Anda di halaman 1dari 2

Kelompok 2:

Annisa septiani

20130420042

Qizwa Andini utami 20130420111


Esmeralda Parhan 20130420130
Mata kuliah : Management control System
Hari/Tgl : Senin, 30 Maret 2015

Kasus 4-5 Westport Electric Corporation


Apa yang seharusnya dilakukan oleh Westport Electric berkenaan dengan evaluasi
masalah yang diangkat dalam kasus di atas?
Sebelum melakukan penganggaran, untuk suatu program, perusahaan harus melihat tujuan
utama dari perusahan tersebut sehingga aktivitas-aktivitas yang dianggarkan sesuai dengan
tujuan perusahan tersebut. Dari penganggaran aktivitas tersebut dapat diketahui aktivitas
yang value added dan non value added. Dari kegiatan yang bersifat non value added
seharusnya tidak dilaksanakan karena dapat menimbulkan pemborosan dalam anggaran.
Dari sisi kinerja yang sedang dan telah dilakukan harus ada indikator kinerja yang meliputi
input output dan outcome. Dari hal tersebut akan terjadi 3E yakni ekonomisasi, efisiensi, dan
efektifitas dalam proses kerja.
Sebelum dilakukan pelatihan untuk para lini staf atau manajer, sebaiknya Controller (Ensign)
melakukan evaluasi kinerja untuk masing-masing lini. Dengan evaluasi ini, diharapkan dapat
diketahui skill apa yang masih dibutuhkan untuk masing-masing lini. Sehingga pelatihan
yang dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan setiap lini, supaya tercipta keefisienan dan
keefektifan setiap program yang dilakukan oleh perusahaan.
Menyelaraskan tujuan antara kegiatan kantor staf administratif dan pendapatan bagi
perusahaan. King sebagai supervisor menilai bahwa pegawai staf administratif menginginkan
operasi yang terbaik di seluruh daerah, dan yang terburuk adalah keinginan yang sederhana
dalam membangun sebuah kerajaan.walaupun operasi yang terbaik mungkin menghabiskan
biaya yang lebih besar daripada nilainya dalam hal peningkatan laba.
Selain melakukan evaluasi di bagian lini perusahaan perlu adanya pengawasan untuk
presiden dan wakil presiden saat megambil keputusan dalam mengevaluasi tingkat efisiensi
dan efektivitas dari kantor staf atau dalam memutuskan ada tidaknya aktivitas tambahan yang

benar-benar bermanfaat. Karena penting sekali mengevaluasi proposal secara kritis. Seperti
yang dilakukan pada tingkat divisi.