Anda di halaman 1dari 3

Hasil Pengembangan Metode HPLC

dan Optimalisasi Aspirin


Pengaruh pH
Waktu
retensi
aspirin
mengalami
penurunan seiring dengan pH fase gerak
yang meningkat karena keadaan terionisasi
aspirin pada pH yang lebih tinggi.
Pengaruh Fasa Diam
Pada kolom BDS Hypersil C18, aspirin dielusi
dengan retensi yang diinginkan dan puncak
simetris. Hypersil C18 dipilih karena faktor
asimetris lebih rendah bila dibandingkan
dengan kolom lainnya, juga karena kolom
C18 yang hidrofobik di alam meningkatkan
waktu retensi.

Lanjutan
Pengaruh Kekuatan
Pelarut
14 % asetonitril dan 1 % isopropil
alkohol dalam dapar (pH 2,5) terpilih
karena memberikan pemisahan yang
baik.
Pengaruh Rasio Fasa
Gerak
Pada rasio asetonitril, buffer natrium
perklorat (pH 2,5), dan isopropil
alkohol 14: 85: 1% v/v, puncak
simetris dielusi sekitar 4,0 menit
dengan faktor kapasitas yang baik dan
terpilih sebagai untuk studi lebih

Lanjutan
Pengaruh Laju Alir
Laju alir 1,5 mL/menit memberikan puncak
simetris dengan faktor kapasitas yang sesuai.
Untuk penelitian ini, 1,5 ml/menit dipilih atas
dasar waktu retensi kurang dan kondisi puncak
yang baik. Pada laju alir 1,3 mL/menit
pelebaran puncak diamati dan bentuk puncak
adalah tidak teratur dengan pelebaran puncak
pada laju alir 1,7mL/ menit.
Pengaruh Suhu

Simetri puncak tidak tercapai dengan


kombinasi kolom dan fase gerak, maka
suhu meningkat menjadi 500C.