disrupted, TP! will have to obtain substitute Propylene : supply from the spot ‘market at a generally higher * price and- unstable availability. c. Finaricing of the Proposed Acquisition will come from the Proposed. Notes Issuance which.will increase the. Company's liabilities. ‘THE COMPANY'S STRUCTURE BEFORE AND AFTER THE PROPOSED TRANSACTION i Before the Proposed Transaction: -After the Proposed Transaction: © BBPR.. -PT Budi Barto Paciic Really’ . MTP - PT Mangole Timber Producers BURK -PT Binajaya Rodakarya REP». - PT Rimba Equator Permai BKM -PTBaritoKencanamahardika-- SMI_- PT Stytindo Mono Indonesia. CA * =PTChandraAsti ‘SLI -PT Sumalindo Lestati Jaya Tbk * Gl PT Griyaldola ‘TAIW] -PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries KC | -PT Kirana Cakrawala wm = PITH Ubi KW PT Kalpika Wanatama bids) ga OREO The following table-highlights the financial condition of the Company and its subsidiaries before the Proposed Transaction and proforma financial condition of the Company and its’ subsidiaries after the Proposed Transaction. bt by DTT ‘with the following assumptions: - 1. The’ Proposed Acquisition Pian is effective on Decemter 31, 2007; “2. The Proposed Acquisition Plan will be conducted with the purchase price of Rp 2,289 per stiare or equivalent to-Rp 1,266,365,673,300 on the 75.95% TPI's shares owned by NGI and PP; 3. The Proposed Acquisition-Pian will be fully finance by loan. For the ‘purpose of this proforma, the adjustment on the loan balance is the same amount with the fund paid for purchasing TPI's shares; 4. Fair market value of TPI’s fixed assets based on the appraisal result.as of December 31, 2007 from the independent appraisal. _ CONSOLIDATED PROFORMA FINANCIAL HIGHLIGHTS - AS OF DECEMBER 31, 2007, (in million Rp} - Before the Proposed | PROFORMA : Transaction After the Proposed _ Description (Audited) Transaction Reviewed) BALANCE SHEETS . "ASSETS 7 *| Curent Assets yo. 4,813,153 6,099,750 Non Curent Assets * 42,098,966 43,282,075 “Total Assets > 16,912,119 19,331,825 “LIABILITIES AND ‘SHAREHOLDERS’ EQUITY Current Liebiities 2,379,188 2,533,820 Non Current Liabitties 2,968,366 + 4,866,382 Minority eres of Susan . Net Asset 2,244,740 2,622,625 | Equity 9319827 9,308,988 JoialLicbiftiesand - | Dee Shareholders’ Equity ~" = tegi2tt9 | - 19,531,825 INCOME STATEMENTS : Net Sales 396,850 336,850 Gross Profit , 84,928 84,928 Y Loss from Operations ” 44,984 41,884 Net Income ~ 44,533 | > 44,533 RATIO. . Current Ratio 1, 2.02 244 Quick Ratio _ 083 - 44H Debt td Asset Ratio 0.32 a 028 Debtto Equity Ratio : os7 | o79- Brief analysis on the proforma after the Proposed Transaction is as a follows: . 4. The Company's total current assets are increased by Rp 1.29 trillion, from Rp 4.81 trillion to Rp 6.10 trillion mainly due to the consolidation of TPI into the Company. 2. The Company total non current assets are increased by Rp 1.13 trillion, from Rp 12.10 trillion to Rp 13.23 trilion mainly due to the consolidation of TPI into the Company, goodwill resulting from the, acquisition of TPI from NGI as well as adjustment in fixed asset to the market value. . The Company's total current liabilities are increaséd by Rp_0.15 trilion, from Rp 2.38 trillion to Rp 2:53 trillion mainly due to the. cSnsolidation of TPI into the Company... .