Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Islam adalah agama yang dirahmati oleh Allah SWT. Agama
dan pengetahuan didalamnya merupakan sebuah karunia
terbesar yang diberikan kepada manusia, terutama merak
yang memeluknya dan mengimaninya. Al-Qur'an sebagai
kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai
penyampai pesan kepada masyarakat muslim, merupakan
sebuah pesan tersirat yang menjelaskan bahwa ilmu itu
diajarkan melalui sebuah perantara.
Ilmu pengetahuan seperti matematika, geografi, kimia, dan
sosial pada dasarnya adalah orang muslimlah yang menjadi
faktor serta sumber dari ilmu pengetahuan tersebut hingga
saat ini dikembangkan oleh bangsa Eropa. Hal ini ditandai
adanya ilmuan-ilmuan muslim terdahulu seperti Ibn Rushd,
Ibn Khaldun, Ibn Sina, Al-Khawarizmi dan ulama' muslim
lainya yang memberikan angin segar terhadap sebuah ilmu
pengetahuan. Ketika tidak ada ilmuan muslim, mungkin barat
tidak pernah semaju sekarang.
Ilmu pengetahuan yang dikembangan

barat

seperti

penelitian oleh Isaac Newton tentang teori gravitasi dan

calculus, Rene Descartes teori koordinat yang terdiri atas dua


garis lurus X dan Y, dan Charles Darwin tentang teori evolusi.
Kemajuan keilmuan Barat didasarkan pada buku-buku yang
telah diterjemhkan dari bahasa

Arab ke Latin. Hal inilah

menurut penulis pembahasan ini dirasa penting untuk dikaji,


agar dasar pemikiran kegigihan para ilmuan muslim terdahulu
dapat menginspirasi kita sebagai masyarakat modern. Inilah
sedikit uraian yang akan dibahas dalam makalah ini, yakni
dengan

menjelaskan

penerjemhan

serta

bagaimana

faktor

apa

yang

proses
melatar

terjadinya
belakangi

penerjemahan pada masa itu sangat didukung.


B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Peran Islam dalam perkembangan pemikiran
Barat Modern?
2. Bagaimana Ilmu keislaman bagi saind modern?
C. Tujuan Masalah
1. Untuk mengetahui Peran Islam dalam perkembangan
pemikiran Barat Modern
2. Untuk mengetahui Ilmu keislaman bagi saind modern

BAB II

PEMBAHASAN

A. PERAN

ISLAM

DALAM

PERKEMBANGAN

PEMIKIRAN

BARAT MODERN
1. Sejarah Munculnya Ilmuan Muslim
Perkembangan sains Islam dapat dibagi ke dalam tiga tahap. Tahap pertama
adalah pewarisan dan penerjemahan. Tahap kedua adalah pengklasifikasian
cabang-cabang ilmu kemudian merumuskan metoda ilmiah dalam mempelajari
dan membuktikannya. Tahap ketiga adalah pengembangan dan penemuan ilmuilmu pengetahuan baru. Tahap pertama ditandai dengan Pemikiran Islam
yang maju, para filosof dan ilmuan islam dapat mentransfer ilmu
filsafat, kedokteran, astronomi, matematika, dan sastra ke eropa.
Dan

ilmuan

sumbangsih

muslim
mereka

menggoreskan
bagi

langkan

kebangkitan

maju

pemikiran

dan
eropa,

merekalah yang membawa eropa kejalan kemajuan dan era


renaisans. Jika ada perkembangan pemikiran arab maka hal itu
juga

berpulang

pada

sumbangsih

para

penguasa

muslim,

terutama saat era Daulah umayyah dan Abbasiah. Pada masa itu,
penguasa mendorong gerakan penerjemahan warisan keilmuan
yunani ke bahasa arab. Dari bahasa arab mereka kemudian
memindahkanya kebahasa Latin dan berikutnya mentransfernya
ke Eropa melalui bahasa Islam, terutama di Andalusia. Dorongan

penerjemahan ini dilakukan oleh khalifah ketujuh Abbasiah yakni


Abdullah bin harun ar-Rasyid (786-833 M) yang diberi gelar al
Makmun.1
Sejarawan

Sa'id al andalusi mencatat bahwa

masyarakat andalusia

minat awal dari

terhadap ilmu-ilmu kuno (matematika,

astronomi, dan kedokteran) muncul pada pertengahan abad 3 H.


yakni sekitar seratus tahun berdirinya kerajaan umayyah. Dia
mencatat kemunculan minat awal mereka terhadap filsafat pada
pertengahan abad 4 H, yaitu ketika pangeran al hakam putra
abdurrahman ke III. Langkah ini sebenranya merupakan upaya
untuk mendobrak hegemoni serta kungkungan para ahli hukum
sebagai idiologi negara terhadap beberapa disiplin keilmuan
yang mereka larang dan haramkan.2
Salah satu ciri yang membedakan Agama Islam dengan yang
lainnya adalah penekanannya terhadap masalah ilmu (sains). AlQuran dan Al-Sunnah mengajak kaum muslim untuk mencari dan
mendapatkan ilmu dan kearifan, serta menempatkan orangorang yang berpengetahuan pada derajat yang tinggi. Selama ini
sejarah

perkembangan

sains

dan

ilmu

pengetahuan

yang

diajarkan di sekolah formal pada umumnya didominasi oleh


1Abdul Hayyie all Kattani, Ketika Barat Memfitnah Islam, terj. Dr.
Lathifah Ibrahim Khadar (Jakarta: Gema Insani, 2005), h. 41
2 Moch Nur Ichwan, , kritik kontemporer atas filsafat arab Islam, terj.
Mohammad 'Abed al Jabiri (Jogjakarta: Islamika, 2003), h.101.

nama-nama para penemu dan ilmuwan Barat. Padahal faktanya


orang-orang

Islamlah

mengembangkan

yang

beragam

pertama

kali

pengetahuan

menemukan
itu. Ratusan

dan
tahun

silam, sebelum ilmuwan Barat mengenal ilmu pengetahuan dan


sains, ilmuwan muslim telah maju dan berkembang dengan
serangkaian penemuan yang merupakan cikal bakal dari sains
modern sekarang.
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat pada
dunia islam dimungkinkan oleh adanya pengamatan yang terus
menerus dan pencatatan yang teratur serta adanya dorongan
dan bantuan dari pihak raja yang memerintah. Dengan demikian
duntuk pertama kalinya dalam sejarah, tiga faktor penting, yaitu
politik,

agama

dan

ilmu

pengetahuan,

berada

pada

satu

tangan ,raja atau sultan. Keadaan ini sangat menguntungkan


perkembangan ilmu pengetahuan lebih lanjut. selama 600-700
tahun lamanya kemajuan budaya dan ilmu pengetahuan tetap da
pada bangsa-bangsa yang beragama islam.3
Tahap kedua dan ketiga dapat diklasifikasikan sebagai berikut,
yakni mengenai penjelasan singkat mengenai beberapa cabang sains yang
berkembang beserta tokoh-tokoh yang memeloporinya:
1) Matematika
3 Drs. H. A. Fuad Ihsan, filafat ilmu, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), h.
200

Matematika adalah ilmu yang diperoleh melalui tangga musik dan rasional.
Konsep matematika yang dikembangkan adalah sebagai berikut (1) logika
tentang bukti, (2) ide-ide empiris tentang hukum eksakta dan hukum alam (3)
konsep operasi (4) matematika bergerak dari deskripsi yang bersifat statis
kepada deskripsi yang bersifat dinamis.4
Phytagoras meneliti nada-nada alam dan nada-nada tangga nada musik. Dari
hasil penelitiannya dia mendapat ilham menciptakan sistem angka decimal 110, 11-20 dan seterusnya yang hingga kini dipakai seluruh dunia. yang
kemudian mengilhami Plato (428-347 SM) dan Aristoteles (384-322 SM) dan
pada perkembangan matematika dan filsafat rasional dunia barat.
Dalam perjalanan ilmu yang bertolak dari matematika yang dipengaruhi
oleh budaya Islam ditemukan letak kiblat, penemuan pola kemungkinan
simetris antara ruang dan waktu yang sifatnya statis, berbagai penemuan
mengenai simetris-simetris kristal. Sayang buku ini tidak memasukkan nama
al-Kawarizmi, kalau mau jujur selain Phytagoras.
Cendikiawan yang lahir 1300 tahun kemudian punya andil besar dalam
perkembangan matematika dunia. Apakah hanya cendikiawan Yunani yang
pantas selalu disebut-sebut dalam khazanah ilmu pengetahuan matematika.
2) Aritmetika
Menurut ibn Khaldun aritmatika Adalah pengetahuan tentang angka-angka
yang dikombinasi di dalam deret hitung dan deret ukur. Disiplin ilmu ini
adalah cabangnya pertama dari ilmu-ilmu matematis dan yang paling pasti. Ia
4 Conny Setiawan dkk. Panorama Filsafat Il, ( Bandung: PT Mizan Publica, 2005), h. 29

masuk kedalam pembuktian melalui hitungan. Buku-buku tentang ilmu ini


ditulis As-Syifa, An-Najat oleh Ibnu Sina.5
3) Aljabar
Merupakan cabang aritmatika : orang pertama yang menulis disiplin ilmu ini
adalah al-Khawarizmi, dan sesudahnya, Abu Kamil Syuja bin Aslam. Buku
yang terbaik adalah kitab karya al-Quraisyi.6
4) Faraid
Untuk menghitung bagi ahli-ali waris yang berhak (dzawil furudl). Agar
penyelesaian masalah pembagian waris ini dapat adil dan benar, disiplin ilmu
ini penting. Pada Mahzab Malik, lahirlah bukunya Ibnu Tsabit, Kitab
Ringkasan Qadli Abu al-Qasim al- Hufi, Karya Ibnu al-Munmir, al-juadi, alShuradi, namun yang tertinggi karya al-Hufi. Berdasarkan mahzab as-Syafii,
Iman al-Haramain. Demikian juga karya mazhab hanbali dan Hanafi7.
5) Ilmu Ukur
Mempelajari ukuran-ukuran kuantitas, ukuran itu boleh bersambung seperti garis,
bidang datar, dan benda-benda geometris, Karya orang-orang Yunani dalam
bidang ini yang sudah diterjamahkan kedalam bahasa Arab. Adalah buku
Eukleides yang diterjemahkan pada masa khalifah Abu Jafar al-manshur
menjadi buku pegangan para pelajar saat itu. Ringkasan Eukleides dibuat

5 Ibn Khaldun, Ahmadie Thoha. Al-Muqaddima,, terj ( Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000),
h. 156
6 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.659
7 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.661

antara lain oleh Ibnu Sina dalam buku As-Syifa. Oleh as- Ibnu as- Shalt dalam
buku al-Iqtishar.8
6) Geometri
Meluasnya dunia Islam membutuhkan panduan di bidang geografi. Menghadapi
kebutuhan yang berkembang pada perjalanan dan pedagangan serta urusan
pemerintahan,

ahli

geografi

bekerja

keras

untuk

memperbaiki,

mengembangkan, dan mengisi peta dunia yang diperoleh dari sumber-sumber


Babilonia, Persia, dan Yunani serta dari naskah Yahudi, Kristen dan Cina.
Pandangan kartografi Islam terhadap daerahnya menyerupai pandangan
kartografi modern. Abu Ishaq al-Istakhri dengan karyanya: Al-Masalik wa AlMamalik (Jalur Perjalanan Kerajaan) dan Ibn Hawqal membagi daerah Islam
menjadi 12 wilayah dan memisahkan daerah non-Islam dalam kategori yang
berbeda serta menulis atlas.
Al-Masudi, dalam karyanya Muruj al-Dhahab (Padang Rumput Emas dan
Tambang Permata), menguraikan tempat-tempat yang ia kunjungi dan berisi
potret Eropa. Ibn Batuta, penjelajah abad ke-14 asal Maroko, menghabiskan
hidupnya dengan berkelana dari Afrika Utara ke Cina dan Asia Tenggara
lengkap dengan laporannya. Ibnu Khaldun memberikan penjelasan tentang
daerah dan orang-orang di dalam batas wilayah Islam. Al-Idrisi membuat peta
dunia berbentuk relief dari perak kemudian membuat detailnya pada 71 peta
terpisah dan menyertainya dengan buku Kitab al-Rujari. Piri Reis, seorang

8 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.662

kapten laut masa Turki Utsmani, menghasilkan atlas mediterania serta bahkan
peta Afrika Barat dan Amerika.
7) Optika
Merupakan cabang geometri ilmu yang menerangkan musabab terjadinya
kesalahan dalam persepsi visual, dengan dasar pengetahuan tentang
bagaimana sebab-sebab hal tersebut terjadi. Persepsi visual terjadi dengan
melalui kerucut yang ditimbulkan oleh sinar. Yang puncaknya adalah titik
pandang dan pangkalnya adalah obyek yang dilihat. Ilmu ini juga membahas
juga perbedaan melihat bulan pada laritude yang berlainan (de Slane mencatat
bahwa Ibnu Khaldun telah mengatakan Longitudelongitude). Sarjana yang
paling terkenal membahas tentang ini adalah Ibnu al-Haitsan.9
8) Astronomi
Ilmu yang mempelajari gerakan bintang- bintang yang tetap dan planet-planet,
astronomi menarik kesimpulan berdasarkan metode geometris tentang adanya
bentuk-bentuk tertentu dan bermacam-macam posisi lingkaran yang
mengharuskan terjadinya gerakan yang dapat dilihat dengan indra itu. Dan
astronomi juga membuktikan bahwa misalnya dengan adanya presisi equinoxequinox, pusat bumi tidaklah identik dengan pusat lingkaran kecil (epicycle)
yang membawa (bintang-bintang) dan bergerak di dalam lingkaran yang besar.
Lalu melalui gerakan bintang-bintang yang tetap, astronomi membuktikan
adanya lingkaran falak kedelapan. Dibuktikan juga bahwa bintang tunggal

9 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.665

memiliki sejumlah deklinasi. Orang yunani mempergunakan alat yang mereka


sebut Astrolab (dzat i-halg)
Dalam Islam pada masa al-makmun dibangun alat observasi besar yang
dikenal Astrolab, tapi tidak selesai kemudian pondasi bangunan ini lenyap,
dan dilupakan Karya terbaik bidang ini adalah Majisti (Al-Magest) yang
dikarang oleh Ptolomeus (raja Yunani) sedang filosof muslim terkemuka
seperti Ibnu Sina meringkasnya dalam Asy-Syifa, Ibnu Rusyd (filosof
Andalusia) juga meringkas karya ptolomeus . Ibn as-Samah dan ibn as-Shalt
dalam kitab al-Iqtishar, Ibn al-Farghani memiliki ringkasan astronomi.10

9) Tabel-Tabel Astronomi
Ilmu yang menjadi cabang astronomi ini berisi tabel-tabel berdasar hitungan
menurut rumus aritmatika. Berkenaan dengan perjalanan gerak khusus bagi
setiap bintang serta watak gerakan itu, cepat, lambat, lurus, balik dan
seterusnya dengan menghitung gerakan-gerakannya menurut hukum-hukum
yang berlaku. Tabel ini mengikuti bermacam prinsip dasar yang sudah
ditetapkan yang menyangkut pengetahuan tentang apogee (titik terjauh dari
bumi dan peredaran suatu satelit) dan deklinasi-deklinasi, berbagai macam
gerakan dan bagaimana hal-hal ini melepaskan satu hingga pada lainnya.
Para sarjana menuliskan pada tabel-tabel disebut tabel-tabel astronomi (azyaj).
Penetapan posisi bintang pada waktu-waktu tertentu dalam bidang ini disebut
10 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.666-667

10

penyetelan tabulasi. Sarjana yang menulis beberapa buku tentan masalah ini
adalah Al-Battani dan Ibnu Al-Khamad.11
10) Fisika
Menuru Ensiklopedi Islam Fisika adalah ilmu pengetahuan yang membahas
materi, energi, dan interaksinya. Ruang lingkup fisika amat luas, mencakup
struktur materi, sifat berbagai wujud materi dan interaksinya. Menurut ibnu
Khaldun Fisika adalah Ilmu yang membahas tentang tubuh-tubuh dari titik
pandang gerakan dan diam yang melekat padanya. Fisika mempelajari tentang
tubuh-tubuh samawi dan substansi elementair, sebagaimana juga manusia,
binatang, tumbuhan dan barang tambang yang diciptakan dari padanya.
Perihal mata air, gempa yang timbul dalam bumi, juga awan, uap , guntuh,
kilat, dan badai yang terdapat dalam atmosfir dan lain-lain.
Selanjutnya mempelajari tubuh, yaitu jiwa dalam berbagai bentuk dimana ia
muncul pada manusia dan binatang-binatang dan tumbuhan Buku-buku
Aristoteles tentang fisika di ringkas dalam asy-Syifa karya ibnu Sina.
Kemudian Ibnu Sina meringkas kembali Asy-Syifa didalam kitab An-Najah
dan al-isyarat. Ibnu Sina seakanakan menetang Aristoteles dan banyak
mengemukakan pendapatnya sendiri sedang Ibn Rusyd meringkas tapi tidak
menentang.12
11) Kedokteran

11 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.667


12 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.675

11

Kedokteran adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang tubuh manisia
dari segi sehat dan sakitnya. Dokter berusaha menjaga kesehatan dan
menyembuhkan penyakit dengan bantuan obat-obatan dan makanan. Galen
atau galinus ilmuwan yang hidup jaman nabi Isa karya-karya kedokterannya
merupakan induk dari ilmu kedokteran sesudahnya. Dalam Islam terdapat
dokter-dokter terkemuka seperti ar-Razi (Muhammad ibn Zakaria ) 251313H /866-925 M, al-Majusi (Ali ibn al-Abbas abad ke 10), dan Ibnu Sina.
Dan dari kalangan Andalusia yang paling terkenal adalah Ibn-Zuhr (Abdul
Malik bin Zuhr (avenzoar) wafat 557 H (1162 M)
Menurut Ibnu khaldun Kedokteran tidak disebut dalam ilmu hadist shahih.
Karena Muhamad tidak diutus Allah untuk masalah kedokteran tapi masalah
syariat-syariat agama. Hal ini telah terjadi ketika pada saat Nabi ditanya
tentang proses perkawinan pohon korma, maka sabdanya.kalian lebih
mengetahui masalah-masalah dunia kalian dari pada saya
Maka tidak satupun dari pernyataan-pernyataan mengenai kedokteran yang
terdapat dalam hadist shahih boleh dinyatakan sebagai suatu syariat. Tak ada
satu dalilpun menunjukan itu. Yang boleh hanyalah apabila jenis medis
semacam itu dipergunakan untuk memperoleh berkah dan kebenaran ikatan
keimanan, sehingga mempunyai pengaruh manfaat yang besar. Bagaimanapun
itu bukan termasuk kedokteran humoral tetapi akibat dari keimanan yang
tulus. Sebagaimana terjadi dalam pengobatan sakit perut dengan madu. Dan
Allah memberikan petunjuk kepada yang benar, tiada Tuhan selain Dia.13
13 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.667

12

12) Ilmu Kimia


Dalam Ilmu ini di pelajari substansi emas, perak dan tentang cara kerja bahan,
produksi emas, perak, mereka juga menyelidiki bahan-bahan buangan/limbah,
usahausaha operasional melalui pengalihan substansi dari potensilitas ke
aktualitas seperti, misalnya, oleh disolusi tubuh-tubuh (substansi-substansi)
pada komponen-komponen naturalnya melalui sublimasi dan distilasi pleh
solidifikasi substansi yang meltable (cair) melalui klasifikasi (proses mengeras
menjadi kapur) oleh pulverisasi benda-benda keras dengan bantuan alat-alat
penumbuk dan palu-palu dan lain-lain.
Apabila batu hitam, timah dan tembaga dipersiapkan menerima emas atau
perak yang dipanaskan di api maka substansi ini akan berubah jadi emas
murni. Ilmuwan kimia yang terkenal adalah Jabir Bin Hayyan, sehingga
mereka menyebutnya ilmu Jabir dan dia telah menulis 70 risalah tentang
kimia. Namun masih seperti teka-teki silang. Filosof timur yang menerang kan
ilmu kimia secara sistematis adalah Ath-Thaghra. Kemudian Maslamah alMajrithi Ilmuwan dari Andalusia yang menulis buku tentang kimia rutbah alhakim Ibnu al-mughayribi seorang ilmuwan terkemuka menulis pribahasa
kedalam baitbait sajak. Seringkali karya-karya tentang kimia dianggap berasal
dari al-Ghazali. Anggapan ini tidak benar karena persepsinya yang tinggi tidak
mengizinkan untuk mempelajari atau bahkan menerima berbagai kesalahan
teori kimia.14
2. Ilmuan-Ilmuan Muslim
14 Thoha. Al-Muqaddima,, terj. h.679

13

Sebagai Umat Islam kita harus berbangga diri bahwa ilmu-ilmu


yang berkembang saat ini adalah hasil jerih payah ulama'
sekaligus ilmuan muslim terdahulu, dengan mawas diri kita harus
dapat meniru sifat gigih ilmuan terdahulu yang hasilnya dapat
diaplikasikan hingga saat ini. Ilmuan-ilmuan muslim sekaligus
ulama', pemikir, filosof, dan sejarawan terpenting yang telah
memperkaya pemikiran Arab Islam antara lain:
1) Jabir

ibnu

hayan

(720-800

M)

banyak

mengadakan

eksperimien, antara lain tentang kristalisasi, melarutkan,


sublimasi
eksperimen,

dan
ia

reduksi.
juga

banyak

Disamping
menulis

mengadakan
tentang proses

pembuatan baja, pemurnian logam, pemberian warna dan


kulit, cara membuat kain tahan air, cara pembuatan zat
warna pada rambut. Ia juga menulis tentang pembuatan
tinta, pembuatan gelas, cara memekatkan asam cuka
dengan cara distilasi. mengenaiunsur-unsur ia berpendapat
bahwa logam atau mineral itu terdiri atas dua unsur yakni
raksa dan belerang dengan berbagai macam susunan.
Logam atau mineral berbeda kare susunan unsur-unsurnya
berbeda.15
2) Al Kindi (801-868 M). Ia adalah filosof arab pertama, ia
adalah penggagas filsafat yang menyesuaikan pemikiran
15 Ihsan, Filsafat, h. 201

14

yunani dan budaya Arab Islam. Ia pula yang merupakan


orang pertama pada masa al Ma'mun yang kegeniusanya
mampu merangkum berbagai ilmu pengetahuan.16
3) Muhammad ahmad alkhawarizmi menyusun buku aljabar
pada tahun 825 M, yang menjadi standar beberapa abad
lamanya

di

perhitungan

Eropa.
biasa

Ia

juga

menulis

(aristhmetics).

buku

tentang

itu

menjadi

buku

pembuka di Eropa untuk mempergunakan cara desimal,


yang menggantikan penulisan dengan angka romawi.
Khawarizmi

juga

telah

memeprkenalkan

persamaan

pangkat dua dalam aljabar.17


4) Dalam bidang kedokteran muncul nama-nama terkenal
seperti abu bakar muhammad ibnu zakaria al razi atau di
negara barat dikenal dengan sebutan Razes (850-923 M)
dan ibnu Sina atau Avicenna (980-1037 M), Razes sangat
banyak menulis

buku, diantaranya 100

buku tentang

kedokteran, 33 buah tentang ilmu pengetahuan termasuk


alkimia, 11 buku tentang matematika dan astronomi, dan
lebih dari 45 buku tentang filsafat dan teologi. Sementara
Ibnu sina juga menulis tentang kedokteran yang diberi

16 Abdul Hayyie al Kattani, Ketika Barat Memfitnah Islam, terj. Dr.


Lathifah Ibrahim Khadar (Jakarta: Gema Insani, 2005), h. 42
17 Ihsan, Filsafat, h. 201

15

nama Al-Qanun. Buku ini menjadi buku standar dalam ilmu


kedokteran di eropa sampai tahun 1650.
5) Abu Qasim al Qurthubi (w 1107 M). Ia adalah salah seorang
ahli bedah eropa yang paling terkenal, buku-bukunya
dinilai sebagai refrensi penting bagi para pakar bedah
setelah abad empat belas masehi. Eropa juga mengakui
peran para ahli bedah muslim dalam mentransfer keahlian
bedah ke Eropa.
6) Ibn Rushd atau Averoes (1126-1198) adalah seseorang
yang ahli dalam bidang filsafat yang mengomentari karyakarya ariestoteles. Tokoh lain yang

juga turut berjasa

dalam pengembangan ilmu pengetahuan

di dunia Islam,

teri=utama dalam bidang geografi adalah al-Idrisi (11001166). Ia telah membuat peta dari daerah yang dikenal
pada masa itu untuk disampaikan raja Roger II dari
kerajaan sicilia.dalam bidang navigasi ada ibnu Battutah
(1304-1377) yang menjelajah dunia dari Rusia hingga
Samudra Pasai, dan Ibnu Majid yang menemukan kompas
modern.
7) Dalam bidang fisika misalnya ada nama Ibnu al-Nafis. Pada
abad ke-13 fisikawan asal Kairo itu telah menemukan
sirkulasi paru-paru, peredaran darah melalui paru-paru.
Enam abad sebelum Leonardo mampu menciptakan dan
terbang dengan ornitopternya, insinyur Andalusia Abbas

16

bin Firnas telah menemukan teori penerbangan dan


diyakini telah melakukan percobaan penerbangan yang
sukses. Sedang di Irak, Jabir bin Hayyan adalah peletak
dasar-dasar ilmu kimia sekitar 900 tahun sebelum Boyle.
8) Ibnu Majid adalah seorang navigator Arab terbesar yang
bergelar singa laut. Pada usianya yang ke-15, Ibnu Majid
sudah memimpin sebuah pelayaran. Navigator yang lahir
di Julfar, Mesir, tahun 1421 M ini memiliki nama lengkap
Shihabud Din Ahmad bin Majid bin Muhammmad bin
Amir bin Duwayk bin Yusuf bin Husain bin Abi Malak asSadi bin Abi ar- Rakaib an-Najdi. Sifat yang patut kita
teladani dari Ibnu Majid adalah ketekunannnya dalam
mempelajari ilmu navigator yang ia dapatkan dari ayah
dan kakeknya dengan cara menjalankan kapal laut atau
kapal teerbang. Selain itu, ia juga menguasai ilmu geografi
dan

astronomi

sebagai

syarat

utama

untuk

menjadi navigator ulung. Diantara buku-buku karya Ibnu


Majid

berjudulal-Hijaziah (sejarah negei

hijaz),Urjuza (melagukan syair dengan prosa raja-raja )


terdiri

dari

3 jilid, Hawiyatul-Ikhtisar

fi

Ushul

Ilmil-

Bihar ( ringkasan ilmu navigator) yang ia tulis pada tahun


1490 M. Buku ini berisi tentang rute-rute laut sepanjang
pantai India hingga Sumatera, Cina, Taiwan dan sepanjang

17

pantai Samudra Hindia,

serta

tanda-tanda

dekatnya

daratan.18
9) Dalam khasanah pengetahuan sosial, di dunia Islam
terdapat nama Ibn khaldun (1332-1406 M). Ia merupakan
seorang ahli sejarah, politik, ekonomi dan sosiologi. Hasil
karyanya yang termashur adalah

sebuah buku yang

berjudul al muqaddimah. dalam bukunya tersebut, ia


membahas perkembangan masyarakat dan perubahan
masyarakat. sebagai penemu ilmu masyarakat yang baru,
ibn khaldun lebih mengedepankan untuk mecari sebuah
solusi

atau

obat

untuk

menyembuhkan

penyakit

masyakrakat. Pokok pemikiran ibn khaldun terletak pada


'asabiyah atau solidaritas sosial yang menjadi kodrat
manusia yang tidak dapat hidup sendiri. Manusia adalah
makhluk sosial, oleh karena itu diperlukan sebuah ikatan
dalam bentuk negara.19
Menurut salamet imam santoso yang dikutip oleh A. Fuad Ihsan
menjelaskan

bahwa

sumbangan

sarjana

islam

diklasifikasikan dalam tiga hal, yakni

18 http://kenziehugo.blogspot.com/2011/06/kontribusi-islam-terhadapkebangkitan.html di Akses tanggal 14 April 2015.


19 Ihsan, Filsafat, h. 202

18

dapat

a. menerjemahkan peninggalan unani dan menyebarluaskan


sedemikian rupa, sehingga pengetahuan ini menjadi dasar
perkembangan dan kemajuan di dunia barat sampai
sekarang.
b. memperluas

pengamatan

dalam

lapangan

ilmu

kedokteran, obat-obatan, astronomi, ilmu kimia, ilmu bumi,


dan ilmu tumbuh-tumbuhan
menegaskan sistem desimal dan dasar-dasar aljabar.
Dari

uraian

tersebut

dapat

dipahami

bahwa

Barat

telah

berhutang banyak kepada ilmuan muslim yang sehingga sampai


saat ini kemajuan ilmu pengetahuan dapat terwujud. Ilmuan
muslimlah yang menyelamatkan mereka pada abad pertengahan
yakni sebuah masa kegelapan bagi bangsa

barat karena

kebijakan-kebijakan serta ajaran gereja yang kurang tepat.


Perekembangan ilmu pengetahuan dinisbatkan oleh adanya
penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dari Arab ke Latin.
Beberapa pusat penerjemahan dari arab ke Latin yang terpenting
antara lain adalah andalusia dan sicilia, disamping juga Titalia,
Cordoba dan Sevilla.
a) Andalusia
Andalusia adalah pusat utama penerjemahan dari Arab ke Latin.
Daerah ini banyak dikunjungi ilmuan renaisans pada permulaan

19

abad

dua

belas.

Mereka

datang

untuk

mengambil

ilmu

pengetahuan dari peradaban dalam berbagai ilmu pengetahuan,


seni, dan sastra.

Islambeberapa tokoh yang belajar disana

antara lain adalah Adelard dari inggris, Herman dari utara Vinice,
dan Gerrad dari Cremona di Italia. Selain itu ada juga Robert
Shisteri (w 1114 M) yang merupakan salah satu tokoh terkenal
dalam bidang penerjemahan pada paruh pertama dari abad dua
belas. Ia telah menerjemahkan makna-makna al-Qur'an pertama
kali kedalam bahasa latin. Ia juga yang telah menerjemahkan
buku-buku al khawarizmi dalam

idang matematika, astronomi,

dan kimia.20
Gerrad dari Cremona (1114-1187 M) ia belajar bahasa arab dan
kemudian setelah mahir, tak kurang dari 70 buah buku telah
diterjemahkan. Buku terjemahanya itu melingkupi pengetahuan
dalam bidang matematika, alam, kimia dan kedokteran. Ialah
yang dijuluki sebagai "Bapak" yang sebenarnya bagi gerakan
penerjemah di Eropa. Ia dilahirkan di Italia, akan tetapi pindah ke
Andalusia dan menghabiskan sebagaian hidupnya untuk sebagai
penerjemah.

20 Abdul Hayyie al Kattani, Ketika Barat Memfitnah Islam, terj. Dr.


Lathifah Ibrahim Khadar (Jakarta: Gema Insani, 2005), h. 51

20

b) Sicilia
Sicilia merupakan pusat kedua gerakan penerjemahan. Tempat
ini telah memberikan sumbangsih yang besar dalam gerakan ini.
Perannya terjadi karena daerah ini di bawah kawasan kaum
muslim

sejak tahun 902 hingga 1091 M, disamping letak

gegrafisnya yang setrategis yakni terletak antara Erpa dan


Afrika. Penerjemah yang paling terkenal pada abad ketiga belas
adalah Farg bin Salim, seorang yahudi yang meninggal pada
tahun 1258 M.
Antusiasme Barat terhadap ulama muslim karena kegemaran
mereka terhadap budaya Islam dan Arab membuat sebagian dari
mereka seperti raja Sicilia, yaitu Raja Fredik II (1194-1250 M),
yang mana tindakanya ini membuat gereja mengeluarkan
keputusan

untuk

mengasingkanya

selama

dua

kalidalam

kehidupanya. Raja ini berhasil memajukan sekolah Salono,


berikutnya ia mendirikan universitas Napoli yang dalam waktu
cepat menjadi universitas yang mentransfer ilmu-ilmu Arab dan
Islam ke Eropa. Ia juga menaruh harapan besar untuk membaca
buku-buku Islam dan banyak menugaskan orang-orang dari timur
untuk melakukan transfer dan penerjemahan.21

21 Hayyie al Kattani, Ketika Barat, h. 53

21

Kita tidak bisa melupakan perpustakan Cordoba yang didirikan


oleh kaum muslimin. Perpustakan tersebut mempunyai lebih dari
seratus ribu jilid. Lembaga Darul Hikmah yang didirikan di
baghdad dan di Kairo mempunyai ribuan koleksi

buku-buku

pengetahuan masyarakat muslim. Dalam era daulah Fathimiah,


Masjid al-Azhar difungsikan sebagai Masjid dan Universitas. AlAzhar mempunyai peran penting dalam masalah ini, karena
Universitas ini menerima murid-murid dari berbagai negara dunia
sejak abad sepuluh Masehi.22
3. Kontribusi Ilmu Keislaman Bagi Sains Modern
Perlu diketahui bersama, sisi gelap dalam pola pendidikan yang dirumuskan oleh
Amerika dan Eropa yaitu tidak adanya muatan nilai ruhiyah, dan lebih
mengedepankan logika materialisme serta memisahkan antara agama dengan
kehidupan yang dalam hal ini sering disebut paham Sekulerisme. Implikasi yang
bisa dirasakan namun jarang disadari adalah adanya degradasi moral yang dialami
oleh anak bangsa. Banyak kasus buruk dunia pendidikan yang mencuat di
permukaan dimuat oleh beberapa media massa cukup meresahkan semua pihak
yang peduli terhadap masa depan pendidikan bangsa yang lebih baik.
Sebut saja tokoh Ibnu Sina sebagai sosok yang dikenal peletak dasar ilmu
kedokteran dunia namun beliau juga faqih ad-diin terutama dalam hal ushul fiqh.
Masih ada tokoh-tokoh dunia dengan perannya yang penting dan masih menjadi

22 Hayyie al Kattani, Ketika Barat, h. 54

22

acuan perkembangan sains dan teknologi berasal dari kaum muslimin yaitu Ibnu
Khaldun(bapak ekonomi), Ibnu Khawarizm (bapak matematika), Ibnu Batutah
(bapak geografi), Al-Khazini dan Al-Biruni (Bapak Fisika), Al-Battani (Bapak
Astronomi), Jabir bin Hayyan (Bapak Kimia), Ibnu Al-Bairar al-Nabati (bapak
Biologi) dan masih banyak lagi lainnya. Mereka dikenal tidak sekadar paham
terhadap sains dan teknologi namun diakui kepakarannya pula di bidang ilmu
diniyyah.Beberapa kontribusi Ilmu keislaman terhadap sains modern 23:
a. Melalui abad keduabelas dan sebagian abad ke tiga belas, karya-karya
Muslim tentang sains, filsafat, dan bidang-bidang lain telah diterjemahkan
ke dalam bahasa latin, terutama dari bahasa Spanyol dan memperkaya
kurikulum barat, khususnya Eropa barat laut.
b. Orang-orang Muslim, telah memberi kepada Barat metode eksperimental,
sekalipun masih kurang sempurna.
c. Sistem notasi dan desimal Arab telah diperkenalkan kepada Arab.
d. Karya-karya terjemahan mereka, terutama dari orang-orang seperti
Avicenna dalam ilmu kedokteran, sudah digunakan sebagai teks (kuliah) di
dalam kelas-kelas sekolah tinggi, jauh ke dalam pertengahan abad ke tujuh
belas.
e. Mereka merangsang pemikiran orang-orang Eropa, dipelajari kembali hal
itu dengan kebudayaan-kebudayaan klasik dan lainnya, sehingga
membantu menghasilkan (abad) Renaisance.
f. Mereka adalah perintis universitas-universitas Eropa, mereka telah
mendirikan ratusan sekolah tinggi sebelum Eropa
g. Mereka memelihara pemikiran Greco-Persian ketika Eropa bersikap tidak
toleran terhadap kebudayaan-kebudayaan Pagan.
23 Mehdi Nakosteen, Kontribusi Islam Atas Dunia Intelektual Barat,
(Surabaya: IAIN Sunan Risalah Gusti, 2003), h. 85

23

h. Mahasiswa-mahasiswa Eropa di dalam Universitas Muslim membawa


kembali (ke negaranya) metode-metode baru tentang pengajaran.
i. Mereka telah memberi kontribusi tentang pengetahuan rumah sakit-rumah
sakit, sanitasi dan makanan kepada Eropa.

24

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Kecemerlangan Intelektual Muslim telah tercatatkan dalam sejarah manusia,
berbagai penemuan dan kemajuan sains telah direngkuhnya. Dalam bidang
Matematika, pengenalan angka 0 dan sistem desimal yang diperkenalkan oleh
Intelektual Muslim dapat menjadi contoh sederhana yang merupakan basis
awal bagi Revolusi sains Dunia. Berbagai karya dari Intelektual muslim telah
banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Eropa seperti misalnya : AlKhwarizmi pada bidang Matematika, di barat dikenal dengan Alghorismus.
Begitu pula karya-karya dari Alkirmani yang terkait dengan Trigonometri,
dimana menjadi awal bagi penggunaan fungsi sinus dan cosinus. Penelitian
tentang Optik juga telah dibukukan oleh Ibnul Hairham dan diterjemahkan ke
dalam banyak bahasa di Eropa, yang secara langsung banyak mengilhami
Isaac Newton dalam mengembangkan keilmuannya. Sedangkan dalam bidang
Kimia, Islam memiliki Intelektual Jabir ibn Hayyan sebagai avant garde dan
menjadikan berbagai istilah Kimia seperti Alkohol, Alembic, Alkali dan Elixir
sebagai warisan sains dunia.
Akan tetapi ilmu kedokteran lah yang menjadi kunci pertama dari
Intelektual Muslim bagi penulusuran lebih mendalam atas sains. Tersebutlah
nama-nama mashyur seperti: Ibnu Sina dan Al-Razi. Perkembangan ilmu

25

kedokteran tentunya juga didukung oleh infrastruktur yang berkualitas.


Hampir di setiap kota-kota besar terdapat rumah sakit rumah sakit
(Bimarisman) dengan kualitas pelayanan medik terbaik. Dikisahkan bahwa
Kairo pernah memiliki rumah sakit dengan daya tampung 8000 tempat tidur
dengan pemisahan pada berbagai kasus medis. Bukan hanya sekedar
pelayanan medik yang terkemuka, setiap rumah sakit memiliki perpustakaan
dan ruang kuliah untuk memajukan pendidikan medis.
Demikian makalah ini penulis susun, mudahan ada manfaatnya bagi
pembaca, khususnya bagi penulis sendiri. Saran dan kritik yang bersifat
konstruktif sangat penulis harapkan untuk melengkapi makalah ini.

26

DAFTAR PUSTAKA
Al Kattani, Abdul Hayyie, Ketika Barat Memfitnah Islam, terj. Dr.
Lathifah Ibrahim Khadar, Jakarta: Gema Insani, 2005.
Ahmadie Thoha, Ibn Khaldun,. Al-Muqaddima,, terj , Jakarta: Pustaka Firdaus,
2000
Nakosteen, Mehdi, Kontribusi Islam Atas Dunia Intelektual Barat,
Surabaya: IAIN Sunan Risalah Gusti, 2003
Ichwan, Moch Nur , Kritik Kontemporer Atas Filsafat Arab Islam,
terj. Mohammad 'Abed al Jabiri, Jogjakarta: Islamika, 2003.
Ihsan, A. Fuad, Filafat Ilmu, Jakarta: Rineka Cipta, 2010
Setiawan, Conny dkk. Panorama Filsafat Il, Bandung: PT Mizan Publica, 2005
http://kenziehugo.blogspot.com/2011/06/kontribusi-islamterhadap-kebangkitan.html di Akses tanggal 14 April 2015.

27