Anda di halaman 1dari 35

BUKU PEDOMAN PENULISAN TESIS

Program Studi Magister Manajemen


Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada
2014

PENGANTAR
Tesis merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian yang mandiri untuk memenuhi
sebagian persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan S-2 pada Program Studi Magister
Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MM FEB UGM).
Mahasiswa memiliki kebebasan untuk memilih format tesis sesuai dengan bidang minat,
yaitu: Tesis Umum dan Rencana Bisnis (Business Plan).
Sebelum mahasiswa menulis tesis, mahasiswa wajib menyusun proposal tesis yang berisi
usulan penelitian. Proposal tesis dipresentasikan dalam mata kuliah Workshop Tesis.
Tidak menutup kemungkinan usulan penelitian dipresentasikan di mata kuliah Business
Research Method. Setelah proposal tesis disetujui oleh dosen pembimbing tesis,
mahasiswa dapat melaksanakan penelitian dan menyusun hasil penelitian menjadi
sebuah tesis.
Buku pedoman ini merupakan arahan bagi mahasiswa MM FEB UGM yang hendak
menulis proposal tesis dan tesis. Buku ini memuat garis besar tata cara penulisan
proposal tesis dan tesis, baik untuk tesis dengan jenis tesis umum maupun rencana bisnis.
Panduan ini merupakan standar minimal yang harus dipenuhi oleh mahasiswa.

Program Studi Magister Manajemen


Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada

DAFTAR ISI
PENGANTAR ................................................................................................. i
DAFTAR ISI....................................... ............................................................................. ii
1. PROPOSAL TESIS ................................................................................................. 3
1.1 Bagian Awal ........................................................................................................... 3
1.2 Bagian Utama ........................................................................................................ 3
1.3 Bagian Akhir........................................................................................................... 5
2. PEDOMAN PENULISAN TESIS UMUM .................................................................. 6
2.1 Sistematika Penulisan Tesis................................................................................... 6
2.1.1 Bagian Awal..................................................................................................... 7
2.1.2 Bagian Utama .................................................................................................. 9
2.1.3 Bagian Akhir .................................................................................................. 13
3. PEDOMAN PENULISAN TESIS RENCANA BISNIS (Business Plan) .......................... 18
3.1 Bagian Awal ......................................................................................................... 18
3.2 Bagian Utama ...................................................................................................... 18
3.3 Bagian Akhir......................................................................................................... 21
4. FORMAT PENULISAN ........................................................................................ 22
4.1 Bahan dan Ukuran ............................................................................................... 22
4.2 Pengetikan ........................................................................................................... 22
4.3 Penomoran Halaman........................................................................................... 23
4.4 Tabel dan Gambar ............................................................................................... 23
4.5 Bahasa ................................................................................................................. 24
5. LAMPIRAN ........................................................................................................ 25
5.1 Pendaftaran Ujian Tesis....................................................................................... 25
5.2 Pelaksanaan Ujian Tesis ...................................................................................... 26
5.3 Flowchart Pengambilan Tesis Mahasiswa ........................................................... 29
5.4 Contoh Halaman Judul Proposal Tesis ................................................................ 30
5.5 Contoh Halaman Judul Tesis ............................................................................... 31
5.6 Contoh Halaman Pernyataan .............................................................................. 32
5.7 Contoh Halaman Judul Ringkasan Tesis .............................................................. 33
5.8 Contoh Halaman Approval of Thesis Supervisor ................................................ 34

1. PROPOSAL TESIS
Proposal tesis terdiri dari tiga bagian pokok, yakni Bagian Awal, Bagian Utama, dan Bagian
Akhir.

1.1. Bagian Awal


Bagian awal pada proposal tesis adalah halaman judul, yang memuat: judul, maksud
usulan penelitian, lambang UGM, nama dan nomor mahasiswa, instansi yang
bersangkutan, dan waktu pengajuan.
a. Judul penelitian dibuat sesingkat-singkatnya dan jelas, menunjukkan dengan tepat
topik masalah yang hendak diteliti, dan tidak membuka peluang penafsiran yang
beraneka ragam.
b. Maksud usulan penelitian/proposal adalah untuk menyusun tesis S-2 dalam Program
Studi Magister Manajemen.
c. Lambang Universitas Gadjah Mada ditempatkan di tengah halaman dengan diameter
sebesar 5,5 cm.
d. Nama mahasiswa ditulis dengan lengkap, sesuai pada ijazah S1, dan tanpa derajat
kesarjanaan. Cantumkan nomor mahasiswa di bawah nama.
e. Instansi yang dituju adalah Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.
f. Waktu pengajuan ditunjukkan dengan menuliskan tahun.
Contoh halaman judul proposal tesis terdapat pada Lampiran 5.5.

1.2. Bagian Utama


Bagian utama dalam proposal tesis mencakup hal-hal sebagai berikut:
a. Latar Belakang
Pada latar belakang berisi tentang landasan konseptual dan kaitannya dengan landasan
kontekstual yang melatarbelakangi penelitian yang dilakukan. Pengamatan terhadap
fenomena yang terjadi saat ini yang menarik perhatian dan sesuai/tidak sesuai dengan
konsep yang ada dapat menjadi latar belakang suatu penelitian.
b. Rumusan Masalah
Rumusan masalah adalah penjelasan yang mengungkapkan apa yang menjadi masalah
dalam penelitian yang akan dipecahkan. Perumusan masalah memuat penjelasan yang
lebih lengkap dan terperinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti
berdasarkan identifikasi masalah. Terdapat tiga kriteria untuk menilai kualitas dari

rumusan masalah yaitu aktual (merupakan permasalahan bisnis yang sedang dihadapi
akhir-akhir ini dan nyata), dapat dipecahkan (terdapat berbagai alternatif solusi atau
keputusan yang dapat ditawarkan), dan menarik (menjadi perhatian atau dibutuhkan
pemecahan masalahnya oleh masyarakat bisnis). Dalam menulis rumusan masalah,
mahasiswa minimal harus dapat menjawab dengan jelas: apa yang menjadi masalah? ,
apa saja konsep/teori yang dapat dijadikan landasan menawarkan alternatif solusi atas
masalah dimaksud?, dan mengapa masalah tersebut menarik perhatian? Rumusan
masalah tidak dinyatakan dengan kalimat tanya, tapi merupakan pernyataan masalah
(statement of the problem)
c. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian harus disusun secara singkat, padat, jelas, dan dituangkan dalam
bentuk kalimat tanya. Pertanyaan penelitian hendaknya dapat diuji secara empiris (jika
tesis berupa penelitian empiris) atau dapat dijawab dengan menerapkan suatu konsep
guna menghasilkan alternatif keputusan atau solusi (jika tesis berupa perencanaan bisnis).
Penulis harus sudah memikirkan ketersediaan data, sumber data, dan cara memperoleh
data sehingga yakin bahwa pertanyaan penelitian tersebut dapat terjawab dan penulisan
tesis dapat diselesaikan.
d. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian memuat penjelasan tentang sasaran yang lebih spesifik dan akan
menjadi tujuan dalam penelitian. Tujuan penelitian harus sesuai dengan rumusan
masalah dan pertanyaan penelitian. Dalam rumusan pertanyaan penelitian digunakan
kalimat tanya. Dalam rumusan tujuan penelitian digunakan kalimat pernyataan.
e. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian berisi pernyataan tentang hasil yang diharapkan dari penelitian (dapat
berupa: alternatif keputusan, strategi, analisis komparasi, petunjuk pemilihan alternatif
keputusan) dan pihak siapa/mana yang menerima manfaat tersebut. Pernyataan manfaat
penelitian harus disebutkan dengan jelas, singkat, dan relevan dengan tujuan penelitian
yang telah ditetapkan. Hindari menyatakan manfaat penelitian berupa suatu hal yang
tidak akan dihasilkan dari penelitian yang dilakukan.
f. Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian
Di dalam batasan masalah memuat asumsi-asumsi yang digunakan dan merupakan
penegasan bagian masalah yang lebih spesifik dan akan dipecahkan, jika tidak maka dapat
menyebabkan meluasnya masalah yang akan dipecahkan. Bagian ini juga menjabarkan
variabel dan indikator-indikatornya.
g. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang hasil-hasil penelitian yang didapat
oleh peneliti terdahulu dan yang ada hubungannya dengan penelitian yang akan
dilakukan. Dalam penyajian ini hendaknya ditunjukkan bahwa permasalahan yang akan
diteliti belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan.

h. Metode Penelitian
Metode penelitian mengandung uraian tentang: deskripsi data yang diperlukan beserta
sumber data, alat analisis (model, formula, teknik, algoritma, dan sejenisnya) dan
instrumen penelitian (e.g. kuesioner), dan variabel beserta definisi variabel yang
digunakan. Jelaskan secara spesifik bagaimana metode penelitian yang digunakan akan
mampu digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian.

1.3. Bagian Akhir


Bagian akhir proposal tesis terdiri dari Daftar Pustaka dan Lampiran.
a. Daftar Pustaka
Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang diacu dalam usulan penelitian dan disusun ke
bawah menurut abjad. Informasi lebih lanjut merujuk pada Bagian 2.1.3.
b. Lampiran (jika ada)
Pada lampiran diberikan beberapa penjelasan-penjelasan yang lebih detail yang dianggap
perlu didalam penulisan tesis akan tetapi akan menghilangkan fokus penelitian jika
diletakkan di dalam bagian utama tesis. Yang perlu dilampirkan dalam lampiran tesis
contohnya antara lain; data, hasil uji reliabilitas dan vailiditas, hasil uji data, analisis data
dan hal lain yang perlu dilampirkan. Penomoran dalam lampiran ditulis dengan angka
Arab. Penulisan lampiran diletakkan pada bagian tengah atas dan diikuti dengan judul
lampiran. Pada tulisan lampiran dan judul digunakan huruf besar.

2. PEDOMAN PENULISAN TESIS UMUM


2.1. Sistematika Penulisan Tesis
Tesis merupakan karya tulis ilmiah berupa dokumentasi pelaksanaan hasil penelitian yang
mandiri untuk memperoleh derajat kesarjanaan S-2 di MM FEB UGM. Bagian berikut
menjelaskan secara rinci sistematika penulisan untuk masing-masing bagian.
Bagian awal terdiri dari:
1. Sampul judul tesis
2. Judul
3. Halaman pengesahan
4. Halaman pernyataan
5. Kata pengantar
6. Daftar isi
7. Daftar tabel
8. Daftar gambar
9. Daftar lampiran
10. Arti lambang dan singkatan
11. Abstrak
Bagian utama terdiri dari:
BAB I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah
3. Pertanyaan Penelitian
4. Tujuan Penelitian
5. Manfaat Penelitian
6. Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian
7. Sistematika Penulisan
BAB II. LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA/KAJIAN PUSTAKA (bisa pilih salah satu
istilah)
1. Tinjauan Pustaka
2. Teori Dasar/Landasan Teori
3. Hipotesis
BAB III. METODE PENELITIAN
1. Desain Penelitian
2. Definisi Istilah/Operasional
3. Populasi dan Sampel

4. Alat Analisis (dan Instrumen Penelitian)


5. Sumber dan Metode Pengumpulan Data
6. Metode Analisis Data
BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1. Deskripsi Data
2. Pengujian Hipotesis/Hasil Estimasi/Analisis Data dan Hasil Penelitian (pilih salah satu
yang sesuai).
3. Pembahasan
BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
1. Simpulan
2. Keterbatasan
3. Implikasi
4. Saran-Saran
Bagian akhir terdiri dari:
1. Daftar Pustaka/Referensi
2. Lampiran
2.1.1. Bagian Awal
Dalam penulisan karya tulis ilmiah, bagian awal mencakup halaman judul dan halaman
pengesahan. Halaman judul terdiri dari: judul, maksud penelitian, lambang UGM, nama
dan nomor mahasiswa, instansi yang dituju, dan waktu pengajuan karya tulis.
a. Sampul Tesis terdiri dari beberapa hal yang dituliskan berurutan ke bawah sebagai
berikut:
1. Di dalam halaman sampul paling atas judul ditulis secara lengkap dengan ukuran
huruf 12, tebal, dan jenis tulisan Times New Roman.
2. Di bawahnya diikuti dengan kata tesis, dengan ukuran huruf 12, tebal, dan jenis
tulisan Times New Roman.
3. Lambang Universitas Gadjah Mada (bukan segi lima) dengan diameter 5,5 cm.
4. Setelah itu diikuti dengan nama lengkap tanpa gelar dan nomor induk mahasiswa
(NIM).
5. Fakultas dan jurusan serta nama lengkap universitas, dan waktu (tahun) lulus ujian.
Ukuran huruf 12, tebal, dan jenis tulisan Times New Roman.

b. Halaman Judul terdiri dari beberapa hal yang dituliskan berurutan ke bawah sebagai
berikut:
1. Judul tesis dibuat sesingkat-singkatnya seperti yang sudah diuraikan pada usulan
penelitian. Judul tesis harus tepat menggambarkan isi/inti dari tesis. Judul ditulis
dengan ukuran huruf 12 dan jenis tulisan Times New Roman.
2. Maksud tesis dituliskan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh
derajat kesarjanaan S1 di Program MM FEB UGM. Ukuran huruf 12. Jenis tulisan
Times New Roman.
3. Lambang Universitas Gadjah Mada berbentuk bundar (bukan segi lima) dengan
diameter 5,5 cm.
4. Nama lengkap mahasiswa (tanpa gelar dan tanpa singkatan) yang mengajukan tesis.
Nomor induk mahasiswa (NIM) dituliskan di bawah nama mahasiswa.
5. Fakultas dan jurusan serta nama lengkap universitas, dan waktu (tahun) lulus ujian.
Ukuran huruf 12, tebal, dan jenis tulisan Times New Roman.
Semua huruf dicetak secara kapital. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing diatur
secara simetris, rapi, dan serasi. Contoh halaman Judul dapat dilihat dalam lampiran 5.6.
c. Halaman Pengesahan
Halaman ini berisi tentang tanda tangan pembimbing dan para penguji, beserta
dengan tanggal ujian. Halaman ini telah disediakan oleh Bagian Akademik. Contoh
halaman pengesahan (versi Bahasa Inggris) dapat dilihat dalam lampiran 5.9.
d. Halaman Pernyataan
Halaman ini berisi pernyataan bahwa isi tesis tidak merupakan jiplakan dan bukan hasil
karya orang lain. Contoh halaman pernyataan dapat dilihat dalam lampiran 5.7.
e. Kata Pengantar terdiri dari:
1. Ungkapan rasa syukur atas selesainya penyusunan tesis
2. Tujuan dari penulisan tesis
3. Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
pelaksanaan tesis
4. Harapan-harapan penulis terhadap hasil tesis.
f. Daftar Isi
Daftar isi ditujukan untuk memberikan gambaran tentang isi tesis. Selain itu juga dapat
digunakan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin melihat langsung ke dalam
tulisan dalam suatu bab atau sub-bab tertentu. Di dalam daftar isi terdapat urutan
judul, bab, judul sub-bab, judul anak sub-bab disertai dengan nomor halamannya.

g. Daftar Tabel
Daftar tabel berisi tentang judul tabel, nomor tabel, dan nomor halaman tabel di
dalam tesis.
h. Daftar Gambar
Daftar gambar berisi tentang judul gambar, nomor gambar, dan nomor halaman
tempat dimana gambar tersebut berada dalam tesis.
i. Daftar Lampiran
Daftar lampiran berisi tentang judul lampiran, nomor lampiran, dan nomor halaman
dimana lampiran tersebut berada.
j. Arti Lambang dan Singkatan
Jika dalam tesis menggunakan banyak lambang dan singkatan, maka diperlukan daftar
khusus untuk arti lambang dan singkatan tersebut. Daftar lampiran berisi daftar khusus
lambang dan singkatan berisi lambang dan singkatan yang digunakan dalam tesis
disertai arti dan satuannya.
k. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak/intisari tesis dituliskan ke dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris. Bagian ini merupakan uraian singkat sebanyak 100-300 kata yang berisi
tentang tujuan penelitian, cara, dan hasil penelitian. Kata abstrak ditulis di tengah
halaman dengan huruf kapital. Teks di dalam abstrak ditulis dengan spasi tunggal dan
huruf miring. Dalam abstrak dicantumkan kata kunci yang ditempatkan di bawah
abstrak.
2.1.2. Bagian Utama
Bagian utama atau bagian tubuh terdiri dari beberapa bab antara lain: (1) bab
pendahuluan, (2) landasan teori, (3) metode penelitian, (4) hasil penelitian dan
pembahasan, (5) simpulan. Selain itu dari masing-masing bab terdapat beberapa sub bab
yang menjelaskan beberapa hal yang terkait dengan arahan dan tujuan dari penelitian
yang akan atau telah dilakukan.
BAB I. PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan adalah bab pertama yang dituliskan dalam tesis yang dapat
mengantarkan pembaca untuk dapat mengetahui siapa dan apa yang diteliti, mengapa
dan untuk apa diteliti, kapan diteliti, dimana diteliti, dan bagaimana penelitian tersebut
dilakukan. Oleh karena itu di dalam bab pertama tesis memuat tentang: (1) latar belakang
masalah, (2) rumusan masalah, (3) pertanyaan penelitian, (4) tujuan penelitian, (5)
manfaat penelitian, (6) ruang lingkup atau batasan penelitian, (7) sistematika penulisan.

Penjelasan mengenai cakupan bab pertama tesis sama dengan penjelasan pada cakupan
proposal tesis di halaman 3-4.
BAB II. LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA/
KAJIAN PUSTAKA (bisa pilih salah satu)
1. Tinjauan pustaka
Tinjauan pustaka merupakan uraian sistematis mengenai beberapa teori dan hasil
penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Dalam tinjauan
pustaka ini memuat tentang dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu masalah.
Dugaan sementara dibuat dengan menggunakan pengetahuan ilmiah/teori yang relevan
dan jelas sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan. Adanya dugaan
sementara menunjukkan bahwa tujuan penyelesaian masalah yang akan diteliti belum
terjawab atau belum sepenuhnya terpecahkan secara memuaskan.
Tinjauan pustaka ini sebaiknya dapat menggambarkan fakta-fakta yang berkaitan dengan
penelitian langsung dari sumbernya/sumber kepustakaan primer. Sumber kepustakaan
sekunder dapat digunakan sebagai pendukung sumber kepustakaan primer. Sumbersumber yang digunakan harus dicantumkan nama dan tahun penerbitan yang sesuai
dengan sumber yang tercantum dalam daftar pustaka. Selain itu, tinjauan pustaka
dipaparkan dari beberapa studi literatur yang disusun oleh peneliti. Untuk dapat
memberikan penjelasan yang kuat dalam kajian teori ini hendaknya diberikan kajian yang
mendalam tentang teori yang terkait dengan penelitian. Tinjauan pustaka ini diharapkan
menjadi acuan/kerangka berfikir untuk memecahkan masalah atau dapat digunakan
untuk merumuskan hipotesis untuk penelitian induktif.

Dalam penelitian diperlukan kajian pustaka yang memiliki dua kriteria, yaitu: prinsip
kemutakhiran dan prinsip relevansi. Prinsip pemutakhiran terkait dengan ilmu yang
digunakan hendaknya merupakan teori yang dipandang paling mutakhir. Hal ini
dikarenakan ilmu berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, peneliti diharapkan dapat
berargumentasi berdasarkan teori-teori yang dipandang paling representatif pada waktu
penelitian dilakukan. Prinsip relevansi dimaksudkan agar peneliti dapat menyajikan kajian
teori yang berkaitan erat dengan masalah yang ada di dalam penelitian.
2. Hipotesis (jika memang diperlukan)
Hipotesis adalah pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori tentang
jawaban sementara terhadap suatu masalah dan masih harus dibuktikan kebenarannya.
Alur pembentukan hipotesis merupakan sebuah alur penalaran logis yang melalui

10

beberapa tahap tertentu. Pembuatan hipotesis yang ilmiah hendaknya dilakukan dengan
cermat, teliti, dan terarah secara logis yang langsung dapat diuji.
BAB III. METODE PENELITIAN
1. Rancangan/ Desain penelitian
Rancangan penelitian digunakan sebagai acuan strategi penelitian agar peneliti dapat
memperoleh data dan alat penelitian yang valid sesuai dengan karateristik dan tujuan
penelitian. Rancangan penelitian merupakan arahan yang digunakan untuk
menghubungkan antara pertanyaan penelitian dengan cara penelitian. Di bagian ini, juga
memuat penjelasan singkat tentang cara yang akan diambil untuk menjawab pertanyaan
penelitian. Dalam penelitian terdapat tiga rancangan penelitian paling umum digunakan
yaitu eksplorasi, deskripsi, dan eksplanatori.
2. Definisi istilah/operasional
Bagian ini menjelaskan tentang definisi operasional. Hal ini diperlukan agar tidak timbul
perbedaan pengertian atau kesalahpahaman makna, sehingga perlu penegasan istilah
yang dipakai dalam penelitian. Istilah yang perlu diberikan penegasan adalah istilah-istilah
yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok dalam penelitian.
3. Populasi dan sampel
Di bagian ini memuat penjelasan tentang populasi dan sampel penelitian. Populasi adalah
sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal.
Sampel adalah bagian miniatur (mikrokosmos) dari populasi. Penjelasan yang akurat
tentang karakteristik populasi diperlukan agar cara pemilihan dan besar sampel dapat
ditentukan dengan cermat, tepat, memenuhi kriteria representatif. Apabila informasi
mengenai populasi tidak lengkap dan akurat, maka peneliti dapat memberikan penjelasan
tentang siapa yang menjadi responden penelitian. Untuk konteks penelitian kualitatif,
dapat menggunakan istilah obyek atau subyek penelitian.
4. Instrumen penelitian
Bagian ini memaparkan instrumen yang digunakan, tatacara pengembangan instrumen,
dan persyaratan akan reliabilitas dan validitas.
5. Pengumpulan data
Bagian ini menjelaskan tentang bagaimana data dikumpulkan mencakup langkah-langkah
pengumpulan data, waktu pelaksanaan pengumpulan data, metode yang digunakan.

11

6. Metode analisis data


Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian dan alasan mengapa jenis analisis
data digunakan dijelaskan di bagian ini. Pemilihan jenis analisis data ditentukan dari
kebutuhan penelitian dan tetap searah dengan tujuan penelitian yang akan dicapai.
BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Dalam penelitian yang menguji hipotesis sebaiknya di bab keempat memuat dua bagian
besar, yaitu bagian pertama berisi uraian tentang deskripsi/karakteristik data dan bagian
kedua memuat uraian tentang hasil pengujian hipotesis. Dalam penelitian yang tidak
memuat hipotesis, bagian ini menjabarkan proses penelitian yang dilakukan dan
pembahasan hasil penelitian.
1. Deskripsi data
Deskripsi data berisi tentang uraian data yang diperoleh.Deskripsi data dapat disajikan
dalam statistik deskriptif, distribusi frekuensi yang disertai dengan grafik atau histogram,
nilai rerata, dan lain sebagainya.
2. Pengujian hipotesis (jika diperlukan)
Penjelasan hasil hipotesis secara ringkas dan padat dipaparkan dalam bagian ini.
Penjelasan dibatasi pada interpetasi atas hasil olah data pada angka statistik dan arti hasil
tersebut.
3. Pembahasan
Bagian Pembahasan menguraikan beberapa hal yaitu: jawaban atas masalah penelitian
yang telah dipaparkan di Bab I atau bahasan tentang hasil pencapaian tujuan penelitian,
kaitan antara hasil penelitian dengan bahasan ilmu yang terkait dengan penelitian.
Penjelasan hasil sebaiknya disertai perbandingan dengan hasil-hasil dari penelitian
sebelumnya.
BAB V. SIMPULAN, KETERBATASAN, & IMPLIKASI
1. Simpulan
Simpulan hasil penelitian dijelaskan dengan singkat, tepat, dan terkait langsung dengan
rumusan masalah dan tujuan penelitian. Simpulan merupakan intisari pembahasan yang
relevan dan dapat memperkaya hasil temuan penelitian.
2. Keterbatasan
Bagian ini juga memaparkan keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi oleh peneliti
dalam melaksanakan penelitian.

12

3. Implikasi
Implikasi dari temuan penelitian mencakup pada dua hal, yakni implikasi teoritis dan
praktis. Implikasi teoritis berhubungan dengan kontribusinya bagi perkembangan teoriteori ilmu yang ada dan implikasi praktis berkaitan dengan kontribusi temuan penelitian
terhadap penguatan pelaksanaan manajerial di luar lingkungan pendidikan dalam kancah
lapangan.
Rekomendasi yang diajukan seharusnya terkait dengan topik penelitian dan bersumber
pada temuan, pembahasan, dan kesimpulan hasil penelitian. Rekomendasi sebaiknya
dikemukakan dengan bahasa yang rinci dan operasional sehingga pihak lain yang terkait
dengan peneitian yang hendak melaksanakan saran tersebut dapat dengan mudah
melaksanakan saran tersebut.
2.1.3. Bagian Akhir
1. Daftar Pustaka/Referensi
Bagian ini memuat penulisan acuan di naskah dan daftar pustaka. Acuan penulisan
mengikuti petunjuk penulisan dari Gadjah Mada International Journal of Business.
Dalam naskah, karya yang menjadi acuan ditulis seperti berikut: nama akhir/nama
keluarga penulis dan tahun dalam tutup kurung; Contoh: (Ardi, 1999), dua penulis (Ardi
dan Simanjutak, 1998), lebih dari dua penulis (Andi et al., 1996), lebih dari dua sumber
diacu secara bersamaan (Ardi, 1999; Ningsih, 1998), dua tulisan atau lebih ditulis oleh
satu penulis (Ardi, 1999; 1993).
Hal yang dapat menimbulkan kerancuan jangan menggunakan H, hal, atau halaman
tetapi gunakan titik dua; Contoh: (Ardi, 1991: 121).
Jika menggunakan beberapa daftar acuan dengan nama pengarang yang sama dalam
tahun terbitan yang sama, gunakan akhiran a, b, dan seterusnya setelah tahun pada
acuan; contoh: (Ardi, 1999a) atau (Ardi, 1999a; Ningsih 1998b).
Jika nama penulis disebutkan dalam naskah, tidak perlu disebutkan dalam acuan,
contoh: Ardi (1998: 121) mengatakan....
Referensi pada tulisan karya institusional sebisa mungkin digunakan akronim atau
singkatan sependek mungkin; contoh: (Komite SAK-AIA, PSAK28, 1998).
Daftar acuan dalam tesis harus mencantumkan semua sumber yang menjadi acuan.
Dalam setiap pengisian harus berisi semua data yang dibutuhkan. Dengan menggunakan
format sebagai berikut:

13

a. Urutkan daftar referensi sesuai alfabet dengan nama akhir/nama keluarga pengarang
pertama atau institusi yang bertanggung jawab atas penulisan karyanya.
b. Gunakan inisial dari nama depan pengarang.
c. Tahun penerbitan harus diletakkan setelah nama pengarang.
d. Untuk judul jurnal tidak boleh disingkat.
e. Jika terdapat acuan lebih dari satu karya oleh penulis yang sama urutkan secara
kronologis waktu penerbitan. Untuk dua karya atau lebih dalam satu tahun oleh
penulis yang sama dibedakan dengan huruf setelah tanggal.
Contoh penulisan daftar referensi sebagai berikut:
a. Untuk penulisan buku/monograf dalam daftar pustaka disesuaikan dengan format
dasar penulisan diawali dengan menuliskan nama belakang yang diikuti dengan tahun
terbit dan judul buku (ditulis miring). Kemudian diakhiri dengan tempat terbit dan
penerbit.
Contoh:
Dessler, H. 2005. Human Resource Management. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Fransesco, A. M., dan Gold, B. A. 1998. International Organizational Behavior. Upper
Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Frederiksen, L. W. 1982. Handbook Behavior Management. New York: Wiley.
b. Untuk jurnal periodikal yang menuliskan halaman jurnal berlanjut sepanjang tahun
sebaiknya dituliskan nama jurnal dan volume dalam huruf miring kemudian diikuti
nomor halaman.
Contoh:
Gogineni, A., R. Alsup, dan D.F Gillespi. 1995. Mediation and Moderation in Social
Work Research. Social Work Research 19 (March): 57-63.
McDonald, R. P. 1996. Path Analysis with Composite Variables. Multivariate
Behavioral Research 31 (2): 239-70.
c. Untuk artikel dalam karya kolektif penulisannya seperti contoh di bawah ini.
Contoh:
Arvey, R. D. dan Jones, A. P. 1985. The Use of Discipline in Organizational Settings: A
Framework for Future Research. dalam: L.L Cummings dan B.M Staw (Eds.). Research
in Organizational Behavior,Vol. 7, pp. 179-180. Greenwich, CT: JAI Press.

14

d. Dalam penulisan referensi artikel majalah dituliskan tahun penerbitan dan bulan.
Khusus untuk majalah mingguan dituliskan pula tanggal penerbitan. Jika ada volume
nomor dituliskan miring setelah judul.
Contoh:
Raloff, J. 2001, May 12. Lead therapy wont help most kids. Science News, 15, 292
Artikel dalam surat kabar dituliskan dengan nama penulis yang diikuti dengan tanggal
diterbitkan, judul, nama surat kabar dan halaman.
Contoh:
Lohr, S. (2004, December 3). Health care technology is a promise unfinenaced, The
New York Times, p.C5
e. Untuk resensi buku atau media lainnya yang diterbitkan secara periodik, tuliskan judul
resensi, diikuti oleh kata review of the book atau resensi buku dan judul buku
dalam tanda kurung.
Contoh:
Gleick, E. (2000, Desember 14). The burdens of genius [review of the book, The Last
Samurai]. Time, 156, 171.
f. Untuk dokumen yang diterjemahkan setelah menuliskan judul terjemahan, diikuti
dengan nama penerjemah dan singkatan Trans (artinya penerjemah) dalam tanda
kurung. Tambahkan tahun terbit yang dokumen aslinya dalam tanda kurung.
Contoh :
Steinberg, M.D. (2003). Voices of revolution, 1917. (M.Schwartz, Trans). New Haven,
CT : Yale University Press. (Original work diterbitkan tahun 2001)
g. Dokumen dari jurnal/majalah online. Penulisan artikel online hampir sama dengan
penulisan printed artikel. Jika dokumen online juga tersedia dalam bentuk jurnal cetak,
maka penulisan URL tidak diperlukan, diganti dengan menuliskan versi elektronik
(electronic version).
Contoh :
Whitmeyer, J.M. (2000). Power through appointment [electronic version]. Social
Science Research, 29 (4), 535-555
Jika tidak disertai dengan jurnal cetak, penulisan disertai dengan tanggal diaksesnya
Contoh :
Ashe, D.D. & McCutcheon, L.E. (2001). Shyness, loneliness, and attitude toward
celebrities. Current Research in Social Psychology, 6(9). Diakses pada July 3, 2001, dari
http://www.uiowa.edu/~grpproc/crisp/crisp.6.9htm

15

h. Untuk artikel yang diakses melalui database perpustakaan, maka tuliskan pula tanggal
akses, nama database, dan nomor dokumen.
Contoh :
Holliday R.E. & hayes, B.K. (2001). Dissociating automatic and intentional processes in
childrens eyewitness memory. Journal of Experimental Child Psychology, 75 (1), 1-5.
Diakses 21 Februari 2001, dari Expanded Academic ASAP database (A59317972)
i. Referensi dari web dokumen dimulai dengan menuliskan nama penulis, tahun terbit,
dan judul bab atau section. Kemudian tulis dalam (In) dan tuliskan judul dokumen,
diikuti dengan informasi dalam kurung. Masukkan pula tanggal mengakses dan URL
dari section yang dibaca.
Contoh:
Heuer, R.J., Jr. (1999). Keeping an open mind. In Psychology of intelligence analysis
(bab. 6). Diakses 7 Juli 2001 dari http://www/cia.gov/csi/books/19104/art9.html
j. Referensi yang diambil dari abstrak disertasi dituliskan sebagai berikut:
Contoh:
Yoshida, Y. (2001). Essay in urban transportation (Doctoral Dissertation, Boston College,
2001). Dissertation Abstracts International, 62, 7741A
k. Untuk mengutip dokumen dari program televisi, dituliskan nama produser dan tanggal
tayang program tersebut. Setelah judul, tuliskan siaran televisi (television
broadcast), kota dan stasiun TV.
Contoh:
Pratt, C. (Executive Producer). (2001, 2 Desember). Face the nation [Television
broadcast]. Washington, DC: CBS News.
Catatan kaki tidak digunakan untuk acuan. Catatan kaki tekstual harus digunakan
hanya untuk perluasan informasi yang jika dimasukkan dalam teks bisa mengganggu
kontinuitas bacaan. Catatan kaki harus diketik satu spasi dan diberi nomor urut dengan
superskrip angka Arab. Catatan kaki ditempatkan pada akhir teks.

16

2. Lampiran
Pada lampiran diberikan beberapa penjelasan-penjelasan yang lebih detail yang dianggap
perlu di dalam penulisan tesis akan tetapi akan mengganggu jika diletakkan di dalam
bagian utama tesis. Yang perlu dilampirkan dalam lampiran skrispi contohnya antara lain;
data, hasil uji reliabilitas dan vailiditas, hasil uji data, analisis data dan lain hal yang perlu
dilampirkan. Penomoran dalam lampiran ditulis dengan angka Arab. Penulisan lampiran
diletakkan pada bagian tengah atas dan diikuti dengan judul lampiran. Pada tulisan
lampiran dan judul digunakan huruf besar.

17

3. PEDOMAN PENULISAN TESIS RENCANA BISNIS


(Business Plan)
Bagi mahasiswa yang menulis tesis berupa rencana bisnis (business plan), maka format
tesis dapat menggunakan contoh format sebagai berikut. Rincian penjelaan pada masingmasing sub-bab dimaksudkan untuk menjadi acuan dasar dalam penulisan tesis. Lebih
lanjut, kedalaman dan cakupan memaparkan penjelasan mengenai kajian dapat
didiskusikan lebih lanjut dengan dosen pembimbing.

3.1. Bagian Awal


(sama dengan tesis bagian umum)

3.2. Bagian Utama


BAB I. PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan adalah bab pertama yang dituliskan dalam tesis yang dapat
mengantarkan pembaca untuk dapat mengetahui siapa dan apa yang diteliti, mengapa
dan untuk apa diteliti, kapan diteliti, dimana diteliti, dan bagaimana penelitian tersebut
dilakukan. Oleh karena itu, di dalam bab pertama tesis memuat tentang: (1) lingkungan
eksternal perusahaan, (2) lingkungan internal perusahaan, (3) rumusan masalah, (4)
tujuan bisnis, (5) manfaat bisnis, (6) sistematika penulisan.
1. Lingkungan Eksternal Perusahaan
Sub-bab ini memberikan ulasan mengenai industri terkait, mencakup trend, pemainpemain utama dalam industri dan perkiraan nilai penjualan total dalam industri serta
mencakup ringkasan mengenai posisi perusahaan dalam industri (khusus untuk topik
pengembangan usaha yang sudah ada).
Selain itu, perlu juga dipaparkan penjelasan khusus mengenai pasar sasaran utama untuk
tawaran perusahaan, termasuk lokasi geografis, karakteristik demografis, kebutuhan dari
sasaran pasar dan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut. Investigasi mengenai
pesaing langsung dan pesaing tidak langsung juga dipaparkan dalam bagian ini dengan
mencantumkan penilaian keunggulan kompetitif masing-masing pesaing dan analisis
mengenai bagaimana perusahaan dapat mengatasi hambatan-hambatan untuk masuk ke
industri yang telah dipilih.
2. Lingkungan Internal Perusahaan
Lingkungan internal perusahaan memaparkan mengenai status kepemilikan perusahaan,
status hukum perusahaan, sejarah perusahaan (untuk bisnis yang telah berdiri) atau
rencana pendirian perusahaan (untuk bisnis yang belum berdiri). Pada bagian ini juga

18

harus dijelaskan lokasi perusahaan dan berbagai fasilitas yang dimiliki yang dapat
digunakan untuk menunjang bisnis.
3. Rumusan Masalah
Bagian ini menjelaskan permasalahan yang menjadi fokus pembahasan yang akan
dipecahkan melalui penelitian ini. Masalah dapat berupa kebutuhan untuk melakukan
kajian terhadap bisnis yang sudah berjalan perusahaan yang sudah berdiri, untuk
mengembangkan/ merancang ha baru seperti unit usaha baru, pengembangan produk
baru dan lain-lain.Inti dari bab ini adalah memaparkan permasalahan apakah yang
dihadapi oleh perusahaan (jika perusahaan telah berdiri) maupun kondisi atau
permasalahan yang melatarbelakangi berdirinya suatu perusahaan (jika bisnis belum
berdiri).
4. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian memuat penjelasan tentang sasaran yang lebih spesifik dan akan
menjadi tujuan dalam penelitian. Isi dari rumusan tujuan penelitian mengacu pada isi dan
rumusan masalah. Dalam rumusan pertanyaan penelitian digunakan kalimat tanya. Dalam
rumusan tujuan penelitian digunakan kalimat pernyataan.
5. Manfaat
Bagian ini menjabarkan keuntungan dan kebaikan yang dapat diberikan kepada seluruh
pemangku kepentingan, baik pemilik perusahaan, karyawan, pelanggan, maupun
masyarakat luas. Lihat bagian manfaat pada tesis umum.
6. Sistematika Penulisan
Struktur laporan menjelaskan tentang pengorganisasian penulisan tesis secara singkat
beserta isi dari setiap bagiannya. Lihat bagian sistematika penulisan pada tesis umum.
BAB II. LANDASAN TEORI
Bagian ini membahas teori/konsep yang digunakan dalam penelitian ini. Teori/konsep ini
menjadi kerangka dasar berpikir yang membingkai penelitian yang sedang dilakukan.
1. Landasan Teori
(sama dengan tesis umum)
2. Model Teoritikal
(sama dengan tesis umum)

19

BAB III. METODE PENELITIAN


1. Level Analisis
Level analisis mengacu pada level di mana analisis dilakukan. Penulisan level analisis
tergantung pada konteks penelitian yang dilakukan, baik pada level individu, wilayah,
maupun organisasi.
2. Sumber Data
Bagian ini menjelaskan bagaimana data diperoleh, apakah data diperoleh secara langsung
oleh peneliti untuk tujuan penelitian (data primer) atau merupakan data yang
dikumpulkan dan digunakan oleh peneliti lain untuk kepentingan penelitian sebelumnya
(data sekunder) atau merupakan kombinasi keduanya.
3. Metode Pengumpulan Data
(sama dengan tesis umum)
4. Teknik Analisis Data
(sama dengan tesis umum)
BAB IV. STRATEGI DAN RENCANA
Atas persetujuan dosen pembimbing, mahasiswa dapat memilih untuk menggunakan
salah satu dari tiga tipe strategi dan rencana seperti yang dipaparkan dalam table 3.1.
Tabel 3.1. Strategi dan Rencana Bisnis
Strategi dan Rencana Bisnis
(1) Fungsional
(2) Non Fungsional
(3) Nine Building Blocks
- Visi, Misi, Tujuan
- Visi, Misi, Tujuan
- Visi, Misi, Tujuan
- Rencana Pemasaran - Arena
- Segmen Pelanggan
- Rencana Operasi dan - Vehicle
- Proposisi Nilai
Produksi
-Rencana Sumber
- Diferensiasi
- Saluran
Daya Manusia
- Rencana Keuangan
- Staging
- Aktivitas Kunci
- Strategi Keluarga
- Logika Ekonomik
- Arus Penerimaan
- Struktur Biaya

20

BAB V: RENCANA AKSI


Rencana aksi merupakan bagian yang membantu untuk mengelola pelaksanaan strategi
melalui detil kegiatan berbasis harian yang harus diperbaharui secara terus menerus.
Rencana aksi terdiri dari empat bagian yaitu: (1) kegiatan, (2)penanggung jawab, (3)
ukuran kinerja, dan (4)waktu.

3.3. Bagian Akhir


(sama dengan tesis umum)

21

4. FORMAT PENULISAN
4.1. Bahan dan Ukuran
Baik naskah proposal tesis maupun tesis dicetak satu muka pada kertas HVS 80 g dengan
ukuran kertas yang digunakan adalah A4 (297 x 210 mm). Naskah tesis diserahkan ke
Bagian Akademik dalam bentuk belum dijilid.

4.2. Pengetikan
1. Jenis Huruf
a. Naskah diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12.
b. Istilah asing, apabila tidak diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, ditulis
menggunakan huruf miring.
2. Spasi Baris
Naskah harus ditulis dengan 2 spasi. Satu spasi hanya digunakan pada halaman judul,
tabel, kutipan panjang, dan pada daftar pustaka.
3. Batas Tepi
Batas-batas pengetikan, ditinjau dari tepi kertas, diatur sebagai berikut:
a. Tepi atas :
4 cm
b. Tepi bawah :
3 cm
c. Tepi kiri
:
4 cm
d. Tepi kanan :
3 cm
4. Jumlah Kata
Tesis yang diajukan untuk diujikan hendaknya berjumlah 30.000 kata (tidak termasuk
intisari (abstract), kata pengantar, dan lampiran).
5. Pengisian Ruang
Ruang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, artinya pengetikan harus dari
batas tepi kiri hingga batas tepi kanan, dan jangan sampai ada ruangan yang terbuantbuang kecuali akan mulai dengan alinea baru, daftar persamaan, gambar, subjudul, atau
hal-hal yang khusus.
6. Judul Bab, Sub-bab, dan Anak Sub-bab
Beberapa aturan mengenai judul bab, sub-bab, dan anak sub-bab diatur sebagai berikut.
a. Judul bab harus ditulis cetak tebal (bold) dengan huruf kapital seluruhnya, simetris
tengah, dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa diakhiri dengan titik.

22

b. Judul sub-bab ditulis cetak tebal rata kiri dengan semua kata dimulai dengan huruf
kapital kecuali kata penghubung dan kata depan, tanpa diakhiri dengan titik.
c. Judul anak sub-bab juga ditulis dengan format yang sama dengan judul sub-bab.
7. Rincian ke Bawah
Jika pada penulisan naskah terdapat rincian yang harus disusun ke bawah, gunakan
nomor urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat rincian. Penggunaan bullet
atau garis penghubung - tidaklah dibenarkan.

4.3. Penomoran Halaman


1. Semua nomor halaman ditulis pada sisi pojok kanan bawah dengan jarak 1 cm dari tepi
bawah.
2. Nomor halaman ditulis dengan ukuran 10.
3. Bagian awal laporan, mulai dari halaman judul sampai ke intisari, diberi nomor
menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii, dst.).
4. Bagian utama dan akhir, mulai dari Pendahuluan (Bab I) sampai ke halaman terakhir,
menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst.)

4.4. Tabel dan Gambar


1. Tabel
Tabel ditempatkan di tengah halaman dan diberi judul sesuai dengan bab terkait. Dengan
demikian, sebagai contoh, tabel pada Bab 3 diberi nomor secara berurutan: Tabel 3.1,
Tabel 3.2, dst. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan format sebagai berikut:
Tabel 3.1 : Judul Singkat
Jika tabel mencakup lebih dari satu halaman, tabel lanjutan pada halaman berikutnya
harus menunjukkan bahwa itu adalah lanjutan tabel sebelumnya: sebagai contoh, Tabel
3.7, lanjutan. Jika pada tabel memuat kutipan, sumber referensi harus ditulis di bawah
tabel.
2. Gambar
Gambar, seperti halnya tabel, ditempatkan di tengah halaman dan diberi judul sesuai
dengan bab terkait. Dengan demikian, sebagai contoh, tabel pada Bab 3 diberi nomor
secara berurutan: Gambar 3.1, Gambar 3.2, dst. Gambar memuat grafik, ilustrasi atau
foto dan judulnya ditulis di bawah gambar (menggunakan format yang sama dengan
tabel).
Jika gambar mencakup lebih dari satu halaman, gambar lanjutan pada halaman
berikutnya harus menunjukkan bahwa itu adalah lanjutan gambar sebelumnya: sebagai
23

contoh, Gambar 3.7, lanjutan. Jika pada gambar mengandung kutipan, sumber referensi
ditulis di bawah judul.

4.5. Bahasa
1. Bahasa yang Dipakai
Naskah tesis Program Reguler ditulis dalam Bahasa Indonesia, sedangkan Program
Internasional ditulis dalam Bahasa Inggris.
Bahasa Indonesia yang dipakai adalah Bahasa Indonesia yang baku (ada subyek dan
predikat, dan supaya lebih sempurna, ditambah dengan obyek dan keterangan) sesuai
Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
2. Bentuk Kalimat
Kalimat-kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan orang kedua (saya, aku,
kami, engkau), tetapi dibuat berbentuk kalimat pasif. Pada penyajian ucapan terima kasih
pada kata pengantar, saya diganti dengan penulis.

24

5. LAMPIRAN
5.1. Pendaftaran Ujian Tesis
Setelah tesis mendapatkan persetujuan untuk diujikan oleh Dosen Pembimbing,
mahasiswa dianjurkan segera mendaftar Ujian Tesis dengan proses sebagai berikut:
1. Sudah dinyatakan bebas teori (tidak ada kuliah atau ujian yang belum dilaksanakan)
dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3.00 tanpa nilai D, dan maksimum
dua nilai C, dan atau C+.
2. Mengisi formulir pendaftaran Ujian Tesis di Bagian Akademik dengan melampirkan:
a) Print-out transkrip nilai.
b) Tiga rangkap kopi tesis yang sudah disetujui (tesis lengkap).
c) Ringkasan Tesis yang telah di setujui (acc) oleh Dosen Pembimbing.
d) Kartu kontrol bimbingan tesis yang telah terisi dan ditandatangani oleh Dosen
Pembimbing.
3. Menyelesaikan persyaratan bebas admisi dan keuangan ke Bagian Admisi dan
Keuangan.
4. Menyerahkan formulir yang telah terisi lengkap ke Bagian Akademik.
5. Pemberitahuan jadwal Ujian Tesis akan dilakukan melalui telepon sesuai nomor yang
tertulis di formulir.
6. Pada umumnya ujian tesis akan dijadwalkan pada tanggal 10 sampai dengan 20 pada
bulan berikutnya. Namun dalam prosesnya penjadwalan sangat tergantung pada
ketersediaan jadwal dari Tim Penguji.

25

5.2. Pelaksanaan Ujian Tesis


Setelah jadwal ujian tesis diumumkan, mahasiswa akan menempuh proses ujian tesis
dengan urut-urutan sebagai berikut.
1. Datang 30 menit sebelum jadwal ujian
a) Mengikuti pengarahan oleh staff akademik.
b) Menyiapkan file presentasi di komputer yang telah disediakan.
c) Keterlambatan Mahasiswa dapat mengakibatkan gagalnya ujian tesis
2. Dipanggil memasuki ruang ujian sidang
a) Menandatangani berita acara ujian tesis.
b) Presentasi tesis oleh Mahasiswa (usahakan durasi presentasi max. 15 menit)
c) Tanya jawab oleh tim penguji tesis. Penguji dapat bertanya pada saat mahasiswa
melakukan presentasi.
d) Setelah selesai pelaksanaan ujian tesis, Mahasiswa dipersilahkan menunggu diluar
ruang sidang.
3. Evaluasi Penilaian Tim Penguji
Setelah Tim penguji melakukan diskusi terhadap penilaian, pengumuman hasil ujian tesis
akan diberitahukan secara individual, atau sesuai dengan kebijakan Ketua Tim Penguji
4. Hasil Ujian Tesis
Hasil ujian tesis dapat dikategorikan sebagai berikut:
a) LULUS TANPA REVISI
Mahasiswa yang dinyatakan LULUS TANPA REVISI, nilai langsung diberikan oleh Tim
Penguji. Selanjutnya Mahasiswa dapat minta Surat keterangan Lulus di Bagian
Akademik.
b) LULUS DENGAN REVISI
Bila Mahasiswa dinyatakan LULUS DENGAN REVISI, nilai baru dapat diberikan setelah
revisi disetujui. Batas waktu revisi tesis paling lama adalah 2 (dua) minggu, atau sesuai
dengan yang diinformasikan oleh Ketua Tim Penguji.
c) TIDAK LULUS
Mahasiswa yang dinyatakan TIDAK LULUS, harus mendaftar untuk ujian tesis lagi.
Mahasiswa yang dinyatakan LULUS TESIS akan diberikan lembar halaman judul,
halaman pengesahan yang akan digunakan sebagai kelengkapan syarat wisuda dan jilid
tesis.
5. Aspek Penilaian Ujian Tesis
1. Presentasi Tesis

26

Pada saat ujian tesis, mahasiswa diminta mempresentasikan tesisnya mengunakan


PowerPoint (10-15 slide) dengan waktu maksimal 15 menit. Sistematika penyajian
PowerPoint diatur sebagai berikut:
a) Judul
b) Rumusan Masalah
c) Tujuan dan Manfaat
d) Teori yang Relevan
e) Pertanyaan Penelitian/Hipotesis
f) Metoda Penelitian
g) Analisis Data
h) Temuan dan Simpulan
Presentasi tesis akan dilakukan pada saat ujian tesis dihadapan tiga dosen penguji.
2. Penilaian Ujian Tesis
Dalam ujian tesis, mahasiswa akan dinilai berdasarkan aspek-aspek berikut:
No.

Aspek yang Dinilai

1.

Oral Communication
(Komunikasi Lisan)

2.

Written Communication
(Komunikasi Tertulis)

3.

Analytical Skills
(Ketrampilan Analitis)

4.

Research Method
(Metoda Penelitian)

Butir Penilaian
1.Kualitas penggunaan media presentasi
2.Kejelasan dan sistematika presentasi
3.Kemampuan
penyampaian
presentasi
(bahasa tubuh)
4. Kemampuan menjawab pertanyaan
1. Kejelasan dan sistematika penulisan
2.Kualitas tata tulis
3. Ketepatan penggunaan tatabahasa
1.Kejelasan dan kedalaman issue/problem
2.Kadar kecukupan kajian literatur
3.Kualitas analisis dan pembahasan hasil
penelitian
4.Kesesuaian kesimpulan dan saran-saran
1.Kejelasan pertanyaan penelitian
2.Kesesuaian pendekatan dengan pertanyaan
penelitian
3.Ketepatan proses pengumpulan data
4.Ketepatan penggunaan alat analisis data

3. Ringkasan Tesis
SK Rektor UGM Tanggal 27 Desember 2010 No. 788/P/S/SK/HT/2010 mewajibkan
Mahasiswa membuat Ringkasan Tesis dalam Bahasa Inggris sebagai salah satu
persyaratan Wisuda. Ringkasan tesis tersebut harus dikonsultasikan dan disetujui oleh
dosen pembimbing.

27

Pada umumnya, Format Ringkasan Tesis (Thesis Summary) dalam Bahasa Inggris sebagai
berikut:
1. Cover: Title and Indentification of the MM FEB UGM
2. Approval from Thesis Supervisor
3. Table of Contents
4. Introduction
5. Literature Review
6. Research Methods
7. Result and Discussion
8. Conclusion, Suggestion, and Reference
Catatan:
Jumlah halaman yang tertera di atas hanyalah kisaran. Dimohon jumlah halaman
Ringkasan Tesis paling banyak 10 halaman.
Diketik dengan ukuran 1,5 spasi.
Tidak perlu ada lampiran.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing, ringkasan tesis di-scan
dalam bentuk PDF dan dijadikan satu folder dengan PDF tesis pada saat pendaftaran
wisuda.

28

5.3. Flowchart Pengambilan Tesis Mahasiswa

*) BRM: Business Research Method


**) Workshop Tesis menjadi tidak wajib bagi mahasiswa yang tesisnya sudah disetujui
oleh Dosen Pembimbing untuk diuji sebelum jadwal presentasi Workshop Tesis.

29

5.4. Contoh Halaman Judul Proposal Tesis


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KRITIS KESUKSESAN
PADA AGENSI PERIKLANAN: STUDI PADA PT. XXX
Proposal Penelitian untuk Tesis S-2
Program Studi Magister Manajemen

Diajukan oleh
Valentino Rossi
12/294806/PEK/13405

Kepada
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2014

30

5.5. Contoh Halaman Judul Tesis


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KRITIS KESUKSESAN
PADA AGENSI PERIKLANAN: STUDI PADA PT. XXX
.
Tesis
untuk memenuhi sebagian persyaratan
mencapai derajat Sarjana S-2

Program Studi Magister Manajemen

Diajukan oleh
Valentino Rossi
12/294806/PEK/13405

Kepada
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2014

31

5.6. Contoh Halaman Pernyataan

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah
diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang
pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau
diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan
disebutkan dalam daftar pustaka.

Yogyakarta,

Tandatangan dan nama terang

32

5.7. Contoh Halaman Judul Ringkasan Tesis


SUMMARY

CRITICAL SUCCESS FACTORS ANALYSIS


IN THE ADVERTISING AGENCY:
A STUDY ON PT. XXX

Submitted by:
Valentino Rossi
10/294806/PEK/13405

MASTER OF MANAGEMENT PROGRAM


FACULTY OF ECONOMICS AND BUSINESS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2014

33

5.8. Contoh Halaman Approval of Thesis Supervisor


SUMMARY

CRITICAL SUCCESS FACTORS ANALYSIS


IN THE ADVERTISING AGENCY:
A STUDY ON PT. XXX

Submitted by:
Valentino Rossi
12/294806/PEK/13405
.

Approved by:
Supervisor

.........
..................

34