Anda di halaman 1dari 6

Perkembangan Motorik Kasar dan Perkembangan

Motorik Halus
May 25, 2008 · 2 Comments

Perkembangan Motorik Kasar dan Perkembangan Motorik Halus

Perkembangan Motorik Kasar


Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh, seperti berlari, berjinjit, melompat,
bergantung, melempar dan menangkap,serta menjaga keseimbangan. Kegiatan ini diperlukan dalam
meningkatkan keterampilan koordinasi gerakan motorik kasar. Pada anak usia 4 tahun, anak sangat
menyenangi kegiatan fisik yang mengandung bahaya, seperti melompat dari tempat tinggi atau bergantung
dengan kepala menggelantung ke bawah. Pada usia 5 atau 6 tahun keinginan untuk melakukan kegiatan
berbahaya bertambah. Anak pada masa ini menyenangi kegiatan lomba, seperti balapan sepeda, balapan
lari atau kegiatan lainnya yang mengandung bahaya.

2. Perkembangan Gerakan Motorik Halus


Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus
dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari
tangan. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir
sempurna. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok
menjadi suatu bangunan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna
sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan
motorik halus berkembang pesat. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual
motorik, seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan, dan tubuh secara
bersamaan,antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar.

3. Perkembangan Otak dan Susunan Syaraf Pusat


Perkembangan otak manusia yang sangat pesat terjadi pada masa prenatal dan beberapa bulan setelah
kelahiran pada masa sebelum kelahiran diperkirakan 250.000 sel-sel otak terbentuk setiap menit melalui
proses pembelahan sel yang disebut mitosis. Setelah lahir sebagian besar sel-sel otak yang berjumlah 100
milyar terbentuk secara matang perkembangan yang dimulai dari atas yaitu kepala dan berlanjut secara
teratur ke bagian bawah tubuh. Pada usia 4-5 tahun kepala anak hanyaberukuran seperlima dari ukuran
tubuhnya dan pada usia 6 tahun kepada anak memiliki ukuran sepertujuh dari ukuran kepalanya. Pada usia
6 tahun anak telah memiliki proporsi tubuh yang akan mewarnai proporsi tubuhnya di masa dewasa. Secara
normal bertambah tinggi badan selama masa kanak-kanak hanya sebanyak 2,5 inchi setahun dan berat
badan secara normal hanya bertambah 2,5-3,5 kilogram setahun.

Prinsip-prinsip Perkembangan Fisiologis Anak Usia Taman Kanak-kanak


Prinsip utama perkembangan fisiologis anak usia dini adalah koordinasi gerakan motorik, baik motorik
kasar maupun halus. Pada awal perkembangannya, gerakan motorik anak tidak terkoordinasi dengan baik.
Seiring dengan kematangan dan pengalaman anak kemampuan motorik tersebut berkembang dari tidak
terkoordinasi dengan baik menjadi terkoordinasi secara baik. Prinsip utama perkembangan motorik adalah
kematangan, urutan, motivasi, pengalaman dan latihan atau praktek.

Kematangan syaraf
Pada waktu anak dilahirkan hanya memiliki otak seberat 2,5% dari berat otak orang dewasaSyaraf-syaraf
yang ada di pusat susunan syaraf belum berkembang dan berfungsi sesuai perkembangannya. Sejalan
dengan perkembangan fisik dan usia anak, syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik
mengalami prosesneurogical maturation.Pada anak usia 5 tahun syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol
gerakan motorik sudah mencapai kematangannya dan menstimuasi berbagai kegiata motorik yang
dilakukan anak secara luas. Otot besar yang mengontrol gerakan motorik kasar seperti berjalan,berlari,
melompat dan berlutut, berkembang lebih cepat apabila dibandingkan dengan otot halus yang mengontrol
kegiatan motorik halus, diantaranya menggunakan jari-jari tangan untuk menyusun puzzle, memegang
gunting atau memegang pensil. Pada waktu bersamaan persepsi visual motorik anak ikut berkembang
dengan pesat, seperti mengisi gelas dengan air, menggambar, mewarnai dengan tidak keluar garis. Di usia 5
tahun anak telah memiliki kemampuan motorik yang bersifat komplek yaitu kemampuan untuk
mengkombinasikan gerakan motorik dengan seimbang, seperti berlari sambil melompat dan mengendarai
sepeda.

Ketika anak mampu melakkan suatu gerakan motorik, maka akan termotivasi untuk bergerak kepada
motorik yang lebih luas lagi. Aktivitas fisiologis meningkat dengan tajam. Anak seakan-akan tidak mau
berhenti melakukan aktivitas fisik, baik yang melibatkan motorik kasar maupun motorik halus. Pada saat
mencapai kematangan untuk terlibat secara aktif dalam aktivitas fisik yang ditandai dengan kesiapan dan
motivasi yang tinggi dan seiring dengan hal tersebut, orang tua dan guru perlu memberikan berbagai
kesempatan dan pengalaman yang dapat meningkatkan keterampilan motorik anak secara optimal. Peluang-
peluang ini tidak saja berbentuk membiarkan anak melakukan kegiatan fisik akan tetapi peru di dukung
dengan berbagai fasilitas yang berguna bagi pengembangan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.

Karakteristik Perkembangan Anak TK


May 25, 2008 · 1 Comment

Karakteristik Perkembangan Anak TK

Perkembangan diartikan sebagai perubahan yang kontinu dan sistematis dalam diri seseorang sejak tahap
konsepsi sampai meninggal dunia. Perkembangan berkaitan dengan kematangan secara biologis dan proses
belajar. Demikian pula dalam perkembangan anak, secara biologis Ia harus berada dalam kondisi sesuai
umurnya. Terdapat pola kesamaan perkembangan dalam diri seseorang dengan anak lainnya pada tahap
usia tertentu. Pola khas yang terjadi dalam setiap tahap umur disebut dengan normative development and
ideographic development. Tahap ini kemudian dikenal sebagai standar normative development yang
diasumsikan sebagai pola universal tugas perkembangan yang harus dilalui seorang anak. Perkembangan
normatif atau developmental task/ milestone menjadi ciri karekteristik anak secara umum yang dapat
dijadikan acuan dalam memahami dan menetapkan bentuk pendidikan yang sesuai dalam setiap tahap usia.
Pengetahuan guru dan orang tua tentang tugas perkembangan anak ini dapat diperoleh dari pengalaman
langsung maupun pencarian berbagai informasi. Pemahaman mengenai tugas perkembangan anak sangat
diperlukan agar guru dan orang tua dapat memberikan bantuan, dan rangsangan yang tepat.Secara garis
besar karakteristik anak TK adalah sebagai berikut :Anak usia Taman Kanak-kanak dalam rentangan usia
4-5 atau 6 tahun berada dalam masa usia emas (golden age) segala sesuatunya sangat berharga, baik fisik,
emosi, intelektualnya. Dan anak usia Taman Kanak-kanak ini sangat besar energinya sehingga diperlukan
suatu pembelajaran yang sangat tepat sehingga berkembang kemampuan motorik kasar maupun halus.

Kegiatan fisik adalah merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar,
seperti belari, melompat,bergantungan, melempar bola atau menendangnya. Maupun serta menjaga
keseimbangan motorik halus seperti menggunakan jari-jari untuk menyusun puzzle, memilih balok, dan
menyusunnya menjadi bangunan tertentu. Kegiatan fisik dan pelepasan energi dalam jumlah besar
merupakan karakteristik aktivitas anak pada masa ini. Hal itu disebabkan oleh energi yang dimiliki anak
dalam jumlah yang besar tersebut memerlukan penyaluran melalui berbagai aktivitas fisik, baik kegiatan
fisik yang berkaitan dengan motorik kasar maupun gerakan motorik halus.
SILABUS MATA KULIAH

MATA KULIAH : METODE PENGEMBANGAN MOTORIK


BOBOT : 3 SKS
JURUSAN : PG PAUD
DESKRIPSI MATA KULIAH : Mahasiswa diharapkan memahami hakikat
perkembangan motorik anak usia dini yang
meliputi : fase-fase perkembangan motorik,
tahapan dan prinsip perkembangan motorik anak
usia dini ; Mahasiswa mampu memahami
karakteristik dan ciri perkembangan motorik anak
usia dini dan pengembangan ; Mahasiswa mampu
memahami jenis pengembangan kemampuan
motorik anak usia dini dan mengklasifikasikan
pengembangan motorik sesuai dengan kurikulum
anak usia dini ; Mahasiswa diharapkan pula
memiliki keterampilan dalam merancang kegiatan
dengan menggunakan berbagai metode atau
pendekatan yang tepat untuk anak usia dini ;
Mahasiswa dapat merancang media yang tepat
dalam pengembangan motorik anak usia dini
;serta mahasiswa dapat melakukan penilaian dari
rancangan kegiatan yang telah dilakukan bersama
anak usia dinii sebagai hasil evaluasi.

A. TUJUAN :
Diharapkan mahasiswa dapat :
1. Menjelaskan hakikat perkembangan motorik anak usia dini
2. Menjelaskan fase-fase, tahapan dan prinsip perkembangan motorik anak
usia dini
3. Menjelaskan karakteristik dan ciri-ciri perkembangan motorik anak usia
dini
4. Menganalisis berupa pengembangan karakteristik dan ciri pengembangan
motorik anak usia dini berdasarkan kurikulum yang berlaku saat ini
5. Menjelaskan jenis pengembangan kemampuan dan klasifikasi
pengembangan motorik anak usia dini
6. Merancang kegiatan pengembangan motorik dengan menggunakan
berbagai pendekatan atau metode yang tepat bagi anak usia dini
7. Merancang media yang tepat untuk pengembangan motorik anak usia dini
8. Merancang bentuk evaluasi yang tepat untuk kegiatan pengembangan
motorik anak usia dini

B. PRASYARAT :
1. Perkembangan Motorik Anak Usia Dini
C. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN :
NO MATERI (TOPIK KEGIATAN SUMBER YANG PERKIRAAN
DAN RINCIAN) BELAJAR DAPAT WAKTU
YANG DIGUNAKAN
DISARANKAN
1 Hakikat Ceramah, Drs. MS. 100 menit
Perkembangan diskusi, Sumantri, M.Pd.
Motorik penugasan dan Model
feedback Pengembangan
Keterampilan
Motorik AUD.
2 Jakarta : 200 menit
Depdiknas, Dirjen
a.Fase Ceramah, Dikti
Perkembangan diskusi,
Motorik penugasan DR. Martini
b. Tahapan Jamaris,M.SC.Ed.
Perkembangan Perkembangan
Motorik dan
• Tahapan Pengembangan
Verbal Kognitif Anak Usia Taman
• Tahapan Kanak-Kanak.
Asosiatif Program

• Tahapan Pendidikan Anak

Automasi Usia Dini. PPS

c.Prinsip UNJ.2003

Perkembangan
Motorik
• Kematangan
3 syaraf 100 menit

• Motivasi
• Urutan
• Pengalaman
Diskusi dan
dan latihan
penugasan
d.Aspek-aspek
perkembangan
motorik
• Perkembanga
Martha B.
n gerak motorik
4 Bronson. The 200 menit
D. TAGIHAN :
Mahasiswa diharuskan menyelesaikan dan mengumpulkan tugas-tugas berupa :
• Membuat rancangan kegiatan pengembangan motorik untuk anak usia dini
0-8 tahun yang disesuaikan dengan setiap rentang usia anak meliputi pemilihan :
tema, indikator pengembangan, metode, media, langkah-langkah kegiatan,
evaluasi yang tepat untuk anak usia dini.
E. BUKU RUJUKAN :
• Drs. MS. Sumantri, 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik
Anak Usia Dini. Jakarta : Depdiknas,Dirjen Dikti.
• DR. Martini Jamaris, M.SC.Ed, 2003. Perkembangan dan Pengembangan
Anak Usia Taman Kanak-Kanak. Program Pendidikan Anak Usia Dini. PPS UNJ.
• Richard C.Woolfson, 2005. BRIGHT START . New York.
• Martha B.Bronson, 1995. THE RIGHT STUFF. National Assosiation for
The Eduction of Young Children. Washington, DC.
• Mohammad Muhyi Faruq, 2007. 60 Permainan Kecerdasan Kinestetik.
Jakarta : Kompas Gramedia.