Anda di halaman 1dari 9

ALAT PERAGA LUAS DAERAH SEGIEMPAT DENGAN

PENDEKATAN LUAS SEGITIGA


Untuk dapat menjelaskan luas suatu bangun segiempat maka haruslah kita terlebih dahulu ketahui
bentuk-bentuk bangun segiempat tersebut.

Dari empat jenis segiempat ini, kita dapat menghitung luasnya dengan mengguanakan berbagai
pendekatan. Salah satunya yaitu menggunakan pendekatan luas segitiga.
Untuk memudahkan guru dalam menerangkan cara menghitung luas suatu bangun segiempat
dengan pendekatan luas bangun segitiga maka diperlukan beberapa alat peraga, yaitu :
1. PAPAN GABUS
Bahan-bahan
- Triplek
- Gabus
- Karton
- Tali
- Lem Kayu
Alat-alat
- Gergaji
- Gunting
- Cutter
Cara pembuatan
- Papan triplek dipotong menggunakan gergaji dengan ukuran 70 cm x 90 cm.
- Gabus dan karton dipotong dengan ukuran 60 cm x 90 cm.

- Kemudian, gabus ditempelkan pada triplek dengan menggunakan lem, kemudian di bagian atas
gabus ditempelkan kertas karton.
- Pada bagian atas triplek kita isi tali yang digunakan untuk menggantung papan tersebut.
Seperti gambar di bawah ini !

ALAT PERAGA LUAS BANGUN JAJAR GENJANG


Bahan-bahan
- Kertas karton
- Kertas berwarna ( hijau, merah )
- Lem
- Jarum

Alat-alat
- Gunting
- Penggaris
Cara pembuatan
Model

Model i
o Ambillah kertas karton dan kertas berwarna, kemudian tempelkan kedua kertas tesebut.
o Kemudian gambar bangun jajar genjang dan potonglah !

Model ii
o Gambarlah sebuah jajar genjang yang ukurannya sama dengan ukuran jajar genjang
model i pada kertas karton, kemudian potonglah bangun jajar genjang tersebut.
o Tarik garis pada salah satu diagonal bangun jajar genjang tersebut, kemudian potonglah
pada garis diagonal tersebut sehingga terbentuk dua bangun segitiga yang ukurannya
sama.

Setelah diperoleh dua bangun segitiga, pada bangun tersebut kita tempelkan kertas berwarna dengan
warna yang berbeda yang ukurannya sesuai dengan segitiga tersebut.
Cara penggunaan
A. Indikator
Peserta didik dapat menemukan rumus luas bangun jajar genjang dengan menggunakan
pendekatan luas bangun segitiga.
B. Persyaratan yang harus dimilki oleh peserta didik
Memahami konsep luas segitiga
Memahami jajar genjang dan unsur-unsurnya.
C. Langkah-langkah penggunaan
Letakkan kedua model jajaran genjang pada papan gabus.
Kemudian, himpitkan kedua model tersebut, untuk menunjukkan bahwa kedua bangun
tersebut kongruen.
Kemudian tunjukkan bahwa panjang bangun jajar genjang tersebut adalah x dan lebar
bangun jajar genjang adalah y
Ubahlah model bangun jajar genjang yang ke-ii menjadi dua buah bangun segitiga

Himpitkan kedua segitiga tersebut untuk menunjukkan bahwa kedua bangun segitiga
tersebut kongruen.
Kemudian tunjukkan bahwa panjang alas segitiga tersebut adalah x dan tinggi segitiga
tersebut adalah t.
Hitunglah luas segitiga tersebut.

1
1
L segitiga a= alas . tinggi= x .t
2
2
1
1
L segitigab= alas . tinggi= x .t
2
2

Luas bangun jajar genjang adalah :

L jajar genjang=L segitiga a+ L segitiga b


1
1
x . t+ x . t
2
2
x.t
panjang .tinggi

ALAT PERAGA LUAS BANGUN BELAH KETUPAT


Bahan-bahan
- Kertas karton
- Kertas berwarna
- Lem
Alat-alat
- Gunting
- Penggaris
Cara pembuatan

Model i

Ambillah selembar kertas karton dan selembar kertas berwarna, kemudian gambar sebuah bangun
belah ketupat pada kedua kertas tersebut yang kongruen (sama)
Potonglah gambar bangun belah ketupat pada masing-masing kertas tersebut sehingga terbentuk
bangun belah ketupat.
Tempelkan bangun belah ketupat yang terbuat dari kertas berwana pada bagian atas bangun belah
ketupat yang terbuat dari kertas karton.

- Model ii

Gambarlah sebuah bangun belah ketupat yang ukurannya sama dengan ukuran belah ketupat
model i, kemudian potonglah bangun belah ketupat tersebut.

Tarik garis pada kedua diagonal bangun belah ketupat tersebut, kemudian potonglah bangun
tersebut pada salah satu diagonalnya sehingga terbentuk dua bangun segitiga yang ukurannya
sama.
Tempelkan kertas berwarna pada kedua bagian bangun belah ketupat tersebut. Warna setiap
bagian belah ketupat tersebut harus berbeda.

Cara penggunaan
A. Indikator
Peserta didik dapat menemukan rumus luas bangun belah ketupat dengan menggunakan
pendekatan luas bangun segitiga.
B. Persyaratan yang harus dimilki oleh peserta didik
- Memahami konsep luas segitiga
- Memahami belah ketupat dan unsur-unsurnya.
C. Langkah-langkah penggunaan
- Letakkan pada papan gabus kedua model bangun belah ketupat tersebut.
- Dengan cara menghimpitkan kedua model tersebut, dapat ditunjukkan bahwa kedua bangun
tersebut kongruen.
- Kemudian tunjukkan bahwa panjang diagonal pertama (diagonal yang lebih panjang) adalah x
dan panjang diagonal kedua (diagonal yang pendek) adalah y. Ubahlah model bangun belah
ketupat yang ke-ii menjadi dua buah bangun segitiga.

- Himpitkan kedua segitiga tersebut untuk menunjukkan bahwa kedua bangun segitiga tersebut
kongruen.
- Kemudian tunjukkan bahwa panjang alas kedua bangun segitiga tersebut adalah x dan tinggi
segitiganya adalah y.
- Hitunglah luas kedua segitiga tersebut.
L segitiga a = alas . tinggi
=x.y
= xy
L segitiga b = alas . tinggi

=x.y
= xy

- Luas bangun belah ketupat adalah.


L belah ketupat = L segitiga a + L segitiga b
= xy + xy
= xy
= x diagonal pertama x diagonal kedua
ALAT PERAGA LUAS BANGUN LAYANG-LAYANG
Bahan-bahan
- Kertas karton
- Kertas berwarna
- Lem
Alat-alat
- Gunting
- Penggaris
Cara pembuatan

Model i

Ambillah sebuah kertas karton dan sebuah kertas berwarna, kemudian gambar sebuah bangun
layang-layang pada kedua kertas tersebut, ukuran kedua bangun layang-layang tersebut harus
sama.
Potonglah gambar bangun layang-layang pada masing-masing kertas tersebut sehingga terbentuk
bangun layang-layang.
Tempelkan bangun layang-layang yang terbuat dari kertas berwana pada bagian atas bangun
layang-layang yang terbuat dari kertas karton.

- Model ii

Gambarlah sebuah layang-layang yang ukurannya sama dengan ukuran layang-layang model i,
kemudian potonglah bangun layang-layang tersebut.
Tarik garis pada kedua diagonal bangun layang-layang tersebut, kemudian potonglah pada salah
satu diagonalnya sehingga terbentuk dua bangun segitiga yang ukurannya sama.
Tempelkan kertas berwarna yang telah dipotong pada kedua bagian bangun layang-layang
tersebut. Warna setiap bagian layang-layang tersebut harus berbeda.

Cara penggunaan
A. Indikator
Peserta didik dapat menemukan rumus luas bangun layang-layang dengan menggunakan pendekatan
luas bangun segitiga.
B. Persyaratan yang harus dimilki oleh peserta didik
- Memahami konsep luas segitiga
- Memahami layang-layang dan unsur-unsurnya.
C. Langkah-langkah penggunaan
- Letakkan pada papan gabus kedua model bangun layang-layang tersebut.
- Dengan cara menghimpitkan kedua model tersebut, ditunjukkan bahwa kedua bangun tersebut
kongruen.
- Kemudian tunjukkan bahwa panjang diagonal pertama (datar) adalah x dan panjang diagonal kedua
(tegak) adalah y
- Ubahlah model bangun layang-layang yang ke-ii menjadi dua buah bangun segitiga.

- Himpitkan kedua segitiga tersebut untuk menunjukkan bahwa kedua bangun segitiga tersebut
kongruen.
- Kemudian tunjukkan bahwa panjang alas kedua bangun segitiga tersebut adalah x dan tingginya
adalah y.
- Hitunglah luas kedua bangun segitiga tersebut.
L segitiga a = alas . tinggi
=x.y
= xy
L segitiga b = alas . tinggi
=x.y

= xy

- Luas bangun layang-layang adalah.


L layang-layang = L segitiga a + L segitiga b
= xy + xy
= xy
= x diagonal pertama x diagonal kedua
ALAT PERAGA LUAS BANGUN TRAPESIUM
Bahan-bahan
- Kertas karton
- Kertas berwarna
- Lem
Alat-alat
- Gunting
- Penggaris
Cara pembuatan

- Model i

Ambillah sebuah kertas karton dan sebuah kertas berwarna, kemudian gambar sebuah bangun
trapesium pada kedua kertas tersebut, ukuran kedua bangun trapesium tersebut harus sama.
Potonglah gambar bangun trapesium pada masing-masing kertas tersebut sehingga terbentuk
bangun trapesium.
Tempelkan bangun trapesium yang terbuat dari kertas berwana pada bagian atas bangun
trapesium yang terbuat dari kertas karton.

- Model ii

Gambarlah sebuah trapesium yang ukurannya sama dengan ukuran trapesium model i, kemudian
potonglah bangun trapesium tersebut.

Tarik garis pada salah satu diagonal bangun trapesium tersebut, kemudian potonglah sehingga
terbentuk dua bangun segitiga. Segitiga yang lancip kita sebut segitiga a dan segitiga yang tumpul
kita sebut segitiga b.

Tempelkan kertas berwarna pada kedua bagian bangun trapesium tersebut. Warna setiap bagian trapesium
tersebut harus berbeda.
Cara penggunaan
A. Indikator
Peserta didik dapat menemukan rumus luas bangun trapesium dengan menggunakan pendekatan
luas bangun segitiga.
B. Persyaratan yang harus dimilki oleh peserta didik
- Memahami konsep luas segitiga
- Memahami trapesium dan unsur-unsurnya.
C. Langkah-langkah penggunaan
- Letakkan pada papan gabus kedua model bangun trapesium tersebut.
- Dengan cara menghimpitkan kedua model tersebut, ditunjukkan bahwa kedua bangun tersebut
kongruen.
- Ubahlah model bangun trapesium yang ke-ii menjadi dua buah bangun segitiga.
- Kemudian tunjukkan bahwa panjang alas segitiga a adalah x dan panjang alas segitiga b adalah
y serta tinggi kedua bangun segitiga tersebut adalah t.
- Kemudian tentukan luas segitiga a dan segitiga b
L segitiga a = alas x tinggi
=x.t
L segitiga b = alas x tinggi
=y.t
- Luas trapesium adalah jumlah luas segitiga a dan segitiga b
Luas trapesium = L segitiga a + L segitiga b
=x.t+y.t
=(x+y).t
= x jumlah panjang sisi sejajar x tinggi