Anda di halaman 1dari 37

PONDASI

Struktur bangunan bagian bawah (sub


structure), berfungsi mendukung seluruh
beban bangunan dan meneruskan ke tanah.\
Suatu sistim pondasi merupakan bagian
integral dari struktur di atasnya. Kestabilan
bangunan tergantung pada kestabilan tanah
dasarnya

DAMPAK KERUSAKAN PONDASI PADA


BANGUNAN GEDUNG

Dinding retak dan miring


Lantai bergelombang dan pecah-pecah
Kedudukan kosen pintu dan jendela bergeser
Sudut kemiringan tangga berubah
Penurunan bangunan, atap bangunan,
keruntuhan bangunan secara keseluruhan

PERSYARATAN SISTIM PONDASI

Struktur pondasi harus ditempatkan sebaik


mungkin dengan memperhitungkan keadaan
atau kejadian dikemudian hari yang dapat
menimbulkan akibat yang tidak diinginkan.
Struktur pondasi dan tanah dimana pondasi
berdiri harus stabil dan aman dari kemungkinan
keruntuhan.
Pondasi tidak boleh mengalami penurunan atau
beda penurunan yang dapat menimbulkan
kerusakan pada struktur yang didukungnya.

BEBAN PADA PONDASI

Beban Horizontal/Beban Geser, contohnya beban akibat


gaya tekan tanah, transfer beban akibat gaya angin
pada dinding.
Beban Vertikal/Beban Tekan dan Beban Tarik,
contohnya:
- Beban Mati, contoh berat sendiri bangunan
- Beban Hidup, contoh beban penghuni, air hujan dan
salju
- Gaya Gempa
- Gaya Angkat Air ( Lifting Force, )

PERENCANAAN SISTIM PONDASI

Berat bangunan yang harus didukung


Jenis tanah dan daya dukungnya
Bahan bangunan yang tersedia
Teknologi dan sumberdaya manusia
Lokasi dan situasi proyek
Pertimbangan biaya

HAL-HAL YG. DAPAT MENGAKIBATKAN


KERUSAKAN PONDASI
Perubahan fungsi bangunan/gedung, sehingga
terjadi pembebanan yang melebihi kapasitas
pondasi
Terjadi bencana alam, seperti : gempa, banjir,
tanah longsor, dsb
Kerusakan struktur tanah, akibat adanya
bangunan lain
Akar pohon besar
Usia pondasi, mengakibatkan kelelahan bahan
Adanya faktor ketidakpastian dan jenis tanah
yang tidak seragam.

PENGGOLONGAN
JENIS PONDASI

BERDASARKAN KEDALAMANNYA

Pondasi Dangkal (Shallow Foundation);


Dasar pondasi terletak tidak terlalu dalam dari tanah asli
Pondasi menerus (batu kali, batu bata, beton tumbuk)
Pondasi Umpak (batu gunung, beton)
Pondasi Dalam (Deep Foundation);
Dasar pondasi mempunyai kedalaman lebih dari 6,00 m
dari permukaan tanah asli.
Pondasi Tiang Pancang
Pondasi Sumur Bor (Bored Pile, In Situ Pile)

BERDASARKAN BENTUKNYA
Pondasi menerus (Continuous Footing);

Dipasang dibawah seluruh panjang dinding bangunan.


Termasuk pondasi dangkal dipakai pada kedalaman tanah
baik antara 0,80 1,20 m dari permukaan tanah asli.
Jenisnya : pondasi batu kali, batu bata, beton

Pondasi Setempat (Individual Footing);

Pondasi yang dipasang dibawah kolom-kolom utama


pendukung bangunan. Seluruh beban dilimpahkan ke
kolom utama.
Pondasi ini mempunyai kedalaman 1,50 4,00 m.
Biasanya dipakai untuk bangunan bertingkat (2 4 ) lantai.
Jenis atau macamnya :Pondasi setempat beton, Pondasi
setempat kayu, Pondasi Sumuran

Pondasi Gabungan (Combined Footing);


Merupakan pondasi plat yang mendukung
kolom lebih dari satu, untuk menghemat
ukuran plat setempat.
Pondasi Plat (Mat Foundation, Raft
Footing)/pondasi basement ;
Merupakan pondasi yang dibuat berupa plat
tebal dengan perkuatan balok-balok beton
bertulang kedap air.
Dipasang dibawah seluruh luas bangunan,
bisa untuk ruang basement.
Biasanya dirangkai menjadi satu menerus
dengan dinding beton kedap air sebagai
turap penahan tanah disekeliling ruang
basement.

Pondasi Menerus (termasuk pond dangkal)

Pondasi Lajur/Menerus Bt Kali (dangkal)

Pond. Lajur Bt. Bata (dangkal)

Pondasi Umpak (setempat & dangkal)

Pondasi Telapak/Foot plat (setempat, sedang)

Pondasi Sumuran (setempat, sedang)

Pemakaian Pondasi Sumuran

Denah rencana pondasi Menerus & Setempat

Detail potongan pondasi foot plat

Pondasi Bangunan Tinggi


1.Pondasi Tiang Pancang (setempat, dalam)

Pondasi Tiang Pancang (Driven Pile Foundation)

PEIL CAP PONDASI TIANG PANCANG

Denah dan potongan peil cap

Pelaksanaan Pemancangan pondasi tiang pancang

Pondasi Tiang Bor (Bore pile)

PELAKSANAAN POND. BORE PILE


Penggalian tanah dengan cara dibor sesuai dengan
diameter rencana pondasi dan kedalaman pondasi.
Jika tanahnya mudah runtuh dapat diberi chasing
terlebih dahulu untuk menghindari longsornya dinding
lubang hasil pengeboran. Setelah chasing tertancap sisa
lumpur dan material yang lain yang ada di lubang
pengeboran dipompa naik.
Diberikan rangkaian tulangan kedalam lubang.
Dicor lubang tersebut dengan beton segar.

Pelaksanaan Pondasi Bore pile

Bore pile cap

Pondasi Rakit (Raft Foundation)

Pondasi Basement

BASEMENT

Pondasi basement

Contoh: pemakaian pond Basement

Potongan (pondasi besement)

Pondasi basement

Ranc pondasi tiang pancang

Penempatan pondasi tiang pancang