Anda di halaman 1dari 72

FAKTOR

BAHAYA
FISIKA

FAKTOR BAHAYA FISIKA


Tekanan panas
( Heat Stress ).
Kebisingan ( Noise )
Getaran ( Vibrasi )
Radiasi non ionisasi
Penerangan
( lighting)
Udara bertekanan
tinggi / rendah.

TEKANAN PANAS (Heat Stress)


Proses panas oleh
tubuh (M+/-R+/-C-E)
dihubungkan dengan
cuaca kerja ( suhu
udara, kelembaban,
kecapatan aliran
udara ).

KESETIMBANGAN PANAS
Manusia/pekerja

lingkungan
C

Tk

Tb
Tg

V
RH
(cuaca)

M+/-C+/-R - E = 0

Heat Stress ( Tek. Pns )

M = Respirometer ( O2 utk panas )


1 ltr O2 = 4,8 kcal
C = 6 x V 0,6 ( tk 35 ) kcal/hr
R = 11 ( tr 35 ) kcal/hr
( tr=tg + 1,44 x V 0,5
( tg tk )
E max= 12 x V 0,6 ( 42
pa ) kcal/hr dan E req = M+/-C+/-R
1 kcal = jum. Pns utk naikkan 1 ltr air dlm tubuh 14,5 oC 15,5oC
0,6

0,6

Contoh : Pd pengukuran didapatkan harga-2 sbb :


M = 300 kcal, R =+300 kcal, C =+50 kcal, -E =+400 kcal
Bila dimasukkan dlm persamaan kes panas didpt :
300 + 300 + 50 400 = 250 kcal, ini berarti ada
acumulasi panas dlm tubuh ( tdk sama 0 ), maka dng
memberikan fan akan terjadi :
M tdk berubah, R tdk berubah, C mendinginkan pekerja
bukan mendinginkan sumber, maka :
C akan naik shg menghslkan pns yg banyak,mis +200 kcal
E akan turun kearah negatif (-E), mis + 800 kcal.
Shg menjadi : 300 + 300 + 200 800 = 0 (t ada ac pns)
E tinggi, stain tinggi, kehil air 1,21,3 ltr/jam, pl minum.
M tergantung dari macam pekerjaan
R kendalikan dng metal sheld, kembalikan pns 95%.

SUMBER PANAS
Proses produksi
dan mesin.
Kerja otot.
Ikilim kerja
setempat

PENILAIAN TEKANAN PANAS


Index Tekanan Panas ( ITP )
Rumus : E req / E max X 100 %
E req = Keb. Pns penguapan (M+/-C+/-R)
E max = pns peng. Max ( 12.V0,6(42-pa)
Index Suhu Basa & Bola (ISBB)
Rumus : 0,7 tb + 0,3 tg ( in door )
0,7tb + 0,2tg + 0,1tk (out door)
Suhu efektif dikoreksi.
Efek psikologis.

ALAT UKUR TEKANAN PANAS


Arsman Psychrometer ( suhu kering tk,
suhu basah tb ).
August Psychrometer ( tk, tb ).
Whirling Psychrometer ( tk, tb ).
Termometer Kata ( Kec. udara ).
Termometer Globe ( tg )
Quest Temp (gabungan tersebut diatas).

STANDAR INDEX TEK. PANAS


0 % = tdk ada perub. Pns (no strain termal)
10%-30% = cocok utk pek. Pemikiran, kecepatan,
ketelitian.
40%-60% = utk pek. sehat, msh cukup untuk
menahannya.
70%-90% = pek. yg serasih, seleksi dng pemkes,
beraklimatisasi.
100% = jelek, pek muda serasi fisik mental
> 100% = pek terganggu kesehatannya.

LAMA EXPOSED DAN WKT ISTIRAHAT


( ITP > 100% )
Allowable Exposure Time ( AET )
AET = 62,5 x 60 / Ereq E max ( mnt )
Maximum Recovery Times ( MRT
MRT = 250 x 60/4 x Emax Ereq (mnt)

NAB ISBB ( Kep.51/Men/99


Beban kerja
Kerja - Istirahat

Ringan

sedang

berat

Kerja terus-menerus

30,0

26,7

25,0

75% kerja-25% istirahat

30,6

28,0

25,9

50% kerja-50% istirahat

31,4

29,4

27,9

25% kerja-75% istirahat

32,2

31,1

30,0

PENGARUG TEKANAN PANAS THD


KESEHATAN
Heat cramps; pd suhu tinggi, minum
air garam tdk terganti, kejang pd
otot/perut, pingsan, enek, muntah.
Heat exhaustion; bg yg blm
beraklimatsasi,keringat banyak suhu
bdn normal, tek darah turun nadi cepat,
lemah,pingsan,vertigo,tremor.
Heat Stroke; pd pengatur pns di otak.
Milaria; keluar keringat berlebihan.

PENGENDALIAN TEKANAN PANAS


Teknik
1. Ventilasi umum ( dilution ventilation ).
2. Pengadaan langit2 ( bhn aluminium ).
3. Penghijauan.
4. Pem. AC ( dlm & luar tdk lebih 5oC).
Pekerja.
1. Pakaian tahan panas ( asbes ).
2. Aklimatisasi.
3. Peny. air minum campur tablet garam.
4. Pakaian mdh serap keringat ( katun )
5. Pemeriksaan kesehatan (jantung, ginjal,dll)

BISING ( Noise )
Bunyi atau suara yg tidak dikehendaki.
Bunyi atau suara : serangkaian gelombang
yg merambat dr sumber getar sbg akibat
perubahan kerapatan dan tekanan udara,
atau
Bunyi atau suara : rangsangan yg diterima
oleh telinga karena getaran melalui media.

Frekwensi (hz)

BUNYI

Intensitas (dyne/cm2)

-2000-8000 (tinggi)
-125-500 (rendah)
-16-20.000 (didengar)
-250-300 (komunikasi)

-dB = skala logaritma


-1/10 Bel
-Bel = 10 log power
-Int.level = 10 log I/Io

-Impulsiv

Kebisingan (dB)

-Kontinu/tetap (steady) .
frekwensi luas
.
frekweinsi sempit
-Intermittent (putus2)

SUMBER BISING
Power Plant / Mesin Diesel
( pada pembangkit listrik ).
Bengkel-bengkel
( bunyi pukulan, gergaji
besi, dll ).
Blansting (tambang).
Mesin produksi
(chipper, cros cut,dll)

ALAT UKUR BISING


Sound Level Meter (SLM ).
Noise Dosimeter
Sound Level Meter + Oktave
Band Analizer ( SLM OBA ).
Dll.

PENGARUH BISING THD KESEHATAN


Gangg. Fisiologi (naik td, nb, kont. Pemb. Darah,
pucat, sensoris)
Gangg. Psikologi s (tdk nyaman, krg konst. Emosi,
ssh tidur, jantung cor.).
Gangg. komunikasi ( tdk dengar isyarat/tanda
bahaya ).
Gangg. Keseimbangan ( melayang,vertigo, mual).
Ketulian ( sementara & menetap ).
Trauma akustik ( rusak membrane timpani, tulang
dengar, cochelea akibat bis impulsif ).

FREKWENSI
Banyaknya getaran tiap detik (Hz,CPS).
Tinggi-rendah bunyi ditentukan frekw.
- Frekw. Rendah, 125 500 Hz.
- Frekw. Tinggi, 2000 8000 hz.
Frekw. diterima telinga, 16-20.000 Hz.
- < 16 Hz : infrasonic.
- > 20.000 Hz : ultrasonic.
* Frekw. utk komunikasi 250 300 Hz.

INTENSITAS
Besarnya tekanan dipindahkan oleh bunyi
( dB ).
Decibel (dB) : perbandingan logaritma antara
tek bunyi ttt dng tek dasar yg sesuai ambang
dengar telinga normal pd frekw 1000 Hz
( sama 0 dB ).
Decibel (dB) : suatu kekuatan dimana suatu
perubahan intensitas suara yg terkecil yg dpt
dibedakan oleh telinga manusia yg nomal.

DECIBEL ( dB )
dB = 1/10 Bel.
Bel = 10 log intensitas/power
Intensitas Level (I) = 10 log I/Io
- I : intensitas suara yg didengar
- Io : intensitas suara yg msh bs dideng.
Krn dB merupakan skala logaritma perubahan 3
dB sangat berbeda.
% peralihan : I2 I1 / I1 x 100 %

DESIBEL A ( dBA )
Pengukuran bising yg frekwinsinya sama dengan
frekwensi-2 yg dpt didengar oleh telinga
manusia
Bertujuan utk medptkan tingkat bising rata-2
yg diterima pek selama 8 jam kerja ber-turut2
Utk itu digunakan Tkt kebisingan kontinu (Tkeq)
atau Equivalent Continuous Noise Level ( Leq )
atau Kebisingan Sinambung Setara.

TINGKAT KEBISINGAN KONTINU ( Tkeq )


Nilai tkt kebisingan dr kebisingan yg ber-ubah2
(fluktuatif) selama waktu ttt yg setara dng tkt
kebisingan dr kebisingan yg steady pd selang wkt
yg sama, dimana satuannya adalah dBA.
Rumus : - F = t/8 antilog 0,1(Tk-85)
- Tkeq = log ft/0,1 + 85
F=fraksi tkt bis, t=wkt pemaparan,
Tk=kebis terukur, Ft=fraksi total 8 jam.

LOKASI DAN CARA PENGUKURAN


KEBISINGAN
Pd sumber bising, mesin diesel dsb.
Tempat pekerja selamanya melakukan
pekerjaan.
Tempat umum / banyak yg lalu lalang.
Ruangan kerja dibuka dan ditutup.
Ruangan isolasi
Alat ( SLM ) setinggi telinga.
Posisi menyamping dng sumber bising.

NAB KEBISINGAN ( Kepmen 51/Men/1999 )

Wkt
pemajanan/hari

8 jam
4 jam
2 jam
1 jam
30 menit
15 menit
7,5 menit
3,75 menit
1,88 menit
0,94 menit
28,12 detik
14,06 detik
7,03 detik
3,52 detik
1,76 detik
0,88 detik
0,44 detik
0,22 detik
0,11 detik

Intesitas bising
(dBA)
85
88
91
94
97
100
103
106
109
112
115
118
121
124
127
130
133
136
139

Tidak boleh
terpajan lebih
140 dBA, walau
sesaat.

PENGENDALIAN BISING
Menurunkan tkt bising pd sumber : subtitusi,
modifikasi, pelumasan msn dll.
Isolasi : bhn/konst. Yg dpt mengurangi perjalan suara
berupa tabir/ruang tttp.
Pengurangan waktu kerja ( Tbl NAB ).
Pemasangan tanda bahaya bising
Alat pelindung diri.
> Ear plug (red 25-30 dBA) = < 100 dBA
> Ear muff (red 30-40dBA) = > 100 dBA
Pemeliharaan kes pendengaran : Audiometris,
anamnese, dll.

AUDIOMETER
Alat untuk mengukur batas ambang dengar
telinga pada berbagai frekwensi.
Suara yg penting dlm komunikasi antara 125
8000 Hz.
Bunyi didengar sbg rangsangan2 kpd telinga dng
melalui hantaran udara dan hantaran tulang.
Setiap frekwensi -5 dB sampai 90 dB.
Hasil dicatat dlm audiogram.

HEARING ENVIRONMENT
Batas ambang dengar 25 dB atau lebih pd
frekw 500, 1000, 2000, 4000 Hz.
Bila melebihi 25 dB disebut Hearing Handicap
atau kerusakan pendengaran.
Kdd konduktif; rata2 pd frekw 500, 1000,
2000 Hz > 25 dB.
Kdd perseptif; pd frekw 4000Hz > 25dB
Kdd mixed; bila konduktif & perseptif

PEMERIKSAAN HEARING LOSS


Pekerja terpapar bising selama seminggu ( 40
jam ), atau pd hari Sabtu sore.
Pekerja sebelum memulai pekerjaan atau hari
Senin pagi ( setelah ist. 2 hari ).
Kdds (temporary hearing loss) bila hsl
pemerik sblm mulai kerja normal < 25 dB.
Kddt (permanet hearing loss) bila hsl pemerik
sblm mulai kerja tdk normal.

GETARAN MEKANIS
Terjadi krn adanya pergerakan partikel2
disekitar ttk keseimbangan dlm benda padat
(sound bone vibration), cair, gas (air bone
vibration).
Timbulnya getaran bersamaan bising.
Ditimbulkan oleh alat2 industri, alat angkut,
alat berat dll.
Resonansi ; turut bergetarnya sbh benda yg
frekw nya sama dng sumber getaran sehingga
getaran makin diperkuat.

GOL GTR MENURUT DOROFEN


Gtr prekw sangat rendah (< 2Hz) : seperti
mobil, kapal laut, pes udara, mempengaruhi
alat pendengaran.
Gtr prekw rendah (2-20Hz) : alat2 berat
boldouzer,exavator dll, mempengaruhi tubuh
dan organ tubuh.
Gtr prekw tinggi ( 20-2000Hz): specifik pd
bibir, alat pneumatic, mempengaruhi kulit dan
syaraf.

BENTUK GETARAN
Gtr seluruh badan(whole body vibration)
> Badan manusia mrpk ssn elastis & komp
> Tulang sbg penyokong, landasan
kekuatan dr otot.
> massa peredam sekaligus penghantar.
> paru2 dan isi perut (satu kesatuan)
> lengan dan bahu (satu kesatuan)
> tungkai lrs menghantar gtr 100%
bengkok berfungsi sbg peredam.
> keadaan ddk seluruh tbh merup satu
kesatuan massa thd getaran.

BENTUK GETARAN
Gtr seluruh bdn (whole body vibration)
> Isi perut pd sgl sikap st kst smp 9Hz.
> Asp fisiologis sis dada & prt 3-9Hz.
> Leher,kepala,pinggul,otot2 & tulang
jaringan lemah dng bg keras 10 Hz.
> Tenggorokan 13 15 Hz.
> Mata 4 Hz.
> Frekw tinggi, tek drh, jantung, syaraf,
kel endokrin, dll.

BENTUK GETARAN
Gtr pd lengan dan tangan ( hand and arm
vibration ).
> Pd pemakaian alat2 bergtr yg dipegang
> Dlm jangka panjang buruk bg pekerja
> Kelainan pada peredaran darah dan
susunan syaraf.
> Kerusakan pd sendi2 dan tulang2.

PENGARUH GETARAN THD KESEHATAN


4 Hz
10 Hz
13-15 Hz

- sakit kepala
- lihat kabur
- shakeness
- rusak org dlm

- Sakit kepala
sakit otot
kr. Indra perasa noda putih
3 9 Hz
9 Hz

- Gangg. Kenikmatan kerja, mabuk


Terjadi kelelahan
Penglihatan menurun, rusak sendi pd lengan dan kaki
Pd ints. Tinggi : tek.darah, jantung, syaraf, kelenjar.

PENGARUH GETARAN
Gtr mkn terdiri camp aneka frekwn yg
melemaskan menegangkan jaringan otot.
Gangg kenikmatan kerja ; perasaan tdk enak,
mabuk, > 20 Hz pengendoran otot.
Kelelahan ; akbt gtr bertambah tonus2 otot (< 20
Hz), penimbunan asam laktat dlm jaringan otot.
Gangg kesehatan ; penglihatan turun, rusak
sendi2 pd lengan dan kaki, dsb.

PENGARUH GETARAN
Gtr seluruh badan.
> Penglihatan kabur, sakit kepala
> Gemetaran ( shakeness )
> Kerusakan organ pd bagian dalam.
Gtr pd lengan dan tangan.
> Sakit kepala
> Sakit pd persendian dan otot lengan.
> Indra perasa pd jari2 berkurang.
> Noda putih pd punggung jari/telapak tangan
( white finger syndrom ).

NAB GETARAN ( Kepmen 51/Men/1999 )

Jml wkt
pemajanan/hari kerja

Nilai percepatan pada


frekwensi dominan
m/det2

gram

4 jam dan kurang dr 8 jam

0,4

2 jam dan kurang dr 4 jam

0,61

1 jam dan kurang dr 2 jam

0,81

Kurang dari 1 jam

12

1,22

PENGENDALIAN GETARAN
Secara teknis.
> Keseimbangan alat2 yg bergerak.
> Letakkan alat peredam ( 1 Hz ).
> Pemakaian efektif alat2 peredam yg
sdh terpasang ( bantal tmp duduk ).
> Sisipkan damping antara alat & tangan
( balut pegangan tangan dng karet ).
> Rawat alat ( ganti yg aus / pelumasan ).
> Letakkan alat teratur / stabil.
> Remot kontrol.

PENGENDALIAN GETARAN
Secara administratif.
> Merotasi pekerja
> Mengurangi jam kerja.
Secara medis.
> Pemkes pendahuluan.
> Pemkes berkala tiap 5 th, utk kasus
2 3 th.
Alat Pelindung Diri.
> Sarung tangan dng peredam getaran.
> Alas kaki yg elastis, dll.

RADIASI NON IONISASI


Radiasi dng energi yg cukup
utk mengeluarkan electron
atau molekul tetapi energi tsb
tdk cukup utk membentuk ion
baru atau berupa gelombang2
electromagnetik spt gel micro,
ultra violet, infra merah,
lasser.

GELOMBANG MICRO
Panj. Gel : 1.10-3 1.108 m.
Frekwensi ; 1.10-3 3.1013 Hz.
Utk Gel. Radio, TV, Radar, dll.
Gel micro pendek < 1cm, kulit terbakar.
Gel micro panjang > 1cm, jaringan kulit
lebih dalam.
* Pd frekwn ttt, thd sistem syaraf.

NAB GELOMBANG MICRO ( Kepmen 51/Men/99

Frekwensi

Power
Density
(nW/c
m 2)

30 KHz 100
KHz
100KHz 3 MHz
3 MHz 30
MHz

30MHz 100
MHz

f/300

100 MHz-300
MHz

10

300 MHz- 3

10

Keku
atan
Medan
listrik

Keku
atan
medan
magnit

(V/m
)614

(A/m
)163

614

16,3/f

1842
/f

16,3/f

16,3/f

61,4

0,163

61,4

Rata2
waktu
pemajanan
(menit)

6
6
616.000/
f1,2

SINAR ULTRA VIOLET


Panj. Gel. 240 um 320 um.
Sumber ; snr mt hari, las, lampu pijar. dll
Pengaruh thd : mata ( foto electrik ),
kulit ( erythema ).
Pencegahan : gunakan kaca mata anti ultra
violet.

NAB RAD ULTRA VIOLET (Kepmen 51/men/99


Wkt
pemajanan

Iradiasi efektif
(Eeff)

Per hari

( W/cm2 )

4 jam

0,2

2 jam

0,4

1 jam

0,8

30 menit

1,7

15 menit

3,3

8 menit

5 menit

10

1 menit

50

30 detik

100

10 detik

300

1 detik

3000

8 jam

0,1

SINAR INFRA MERAH


Dihasilkan oleh benda pijar seperti
dapur, tanur, bahan pijar lainnya.
Bahaya : katarak pada mata.
Pencegahan : pakai kaca mata cobalt
biru pd waktu menuang cairan logam
pijar, dan pemeriksaan kesehatan
secara berkala.

SINAR LASSER
Emisi energi tinggi yg dihasilkan dari pengelasan,
pemotongan, pelapisan, alat optis, mesin micro, op.
kedokteran.
Bahan : Neon, Argon, CO2, N2+, laser kristal padat
( ND3,C23+ ) dan laser semikonduktif.
Bahaya : mata (efek termis pd retina),
dan kulit.
Bts aman utk kulit, 1,0 W/cm2 dan utk mata 0,001
W/cm2

PENERANGAN ( LIGHTING )
Keserasian fungsi mata
thd pekerja dan kegairahan
kerja atas faktor kejiwaan,
atau penerangan pd suatu
tempat kerja sangat berarti
bagi semangat kerja utk
meningkatkan produktivitas

SATUAN-2 PENERANGAN
Lilin (candle) ; suatu kesatuan
sumber cahaya.
Lumen ; arus chy yg
ditimbulkan sumber chy
kesemua arah.
Lux ; satuan penerangan yg per
m2 nya jatuh arus chy 1 lumen.
Lilin/m2.

PENERANGAN DNG KETAJAMAN


PENGLIHATAN
Intensitas (Iluminasi) ; banyaknya chy atau sinar
yg jatuh pd suatu permukaan, satuannya lux ( 1
lux = 1 lumen/1 m2 ).
Lumenensi (Luminance) ; ukuran tkt terangnya
suatu permukaan, satuannya apostilb (ASB) atau
stilb (SB).
Kontras ; derajat perbedaan antara luminance 2
obyek atau permukaan.
C=(L1-L2)/L1 : (L = terang obyek, L = trg sekelilingnya)
1

SUMBER PENERANGAN
Penerangan alami : cahaya mata hari, sebaiknya
diterapkan di tempat kerja.
Penerangan buatan : Lampu, sbg pelengk. Jika pen
alami tdk mencukupi kebutuhan.
Penerangan di Perush dibedakan :
> Pen. Umum ; iluminasi yg merata.
> Pen. Lokal ; memb. ketelitian, silau.
* Kombinasi Pen. Lokal dng Pen. Umum
dikombinasikan utk atasi kesilauan dsb.

FAKTOR PENENTU PENERANGAN DI TEMPAT


KERJA
Intensitas yg cukup : mencegah kelelahan pd
mata.
Tdk berkilau : oleh pen kuat, arah sinar yg
salah, dpt dikurangi dng merobah arah sinar
atau permukaan obyek kasar.
Chy terang dan bayangan.
Distribusi yg merata : bany kotak silau.
Warna chy dan efeknya.

PATOKAN UMUM KEKUATAN SINAR/CAHAYA

Pekerjaan

Intensitas ( lux )

Kasar

Sampai 500

Sedang

500 - 1000

Halus

1000 - 1500

Halus s/d plg


halus
Ruang Kantor
Kantor besar

1500 - 10000
500 - 600
800 - 1500

STANDAR PENERANGAN
(PMP No 7 th 1964 )

Penerangan darurat 5 lux (0,5 kaki lilin).


Halaman/jln lingk, 20 lux
Membedakan barang kasar ( pek bhn/ brg
besar, tanah/batu,gang/tangga, gudang ), 50
lux.
Memb. barang kecil sepintas (psg ksr,
besi/baja, giling, kupas, kmr msn,simpan,
WC,kmr mnd), 100 lux.
Memb. Brg kcl yg agak tlt, (bubut, kayu, msn
jahit, lapis ), 200 lux.

STANDAR PENERANGAN
( PMP No 7 th 1964 )
Pemb teliti barang2 kecil ( msn yg tlt, kantor
tulis baca, arsip, sel srt), 300 lux
Memb brg hls kontras sedang wkt yg lama
(akuntansi,pembk,steno,ketik teliti), 500
1000 lux.
Memb barang halus kontras wkt yg lama
(arloji,ampul,jahit wrn tua, extra halus, dll),
2000 lux.

EFEK PSIKOLOGIS DARI PADA WARNA


Warn
a
Biru
Hijau
Mera
h
ge
g

Oran

Sangat
dekat

Dekat

Sejuk/menye
jukkan

Hangat/meng
ganggu

Kunin

Sawo
Netral/mera
matang ngsang
Ungu
Sejuk/agresi
f

Jauh

Sejuk/menye
jukkan

Hangat/m
erangsang
Hangat/m
erangsang

KEUNTUNGAN PENERANGAN YG BAIK

Produksi berkwalitas.
Mengurangi kecelakaan.
Penggunaan ruang kerja yg lbh baik.
Mudah penglihatan dan pengawasan.
Memperbaiki moral pekerja.
Mengurangi kerusakan yg perlu dikerja kembali.
Meningkatkan semangat kerja

KELELAHAN VISUAL

Disebabkan upaya mata yg melelahkan sbg


akibat pen yg tdk memadai dan menimbulkan
stress pd mata yg berakibat kelelahan visual
dan pensyarafan, yg ditandai :
Memerahnya konjungtiva.
Melihat rangkap, pusing.
Kurang mampu akomodasi
Turun tajam lihat, peka kontras,persepsi

PENILAIAN PENERANGAN
Alat pengukur : Lux Meter.
Terdapat 3 cara :
Penerangan lokal ( lokal ilumination ).
> Pd obyek kerja.
Penerangan Umum ( general ilumination )
> PU = Juml lux / juml titik.
Reflectance
> %R = B/A x 100%.

PENGENDALIAN PENERANGAN
Manfaatkan cahaya alami.
> Atap tembus cahaya yg merata.
> Jendela, lubang chy 1/6 luas lantai, me
mungkinkan chy siang memenuhi ruang.
Kebersihan instalasi penerangan.
Pengaturan warna dan dekorasi.
Jarak antara gedung/bangunan ditata sedemikian rupa
shg tdk ganggu cahaya.
Manfaatkan pen lokal sebaik mungkin.
Pemkes mata dan pelatihan.

UDARA BERTEKANAN TINGGI


Biasanya dialami
penyelam2 lautan dan
juga oleh pekerja
tambang dalam, yang
menyebabkan kurang O2
dalam udara pernapasan.

DEKOMPRESI
Terjadinya gelembung udara dlm saluran darah
dan jaringan sbg akibat perubahan tekanan udara
tinggi menjadi normal se cara mendadak.
Pd tek udara 1 atm, N2 yg lrt dlm darah cukup
digunakan oleh tubuh.
Pd tek udr yg tinggi N2 yg lrt mkn besar shg tdk
dpt dimanfaatkan semua tubuh.
Tatkala tek udr menurun tiba2 mk N2 yg blm
digunakan tubuh membentuk gelembung udara.

KEADAAN TEKANAN UDARA DALAM AIR


Makin dlm masuk kedalam laut tekanan udr
mkn tinggi ( Hiperbarik ).
Dipermukaan tek 1 atm, pd kedalaman 10 m
tek menjadi 2 atm atau 2 ATA ( 1 atm udara +
1 atm air laut ).
Setiap kedalam 10 m, akan bertambah
tekanan air laut 1 atm.
Keadaan yg demikian : Caesson desease.

KEADAAN BAWAH AIR


Suhu makin dingin
Cahaya mt hari makin kelam dan hitam.
Keadaan hening/sepi, terdpt gemuruh dan
gema ( kec suara 3 x diudara ).
Pandangan berubah, krn daya refraksi.
Arus yg kuat
Mahluk dlm air yg dpt mengganggu, ikan hiu,
ikan paus, tumbuhan laut dsb.

PEKERJAAN-2 BAWAH AIR

Tugas militer ( tactical diving ).


Tugas inspeksi.
Tugas reparasi, perbaikan alat.
Konstruksi.
Salvage.
Industri.
Penelitian.
Wisata dan olahraga.
SAR ( Search and Resque ).

ALAT PENYELAMAN
SCUBA ( Self Contained Underwater
Breating Apparatus ), berupa tabung udara
yg digendong penyelam.
SSBA ( Surface Supply Breating
Apparatus ), udara disalurkan melalui selang
udara dari permukaan dng menggunakan
compressor,selang masuk ke tutup kepala
( helmet ).

TANDA-2 PENY. DEKOMPRESI

Yg berkaitan dng sis peredarah darah :


> Perubahan hematologi.
> Pengumpulan2 intra vascular,
> Pembengkakan system syaraf pusat.
Variasi lain :
> Kelainan kulit.
> Sakit badan terutama persendian.
> Gangg jantung, paru, kem mendadak.
> Kekacauan sysitem syaraf.

PENGENDALIAN PENGARUH UDARA


BERTEKANAN TINGGI
Pemeriksaan kesehatan
> Fisik ; BB, Tek drh, mata, telinga, paru,
perut, lever, kaki, tangan, dll.
> Lab dan rotgen : darah, paru, dll.
> Kejiwaaan.
Mematuhi prosedure penyelam.
Peralatan penyelam yg lengkap
Makanan minuman yg bergizi.