Anda di halaman 1dari 37

PENGARUH KOMBINASI PUPUK DASAR (PUPUK

KANDANG DAN NPK) DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR


NASA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill)

Oleh
Lince Nurmila Liliani Wihyawari
200427004

JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN


FAKULTAS PERTANIAN DAN TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS NEGERI PAPUA
MANOKWARI
2010

SURAT PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya
yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu perguruan
tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat
yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis
diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Apabila dikemudian
hari ternyata terbukti plagiasi saya bersedia menerima sangsi pencabutan gelar
kesarjanaan yang diberikan kepada saya.

Manokwari, .....Februari 2010

Lince. N. L. Wihyawari
200427004

RINGKASAN

LINCE NURMILA LILIANI WIHYAWARI. Pengaruh Kombinasi Pupuk


Dasar (Pupuk kandang dan NPK) Dengan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Di
bawah bimbingan Bagyono dan La Musadi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penggunaan

pengaruh interaksi atas

Pupuk Dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan Nasa terhadap

pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun


Percobaan UNIPA Amban Pantai Manokwari dengan ketinggian tempat 10
meter di atas permukaan laut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode eksperimen
dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) berfaktor. Faktor A terdiri dari
perlakuan A0 (kontrol), A1 (NPK) dan A2 (pupuk kandang) dan faktor B yaitu
terdiri dari B0 (kontrol), B1 (Nasa 1 cc/l air), B2 (Nasa 3 cc/l air), sehingga
diperoleh 9 kombinasi perlakuan setiap, perlakuan diulang sebanyak 3 kali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pupuk
dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa. Pemberian pupuk
kandang dan NPK

memberikan hasil lebih baik dibandingkan kontrol.

Penggunaan Nasa tidak memberikan hasil yang berbeda nyata, namun konsentrasi
Nasa 1 cc/l air cenderung memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan
konsentrasi 3 cc/l air dan kontrol.
Peningkatan

bobot buah per petak akibat pemberian

pupuk kandang

sebesar 55 %, NPK 44 % , Nasa 1 cc /l air 21 %, sedangkan Nasa 3 cc/l air


menyebabkan penurunan bobot buah per petak sebesar 7,6 % dibanding kontrol.

PENGARUH KOMBINASI PUPUK DASAR (PUPUK


KANDANG DAN NPK) DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR
NASA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill)

Oleh
Lince Nurmila Liliani Wihyawari
200427004

Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Pertanian
Pada
Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua

JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN


FAKULTAS PERTANIAN DAN TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS NEGERI PAPUA
MANOKWARI
2010

LEMBAR PENGESAHAN

Judul

: Pengaruh Kombinasi Pupuk Dasar (Pupuk


Kandang dan NPK) Dengan Pupuk Organik Cair
Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman
Tomat (Lycopersicum esculentum Mill).

Nama
NIM
Jurusan
Program Studi
Program pendidikan

:
:
:
:
:

Lince Nurmila Liliani Wihyawari


200427004
Budidaya Pertanian
Hortikultura
Strata 1

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Manokwari pada tanggal 18 Juni 1984, merupakan


anak pertama dari lima bersaudara dari Bapak Y. Wihyawari dan Ibu Y. Werimon.
Penulis mengawali jenjang pendidikan formal pada tahun 1992 di SD Inpres
Anggori dan tamat pada tahun 1998. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan
ke SLTP Negeri 6 Manokwari dan lulus pada tahun 2001, kemudian penulis
terdaftar sebagai siswa pada SPP/SPMA Negeri Manokwari dan tamat pada tahun
2004.
Pada tahun 2004 penulis terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Budidaya
Pertanian, Program Studi Hortikultura, Fakultas Pertanian dan Teknologi
Pertanian Universitas Negeri Papua.

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yesus Kristus atas
segala berkat, hikmat, kasih dan anugerah serta penyertaan-Nya kepada penulis
sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.
Skripsi yang berjudul Pengaruh Kombinasi Pupuk Dasar (Pupuk
Kandang dan NPK) Dengan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill),
merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana Pertanian pada
Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kepada :
1. Rektor Universitas Negeri Papua dan Dekan Fakultas Pertanian dan
Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua Manokwari beserta staf dosen
dan pegawai atas kesempatan, fasilitas, ilmu dan bimbingan yang telah
diberikan.
2. Bapak Dr. Ir. Antonius Suparno, MP, Selaku Ketua Jurusan Budidaya
Pertanian atas bantuan ilmu yang telah diberikan.
3. Ibu Besse Amriati. SP, MP, Selaku Ketua Program Studi Hortikultura dan
bapak Ir. Margo. Yuwono, selaku dosen wali yang telah memberikan arahan
dan motivasi selama ini.
4. Bapak Ir. Bagyono. MS, selaku pembimbing utama dan Bapak Ir. La Musadi,
M.Si, selaku pembimbing kedua yang telah banyak mencurahkan waktu,
tenaga, pikiran dan kesabaran untuk membimbing penulis mulai dari rencana
penelitian sampai penulisan skripsi ini.
5. Ibu Ir. F. H. Listyorini, MS, Fitri Ivone Mariai, SP dan dosen-dosen
Hortikultura yang tidak sempat penulis sebutkan atas dukungan arahan dan
motivasi yang telah diberikan selama ini.
6. Rekan-rekan

Mahasiswa angkatan 2004 dan 2005, khusus program studi

Hortikultura atas kebersamaannya dalam memberikan semangat dan motivasi


kepada penulis.

7. Rasa terima kasih yang setulus-tulusnya penulis sampaikan kepada kedua


orang tua tersayang, Bapak Yoppy. Wihyawari dan Ibu Yubelina. Werimon,
yang telah membesarkan, mendidik dan membina sejak kecil hingga dewasa
dan dapat menyelesaikan studi di Universitas Negeri Papua Manokwari,
Tuhan Yesus senantiasa memberkati.
8. Kepada adik-adikku tersayang Kiki, Royke, Steven dan Gresita Wihyawari
kiranya Tuhan Yesus memberkati dalam studi.
9. Rasa terima kasih juga penulis sampaikan kepada rekan-rekan PAM PETRUS
AMBAN atas dukungan doa selama penelitian dan penulisan skripsi dan
kebersamaannya selama ini kiranya Tuhan Yesus selalu memberkati.
10. Kepada seluruh Ikatan Pemuda Wooi yang selama ini juga telah memberikan
semangat dan dukungan doa dalam penelitian hingga penyelesaian skripsi.
11. Semua pihak yang telah banyak membantu selama penulis menempuh
pendidikan sampai pada skripsi ini jadi yang tidak sempat penulis sebutkan
satu persatu.
Penulis tidak dapat membalas curahan bantuan tenaga, pikiran, semangat
dan bantuan materil tetapi hanya doa yang penulis panjatkan semoga Allah Bapa
membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa tulisan ini masih sangat jauh dari sempurna, namun
semoga apa yang telah diperoleh dapat bermanfaat bagi pembaca.

Manokwari, ........Februari 2010


Penulis

ii

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ..................................................................................................

viii

DAFTAR TABEL .........................................................................................

ix

DAFTAR GAMBAR .....................................................................................

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................

xi

PENDAHULUAN ..........................................................................................
Latar Belakang .......................................................................................
Masalah ..................................................................................................
Tujuan.....................................................................................................
Kegunaan ...............................................................................................
Hipotesis ................................................................................................

1
1
2
3
4
4

TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................


Morfologi Tanaman Tomat ...................................................................
Syarat Tumbuh ......................................................................................
Pupuk Organik Cair Nasa .......................................................................
Pupuk Kandang ......................................................................................
Pupuk Phonska ......................................................................................
Respon Tanaman Terhadap Pupuk ........................................................

5
5
5
6
8
9
10

METODE PENELITIAN .............................................................................


Tempat dan Waktu .................................................................................
Alat dan Bahan ......................................................................................
Rancangan Penelitian ............................................................................
Pelaksanaan Penelitian ..........................................................................
Variabel Pengamatan .............................................................................
Analisis Data ..........................................................................................

13
13
13
13
14
17
18

HASIL DAN PEMBAHASAN .....................................................................


Hasil .......................................................................................................
Pembahasan ...........................................................................................

19
19
31

KESIMPULAN DAN SARAN .....................................................................


Kesimpulan ............................................................................................
Saran ......................................................................................................

33
33
33

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................

34

LAMPIRAN ...................................................................................................

36

iii

DAFTAR TABEL

No.

Teks

Halaman

1. Rata-rata pertumbuhan tinggi tanaman pada umur 2 8 MST pengaruh


kombinasi pupuk dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan Konsentrasi
Nasa ...........................................................................................................

20

2. Rata-rata umur mulai berbunga, jumlah bunga per tanaman, umur mulai
panen pengaruh kombinasi pupuk dasar (pupuk kandang dan NPK)
dengan konsentrasi Nasa ..........................................................................

23

3. Rata-rata bobot buah per tanaman, jumlah buah per petak, bobot buah
per petak pengaruh kombinasi pupuk dasar (pupuk kandang dan NPK)
dengan konsentrasi Nasa ..........................................................................

27

4. Persentase kenaikan hasil pengaruh kombinasi pupuk dasar (pupuk


kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa ...........................................

30

iv

DAFTAR GAMBAR

No.

Teks

Halaman

1. Grafik pertumbuhan tinggi tanaman tomat pada umur 2 8 MST


pengaruh pupuk dasar (pupuk kandang dan NPK) ...................................

21

2. Grafik pertumbuhan tinggi tanaman tomat pada umur 2 8 MST


pengaruh konsentrasi Nasa ......................................................................

22

3. Diagram pertumbuhan umur mulai berbunga pengaruh kombinasi pupuk


dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa......................

24

4. Diagram pertumbuhan jumlah bunga per tanaman pengaruh kombinasi


pupuk dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa...........

25

5. Diagram pertumbuhan umur mulai panen pengaruh kombinasi pupuk


dasar (pupuk kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa .....................

26

6. Diagram bobot buah per tanaman pengaruh kombinasi pupuk dasar


(pupuk kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa ..............................

28

7. Diagram jumlah buah per petak pengaruh kombinasi pupuk dasar (pupuk
kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa............................................

29

8. Diagram bobot buah per petak pengaruh kombinasi pupuk dasar (pupuk
kandang dan NPK) dengan konsentrasi Nasa............................................

30

DAFTAR LAMPIRAN

No

Teks

Halaman

1. Denah penelitian ........................................................................................

36

2. Petak tanaman ............................................................................................

37

3. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 2 MST
(cm) ...........................................................................................................

38

4. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 3 MST
(cm) ...........................................................................................................

39

5. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 4 MST
(cm) ............................................................................................................

40

6. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 5 MST
(cm) ............................................................................................................

41

7. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 6 MST
(cm) ...........................................................................................................

42

8. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 7 MST
(cm) ...........................................................................................................

43

9. Tabel data dan analisis ragam pertumbuhan tinggi tanaman umur 8 MST
(cm) ...........................................................................................................

44

10. Tabel data dan analisi ragam umur mulai berbunga (HST) ......................

45

11. Tabel data dan analisis ragam jumlah bunga per tanaman ........................

46

12. Tabel data dan analisis ragam umur mulai panen .....................................

47

13. Tabel data dan analisis ragam bobot buah per tanaman ............................

48

14. Tabel data dan analisis ragam jumlah buah per petak ...............................

49

15. Tabel data dan analisis ragam bobot buah per petak .................................

50

vi

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu


Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Negeri Papua,
Amban Pantai Manokwari dengan ketinggian tempat 10 m di atas permukaan laut.
Penelitian ini berlangsung selama 4 bulan yaitu dari bulan Juni sampai
September 2009.

Alat dan Bahan


Adapun alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah timbangan analitik,
meter rol, kamera, cangkul, sekop, ember, hand sprayer, gembor, mistar,
parang/arit, hekter, cutter, gunting dan alat tulis menulis. Bahan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah benih tomat varietas Ratna, tanah, koker daun pisang,
pupuk organik cair Nasa, pupuk kandang asal kotoran sapi, pupuk NPK
(Phonska), tali rafia, bak/kotak pesemaian dan ajir.

Rangcangan Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen
dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) berfaktor, percobaan terdiri dari
9 kombinasi perlakuan, dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga
diperoleh 27 satuan percobaan.
Adapun faktor A terdiri dari :
A0 : Tanpa perlakuan pupuk (kontrol)

13

A1 : Perlakuan pupuk NPK Phonska 7,0 g/tanaman


A2 : Perlakuan pupuk kandang (100 g/lubang tanam)
faktor B terdiri dari:
B0 : Tanpa perlakuan Nasa (kontrol)
B1 : Perlakuan Nasa 1 cc/l air
B2 : Perlakuan Nasa 3 cc/l air
Kombinasi perlakuan dapat dilihat sebagai berikut :
A0B0 : Tanpa perlakuan pupuk kandang, NPK dan Nasa (kontrol)
A0B1 : Perlakuan Nasa 1 cc/l air
A0B2 : Perlakuan Nasa 3 cc/l air
A1B0 : Perlakuan pupuk NPK Phonska 7,0 g/tanaman
A1B1 : Perlakuan pupuk NPK Phonska 7,0 g/tanaman dan Nasa 1 cc/l air
A1B2 : Perlakuan pupuk NPK Phonska 7,0 g/tanaman dan Nasa 3 cc/l air
A2B0 : Perlakuan pupuk kandang 100 g/tanaman
A2B1 : Perlakuan pupuk kandang 100 g dan Nasa 1 cc/l air
A2B2 : Perlakuan pupuk kandang 100 g dan Nasa 3 cc/l air

Pelaksanaan Penelitian
1. Persiapan Lahan
Lahan yang akan digunakan terlebih dahulu dibersihkan dari sisa-sisa
tanaman atau tumbuhan penggangu. Adapun ukuran lahan yang akan
digunakan yaitu 25,2 x 12,2 m (307,44) m2 dengan ukuran bedengan 2,8 x 2,4
m (6,72) m2, jarak antara bedengan 50 cm, jarak antara kelompok 1 m. Jarak
tanam yang digunakan ialah 60 cm x 40 cm.

14

2. Persiapan Bahan Tanam


Bahan tanaman yang digunakan yaitu benih tomat varietas Ratna. Benih
disemai pada kotak persemaian dengan media yang digunakan adalah
campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1. Kotak
persemaian dibuat dengan ukuran 1 m x 1 m dan ketebalan media 5 cm. Benih
ditabur pada alur dengan jarak 5 cm. Pada umur 1 minggu di persemaian bibit
dapat dipindahkan ke koker yang terbuat dari daun pisang.
3. Pemberian Pupuk Kandang
Satu minggu sebelum penanaman dibuat lubang tanam pada bedengan
sedalam 4 5 cm, kemudian pupuk kandang dimasukkan ke dalam lubang
tanam dan dicampur sampai merata. Pupuk kandang diberikan per lubang
tanam sesuai dosis yang dianjurkan yaitu 100 g/tanaman.
4. Penanaman
Setelah bibit pada koker berumur 14 hari, bibit dipindahkan ke lahan
yang sudah disiapkan. Bibit ditanam pada petak dengan jarak tanam 60 cm x
40 cm, sehingga setiap bedengan terdapat 28 tanaman.
5. Pemberian Pupuk NPK (Phonska)
Pemberian pupuk NPK Phonska diberikan pada saat tanam dengan cara
membuat lingkaran di sekeliling tanaman.
6. Pemberian Pupuk Organik Cair Nasa
Pupuk organik cair Nasa ditambahkan air sesuai perlakuan, kemudian
larutan disemprotkan pada pukul 6.30 9.00 WPB. Frekuensi aplikasi

15

sebanyak 6 kali dimulai pada saat tanaman berumur 2 minggu setelah tanam
hingga tanaman berumur 8 minggu dengan selang aplikasi 1 minggu.
7. Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, penyulaman, penyiangan
dan pembumbunan, pemasangan ajir serta pengendalian hama dan penyakit.
Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari, apabila hujan
tidak dilakukan penyiraman. Penyulaman dilakukan apabila ada tanaman yang
pertumbuhannya tidak normal atau mati. Penyiangan dilakukan seminggu
sekali apabila ada gulma yang tumbuh, sekaligus dilakukan pembumbunan.
Pemasangan ajir dilakukan pada tanaman tomat berumur 14 hari setelah tanam.
Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara kimia yaitu untuk
penyemprotan hama digunakan Decis dengan konsentrasi 2 cc/l air, sedangkan
untuk pengendalian penyakit digunakan Dithane M-45 dengan konsentrasi 2 g/l
air.
8. Pemanenan
Pemanenan dilakukan apabila buah tomat sudah berwarna kuning atau
kuning kemerah-merahan. Panen dilakukan dengan selang waktu 3 hari.

16

Variabel Pengamatan
Pengamatan dilakukan terhadap 10 tanaman contoh per petak percobaan.
Variabel yang diamati meliputi:
A. Komponen pertumbuhan (Tinggi tanaman)
Tinggi tanaman (cm), diukur pada saat tanaman berumur 2, 3, 4, 5, 6, 7
dan 8 minggu setelah tanam (HST). Pengukuran dilakukan mulai dari pangkal
batang sampai titik tumbuh batang semu tanaman.
B. Komponen Hasil
1. Umur mulai berbunga (HST), dihitung pada saat penanaman hingga
mekarnya bunga pertama dari populasi tanaman.
2. Jumlah bunga total per tanaman, dihitung secara kumulatif sejak tanaman
mulai berbunga sampai pengamatan terakhir.
3. Umur mulai panen (HST), dihitung dari saat tanam hingga panen pertama
dari populasi tanaman.
4. Bobot buah per tanaman (gram), dihitung secara kumulatif dengan
menimbang seluruh buah yang dihasilkan setiap tanaman dari panen
pertama sampai panen terakhir.
5. Jumlah buah panen per petak, dihitung secara kumulatif dari buah yang
terdapat pada setiap petak, mulai dari panen pertama sampai panen terakhir.
6. Bobot buah per petak (kg), dihitung secara kumulatif dengan menimbang
seluruh buah yang dihasilkan per petak dari panen pertama sampai panen
terakhir.

17

Analisis Data
Data yang diperoleh akan dianalisis secara statistik dengan menggunakan
analisis ragam, apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata maka
dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf
kepercayaan 95 %.

18

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Tidak ada pengaruh interaksi antara kombinasi pupuk dasar (pupuk kandang
dan NPK) dengan tingkat konsentrasi Nasa terhadap pertumbuhan dan hasil
tanaman tomat.
2. Pemberian pupuk dasar (kandang dan NPK) dapat memberikan hasil secara
nyata, walaupun diantara pupuk kandang dan NPK tidak berbeda.
3. Pemberian Nasa tidak berbeda namun cenderung dengan pemberian Nasa dapat
meningkatkan hasil.
4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan bobot buah perpetak tertinggi
ditampilkan oleh pupuk kandang yaitu sebesar 55 % diikuti NPK 44 %,
sedangkan kenaikan paling rendah ditampilkan oleh Nasa 1 cc/l air sebesar 21
% namun pada konsentrasi 3 cc/l air terjadi penurunan hasil sebesar 7,6 %
dibanding kontrol.

Saran
Perlu dilakukan penelitian lanjutan tetapi menggunakan beberapa perlakuan
dari pupuk kandang maupun NPK dan dikombinasikan dengan konsentrasi Nasa 1
cc/l air sehingga dapat diketahui hasil kombinasi mana yang tepat pada tanaman
tomat.

33

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik. 2007. Produksi Tomat di Manokwari.


Engelstad. O. P., 1997. Teknologi dan Penggunaan Pupuk. Gajah Mada
University Press. Yogyakarta.
Foth. H. D. 1998. Dasar-dasar Ilmu Tanah. PT. Gajah Mada. University Press.
Yogyakarta.
htt://natural nusantara. Word press. Com/2007/08/02/pupuk. Organik-cair-nasa.
(Diakses 11 Mei 2009).
Marsono, S. P., 2002. Dasar-dasar Pemupukan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Maryati, 2005. Pengaruh Kombinasi Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi
Pupuk Organik Cair Nasa (Nusantara Subur Alami) Terhadap
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L).
Skripsi Sarjana Pertanian Fapertek UNIPA Manokwari (tidak
diterbitkan).
Musnamar. E. I., 2004. Mengenal Pupuk Organik. Penebar Swadaya. Jakarta.
Musaad. I., 1998. Kesuburan Tanah. Bahan Ajaran Fakultas Pertanian
Universitas Cenderawasih (tidak dipinjamkan)Rosmarkam. 2002. Ilmu
Kesuburan Tanah. PT. Kanisius. Yogyakarta.
Ndiken, O. B 2008. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Berbagai
Konsentrasi Plant Catalyst 2006 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil
Selada (Lactuca sativa L.). Skripsi Sarjana Pertanian Fapertek UNIPA
Manokwari (tidak diterbitkan).
Pracaya. 1998. Budidaya Tanaman Tomat. PT. Kanisius. Anggota IKAPI.
Reveline, O. 2002. Pengaruh Tingkat Dosis Bokashi Terhadap Pertumbuhan
Dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Skripsi Sarjana
Pertanian Fapertek UNIPA Manokwari (tidak diterbitkan).
Rosmarkam. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah .PT. Kanisius. Yogyakarta.
Tugiyono. H., 2002. Bertanam Tomat, Seri Agribisnis. PT. Penebar Swadaya.
Jakarta.

34

Wiryanta, B., T. 2002. Bertanam Tomat. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.


Trisnawati. Y. 2003. Tomat. Pembudidayaan Secara Komersial. PT. Penebar
Swadaya. Anggota IKAPI.

35

Lampiran 1. Denah Penelitian


12,2 m

BORDER

2,4 m
B

2,8 m

A0B0

A0B2

A0B1

R
A1B0

A1B2

A1B1

A2B1

A2B0

A2B2

A2B0

A2B1

A0B1

B
50 cm

O
R

A0B0

25,2 m

A0B2

A1B0

A2B2

A1B1

A1B2

II

R
1m

A0B1

A2B1

A2B0

A1B0

A0B2

A0B0

D
E

E
R

III

A1B2

A2B2

A1B1

1m

BORDER

36

Lampiran 2. Petak Tanaman

40 cm

60 cm

Keterangan :
Jarak antara ulangan
Jarak antara perlakuan
Luas petak
Luas lahan

= 1 meter
= 50 cm
= 2,8 x 2,4 meter (6,72) m2.
= 25,2 x 12,2 m (307,44) m2.
= Tanaman Contoh

37

Lampiran 3. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 2


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 2 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
10,95
9,63
12,60
A0B1
8,60
9,30
10,95
A0B2
9,40
10,80
12,30
A1B0
11,10
9,85
12,00
A1B1
11,55
12,50
10,00
A1B2
12,35
13,20
11,25
A2B0
15,35
15,40
20,11
A2B1
16,90
14,10
17,10
A2B2
15,39
14,80
17,80
Rata-rata
12,39
12,18
13,79
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 2 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
13,7744
6,8872
Perlakuan
173,9152 86,9576
2
A
1,3987
2,7975
2
B
Interaksi
1,3004
5,2019
4
AB
Galat
16
30,8275
1,9267
Total
26
226,5168
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

Rata-rata
11,06
9,62
10,83
10,98
11,35
12,27
16,95
16,03
15,97
12,78

F.hit
3,5745

P
0521 ns

45,1323
0,7259

000 **
4991 ns

0,6749

6190 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 1,387138
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
10,50 b
2
A1
11,533 b
3
A2
16,32 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 1,387138
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
12,99 a
2
B1
12,33 a
3
B2
13,03 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

39

Lampiran 4. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 3


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 3 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
23,36
15,15
17,10
A0B1
19,95
17,05
19,70
A0B2
20,80
17,30
16,40
A1B0
16,50
18,35
22,60
A1B1
23,40
26,60
18,55
A1B2
17,70
26,60
14,20
A2B0
24,90
25,40
30,10
A2B1
23,00
25,50
30,90
A2B2
19,60
26,25
27,05
Rata-rata
21,02
22,02
21,84

Rata-rata

Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 3 MST


SK
DB
JK
KT
F.hit
Ulangan
2
5,110822 2,555411 0,1546739
Perlakuan
7,8211
258,4321 129,2160
2
A
0,5984
9,88763
19,7752
2
B
Interaksi
0,2590
4,2804
17,1219
4
AB
Galat
16
264,3405
16,5212
Total
26
564,7808
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

18,54
18,90
18,17
19,15
22,85
19,50
26,80
26,47
24,30
21,63

P
8580 ns
0043 **
5615 ns
8998 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 4,061927
No Perlakuan
Rata-rata Perlakuan
1
A0
18,53 b
2
A1
20,50 b
3
A2
18,534 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 4,061927
No Perlakuan
Rata-rata Perlakuan
1
B0
21,49 a
2
B1
22,73 a
3
B2
20,66 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

40

Lampiran 5. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 4


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 4 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
26,60
19,80
28,50
A0B1
22,80
23,50
26,90
A0B2
24,90
22,20
26,00
A1B0
22,40
23,90
29,00
A1B1
26,30
27,30
25,20
A1B2
20,80
30,40
26,90
A2B0
27,20
28,80
35,40
A2B1
27,50
29,50
34,40
A2B2
28,80
30,10
32,60
Rata-rata
25,26
26,17
29,43
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 4 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
86,8651
43,4325
Perlakuan
87,2781
174,5562
2
A
0,0914
0,1829
2
B
Interaksi
0,6970
2,7881
4
AB
Galat
16
116,05481
7,2534
Total
26
380,4474
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

Rata-rata
24,97
24,40
24,37
25,10
26,27
26,03
30,47
30,47
30,50
26,95

F.hit
5,9878

P
0114 *

12,0326
0,0126

0.006**
9875 ns

0,0960

9822 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 2,691421
No
Perlakuan
1
A0
2
A1
3
A2

Rata-rata Perlakuan
24,57 b
25,80 b
24,58 b

Uji Duncan Faktor B


Hasil uji : 2,691421
No
Perlakuan
Rata-rata Perlakuan
1
B0
26,84 a
2
B1
27,04 a
3
B2
26,97 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata
41

Lampiran 6. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 5


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 5 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
32,40
28,30
42,70
A0B1
31,90
31,50
36,50
A0B2
31,10
27,50
35,20
A1B0
30,40
32,60
37,90
A1B1
32,50
34,40
33,70
A1B2
27,20
39,40
34,30
A2B0
31,30
31,50
44,70
A2B1
33,50
33,10
45,60
A2B2
38,70
33,50
40,10
Rata-rata
32,11
32,42
38,97
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 5 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
269,7756
134,8878
Perlakuan
39,3011
78,6022
2
A
1,0433
2,0867
2
B
Interaksi
4,6711
18,6844
4
AB
Galat
16
235,1711
14,6981
Total
26
604,32
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

Rata-rata
34,47
33,30
31,27
33,63
33,53
33,63
35,83
37,40
37,43
34,50

F.hit
9,1771

P
0022 **

2,6738
0,0709

0996 ns
9318 ns

0,3178

8619 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 3,831265
No
Perlakuan
1
A0
2
A1
3
A2

Rata-rata Perlakuan
30,01 a
33,60 a
36,89 a

Uji Duncan Faktor B


Hasil uji : 3,831265
No
Perlakuan
1
B0
2
B1
3
B2

Rata-rata Perlakuan
34,64 a
34,74 a
34,11 a

42

Lampiran 7. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 6


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 6 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
A0B0
38,00
33,20
A0B1
39,90
37,10
A0B2
38,50
35,60
A1B0
41,50
41,50
A1B1
42,60
45,70
A1B2
37,50
45,80
A2B0
39,70
36,20
A2B1
42,00
41,20
A2B2
46,70
42,60
Rata-rata
40,71
39,88
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 6 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
134,7267
67,3633
Perlakuan
61,3011
122,6022
2
A
13,8811
27,7622
2
B
Interaksi
7,8022
31,2089
4
AB
Galat
16
126,1467
7,8841
Total
26
442,4467
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** =Sangat berbeda nyata

3
42,50
39,80
45,00
46,70
47,10
42,80
45,00
50,60
45,30
44,98

Rata-rata
37,90
38,93
39,70
43,23
45,13
42,03
40,30
44,60
44,87
41,86

F.hit
8,5441

P
0030 **

7,7752
1,7606

0044 **
2037ns

0,9896

4413 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 2,806002
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
38,84 b
2
A1
43,47 a
3
A2
43,26 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 2,806002
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
40,48 b
2
B1
42,89 a
3
B2
42,20 b
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

43

Lampiran 8. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 7


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 7 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
46,10
37,90
51,40
A0B1
50,20
47,30
49,20
A0B2
46,40
40,67
48,70
A1B0
45,30
46,00
50,40
A1B1
48,40
51,30
55,80
A1B2
44,00
50,56
48,20
A2B0
44,30
42,40
53,70
A2B1
46,30
45,00
60,11
A2B2
51,60
46,22
50,00
Rata-rata
46,96
45,26
51,95
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 7 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
217,3591
108,6795
Perlakuan
17,8069
35,6138
2
A
39,3585
78,7171
2
B
Interaksi
2,2742
9,0970
4
AB
Galat
16
207,6068
12,9754
Total
26
548,3940
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

Rata-rata
45,13
48,90
45,26
47,23
51,83
47,59
46,80
50,47
49,27
48,05

F.hit
8,3757

P
0032 **

1,3723
3,0333

2818 ns
0764 ns

0,1752

9479ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 3,599739
No Perlakuan Rata-rata perlakuan
1
A0
46,43 a
2
A1
48,84 a
3
A2
48,84 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 3,599739
No Perlakuan Rata-rata perlakuan
1
B0
46,39 b
2
B1
50,40 a
3
B2
47,37 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

44

Lampiran 9. Tabel Data dan Analisis Ragam Pertumbuhan Tinggi Tanaman 8


MST.
Tabel Data Pertumbuhan Tinggi Tanaman 8 MST
Ulangan
Perlakuan
1
2
3
A0B0
48,20
44,40
54,50
A0B1
52,50
50,70
52,40
A0B2
49,10
42,20
50,70
A1B0
47,40
48,90
52,90
A1B1
50,60
52,70
57,50
A1B2
46,10
51,00
50,30
A2B0
46,60
44,10
56,00
A2B1
48,30
48,50
60,90
A2B2
56,00
48,30
50,30
Rata-rata
49,42
47,87
53,94
Analisis Ragam Tinggi Tanaman Umur 8 MST
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
179,4289
89,7144
Perlakuan
6,8211
13,6422
2
A
34,7078
69,4156
2
B
Interaksi
4,6906
18,7622
4
AB
Galat
16
185,5578
11,5973
Total
26
466,8067
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

Rata-rata
49,03
51,87
47,33
49,73
53,60
49,13
48,90
52,57
51,53
50,41

F.hit
7,7357

P
0045 **

0,5881
2,9927

5669 ns
0787 ns

0,4044

8027 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 3,403218
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
2
3

A0
A1
A2

49,41 a
50,82 a
51,00 a

Uji Duncan Faktor B


Hasil uji : 3,403218
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
49,22 a
2
B1
52,68 a
3
B2
49,33 a

45

Lampiran 10. Tabel Data dan Analisis Ragam Umur Mulai Berbunga (HST).
Tabel Data Umur Mulai Berbunga (HST)
Ulangan
Perlakuan
1
2
A0B0
34,90
36,30
A0B1
32,50
30,00
A0B2
33,70
31,20
A1B0
32,50
29,40
A1B1
30,20
30,60
A1B2
31,80
30,00
A2B0
30,30
29,80
A2B1
29,50
29,10
A2B2
29,30
28,90
Rata-rata
31,63
30,59
Analisis Ragam Umur Mulai Berbunga
SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
4,9985
2,4992
Perlakuan
16,8825
33,7651
2
A
6,5048
13,009
2
B
Interaksi
4,9164
19,6652
4
AB
Galat
16
43,5481
2,7217
Total
26
114,9874
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata

3
34,10
30,60
31,30
28,20
30,20
30,40
31,70
29,l40
35,20
31,23

Rata-rata
35,10
31,03
32,07
30,03
30,33
30,73
30,60
29,33
31,13
31,15

F.hit
0,9182

P
4193 ns

6,2028
2,3899

0101 *
1235 ns

1,8063

1770 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 1,648 675
No Perlakuan
Rata-rata Perlakuan
1
A0
32,73 b
2
A1
30,36 a
3
A2
30,35 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 1,648675
No Perlakuan
Rata-rata Perlakuan
1
B0
31,91 a
2
B1
30,23 a
3
B2
31,31 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

46

Lampiran 11. Tabel Data dan Analisis Ragam Jumlah Bunga Per Tanaman.
Tabel Data Jumlah Bunga Per Tanaman
Ulangan
Perlakuan
1
2
A0B0
26,20
24,30
A0B1
29,60
30,30
A0B2
31,70
25,30
A1B0
30,00
30,00
A1B1
31,20
35,80
A1B2
33,00
33,20
A2B0
30,20
31,80
A2B1
31,10
28,50
A2B2
30,40
32,10
Rata-rata
30,38
30,14

Rata-rata

3
36,20
30,30
31,20
30,00
33,10
33,40
37,80
41,00
32,77
33,97

Analisis Ragam Jumlah Bunga Per Tanaman


SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
82,9780
41,4890
Perlakuan
29,1727
58,3454
2
A
5,7747
11,5494
2
B
Interaksi
4,4040
17,6161
4
F1F2
Galat
16
157,2938
9,8308
Total
26
372,7828
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata

28,90
30,07
29,40
30,00
33,37
33,20
33,27
33,53
31,76
31,50

F.hit
4,2202

P
0337 *

2,9674
0,5874

0801 ns
5673 ns

0,4479

7724 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 3,133329
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
29,45 b
2
A1
32,19 a
3
A2
32,85 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 3,133329
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
30,72 a
2
B1
32,32 a
3
B2
31,45 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = berbeda nyata

47

Lampiran 12. Tabel Data dan Analisis Ragam Umur Mulai Panen.
Tabel Data Umur Mulai Panen
Perlakuan
A0B0
A0B1
A0B2
A1B0
A1B1
A1B2
A2B0
A2B1
A2B2
Rata-rata

1
79,75
71,00
74,80
75,70
70,75
73,90
64,90
64,90
67,30
71,44

Ulangan
2
78,62
68,00
79,00
64,00
66,40
65,80
65,50
65,33
70,00
69,18

Analisis Ragam Umur Mulai Panen


SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
38,9590
19,4795
Perlakuan
143,1781
286,3562
2
A
33,1324
66,2649
2
B
Interaksi
8,9431
35,7726
4
AB
Galat
16
179,0141
11,1883
Total
26
606,3670
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

3
70,00
71,20
75,25
64,00
66,70
71,20
66,70
65,80
67,30
68,68

Rata-rata
76,12.
70,07
76,35
67,90
67,95
70,30
65,70
65,34
68,20
69,77

F.hit
1,7410

P
2070 ns

12,7970
2,9613

0005 **
0805 ns

0,7993

5431 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 3,342672
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
74,18 b
2
A1
68,71 a
3
A2
66,41 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 3,342672
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
69,90 b
2
B1
67,78 a
3
B2
71,61 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = Berbeda nyata

48

Lampiran 13. Tabel Data dan Analisis Ragam Bobot Buah Per Tanaman.
Tabel Data Bobot Buah Per Tanaman
Ulangan
Perlakuan
1
2
A0B0
56,0
44,4
A0B1
209,6
192,0
A0B2
141,1
140,1
A1B0
232,2
231,4
A1B1
201,5
195,9
A1B2
157,1
108,7
A2B0
78,5
186,7
A2B1
145,0
141,6
A2B2
205,0
142,7
Rata-rata
158,4
153,7

Rata-rata

3
54,3
195,4
108,0
281,9
237,4
274,0
309,7
240,1
211,2
212,4

Analisis Ragam Bobot Buah Per Tanaman


SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
19159,79
9579,898
Perlakuan
17491,27
34982,73
2
A
2849,36
5692,73
2
B
Interaksi
8604,82
34419,31
4
AB
Galat
16
34820,39
2176,27
Total
26
129074,79
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata
** = Sangat berbeda nyata

51,6
199,0
129,7
248,5
211,6
179,9
191,6
175,6
186,3
174,9

F.hit
4.401

P
0300 *

8,03
1,30

0038 **
2978 ns

3,95

0204 *

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 46,619442
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
126,76 b
2
A1
123,34 a
3
A2
184,50 b
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 46,619442
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
163,90 a
2
B1
195,39 a
3
B2
165,32 a
Keterangan : a = Tidak berbeda nyata
b = berbeda nyata

49

Lampiran 14. Tabel Data dan Analisis Ragam Jumlah Buah Per Petak.
Tabel Data Jumlah Buah Per Petak
Ulangan
Perlakuan
1
2
A0B0
80
79
A0B1
153
98
A0B2
147
58
A1B0
159
55
A1B1
121
172
A1B2
133
164
A2B0
113
143
A2B1
158
131
A2B2
149
161
Rata-rata
134,8
117,9
Analisis Ragam Jumlah Buah Per Petak
SK
DB
JK
Ulangan
2
7216,07
Perlakuan
20059,96
2
A
1092,51
2
B
Interaksi
4821,92
4
AB
Galat
16
40126,59
Total
26
73314,07
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata

3
85
118
69
294
117
152
189
244
152
157,78

Rata-rata
81,3
123,0
91,3
169,3
136,7
149,7
148,3
177,7
154,0
136,8

KT
3608,03

F. hit
1,438

P
2663 ns

10028,48
546,25

3,99
0,21

0391 *
8066 ns

1205,48
2507,91

0,48

7496 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 50,045652
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
A0
98,56 a
2
A1
151,89 a
3
A2
160,00 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 50,045652
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
133,00 a
2
B1
145,78 a
3
B2
131,67 a

50

Lampiran 15. Tabel Data dan Analisis Ragam Berat Buah Per Petak.
Tabel data Berat Buah Per Petak
Perlakuan
A0B0
sA0B1
A0B2
A1B0
A1B1
A1B2
A2B0
A2B1
A2B2
Rata-rata

1
3579
4965
4703
1619
3815
3351
3296
4349
3906
3731

Ulangan
2
2041
2789
1507
1949
4936
5017
4462
4233
3944
3431

3
3295
3353
2086
9074
6240
4848
6833
9104
4014
5427

Analisis Ragam Berat Buah Perpetak


SK
DB
JK
KT
Ulangan
2
20858951,190 10429476
Perlakuan
125490020,520 7745010,30
2
A
3228128,60
6456257,185
2
B
Interaksi
413682,54
1654730,148
4
AB
Galat
16 50895256,480 3180953,70
Total
26 95355218,520
Keterangan : ns = Tidak berbeda nyata

Rata-rata
2972
3702
2765
4214
4997
4405
4863
5895
3955
4197

F.hit
3,278

P
0641 ns

2,434
1,014

1194 ns
3846 ns

0,130

9692 ns

Uji Duncan Faktor A


Hasil uji : 1782,333125
No Perlakuan Rata-rata perlakuan
1
A0
3146,44 a
2
A1
4538,78 a
3
A2
4904,44 a
Uji Duncan Faktor B
Hasil uji : 1782,333125
No Perlakuan Rata-rata Perlakuan
1
B0
4016,44 a
2
B1
4864,44 a
3
B2
3708,44 a

51