Anda di halaman 1dari 15

NAMA : SYAMSUDINOOR

KELAS : XI ATP

KARYA TULIS
PANEN KELAPA SAWIT (Elais guinensis)
MENGGUNAKAN DODOS
Di PT.NUSANTARA SAWIT PERSADA
(NSP)

Latar

Belakang
Tanaman kelapa sawit termasuk ke dalam famili palmaceae yang
merupakan tanaman tahunan dan merupakan tanaman perkebunan utama.
Saat ini tanaman kelapa sawit menjadi salah satu andalan atau komoditas
yang unggulan dalam sektor perkebunan dan merupakan komoditas ekspor
yang berperan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Minyak sawit
merupakan produk perkubunan yang memiliki prospek yang sangat cerah
karena seiring dengan berjalannya waktu, industri-industri yang berbasis
bahan baku produk kelapa sawit berkembang dengan sangat pesat. Selain
itu, kelapa sawit juga memiliki produk olahan yang beraneka ragam seperti
bahan makanan,bahan industri,kosmetik,dan obat-obatan.
Panen adalah pemotongan tandan buah segar sampai kepengangkutan ke
TPH(Tempat Peletakan Hasil). K3LH pada panen kelapa sawit seperti,
helm,sarung dodos, sarung tangan,sepatu bot.
Dodos adalah alat yang perlu digunakan dalam melakukan panen buah
kelapa sawit.

Maksud

dan Tujuan Karya Tulis


Maksud Karya Tulis
Memberi informasi tentang panen kelapa sawit (Elais
guenensis) menggunakan dodos.
Sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan
kegiatan praktik kerja industri(prekerin).
Tujuan

Karya Tulis
1. Mengetahui tentang pengertian panen.
2. Mengetahui tentang teknik pemanenan.
3. Mengetahui kriteria buah siap panen.

Pengertian

Panen
Panen adalah proses pemotongan tandan
buah dari pohon sampai dengan kegiatan
pemotongan tandan buah matang. Penen
merupakan salah satu kegiatan penting
dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit
menghasilkan. Selain bahan tanam (bibit)
dan pemeliharaan tanaman, panen juga
merupakan faktor penting dalam pencapaian
produktivitas.

Cara

Panen Kelapa Sawit


Cara panen kelapa sawit yang benar merupakan
kegiatan yang paling ditunggu-tunggu karena
merupakan kegiatan yang akan menghasilkan uang
bagi petani atau perusahaan perkebunan kelapa
sawit. Tananaman kelapa sawit akan mulai
menghasilkan bunga betina setelah berumur 2,5
tahun dan masak 6 bulan setelah penyerbukan.
Dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan,
sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5
pohon terdapat 1 tandan buah matang panen.

Panen buah kelapa sawit harus dilakukan dengan cara yang


benar karena jika salah akan merusak tanaman kelapa
sawit itu sendiri. Ciri tandan buah segar kelapa sawit yang
sudah matang panen adalah 2 brondolan yang
lepas/perkilogram tandan buah segar. Sebagai contoh jika
berat buah 10 kg maka sedikitnya ada 10 brondolan lepas
atau lebih dari janjangan. Waktu panen juga disebut
dengan rotasi panen, rotasi panen yang baik adalah 7 hari
sekali dan maksimal 10 hari sekali. Jika panen terlalu lama
maka akan meningkatkan asam lemak bebas, sehingga
dapat merugikan karena sebagian kandungan minyaknya
akan berubah menjadi asam lemak bebas dan menurunkan
mutu minyak.

Kriteria

Matang Panen
Kriteria matang panen dilakukan pada
saat kandungan minyak dalam buah
sudah terangkat maksimal dan kandungan
asam lemak bebas (ALB).
Sudah terdapat 1 brondolan yang terlepas
dari tandan.

1.

Cara panen buah kelapa sawit yang baik dan benar adalah :

1. Cari buah yang sudah matang panen dengan 2 brondolan


lepas/kg.

2. Buah yang sudah matang kemudian di potong.

3. Pelepah di potong menjadi 2 atau 3 bagian dan di susun di


gawangan mati
4. Tandan buah segar kemudian di geser ke luar piringan dan
tangkainya di potong dengan jarak maksimal 2cm dari pangkal buah.
5. Berondolan kemudian dikutip dan dimasukkan ke dalam karung.
6. Pindah ke pokok berikutnya untuk melakukan pemanenan.
7. Tandan buah segar kemudian diangkat ke angkong dan dibawa
ke tph.
8. Tandan buah segar kemudian disusun di tph.

Teknik

Panen dengan Menggunakan Dodos


Carilah buah yang sudah matang minimal 2
brondolan/kg.
Pegang tangkai/ganggang dodos dengan erat,
kemudian dorong dan tangkai dodos hingga
tangkai buah tandan buah segar terpotong.
Potong pelepah songgo dua pada buah tandan
buah segar.
Susun pelepah yang sudah dipotong
digawangan mati.

Bagian-bagian Dodos :
Mata dodos berfungsi,sebagai
pemotongan buah kelapa sawit yang
berumur 3-7 tahun. Mata dodos ini
terbuat dari besi baja.
Ganggang dodos berfungsi,sebagai
memudahkan panen kelapa sawit yang
pohonnya cukup tinggi. Ganggang dodos
terbuat dari kayu ulin.

(K3LH)

Panen Kelapa Sawit


Helm berfungsi,sebagai melindungi kepala,agar
saat panen kelapa sawit tidak dijatuhi buah.
Sarung tangan berfungsi sebagai pelindung tangan
pada saat memegang/memanen kelapa sawit
menggunakan dodos.
Sepatu bot berfungsi sebagai pelindung kaki pada
saat berjalan dan panen kelapa sawit.
Sarung dodos berfungsi sebagai pelindung mata
dodos agar tidak mengenai pemanen pada saat
panen telah selesai.

Kesimpulan
Setelah ditinjau dari pembuatan makalah ini, maka dapat disimpulkan
sebagai berikut.
Panen adalah proses pemotongan tandan buah dari pohon sampai dengan
pengangkutan ke TPH yang meliputi kegiatan pemotongan tandan buah.
Kriteria buah siap panen adalah memiliki ciri 3 atau lebih berondolan lepas
dari janjang buah yang di panen para pemanen kriteria itu dapat dipanen ke
dalam keadaan mateng.
Cara panen kelapa sawit adalah cari buah yang sudah matang panen dengan
2 brondolan lepas/kg. Buah yang sudah matang kemudian dipotong. Pelepah
dipotong menjadi 2 atau 3 bagian dan disusun digawangan mati. Tandan buah
segar kemudian digeser ke luar piringan dan tangkainya dipotong dengan
jarak maksimal 2cm dari pangkal buah. Brondolan kemudian di kutip dan
dimasukkan kedalam karung. Pindah ke pokok berikutnya untuk melakukan
pemanenan. Tandan buah segar kemudian diangkat ke angkong dan dibawa
ke TPH. Tandan buah segar kemudian disusun di TPH.

Saran

Dalam bekerja seseorang perlu


memperhatikan keselamatan yaitu dengan
memakai alat pelindung diri,seperti :
helm, sarung tangan, sepatu bot, dan
sarung dodos.

SEKIAN DARI PRESENTASI


SAYA
TERIMA KASIH ATAS
PERHATIANNYA

wassallamualaikum.wr.wb