Anda di halaman 1dari 31

MEMASUKI BUDAYA BARU:

MENJADI KOMPETEN

KELOMPOK 8 :

Antania Hanjani

Bela Dwivira Putri

Fachri Faisal Rahman


Raehan Maulida
Yusra Amalia

(1164170046)
(1364190111)

(1364190112)

(1364190106)
(1364190105)

DEFINISI KOMPETENSI
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

Spitzberg
Kim
Jadi..

Prilaku yang pantas dan efektif dalam suatu


konteks tertentu

Kemampuan internal suatu individu untuk


mengatur fitur utama dari komunikasi
antarbudaya: yakni perbedan budaya dan
ketidakbiasaan, postur intergroup dan
pengalaman stres

Komunikator yang kompeten memiliki kemampuan


untuk berintaraksi secara efektif dan sesuai
dengan anggota dari budaya yang memiliki latar
belakang linguistik-kultural yang berbeda

5 KOMPONEN KOMPETENSI
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

MOTIVASI
PENGETAHUAN
KEMAMPUAN
SENSITIVITAS
KARAKTER

MENINGKATKAN KEMAMPUAN
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA
A. Sadarilah Budaya Anda
B. Amatilah Perilaku Pribadi Anda
C. Memahami Gaya Komunikasi
Anda
D. Memonitor Diri Anda Sendiri

BEREMPATILAH
Ungkapan terkenal dari amerika indian
menyatakan. Janganlah kita menghakimi orang
lain sampai kita telah menjalani dua bulan dengan
moccasin (sepatu sandal indian). Jadi. Empati
adalah mencoba untuk membayangkan bagaimana
perasaan Anda jika Anda memakai moccasin
tersebut. Kita menggunakan kata membayangkan
disini, karena secara fisik dan psikologis tidak
mungkin untuk mengetahui apa yang persisnya
dirasakan dan dialami orang lain, empati tentu
saja, lebih kompleks dibandingkan sekedar hanya
membayangkan.

MEMAHAMI EMPATI

Seperti yang ditulis oleh Miller dan


Steinberg, untuk berkomunikasi secara
interpersonal, seseorang harus
meninggalkan level prediksi kultural dan
sosiologis menuju level psikologis.
Dengan kata lain, walaupun pengetahuan
mengenai budaya orang lain dapat
digunakan untuk memprediksi, namun
empati menekankan poin analisisnya
terletak pada kepribadian seseorang.

PENGHALANG EMPATI
A. Latar Belakang Budaya yang
Berbeda.
B. Fokus Diri yang Konstan.
C. Stereotip mengenai Gender, Ras,
dan Budaya.
D. Perilaku Melindungi Diri.

CARA MENINGKATKAN EMPATI :

A. Perhatikan
B. Menyatakan Empati
C. Terlibatlah Hanya dalam Perilaku
yang Dapat Diterima Budaya
D. Belajar Menerima Perbedaan.

MEMPRAKTIKAN
MEMPRAKTIKAN CARA
CARA MENDENGARKAN
MENDENGARKAN YANG
YANG EFEKTIF
EFEKTIF

Morreale, Spitzberg, dan Barge


menuliskan pentingnya hubungan
tersebut dalam tulisannya, Perbedaan
budaya dalam bagaimana orang-orang
yang mendengarkan merupakan suatu
realita, sehingga Anda perlu mengenali
dan menghargai perbedaan gaya
mendengarkan yang didasarkan pada
budaya.

MENGEMBANGKAN
FLEKSIBILITAS KOMUNIKASI

Banyak ahli komunikasi percaya


bahwa satu pengertian dari
kompetensi adalah memiliki
kemampuan untuk menyesuaikan
diri dan membiasakan perilaku
komunikasi Anda untuk sesuai
dengan suatu situasi, orang lain,
dan diri Anda sendiri.


MEMASUKI BUDAYA BARU

Thomas Jefferson menuliskan. Bepergian


membuat seseorang lebih bijaksana
namun sedikit bahagia. Pepatah ini
menggaris bawahi bagaimana seseorang
menyukai suatu hal yang sudah lazim.
Ketika Anda meninggalkan hal yang biasa
bagi Anda dan lingkungan yang nyaman
serta memasuki suatu budaya yang baru,
Anda mungkin mengalami kegelisahan
dan gangguan emosi ketika dua realitas
dan konsep bertemu.

MENJELASKAN KEJUTAN BUDAYA

Kejutan budaya merupakan keadaan


mental yang datang dari transisi yang
terjadi ketika anda pergi dari
lingkungan yang anda kenal ke
lingkungan yang tidak anda kenal dan
menemukan bahwa pola prilaku anda
yang dulu tidak efektif.Istilah kejutan
budaya dikenalkan oleh antropolog
Kalvero Orberg pada tahun 1960.

REAKSI TERHADAP KEJUTAN


BUDAYA
Permusuhan terhadap lingkungan yang baru.
Perasan disorientasi.
Perasaan tertolak.
Sakit perut dan sakit kepala.
Rindu kampung halaman.
Merindukan teman dan keluarga.
Perasaan kehilangan status dan pengaruh.
Menyendiri.
Menganggap anggota budaya yang lain tidak
sensitif.

TAHAP-TAHAP KEJUTAN BUDAYA (KURVA-U)

Walaupun ada banyak variasi dari


bagaimana orang memberikan
respons terhadap kejutan budaya
dan jumlah waktu yang mereka
butuhkan untuk menyesuaikan
diri, banyak literature yang
membahas masalah kejutan
budaya biasanya dilewati orangorang dalam empat tahapan.

FASE KEGEMBIRAAN.

Fase yang
pertama,divisualisasikan sebagai
ujung sebelah kiri dalam kurvaU, biasanya penuh dengan rasa
gembira,harapan dan euphoria
seperti yang di antisipasi
seseorang ketika berhadapan
dengan budaya yang baru

FASE KEKECEWAAN.

Fase kedua ini dimulai


ketika Anda menyadari
kenyataan dari ruang
lingkup yang berbeda
dan beberapa masalah
awal mulai berkembang

FASE AWAL RESOLUSI

Fase ketiga ditandai oleh


pemahaman yang diperoleh dari
budaya yang baru. Disini orangorang secara bertahap membuat
beberapa penyesuaian dan
modifikasi dalam bagaimana
mereka berhadapan dengan
budaya yang baru.

FASE BERFUNGSI DENGAN


EFEKTIF.

Dalam fase yang terakhir ini,


berada pada ujung sebelah
kanan atas dari kurva-U,
seseorang mulai mengerti
elemen kunci dari budaya
yang baru(nilai,kebiasaan
khusus,kepercayaan,pola
komunikasi, dan lain lain).

PELAJARAN DARI KEJUTAN


BUDAYA

Diskusi mengenai kejutan budaya


didasarkan atas dua premis. Pertama,
setiap tahun jutaan orang berangkat
ke luar negeri untuk
bekerja,bepergian,dan belajar. Kedua,
banyak pengalaman-pengalaman yang
berakhir dengan stress,rindu kampung
halaman, dan kebingungan. Meskipun
kita telah menempatkan topic kejutan
budaya dalam kategori masalah,

DI LUAR KEJUTAN BUDAYA

Imigrasi yang tersebar luas dan


gerakan serta relokasi dari jutaan
pengungsi merupakan suatu fakta
yang tidak dapat dipungkiri. Orangorang ini berhadapan dengan tugas
penting untuk beradaptasi dalam
semua aspek budaya baru dan untuk
waktu yang lama, mungkin secara
permanen.

AKULTURASI : PENYESUAIAN TERHADAP


BUDAYA YANG BARU

Akulturasi merupakan proses


pembelajaran bagaimana untuk
hidup dalam budaya yang baru.
Berry menjelaskan sebagai
"proses dari perubahan budaya
dan psikologis yang terjadi
sebagai akibat dari hubungan
antara dua atau lebih kelompok
dan anggotanya.

AKULTURASI
Bahasa
Ketidakseimbangan
Etnosentrisme
Dinamika Stres-AdaptasiPertumbuhan

STRATEGI ADAPTASI
Buatlah hubungan pribadi dengan budaya tuan rumah.

Mempelajari budaya tuan rumah.

Berpatisipasilah dalam kegiatan budaya


REAKSI BUDAYA TUAN RUMAH TERHADAP IMIGRAN

Sejauh ini kita telah


membahas masalah yang
dihadapi orang-orang yang
memasuki suatu budaya baru
untuk jangka waktu lama
atau untuk tinggal menetap
sebagai penduduk negara
tersebut.

Di Amerika Serikat, banyak komunitas


kecil yang secara historis lebih didominasi
oleh orang kulit putih, beragama Kristen,
dan berbicara dalam bahasa Inggris
sekarang menemukan bahwa lingkungan
tempat mereka tinggal sekarang
ditempati oleh orang-orang yang sedikit
berbicara dalam bahasa Inggris, bukan
Kristen, mengenakan pakaian aneh, dan
mewakili sebagian besar latar belakang
etnis dan ras.

ETIKA ANTARBUDAYA

Jika berinteraksi dengan anggota dari


budaya lain, bukan tidak biasa untuk
menemukan diri dalam diskusi dimana
ada ketidaksetujuan mengenai apa yang
benar dan salah. Memutuskan bagaimana
perasaan mengenai suatu posisi
melibatkan penilaian yang mengandung
implikasi etika dan berfokus kepada
pertanyaan apa yang baik dan buruk
,pantas dan tidak pantas.

APA ITU ETIKA?

Etika merujuk pada penilaian yang


berfokus pada tingkat kebenaran dan
kesalahan, kebaikan dan kejahatan, dan
kewajiban dalam perilaku manusia. Etika
merupakan alat yang dapat digunakan
ketika membuat pilihan moral yang sulit
dalam kehidupan pribadi maupun
profesional. Pilihan-pilihan tersebut
meilbatkan keseimbangan hak ketika
jawaban yang benar tidak ditemukan.

FUNDAMENTALISME

Pendekatan pertama dikenal


dengan fundamentalisme atau
absolutisme moral. Dalam
pAndangan ini, dijelaskan oleh
harper "prinsip etika
merupakan hal yang dapat
diterapkan secara universal.

RELATIVISME BUDAYA

Cara pandang ini menekankan


fakta bahwa budaya berbeda
bukan hanya praktik dan
kepercayaan yang ada, namun
juga penghargaan terhadap
peraturan moral yang sangat
tergantung pada kepercayaan,
kebiasaan, dan praktik budaya
seseorang

PRAKTIK KOMUNIKASI INTERPERSONAL


YANG BERETIKA
Dalam bagian ini ada lima orientasi dan perilaku yang
direkomendasikan :
Komunikasi Menghasilkan Respon
Menghargai Orang Lain
Mencari Persamaan Antara Masyarakat Dan Budaya
Menghargai Perbedaan Budaya
Menerima Tanggung Jawab dari Perilaku Anda

KESIMPULAN
Dalam memasuki dunia dan budaya baru,
kita harus siap dengan tantangan
perbedaan bahasa, kebiasaan, perilaku,
budaya dan komunikasi. Komunikasi
dengan perbedaan budaya dapat
menghasilkan respons emosi,seperti
perasaan kikuk dan gelisah. Kompetensi
antarbudaya berarti memiliki kemampuan
untuk berinteraksi dengan efektif dan pas
dengan anggota budaya yang lain.