Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM INSTRUMENTASI

RANGKAIAN PENGUAT INSTRUMENTASI


Dosen Pengampu : Bekti Wulandari, M.Pd

Disusun oleh :
Maratus Arifiah (13507134022)

TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2015

1. Kompetensi

Menjelaskan karakteristik dan aplikasi penguat instrumentasi


2. Sub kompetensi
a) Menjelaskan operasi penguat rangkaian instrumentasi
b) Menggambarkan kurva transfer input-output penguat instrumentasi
c) Mengaplikasikan penguat rangkaian instrumentasi dalam system
instrumentasi
3. Dasar teori
Op - Amp adalah suatu penguat gandengan langsung yang
memperkuat sinyal arus searah (DC) atau tegangan yang berubah-ubah
terhadap satuan waktu. Penguatan yang tinggi dilengkapi dengan
umpan balik untuk mengendalikan karakteristiknya secara menyeluruh.
Simbol dan Op-Amp tampak pada Gambar 5.1.

Gambar 5.1. Simbol Operasional Amplifier


A adalah penguat tegangan tanpa beban, dimana harga ini adalah
tegangan yang kita dapatkan bila tidak ada beban yang dihubungkan
pada keluaran. Tegangan masuk (V1 dan V2) dan tegangan keluaran
(Vo) dihitung terhadap jalur tanah. Sumber tegangan (Vcc) yang
diperlukan oleh Op-Amp ada dua macam, yaitu sumber tegangan positif
(+ Vcc) dan sumber tegangan negatif (- Vcc). Hal ini ditujukan agar OpAmp dapat memperkuat tegangan yang positif maupun negatif, begitu
juga pada bagian output-nya di mana tegangan dapat berharga positif
maupun negatif.
Semua jenis Op-Amp mempunyai tiga buah bagian, yaitu penguat
diferensial berimpedansi input tinggi, tingkat penguat sinyal dan output
berimpedansi rendah.
Tampak pada Gambar 5.2. pada penguat diferensial berimpedansi
input tinggi memiliki tingkat stabilitas yang cukup tinggi (low drift), dan
jangkauan band (band width) yang cukup lebar.
Apablia sebuah penguat diferensial yang mempunyai dua buah
input yaitu input inverting (-) dan input non inverting (+), maka
penguat
ini
akan
berfungsi membandingkan dua sinyal yang
dimasukkan ke dalam input input nya. Sinyal yang keluar dari tingkat
ini besarnya akan sebanding dengan perbedaan atau diferensial

antara kedua sinyal yang masuk tadi. Tetapi bila kedua sinyal itu nol,
maka output-nya nol juga. Polaritas kedua sinyal apabila sama maka
output-nya akan sebanding dengan selisih dari kedua sinyal tersebut.
Sebaliknya jika kedua sinyal itu berlawanan polaritasnya maka outputnya pun akan sebanding dengan jumlahnya. Bila salah satu input-nya nol
(tidak ada sinyal) maka output akan sebanding dengan sinyal yang
dimasukkan pada salah satu input-nya.
Tingkat penguat berfungsi memperkuat sinyal yang ke!uar dan
penguat diferensial sebesar
mungkin
(kira-kira
100.000
kali).
Sedangkan output berimpedansi rendahberfungsi mengisolasi tingkat
penguat ini agar tidak dipengaruhi adanya beban dan menghasilkan
daya pendorong.

Gambar 5.2. Bagian Bagian dari Op-Amp

4. Alat / instrument / apparatus / bahan


a) Modul rangkaian penguat instrumentasi
b) Modul penguat jembatan wheatstone
c) Multimeter YX-360TR
d) Straingage
e) Resistor : 2200 6 buah, 10K pot (Rgain)
f) IC LM-324
g) Catu daya DC
5. Keselamatan kerja
a) Multimeter dalam pengukuran, posisi saklar fungsi harus sesuai
dengan besaran yang diukur, tegangan DC atau tegangan AC,
arus DC, tahanan dan fungsi lainnya.
b) Pemilihan nilai batas ukur tegangan dan arus jangan terbalik.
c) Pahami betul titik titik sambung pada breadboard
d) Pahami betul nomor nomor pada kaki integrated circuit (IC) yang
digunakan.

6. Langkah kerja
- Percobaan I

a) Ambil modul penguat instrumentasi, siapkan rangkaian percobaan


dan catu daya. Perhatikan gambar 2.
b) Pasanglah resistor sesuai dengan yang tersedia pada gambar 2.
c) Atur poten Rg sedemikian rupa sehingga tegangan output dapat
diperoleh, catat hasilnya pada table 1.
-

Percobaan II
a) Siapkan jembatan dengan rangkaian R1 dan R2 sebesar 100,
sedangkan R3 dan R4 dipasang straingage sebagai sensor. Lihat
gambar 3
b) Siapkan rangkaian penguat instrumentasi seperti pada percobaan
I
c) Aturlah perubahan posisi dan amati tegangan yang terjadi pada
output.
d) Catat hasilnya pada tabel 2 yang tersedia.
e) Setelah selesai kembalikan alat dan bahan dengan tertib.

7. Bahan diskusi
a) Bagaimana bentuk kurva hubungan antara posisi dengan
tegangan output?
b) Berapakan nilai penguatan dari rangkaian penguat
instrumentasi ?
c) Berilah contoh alternative aplikasi rangkaian percobaan tersebut ?
8. Jawaban diskusi
a. b.
c. Salah satu aplikasi dari penguat instrumentasi adalah pada rangkaian
transduser. Dalam hal ini transduser adalah alat yang mengubah
perubahan lingkungan menjadi perubahan tahanan. Umpamanya,
pada thermistor konfigurasi jembatan Wheatstone, adalah sebuah
transduser yang resistansinya naik bersama kenaikan suhu. Untuk
analisa rangkaian, transduser jembatan Wheatstone dinyatakan oleh
sebuah tahanan R ditambah perubahan resistansi R.
Perubahanresistansi tersebut akan mengubah besarnya tegangan.

9. Data praktikum
Tabel .1. hubungan tegangan input vs tegangan output
a = 1x --- 2200

Rdekade
150
140
130
120
110
100
90
80
70
60
50

V1
3
2.94
2.8
2.73
2.6
2.5
2.4
2.2
2.1
1.9
1.7

V2
2.45
2.45
2.49
2.45
2.42
2.46
2.41
2.4
2.41
2.4
2.4

Vo
0.67
0.67
0.67
0.67
0.67
0.66
0.66
0.66
0.66
0.66
0.66

V1
3
2.92
2.8
2.75
2.6
2.5
2.4
2.22
2.1
1.9
1.7

V2
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45
2.45

Vo
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65
0.65

V1
3
2.9
2.8
2.7
2.6
2.5
2.4
2.2
2.1
1.9
1.7

V2
2.5
2.5
2.5
2.5
2.5
2.5
2.5
2.5
2.5
2.4
2.4

Vo
0.7
0.7
0.7
0.7
0.7
0.7
0.7
0.7
07
0.7
0.7

a = 2x --- 4400
Rdekade
150
140
130
120
110
100
90
80
70
60
50
a = 0.5x --- 1100
Rdekade
150
140
130
120
110
100
90
80
70
60
50

10.Kesimpulan
a) Penguat instrumentasi dapat dibangun dari beberapa penguat untuk
membentuk op-amp tunggal.
b) Operasional Amplifier (Op-Amp) merupakan rangkaian terpadu (IC)
linier yang hampir setiap hari terlibat dalam pemakaian peralatan
elektronik

yang

semakin

bertambah

di berbagai bidang seperti

bidang komunikasi audio dan radio, teknologi pengendalian pabrik,


teknologi

otomotif

hingga

teknologi

kedokteran

dikenal dengan nama instrumentasi medis.

11.lampiran hasil praktikum

yang

yang