Anda di halaman 1dari 27

Meet #3

Aliran Fluida dalam Media Berpori

Konfigurasi lubang bor menembus formasi serta


geometri dan karakteristik reservoirnya menyebabkan
pola aliran fluida yang terjadi berbeda-beda.
Van Everdingen & Hurst (1949)

Pola Aliran Radial

Pemodelan Reservoir
Conservation of mass
Massa aliran masuk Massa aliran keluar = Perubahan massa aliran

Darcy Law

Equation of State

Diffusivity Eq.

1. Reservoir bersifat homogen,


isotropik dengan ketebalan
seragam
2. Sifat batuan dan fluida bukan
merupakan fungsi tekanan
3. Gradien Tekanan dianggap kecil
4. Menggunakan hukum darcy
5. Gaya Gravitasi diabaikan

Dimension Less

Diffusivity Eq. Pola Aliran Radial

Infinite Acting Reservoir


Finite Reservoir
PSS
Constant Pressure at Outer Boundary
Wellbore Storage & Skin Effect

Infinite Acting Reservoir

Produksi Constant (qB)


Radius sumur mendekati nol (0)
Tekanan awal diseluruh titik = Pi
Menguras area yang tak terhingga besarnya

Jika (x) 0.02 Ei(-x) = ln (1.781(x))


Jika 0.02 < x < 10.9 Ei(-x) = Menggunakan tabel
Jika x > 10.9 Ei(-x) = 0

Finite Reservoir
Laju produksi constant (qB)
Jari-jari sumur di tengah-tengah reservoir
silinders terbatas
Tekanan awal = Pi

Pseudo Steady State

Constant Pressure at Outer Boundary

Wellbore Storage Effect

Skin Effect
Besaran yang menunjukan ada atau tidaknya kerusakan pada
formasi sebagai akibat dari aktifitas pemboran ataupun
produksi.
1 jam wf

s 1.151
log
3.23
2
m
ct rw

S = negatif (-) menunjukan terjadinya perbaikan pada formasi


(stimulated),
S = positif (+), menunjukan adanya kerusakan pada formasi
(damage),
S = 0, menunjukan kondisi reservoir awal yang belum
mengalami perubahan (initial).

Aliran di berbagai Geometri Reservoir


Persamaan untuk reservoir non silindris,
Dimana,
A = Daerah pengurasan (ft2),
CA = Dietz Shape Factor

Transient (Early & Late Time) dan PSS

Radius of Investigation
Jari-jari pengamatan menggambarkan sejauh
mana (jarak dari lubang bor yang diuji)
pencapaian transien tekanan kedalam formasi
bila dilakukan gangguan keseimbangan
tekanan.

Penggunaan Ei function
Suatu sumur minyak berproduksi dengan laju
produksi 20 STB/D dari suatu lapisan produktif
dengan karakteristik sbb:

Penggunaan Dietz Shape Factor


Infinite Acting Reservoir Use Infinite-System
Solution With Less Than 1% Error for tDA

Pseudo Steady State (Ketelitian 1%) Less


Than 1% Error for tDA

Pseudo Steady State Exact for tDA

Penggunaan Dietz Shape Factor


Untuk reservoir-reservoir berikut:

Tentukan!
a. Infinite acting reservoir
b. Pseudo steady state ketilitian ( 1%)
c. Pseudo steady state eksak

Menghitung ri (radius of investigation)


Reservoir mempunya batas (re = 3000 ft)
diamati distribusi tekanannya setelah 0.1 jam
produksi. Tentukan ri!
Tentukan ri, pada t produksi (jam) = 0.1, 1, 10
dan 100 dan buatkan grafiknya.

Format pengiriman tugas


STT Migas-Kelas A_Andri_1101099_Uji
Sumur_Tugas#1
Kirim ke jumardi.andi@gmail.com

Sampai Jumpa Bulan Depan