Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KAD I

Unsania Haresmawati
125090207111012

PERANAN KIMIA ANALITIK


DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Perkembangan ilmu kimi saat ini sangat pesat dan telah memberikan
andil yang cukup besar dalam kehidupan manusia. Ilmu kimia telah
mengahantarkan produk-produk baru yang sangat bermanfaat untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dalam kehidupan sehari-hari,
banyak produk yang telah kita gunakan seperti sabun, detergen, dan
kosmetik. Selain itu dalam bidang makanan, industri, kesehatan juga
menggunakan peran ilmu kimia. luasnya area ilmu kimia memberikan
keterkaitan antara satu bidang ilmu dengan bidang yang lain.
Salah satu cabang ilmu kimia yang memebrikan peran cukup besar
dalam kehidupan yaitu kimia analitik. Kimia analitik merupakan cabang
ilmu kimia yang berfokus pada analisis suatu material untuk mengetahui
komposisi, struktur, dan fungsi kimiawinya. Menurut Khopkar (1990),
kimia analisis adalah
tenaga-tenaga

di

suatu cabang ilmu pengetahuan di mana bnyak

bidang

penelitian

telah

turut

berperan

dalam

pengembangannya. Misalkan, metode kromatografi yang telah ditemukan


oleh seorang ahli biokimia, sedangkan metode resonansi magnetik atau
nuclear magnetic resonance (NMR) dan spektroskopi massa yang telah
dikembangkan pertama kali oleh ahli fisika.
Secara tradisional, kimia analitik dibagi menjadi dua jenis, yaitu
kualitatif dan kuantitif. Analisi kualitatif bertujuan untuk mengetahui
keberadaan suatu unsur atau senyawa dalam suatu sampel atau cuplikan.
Sedangkan analisis kuantitaif bertujuan untuk mengetahui jumlah suatu
unsur atau senyawa dalam suatu sampel atau cuplikan.
Kemajuan sains dan teknologi mempengaruhi perkembangan kimia
analisis. Dengan alat analisis yang canggih, maka pekerjaan analisis kimia

dapat dilakukan dnegan cepat, tepat, dan hanya memerlukan sedikit


sampel atau cuplikan. Di laboratorium industri besar, pekerjaan analisis
kimia dilakukan oleh robot yang bekerja secara otomatis, tanpa istirahat,
dan dapat mengerjakan pekerjaan yang dianggap berbahaya oleh
manusia. Perusahaan akan lebih banyak beruntung menggunakan alat
tersebut

daripada

membayar

tenaga

manusia.

Berbeda

dengan

perusahaan kecil yang masih banyak mengandalkan tenaga manusia


sehingga harus selektif dalam perekrutan tenaga ahli atau tenaga analisis.
Seiring dengan kemajuan sains dan teknologi, maka peran seorang
analis harus ditingkatan dengan didukung oleh beberapa penelitian di
bidang analisis. Seorang analis diharapkan mempunyai wawasan yang
luas tentang perkembangan metode analisis modern.
Kimia

analisis

merupakan

cabang

ilmu

pengetahuan

yang

mempunyai penerapan begitu luas. Pernyataan ini dapat dibuktikan


dengan peranan kimia analisis dalam berbagai macam disiplin ilmu kimia
seperti kimia anorganik, kimia organik, kimia fisik, dan biokimia. Selain
itu, kimia analisis juga terpakai sangat luas di cabang-cabang ilmu
pengetahuan lainnya seperti ilmu lingkungan, ilmu petanian, ilmu
kedokteran, ilmu farmasi, ilmu kimia klinik, zat padat dan elektronik,
oseanografi, ilmu forensik, penelitian luar angkasa, dll.
Beberapa contoh aplikasi kimia analisis dalam kehidupan :
1. Bidang ilmu lingkungan, pemantauan pencemaran udara dan air
adalah suatu masalah yang sangat vital. Pemantauan adanya
polutan
dilakukan

SO2,

CO,

dengan

dan

CO2

secara

spektroskopi

berkesinambungan

fluoresensi.

Sedangkan

dapat
untuk

memeriksa oksigen yang terlarut dan kandungan klor dalam air


dapat dilakukan dengan potensiometri atau kolorimetri.
2. Bidang pertanian, analisis pestisida atau insektisida dalam tumbuhtumbuhan hasil panen dapat dilakukan dnegan cara kromatografi
gas (Gas Chromatography / GC) atau kromatografi cair kinerja tinggi
(High Performance Liquid Chromatography / HPLC). Begitu juga
dengan penetapan ratio kalium, natrium dalam pupuk dapat

dilakukan secara spektroskopi serapan atom atai spektroskopi nyala


emisi.
3. Bidang kesehatan dan kimia klinis, analisis barbiturat, keracunan
makanan, deteksi vanadium, arsen dalam kuku dan rambut dapat
dilakukan secara spektroskopi. Analisis kobalt dalam vitamin B12,
besi dalam hemoglobin darah dan isolasinya dapat dilakukan
dengan teknik elektroforesis atau permeasi gel (gel permeation),
dan lain-lain (Melvin, M., 1987).
4. Bidang elektronik, analisis unsur-unsur runut (trace element) seperti
gerganium

dalam

semikonduktor

dan

transistor,

penentuan

selenium, kalsium dalam sel-sel foto dilakukan secara spektroskopi


emisi atau analisis aktivasi neutron (Wuilloud, R.G., Wuilloud, J.C.,
Olsina, R.A., dan Martinez, L.D., 2001).
5. Bidang oseanografi, geologi, dan ilmu-ilmu astronomi, kimi analisis
digunakan secara luas. Analisis kimia air laut, analisis batu-batuan
untuk mengetahui kuantitas mangan dan aluminium atau analisis
secara cepat untuk unsur-unsur dari sampel batuan bulan dapat
juga dilakukan dengan spektroskopi.
Sumber :
Khopkar, S.M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. UI Press. Jakarta.
Melvin, M. 1987. Electrophoresis Analytical Chemistry by Open Learning.
John Wiley & Sins. Chicester.
Wuilloud, R.G., Wuilloud, J.C., Olsina, R.A., dan Martinez, L.D. 2001.
Speciation and Preconsntration of Vanadium (V) and Vanadium (IV) in
Water Samples by Flow Injection-Inductively Coupled Plasma Optical
Emission Spectrometry and Ultrasonic Nebulation. The Analyst. Vol.
126. 715-719.