Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS KAFEIN DALAM KOPI BUBUK DI

KOTA MANADO
MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UVVIS

Kelompok 1

Amelia Nugrahaningrum (8999)


Gitta Lakshita A.
(9000)
Yani Safitri
(9002)
Gregorius Altius P.
(9004)
Achmad Adi Wiratama (9006)
Nuraini Wahyu Jayanti (9008)

A. Latar Belakang
Biji kopi mengandung
kafein
Nilai maksimum kafein
dalam kopi dibatasi dan
diatur dalam SNI =
150mg/hari dan
50mg/sajian
Oleh karena itu,
dilakukan penelitian
kadar kafein kopi yang
beredar di Manado

B. Tujuan
Mengidentifikasi dan menetapkan
kadar kafein yang beredar di Manado.

C. METODE
1. Bahan
Standar kafein, kloroform, kalsium
karbonat, amonia, alkohol, akuades,
reagen parry, dan sampel kopi bubuk.

2. Alat
Spektrofotometer UV-Vis, timbangan
analitik, tabung reaksi, evaporator,
gelas beker, corong, erlenmeyer, labu
ukur, corong pisah, hot plate.

3. Cara Kerja
Pembuatan
Larutan Baku
Kafein

Penentuan Kadar
Sampel

Uji Kualitatif
Kafein
Metode Parry

Penentuan
panjang
gelombang

Pembuatan Kurva
Standar

Uji Kuantitatif
Kafein

D. HASIL & PEMBAHASAN


1. Hasil

Dalam 1 cangkir berisi 3 g kopi,


sehingga sampel A (41,43 mg); B
(40,89 mg); C (36,99 mg); D (30,3
mg); E(30,39 mg); F(28,59 mg)
Penikmat kopi biasanya
mengkonsumsi sampai 6
g/cangkir. Dosis kafein yang
dikonsumsi lebih dari 170 250
mg/hari melebihi batas SNI
Peningkatan kadar kafein
dipengaruhi oleh berat kopi bubuk

E. KESIMPULAN
Kadar kafein dari masing-masing kopi bubuk yang
beredar di Kota Manado dalam berat 1 g yaitu
sampel A 13,81 mg, sampel B 13,63 mg, sampel C
12,33 mg, sampel D 10,10mg, sampel E 10,13 mg,
dan sampel F 9,53 mg.
Jumlah maksimum kopi bubuk yang dapat
dikonsumsi masyarakat tiap hari berdasarkan SNI
adalah 9 g kopi bubuk.

9210 kama=napa mekakai metode


pary?
8926 kadar kafein di pengaruhi
bubuk kopi. Kenapa itu berpengaruh
karena kadar kafein bubuk dengan
biji kopi berbeda?
8700 jenis kopinya tidak
jelas(robusta atau yang lain) kopinya
jenis apa,kenapa harus ada SNInya?