Anda di halaman 1dari 9

Tutorial Envi

Envi merupakan sebuah perangkat lunak komputer yang mempunyai fungsi dalam pengolahan manajemen data data geografi yang berkaitan dengan ruang untuk menaganalisis dan memanipulasi data. Data tersebut biasa nya dalam berntuk foto udara dan citra satelit. Contoh nya ialah mengklasifikasi kan tutapan lahan monitoring penggunaan lahan, manajemen air, pemeliharaan wilayah das dan inventarisasi SDA.

Saya sendiri sudah pernah mecoba memanfaatkan Envi dalam hal klasifikasi tutupan lahan Jambi dan klasifikasi termubu karang pulau Mentawai.

Menurut

USGS

(United

States Geological Survey) sistem klasifikasi tutupan lahan dan

penggunaan lahan adalah seperti berikut:

 

Level I

 

Level II

1

Urban or built-up land

11

Residential

12

Commercial and Service

13

Transportation, Communications

and utilities

14

Industrials and Commercial complexs

15

Mixed and commercial complexs

16

Mixed urban or built-up land

17

Other urban or built-up land

2

Agricultural Land

21

Cropsland and pasture

22

Orchads, groves, vineyards,

nurseries and ornamental

horticultural areas

23

Confined feedings operations

24

Other agricultural land

3

Rangeland

31

Herbaceous rangeland

32

Shrub-brushland rangeland

33

Mixed rangeland

 

Level I

 

Level II

4

Forest land

41

Deciduous forest land

42

Evergreen forest land

43

Mixed forest land

5

Water

51

Streams and canal

52

Lakes

53

Reservoirs

54

Bays and estuaries

6

Wetland

61

Forested wetland

62

Nonforested wetland

7

Barren Land

71

Dry salt flats

72

Beaches

72

Sandy areas other than beaches

73

Bare exposed rock

74

Strip mines, quarries and gravel pits

75

Transitional areas

76

Mixed barren land

8

Tundra

81

Shrub and brush tundra

82

Herbaceous tundra

83

Bare ground tundra

84

Wet tundra

85

Mixed tundra

9

Perennial snow or ice

91

Perennial snowfields

92

Glaciers

Tabel klasifikasi tutupan lahan dan penggunaan lahan diatas mencakup seluruh wilayah yang ada di bumi ini. Namun untuk penggunaan disuatu wilayah tertentu hanya menggunakan sebagian saja dari tabel diatas. Misalnya untuk wilayah Indonesia, tutupan dan penggunaan lahan yang umumnya digunakan adalah sebagai berikut:

No

Tutupan/Penggunaan Lahan

1

Semak / Belukar

2

Danau / Waduk / Sungai

3

Hutan

4

Kebun

5

Permukiman

6

Rawa

7

Sawah

8

Tegalan / Ladang

Berikut langkah langkah dan tutorial yang saya susun sendiri :

1.

2.

Buka program envi yang bersimbol

Maka tampilan akan seperti berikut :

envi yang bersimbol Maka tampilan akan seperti berikut : 3. 4. Open file citra bisa berupa
envi yang bersimbol Maka tampilan akan seperti berikut : 3. 4. Open file citra bisa berupa

3.

4.

Open file citra bisa berupa zip, tif dan Jpeg yang bisa kita download di USGS/earthexplore.

Layer Stacking

Tahapan dalam proses penggabungan band atau layer stacking dengan menggunakan software Envi 4.6.1 adalah sebagai berikut :

1. Pada Menu Envi 4.6.1 memilih File Open Image File, lalu memilih citra landsat

sejumlah bandnya. Sehingga akan muncul kotak dialog

2. Setelah itu pada menu Basic Tools  Layer Stacking, akan muncul kotak dialog Layer

2. Setelah itu pada menu Basic Tools Layer Stacking, akan muncul kotak dialog Layer

Stacking Parameter. Pilih Input File untuk memasukkan semua data citra.

Pilih Input File untuk memasukkan semua data citra. Setelah itu memilih Reorder Files untuk mengurutkan file

Setelah itu memilih Reorder Files untuk mengurutkan file sesuai bandnya. Akan muncul juga sistem proyeksi peta yang digunakan serta re solusi spasial citra. Lalu memasukkan nama file untuk data citra yang baru.

3. Setelah dipilih ok, maka program akan memproses penggabungan citra atau create layer file 4.

3. Setelah dipilih ok, maka program akan memproses penggabungan citra atau create

layer file

akan memproses penggabungan citra atau create layer file 4. Setelah berhasil load data citra dengan band

4. Setelah berhasil load data citra dengan band yang sesuai Landsat 7 (321) dan Landsat

8 (654), dan simpan dengan format .ers untuk diproses di Er Mapper

dan simpan dengan format .ers untuk diproses di Er Mapper 5. Setelah itu lakukan penggabungan agar

5. Setelah itu lakukan penggabungan agar data citra bervariasi, dalam kasus ini saya akan menggabungkan band 1,2,3 pada landsat 8

6. Nah data citra akan tampil sesuai dengan band yang digabun gkan.

6. Nah data citra akan tampil sesuai dengan band yang digabun gkan.

Terdapat : band, scrool dan zoom untuk mengidentifikasi wilayah penelitian. 7. Lakukan klasifikasi tutpan lahan

Terdapat : band, scrool dan zoom untuk mengidentifikasi wilayah penelitian.

7. Lakukan klasifikasi tutpan lahan : pemukiman, lahan terbagun, hutan, dll

8. Dengan mengklik Region of interest digitasi region yang diklasifikasikan.

8. Dengan mengklik Region of interest digitasi region yang diklasifikasikan.

9. Untuk lagkah akhir (layout) bisa dilakukan di arcgis dengan meng eksport hasil kerja.

9. Untuk lagkah akhir (layout) bisa dilakukan di arcgis dengan meng eksport hasil kerja.