Anda di halaman 1dari 13

PT.

RUMPI INDONESIA
OINMENT PRODUCT

Tinjauan Bahan Aktif


Nama : Oleum cajuputih
Sinonim : Minyak kayuputih.
Diskripsi : minyak eucalipti adalah minyak atsiri yang diperoleh
dengan menyuling uap daun dan ranting segar Melaleuca
leucadendron L dan Melaleuca minor Sin. Mengandung sineol
C10H18O tidak kurang dari 50,0% dan tidak lebih dari 65,0%.
Pemerian : cairan tidak berwarna, kuning atau hijau,bau khas,
aromatik, rasa pahit.
Kelarutan : larut dalam 2 bagian etanol (80%) P, jika disimpan
lama, kelarutan berkurang dan larut dalam etanol (90%) P.
Khasiat: Anti iritan, karminativ.

Tinjauan Bahan Aktif


Nama : Metilsalisilat
Sinonim : Minyak gandapura
Pemerian : cairan tidak berwarna, kekuningan
atau kemerahan, berbau khas dan rasa seperti
gandapura
Kelarutan : Sukar larut dalam air; Larut dalam
Etanol ; dan dalam asam asetat glasial
Khasiat : Relaksan otot

DEFINISI
Ointment/unguentum/salep menurut FI III
adalah sediaan setengah padat yang mudah
dioleskan dan digunakan sebagai obat luar.
Bahan obat harus harus larut atau
terdispersi homogen kedalam dasar salep
yang cocok.

SEDIAAN
No.

Point

Spesifikasi yang diinginkan

Bentuk sediaan

Ointment (salep)

Kadar bahan aktif

5% (Metil Salisilat)
5% ( Ol.Cajuputi)

Warna

Putih

Bau

Khas Aromatis

Relaksan otot beraroma terapi


5

Indikasi

FORMULA
Persentase
Pemakaian

Untuk
20 g

Untuk 300 g

Bahan aktif

5%

15

Metil Salisilat

Bahan Aktif

5%

15

Vaselin Album

Basis salep

5%-30%

ad

14,38

215,7

Cera Alba

Basis salep

5%-20%

10%

30

BHT

Antioxidant

0,1%

0,1%

0,02

0,3

Ol. Olivae

Emolient

5%

15

0,5%-10%

1,5%

0,3

4,5

0,5%-10%

1,5%

0,3

4,5

Bahan

Fungsi

Minyak Kayu Putih

Menthol

Rentang Pemakaian

Enhancer
Champora

Cara Kerja :
Timbang masing-masing vaselin dan cera.
Lebur Olive Oil,Cera, BHT diatas water bath.
No 1 + 2 dicampur dlm keadaan panas.Aduk ad
homogen tunggu dingin
Timbang menthol dan champora aduk ad homogen
(eutektik) campurkan ke no. 3, aduk homogen..
Campurkan minyak kayu putih dan metil salisilat aduk
homogen.
Campurkan no 4 dengan no.5, aduk homogeny dan
dingin -> oinment Formula 1

Hasil Evaluasi Organoleptis


Warna
: Putih
Bau
: Aromatis
OINMENT
pH
Daya Sebar

Viskositas

6,58
Kaca biasa

= 2,5

500 gram

= 3,5

900 gram

= 3,75

400 dPas

Responden

Point

Parameter

Prosentase
1

Dapat

Maksimal

Kemudahan dioleskan

Sensasi

Kehalusan

Bekas yang ditinggalkan

Kelengketan

Kemudahan dicuci

%
Total

Ket :
1 : Sangat Jelek
2 : Jelek
3 : Bagus
4 : sangat Bagus

PEMBAHASAN
Pada praktikum semi solid, kelompok kami (PT Rumpi Indonesia) memformulsi bahan aktif
minyak kayu putih dan metil salisilat dengan membuat 2 formulasi OINMENT yaitu bertujuan
untuk muscle relaxant, beraroma terapi serta tahan lama menempel dikulit.
PT.Rumpi Indonesia memilih formula 1 sebagai skala industri. Setelah proses pembuatan
sediaan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah oinment yang dibuat telah memenuhi
persyaratan. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji pH, uji viskositas, dan daya sebar.
Untuk uji oragnoleptis, diperoleh sediaan berwarna putih dengan bau yang aromatis. Pada
pengujian pH diperoleh hasil 6,58. hasil yang diperoleh sesuai dengan rentag pH yang telah
ditentukan, yaitu 5-6.8 (untuk kulit) .
Pada uji viskositas, diperoleh hasil yaitu. 400 dPas
Pada uji daya sebar didapat hasil 2.5 cm setelah diberi plat kaca dan bertambah menjadi 3.5 cm
setelah diberi beban 500 g dan menjadi 3.75 setelah beban ditambah menjadi 900 g. Hasil ini tidak
memenuhi persyaratan dimana syarat daya sebar adalah 5-7 cm, diperkirakan adanya pengaruh dari
viskositas yang tinggi sehingga daya sebar yang dihasilkan tidak maksimal.

KESIMPULAN DAN SARAN