Anda di halaman 1dari 9

HIPERTIR

OID
KELOMPOK

Pokok
Bahasan
1. Definisi Penyakit Hipertiroid
2. Penyebab Penyakit Hipertiroid
3. Tanda dan Gejala Penyakit
Hipertiroid
4. Kebutuhan zat gizi dan diet
Penderita Hipertiroid

Pengertian
Hipertiroid
Hipertiroid atau
Hipertiroidesme adalah suatu
keadaan atau gambaran
klinis akibat produksi hormon
tiroid yang berlebihan oleh
kelenjar tiroid yang terlalu
aktif.

Etiologi
Hipertiroi
d

Gangguan
Homestatis
Penyakit Graves
Toxic Nodular
Goiter
Produksi TSH yang
Abnormal
Tiroiditis (Radang
kelenjar Tiroid)
Konsumsi Yodium
Berlebihan

Produksi
TSH yg
brlebih
Aktivita
s
berleni
Benjol
han
an
Leher
T3 &
T4
Ibu
melahir
kan
Meman
g
Kelainan

Tanda dan Gejala Hipertiroid


1.
2.
3.
4.
5.

Banyak keringat
Tidak tahan panas
Sering BAB, kadang diare
Jari tangan gementar (tremor)
Nervus, tegang, gelisah, cemas, mudah
tersinggung
6. Jantung berdebar cepat
7. Haid menjadi tidak teratur
8. Bola mata menonjol dapat disertai dengan
penglihatan ganda
9. Denyut nadi tidak teratur terutama pada usia
diatas 60 tahun
10.Tekanan darah meningkat
11.Denyut nadi cepat, seringkali >100x/menit

Kebutuhan Zat Gizi Diet Penyakit Hipertirod


Menghindari konsumsi garam beryodium secara
berlebihan
Menghindari makanan yang beryodium tinggi
seperti ubur- ubur, ganggang laut, lumut.
Pilihlah makanan yang mengandung cukup
karbohidrat dan lemak yang berfungsi sebagai
protein.
Konsumsi makanan yang mengandung suplemen
alami yaitu yang mengandung vitamin dan
nutrisi seperti riboflavin, Lecithin dan thiamin.

DIET
Penyakit
Hipertiroid

Tujua
n

Dalam
bentuk

Makanan Biasa
sumber protein
tinggi
Memenuhi kebutuhan energi dan protein yang
meningkat untuk mencegah dan mengurangi
kerusakan jaringan tubuh serta untuk menambah
berat badan hingga mencapai berat badan normal

Diet
TKTP

Syarat Diet TKTP


Energi tinggi, yaitu 40-45 kkal/kg BB
Protein tinggi, yaitu 2,0-2,5 g/kg BB
Lemak cukup, yaitu 10-25 % dari
kebutuhan energi total
Karbohidrat cukup, yaitu sisa dari
kebutuhan energi total
Vitamin dan mineral cukup sesuai
kebutuhan
normal;
dan
makanan
diberikan dalam bentuk mudah cerna
(Almatsier, 2006).

KELOMPOK II
Fadlun
Khairunnisa
Devi Nadila
Oksandi

Anda mungkin juga menyukai