Anda di halaman 1dari 52

BAB I

PENDAHULUAN

Manajemen praktek dokter gigi merupakan proses untuk mendapatkan dan


mengalokasikan input dalam praktek (sumber daya manusia dan sumber daya
ekonomi)

dengan

perencanaan,

pengorganisasian,

staffing,

memimpin,

dan

mengendalikan untuk tujuan output produksi (pelayanan) yang diinginkan oleh pasien
sehingga tujuan praktek tercapai.
Fungsi pengawasan adalah yang paling langsung berhubungan dengan analisis
praktek. Fungsi ini mencakup seluruh kegiatan yang dilakukan untuk memastikan
bahwa pengoperasian aktual praktek sesuai dengan operasi direncanakan. Kegiatan
ini berkaitan dengan evaluasi kinerja individu serta evaluasi praktek secara
keseluruhan.
Dalam melaksanakan praktik dokter gigi harus sesuai dengan target dan
tujuan yang telah ditetapkan, bekerja sesuai dengan tugas dari masing-masing staf,
memberikan pelayanan bagi kebutuhan pasien, serta melaksanakan etika dan
kedokteran yang berlaku. Pengawasan dan evaluasi praktek dokter gigi perlu
dilakukan agar menjadi lebih baik dan sukses seperti yang diharapkan.
Dalam menjalankan bisnis pelayanan kesehatan, seorang dokter gigi
mempunyai peran ganda. Peran pertama adalah sebagai tenaga profesional yang
|1

tugas dan fungsinya adalah memberikan pelayanan medis kedokteran gigi secara
holistik kepada para pelanggan (pasien) sesuai standar profesi yang berlaku. Peran
kedua adalah sebagai investor atau pemodal usaha yang tugas dan fungsinya
mengupayakan roda bisnis pelayanan dapat terus berjalan sesuai tatanan manajemen,
baik manajemen pelayanan, manajemen keuangan, manajemen logistik atau bentuk
manajemen lainnya.
Analisis praktek dapat didefinisikan sebagai penilaian atau evaluasi yang
sedang berlangsung dari praktek gigi untuk menyediakan informasi untuk membuat
perubahan dan mengambil tindakan korektif. Praktik analisis tergantung pada tujuan
praktek, pengumpulan data yang akurat, dan pengambilan keputusan yang baik.
Beberapa hal yang harus diperhatikan apabila kita ingin praktek dokter gigi
yang dijalankan berhasil antara lain mengetahui petunjuk-petunjuk sukses sebagai
dental team.

|2

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1

ANALISIS PRAKTIK
Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menyajikan prinsip-prinsip dan

konsep manajemen praktek gigi dengan tujuan pengembangan keahlian yang


dibutuhkan untuk mengoperasikan salah satu bentuk bisnis kecil-praktek gigi. Dokter
gigi, bagaimanapun, harus tahu kapan meletakkan prinsip-prinsip ketika bekerja
bekerja. Sinyal tertentu dalam praktek menunjukkan pada dokter gigi bahwa
keputusan manajerial harus dilakukan. Sinyal ini dideteksi melalui analisis yang
sering dan secara hati-hati. Praktisi harus bisa menganalisis semua kegiatan dalam
praktek, apakah terkait dengan penjadwalan janji, kualitas asuransi, atau cash flow.
Bab ini akan menunjukkan bagaimana analisis praktek dapat diterapkan ke
area financial utama dan area nonfinansial dalam praktek gigi dan bagaimana dokter
dapat mendeteksi sinyal yang mengidentifikasi masalah yang memerlukan keputusan
manajerial.
Manajemen praktek dokter gigi didefinisikan sebagai proses untuk
mendapatkan dan mengalokasikan input dalam praktek (sumber daya manusia dan
sumber daya ekonomi) dengan perencanaan, pengorganisasian, staffing, memimpin,
dan mengendalikan untuk tujuan output produksi (pelayanan) yang diinginkan oleh
|3

pasien sehingga tujuan praktek tercapai.


Fungsi pengawasan adalah yang paling langsung berhubungan dengan analisis
praktek. Fungsi ini mencakup seluruh kegiatan yang dilakukan untuk memastikan
bahwa pengoperasian aktual praktek sesuai dengan operasi direncanakan. Kegiatan
ini berkaitan dengan evaluasi kinerja individu serta evaluasi praktek secara
keseluruhan. Fungsi pengawasan juga menunjukkan perlunya mengambil tindakan
perbaikan ketika kinerja tidak konsisten dengan standar yang telah ditentukan atau
dan tidak sesuai tujuan. Untuk mengambil tindakan perbaikan yang tepat, praktisi
harus mempunyai metode untuk mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.
Setelah suatu area telah diidentifikasi, dokter harus menilai berbagai solusi yang
biasanya tersedia.
Analisis praktek dapat didefinisikan sebagai penilaian atau evaluasi yang
sedang berlangsung dari praktek gigi untuk menyediakan informasi untuk membuat
perubahan dan mengambil tindakan korektif. Praktik analisis tergantung pada tujuan
praktek, pengumpulan data yang akurat, dan pengambilan keputusan yang baik.
Praktik analisis penting untuk setiap praktek baru dan mapan. Ada banyak
variabel yang dapat membuat perbedaan antara praktek yang tumbuh sehat dan satu
yang berakhir dalam kebangkrutan. Banyak variabel dikenakan dalam analisis
praktek telah dibagi dalam dua bidang utama: finansial dan nonfinansial. Sisa bab ini
membahas area tersebut secara mendalam. Sedangkan sekilas, banyak dari area

|4

mungkin tampak tidak berhubungan, keberhasilan praktek gigi tergantung pada


keterkaitan area-area tersebut..

2.1.1 Bidang Keuangan


Bidang keuangan dalam praktek dokter gigi yang harus dianalisis secara
teratur meliputi anggaran, laporan laba rugi, neraca, analisis arus kas, biaya, dan gaji.
Seorang akuntan atau manajemen konsultan biasanya membantu dokter gigi dalam
menganalisis

hal-hal

tersebut

dan

menyarankan

solusi

jika

diperlukan.

Bagaimanapun, ketergantungan pada konsultan, tidak boleh sedemikian besar


sehingga dokter tidak dapat mengenali peringatan tanpa bantuan profesional.

2.1.1.1 Anggaran
Implisit dalam analisis praktek adalah rencana keuangan yang di harapkan
dipatuhi oleh dokter gigi. Anggaran merupakan ekspresi formal quantitive dalam
tunai dari rencana keuangan, termasuk tujuan yang diperlukan untuk pertumbuhan
pribadi dan praktek. Harus jelas bahwa pribadi dan anggara praktek saling terkait,
perbedaan dalam satu hal akan mempengaruhi hal lainnya.
Beberapa keuntungan mengembangkan anggaran untuk praktik adalah :

|5

1. Untuk menentukan tanggungjawab perencanaan dengan memaksa dokter gigi


berpikir ke depan
2. Untuk membantu dokter gigi mencapai tujuan praktek
3. Untuk memberikan harapan yang pasti yang berfungsi sebagai kerangka ideal
untuk menilai kinerja selanjutnya
Sebagian besar lembaga-lembaga pinjaman keuangan akan mengharuskan
dokter gigi baru untuk mengembangkan anggaran untuk tahun mendatang jika
mereka berharap untuk memperoleh pinjaman untuk memulai atau mengembangkan
praktek. Mempersiapkan anggaran pribadi dan praktek yang tidak real dapat
mengakibatkan penolakan pendanaan yang memadai. Anggaran praktek juga
membantu merumuskan rencana yang menjamin suatu jumlah tunai yang cukup
untuk membayar biaya tambahan. Ini sangat penting bagi praktisi baru yang mungkin
tidak yakin berapa jumlah uang tunai yang dapat ditarik untuk penggunaan pribadi.
Anggaran harus ditinjau secara berkala sehingga harapan yang tidak realistic dapat
diidentifikasi dan dimodifikasi.
Anggaran pribadi dokter gigi harus sesuai dengan pendapatan yang
diproyeksikan bahwa praktek itu akan dapat beroperasi pada selama periode waktu
yang sama. Karena itu penting untuk mengembangkan anggaran pribadi realistis dan
untuk menentukan pendapatan aktual yang dibutuhkan untuk memenuhi beban secara
tahunan. Dokter gigi baru bisa berdiskusi dengan akuntan dalam menentukan tingkat
pendapatan yang dapat diharapkan untuk praktek serupa di daerah mereka. jika
anggaran pribadi tidak dikonstruksi secara realistis, tidak harapan keuangan pribadi
ataupun praktek akan terealisasi.
|6

Anggaran praktek harus dipersiapkan setiap tahun dan dapat ditinjau kembali
dengan seorang akuntan. Anggaran ini harus dibagi menjadi bagian beban dan
pendapatan. Bagian beban harus mengidentifikasi semua biaya praktek bulanan. Hal
yang sama berlaku juga untuk bagian pendapatan, pendapatan per bulan yang
diantisipasi harus tercantum, dengan pertumbuhan rekening praktek (pasien baru),
masa-masa liburan, dan hari libur. Bagian pendapatan setelah dikembangkan,
dibandingkan dengan biaya yang diproyeksikan untuk menentukan apakah biaya
dapat ditanggung oleh pendapatan praktik.

2.1.1.2 Pernyataan Pemasukan


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pernyataan pemasukan dan
keseimbangan lembar kerja adalah dua pernyataan keuangan yang penting yang harus
dokter gigi review secara periodical. Pernyataan pemasukan, kadang-kadang
menunjukkan pernyataan operasi, dan pemasukkan bersih selama periode waktu.
Keseimbangan lembar kerja mengidentifikasi asset, liabilitas, dan ekuitas selama
periode waktu.
Pernyataan pemasukan dapat dipersiapkan dalam berbagai cara. Formatnya
tergantung preferens dari dokter gigi dan akuntan. Seluruh pernyataan pemasukan,
bagaimanapun juga, harus menunjukkan dasar-dasar informasi berikut : revenue,
expenses, bad debts, dan pemasukkan sebelum pajak. Revenue adalah nilai dari
|7

barang dan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, yang adalah, fee, atau
pembayaran kapitasi. Expenses adalah asset yang telah digunakan dalam seluruh
revenue, atau seluruh biaya yang telah jatuh tempo selama periode waktu lampau.
Perbedaan antara revenue dan expenses ditambah bad debts adalah menuju pada
pemasukan dalam periode waktu.
Banyak praktisi menjadi lebih familiar dengan pernyataan pemasukan
dibandingkan dengan baik dan karena lembar keseimbangan karena pernyataan
pemasukkan menyebabkan keputusan hari per hari menjadi baik. Sejak pernyataan
pemasukan lebih akurat, ini dapat dilakukan secara efektif dalam bulanan.
Kebanyakan praktisi, mereview penyataan pemasukan lebih teratur daripada lembar
keseimbangan.
Pernyataan pemasukan menujukkan hasil dari operasi untuk beberapa waktu
dan dilabeli Untuk akhir periode (tanggal).
Revenues - ( Expenses + Bad debts ) = Income
Kebanyakan pernyataan pemasukan digunakan oleh praktisi dental yang
dikategorikan menjadi dua divisi mayor: operasi dan kapital (atau administrasi).
Operating expenses adalah expenses diasosiasikan dengan biaya pelayanan antaran.
Ini meliputi gaji, wages, keuntungan, layanan laboratorium, dan supplies. Capital
expenses di sisi lain, kadang-kadang disebut general atau administrative expenses. Ini
adalah expenses berasosiasi denagn pengaturan praktisi dan termasuk semua kategori
|8

pembayaran, utilities, asuransi, dan depresiasi. Biaya ini biasanya tidak secara
langsung berelasi dengan layanan antaran.
Biaya capital sering disebut biaya tidak terkontrol, biaya operasi ialah biaya
terkontrol. sebagai contoh biaya tidak terkontrol biaya sewa selama lima tahun. biaya
terkontrol seperti gaji.
Semua dokter gigi harus cermat dalam memonitori pemasukan dan
pengeluaran, terutama selama beberapa bulan pertama praktek. pemasukan bulanan
harus dibandingkan dengan dana praktek selanjutnya untuk menentukan ketepatan
perencanaan finansial setiap tahunnya. Deviasi utama pada pemasukan dan
pengeluaran sebaiknya didiskusikan dengan akuntan atau dokter gigi lain.
Analisis vertikal dan horizontal. Analisis horizontal dibandingkan bagian
spesifik pemasukan dengan bagian identik dari pemasukan lain. sebagai contoh tabel
19-3 perbandingan penghasilan dari waktu ke waktu. tabel 19- 3 diindikasikan pada
penghasilan rendah dari bulan Mei ke Juli. penghasilan menurun dapat terjadi secara
rutin pada tahun awal ketika pasien mengambil liburan atau dokter gigi ttutup selama
liburan. analisis horizontal membantu dokter gigi menguji dan membandingkan
dengan yang terdahulu.

May 1980

July 1980

|9

Revenue (fees earned)

$6,000

$4,000

Salaries

$1,047

$1,047

Payroll taxes

100

100

Automobile expense

25

25

Bad debts

17

17

Dues and subscriptions

20

20

Gas and electric

90

150

Insurance

47

47

Laboratory fees

700

450

Legal and accounting fees

83

83

Miscellaneous expenses

20

15

Office and postage expenses

42

42

Professional development

100

Rent

400

400

Supplies

233

233

Telephone

100

100

Total expenses

$3,024

$2,729

Net income

$2,976

$1,271

Expense

Tabel 19-3 analisis horizontal


| 10

Analisis vertikal merupakan teknik lain yang bisa digunakan untuk


menganalisis

pemasukan.

Dibandinkan

membandingkan

pendapatan

dengan

perbedaan waktu, analisis vertikal dibandingkan dengan penghalisan atau biaya


dengan pendapatan yang sama.
Bermacam- macam rasio pada analisis vertikal sebagai indikator kelemahan
dan kekuatan dokter gigi. Untuk menyelesaikan masalah harus dibantu oleh akuntan
atau praktisi.
Meskipun banyak rasio, yang paling sering digunakan adalah net profil ratio
dan overhead ratio.
1. Net profit ratio = net profit (income)
Revenue (fees earned)
= $ 35,000
$ 70,000
Net profit ratio = 1 : 2

2. overhead ratio = total expenses


revenues (fees earned)
= $ 35,000
$ 70,000
overhead ratio = 1 : 2

overhead ratio x 100 percent = overhead percent = x 100% = 50%


| 11

Rasio profit bersih dihitung dengan membagi profit bersih dengan


pendapatan. Bila membandingkan dengan rasio yang dihitung dari pemasukan yang
lain dapat ditemukannya indikasi kenaikan atau penurunan pemasukan. Hal ini sangat
penting untuk membuat perencanaan pribadi karena seorang dokter gigi harus
membayar biaya praktek sebelum menghitung biaya untuk keperluan pribadinya.
Berdasarkan data, perbadingan dengan rata-rata nasional atau regional, dapat menjadi
suatu petunjuk untuk pertumbuhan praktek dokter gigi. Rasio pengeluaran
tambahan ,dihitung dengan membagi biaya praktek dengan pendapatan, akan
memberikan informasi pada dokter gigi tentang pengeluaran tambahan praktek.
Jika rasio ini dihitung dari analisis horizontal, perhitungan menunjukkan
sebagai berikut:
May 1980
Ratio Profit Bersih= 1:2
Persentase Pengeluaran Tambahan =50

July 1980
Rasio Profit Bersih = 1:3
Persentase Pengeluaran Tambahan = 68
Saat melihat informasi ini, seorang dokter gigi harus memperhatikan
perubahan persentase dan rasio di atas yang terjadi dalam jangka waktu tersebut. Jika
dibandingkan antara keduanya, dua dollar pendapatan menghasilkan satu dollar

| 12

pendapatan bersih (1:2 pada May 1980) dan juga pada July 1980, menunjukkan lebih
efektifnya operasi bisnis di bulan May 1980.
Rasio ini umumnya digunakan oleh dokter gigi dan dapat dengan mudah
dibandingkan dengan gambaran local maupun nasional. Banyak praktek dokter gigi
yang beroperasi pada kisaran 50-60 persen untuk rasio pengeluaran tambahan. Pada
praktek yang lebih besar , rasio dapat bertambah hingga 60-70 persen, tapi perlu
diingat bahwa pertambahan ini dipengaruhi oleh lebih banyaknya bentuk perawatan
dari dokter gigi dalam satu tempat praktek. Praktisi baru mungkin akan mendapatkan
pengeluaran tambahan hingga 70-80 persen pada tahun pertamanya dikarenakan
terbatasnya jumlah pendapatan kotor. Persentase ini dapat diubah berdasarkan
bagaimana seorang dokter gigi menentukan kompensasi nya, sepeti gaji pegawai atau
pemasukan bersih.
Seperti penjelasan sebelumnya, biaya praktek dan biaya pribadi sangat
mempengaruhi pemasukan/income. Sebagai contoh, jika target income dibutuhkan
untuk menghitung biaya pribadi dan jika income ini tidak cukup untuk menghitung
biaya pribadi, penyesuaian budget harus dibuat. Pada kasus ini, biaya pribadi harus
disesuaikan, pemasukan bersih juga harus ditingkatkan, atau lakukan peminjaman.
Tidak masalah rasio mana yang digunakan untuk menganalisis gambaran financial,
tapi yang jelas harus dapat menyelesaikan masalah biaya atau pemasukan. Tetapi
rasio yang dipakai harus dapat dijadikan ukuran untuk gambaran financial
keseluruhan praktek KG yan pasti dan dapat dipercaya.
| 13

2.1.1.3 Analisa Break-even (Impas)


Para praktisi pada akhirnya sering dihadapi keputusan untuk menambah staf
atau membeli alat baru untuk meningkatkan kemampuan mereka memberi layanan
dokter gigi. Lainnya membutuhkan tambahan informasi untuk menetapkan harga
yang pantas untuk jenis layanan tertentu. Semua keputusan ini dapat dipertimbangkan
secara lebih objektif dengan mempelajari buku tentang produksi dengan biaya dan
pendapatan yang terlibat, yang biasa disebut analisa break-even. Teknik ini
membantu dokter gigi untuk menentukan biaya dan manfaat dari setiap keputusan
secara objektif.
Tercakup di dalam teknik ini adalah pemahaman mengenai fixed cost (biaya
tetap) dan variable cost (biaya tak tetap). (Untuk menghindari kesalah-pahaman
tentang biaya dan pengeluaran, perlu diingat bahwa semua pengeluaran sebenarnya
merupakan biaya. Namun istilah pengeluaran belum dapat diterapkan sebelum biaya
sudah habis atau sudah digunakan. Misalnya, biaya sewa untuk gedung selama satu
tahun adalah sebesar $12,000 (atau $1,000 sebulan), maka pada akhir dari bulan
pertama, biaya sewa sebesar $1,000 sudah dikeluarkan). Biaya tetap adalah
pengeluaran yang tidak berubah akibat produksi nyata, misalnya, uang sewa dan
listrik. Sebaliknya, biaya tak tetap adalah pengeluaran yang bervariasi sesuai
produksi. Untuk praktisi gigi, contohnya adalah ongkos pembelian amalgam dan
karet matrix. Akuntan dapat membuat analisa break-even secara aljabar maupun
grafik. Gmb.19-5 secara grafik menunjukkan konsep dari analisa break-even ini.
| 14

Pada titik dimana pemasukan bersih adalah 0 disebut titik break-even/impas.


Disini tingkat produksi menunjukkan pemasukan yang setara dengan pengeluaran.
Seperti halnya ratio modal, maka titik break-even dapat dirubah secara nyata jika
sudah dimasukkan dengan gaji dokter dan lain-lainnya sebagai biaya total praktek.
Terlihat jelas bahwa jika gaji dokter gigi belum dimasukkan dalam biaya pelaksanaan
usaha/praktek dokter, maka titik break-even bisa jauh lebih rendah. Pada kasus
hendak menambah alat operasi pada praktek, maka dokter gigi bersama akuntan atau
konsultan praktek dokter gigi perlu membuat proyeksi dari pendapatan yang akan
dihasilkan jika alat/kursi operasi ditambahkan. Untuk melengkapi analisa, maka
perkiraan biaya variabel/tak tetap ini perlu dihitung. Biaya tetap memang lebih
mudah dihitung karena tidak berubah dengan fluktuasi produksi. Penghitungan bila
menambahkan alat operasi didasari data berikut: depresiasi nilai alat, asuransi dan
volume. Meski analisa break-even tidak digunakan secara rutin dalam praktek dokter
gigi, hal tersebut dapat membantu para praktisi untuk membuat keputusan
sehubungan perluasan praktek dan penyesuaian ongkos dokter gigi. Semua informasi
yang diperlukan untuk melakukan analisa break-even dapat diperoleh dari neraca
pendapatan praktek dokter gigi.

| 15

2.1.1.4 Balance Sheet / Lembar Keseimbangan


Balance sheet merupakan laporan yang terdiri dari asset, passiva /
pertanggung jawaban, nilai keuntungan pemilik. Asset merupakan kepunyaan yang
dipergunakan dan termasuk peralatan / perlengkapan serta claim terhadap pihak lain
(nilai yang dapat diterima). passiva merupakan hutang kepada pihak lain , pemegang
saham, dan kreditor dari suatu pekerjaan. Nilai keuntungan pemilik adalah claim
dokter gigi terhadap asset setelah tanggung jawabnya dikerjakan. Dalam pekerjaan,
terdapat penggabungan / kerjasama, nilainya dapat menjadi lebih besar karena
beberapa pemilik modal biasanya mengkontribusikan harta miliknya. Balance sheet
biasanya mendata asset yang dimiliki pada bagian atas dan passiva pada bagian
bawah. Contoh dari balance sheet untuk pekerjaan dental tanpa ada penggabungan
ditunjukkan pada gambar 19-6. Asset pada gambar 19-6 menunjukkan dimana
sumber dialokasikan sesuai tanggal dengan kategori tertentu dan dengan jumlah nilai
tertentu.
Asset biasanya dikategorikan menjadi current dan yang long term asset.
Current asset dapat dengan mudah dikonversi dalam nilai uang. Asset ini didata
dengan tujuan mengurangi likuiditas, jadi nilai uang biasanya didata pertama kali,
biasanya diikuti oleh nilai yang dapat diterima, inventaris, pembayaran yang lebih
dulu, dan pengeluaran yang tertangguhkan. Long term asset tidak dapat secara
langsung dikonversi ke nilai uang; likuiditasnya rendah. Contoh umumnya adalah
peralatan dental, tempat, dan fasilitas praktek.
| 16

Kategori tanggung jawab dan keuntungan pemilik umunya didata dengan


pengasosiasian nilai uang. Passiva dibagi menjadi kategori current dan longterm.
Passiva current meruapkan kewajiban yang harus dokter gigi bayarkan dalam
waktu 1 tahun. Contohnya termasuk nilai-nilai yang harus dibayarkan seperti gaji
pegawai, tagihan perusahaan pemasok alat-alat dental, dan pajak. Passive longterm
adalah nilai yang harus dibayarkan pada periode yang lebih dari 1 tahun. Keuntungan
pemilik pada balance sheet terdiri dari sumber penghasilan atau dana yang dimiliki
dokter gigi investasikan pada tempat praktek. Secara jelas, kebanyakan dokter gigi
baru tidak memiliki nilai keuntungan pemilik pada balance sheet, karena pinjaman
yang digunakan sebagai modal.
Dinamakan balance sheet karena dana pada kedua sisi harusah sesuai. Total
sumber dana financial akan selalu sesuai dengan sumber dana / modal dari pemilik.
Konsep ini didasari asset = tanggung jawab + nilai keuntungan pemilik.
Bagi praktisi baru, angka pinjaman jangka panjang akan menjadi besar. Jika
nilai relative atau nilai absolute pinjamantidak menurun dalam satu periode. Dokter
gigi bisa saja tidak mengelola praktik dengan baik. Misalnya, hutang jangka panjang
yang meningkat mengibaratkan bahwa terlalu banyak uang yang dipinjam. Dokter
yang tidak mengelola keuangan mereka dengan baik, maka akan jatuh ke dalam
perangkap pinjaman dana pendapatan pembayaran pajak staff. Secara efektif, ini
dapat menyebabkan meningkatnya hutang dengan pajak yang tinggi.

| 17

Analisis horizontal dan vertical, diterapkan dengan teknik pada neraca


keseimbangan mirip dengan cara membuat neraca pendapatan. Analisis ini sangat
membantu untuk melihat keseimbangan pengeluaran tiap bulan maupun tiap tahun.
Analisis

horizontal

digunakan

sebagai

perbandingan

kategori

nilai

keseimbangan yang satu dengan yang lainnya. Analisis vertikal memberikan


perbandingan rasio piutang untuk total aktiva lancer dan dapat menunjukkan seberapa
baik kebijakan dalam bekerja. Aktiva merupakan semua sumber dana yang saat ini
sedang dipakai.

| 18

| 19

Berbagai rasio dari kategori balance sheet dapat digunakan untuk mengawasi
pelaksanaan praktek keuangan. Rasio yang sering digunakan dalam kegiatan
kedokteran gigi adalah current ratio, yang dihitung dengan membagi jumlah modal
(current asset) dengan kewajiban (current liabilities). Banyak akuntan yang setuju
bahwa current ratio yang baik untuk bisnis kecil adalah 2:1. Maksudnya di sini
adalah bahwa jika semua kewajiban (liabilities) harus dibayar, praktek tersebut
mendapatkan dua kali modal (current asset) di mana kewajiban (current liabilities),
kewajiban finansial jangka pendek dengan mudahnya dicapai. Institusi peminjaman
komersil (commercial lending institution) biasanya tidak akan memberi pinjaman
tambahan kepada suatu kegatan yang dilakukan terus menerus jika rasio prakteknya
di bawah 2:1. Sesuai dengan rasio pemasukan, rasio balance sheet tidak akan
memberitahukan pihak pelaksana akan keputusan yang harus dibuat tetapi lebih ke
memberikan sinyal peringatan bahwa beberapa bentuk tindakan managerial
diperlukan.

2.1.1.5 Cash Flow Analysis


Cash flow dapat diartikan sebagai aliran masuk uang (inflow) ataupun aliran
keluar uang (outflow). Dari kebanyakan praktek kedokteran gigi, cash flow terdiri dari
5 area finansial, yaitu inventory control, working capital, accounts receivable,
checking account, dan third party payment. Meminjam pinjaman tambahan

| 20

merupakan solusi yang biasa diambil bila sedang mengalami kekurangan uang untuk
memenuhi kewajiban finansial. Meskipun hal ini dikenal sebagai solusi sementara,
pinjaman ini sebenarnya merupakan masalah jangka panjang karena pihak pelaksana
wajib mengembalikan jumlah uang yang dipinjam, yang akan menjadi tambahan baru
pada pengeluarannya (outflow).
Inventory

control.

Tujuan

dari

inventory

control

adalah

untuk

mengembangkan sistem yang menyediakan laporan yang akurat dari persediaan yang
ada dan melaporkan bila dibutuhkan pembelian barang-barang tambahan. Seringnya,
uang diinvestasikan dalam jumlah yang besar untuk barang-barang yang tidak terlalu
digunakan dalam prakteknya. Dengan meninjau balance sheet, pihak pelaksana dapat
menemukan hubungan dari keseluruhan inventaris dengan modal (current asset)
sebanyak 20%. Dengan contoh ini, perhatian yang lebih harus diberikan secara
langsung untuk mengontrol jumlah uang yang digunakan untuk inventaris. Banyak
pihak pelaksana yang menerima diskon yang besar saat membeli barang-barang
inventaris atau barang-barang tambahan dalam jumlah yang besar, dengan pemikiran
bahwa inflasi akan merugikan mereka jika membelinya nanti. Hal ini bukan
merupakan keputusan yang bijak, bagaimana pun juga, barang-barang tersebut
memiliki batas waktu (dapat kadaluarsa). Jika mereka tidak menggunakannya
sebelum tanggal kadaluarsanya, maka barang-barang tersebut harus dibuang. Biaya
dari barang-barang yang dibuang ini harus dipertimbangkan apakah berlawanan
dengan diskon yang diterima untuk pembelian dalam jumlah besar tadi. Pertimbangan
| 21

lainnya yang dihadapi adalah kehilangan kesempatan untuk menggunakan dana yang
diinvestasikan dalam inventaris untuk membayar rekening lainnya atau kehilangan
investasi dalam jangka pendek.
Modal kerja. Modal kerja dijelaskan sebagai aset yang ada dikurangi liabiliti.
Dibeberapa tempat praktek, jumlah hutang meningkat secara cepat di awal-awal
tahun, khususnya jika faktor semacam aliran dana tidak terkontrol. Masalah yang
sering terjadi pada praktisi baru yaitu peminjaman uang untuk membayar pajak gaji
para pegawai. Hal ini terjadi karena kesalahan dokter gigi yang tidak menyisihkan
dana untuk menutupi pajak gaji. Dana yang ada mungkin telah digunakan untuk
menutupi pengeluaran lain atau diambil untuk diri sendiri, sehingga menyebabkan
kekurangan dana saat pajak gaji harus dibayarkan.
Dokter gigi harus menyadari bukan hanya ada hutang praktek tapi juga hutang
pribadi. Pengeluaran pribadi yang tidak terkontrol oleh praktisi baru telah
diobeservasi oleh para akuntan. Membeli rumah mewah, mobil baru dan gaya hidup
mewah merupakan contohnya. Rasio 2:1 mengimplikasikan keseimbangan yang kuat,
dimana modal kerja sama dengan aset yang ada dikurangi liabiliti.
Modal kerja yang negatif atau modal kerja yang mendekati nol dapat
menghasilkan hutang baru yang mendekati liabiliti yang ada. Daripada melakukan
pinjaman baru untuk menutupi masalah modal kerja, akan lebih baik jika dokter gigi:

| 22

(1) menghasilkan pemasukan tambahan dengan memberikan pelayanan lebih, (2)


menaikkan tarif, (3) mengurangi pengeluaran praktek.
Accounts receivable. Accounts receivable didefiniskan sebagai dana yang
dimilik praktek untuk mengubah pelayanan. Akuntan memberikan berbagai saran
tentang harus tidaknya dokter gigi harus memiliki accounts receivable yang formal
yang terdiri dari: (1) billing cycle policy, (2) account aging analysis, (3) professional
discount policy, (4) bad debt policy, (5) dental prepayment claims processing policy.
Di satu sisi, beberapa akuntan merekomendasikan agar seluruh tarif dibayar
tunai pada saat perawatan, dilain pihak, menyarankan dengan sistem pembayaran
formal. Kebutuhan akan sirkumstansi komunitas dan finansial dari seorang dokter
gigi harus dipertimbangkan ketika memutuskan untuk memiliki atau tidak memiliki
program accounts receivable. Polis yang fleksibel, yang menghubungkan kedua
pembayaran, bisa dibilang yang paling efektif.
Faktanya, salah satu keuntungan dari praktek pembayaran tunai adalah tidak
diperlukan adanya sistem pembayaran dan tidak adanya penangguhan pembayaran.
Dikarenakan adanya tren inflasi beberapa tahun terakhir, uang yang dibayarkan
beberapa bulan setelah perawatan, menajdi kurang bernilai dibandingkan ketika
dibayarkan saat perawatan. Menentukan kebijkasanaan tentang pembayaran tunai
untuk pelayanan dapat beresiko, hanya di wilayah dimana kebanyakan dokter gigi
memberikan bon tagihan pada pasien atau pasien yang terbiasa dengan membayar

| 23

dengan angsuran. Praktisi yang baru dapat saja kehilangan pasien jika dokter gigi lain
menawarkan rencana pembayaran yang lebih fleksibel.
Komponen yang paling penting dari program accounts receivable adalah
aging analysis dari akuntan. Aging analysis dilakukan oleh akuntan untuk praktek
atau dokter gigi yang dapat mengkorporasikannya ke iklan-iklan komersial. Banyak
konsultan

manajemen

menyarankan

accounts

receivable

praktek,

dengan

mengesampingkan usia, tidak melebihi lebih dari 1-1,5 dari produksi kotor 2 bulan.
Hal lain yang lebih besar dari itu mengindikasikan dokter gigi tersebut rentan
terhadap masalah aliran dana.
Nilai dolar dari semua penerimaan kontan dan jumlah yang dapat diterima
adalah tidak selalu sama untuk produksi gross, disebabkan oleh : pertama, biaya
profesional adakalanya dapat disesuaikan, membuat keseimbangan tanpa menerima
upah. Diskon untuk pembayaran kontan dan kebaikan profesional adalah dua sebagai
pertimbangan dalam penentuan biaya. Kedua, jumlah yang tidak terkumpul atau
hutang yang bertambah. Banyak praktisi melaporkan bahwa tiga persen dari jumlah
yang diterima adalah maksimum yang mana praktisi rata-rata adakan untuk hutang.
Biasanya, ada tagihan dengan tanpa aktivitas pembayaran melebihi 90 sampai 120
hari adalah dipertimbangkan belum ditagih dan menjadi hutang. Dalam kasus ini,
dokter gigi harus memutuskan apakah meneruskan mengumpulkan atau tidak hutang
yang belum diselesaikan lewat pengacara atau lewat aden pengumpul. Ketiga, inflasi
menyebabkan nilai nyata dari uang menurun dalam kekuatan pembayaran. Analisis
| 24

berdasarkan faktor-faktor diatas harus dibuat sehingga kebijakan pengajuan rekening


yang tepat dapat didirikan.
Penting bagi praktisi untuk memiliki sistem check dan balances sehingga
dokter gigi tahu secara tepat apa keseimbangan yang belum diselesaikan dalam
prakteknya. Sebagai tambahan, auditing bulanan dari buku kas induk dapat
membantu dokter gigi dalam menentukan ketepatan pemasangan prosedur untuk
jumlah yang diterima. Audit ini dapat diselesaikan dengan meneliti semua balances
pada buku kas induk dan membandingkannya dengan total jumlah penerimaan lembar
harian.
Cash flow dalam sistem penerimaan dapat diperbaiki dengan metode :
pertama, pernyataan untuk servis yang diberikan dapat dibuat segera setelah janji
terakhir rencana perawatan daripada menunggu sampai akhir bulan. Kedua,
pernyataan mengenai harga dapat dibagi sesuai alfabet, pasien dengan nama akhir
dimulai dengan huruf pertama sampai tengah alfabet dikirim pada tengah bulan, dan
sisanya dikirim pada akhir bulan.
Pergantian dalam penerimaan hutang menyediakan ukuran tentang bagaimana
mengumpulkan secara efisien uang tunai yang sewaktu waktu siap dipakai.
Pergantian biasanya ditentukan oleh pengukuran jumlah rata rata dari pengumpulan
harian yang dibutuhkan. Perputaran pergantian penerimaan hutang idealnya 30 hari.
Pada praktisi, 45 hari adalah cukup biasa. Jika perputaran memanjang hingga 60 hari

| 25

atau lebih, bagaimanapun, tindakan segera sebaiknya diberikan untuk mempercepat


pengumpulan.
Rekening Giro. Seringkali seorang praktisi tidak mempunyai waktu yang
cukup untuk menjaga kantor dan rekening cek pribadinya. Dana dalam rekening ini
harus diawasi dengan baik. Seorang dokter gigi mempunyai tanggung jawab terbesar
dalam mengawasi rekening giro kantor yaitu melakukan peninjauan. Dua kesalahan
yang terjadi yaitu kurangnya pengkajian penggelapan dan akumulasi yang tidak perlu
dari saldo kas yang besar. Penggelapan adalah sesuatu yang dapat terjadi di praktek
mana pun. Jika dokter gigi pribadi menandatangani cek dan kemudian memeriksanya
maka kemungkinan untuk penggelapan dapat diminimalisir dan kajian rutin biaya
dapat dibuat. Menyimpan saldo yang besar di rekening giro regular untuk bisnis atau
keperluan pribadi tidak dianjurkan, karena uang ini tidak menghasilkan bunga.
Beberapa bank sekarang telah membuka rekening khusus yang dapat memberikan
bunga, ini harus digunakan sedapat mungkin. Kebanyakan sistem pegboard telah
menggabungkan program pemeriksaan.
Beberapa praktek konsultan manajemen menganjurkan menggunaan sistem
cek voucher. Ini hanya pemeriksaan dengan dua

karbon yang digunakan untuk

membuat akuntansi dan salinannya. Di bagian bawahnya yaitu stub di mana dokter
gigi dapat memasukkan deskripsi biaya. Klasifikasi jumlah beban memungkinkan
untuk dibuatnya ringkasan biaya di kemudian hari. Seringkali dokter gigi akan
menugaskan pemeriksaan pemeliharaan account ini kepada seorang anggota staf atau
| 26

dengan pasangan. Ini adalah pilihan yang layak jika proses tersebut cukup diawasi
oleh dokter gigi.

2.1.1.6 Dental Prepayment Plans (Rencana Pembayaran Sebelumnya)


Dental prepayment atau rencana pembayaran kelompok (pihak) ketiga ini
umum digunakan pada kebanyakan praktek dokter gigi. Hubungan dokter pasien yang
bersifat tradisional telah dimodifikasi dengan munculnya pihak ketiga yang
membayar pelayanan untuk pasien. Proses tagihan yang tidak benar dapat
menghasilkan penundaan dalam penerimaan pembayaran serta dapat menyebabkan
masalah aliran keuangan, terutama pada tempat praktek yang sebagian besar
pendapatannya berasal dari rencana pembayaran sebelumnya (dental prepayment
plans). Kebanyakan perusahaan asuransi pada akhirnya akan membayarkan uang
pembayaran dokter gigi yang telah diserahkan untuk membayar pelayanan untuk
pasien.
Kebanyakan konsultan management praktek dokter gigi menyarankan
petunjuk untuk meningkatkan hasil putaran aliran keuangan sehingga pembayaran
lebih cepat diterima. Hal yang masih banyak diperdebatkan dalam sistem ini adalah
mengenai apakah dokter gigi seharusnya menerima pembayaran secara langsung dari
pasien dan mengizinkan pihak ketiga membayar kembali pasien atau apakah dokter
gigi seharusnya dibayar kembali secara langsung oleh perusahaan pihak ketiga. Hal
ini merupakan masalah pilihan, bergantung pada situasi yang ada, dapat dipilih

| 27

pilihan yang sesuai. Untuk menerima pembayaran secara langsung dari perusahaan
asuransi, pasien harus memberikan manfaat untuk dokter gigi.
Jika dokter gigi tidak merasa nyaman dengan menagih bayaran atas pelayanan
terhadap pasien, surat kuasa yang harus ditandatangani oleh pasien. Dengan memilih
opsi seperti ini, tanggung jawab untuk mengumpulkan saldo yang belum terselesaikan
dari pihak ketiga akan diurus oleh dokter gigi serta stafnya. Hal ini dikenal sebagai
assignment of benefits atau penyerahan kepenetingan. Perhatian harus diberikan
dalam penyelesaian formulir tagihan yang tepat. Sebuah sistem harus dibentuk untuk
memantau laporan penerimaan dari rencana pembayaran pihak ketiga.
Untuk tempat praktek yang menerima persentase yang besar sebagai
penghasilan secara langsung dari rencana pembayaran dokter gigi, penting untuk
memantau keakuratan formulir tagihan yang diajukan, waktu untuk mengajukan
formulir tersebut, dan jangka waktu untuk menerima pembayaran. Perhatian yang
tidak cukup pada hal-hal tersebut dapat menimbulkan masalah aliran keuangan yang
berat.
2.1.1.7 Biaya
Salah satu masalah umum yang dihadapi dokter gigi baru adalah memutuskan
berapa banyak mereka harus mengeluarkan biaya untuk berbagai layanan. Biaya
tradisional telah ditentukan oleh tiga faktor: (1) biaya overhead; (2) struktur biaya
yang berlaku di daerah itu, dan (3) filsafat pribadi.

| 28

Dokter gigi baru memasuki masyarakat memiliki beberapa pilihan dimana


mereka dapat menentukan biaya untuk jasa yang diberikan. Pertama, Biro Statistik
Ekonomi dan Studi Perilaku Asosiasi Gigi Amerika melakukan survei biaya nasional
setiap beberapa tahun. Dengan konsultasi ini, dokter gigi dapat catatan yang
dikenakan biaya yang berlaku untuk layanan tertentu dalam wilayah geografis.
Dengan meninjau statistik ini, jadwal biaya perwakilan dapat dikembangkan. Kedua,
praktisi baru stabilished informal dapat meminta dokter gigi lain di masyarakat untuk
layanan tertentu. Dokter gigi tidak dapat secara legal berkonsultasi, survei biaya lama
yang mungkin telah disusun oleh masyarakat gigi lokal, namun, karena praktek ini
adalah sebesar penetapan harga. Ketiga, praktisi dapat berbicara dengan operator
pihak ketiga dan jadwal permintaan biaya mereka.
Informasi ini dapat menyediakan dokter gigi dengan profil setempat biaya di
wilayah geografis. Akhirnya, kelompok konsumen dapat dikonsultasikan. Mereka
secara legal dapat mengumpulkan data tentang biaya untuk layanan medis dan gigi,
dan data mereka mungkin panduan dalam membangun jadwal biaya. Hal yang
penting untuk diingat adalah bahwa gigi praktisi tidak bisa secara formal membahas
atau survei biaya pada tingkat lokal, karena ini bisa ditafsirkan sebagai perbaikan
harga. biaya survey. Nasional, Namun, seperti yang dilakukan oleh asosiasi dokter
gigi Amerika, adalah sah.
Jika satu lagi untuk menghitung biaya yang tepat (harga) yang harus
dibebankan untuk setiap layanan yang disediakan, banyak biaya yang berlaku yang
| 29

dibebankan oleh dokter gigi harus diubah. Kadang-kadang dokter gigi sengaja akan
menurunkan biaya untuk menarik pasien dalam praktek. Mereka dapat menurunkan
biaya untuk layanan seperti radiologi, pemeriksaan (termasuk pengukuran tekanan
darah), diagnostik gips, dan survei diagnostik. Peningkatan volume pasien dapat
menebus biaya dalam waktu dan layanan. dokter gigi harus membuat keputusan ini
dengan hati-hati, namun, dan harus mengakui bahwa biaya tersebut tidak mencakup
biaya sebenarnya dari menyediakan layanan tersebut.
Jika produksi telah meningkat namun laba bersih telah tetap sama, dokter gigi
harus mempertimbangkan apakah biaya yang memadai. Dokter gigi harus terusmenerus memonitor biaya yang melibatkan semua jenis pelayanan laboratorium,
karena harga tenaga kerja dan logam mulia berfluktuasi secara dramatis. Ketika
mengumpulkan biaya untuk layanan ini, dokter gigi harus meminta setidaknya
sebagian dari biaya yang akan menutupi semua biaya laboratorium sebelum
pengiriman restorasi atau alat.
Penyesuaian biaya. Penyesuaian biaya merupakan hal yang biasa dalam
praktik . penyesuaian mungkin termasuk diskon untuk profesional lain, staf, anggota,
keluarga, dan teman-teman. Penyesuaian tariff juga dapat mencakup diskon kepada
individu-individu yang tidak mampu membayar biaya rutin dibebankan dalam
prakteknya. di kebanyakan sistem ada kolom penyesuaian pada lembar hari di mana
jumlah ini dapat dimasukkan. melakukan review bulanan untuk menentukan
prosentase penyesuaian relatif terhadap total produksi merupakan ide yang baik
| 30

untuk. mungkin mengejutkan beberapa praktisi untuk menemukan mereka


memberikan diskon 10 hingga 15% dari total produksi mereka. dalam praktek baru
ini mungkin suatu kebijakan yang perlu modifikasi cepat
Hasil aktual dari praktek dihitung dengan sejumlah produksi sebelum
penyesuaian biaya. dokter gigi menemukan banyak kebijakan yang baik untuk
membuat pasien menyadari penyesuaian biaya. ini dapat dilakukan dengan
memasukkan biaya penuh layanan pada laporan dengan penyesuaian ditampilkan
sebagai pengurang total produksi.
Praktik itu harus ditentukan untuk

penggantian staf karena staf harus

dikembalikan sesuai dengan total produksi sebelum penyesuaian biaya. mungkin


tidak adil untuk mengurangi pendapatan anggota staf karena penyesuaian biaya tidak
berada di bawah kendali mereka.

2.1.1.8 Gaji
Gaji yang dibayarkan kepada semua anggota staf harus ditinjau terusmenerus. Gaji biasanya merupakan persentase terbesar dari overhead kantor, terlepas
dari ukuran praktek. ketika meninjau laporan laba rugi, rasio gaji dan upah untuk
latihan beban total harus dihitung. Umumnya solo praktek rata-rata kurang dari 15%
untuk kategori ini. praktek kelompok besar dapat memiliki persentase lebih tinggi,
tetapi dalam banyak kasus tidak boleh melebihi 20% omset. Karyawan adalah
| 31

indikator lain yang memungkinkan gaji tidak kompetitif. praktek dokter gigi yang
memiliki pengalaman tingkat perputaran tinggi harus meninjau total paket
kompensasi mereka untuk menentukan apakah gaji dan tunjangan yang ditawarkan
sepadan dari yang ditawarkan oleh praktek yang sama di masyarakat

2.1.2

Analisis Non-Finansial
Analisis nonfinansial intinys terfokus pada pasien dan staf. Teknik spesifik

yang ada dalam menganalisis kesehatan finansial praktek belum terdapat pada area
nonfinansial. Namun kedekatan terhadap konsep managemen dapat membantu dokter
gigi menganalisis adanya penyimpangan pada area-area ini. Kepuasan pasien
merupakan hal yang penting dalam pertumbuhan tempat praktek , sebagai hasil dari
bukti penyerahan. Bagian akan menyoroti kategori nonfinancial yang utama: jaminan
kualitas, produksi, efisiensi pengiriman, pekerjaan staf, jadwal kunjungan, dan
menarik kembali pasien.

2.1.2.1 Jaminan Kualitas


Meskipun jaminan kualitas dapat memberi arti yang berbeda pada orang yang
berbeda, areaini seharusnya menjadi perhatian primer pada tipe praktek kedikteran
gigi apapun. Kualitas dalam buku ini mengacu pada definisi yang dikemukakan oleh

| 32

Jerge dan rekannya, tingkat perawatan yang diberikan. Kualitas dinilai dalam
hubungannya dengan standar pelayanan dan ukuran pendapatan yang ditentukan oleh
individu yang mengetahuinya dalam bidang yang relevan. Kualitas pelayanan dapat
diukur hanya oleh profesi, oleh sebab itu merupakan tanggung jawab profesi untuk
meningkatkan metode-metode yang menjamin bahwa pasien akan memperoleh
kualitas pelayanan yang tinggi.
Pertanggungjawaban dokter gigi: Karena profesi dokter gigi menentukan
standar untuk pengajaran dan lisensi anggota-anggotanya, maka menjadi logis bahwa
profesi menerima tanggung jawab untuk memastikan pasien dengan kualitas yang
tinggi. Praktisi dokter gigi yang praktek sendiri biasanya berada pada kerugian yang
terbesar untuk mengukur kualitas pengeluarannya. Oleh sebab itu beberapa factor
harus diingat yang akan membantu dalam memonitor kualitas pelayanan. Pertama,
seorang praktisi dapat dengan mudah memonitor jumlah waktu prosedur khusus yang
dihabuskan oleh pasien-pasien. Hal ini dapat menjadi ukuran kualitas secara tidak
langsung, karena repetisi pada pelayanan yang khusus dapat berdasarkan pada
pemilihan kasus yang ringan, teknik yang lebih meningkat, pemilihan material yang
rendah, dan lain-lain.
Riwayat dari pasien juga penting untuk kualitas seluruh pengobatan. Penilaian
periodik dari catatan pasien, yang didasarkan pada criteria yang spesifik, dapat bagi
dokter gigi ketika mencari defisiensi pada area ini. Pengukuran yang objektif untuk
kepuasan riwayat pasien dengan praktek akan menjadi catatan bagi keluhan semua
| 33

pasien. Dengan mengecek kembali semua keluhan, dokter gigi dapat mengambil
tindakan berdasarkan hal yang berulang. Keluhan yang umum biasanya
mengindikasikan adanya sesuatu yang salah dan perlu dikoreksi
Kualitas Staff. Seorang dokter gigi secara legal bertanggung jawab untuk
semuar perawatan yang dilakukan selama praktek,ditinjau dari semua prosedur
perawatan yang dilakukan dengan higienis, bukan sebuah kebenaran tapi sebuah
kewajiban. Dokter gigi harus melatih asistennya untuk mengenali kekurangan dalam
prakteknya seperti open contact, kekurangan jarak, adanya tambalan overhang. Hal
ini membutuhkan pengecekan tambahan dan pengecekan keseimbangan untuk pasien
yang ditambal. Pada daerah perawatan preventif, menaikkan standard melalui
penggunaan bermacam-macam indeks plak akan membangkitkan keinginan pasien
untuk menjaga kesehatan periodontal dan oral hygiene sebaik yang dapat dihasilkan
dari pengukuran langsung kualitas pelayanan pencegahan.

2.1.2.2 Manajemen Pasien


Dokter gigi harus mengerti bagaimana memuaskan pasien dengan perhatian
yang pasien terima. Hal ini akan berdampak pada praktek secara positif dengan
meningkatkan tingkat kembalinya pasien pada dokter gigi tersebut. Hal ini penting,
pasien merasa puas, tidak hanya dengan perawatan yang langsung diterima, tetapi
juga cara dokter gigi dan staffnya memperlakukan pasien.
| 34

Ada beberapa cara untuk mengukur tingkat kepuasan pasien. Satu cara yang
paling mudah untuk membagikan kuesioner pada semua pasien setelah perawatan
rutin. Kuesioner tidak dibagikan setiap kunjungan, tetapi setelah rangkaian perawatan
diselesaikan atau ketika pasien diminta untuk datang kembali. Informasi yang
diperoleh dari misalnya kuesioner dapat membangkitkan terjadinya perubahan pada
beberapa area misalnya jadwal pertemuan, pembayaran dan hubungan interpersonal
dengan staff kantor. Metode langsung tidak memakan biaya dengan dokter gigi
mewawancarai pasien. Pada kasus ini, dokter gigi dapat langsung mewawancara
setiap pasien ataupun secara acak setelah perawatan selesai. Hal ini akan lebih
berkembang, bagaimanapun biaya dari prosedur ini dapat lebih besar daripada
keuntungannya.
Semua staff harus disemangati untuk menyediakan pelayanan yang
memuaskan dan menyenangkan pasien, membuat setiap percobaan untuk menjawab
pertanyaan tentang prosedur dan kebijakan di praktek.

2.1.2.3 Produksi
Dalam kedokteran gigi, istilah produksi mengacu pada total nilai pelayanan
dental yang telah diberikan.
Total produksi. Total produksi adalah produksi sebelum diberikan beberapa
penyesuaian. Produksi seringkali dipengaruhi oleh jumlah pasien, tipe tugas yang
| 35

dikerjakan oleh staf ahli, objektivitas dan preferensi praktisi, kemampuan bioteknik
dan kecepatan kerja dokter gigi serta perkembangan cara pelayanan seperti sistem sitdown, four-handed.
Salah satu cara untuk mengukur produktivitas adalah dengan membagi
pendapatan dalam waktu satu bulan atau satu tahun dengan jumlah waktu dokter gigi
bekerja. Pengukuran ini akan memberitahukan pendapatan dokter gigi selama satu
jam. Teknik yang diberikan dapat pula menentukan biaya pengeluaran selama setiap
jamnya. Kalkulasi ini dicappai dengan membagi total pengeluaran dengan angka
waktu (jam) praktek.
Produksi campuran. Pada dasarnya, praktisi baru akan menentukan tujuan
dan sasaran yang berhubungan dengan tipe pelayanan dental yang akan
diberikan,sehingga produksi campuran direkomendasikan untuk praktisi baru
tersebut. Tanpa mengetahui sekilas mengenai produksi campuran, dokter gigi tidak
akan pernah mendapatkan indikasi nyata apakah tujuan atau sasaran yang diinginkan
telah ditemukan. Misalnya, praktisi berharap untuk memberikan pelayanan restrorasi
dan periodontal, dalam waktu 6 bulan atau satu tahun, tinjauan produksi campuran
pada pelayanan tersebut akan

mengungkapkan apakah sasaran dan tujuan telah

tercapai.
Production changes over times. Sebagai praktisi yang mulai dikenal khalayak
ramai, nantinya akan banyak pasien yang datang kembali. Sebagai konsekuensinya,

| 36

proporsi yg lebih besar untuk pencegahan harus disediakan. Secara hipotesis,


rehabilitative atau pelayanan restorative akan berkurang jika jumlah pasien menjadi
stabil dan jika dokter gigi memberikan penyuluhan mengenai pelayanan preventif
yang efektif. Namun, hal ini tidak akan terwujud jika terdapat pasien baru dengan
jumlah yang banyak karena pasien baru membutuhkan lebih banyak perawatan. Jadi,
seorang dokter gigi harus memperhatikan dengan seksama terhadap pelayanan yang
diberikan, karena berhubungan dengan produktifitas. Pada penelitian objektif
terhadap kondisi ini, praktisi tidak dapat lagi mengrontrol prakteknya dan
membimbingnya menuju batas luar dari objektivitas pasien.

2.1.2.4 Delivery Efficiency


Dokter gigi juga harus memerhatikan cara mengorganisasi fasilitas praktek,
bagaimana anggota staf diperlakukan, dan bagaimana untuk meminimalisasi stress
dalam praktek. Tujuan keseluruhan dari delivery efficiency / efisiensi dalam
pemberian pelayanan adalah untuk memberikan pelayanan yang maksimal dengan
sumber daya dan usaha yang minimal, tanpa keraguan akan kualitas klinis. Pasien
diuntungkan dengan biaya yang stabil, sedangkan dokter gigi dan staf diuntungkan
dengan pemasukan yang meningkat karena produktivitas yang lebih besar, dan semua
anggota dari praktek ini dapat menangani beban pekerjaan mereka dengan lebih
efektif.

| 37

Sit down, four handed dentistry. Prasyarat dari praktek gigi modern adalah
penggunaan konsep sit down, four handed dentistry / bekerja dalam keadaan duduk
dan penggunaan sistem four-handed dentistry yang tepat.
Dokter gigi dapat dengan cepat menentukan betapa efektifnya menggunakan
asisten dan menetapkan prinsip penghematan gerakan dengan menggunakan sistem
four-handed dentistry. Pertanyaannya adalah:
1. Apakah asisten selalu digunakan?
2. Apakah suction digunakan oleh asisten sementara dokter melakukan prosedur
restorasi atau bedah?
3. Apakah rubber dam digunakan secara rutin?
4. Apakah tray digunakan pada semua prosedur?
5. Apakah penyerahan instrumen antara dokter gigi dan asisten menggunakan sinyal
tangan?
6. Apakah dokter gigi mempertahankan pandangan matanya pada rongga mulut atau
tidak?
7. Apakah pada sisi asisten menggunakan cabinet yang dapat meminimalisasi
pergerakan asisten dari tempat duduknya.
Walaupun pertanyaan-pertanyaan ini tidak meliputi semua prinsip sit-down,
four-handed dentistry, namun dapat diterima dan melekat dengan prinsip-prinsip
tersebut.
Analisis Tugas. Meningkatkan produktivitas erat hubungannya dengan
menyerahkan tugas. Analisis tugas meninjau tiap bagian dari prosedur praktek,

| 38

menjadikannya suatu tugas, menentukan tugas mana yang dapat diserahkan, dan,
akhirnya, menentukan apakah tugas itu sudah diserahkan.
Ukuran Fasilitas atau Tinjauan Praktek dan Perlengkapan. Dokter gigi
yang telah memiliki rencana pasti untuk mengembangkan prakteknya dengan cepat
harus berlokasi pada fasilitas dimana alat-alat operasi tambahan dapat ditambahkan
dengan mudah. Satu indikasi bahwa praktek harus diperbesar adalah menumpuknya
janji temu dengan pasien. Penambahan perawat gigi atau dokter gigi lainnya dapat
mengatasi masalah tersebut.
Tidak disarankan dalam praktek dimana ruang antara dokter-pasien dibatasi.
Penting untuk memilih fasilitas praktek yang lebih besar dari yang awalnya
dibutuhkan namun yang apabila diperlukan perlengkapan operasi tambahan dapat
ditempatkan dengan mudah.
Biaya untuk perlengkapan dental harus diperiksa secara berkala dengan
pengertian bahwa perlengkapan itu nantinya akan harus diganti. Kemajuan teknologi
pun dapat mengharuskan penggantian peralatan.

2.1.2.5 Kinerja Staf


Untuk membangun tempat praktek dokter gigi yang sukses dibutuhkan
seorang dokter gigi yang selalu mengevaluasi cara kerja staff nya secara teliti, baik

| 39

saat diberikan tugas maupun keahlian mereka dalam menambah ilmu dan
kemampuan baru. Selain itu seorang dokter gigi juga harus mengevaluasi secara
berkala teamnya untuk mengetahui apakah mereka bekerja secara efektif, kooperatif,
dan suportif. Terdapat 2 tipe evaluasi yang akan dikemukakan, yaitu :
Evaluasi Kerja Individu. Evaluasi kinerja adalah salah satu tanggung jawab
utama setiap supervisor. Evaluasi kinerja memberikan dasar untuk kenaikan gaji dan
upah untuk merencanakan program pelatihan, untuk memilih individu untuk
meningkatkan tanggung jawab, dan untuk memberhentikan karyawan yang tidak
berkontribusi cukup untuk praktik tersebut. Dokter gigi harus mengevaluasi kinerja
anggota staf secara berkelanjutan dan berkala. Evaluasi berkelanjutan kinerja adalah
evaluasi yang berlangsung secara teratur dan memberikan timbal balik verbal
pembantu yang berkaitan dengan tugas mereka. Jenis evaluasi dan timbal balik
memastikan bahwa dokter gigi telah meluangkan waktu untuk mengamati setidaknya
beberapa aspek kinerja tambahan yang secara teratur dan membantu menyadari
persepsi dokter gigi tentang kekuatan dan kelemahan. Ketika dokter gigi mengamati
dan memberikan timbal balik verbal tentang kejadian-kejadian yang sangat positif
atau negatif, disarankan untuk membuat catatan dari mereka untuk menempatkan
dalam folder personil karyawan. Catatan-catatan ini dapat digunakan ketika dokter
gigi melengkapi suatu evaluasi tertulis lebih formal dari kinerja karyawan setiap
tahun atau enam bulan.

| 40

Evaluasi kinerja pembantu formal setiap enam bulan atau satu tahun adalah
jenis kedua dari evaluasi kinerja yang harus dilakukan dokter gigi. Evaluasi-evaluasi
ini dan evaluasi atas kinerja wawancara menyediakan baik dokter gigi dan pembantu
berkesempatan untuk mengidentifikasi dan mendiskusikan kekuatan dan kelemahan
untuk mengembangkan rencana untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang.
Evaluasi berkala ini harus dilakukan secara tertulis dan diajukan secara kronologis
dalam catatan personil karyawan. Proses ini mengurangi kesempatan adanya
perbedaan pendapat tentang apa yang dikatakan dan disepakati dalam wawancara
evaluasi kinerja sebelumnya. Dokter gigi harus ingat, bagaimanapun, bahwa evaluasi
dan analisa kinerja anggota staf adalah sama pentingnya dengan menganalisis aspek
keuangan dari praktik. Evaluasi tersebut, baik yang sedang berlangsung dan berkala,
memberikan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja tambahan.
Mereka juga menyediakan dokter gigi dengan catatan tertulis tentang tren kinerja dan
dalam beberapa kasus dokumentasi tentang mengapa seorang pembantu dihentikan.
Tim evaluasi. Setiap dokter gigi yang berpengalaman mengakui bahwa
kinerja individu efektif adalah hanya bagian dari suatu bangunan suksesnya praktik.
Satu dapat memiliki sekelompok pembantu yang kompeten secara individu tetapi
semua yang tidak bekerja sama secara kooperatif dan mendukung. Situasi di mana
anggota staf tidak cocok, di mana ada konflik antara pembantu, atau di mana anggota
tim tidak terlihat ketika orang lain berada di belakang dalam pekerjaan yang
mengganggu setiap praktik dan pada saat yang merusak moral dan produktivitas.
Sayangnya, dokter gigi sering menjadi orang terakhir yang mencari tahu tentang
| 41

masalah antara stafnya (setelah masalah utama). Dokter gigi harus jeli pada komentar
anggota staf satu sama lain atau kepada dokter gigi tersebut. Ketika komentar
menunjukkan adanya masalah di antara anggota staf, dokter gigi harus mendengarkan
dengan empati dan menggunakan pertanyaan tindak-lanjut untuk menentukan rincian
dan beratnya masalah. Diskusi tentang kompatibilitas staf dan kemauan untuk bekerja
sama juga dapat dilakukan selama wawancara penilaian kinerja. Jika diskusi ini
berlangsung, dokter gigi harus membujuk anggota staf untuk membahas insiden
khusus masalah yang dirasakan, bukan untuk mengkritik anggota staf lain pada
umumnya.
Cara lain untuk mengidentifikasi masalah yang berhubungan dengan total
kinerja tim atau hubungan antara anggota tim adalah untuk mendorong diskusi
mengenai isu-isu ini di rapat staf. Pembujukan diskusi kelompok secara jujur dan
terbuka mengenai masalah ini, bagaimanapun, mensyaratkan bahwa dokter gigi
membentuk sebuah lingkungan yang mendorong dan memperkuat diskusi tersebut.
Menunjukkan kehangatan, empati, dan penghormatan terhadap anggota staf
merupakan sebuah prasyarat untuk membahas masalah tim sukses dalam rapat staf.
Cara lain untuk menilai kinerja tim adalah meminta setiap anggota staf untuk
mengisi kuesioner yang dirancang untuk mendapatkan apa yang dirasakan tentang
hubungan komunikasi kelompok dan anggota staf. Sebuah contoh yang baik seperti
kuesioner adalah Efektivitas Tim Survey. Hasil seperti kuesioner atau kuesioner
dikembangkan dalam praktik singkat dapat diperiksa oleh dokter gigi sendiri atau

| 42

oleh seluruh staf dalam pertemuan staf. Hasilnya akan menyediakan dokter gigi
dengan informasi tambahan tentang kinerja tim dan efektivitas.

2.1.2.6 Appointment Scheduling (Penetapan Jadwal Pertemuan)


Empat bidang penjadwalan janji untuk review adalah: (1). Waktu tunggu
pasien untuk janji, (2). Waktu tunggu pasien di ruang tunggu; (3). Waktu yang
dijadwalkan untuk setiap janji dibandingkan dengan waktu benar-benar digunakan,
dan (4). Perkiraan waktu yang ditujukan untuk dokter gigi dan pembantu. Penting
untuk diingat bahwa dokter gigi harus mengontrol penjadwalan janji. Tujuan khusus
yang berhubungan dengan proference dokter gigi adalah untuk mengobati pasien
harus ditetapkan. Sebagai contoh, di beberapa praktek Prosedur lebih kompleks yang
dijadwalkan selama bagian awal dari hari dan pemutaran rutin, recall, dan prosedur
klinis sederhana diselingi selama pagi dan sore hari. Pada awalnya praticioner dapat
menentukan jumlah jam buka praktek sehingga pertemuan bisa dijadwalkan di awal.
Resepsionis harus mampu menyediakan dokter gigi dengan banyak faktor
seperti keadaan darurat, pembatalan pasien, dan kegagalan pasien. Data ini dapat
menunjukkan seberapa baik kebijakan penjadwalan yang dilaksanakan.
Berbagai faktor dapat ditinjau kembali untuk menentukan efektivitas
penjadwalan janji, memberikan beberapa indikasi seberapa baik dokter gigi dan
waktu staf yang digunakan.
| 43

2.1.2.7 Patient Recalls


Sebuah program sangat penting untuk perkembangan praktek. Metode recall
sangat bervariasi, tetapi harus terorganisir secara hati-hati. sehingga metode-metode
tersebut tidak merusak penjadwalan praktek yang telah ada. Menurut Huntington,
rata-rata sebuah sistem recall harus kembali setidaknya delapan puluh persen dari
semua pasien untuk profilaksis rutin dan perawatan pencegahan lainnya. Salah satu
cara untuk memastikan ini adalah mengajarkan pasien sikap yang tepat untuk evaluasi
dan perawatan berkala.
Beberapa praktisi telah menggunakan survei sederhana untuk menentukan
mengapa pasien

tidak kembali ke praktek tersebut. Dalam perumusan dapat

bermanfaat dalam menentukan mana pasien yang telah berpindah praktek, pindah dari
daerah, atau tidak lagi menginginkan perawatan lebih lanjut. Dalam bab sebelumnya,
dinyatakan bahwa recalls adalah sumber dari praktik ini. Beberapa kali rujukan
pasien baru adalah hasil langsung dari pasien yang telah di recall. Menjaga
keseimbangan yang memadai antara pasien recall dan pasien yang menjalani
perawatan aktif diperlukan untuk menjamin arus stabil pasien baru ke dalam praktek.
Laporan bulanan dapat dipersiapkan oleh resepsionis menunjukkan jumlah recall
yang sebenarnya, pasien baru, dan pasien yang aktif. Informasi ini juga harus

| 44

dinyatakan dalam persentase untuk memberikan suatu profil yang mudah dari semua
pasien di praktek.

2.1.3

Analisis Komputer
Perkembangan teknologi komputer selama dekade terakhir ini telah

berdampak pada bidang kedokteran gigi, di dua puluh lima tahun ke depan, teknologi
komputer dapat digunakan secara luas dalam praktik dokter gigi sebagai komputer
kantor menjadi lebih terjangkau. Hasilnya akan memungkinkan untuk berbagai jenis
analisis yang mutakhir.
Dalam setiap program komputer, output biasanya merupakan cerminan dari
input yang disediakan. Jadi di bidang analisis praktek dental, banyak teknik yang
disajikan dalam bab ini dapat dimasukkan ke dalam program komputer yang
terencana.
Sampai saat ini beberapa perusahaan komersial menyediakan analisa untung
rugi dan laporan biaya, penganggaran, rekening hutang piutang, produktivitas, dan
bahkan dalam beberapa kasus, penjadwalan janji. Kerugian dalam pembelian layanan
komputerisasi adalah informasi yang berlebihan. Jika praktisi tidak bersedia untuk
meninjau berbagai analisis yang telah dibeli, utilitas komputer dalam meningkatkan
kinerja praktek diabaikan. Biaya juga bisa menjadi penghalang. Hal ini terutama
berlaku dalam hal layanan penagihan terkomputerisasi, dimana unit biaya per laporan
| 45

harus dipertimbangkan dalam memutuskan untuk berubah dari sistem manual ke


sistem komputerisasi. Tidak peduli apa pun jenis sistem komputerisasi yang
digunakan, sistem tidak dapat membuat keputusan praktik. keputusan praktik masih
tetap diputuskan oleh praktisi individu. Biasanya itu adalah ide yang baik untuk
mencari saran dari konsultan dental manajemen atau akuntan untuk menentukan
kelayakan untuk mengubah sistem manual ke sistem komputerisasi.

2. 2 PETUNJUK-PETUNJUK SUKSES SEBAGAI DENTAL TEAM


Saat Anda memulai pekerjaan baru pada

suatu dental team, anda harus

memacu diri Anda untuk sukses. Bagian selanjutnya akan membantu Anda membuat
pengalaman ini lebih menyenangkan dan menghasilkan kesuksesan.

2.2.1 Pelajari Nama-Nama dari Anggota Staf


Mempelajari dan mengingat nama-nama dari rekan Anda tentulah tidak sulit.
Jika staf tersebut besar, mempelajari nama-nama dari rekan yang tidak satu
departemen mungkin menjadi lebih sulit. Semakin cepat Anda mengingat nama
rekan-rekan Anda maka akan semakin baik. Akan lebih bijak lagi bila Anda memiliki
daftar nama dan posisi tiap pegawai sampai Anda dapat mengingat mereka semua.

| 46

2.2.2 Mendengarkan Dengan Penuh Perhatian


Anda harus memiliki kemauan yang besar

untuk mempelajari sebanyak

mungkin mengenai posisi Anda yang baru secepatnya. Dengarkan dengan seksama
mengenai petunjuk-petunjuk yang ada dan hindari berbicara terus-menerus. Jika Anda
bersikap tenang dan mendengarkan dengan baik, biasanya pertanyaan-pertanyaan
yang Anda inginkan supaya terjawab akan terjawab. Jika tidak, jangan ragu bertanya
untuk klarifikasi mengenai prosedur yang ada.

2.2.3 Membangun pertemanan Sosial Yang Berharga


Kebanyakan pegawai tidak keberatan apabila pegawai membangun pertemanan
dengan pegawai lainnya. Walaupun demikian, banyak jebakan yang dapat terjadi pada
haripertama Anda bekerja. Salah satu diantaranya adalah membangun hubungan yang
terlalu dekat dengan satu atau dua orang terlalu cepat, yang dapat mengorbankan
pertemanan dengan lainnya pada waktu yang lain. Kelompok kecil dalam kantor
seringkali membuat terjadinya persaingan. Walaupun Anda harus memiliki perilaku
yang ramah terhadap pegawai lainnya dalam kantor, Anda tidak perlu merasa bahwa
Anda harus selalu berpartisipasi pada setiap aktifitas sosial atau demi kepentingan
orang lain. Walaupun demikian, Anda harus menghindari perilaku merasa lebih
unggul yang dapat diinterpretasikan tinggi hati/sombong.

| 47

2.2.4 Menggunakan Buku Catatan dan Kalender Untuk Mencatat Aktifitas Dan
Prosedur Yang Penting
Saat memulai pekerjaan yang baru, banyak kebiasaan dan peraturan baru dan
banyak informasi yang akan diberikan pada Anda. Untuk menghindari terjadinya
kesalahpahaman atau melalaikan informasi yang penting, kembangkan Kebiasaan
Mencatat dan mencatat tiap informasi yang di dapat. System ini terbukti berhasil
karena banyak orang sukses telah menggunakan system ini.

2.2.5 Mematuhi Jam Kerja


Dalam kebanyakan kasus jam kerja telah ditentukan sebelum Anda tiba.
Efisiensi dalam suatu kantor tergantung pada bagaimana Anda menggunakan waktu
sebaik-baiknya. Keterlambatan Anda menunda proses kerja dimana hal tersebut
menjadi tanggung jawab Anda. Anda harus selalu memastikan adanya biaya untuk
transportasi tiap waktu. Hal ini merupakan tanggung jawab Anda untuk
mengantisipasi cuaca yang buruk dan mengkompensasikan tiap keterlambatan. Lebih
baik datang 20 menit lebih awal daripada terlambat 2 menit.

2.2.6 Penilaian Terhadap Waktu Kerja Dan Pengambilan Cuti

| 48

Karyawan kadang-kadang mencoba untuk mengesankan bosnya dengan jam


kerja ekstra atau melewatkan jam istirahat atau makan siang. Bagaimanapun, kita
harus mecegah kelebihan jam dan kehilangan jam makan yang berkelanjutan karena
ini mungkin dapat menyebabkan perselisihan dengan karyawan lain. Aksi kita ini
mungkin disalahartikan dan karyawan lain mungkin membuat hidup kita tidak
senang. Ini tidak berati bahwa kita tidak bisa menggunakan kebijaksanaan pada hari
ketika muncul keadaan darurat yang logis dan kehadiran kita dibutuhkan untuk
mempertahankan efisiensi kantor.

2.2.7 Jangan Memamerkan Pendidikan Dan Kemampuan Kita


Hal yang lebih menjengkelkan dari seorang karyawan baru adalah ketika dia
terus-menerus memberitahukan kepada karyawan lain tentang kemampuannya yang
luar biasa. Lebih baik membuktikan kemampuan kita pada pekerjaan yang kita
lakukan dari pada memberitahu setiap orang tentang potensi besar yang kita miliki.
Rekan kerja kita mungkin telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dan kita bisa
belajar sesuatu dari mereka jika kita memberikan mereka kesempatan untuk
membantu kita.

2.2.8 Meminta Hasil Evaluasi Yang Jujur

| 49

Kebanyakan karyawan ingin mempelajari kinerja mereka. Sebelum menerima


pekerjaan baru, kita harus bertanya bagaimana kinerja kerja tersebut akan dievaluasi.
Seiring berjalannya waktu, tinjauan kinerja berkala didapat dari bos dan kita harus
memiliki kesempatan untuk membahas evaluasi kinerja dan menentukan cara
meningkatkan kemampuan pada daerah yang perlu perbaikan. Dibawah ini adalah
contoh dari bentuk evaluasi kinerja yang ditinjau secara berkala untuk mengevaluasi
kinerja hari ke hari.

2.2.9 Mempertahankan Kebijakan Kantor


Kebanyakan kantor menetapkan kebijakan agar menjadi lebih baik dan gaya
seragam. Kita harus hati-hati meninjau kebijakan kantor tersebut dan mematuhinya.
Selain itu, kita harus membawa pulang setiap buku-buku pegangan kantor yang
digunakan karyawan dan membacanya dengan hati-hati untuk memperoleh informasi
yang tepat. Jika tidak mengerti kebijakan tersebut, minta penjelasan agar tidak
membuat kesalahan yang memalukan.
2.2.10 Menjadi Diri Sendiri
Ketika membuat kesan pertama diri kita di kantor, sebaiknya jadilah diri
sendiri. Harus diingat, meski kita kagumi karakteristik orang lain, tetapi kita tidak
dapat menjadi orang itu. Jika kita mencoba untuk menjadi orang lain hanya akan

| 50

menghancurkan diri sendiri dan semua bagian penting dari karakter yang kita miliki.
Jadilah diri sendiri dan kita akan menjadi orang yang lebih bahagia.

BAB III
KESIMPULAN

| 51

Dalam menganalisis setiap praktek, faktor-faktor berikut harus selalu


dipertimbangkan. Pertama, dokter gigi harus menentukan area praktek mana yang
harus dianalisa. Kedua, tujuan harus ditetapkan untuk setiap area yang akan
dianalisis. Ketiga, metode analitik harus dipilih untuk menilai setiap daerah.
Keempat, dan mungkin paling penting, dokter gigi harus bersedia untuk melakukan
perubahan jika diperlukan. Ini melibatkan dokter gigi, anggota staf, konsultan,
fasilitas, dan kebijakan danprosedur.
Praktik analisis merupakan proses yang berkesinambungan (itu dimulai
dengan pasien pertama yang dirawat di praktek dan berakhir dengan keputusan untuk
pensiun dan menjual praktek tersebut. Dari semua fungsi manajemen yang dibahas
dalam teks ini, kontrol adalah kunci untuk menganalisis aktivitas kantor yang rutin
dan tidak rutin. Pengenalan indikator utama tidak cukup; mengetahui apa yang harus
dilakukan jika tindakan korektif yang diperlukan adalah penting untuk memastikan
bahwa praktek memenuhi tujuan membangun.

| 52