Anda di halaman 1dari 2

Parestesididefinisikansebagaisuatufenomenasensorikberupakebas,rasa

terbakar dari kulit tanpa adanya stimulus yang jelas dan salah satu
manisfestasi klinis adanya sensasi yang tidak normal, hal ini terjadi
akibat adanya perubahan sensasi pada sistem saraf perifer, dapat bersifat
sementara atau menetap. Parestesi d i s e b a b k a n o l e h ' e d e r a s a r a f
y a n g d a p a t m e n g e n a i n a l v e o l a r i s i n f e r i o r , n lingualis,n
bukalis,nmilohioideusdannmentalis.4abang'abangsaraftersebut
mempunyai fungsi sensoris. Cedera yang mengenai syarafsyaraf ini
biasanya sulit dihindari karena anatomi pembuluhpembuluh syaraf
tersebut dekat dengan bagianapi'algigimolarketigarahangbawah.Pembuluh
pembuluhsyaraf tersebutmerupakan'abang'abangnervusmandibularis,divisiketiga
darinervustrigeminus.
Terkadang pasien merasakan kebas "beku&
beberapajamsetelah
pemberiananestesilokalyangterjadipadabagianbagianwajahtertentuseperti
bibir,gusi,ujunglidahataudagu.Halinitidakmenjadimasalah,namunketika
parestesitetapadaselamabeberapahari,mingguataubulan,akanmenjadi
masalah. Parestesi atau anestesi yang persisten merupakan
k o m p l i k a s i y a n g mengganggu dari pemberian anestesi lokal yang
terkadang tidak dapat dicegah. P a r e s t e s i j u g a m e r u p a k a n s a l a h
satupenyebabdarituntutanmalpraktekyang
palingsering.
Mekanisme terjadinya parestesi sebagai respon terhadap kerusakan syaraf perifer
dapat dijelaskan melalui proses wallerian degeneration bahwa kerusakanan
anatomi syaraf menyebabkan kelainan sensasi,
s e n t u h a n r i n g a n s a j a d a p a t menimbulkan kelainan sensasi.
Pada sistem syaraf perifer, jika terjadi kerusakan maka ujung akson
pada sisi distal akan mengalami degenerasi. Makrofag akan bermigrasi
untukmelaksanakanfungsifagositosisterhadapdebrismaupunbendabendaasingdi
daerahkerusakan.Selsels'hwantidakberdegenerasitetapiberproliferasidanberubah
membentukselyangsolidmenyerupaibentukselyangaslisepertiselsels'hwan
pada akson bagian proksimal. 6emudian akson distal sebagaiaksonbaru
yang dibungkus oleh selsel s'hwann, akan masuk dan bersatu dengan akson
proksimal.7ikapembentukanberlangsungterusse'aranormalmakaakanterbentuk
akson baru yang akan menghubungkan dengan sinaps. Dengan
terbentuknya kembali selubung akson maka peristiwa penghantaran
impuls akan k e m b a l i n o r m a l . S e l a m a f a s e r e g e n e r a s i d i d a e r a h
k e r u s a k a n m a k a p e r i s t i w a penghantaranimpulstidaksebaiksebagaimana
mestinya.6elainansensasipadadaerah penyembuhan jaringan yang teriritasi
khronis olehkarenaadanyakontak jaringansyarafbarudenganjaringansyaraf
semula disekitarnya, dapat menyebabkan penghentian penghantaran impuls syaraf
se'araspontanselamafase
Parestesiadidefenisikansebagaisuatufenomenasensorikberupakebas,rasaterbakar
darikulittanpaadanyastimulusyangjelas.Parestesidapatdisebabkanolehtrauma,
tumor,penyakitjaringankolagen,infeksidanpenyakitpenyakitidiopatik

Telahdiketahui,bahwapadabeberapakejadianlangka,sebuahbloksarafalveolaris
inferiordapatmenyebabkanparesthesia,anesthesiadandisthesiapermanenpadasaraf
alveolaris inferior dan saraf lingual. Hanya sedikit kasus seperti diatas yang kita
dapatkan di literatur dengan kisaran banyaknya kejadian dari 1 : 26.000 blok
alveolaris inferior sampai dengan kisaran 1 : 800.000 blok alveolaris inferior.
Kebanyakan penelitian memperlihatkan bahwa saraf lingual lebih banyak (70 %)
mengalami cedera daripada saraf alveolaris inferior (30 %). Penelitian lain
menyebutkan bahwa ketika kerusakan terjadi setelah blok saraf alveolaris inferior
makaakanberpengaruhsecaraumumpadadaerahanatomistersebutdibandingkan
denganpengaruhpadabagianbagiankecilnyasepertiyangterjadipadaanestesilokal.
Ketikabloksarafalveolaris mengakibatkankerusakansarafpermanen,makasaraf
lingualakanterpengaruh70%padawaktutersebut,kemungkinanbesarakibatdari
polalembarikatanserabutsarafnya.