Anda di halaman 1dari 2

Sabtu siang jam 13.40 kereta matarmaja bertolak dari stasiun ps senen menuju malang, alhamdulilah dengan diturunkanya harga tiket kereta dari 130 menjadi 65 pas untuk kantong mahasiswa mah heheh, perbekalan tentu sangat penting dikarenakan tidak adanya pedagang yg menjajakan daganganya didalam kereta sesuai dengan peraturan pentertiban yg berlaku sekarang, dikeretapun disediakan makanan namun sedikit mengeluarkan kocek yg lumayan hihihi

Tiba di stasiun malang sekitar jam 8 aga telat dikit memang dari jadwal yg sudah tertera

di karcis tp tidak apa lah, karena akan segera terbayar dengan pemandangan yg luar biasa,

keluar statiun dijajaki oleh para supir, angkotlah yg dipilih menuju terminal malang ongkos angkot dari stasiun ke termial 5000, angkotnya ada namanya AGP didepannya, sekitar 1/2 jam tiba di terminal bus malang yg akan bertolak ke probolinggo, ongkosnya patas ac 27000 sedangkan ekonomi hanya 14000 ya tergantung selera, nama busnya itu AKAS, lama perjalanan sekitar 2,5 jam. Setiba di probolinggo ada angkutan khusus untuk mencapai penginapan yg ada di cemaralawang itu daerah penginapan yg saya huni, ongkos elf tsb itu 30 sudah naik dari 25 beberapa bulan lalu, jika anda bingung ingin mencari penginapan yg relatif murah bisa bertanya pada supir elf tentunya anda akan diberentikan didepan penginapan yg paling murah dengan fasilitas yg serba minimal tp

lumayan untuk beristirahat setelah perjalanan jauh, saya diberentikan didepan penginapan

yg sesuai dngan bazet yg saya bawa, 125 ribu sekamar, karena saya berdua jd dibagi dua

deh sekitar 62500/orang, kami menginap selama dua hari jd 125 dua hari, meluruskan kaki dan badan tinggal mencari jeep untuk berangkat melihat sunrise yg katanya amazing heheh, setelah tanya supir elf, dia menawarkan jepp yg harga ppnya itu 700, sambil menerangkan 700 itu ketempat mana saja, pertama kepenanjakan 1, penanjakan 2(bromo) kawah, pasir berisik eh berbisik hihhi, dan terakhir bukit teletabies kata anak gaul mah

hehehe atau bisa disebut padang savana,, pagi buta pun tiba, sekitar jam 3 kami berangkat,

oh sebelumnya kami itu bertemu temen yg baru saya kenal di tempat elf, karena elf

berangkat setelah penumpang penuh jika tidak ya dikenakan biaya sewa perorang tersebut sewa sekali jalan 400 karena kami cuma 10 orang jd 1 orang kena 40ribu, lumayan lah dari pada engga sama sekali, Sudah nego gini gitu dengan jeep, kami pun berangkat dari penginapan 3.30 pagi dengan jepp yg kami sewa, menuju penanjakan 1 tp kami di ajak ke bukit kingkong, pemandanganya lumyan ga kalah bagus dr penanjakan 1, viewnya, berjejer gunung dari

yg paling tinggi Semeru hingga yg paling rendah bromo menjadi pelipur lara karena

tidak bisa ke penanjakan 1, cuma aga sedikit mengganjal jika belom kepenanjakan 1,

alternatif lain jika tidak naik jeep, naek ojeg pp ke 4 tempat sekitar 125 /orang, ada juga

yg tracking dr peginapan jika tdk ingin mengeluarkan kocek, biasanya para bule yg nekat

bisa disebut bule gila hehehe maaf

bromo, track berpasir yg lumayan menguras, tp jangan kawatir ada peyewaan kuda jika tida ingin cape, 125 ribu/kuda, biasanya ditawarin supir jeep jika ingin naik kuda biayanya lebih murah jd 100 ribu, tp kami melanjutkan denga berjalan kaki Pagi itu kabut masih menyelimuti padang pasir dibromo, kaya pelem pelem zombie gitu dibelakang pada nguber" hahah halusinasi Sebelum track menanjak perut kami dimanjakan dengan nikmatnya baso malang emmmm nikmat, baru deh tracking karena hampir kecapean akhirnya para wanita menaiki kuda untuk sampai ke tangga penanjakan, dr mulai tawaran 100 ribu sampe dengan 50ribu pp, karena saya dan 2 kawan lain melanjutkan dengan berjalan hingga tangga yg berjumlah 190 anak tangga untuk sampai dipuncak bromo dengan keindahan kawahnya setelah

Pukul 6 kami bergegas ke penanjakan 2 yaitu kawah

berpoto" kami pun balik ke jeep untuk ke tempat pasir berbisik, kenapa disebut pasir berbisik karena itu akibat pelem jd disebutnya pasir berbisik hahah Baru lah ke bukit teletabies atau padang savana sayang sekali karena musim kemarau jadi rumputnya berwarna kuning semua tapi tak apalah keindahan nya pun takakan pudar, sekitar jam 10 kamipun kembali ke penginapan, tak tau ini idung wajah dan seluruhnya berisikan pasir hiihihi Bersih bersih tidur deh karena hawanya yg begitu dingin jd pas banget buat tidur, makanya pun lumayan bisa dibilang terjangkau, setelah menginap semalam lg kami pun bergegas pulang ke rumah tercinta, seperti awal rute perjalan pergi pulangpun demikian, have nice the holiday guys :)