Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
1

Latar Belakang
Lingkungan kerja adalah semua keadaan yang terdapat di sekitar tempat

kerja. Secara umum, lingkungan kerja terbagi atas 4 faktor yang mempengaruhi
yaitu faktor fisik, faktor non fisik, faktor kimiawi dan faktor biologi. Lingkungan
kerja fisik adalah semua keadaan berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat
kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara langsung maupun secara
tidak langsung. Secara umum ada beberapa faktor lingkungan kerja fisik yang
dapat mempengaruhi kinerja dari pekerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi
lingkungan kerja adalah temperatur, kelembaban, sirkulasi udara, pencahayaan,
kebisingan, getaran mekanis, bau-bauan dan warna. Dengan adanya kondisi
lingkungan yang baik maka akan meningkatkan produktivitas suatu pekerja atau
operator.
Pada suatu daerah dilakukan penelitian tentang bagaimana pengaruh
lingkungan fisik terhadap siswa-siswi pada sebuah sekolah. Tujuan dilakukannya
penelitian tersebut adalah untuk mengetahui bagaimana standar yang harus
dipenuhi pada sebuah kelas. Agar siswa-siswa yang sedang belajar didalam kelas
tersebut merasa nyaman serta tidak mengganggu konstrasi belajar mereka.Dari
penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa faktor suhu serta kebisingan sangat
berpengaruh pada konsentrasi belajar siswa-siswi sekolah tersebut.
Pada praktikum ini, dilakukan penelitian tentang lingkungan kerja dengan
faktor-faktor yang akan diuji adalah faktor kebisingan dan intensitas cahaya.
Operator merupakan seorang praktikan dimana operator akan disuruh untuk
merakit pulpen dan melepaskan kembali hasil rakitan pada waktu 120 detik
dengan kondisi-kondisi yang bervariatif pada climate chamber. Dengan
melakukan percobaan ini diharapkan dapat diketahui faktor-faktor lingkugan yang
paling mempengaruhi hasil kerja operator dan nantinya dapat menilai tingkat
produktivitas dari pekerja.
2

Tujuan Praktikum

I-1

I-2

Tujuan dari dilakukannya praktikum modul ini, yaitu :


1. Untuk mendapatkan gambaran mengenai pengaruh intensitas cahaya dan faktor
kebisingan terhadap hasil kerja operator.
2. Untuk melihat apakah dengan memberikan perlakuan perubahan kondisi
lingkunga kerja khususnya intensitas cahaya dan faktor kebisingan tersebut
akan mempengaruhi produktivitas kerja operator. Bila hasil yang didapat
menunjukan perbedaan produktivitas maka dapat diketahui perlakuan mana
yang menyebabkan perbedaan tersebut.
3. Mampu menganalisis pengaruh faktor lingkungan kerja fisik terhadap operator
untuk jangka waktu yang panjang.
3

Perumusan Masalah
Masalah yang akan dirumuskan dalam percobaan ini yaitu untuk

mengetahui tentang pengaruh intensitas cahaya dan kebisingan terhadap hasil


kerja operator. Dari hasil pengamatan tersebut dapat dilihat pengaruh faktor-faktor
tersebut terhadap produktivitas kerja dari operator, serta pengaruh waktu dari
operator tersebut bekerja.
4

Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah yang dibatasi pada lingkungan kerja dalam percobaan

ini adalah:
1. Operator yang melakukan percobaan terdiri dari 2 (dua) orang. Operator 1
melakukan pekerjaan merakit pulpen (assembly) dan operator 2 melakukan
pekerjaan melepas hasil rakitan pulpen (disassembly)
2. Faktor-faktor lingkungan fisik yang diamati pada percobaan hanya 2 faktor
yaitu faktor cahaya dan kebisingan. Besar intensitas cahaya dan intensitas
bunyi tersebut adalah
a. Intensitas cahaya sebesar 38,4 lux dan 127,7 lux.
b. Intensitas suara sebesar 71,3 dB, 79,3 dB dan 87,5 dB
3. Jumlah replikasi pada setiap perlakuan adalah sebanyak 4 (empat) kali.
4. Waktu yang digunakan selama percobaan yaitu 120 detik.
5. Setiap operator diber target sebanyak 12 buah untuk perakitan (assembly) dan
18 buah untuk lepas-rakit pulpen (disassembly).

I-3

Asumsi yang Digunakan


Pada percobaan ini ditetapkan asumsi yang digunakan adalah sebagai

berikut:
1. Operator dianggap dalam keadaan sehat jasmani.
2. Peralatan yang digunakan berfungsi sesuai standar.
3. Faktor-faktor selain cahaya dan kebisingan dianggap sama dan tidak
memberikan pengaruh terhadap lingkungan kerja.
4. Bahan yang digunakan selama pengerjaan dianggap sesuai dengan standar.
5. Tingkat kepercayaan yang digunakan adalah 95%.
6
1.
2.
3.
4.
5.

Alat dan Bahan


Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah
Pulpen, sebagai objek yang digunakan dalam percobaan.
Lampu pijar, sebagai sumber cahaya
Digitimer, sebagai pengukur waktu
Laptop dan Speaker, sebagai sumber suara
4 in 1 environmental measuring tool berfungsi sebagai alat pengukur

intensitas cahaya dan intensitas bunyi.


6. Kertas kerja dan alat tulis berfungsi sebagai mencatat hasil yang diperoleh
selama melakukan kegiatan di ruangan climate chamber.
7. Meteran berfungsi untuk mengukur jarak antara sumber cahaya ke operator.
8. Layout berfungsi untuk meletakkan komponen pulpen.

Sistematika Laporan
Sistematika laporan yang digunakan adalah terdiri dari 6 bab, yang terdiri

dari pendahuluan, landasan teori, metodologi penelitian, pengumpulan dan


pengolah data, analisis dan evaluasi, kesimpulan dan saran, daftar pustaka serta
lampiran.
Bab I Pendahuluan, pada bab ini dibahas mengenai latar belakang modul
praktikum, tujuan praktikum, perumusan masalah, pembatasan masalah, asumsi
yang digunakan, alat dan bahan, dan sistematika laporan.
Bab II Landasan Teori, pada bab ini dibahas teori tentang kaitan ergonomi
dengan lingkungan kerja, lingkungan kerja, kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
dan produktivitas kerja. Lalu akan dibahas juga faktor faktor yang

I-4

mempengaruhi lingkungan kerja seperti kebisingan, pencahayaan, warna. Setelah


itu, dijelaskan mengenai uji kenormalan data dengan Kolmogorov-smirnov, desain
eksperimental faktorial, dan jurnal internet mengenai lingkungan kerja.
Bab III Metodologi Penelitian, pada bab ini dibahas tentang lokasi dan
waktu praktikum, sampel yang digunakan, data primer yang digunakan,
pengolahan data, analisis hasil, serta kesimpulan dan saran.
Bab IV Pengumpulan dan Pengolahan Data, pada bab ini dibahas tentang
pengumpulan data, pengolahan data, uji kenormalan data dengan KolmogorovSmirnov, dan perhitungan ANAVA untuk pengujian hipotesis.
Bab V Analisis dan Evaluasi, pada bab ini dibahas tentang analisis faktor
yang H0-nya ditolak, analisis faktor dominan, dan analisis pengaruh faktor fisik
lingkungan terhadap operator, evaluasi faktor yang paling mempengaruhi kinerja
operator, dan evaluasi kondisi lingkungan kerja paling optimum bagi operator.
Bab VI Kesimpulan dan Saran pada bab ini dibahas tentang kesimpulan
pada praktikum ini dan saran untuk praktikum yang akan dijalankan Laboratorium
Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja ke depannya.
Daftar Pustaka pada bagian ini berisi tentang sumber-sumber referensi
yang diambil untuk bab landasan teori.
Lampiran, pada bagian ini berisi tentang Tabel Nilai Kritis Uji
Kolmogorov-Smirnov, Tabel Distribusi F, dan Kertas Kerja.