Anda di halaman 1dari 3

Pertanyaan diskusi

1. Ada beberapa alasan kenapa seseorang mempelajari manajemen operasi, yaitu:


a. Manajemen operasi merupakan salah satu dari tiga fungsi utama dalam organisasi
apapun dan secara integral terkait dengan semua fungsi bisnis lainnya. Semua
organisasi memasarkan (menjual), membiayai (memperhitungkan), dan
menghasilkan (mengoperasikan) serta penting untuk mengetahui bagaimana
aktifitas manajemen operasi berfungsi.
b. Karena ingin mengetahui bagaimana barang dan jasa diproduksi.
c. Untuk memahami apa yang dilakukan oleh menejer operasi.
d. Karena merupakan sebuah bagian yang mahal dalam sebuah organisasi. Sebuah
persentase yang besar dari pemasukan dari kebanyakan perusahaan dihabiskan
pada fungsi manajemen operasi. Bahkan manajemen operasi memberikan sebuah
kesempatan yang besar kepada sebuah organisasi untuk meningkatkan
profitabilitasnya dan memperluas jasa yang diberikan kepada masyarakat.
2. Empat orang yang telah berkontribusi terhadap teori dan teknik dari manajemen
operasi, yaitu:
a. Eli Whitney
b. Frederick W. Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah
c. Henry Ford dan Charles Sorensen
d. Walter Shewhart
3. Kontribusi dari empat individu yang teridentifikasi tersebut yaitu:
a. Eli Whitney diakui sebagai orang yang pertama kali memopulerkan suku cadang
yang bisa saling ditukar, yang dicapai melalui standardisasi dan pengawasan
kualitas.
b. Frederick W. Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah, berkontribusi
terhadap pemilihan karyawan, perecanaan, dan penentuan jadwal, studi gerak dan
yang sekarang popular yakni bidang ergonomik. Kontribusi terbesarnya adalah
keyakinannya bahwa manajemen seharusnya lebih memiliki banyak ide dan
agresif dalam peningkatan metode kerja. Dan keyakinan bahwa manajemen harus
bertanggung jawab lebih
c. Henry Ford dan Charles Sorensen menggabungkan apa yang mereka ketahui
mengenai bagian yang terstandardisasi dengan lini perakitan kuasi dari
pengemasan daging dan industri pengiriman surat serta menambahkan konsep
yang revolusioner dari lini perakitan, dimana pekerja berdiri tidak bergerak dan
materil yang bergerak.
d. Walter Shewhart menggabungkan pengetahuan yang dimilikinya mengenai
statistik dengan kebutuhan akan pengawasan kualitas dan menyediakan dasar
statistik untuk percontohan statistik dalam pengawasan kualitas.
4. Tiga fungsi dasar dari sebuah perusahaan, yaitu:
a. Pemasaran, yang menghasilkan permintaan atau paling tidak menerima pesanan
untuk sebuah produk atau jasa.
b. Produksi/operasi, yang menciptakan produk.

c. Finansial/akuntansi, yang melacak seberapa baik kinerja organisasi, pembayaran


tagihan, dan pengumpulan uang.
5. 10 keputusan strategis manajemen operasi, yaitu:
a. Desain barang dan jasa: menjelaskan apa yang diperlukan dari kegiatan operasi
pada masing-masing keputusan.
b. Pengelolaan kualitas: menentuan ekspektasi kualitas dari pelanggan dan membuat
kebijakkan serta prosedur untuk mengidentifikasi dan mencapai kualitas tersebut.
c. Desain proses dan kapasitas: menentukan seberapa baik barang dan jasa
dihasilkan.
d. Strategi lokasi: memerlukan penilaian terkait kedekatan dengan pelanggan,
pemasok, dan bakat.
e. Strategi tata ruang: memerlukan penyatuan kebutuhan kapasitas, tingkat personel,
teknologi, dan kebutuhan persediaan untuk menentukan arus bahan baku, orang,
dan informasi secara efisien.
f. SDM dan desain pekerjaan: menentukan bagaimana cara untuk merekrut,
memotivasi dan mempertahankan personil dengan bakat dan kemampuan yang
dibutuhkan.
g. Manajemen rantai pasokan: menentukan bagaimana mengintegrasikan rantai
pasokan kedalam strategi perusahaan.
h. Manajemen persediaan: mempertimbangkan keputusan pemesanan dan
penyimpanan persediaan dan bagaimana mengoptimalisasikan.
i. Penentuan jadwal: menentukan dan menerapkan jadwal jangka waktu menengah
dan pendek secara efektif dan efisien.
j. Pemeliharaan: memerlukan keputusan yang mempertimbangkan kapasitas
fasilitas, permintaan produksi dan kebutuhan akan personel untuk menjaga sebuah
proses.
6. Empat area yang signifikan bagi peningkatan produktifitas buruh yaitu:
a. Analisa situasi: langkah awal manajemen produktivitas harus mampu menganalisa
situas sebelum mengambil keputusan atau pun mengambil tindakan yang
ditetapkan.
b. Menciptakan kesadaran akan produtivitas: kesadaran semua pihak yang terlibat
dalam perusahaan, merupakan kunci penting untuk meningkatkan produktivitas
seperti yang diharapkan.
c. Menerapkan program: program yang sudah disusun dan diputuskan, maka harus
diimplementasikan dalam pelaksanaan nya untuk mencapai tujuan akhir.
d. Mengevaluasi program dan memberikan umpan balik: untuk menilai hasil akhir
maka perlu dilakukan evaluasi program.
7. Amerika serikat merupakan negara dengan angkatan kerja yang paling produktif di
dunia dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, dan telah terjadi peningkatan
persaingan dari asia timur dan selatan. Kesenjangan produktivitas antara AS dan
negara maju lainnya juga telah melebar dengan nilai tambah perorang pekerja pada
2006 63.885 dollar AS, diikuti oleh irlandia dibelakangnya pada 55.986 dollar AS.
Tetapi karena orang AS bekerja dengan jam kerja yang lebih banyak pertahun,
norwegia telah memiliki level produtivitas buruh tertinggi ketika diukur sebagai nilai
tambah per jam bekerja pada 37,99 dollas AS dibanding dengan 35,63 dollas AS di
AS dan 35,08 diperancis. Langkanya investasi SDM melalui pelatihan dan keahlian,

termasuk penyediaan peralatan dan tenologi dapat mendorong ke bawah tingkat


utilitas potensi buruh di dunia.
8. Beberapa dari permasalahan yang muncul saat pengukuran, yaitu:
a. Kualitas, mungkin dapat berubah sementara kuantitas dari masukan dan hasil tetap
konstan.
b. Elemen eksternal, dapat menyebabkan peningkatan atau penurunan dalam
produktivitas.
c. Unit pengukuran yang tepat mungkin kurang.
9. Ada dua faktor penggerak utama yang merupakan tantangan manajemen operasi di
masa kini. Yang pertama adalah internet. Internet sebagai saluran komunikasi dan
kolaborasi yang mudah dan cepat antara perusahaan. Disisi lain internet juga
membuat customer semakin mudah mendapatkan informasi tentang produk yang
diinginkannya, baik melalui pencarian informasi menggunakan search engine (google,
yahoo, dll) maupun referensi dari sosial media (facebook, twitter, dll) faktor
penggerak kedua adalah globalisasi. Pasar dan operasi perusahaan telah menjadi
global. Dampaknya adalah perusahaan yang menyasar pasar global haruslah memiliki
kemampuan manajemen operasi yang mumpuni. Internet dan globalisasi
mengingatkan pentingnya peran manajemen operasi pada bisnis dimasa kini.
10. Lima alasan kenapa produktivitas sulit untuk ditingkatkan pada sektor jasa, yaitu:
a. Biasanya bersifat intensif
b. Sering kali berfokus pada atribut atau keinginan individu yang unik
c. Terkadang merupakan sebuah tugas intelektual yang dilakukan oleh profesional
d. Terkadang sulit untuk menggunakan mesin dan diotomatisasi
e. Terkadang sulit untuk mengevaluasi kualitas.