Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan X-ray untuk trauma abdomen

Pemeriksaan thorax antero-posterior (AP) dan pelvis dianjurkan pada penilaian


pasien dengan trauma tumpul multisistem. Pasien dengan abnormalitas
hemodinamik dengan trauma penetrans abdomen tidak memerlukan x-ray di
unit emergensi. Bila pasien tanpa abnormalitas hemdoninamik dan terdapat
trauma penetrans di atas umbilikus atau curiga cedera thorakoabdominal, foto xray thorax tegak berguna untuk meyingkirkan hemothorax atau pneumothorax
untuk melihat adanya udara bebas di intraperitoneal.
Pada skenario, terdapat kecurigaan pasien mengalami trauma tumpul
multisistem. Hal ini bisa dilihat dari berbagai alasan, diantaranya biomekanika
trauma dimana pasien terbentur stang motor pada pinggang kemudian jatuh ke
tanah dengan panggul membentur batu besar. Di samping itu, dapat terlihat dari
keadaan pasien hasil pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan stabilitas pelvis
didapat tes kompresi (+) dan tes distraksi (+) , sehingga diduga pasien
mengalami fraktur pelvis. Untuk menegakkan diagnosis ini dibutuhkan
pemeriksan foto x-ray.

Pemeriksaan darah
Pemeriksaan darah yang dibutuhkan diantaranya :
-

Pemeriksaan golongan darah


bertujuan untuk mengetahui golongan darah pasien bila diperlukan
transfusi darah karena perdarahan hebat yang dialami pasien
Pemeriksaan darah rutin
Pada pemeriksaan darah rutin komponen-komponen yang diperika
diantaranya hemoglobin , hematokrit , hitung jumlah dan jenis leukosit,
hitung trombosit, laju endap darah dan eritrocyte sedimentation rate,
hitung eritrosit. Pemeriksaan darah rutin dilakukan untuk screening
sebelum dilakukan operasi atau definitive care pada pasien
Sumber : American College of SUrgeons Committee on Trauma, 2008. ATLS Student
Course Manual Eight Edition.Jakarta : Komisi Trauma IKABI