Anda di halaman 1dari 4

Definisi HIV AIDS

AIDS atauAcquired Immune Deficiency Sindrome merupakan kumpulan gejala


penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh vurus yang disebut HIV. Dalam
bahasa Indonesia dapat dialih katakana sebagai Sindrome Cacat Kekebalan Tubuh Dapatan.
Acquired : Didapat, Bukan penyakit keturunan
Immune : Sistem kekebalan tubuh
Deficiency : Kekurangan
Syndrome : Kumpulan gejala-gejala penyakit
AIDS diartikan sebagai bentuk paling erat dari keadaan sakit terus menerus
yang berkaitan dengan infeksi Human Immunodeficieny Virus (HIV). (Suzane C. Smetzler
dan Brenda G.Bare).
AIDS adalah suatu penyakit retrovirus epidemik menular, yang disebabkan oleh
infeksi HIV, yang pada kasus berat bermanifestasi sebagai depresi berat imunitas seluler,
dan mengenai kelompok risiko tertentu, termasuk pria homoseksual atau biseksual,
penyalahgunaan obat intravena, penderita hemofilia, dan penerima transfusi darah lainnya,
hubungan seksual dari individu yang terinfeksi virus tersebut. (Kamus kedokteran Dorlan,
2002).
AIDS merupakan bentuk paling hebat dari infeksi HIV, mulai dari kelainan
ringan dalam respon imun tanpa tanda dan gejala yang nyata hingga keadaan imunosupresi
dan berkaitan dengan berbagai infeksi yang dapat membawa kematian dan dengan kelainan
malignitas yang jarang terjadi. (Menurut Center for Disease Control and Prevention).
Anatomi Fisiologi
HIV (Human Immunodeficiency Virus)
Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T).
Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Virus tersebut
mempunyai suatu enzim, yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal
ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). Selanjutnya, cADN
bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Pada saat ADN inang
mengalami replikasi, secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi.
Sel T dan makrofag serta sel dendritik / langerhans ( sel imun ) adalah sel-sel yang
terinfeksi Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) dan terkonsentrasi dikelenjar limfe,

limpa dan sumsum tulang. Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) menginfeksi sel lewat
pengikatan dengan protein perifer CD 4, dengan bagian virus yang bersesuaian yaitu
antigen grup 120. Pada saat sel T4 terinfeksi dan ikut dalam respon imun, maka Human
Immunodeficiency Virus ( HIV ) menginfksi sel lain dengan meningkatkan reproduksi dan
banyaknya kematian sel T 4 yang juga dipengaruhi respon imun sel killer penjamu, dalam
usaha mengeliminasi virus dan sel yang terinfeksi.
TANDA HIV AIDS
1.

Demam secara mendadak


Ketika pertama kali terkena virus HIV, mungkin akan mengalami demam ringan.
Demam akan disertai dengan batuk dan pilek. Demam ini reda dalam beberapa hari
dan mungkin tidak akan mengalami gejala lainnya selama bertahun-tahun

2.

berikutnya.
Kelelahan
Ini adalah tanda awal HIV yang sering diabaikan. Kelelahan dapat terjadi karena
beberapa alasan. Tetapi jika telah tidur dengan baik, memiliki cukup istirahat dan

3.

tetap masih merasa lelah sepanjang waktu, hal itu perlu dicurigai.
Demam yang mengganggu
Demam yang dialami saat terinfeksi HIV sangat berbeda dengan apa yang diderita
sebelumnya. Ini semacam demam ringan yang mengganggu dan berlangsung selama

4.

berminggu-minggu.
Pembengkakan getah bening
Pembengkakan kelenjar getah bening biasa terjadi karena kelenjar ini juga
merupakan bagian dari sistem imun yang akan mengalami peradangan jika terjadi

5.

infeksi. Kelenjar getah bening banyak dijumpai di ketiak, paha, dan leher.
Sakit kepala
Ketika seseorang positif HIV, akan mengalami sakit kepala konstan yang membuat

6.

merasa demam dan lemah.


Sakit tenggorokan
Infeksi HIV membuat seseorang rentan menderita gejala seperti flu, sakit
tenggorokan dan batuk. Hal ini dikarenakan mekanisme pertahanan tubuh sedang

7.

turun.
Sensitivitas kulit
Mereka yang positif HIV akan menjadi terlalu sensitif pada bagian kulit. Terkadang,
sedikit goresan saja dapat berubah menjadi ruam kulit atau membuat berdarah.

8.

Mual dan diare


Penderita HIV akan kehilangan nafsu makan karena mual dan makanan tidak bisa
dicerna dengan baik. Hal ini dikarenakan bakteri baik dalam perut secara perlahan

9.

mati.
Perubahan warna kuku
Kuku akan tumbuh lebih tebal, mengeriting dan bahkan berubah warna apabila
seseorang HIV positif. Hal ini terutama disebabkan oleh ragi dan infeksi jamur pada

10.

kuku.
Berkeringat di malam hari
Sama seperti wanita yang mengalami menopause, orang HIV positif akan sering
berkeringat di malam hari. Mereka akan berkeringat di tengah malam sehingga

11.

menjadi susah tidur lelap.


Infeksi atau luka genital
Virus HIV hadir dalam cairan kelamin seperti lendir. Itulah mengapa hal itu dapat

12.

menyebabkan infeksi genital seperti herpes dan luka pada tahap lanjut.
Kesemutan di tangan dan kaki
Penderita HIV positif akan merasakan sensasi kesemutan yang terjadi di sekujur
tubuh. Mereka akan merasakan sensasi seperti ditusuk jarum pada ujung jari dan jari

13.

kaki, yang terjadi ketika virus mulai mempengaruhi sistem saraf.


Kebingungan dan kehilangan memori
Virus HIV mempengaruhi =setiap bagian tubuh, termasuk sel-sel otak. Terkadang,
virus ini dapat menyebabkan demensia, kebingungan dan kehilangan memori pada

14.

tahap selanjutnya dari infeksi.


Menstruasi tidak teratur
Perempuan yang positif HIV akan mengalami masalah dalam siklus menstruasi
mereka, yang membuat periode mereka jadi tidak teratur dan lebih sedikit. Hal ini
terutama dikarenakan jumlah darah menurun dan kerusakan kesehatan secara

15.

keseluruhan.
Berat badan turun drastis
Ketika seseorang berada di stadium lanjut HIV, ia akan kehilangan sejumlah besar
bobot badannya karena serangan diare dan infeksi.

GEJALA HIV AIDS


1. Dewasa
Gejala mayor :

a. Kehilangan 10 persen berat selama lebih dari 1 bulan tanpa sebab


b. Diare lebih dari satu bulan
c. Demam lebih dari satu bulan, baik konstan atau datang-pergi
Gejala Minor :
a. Batuk kering yang tak kunjung sembuh
b. Kulit gatal di seluruh tubuh
c. Herpes Zoster yang tak kunjung sembuh
d. Terinfeksi jamur yang mengakibatkan ruam pada mulut, lidah, atau tenggorokan
e. Pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan, dengan atau tanpa
infeksi aktif.
2. Anak
Gejala mayor :
a. Berat badan rendah, atau pertumbuhan lambat
b. Diare berat selama lebih dari 14 hari lebih
c. Demam selama lebih dari satu bulan
Gejala minor :
a. Kulit gatal di seluruh tubuh
b. Pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan
c. Bintik putih akibat jamur di dalam mulut, lidah, atau tenggorokan
d. Infeksi pada telinga, tenggorokan, atau organ lainnya
e. Batuk yang tidak kunjung sembuh

Sumber

1. http://health.kompas.com/read/2013/12/02/0759380/Kenali.Gejala.
AIDS.Berikut.Ini.
2. http://www.merdeka.com/sehat/kenali-15-tanda-hiv-positif.html