Anda di halaman 1dari 2

Soal Pemeliharaan Peralatan Listrik

Maksud dan Tujuan Pemeliharaan


Meningkatkan keandalan agar peralatan tidak sering mengalami kegagalan
Mempertahankan Life time / Umur
Keberhasilan Pemeliharaan
Kenaikan masa laik operasi peralatan yang diukur pada nilai
MTBF ( Mean Time Between Failure )
Yaitu : selang waktu rata-rata diantara dua saat kerusakan / kegagalan
peralatan
Pengurangan pada nilai kerugian, yang dilihat pada nilai
MTTR ( Mean Time Between Repair )
Yaitu : selang waktu rata-rata untuk memperbaiki instrument termasuk waktu
menunggu suku cadang.
Beri penjelasan Tentang Bath Up Curve
Pada Gambar berikut terlihat variasi tingkat kegagalan/laju kegagalan (failure
rate) pada usia tertentu sebagai fungsi waktu pemakaian alat yang terdiri dari
tiga phase.

Permasalahan pada setiap instrumen/peralatan adalah bagaimana dapat


mempertahankan phase-II (useful life) semaksimal mungkin.
Untuk meningkatkan keandalan peralatan salah satunya adalah
meminimumkan laju kegagalan serendah mungkin.
Pilihan lain adalah mempunyai peralatan cadangan untuk mengatasi
kemungkinan yang terjadi dari kerusakan peralatan pada keadaan kritis,
namun pilihan ini akan melibatkan biaya tambahan
Untuk mempertahankan phase-II (useful life) seperti pada Kurva Bath Tub
tersebut di atas, hanya dapat dicapai melalui program pemeliharaan yang efektif
dan terencana.
Diagram Maintenance
Maintenance
Pemeliharaan yang dilakukan pada suatu peralatan agar peralatan tersebut
dapat bekerja pada life time yang lebih lama dan tidak cepat rusak.
Planned
Pemeliharaan yang di rencana oleh pengguna alat atau teknisi
-Acceptance test
Kegiatan pengecekan atau uji kelayakan ketika menerima dan membuka
barang yang sudah di pesan.
-Room conditioning
Pemeriksaan kondisi ruang tempat peralatan diperiksa kondisinya
-Power conditioning
Pemeriksaan kondisi daya yang akan di salurkan ke sistem tenaga

-Cleanliness room
Pemeriksaan kebersihan ruangan yang akan di gunakan peralatan
-Commisioning test
kegiatan pengujian/pengoperasian pertama kali peralatan yang baru atau selesai
ditingkatkan/di-upgrade dengan mengambil/mencatat semua data sebagai
dokumen instrument atau peralatan tersebut.
-Preparation usage
Kegiatan yang dilakukan ketika telah melewati acceptance test dan
commisioning test yaitu melakukan persiapan penggunaan.
Unplanned
Pemeliharaan ini di lakukan di luar rencana pada suatu peralatan ketika terjadi
gangguan
Preventive maintenance
agar peralatan tidak mengalami gangguan atau kerusakan saat dioperasitan
(monitor, kontrol, inspeksi dsb)
-Time based maintenance
Pekerjaan pemeliharaan dilakukan secara terencana setiap interval waktu
tertentu.
-Condition based maintenance
usaha pemeliharaan dengan memonitoring kondisi peralatan secara periodik
dengan selalu melakukan analisa.
-Cleaning
Melakukan pembersihan peralatan
-Inspection
Inspeksi/pemeriksaan pada alat terutama parameter
-Running maintenance
Melakukan pemeliharaan terhadap peralatan listrik ketika peralatan beroprasi
Corrective maintenance
Bersifat perbaikan ketika terjadi kerusakan , mengembalikan fungsi peralatan
saat terjadi kerusakan.
-Kecil (service) memperbaiki fungsi (tidak ada kerusakan).
-Medium (repair) memperbaiki sebagian kecil komponen yang rusak.
-Besar (over holl) membongkar atau memperbaiki kerusakan yang bnyak
-fault detection
Petugas harus mampu mendeteksi secara jelas bahwa telah terjadi kerusakan
-fault location
Petugas kemudian harus mampu menemukan bagian atau komponen yang
rusak
-fault rectification
Terakhir ia harus mereparasi atau mengganti bagian/komponen yang rusak
tersebut