Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Kista merupakan pertumbuhan abnormal berupa kantong yang dapat


tumbuh di bagian tubuh tertentu. Kista ada yang berisi cairan, udara, nanah, atau
bahan-bahan lain. Sedangkan kosta ovarium adalah suatu kantong yang berisi
cairan atau materi semisolid yang tumbuh pada atau sekitar ovarium.
Penyebab kista ovarium sampai saat ini belum jelas. Namun ada beberapa
faktor risiko yang berperan diantaranya :
1)
2)
3)
4)
5)
6)

Adanya riwayat kista ovarium terdahulu


Siklus haid tidak teratur
Menstruasi pada usia < 11 tahun
Gangguan pada kehamilan
Penderita hipotiroid
Tingginya kadar lemak dalam tubuh
Mekanisme terbentuknya kista masih belum dipahami sepenuhnya,

kemungkinan terbentuknya kista adalah akibat ketidakseimbangan hormon


(tingginya LH). Secara normal, satu sel telur akan dihasilkan setiap bulannya. Sel
telur ini berad dalam suatu kantong yang disebut dengan folikel dan sel telur akan
di lepaskan dari indung telur yang dinamakan ovulasi. Pada keadaan normal,
folikel yang berisi sel telur ini akan terbuka saat melepaskan sel telurnya,
ketidakseimbangan hormon dimana produksi Lhyang tinggi menyebabkan folikel
tidak melepaskan sel telurnya ke rahim dan menstimulasi petumbuhan folikel
secara berlebihan, proses ini menyebabkan terbentuknya kista. Pembentukan kista
yanng tidak mengganggu fungsi tubuh dan tidak menimbulkan gejala disebut kista
fungsional, kista jenis ini dapat hilang sendiri dalam waktu 6-8 minggu.

Kista ovarium biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak sengaja


terdeteksi melalui USG saat pemerisaan rutin kandungan. Namun beberapa orang
dapat mengalami gejala seperti :
1)
2)
3)
4)
5)
6)

Kram perut atau nyeri panggul yang timbul tiba-tiba


Siklus haid tidak teratur
Perut bawah sering terasa penuh atau tertekan
Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga ke pinggang belakang
Mual dan muntah
Rasa nyeri atau keluar flek darah dari vagina.

Penanganan kista ovarium yang tidak menimbulkan gejala, cukup dipantau


selama 1-2 bulan karena kista fungsional akan menghilang dengan sendirinya.
Jika kista membesar, maka dapat dipertimbangkan tindakan pembedahan.
Berikut ini akan dibahas mengenai kasus penderita kista ovarium yang di
rawat oleh bagian Obstetri dan Ginekologi di bangsal RS Anutapura Palu.