Anda di halaman 1dari 3

D.Public Relation dalam organisasi secara structural.

Kebijakan
peraturan
strategi

Public
relation

reklame

Sales
promotio
n

Public
relation

reklame

BAGAN 2.2 Skema Kerja Public Relation.

Skema ini menunjukkan bahwa komunikasi PR akan menemukan titik temu


pada peraturan organisasidengan kebijakan fungsi PR.Mungkin akan lebih jelas
kalau kita memperhatikan skema C berikut ini.

Public relation

Produk
PR
Pernyataan,pengara
han,untuk produk
jasa
/prestasi,event,publi
kasi,relasi,perbaikan,
penambahan
,perkembangan
organisasi,cita
baik,kepercayaan.

Policy PR

Fungsi,peraturan,policy,da
n organisasi,seluk
beluk,yang berhubungan
denga
pers,pemerintah,relasi,fun
gsi
pasar,politik,kebutuhan
yang perlu mendapat
perhatian,demokrasi,komu

Keberhasilan PR tidak lepas dari peranan individu yang terlibat


didalamnya.Oleh karena itu oernyataan mental kita pegang teguh,persyaratan
mental tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Kejujuran.
b. Integritas
c. Loyalitas
PR tidak mempunyai tujuan lain,kecuali membantu pencapaian tujuan
organisasi yang bersangkutan.langkah-langkah PR dalam melaksanakan
fungsinya dalam organisasi akan dijelaskansecara singkat dn bias
dijelaskansecra singkat dan bias di jadikan dasar dalam melaksanakan
PR.Berkenaan ddengan hal ini sangat penting berkenaan dengan hal ini yang
sangat penting di perhatiakan sebagai berikut:
a. Tujuan organisasi harus jelas,transparan.perlu diperhatikanapakah teori dan
praktik sudah tararah,mudah sinkron sehingga tidak menimbulkan kesulitan.
b. Perlu peninjauan kembali,pandangan direksi,apakah ada hal-hal yang kurang
tepat,dan sebagainya.
c. Perlu dibuatnya kuantitatif dan kualitatif dari produk atau jasa yang
direncanakan dan di direalisasikan apakah sudah sesuai tujuan organisasi
atukah belum.
d. Diinvetarisasi kembali pelanggan,penggunaan produk/jasa
e. Apakah produk/jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginanpenggunaan jasa
atau produk.
f. Dalam pertemuan staf direksi dan tim PR.
g. Jangan mulai dengan PR,tapi beri kesempatan pada ereka,tamping semua
masukan,olahan dan kemudian integrasikan.
h. Perlu bersikap loyal terhadap karyawan usahakan usahakan bersikap terbuka
untuk membangun kerja sama yang baik.
Apabila ingin menjadi PR yang sukses,terapkan dalam setiap kegiatan,seperti
yang dikatakan Edward L.Berneys dalam bukunya Public Relation 1919 PR &
v.21/231) yang mempunyai tiga pengertian:
a. Memberi informasi timbale balik,komunikasi dua arah kepada
masyarakat,secara pribasi/kelompok.
b. Member persuasi dalam pengertian mengubah sikap dan tingkah laku
terhadap organisasi/perusahaan demi keuntungan kedua belah pihak.
3. Menginterasikan sikap dan perbuatan organisasi dengan sikap dan perbuatan
public dan sebagainya.
Seorang PR haruslah professional baik sifat,bakat,ilmu serta keterampilan
maupun kemampuannya merupakan factor utama bagi PR fungsional yang
ideal.Adapaun yang dimaksud sifat,bakat,ilmu,ketarampilan,maupun
keterampilan itu antara lain sebagai berikut:

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Kekuatan mempengaruhi orang lain.


Sikap /sifat extrovert.
Mempunyai bakat organisasi.
Antusianisme.
Mempunyai kemampuan untuk menganalisis.
Mampu mendengar,melihat maupun bersikap tenang.
Keinginan untuk mengerti.
Mampu mempertahankan atau mempertanggungjawabkan sesuatau yang
benar.
i. Kemampuan menulis.
j. Diplomatis.
k. Fleksibel.
Human relation merupakan tanggung jawab setiap orang dalam setiap
organisasi atau sekolompok public. Organisasi bagi seorang PR mempunyai
tanggung jawab terutama untuk menegakkan iklim hubungan manusiawi yang
baik,namun perlu disadri juga bahwa seluruh karyawan ikut menentukan
terciptanya iklim sehingga mereka harus bertanggung jawab dlam berbagai hal
berdasarkan tugas masing-masing.
Seorang PR prefesional dalam melaksanakan kegiatannya perlu
memperhatikan dan menerapkan hubungan kemanuasiaan yang baik seperti;
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

Loyalitas yang tinggi


Kerja sama yang baik.
Etos kerja tinggi.
Memiliki kemandiriaan modal.
Solidaritas kelopmpok tinggi.
Disiplin tinggi.
Tidak cepat meras puas,tetapi terus berusaha.
Dalam human relation supel,terjalin keakraban.
Dedikasi kelompok tinggi.
Eksploratif dan penuh inofatif.

Peran PR dalam organisasi/perusahaan adalah menciptakan dan


mengembangkan relasi.Hal ini tidak bisa diabaikan,dan merupakan tugas vital
dan harus ditingkatkan secar local,nasional maupun iternasional.Sebagai
landasan yang kuat dalam kegiatan tersebut diperlukan sikap terbuka untuk
saling mempercayai,ataupun spiritual akan bermunculan,sehingga bisa diadakan
pengelolaan sampai ditemukan pokok permasalahan atau kebutuhan.Organisasi
harus menyadarI bahwa tanpa menyesuaikan diri dengan kepentingan publik
umum,integrasi pun tidak akan mungkin terjadi.Hal ini bukan semata-mata
menjadi tugas PR,melainkan juga merupakan tugas penting dalam manajemen
modern dewasa ini.