Anda di halaman 1dari 2

Pertemuan : Minggu ke 8 Estimasi waktu : 150 menit Pokok Bahasan :

Asimilasi N - S - P pada tumbuhan Sub pokok bahasan : 1. Asimilasi nitrogen


(sintesis protein)
2. Asimilasi sulfur
3. Asimilasi fosfat Tujuan khusus : 1.
Mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan proses reduksi nitrogen menjadi
protein
2. Mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan proses asimilasi
sulfur pada tumbuhan
3. Mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan
proses asimilasi fosfat pada tumbuhan. Metode : Kuliah dan diskusi Media : OHP
dan white-board Materi : Asimilasi N, S, dan P pada tumbuhan Setelah unsur
hara diserap oleh tumbuhan, sebagian besar akan diasimilasi menjadi bahan
organik tumbuhan. Dalam pokok bahasan ini hanya akan dibahas asimilasi 3
unsur hara makro, yaitu: nitrogen, sulfur, dan fosfat. I. Asimilasi Nitrogen A.
Sumber nitrogen bagi tumbuhan dapat berupa: a.1 amonia nitrogen, merupakan
sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah masam, terutama tanah
humus a.2 nitrat nitrogen, merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup
di tanah netral atau basis. a.3 organik nitrogen, merupakan sumber nitrogen bagi
tumbuhan yang hidup di tanah organik a.4 nitrogen udara, merupakan sumber
nitrogen bagi tumbuhan yang hidup bersimbiosis dengan organisme penambat
nitrogen. Dalam proses asimilasinya, nitrogen harus berada dalam bentuk
tereduksi. Dengan demikian, nitrogen yang dalam bentuk teroksidasi maupun yang
berbentuk gas, untuk kepentingan asimilasi, harus direduksi terlebih dahulu. A.1
Reduksi Nitrat dan Nitrit Reduksi nitrat terjadi di dalam sitoplasma, sedangkan
reduksi nitrit terjadi di kloroplas.
Dari skema tersebut di atas, tampak jelas bahwa reduksi nitrat dan nitrit sangat
dipengaruhi oleh cahaya dan respirasi. Disamping ke dua faktor tersebut,
ternyata reduksi nitrat juga dipengaruhi oleh kadar CO2 dan kalsium (Ca).
Tampaknya peran CO2 sangat erat kaitannya dengan proses fotosintesis,
sebagai penyedia substrat respirasi. Sedangkan peran Ca tampaknya sangat erat
kaitannya dengan peran Ca di dalam membran plasma. Dari skema tersebut
diatas, nampak bahwa senyawa yang bertindak sebagai donor elektron adalah
NADH2. Namun demikian, senyawa lainpun dapat sebagai donor elektron
misalnya: NADPH2, FMNH2 ataupun FADH2. A.2 Hubungan Timbal Balik antara
Status Karbohidrat, Reduksi Nitrat, dan Asimilasinya

A.3 Fiksasi dan Reduksi N2 udara oleh Bakteroid Rhizobium sp. Bakteri Rhizobium
sp. adalah salah satu simbion yang hidup pada akar tumbuhan dan mampu
memfiksasi dan mereduksi N2 udara. Proses memfiksasi dan mereduksinya adalah
seperti terlihat pada skema berikut: II. Asimilasi Sulfur Asimilasi sulfur hampir
sama dengan asimilasi nitrogen, yaitu pada umumnya sulfur diserap oleh
tumbuhan dalam bentuk teroksidasi. Dalam proses asimilasinya, sufur harus
berada dalam bentuk tereduksi. Dengan demikian, sulfur yang dalam bentuk
teroksidasi, untuk kepentingan asimilasi, harus direduksi terlebih dahulu. Proses
reduksinya adalah sebagai berikut:

Keterangan: APS = Adenosinfosfo sulfat X SH = glutation dan tioredoksin:


glutamat, sistein, glisin Fd = feredoksin PPi = pirofosfat Pi = fosfat inorganic III.
Asimilasi Fosfat Fosfat diserap oleh tumbuhan pada umumnya dalam bentuk
teroksidasi. Ketersediaan fosfat di dalam tanah sangat dipengaruhi oleh pH
tanah dan ketersediaannya sering sangat terbatas dan kurang tersedia bagi
tumbuhan,
karena mudah mengendap. Untuk meningkatkan kemampuan tumbuhan dalam
menyerap fosfat, sering tumbuhan bersimbiosis dengan Mikorhiza. Dalam proses
asimilasinya, fosfat yang dalam keadaan teroksidasi dapat langsung digunakan
untuk proses fosforilasi (reaksi pengikatan fosfat), sehingga tidak perlu lagi
adanya proses reduksi fosfat.
DOWNLOAD
Displaying 5 of 5 pages, to read the full document please DOWNLOAD.