Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BY.

F (USIA 4 BULAN)
DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKO PNEUMONIA
DI RUANG KENANGA KELAS III
RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. HASAN SADIKIN BANDUNG

Diajukan sebagai salah satu Tugas Praktek Blajar Klinik

Disusun Oleh :
Muhammad Shodiqin Surianata
NIM. 012012032

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH BANDUNG
1436 H/2015 M
Jl. K.H. Ahmad Dahlan (Banteng) Dalam No. 6 Bandung 40264 Telp. 022-7305269, 7312423, 7301745 Fax. 022- 7305269

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BY. F (USIA 4 BULAN)


DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKO PNEUMONIA
DI RUANG KENANGA KELAS III
RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. HASAN SADIKIN BANDUNG

I.

PENGKAJIAN
A. PENGUMPULAN DATA :
1. IDENTITAS BAYI
Nama (Inisial)
Tempat tanggal lahir/Umur
Jenis kelamin

: By. F
: Bandung, 13 November 2014
: Laki - laki

Tanggal masuk RS

: 02 Maret 2015

Pukul : 12.15 WIB

Tanggal pengkajian

: 04 Maret 2015

Pukul : 13.00 WIB

Diagnosa medic

: Bronko Pneumonia.

No. Medrec

: 0001434920

Biodata
Nama
Usia
Suku Bangsa
Agama
Pendidikan
Pekerjaan
Golongan Darah
Alamat Rumah

Ibu
Ny. R
30 Tahun
Sunda
Islam
SLTA
IRT
Jl. Bumi kiara dalam No.

Ayah
Tn. H
27 Tahun
Sunda
Islam
SLTA
Karyawan Swasta
Jl. Bumi kiara dalam No.

07 RT/RW. 05/04 Kel.

07 RT/RW. 05/04 Kel.

Kiaracondong Kec. Batu

Kiaracondong Kec. Batu

nunggal Kota Bandung.

nunggal Kota Bandung.

IDENTITAS PENANGGUNG JAWAB


Nama (Inisial)
: Tn. H
Tempat tanggal lahir/Umur : 27 Tahun
Jenis kelamin
: Pria
Hubungan dgn klien
: Orang tua klien
Agama
: Islam
Pendidikan
: SLTA
Pekerjaan
: Karyawan Swasta
Alamat
: Jl. Bumi kiara dalam No. 07 RT/RW. 05/04
Kel. Kiaracondong Kec. Batu nunggal Kota Bandung.
2. RIWAYAT KESEHATAN
a. Keluhan Utama
Orang tua klien mengeluh anaknya sesak

b. Riwayat Kesehatan Sekarang


Orang tua klien mengatakan 1 hari sebelum masuk RS klien mengalami batuk
berdahak disertai panas tinggi disertai mencret berlendir dan saat klien bernafas
terlihat pergerakan cuping hidung serta retraksi dada dan nafas seperti tersegah
sengah,dan ujung ujung jari klien menjadi sedikit membiru.
c. Riwayat kesehatan dahulu
Orang tua klien mengatakan bahwa anaknya tidak pernah mengalami terserang
penyakit berat dan tidak pernah di rawat di rumah sakit.
1) Riwayat kelahiran (riwayat kelahiran,persalinan, perinatal dan post natal)
a) Riwayat kehamilan/ prenatal
Ibu klien hamil 34 minggu, G2P2A0, nutrisi ibu saat ibu hamil baik,
selalu teratur memeriksakan kehamilannya ke Bidan PUSKESMAS
setiap 1 bulan sekali, ibu klien tidak pernah mengkonsumsi obat obatan
selain Vit Fe dari Bidan.
b) Riwayat persalinan/ natal
Lama persalina 1 jam, jenis persalinan spontan, pervaginam, ditolong
oleh bidan. Ibu klien mengatakan kondisi klien saat lahir menangis
kencang, warna kulit merah, berat badan saat lahir 3400 gram dan
panjang badan 49 cm.
c) Riwayat post natal
Klien langsung diberi ASI pada saat lahir hingga saat ini namun karna
pengeluaran ASI orang tua klien sedikit maka diberikan pendamping
oleh susu formula.
2) Penyakit cedera atau operasi sebelumnya.
Orangtua klien mengatakan anaknya tidak memilki riwayat cedera atau
operasi, hanya mengalami sakit ringan flu dan batuk.
3) Alergi
Orang tua klien mengatakan anaknya tidak memilik alergi pada obat - obatan.
4) Riwayat Imunisasi
Orang tua klien mengatakan imunisasi yang telah dilaksanakan anaknya
antaralain HB -1, polio 0, HB 2, BCG, DPT 1, Hib 1, polio 1.
d. Riwayat kesehatan keluarga
Orang tua Klien mengatakan bahwa di keluarga klien tidak ada yang memiliki
riwayat penyakit yang ditularkan seperti TBC, atau yang lainnya seperti penyakit
menurun yaitu Diabetes Melitus dan Hiper Tensi atau pun yang lainnya.
3. PEMERIKSAAN FISIK (HEAD TO TOE)
a. Keadaan umum
Kesadaran
: Compos Mentis
Nilai GCS
: 15 E4 M6 V5
b. Antropometri

Berat badan
: 6800 gram
Panjang badan
: 59 cm
Lingkar kepela
: 40,5 cm
Lingkar lengan atas : 14 cm
c. Tanda - tanda Vital
Nadi
: 120 X/Menit
Respirasi
: 50 X/Menit
Suhu
: 36,7 0C
d. Pemeriksaan sistematik
1) Kepala
Bentuk wajah simetris, distribusi rambut merata, rambut hitam tebal, tidak
terdapat lesi, deformitas dan prepitasi. saat di palpasi tidak terdapat nyeri
tekan fontanel anterior teraba 3 cm
2) Mata
Bentuk mata simetris, reflex doll eyes normal. Saat di palpasi tidak ada nyeri
tekan konjungtiva ananemis, pupil berkonstriksi saat diberi rangsang cahaya,
sclera anikterik.
3) Telinga.
Benruk telinga simetris, posisi bagian atas pinna sejajar dengan outer canthus
eye, kebersihan telinga bersih, pina flesible, cartilage +
4) Hidung
Bantuk hidung simetris, kebersihan hidung agak kotor, terdapat pernafasan
cuping hidung tidak terdapat pembengkakan pada area sinus, tidak terdapat
nyeri tekan, reflex glabellar + saat mengetuk batang hidung klien mengedip
spontan.
5) Mulut
Bentuk bibir simetris, mukosa bibir lembab, bibir berwarna kemerahan,
keadaan mulut bersih, gigi belum tumbuh, uvula berada di tengah, klien
menangis kuat, refleks sucking klien langsung menghisap kuat, rooting reflex
saat pipi di sentuh klien mengikuti arah stimulus lalu menghisap, gag reflex
saat diberi stimulus klien seperti muntah, exstrusion reflex saat lidah di
sentuh lidah mendorong keluar.
6) Otot wajah
Saat di ispeksi wajah klien simetris, tidak terdapat lesi.
7) Leher
Leher pendek, warna kulit leher merata dengan kulit sekitar, tidak terdapat
lesi dan pembengkakan saat di palpasi tidak terdapat pembengkakan kelenjar
thyroid dan kelenjar limfe, reflex tonic neck + ketika bayi menengok ke satu
sisi maka tangan dan kaki ekstensi kesisi tersebut dan kaki sisi lainnya fleksi,
reflex righting + saat badan di angkat kepala ikut mengangkat.
8) Thorax dan paru

Bentuk dada simetris, terdapat penggunaan otot tambahan saat klien menarik
nafas, warna kulit merata dengan sekitarnya, tidak terdapat lesi, atau
pembengkakan, pengembangan dada simetris saat perkusi bunyi paru
resonan, dan saat di auskultasi bunyi paru pada area intercostal rales,
frekuensi nafas 50 x/menit.
9) Abdomen
Bentuk perut silindris, saat di auskultasi bising usus + 6 x/menit, saat di
palpasi hepar teraba 2 cm di bawah margin costa kanan, dan perut teraba
lembut, saat di perkusi terdengar suara timpani.
10) Genetalia
Genetalia klien bersih, tidak terpasang kateter, scrotum teraba besar.
11) Rectum dan anus
Saat di inspeksi lubang anus ada, reflex anal + saat di beri rangsangan anus
mengkerut, reflex perez + saat ditekan bayi menangis.
12) Ekstermitas
a) Ekstermitas atas.
Jumlah jari lengkap kanan 5 kiri 5 grasp reflex + saat tangan di beri
rangsangan terjadi fleksi, reflex moro + saat klien di kejutkan
ekstermitas spontan ekstensi dan abduksi dengan cepat, CRT klient
kurang dari 3 detik
b) Ekstermitas bawah
Jumlah jari lengkap kanan 5 kiri 5, reflex grasp + saat mengusap telapak
kaki jari kaki fleksi, CRT klient kurang dari 3 detik.
4. PEMERIKSAAN PENUNJANG
No
1

Jenis Pemeriksaan
HEMATOLOGI

Hasil Pemeriksaan

Nilai Rujukan

9.2

P : 12.0 - 16.0 g/dl

29

P : 35 47 %

28.600

4.400 - 11.300 /mm3

3.86

P : 3.6 - 5.8 Juta/UL

376.000

150.000 450.000 /mm3

Hematologi 8 Parameter

Hemoglobin
Hematocrit
Lekosit
Erittrosit
Trombosit

HITUNG JENIS LEKOSIT

Basofil
Eosinophil
Batang
Segmen
Limfosit
Monosit
metarnielosit

0 - 1%

0
2
59
30
6

1 - 6%
3 - 5%
17 - 49%

1
22 - 37%
2 - 10%
%

.
5. POLA AKTIVITAS SEHARI - HARI
N

Jenis

o
1

Sebelum sakit

Sesudah sakit

Nutrisi
a.
Makan
Frekuensi

3 jam sekali
ASI

3 jam sekali
ASI + susu formula

Jenis

Tidak ada

Tidak ada

Keluhan

Tidak ada

Tidak ada

Pantangan/ alergi
2

Eliminasi
a.

BAB
Frekuensi
Konsistensi
Warna

b.

BAK
Frekuensi

2 -3 x/hari
Lembek
Coklat khas feses

6 x/hari

2 x/hari
Cair
Coklat khas feses

5 x/hari

Warna

Kuning jernih

Kuning jernih

Tidak ada

Tidak ada

Kesulitan
3

Istirahat tidur
a.

Tidur malam

9 jam

6 jam

b.

Tidur siang

3 jam

4 - 5 jam

1 x/hari

1 x/hari di seka

1 hari 1x

1 minggu 1x

Personal hygiene
Mandi
Sikat gigi
Cuci rambut

Aktivitas

6. TERAPI SAAT INI (TULIS DENGAN RINCI)


a. Cloxacilin
IV
4 x 400 mg
b. Cefotaxim
IV
4 x 400 mg
c. Zink
P.O
1 x 10 mg
B.

ANALISA DATA
Data

Etiologi

Masalah

Virus, Bakteri, dan Jamur

Pola nafas nafas tidak

efektif

DS :

Orang tua klien mengeluh

klien batuk
Menurut orang tua klien
bila trelah batuk nafas

nafas klien tersengah -

Kuman berlebih di bronkus

sengah
DO :

Infasi saluran nafas bagian atas

Menumpuknya secret

Terdapat penumpukan

secret pada area mulut

Pola nafas tidak efektif

saat klien batuk


Klien tampak sesak
Klien tampak cemas

Perubahan dalam

frekuensi pernafasan
RR : 50 X/menit
DS :

Virus, bakteri, jamur

Ganngguan pertukaran

Orangtua klien mengeluh

gas

klien selalu mengeluarkan

Infasi saluran nafas atas

keringat dingin

Infeksi saluran nafas bagian bawah

DO:

Klien tampak keletihan


Warna kulit klien tampak

sedikit pucat
Terdapat pengeluaran

keringat dingin
Pernafasan klien cepat dan
dangkal

Menyebabkan dilatasi pembuluh darah

Eksudat masuk ke alfeoli

Gangguan difusi gas

Ganngguan pertukaran gas

II.

DIAGNOSA BERDASARKAN PRIORITAS


1. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan penurunan ekspansi paru, proses
inflamasi
2. Gangguan petukaran gas berhubungan dengan meningkatnya sekresi dan akumulasi
eksudat.

III.

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN


Nama klien
: By. F
Usia
: 4 Bulan
Jenis kelamin : Laki - laki

Diagnosa medis : Bronko Pneumonia


No medrec
: 0001434920
Nama perawat : M. Shodiqin S

DIAGNOSA

TUJUAN

KEPERAWATAN
Pola nafas tidak

Setelah dilakukan

efektif berhubungan

tindakan

dengan penurunan

keperawatan selama

ekspansi paru,

1x 24 jam pasien

proses inflamasi

menunjukkan

DS :
DS :

Posisikan pasien
untuk
ventilasi

Identifikasi
kebutuhan pasien

mengeluh klien

nafas yang paten

napas

batuk
Menurut orang

(klien tidak merasa

actual/potensial

tua klien bila

nafas, frekuensi

trelah batuk nafas

pernafasan dalam

dada, sesuai dengan

nafas klien

rentang normal,

kebutuhan

tersengah -

tidak ada suara

tercekik, irama
3

Lakukan fisioterapi

Bersihkan secret
dengan

dalam rentang

menggunakan

penumpukan

normal (tekanan

penghisapan

secret pada area

darah, nadi,

membersihkan
jalan nafas

3. untuk membantu
pengeluaran
secret klien
4. untuk
membersihkan
jalan nafas klien
5. untuk mengatur
pola nafas

6. untuk membantu

bernapas pelan,

pengeluaran

suara nafas yang

dalam, berbalik dan

secret klien

batuk

pernafasan)
3. Batuk efektif dan

batuk
Klien tampak

bersih, tidak ada

sesak
Klien tampak

cemas
Perubahan dalam

dyspneu (mampu

pernafasan
RR : 50 X/menit

2. untuk

Dukung untuk

frekuensi

jalan nafas klien

akan insersi jalan

Terdapat

mulut saat klien

melancarkan

memaksimalkan

1. Menunjukkan jalan

DO :

dengan kriteria hasil:

nafas abnormal)
2. Tanda Tanda vital

RASIONAL
1. untuk

Orang tua klien

sengah

keefektifan pola nafas

INTERVENSI

sianosis dan
mengeluarkan
sputum, mampu
bernafas dengan
mudah, tidak ada
pursed lips)

Instruksikan
bagaimana cara
batuk efektif

Gangguan petukaran
gas berhubungan

Setelah dilakukan
tindakan

dengan

keperawatan selama

meningkatnya

3x 24 jam

sekresi dan

Gangguan petukaran

akumulasi eksudat

gas klien teratasi

DS :

dengan kriteria

Orangtua klien
mengeluh klien
selalu
mengeluarkan
keringat dingin

DO:

Klien tampak

keletihan
Warna kulit klien

hasil:

1. Pertahankan
kepatenan akses IV

2. Pertahankan
nafas
3. Pantau kadar
eletrolit

dalam batas yang

tampak sedikit

pernafasan dalam

pucat
Terdapat

batas yang

4. Pantau pola nafas

Pernafasan klien

dalam batas

cepat dan dangkal

normal

5. Sediakan terapi
oksigen

dalam batas

6. Klorida serum
dalam batas
normal
7. Kalsium serum
dalam batas

pola nafas klien


yang efektif
5. untuk membantu

tubuh klien
6. untuk menjaga
adekuat.

5. Kalium serum
normal

dalam tubuh klien


4. untuk menjaga

pola nafas yang

diharapkan
4. Natrium serum

kadar cairan

kadar O2 dalam

pengeluaran
keringat dingin

dalam tubuh
3. untuk mengetahui

meningkatkan

diharapkan
3. Frekuensi

intake nutrisi

meningkatkan O2

yang diharapkan
2. Irama jantung

memberikan
yang adekuat
2. untuk

kepatenan jalan
1. Nadi dalam batas

1. untuk

6. Bersihkan jalan
nafas dari secret

normal
8. Magnesium serum
dalam batas
normal