Anda di halaman 1dari 109

SbtumC

,ou"****,
rdfn
KclcI

Agoes5 Soecfomo

k 6eod..esi"lb@tike
Progrw$GHdn
Fektrltas llmu & Tekeo+i KGbupkln

lnstitutTeknatcstBandurrs[
o@Conyright(rrc rght to copy)

KATA PENG${TAR
Wata ng Syutur bei AlH, SWf png Mr rnaqieinbn EMimp
dasar-eff ffin
qara nwgi;h
Wai atnt pltlipn ma
pqMtupanffi.
f.$on ?i dlrffi&n dapt MrTranffi 4i pnfu.
yang tuIMk
n?sty:$W,dasr
nelah
waik
Wuiarw-pitnl
WWn
pttg
&l*
mula
bwtf
dapt'OnHiptwr
WrU
&,btpk
W
lanan.
fary Hah bntak nwU*hui malah iri^plufrs angat
@i pnfu
snn
hn kitik urtfi,tkptfiglabn ffib p'tuitan. hn fui
ry
ppgbdum
&n tugtn,ma,ryMuinebh pWn^pciA;
FnW
mya @i an& agr ept md4asliin itmu
nsr
dr?tu
Wlrrat.
Wrttnpn
ffiNdi
dabrnWtib inihpt
WutBrytray S4;aU
memfuibnnanfu mlaupn kail bgi pnfu dalian -

Hormat soya
Pe'nulls

yang lebih
fiada
membahagiakan diri,
sel-ain memberi guna
pada orang lain.

EAFEffi Tsf
l{o1.
,

Kata,Fenflantar
Daftar I$

BrgraN r

tt

iD464R
rOSlgEP

1
I
I
6

BAB I'PEIIDAHULI'AII
1.1. fEnggthn UmumTransbrm6l
Transformasl
1,2. Fararneter
Kmversi
1.3. rengertian.Umum
Daturn
1.4. Transbnnasi

BA6a$r IL

!o

?D

10
t6

BAB II }IETODA HELIIERT


dAIAM BENTUKMATRIX
PEI{YETESAIAI{
COlffO]f

gOAt

x9

3 TMNsiFotRtltAsl HELIIERT

A. TransbrmaslUmum
B; Transfurmrel Slstern KoordinatLokal ke Sbtem
ProyekslCffi-3")
:
C. TransformaslDitlam Hltungan Potigon
SOAL- SOAL I.ATIHAN

19
a aala.aaaaaa

a.a.

24
25
27
28
33
39

BAB IIT HETODA LAUF


LAUF
CO! TOH SOAL: TRANSFORMASI
SOAL - SOAI. TATIHAN

BAB TY UETODA AFFIT{E

{1
/fil
46

BAIAN rTt

47

CO]IToH s(}AL : RA}ISTRMASI AFFINE


SOAL - SOAL LATIHAN

TONIfERS TOQRDIT{fiT

BAB V KONVERSTKOORDINATGEODETTKi+ PROYEKST


5. I. KONVFRSIKOORDINATGEODETIKE) KOORDINATPROYEKST

urltrrlq-3o

5.2 KONVERSIKOORDINATPROYEKSIUTMfTM-3o Ee
K@RDINAT GEODETIK
COTITOH SOAL : KONI/ERSI GEODETIK C' PROYEKSI
COIITOH SOAL : KONVERSTPROYIKSI E:} GEODETIK
SOAL - SOAL TATITIAN
BAB \/I I(OT{I'ERSI GEODETIKC+ GEOSENTRII(
6.1. KONVRSIKOORDINATGEODETIK KC GEOSENTRTK
6.2. KOM{ERSIKOORDIfiATGEOSEHTRTKKE GFODFNK
GEOSEI'IIRIK
OOilfOH SOAL : l(Olrl\IERSI GFODFIIK +
gO$fOH. Stt L : KOMIERSI GEOSEi|TRIK c
GEODETTK
SOAL - SOAL T.ATIHAN

58
56

s7
59

6o
62
63
63
64
6{
65
66

r&f.
g,
6a
70

BAB VII rONVERSI TOPOSET{TRIK4 GEOSENTRIK


OOlfTOlt SOAL 3 KOIif\TERSITOFOSEIfTRIK E
SOAL - SOAI I.ATIHAN

BI@Alr w

GEOSAffRIK

7Z

D#ruli slcFr

72
72
76
78
79
82

EAB VIII DATUII SHIFT


1. PET{GERTIA'IDASAR
DATLI!{)
2. DATUIfstlIFT (PERGESERANT
.
COilTOH SOAL : DATI,M:SHIFT
, 3. TRAtitSFOR'lASfKOnFORtitEIIRSA - WOLF
.

CO'fTOH SOAL : TRANSFORIIASIBURSA. WOLF


4. TRANSFORIiIASIKOI{FORF{ ]tlOtODEHSfCf BADEI(AS

8A6IAN V TRAT{SFORIIASIKOORDINA'TANTAR
pt\tA PRotlffigE
BAB'ff nmrsroR!|A$ ArrAR rcl$A
DASAR
1. PERT{MBAT{GAN
2. TRANSFORIIAS-I
PAdAFC}LYEDER
-pada
U T t{ / T M-3o
3. !3AI{SFORMASI

..a

a aar'aara..taa

86
86
86

a7

lRliNSFORtiiASt GotlT,HAn|}r
COffTOH SOAL : IRAT{SFOR}IASI GOTTHARDT

89
89
92
97

MFT.AR ru TATA
IITAPIRAN

s4

I-fiTt.JhIcANfiTATRIX

t8

Sislnf & Tranrbmapit t<opldrnsa


turydesrllan & Soalta{fian

BAG,,.N ' '(OA'SEPDASAR

BAGIAN I

KOITSEP DASAR

(Konsep Dasar Sistem Koordinat & Transformasl Koordinat)


Merupakankegiatandalamprofesi Geodesiyangseringdijumpaiadalah:

Untuk dikaji dengan lebih mendalam,dasar kegiatan seperti di atas, akan menjumpaiproblema yang
mendekatiserupadan dengandasarpengetahuan
sertiapemikiranyang serupapula. tvtiteri kajianini, iebih
dikenafdengan "Ttansformasl Koordlnat'.
Transformasipeta
ini sangatbergunaunfuk:

Mengingatpentingnyatransformasipeta, materi ini dibahas secara khusus, sebagaimanadinyatakan


menjadimatakuliahataubagiantersendiri.
Sebagai langkahawal pengkajianmateri(transformasi
koordinat),berikutini akan disampaikangambaran
secaraumumperihaltersebut.1.1.

Penqertian Umum fransformasi


Cukup banyakkemungkinan
dalammengartikan"transformasi",
sehinggauntuk mencegahsalah
pengertian,
sebaiknyaditegaskan
terlebihdahulupengertianistilahtr:ansformasitersebut
Transformasi secara umum adalah perubahan suatu bentuk dan
ukuran ke bentuk dan ukuran lain, baik secara fisik maupun secara
non-fisik.
Yangakandibahasdenganlebihlanjutadalahtransformasiberupaperubahannon-fisik,mengingat
-paOa
yang tengahdipelajariadalah gambaranteknik dari obyek muka bumi yang dititik-beratkan
masalahposisi.Dengandemikian,
padakoordinattitik.
transfOrmasi
ditekainkan
Sebagai penerapan pengeftlan di atas, maka transformasl yang
dimaksudkan di sini adalah perubahan kaordinat obyek dari suatu
sistem koordinat lresistem koordinat lain.
Berdasarkanpengertianterakhir di atas, dapatlah dibayangkan bahwa mungkin tidak terjadi
perubahan bentuk dan ukuran fisik obyek, melainkan pernyataan posisi obyek yang meiiadi
herbeda.
Mengingattitik merupakanunsurterkecilpembentukobyek, makamungkin saja terjadi perubahan
bentuk dan ukurcn obyek sebagaihasil transformasi,tergantungdari metodahansbrmasi yang
digunakan.
Setiapmetodatransformasi
memilikiperbedaan
hasiltersendiri(spesifik)mengingatdasarpemikiran
danjeniskasusyangberbeda.

Pelengkap[fK

S.7iK

BAGIAN ' KOA'SEPDASAR

Stsfert & Tranfomasl Koodinat


Fenfe|esaran l3 Soallrffnn

OBYEK ALAII

I
Acuansbtem
Acuanhttungan
Satuanhitungan
Diagram l. Terladinya Koordinat Tlul(

Perludigaris-bawahiberikutini, berdasarkandiagram1, bahwadalam mengartikansistem koordinat


terdapatbeberapaaspek yang pentingartinya,yaitu :

: ffiffii:gffiffiTeter'dan
Untukitu, perluditinjaukembalidasarpengertianSisfem koordinatn.
Untuksingkahya,dapatdikatakanbahwa:
"Sistem koordinat adalah suatu kesatuan yang dibentuk
sedemikan rupa dalam menyatakan letak atau posisi obyek
yang tidak tergantung pada obyek lainnya."
Sebagai akibatnya,dapat dikatakan bahwa sistem koordinat terdiri dari beberapa komponen
pembentukyang bersafudenganaturanatau tata-caratertentu- Pada dasamya,hal pertamayang
perludiperhatikanpadasistemkoordinatadalah:

o Besaran
c Satuan
Bidang acuanhitungan dapatberupabidang datar dan bidang lengkung (baikpermukaanbola
ataupunellipsoid)Penempatangans atau bidang referensi koordinat,terdiridari :
r Pemyataanlpendefinisian gar's atau bldang referensl koordinat (berikutnya
disebutsebagaisumbu)
o Letak pusat koordinat
r Orientasi/arah"sumbat"koordinat
Tata-carapemyataanpasisi obyek, dijabarkandalam:
o Besaranyangdigunakan,yaitubesaranuntukJarakdanlatausudut
r Satuanskala yang digunakan(mengingat 'panjang"skala sumbu koordinatdapat
berbeda)
pula Dfmensf posisi
r Banyaknyafiumlah)sumbu yang digunakanyang menyatrakan
obYek
Berdasarkanuraiandi atas, maka terdapatbeberapajenis sistem koordinatyaitu sistem koordinat
2D (bidang)dan 3D (ruang).
yangtelah
Adapunnamadarijenis sistemkoordinatdapatberbeda,karenaperbedaanaspek-aspek
diulasdiatas.

Pelengkap ffK S.f.K

SlsterrS lhanlbrnasl Koufrnat


Erydesatan t Soaltatrlnn

BAGIAN ' KOI'SEPDASAR

o Jenis-ienissistemkoordinat:

(tinjauansah.ranyang digunakandalammenyatakankmrdinat obyek)

o
t
r
I
I

bidangacuanhitunganadalahbidangdatar
menempkanafurangaris-lurusantiarobyek
besaranyang digunakanadalahbesaransudutdan panJang{arak}
menerapkansatugaris-lurus(arahtetap)sebagaiacuansudut ke obyek lain
koordinatobyekdinyatakanrelativtefiadap (dari)suatuobyektertentu

r
a
r
r
o

bidangacuanhitunganadalahbidangdatar,baik 2D atupun3D
menerapkanaturang4ris-lurussebagaisumbu(garisacuan)
setiapsumbudiletakkansalingtegaklurus
besaranyang digunakanhanyabesaranpaniang fiarak)
koordinatobyeksangattergantungpada:
r letakpusatsalibsumbu
o orientasi(arah)
sumbu,dan
. selangskala

o
o
o
O

bidangacuanhitunganadalahbidanglengkung(bolaatauellipsoid)
sebagaisumbupadapermukaanbidanghitungan
menerapkanaturangaris-lengkung
salingtegaklurus
setiapsumbudiletrakkan
besaranyang digunakanhanya besaranjarak sferls lpada bola) atau larak irftsan
normaf utama (Wda elltPsolda)

Nama/sebutan sistem koordinat:


Padaprinsipnya,namasistemkoordinatini dikaitkandenganjenis yang berbeda.Nama-nama
sistemkoordinatberikutini,telahumumdigunakandalammasalahGeodesi.
Dalamhal initerdapat2 (dua)modelkoordinatyangdapatdibedakansecarategas,yaitu:
1. Sistemkoordinatrelativ,yaitu: suatuobyekdinyatakanrelativterhadapobyeklainyang

yans
rerativ
terhadap
obyek
obyek
dinyarakan
z. 3if""#i9ffff'ffi.llfr?:X"itu:semua

tefap(dalamhaliniadalahtitikpusatkoordinat).
'kembangan"yang menjadisuatu sistemkoordinatpula,
Walaupundemikian,terdapatmodel
seperti:

Ukur Tanah), yang merupakan


r banyakdigunakanpada pemetaan(surveying/llmu
pernyataankoordinatrelativ.
pengukuran(sudutdan jarak)padasurveying,menggunakansistem
I metoda-metoda
koordinatini.
r pemyataan koordinat obyek bidikan, dinyatakanrelativ terhadap titik tempat
pengamatan.
r banyakdigunakanpadapemetaandengansistemproyeksitertentu
r arah sumbuY menJadiarah Utara Peta(lltan Grtd,, dapat diorientasikanke arah
utarageodetik
o MerupakansistemkoordinatCartesian 3D denganrinciansebagaiberikut:
r pusotsalibsumbu(pusatellipsoida)diletakkanpadapusat massa bumi
o sumbu ke 3 (sbZ) tepat/berimpit
dengansumbuputarbumi
. sumbu ke 1 (sb X) merupakangaris potong bidang meridian melalui
GreenwichdenganEquator
. sumbu ke 2 (sb Y) merupakangaris potong bidang meridian90o Timur
GreenwichdenganEquator

Peleogkapf,tK S.f.K

Sisfam t Tnnfontasl l(anilnat


ftrfp esarar & Sodtatiltan

BAG'AN ' KOTSEPDASAR

. Merupakansistem kdordinatCarlesian 3D dengan rinciansebagai berikut :


o puStsalib sumbudilebkkan pada tempaipengamatan
o sumbu ke 3 (sb Z) tepat/berimpitdengangads nomtatmenujutitik
Zenith
o sumbu ke 2 (sb.Y). merupakangaris singgungmeridian
tlmpat pengamat
menuiuutanageodetik.
' sumbu ke 1 (sb X) merupakangaris singgungirisan normal
utiamatempat
pengamat
Merupakansistem koordinatKurvalinter pada permukaan elllpsoid dengan rinolan
sebagaiberikut:

: lH:13ffi:1"ffi:13ffifl1?1"'"f#s.ianmeraruiGree
.

r Besaran koordinat dinyatakansebagai:


' Bujur :
"sudut yang dibentukantiarab'rdangmeridianmelalui Greenwich
sampai .d.en-gqn
brdang meraruititik yang dimaksud, positiv ke
fimurddlSOh
' Llntang :
"sudut yang dibentukantarabidang/garisnormalmelaluititik yang

r Merupakansistem koordinat Kurualinier pada permukaan bola dengan rincian


sebagaiberikut:
. badangacuan"mendatiafadalah Equator
. bidangacuan"tegaK adalahbHang meridian metalui Greewich
o Besaran koordlnat dinyatakansebagai:
' Bufur :
"sudut yang dibentukantar:abidangmeridianmelaluiGreenwich
Tmpai ,o."lgqn bidang meraruititik yang dimaksud, posiuv ke
Timurdd 18O".
' Lintang :
"sudut yang dibentukantarabidang/garisnormalmelaluititik
sampaidenganEquator,posftiv Re lltan Vd g0o,,
fsnglngFt
banyatnya ragam slstem hoordlaqt dai bcsar elllpoold
yang nungldn dlgune|.qn, maka dqta'n melatutaa
transforiast
1rcrlu dimengertl dengan pastt sistem Loordinat yang dlgunehan

SISTEII KOORDINAT2D
o

Bidang Datar
KoordinatPplar:
l
r)

c[1rd1 atiau crsrdl


o2rd2 atiau crscrd2

Koordinat Carteialu
I

XarYa

r Xe, Ye
0 Xc,Yc

llustrasi 1 : SistemKoodinat 2D Datar

PerangkaptfK S.f.K

Koordinat polar, menyatakan posisi titik relativ


terhadaptitiklainnya.Parametersudutpadasistem
ini, dapatberacuangarissejajarsumbuX ataupun
sejajarsumbuY.

Slstcn &Tralllomasl

l(ootdnat

BAG'AN ' KOA'SEPDASAR

@
.

PermukaanLengkung
ELUFSOIDA
gpris nomal
melalulttt

Koordinat Geodetik
Koordlnat Astronomik
llustrasl 2: Slstem Koodlnat 2D kurvallnler(tengkung)

SISTET KOORDINAT.3D
(Perh atikanifustrasr3.)
Pengubahankoordinattitik antar sistem koordinatdenganbidangacuan/permukaanhitunganyang
sarna,disebutdengan Tnnsformasl KoordlnatPengubahankoordinattitik antrarsistem koordinatdengan bidang acuan hitunganyang berbeda,
disebutdengan Konrrerci Koodlnat.

ZL

Nomal elllpsoid
melalul tldk
--+,
---l

F:-:-::
[-_-7

it'

a----.-.i-----..-.-+_.-.---.--..--.--"_.l---_-:
a

t
tl

llustrasi 3: Sistem Koordinaat 3D Datar

SistemKoordinat Geosentrik,dinyatakandalam : X,Y ,Z

tr Sbtem Koordinat Topoeentrik,dinyatakandalam : T, U , H

Pdengkap ItK S.f.X

Stsilcn,t Tlutfomasl r<@rilnat

BAG'AN ' KOTSEP DASAR

@
@ntoh tnnsformsl koordinat:

'l

-'

At

1
t

-l

-tt

\
I

'-

O(o,olr*- lr--

Ll

----"

t
I

>:\
x

I
I

Lt
t

llustrasi 4:

Perubahan Koordinat

llusbasi 4 di btas., memperlihatkanperubahanbesanankoordinatobyek (misal : bangunan)dari


posisilama (x,y) ke dalamposisibaru(X,Y).
Perubahanpemyataankoordinattitik-titik,sebenamyamerupakanakibat dari perubahan sistem
koodlnat , dari sistem pertama (sistemlama) ke sistem lainnya (sistem baru).
Hal ini akan
berlakuuntukseluruhtitik yang terkandungdalamobyekyang difansformasikan.
Terdapat 2 (dua) kemungkinanterjadinyaperubahankoordinat,yaitu :
o
o
1.2.

Sistemkoordinattetap,tetapiobyekyang berubahtempat
Obyektetap,tetapisistemkoordinatyang berubah.

Parameter Transformasi
Sepertiyang telah diketahui,bahwaperubahandalam suatu transformasiyang terlihat langsung
(lihat Gambardi atas.)adalahterjadinya pergeserandan perputaran.Pada transformasiyang
umum,terdapatparameterlainnyayangtidakterlihat,yaitu perbesaranskalasistemkoordinat.
Dengandemikianparametertransbrmasiyangharusdiperhatikan
adalah:
o
o
o
r

Parameter translasi (peryeseran)


Parameter rotasi (perputaran)
Parameter perbesaran (scaling factor)

Translasi
Translasi sistem koordinat,merupakanbesamya pergeseranyang terjadi pada semua titik
yang dinyatakandalam sistemkoordinattersebut. Translasiini dapatdiartikanpula sebagai
besamyapergeserantitik pusat koordlnat sistemlamake sistembaru.
Akibatdari bergesemyapusatkoordinat,makakoordinatseluruhtitikyangdinyatakanterhadap
sistemkoordinattersebutakanikutbergeser,denganbesarpergeseran
yangsama.

Pdengkap MK S.f-K

Srsftnr& TnnJonlrn.dKprdrnal

BAG'AN ' KO'YSEPDASAR

&nF{esaten

E SoalLaliDan

Gambar1. memperlihatkanperubahanpusat koordlnatsistem lama (salib sumbu x,y) ke dalam


sistembaru (salibsumbuX,Y)
Pergeseran/banslasifransbrmasi dinyatakansebesar aX , AY
Besaran hanslasi ini
merupakan*besar koodinat titik pusat koodinat lama pada sistem koordlnat baru'. Hal
ini akan beraklbatpada koordinattitik yang dinyatakandi dalam sistem koordinatlama (misal
titik A) , yaitu xr + Xr dan yr -+ Ye.
Secaramathematis,dinyatakansebagai:

)Q=xr+AX
Yn=yo+AY
Rumusandi atas, digunakanuntgk menghitungkoordinattitik-titikdari sistem lama ke sistem
baru.
Dalam prakteknya, aX dan AY' dihitung dari beberapatitik yang ada Tltik-titjktersebut
dinamakansebagai titlk sekutu (common point).

. Bsbi
Parametertransformasiberikutnyaadalah parameterberupa "putaran" salib sumbu lama
terhadapsalib sumbu baruGambar2., memperlihatkanputiaransalib sumbu xoy menjadi XOY denganbesar putaran
(rotasi) cr.
Yang perlu dipefiatikan di sini adalah pusat putaran. Rotasi pada Gambar 2., merupakan
rotasi absolut, yaitu rotasi yang dinyatakanpada pusat koordinat. Akibat rotasi absolut ini.
makaseluruhobyekyang dinyatakantefiadap sistemkoordinattersebutakan ikut terputar.
Secaramathematis,dinyatakansebagai:
Xe = xr.Cos o - y1. Sin cr
Y1 = !a.Gc ct + xa. Sin cr

(1-2)

Rotasi
Dimana:
cr =
o

besarnya sudut rotasi dari sistem lama ke sistem baru , positiv untuk
perputaranberlawanan
jarumjam

Perbesaranskala
Suatu sistem koordinat, tidak mungkin terlepas dari besamya selang/rentangskala yang
digunakan,
mengingatsistemkoordinatharusmengandung
skala.
Selang skala yang berbeda, akan berakibat pada perbedaan pemyataan koordinat titik,
sehinggaapabila terdapat 2 (dua) sistem koordinatyang menggunakanselang koordinat
berbeda,makadalammenyatakankoordinatsuatutitik akan berbedapula.
Gambar3, memperlihatkan2 (dua)salibsumbuyang berimpit,namunmenggunakan
setang
skalayang berbeda.

PelengkapilK S.f.r(

Ststent & Trarlfotm*l K@tdtnat


Peiltpesairln t SoalLadlran

BAGIAN ' KO'VSEPDASAR

-r-r-r
1

Gambar3.
Parameter Perbeearan (Scalling Factor)
Pemyataanmathematisuntuktitik A adalah:
Xl=lxr
Yl=xyr
Dimana:
l" = parameterperbesaran,yaitu perbandinganantaraselangskata sistem lama
terhadapselangskala sistembaru
Ketiga parameter transformasi ini mungkin bergabung (menyatu) dalam suatu transformasi
koordinat.
Dglam pnffieknya, besaran parametertrans'formasiini dihitung/didapatkanberdasarkan titiktitlk yary talah dinyatakandalam kedua sisfem tersebuf. Tidk semacamini disebutdengan
"Tltik Sekufu" (common point).
1.3.

Penqertian Umum Konversi


Telah disinggungdi atas, bahwa
koordinatdengan bidang acuan yang
berbeda'disebutdengankonversi.perubahan/pengalihan
koordinat. Dalam hat ini, terdapatbairyakkemilngkinanyang
akandijumpaipadakajianGeodesi,antaralain :

Mengingatmasalahpertamaterseb.utdi atas, merupakanperihalhitung Geodesi,tetapi sering


dijumpaidalammasalahtransformasi
peta,makaakandiulaspuladalamtuiisanini.

--------)F--r

+
|
."\B
--.ql<__.'/__

I
I
I

llustrasi 5 : Konversi Geodetik ke proyeksi peta

ftrelrgkaptfK S.f.K

I
I
I

Sfsaen,& Tranfoxlnes/ l(oplrdlnat


Pwrnhsalan A Soarlrdrtatt

BAG'AN ' KOI'SEPDASAR

i-------,-i{::--:;
llustraii 6 : Konverci Geodetik ke Geosenbik

1.4.

TransformasiDatuJn
Disampingtransformasidan konversiyang telah disinggungdi atas, terdapat masalah lain yang
dapatmenjadiperhatianutamadalam Geodesi,yaitu DATU|L
Pengertian datum secarasingkatnyaadalah:
" Suatu besaran ataupun ketentuan yang harus ada, di mana besaranldatum tercebut
menentukan besaran lainnya, sehlngga dikatakan sebagai acuanlreferensi bagi
besaran lainnya"
Berhubungdatum merupakanreferensi atau acuan bagi besaran lain, maka dalam masalah
geodesl, tldak akan dapat dihitung ataupun dihasilkan suatu besaran, blla datum belumlfidak
ditentukannyaterlebih dahulu.
Untukini,harapdiingatkembalibidang$idangacuan/referensi
padaGeodesidankaitannya,yaitu:

Dalam perihalhitunganbidangdatar (masalahpeta ataupunsurveying),dikenaldengan datum


bidang datar, berupa:
o L e t a k t i t i k p u s a t s a l i b e u mIbOu{ 0 , 0 ) l
E Arah sumbu Y positiv , dan
tr Selangskala
Dalam pnffiek surueying,ketigahal tersebut,dinyatakansebagai:
r Koordlnat titik awal
r Sudutjurusan sisi awal , dan
r Satuan koordinat (meter)
Dalamkawasanluas,di manabumitidaksebagaibidangdatar,makadatumini berupa ellipsoida
dlseftai dengan karaHeristik:ellipsoida tersebul Adapun pengertian titik datum Geodesi
adafah ketentuan berupa 'pelehkan" ellipsoida yang digunakan, relativ terhadap geoid. Ini
berarti bahwaakan ditunjuksuatu titik tertentudan ditentukannyabesaran{esaran dasar yang
posisiellipsoidarelativterhadapgeoid,berupabesaranundulasidan defleksl vertikal
menyatakan
(padatitikdatum),disampingbentukdan besarellipsoidayangdigunakan.
padadasamya,bertujuanuntukmengatasimasalahantaralain :
Transformasidatum,
B
o

Pernyataankoordinat obyek muka bumi, bila elllpeoida berbeda/berganti


Perubahankoordinat obyek muka bumi, bila tetak ellipolda berganti, baik pusat
ellipsoida,maupunarah sumbu karakterbtik ellipsoida.

PENGERTIAII ATAS KOI|SEP DASAR, merupakan


syarat utama untuk pelaksanaankeria yang

ffi*frE

PelagkapfK

S.f.K

Slrtrnr & Trutfomasl l(ootdtnaa

TRANSFIORHASI2D

BAG,AN
"

Fenyeresalan ti Soaf tatrlnn

BAGIAN N

TRANSFORMASI 2D

Terdapatbeberapametoda bansformasibidang datar 2D yang dapat diterapkan(diaplikasikan). Setiap


metoda mempunyaikeistimewaandan kegunaan yang berbeda, sesuai dengan asumsl dasamya..
Rumusantransformasidengan metoda yang berbeda,dapat mengakibathasil akhir yang berbeda,baik
dalambentukkoordinattitik hasilhansformasi,maupundalam bentukgeometrikobyek (selaintitik).
Dalamtulisanini,metodauntukbansbrmasibidangdataryangakandibahasadalah:
o
o
o

Metoda Helmert
Metoda Lauf , dan
Metoda Afflne

Setiapmetoda,akan memungkinkanuntukditerapkanmelalui:
r

Caranumerik:
* Biasa (tanpa"ukuranlebih')
. Least Squarc (dengannukuranlebih")
Gara numerik denganbilanganimaiiner
hasiltransfonnasimelalui
hargapendekatan.
Garagrafis : untukmengetahui

r
r

Mengingatsetiapmetodatransformasi,berdasarkanpada asumsiyang berbeda,maka metodatransformasi


tertentuhanya baik untuk diterapkan pada kmus tertentu (tidak se,muakasus)-

Metodaini ditujukanuntuktransformasikoordinattitik denganan(Xlapan(asumsi):


perbesarantetap antarasistemkoordinatlama dengansistemkoordinatbaru)
Sebagaiakibatdarianggapandi atas,makametodaini hanyaberlakuuntukhansformasi:
antartitik< 15 km')

p,2fito)
(umarvono

Keadaanterbaik setiap metoda transformasl koordinat adalah bila trtrfr-dAJroby* (yang


akan dltransformasikan)berada"di dalam'laring tltik sekutu.
Ya
--=={
;
'r.,

,
,
t
,.

r:,

a = titiksekutu
o = titik obyek
X, Y = sistem koordinat"bart
x, y = sistem koordinat"lama"

o,j-r

---*-

llustrasi 7 : DistribusiTttik Sekutudan Obyek

10
Pelengkap tfK S.f.K

Srstem & Tranlotmasl K@tfinet

BAG'AN N TRANSTONNAS' N

ffi
Padametoda Helmert:

Ya
,
t
t

r>
-.|

x
Gambar4.
MetodaHelmert
Keteranoan:
koordinattitik padasistemkoordinatlama
koordinattitikpadasistemkmrdinat baru
=
Xt, Yt
koordinattitik padasistemkoordinat'antara'
=
parameter/besaran
banslasidarisistemkoordinatlama ke baru
t,%
Untukpenurunanrumus Helmert,dapatditempuh2(dua) cana,yaitu : melakukanhanslasi kemudian
rotasiatau sebaliknya. Gambar4., memperlihatkanrotasi .terlebihdahulu.
=

XrY

X,Y

Rotasi : ( dari x,y ke X,Y )


Misalkan : paqjang vektor dari pusatkoordinatsampaititik obyek adalah D.
padasistem x,y :
p a d a s i s t e mX ' , Y ' :

atau:

x =
Y =
X' =
Y'=

D Slncr
D Coacr
D Sln(a+ro)
D Gos(a+o)

.........(2-1a)

.......-.(2-rb)
.........(2-2a)
.(2-2b)

X'= D ( Sin cr Coso + Coscr Sin ro)


Y ' = D ( C o s c C o s r o- S i n c rS i n o )

X ' = D S i n q C o s o r+ D C o s a S i n o )
Y ' = D C o s a C o s a -r D S i n c rS i n o )
terakhir:
Substitusikan(2-la) dan (2-1b) padapersamaan-persamaan
sehingga: X'= x Cc ro + y Sin o
Y ' = y C o 6 6 )* x S i n o r= - x S i n o + y C o s o r

.........(2-3a)
.........(23b)

Translasi: ( dari X,Y'ke X, Y )

)( = x'+)G
I = Y'+Yo
Bila :

Goo = a
-Sino = !

t
Yo

=Gr
=C,

)(= ax
f = bx

-by+Gr
+ay+Gz

.........(2{a}
.........(2-5b)

Apabilatetdapat perbedaanfaffior skaladari sistemkoordinatlama ke baruyang konstan


(misal: sebesarl. ), maka rumusHelmerttersebutdapatdinyatakansebagai:
1l
Pe{engkaptfK S.f.K

Stsfen, & Ttalllfwnracl Kootilnst

BAG'AN

TRANSFORNAS' 2D
"

Fanyrbsarant SoJt d[art

a=leosro
X" =Gr

Untukmenghitungnilai I

;
i

b=-lSino
Yo =Cz

dan

digunakan:

I=\pF

.........(2)

ro = Arc Tan ( -bra )


Rumus (2-6) berlaku untuk semua titik baik titik obyek maupun titik sekutu, Untuk dapat
me,pghitungbesaran i , b , Gr dan Cz (sebanyak 4 variabetpada 2 peuamaan),maka dalim
aplikasi metoda Helmert,diperlukan mlnimal 2 (dua) titksekutu.
Berdasarkankoordinattitik sekutu,dapatdihitung besarantnansformasidi atas. Berikutnyabesaran
tersebut(besarantransformasi),digunakanuntukmen-hansformasi-kan
titik-btikobyek.

Transformasi metoda Helmert dengan ttik sekutu > 2 titik


Syaratcukup pada metoda Helmert adalah 2 (dua)titik sekutu,tetapi bila titik sekutuyang akan
digunakanlebihdad 2, haruslahmelaluihitunganperataan(adjustment).
,.
Berikutini, akan dituliskanpenggunaanLeastSquare untuk hihingantitik sekutu > 2 melaluimatrix
dan menggunakan"perataanparametef dengan parameteryang dimaksud adalah parameter
(besaran)transformasi.
Persamaan(2-5), dapatdinyatakansebagai:
-by+Cr-X
ax
b x + a y + Cz -Y

=Q
= Q

Bilapersamaan
tersebutditerapkanpada titik A dantitik B ( titikA dan B adalahtitik sekutu) dan
dinyatakandalambentukmatrix,makatertulis :

()r'l

-Ye
-Ya

1
1

0
0

xAol
XsO1

la
.lb

I lx^l
l-lx"l=
I c' I I Yol

......tz-rl

L""J L""J

r--aa-J

MatiixX

A.pq-F
dimana:

Makix F

= O

A = matrix disain
; tXI = matrix parameter
F =matrixkonstanta; O =matrixnol

Pq=
Keteranqan:

Ar
tA nft

Il]

= lrqt.al -t . Ar.F

...... (2{}

= Transposematrix A
= Inverci matrix [At A]
t2

FeJenglep lfK S.f.r(

Stsrsnt& rigrlbznasl Koodinat

BAG'AN

TRANSNORNAS' 20
"

Penyelesalan metoda Helmert-l (cara klasik)


Misaldiketahui 2 (dua) titik sekutu A dan B, berupa :
Sistem Lama
x (m)
Y (m)

Titik
A
B

X1
Xs

Y ('n)

Xe

Ye
Ye

Dapatditulisankansebagai:
Xe = axr -byr +Cr,
X e = 3 X a- b Y e + C r ,

Sistem Baru

x (m)

Y1
Yg

XB

Yr = bXr +dyr +Ce


Ye = bXs+aYe+Ce

Darikeempatpersamaandi atas,dapatdihitung : e , b , G1 dan C2


Salahsatucaraadalahbila:

dan:

Axm (m)

AYea (m)

Xg - x,{

Xe-Xr
Ye-Ya
= (Axm)' + (AyAs)' ,

AYas (m)

AXaa (m)

Y6

Ya

maka :

AX^B.Axae + AYo".Ayas
( drs)2
AYls.AXAB - AX,qB.AyAB
( den)'

.........(2-e)

Cara klasikini merupakancarayang mendasardan dapatdihitungdenganmudah,baik untuk 2


titik sekutu maupun lebih.
Bila titik sekutu > 2 titik, sangat dianjurkan menggunakan
perhitunganmatrix.
AdapunlangkahhitungantransformasiHelmert1 ini,adalahsebagaiberikut:

A. Catapenyeresaiansubs0'firsi(AIJabar):
1 . Gunakan ntmus (2-51,untuk titik sekutu. Akan didapatkan4 (empat) buah persamaan,
dengan4 (empat)variableyangtidakdi ketahui,yaitu : d, b, C1 dan C,e.
2. Hitungterlebihdahulubesarana dan b denganntmus (2-9l. Untukini, hitung:
O

o
r

Pelengkapftx S.f.K

Ax,qe=)G - Xn ;

AYag= Ye - Ye

A X 1 g = X B- X A ; A Y ^ " = Y ' - Y n
(dm)2 = (Axag)2+ (Ayee)2

l3

Stsan,& Ttstfonnsl l(oodinat


Ferrpecaratt E Sodl.aftlart

BAG'AN ''

TRANSNORNAS' 2D

3. HitungbesaranC1 dan Q melalui ntfiius;'2J, denganrnengguRakan


besaran a cianb hasii
hitunganlangkah2 diatas.
4. Hitungbesaran o dan f, (biladiperlukandengan rumus (2-6)l .
5. Hitung koordinattitik obyek pada sistem koordinat baru kembali dengan rum.At (2-5), dengan
menggunakan
besaranhasilhitunganlangkah2 dan 3 diatas.

B. Can penydesaranmdalui hlatix :


1 . Gunakan tumus (2-l unnsktitik sekutu. Perhatikan : urutan pemasukadelemen matrix.
Jangan sampl terfrtkar-

2. Matrixffi, denganelemen a , b , G1dan G2 merupakanmatix yang akan $ihitung (ttatrix


Panmeter).

3. Hitungmatrix[X] dengan rumus (2-8).


4. Besarani , b , G1dan C2 sesuaidenganyangtertenapadarunrus (2-T).
5. Gunakankembali rumus (2-7) untr.tkmenghitungkoordinattitik obyek, dengan urutan sepefti
padapenyusunantitik sekutu.

6. Hasif akhir (koordinatbaaru titik obyek),merupakanelemen matrix F.


dituliskan
sebagai A.Pq = F.

Rumus (2-7) dapat

Penyelesaian metoda Helmert-2 Fitik Berat)


Dasarpenyelesaianberikutini masihmerupakancara klasik,tetapi menggunakanbantuantitik lain
(disebutsebagaititikberat),denganasumsi(anggapan)
:
(mengalami)translasidanrotasisamabesar
o Setiaptitikmendapatkan
jarakantartitikditerapkan
o Perbesaran
setelahtranslasidan rotasi(berikutnya)
Perh atikanilusfrasi berikut.
Misalkanterdapat4 (empat)titik.
Gambar 5, disampingmemperlihatkan
konformitasmetodaHelmert,juga dapatdigunakanuntuk
kajian penempan menggunakantitik bantu (titik berat) dalam melakukan bansformasi titikdtik
obyek.
Titik P . sebaoaititik berat . dengan :
o posisipadasistemkoordinatlama : xp, Vp
r posisipadasistemkoordinatbaru : Xp , Yp
Jarakataupunsudutjurusandari titik P ke titik lain (misaltitik r) :
Dpi =

1"dpr

Q'?t = Crp; *

ol

d i m a n a:

Dpi ,
dpr ,

atau

Dpr =dpl+Adpl

a16U

Cttpi=clpi+Agpl

. .. . (2-{0}

e'il ; pada sistem koordinatbaru


crpi ; pada sistem koordinat lama

Adpr dan Acrpr merupakanperubahanjarak dan sudut yang dapat dikatakansebagai diferensiasi dari besaran awal. Oleh karena itu, untuk menentukanbesar perubahan,diterapkan
turunan (diferensial)rumusjarak dan zudutjurusanterhadapsetiapkomponennya.

Pe/engrep ilK S.f.X

14

Str6nr & Trrrlfotma'd l(oodlnat

BAG'AN

rut!,Eesatan t Soarf.edtrrt

IRANSFC,iRNAy 2D
"

!\
(---'

,,
t
,
t

,ta

t
t

1---

Konformitas tetoda Helmert

adp,=t#]
dx"+t#]
dv.+t*]dr+t#]
[a""'I
Acrpi=t#]
d+ +
dy"+
1."r,
J

.........(2-11'

o,,
t#] dx,+[#]

dengan:
dpr =

(IPi =

r\ltr,
I

- xp)2 + (y, - yp)2

ArC Tan

(xi - xp)

.......(2-121

(yr - yp)

= % l(& - xp)z+ (y, - yr)rfn. 2t(^-J)(xi _


+)I
= -(x, - xp)/ I(xi - xp)t * (y, - yp)rl* = _(X _
xp)/dpr
telah diketahui bahwa : Sin cr", = (X - xp / dpi maka :
)
,
Nq /axp

Nn / 0*

= - Sin upi

atau :
ddpi = - Sin up; dnp
Berlakukanhalserupa (anarog) untuk suku yang rainnya,sehingga
didapat :
- Sln apl A$ - Cos opl dyp + Sin
Adpl
crp drq + Cos uet Nr

PdengkapflK

S.f.K

15

g*ne nunq,nil t.(oalfnet


rutfuhsaront SoalLalilnr

Acrpr= -

cegg4

B,ACTAN
t TRANSFORHASil
ZL
Sinaer +Goscel ^
axP+ -6dven -?r
A* -

G,

Sinaer

Ur,

Berdasarkanpersamaan(1-10), makadapatdituliskan :
Slnapr dlrp + Goeas dlp -Sinapi Drr -Cos an Oh + Al,odpr = 0

coFae,
oreopl
ff-

Np_ff. '

f-"t", J-l
(xr - xpl

5.- +
ox.

d"

(yr - yp)

d"

0r-I") oxo- q#
dpi

o*+

(xr - xp)

r. dlP

d"

Np -

dyt+co=o
-''
frer"""""(2-13)
(y - ypl

a*

a;l

o,<t
+ q#

Nr + Al"'dpi= o

Nt + cD = e
............(2-r4)

dengan:
dxp = Xp -xp

Ah =Xr-xr

dlp = Yp -yp

0h =Yr-yr

.......(2-r5)

Koordinattiti berat,dapatmenggunakanharta/nilairata-ratatitik ikat :


Xp
d i m a n a:

Xyt

.........(2-161

n = banyaknyatitik sekutu danlatau titik obyek


(nyr) (Xi,Y) = koordinattitik rekutu atau titik obyek (tamadan baru)
i = titik sekutuatau titik obyek

Dengan demikian,apabila besaran il"


dan ayp telah dihitung,
berdasarkannilai besaran tersebut,dapat dihitung : d4 dan Oy,,
mendapatkankoordinattitik obyek,berupa Xr dan y; ..

PENYELESAIANdalam BENTUK MATRTX


oPFRAst,-FEBTAHAP
Cara ini merupakanpenjabarancara kombinasidi atas, untuk memudahkanhitungan,dengan
pelaksanaansecarabertahap.
Tahap | (pertama),merupakantahap hitunganmenghitungparametertransformasi,dengan
menggunakan
koordinattitiksekutu.
'koreksikoordinaf
T{ap ll (kedua)bertujuanmenghitung
titik obyek,berdasarkanhasil hitungan
tahapl.
cara hitunganakanserupa,denganperbedaanpada'matrixkonstanta=residtl.
Persamaan 12-141,
secamumum,dinyatakansebagai:

Apq - F = O

(2-20)

Dandiselesaikan
dalam2 (dua)tahap.

Pelangkap flK S.f.K

t6

Sfsaerte TranfbrmaCt<@rcfrnet
turydeg'//an E Soalledian

BAG'AN ''

TRANSFORNAS' 2D

Tahapl:

Unfukmenghtfungpatametertnnsformasi, denganmenggunakan
titik-titiksekufu :

Alpq-Fl=Q

e-211

matrixkoefisienparameter1 (berdasarkantitik sekuh.r)


matrix Panameter
matri;xresidu1. (perhatikan tanda percamaan2.21)
matrixnot(nihil)

di mana: A1=
[Xl=
Fl =
O =

Untuk tltik sekutu sebanyak n titik, maka :

,'Ei"i
ft*-*ti
o",i)
"l
o"'
o"

I
i
i
Al=1ry,-Epi
, i,l
: i : i : i =l
|
:

\
[

|
Fl=

i :l

i v

x=lnl
Lt,J

i9

2n X 4

4Xl

(r!- xe] m, fr
*
tPr
(vr-Je) a,, _ (xl,-fl
E
N,

W*'l

d"t'

(xr xpt a,,


+ It

cgpt

5;'ln,

"Pz
E
ur,
I (ve;vd a., _ (xz.-j<e)
|d""t

t:

t:
\v
di m a n a:

rrp2-

:l

znxt

I
|

rv )
7 , 2 , 3 ,. . . . . . .
dpr,dpz-....-'
0&, dxz' Nt...
1...

Tahaoll :

titik-titiksekutu
- jarak titik sekutudari titik beratpadasistemkoordinat
lama
= koreksl koordinat titik sekutu dari sistemkoordinatlama ke sistem
koordinatbaru (fihafrumus(2-15)l

lx] = + [A1r.All-t.Alr.Fi

(2-221

Ittatix A1 diganfrkandengan A2 dan


Matrix Fl digantikandengan F2, sehingga:

A2[R

F2 = O

(2-23)
DenganelemenmaEix :
lt, i2, i3,
titik-titikobyek
jaraktitik obyekdari titik beratpadasistemkoordinatlama
dpn,derz
4x11,0x6d!,t... = koreksi koordinat titik obyek sistemkoordinatlama ke sistem
koordinatbaru
(lihat susunanmatrixberikut)

FarengfapflK S.f.K

17

SrsferD& TranfionmC t<@tdnat


Fenferesataa t Soaf bdfien

(rr - x")
dpr

BAGIAN

qGP
(rr: xe)
drl

Ae-(Yrz-Yd ;(rn-xp)
d"o"
:

d"i

dpr

l"T#

axn+uo#- wn

q#

axn-(r'cP 6v,,

uP,

axn

+frpw"

{xr-i Xp}
dpn
(ya- yp)

&z

- (rc{d,

F2=

dpn"

'RAA'SFORflAS' 2D
"

:
V

ayo

2nX4
SedangkansetrbpelemenmatrixF2 merupakanfungsidari koreksikoordinattitik obyek, maka dapat
puladijabarkan
dalambentuk:

F2 = 81.V

Sehingga:

81 .V-A2p(l

= Q

Danharga V adalah:

\/ = + [Bir.Bl]-1 .Blr.A2.[Xl

(2-z4l

Denganelemenmatrixsebagaiberikut:

=[

Vr

oxr

oyt

dxz

}yz

oxi

av']

1X2n
xP) : (vr -yp)
r(Jpn
dpir
i
(Yn-Yp).
(xr -xp)
I

(xir

d;-

dr,r'

Bl=

:
:
V

PerenS/rnap
tfK S.f.X

==*

==)

(x. - xl')
dpz

lYlz- Ypl ;(*z- xp)


dgi
dp,i

0
0

==)

==)

0
0
2nX2n

18

Srstsnt& Trnfotmesl l(ndtnat


Fdrl,cresahn E Sodbilibn

BAO'AN N TRANSNOANAS' 2D

Qa6 penyeia,*ian Hdmstl


tatix :

Wk BArf)

1 . Hitungkoordinattftlk berat padasisfem knrdinat lama lrp, ypl dan baru (lG , Yp), dengan
rumust(2-l 6), berdasarkannilai/hargatitik-titik sekutu.

2. Hitungdenganrumus (2-15) :

dxp = Xp -rp
Olp = Yp -Yp
i
(2-2r)-Untukini,hitunglah:
3. Susunmatrix Al dan Fl untukmemenuhipersamaan
(xr - rp), (yr - yp), dpr ,.........

untuksetiaptitik sekutu

drrr = Xr -Xr i dh = Yr -Yr,....,....


untuksetiaptitiksekutu
Hitungmatrix X dengan rumus (2-22). ttntuk ini, hitung:

1.
5.
6.
7.
8.
9.

X = + [AlroAll-t.Atr.ft
Hitung:
(xn - xp),(y r - yp)' dprr ,.-. --..-.
untuksetiaptitik obyek
Susunmatrix A2 dan Bl
Hitung mabix V dengan ntmus (2-21) dari hasil hitunganlangkah4 dan 5.
V = + [BirrB{ l-r. Bir.A2.X
Hitungkoordinattitik obyekdenganrumus (2-15) sebagai:
)$ =xra 0*
; Y, = yr+ Nt
Susunkoordinattitik obyekhasilhitunganterakhir.

TRANSFIf,RMAaI

A"

HELMERT

TransformasiUmum.
1. 2 (dua)titik sekutu
Sistem Lama
y (m)
x (m)

Titik
A
B
I
2

+
I

121,622
141,228
175,802
513,520

128,066
187,718
120,2d2
192,130

Sistem Baru
X (m)

Y (m)

+ 1049422,4OO + 51 089,200
+ 1049413,950 + 49 659,300
?
?
?
?

Transformasikantitik I dan 2 denganmetodaHelmert.!!

Pe{engftapttK S.f.X

l9

St;|grr &TtutfonrrcI Koptdtt ta


Frydesalen A Sot ltdrprt

BAG'AN

'RATSFORTIAS' 2D
"

i. Penvelesaian aliabar
Gunakan
rumus(2-9):
Titik
B

AXre

a '= - 1,5123621
GriX-(a r - b y)
Gz?Y-(b x + a y)

AY^o

8,450 - 1429.900

+ 19.606

AXra

AYan

315.784
d'rn = 100103.930
b =-0,2S?3991
;
= I 050 003,654
=
50542,139

Gunakanrumus (2a & b) untukmenghitungkoordinattitik obyekpada sistem koordinatbaru.


Dandidapat:
-by+Cr
X=ax
Y=bx
+ay+Q
;

Titik
I
2

174,1U - 120,262 I 049179,898


513.52C - 192,130 I 047 637,780

Y
51 040,256
5t 278.973

ll. PenvelesaiqF
m-qlaluimatrix

'=[
?],

Siapkanmatrix A, dan F sepertipadarumus (2-7)


(
| 121.e2
A= | 141.228
-128.066
|
| 187.718
I

128.066
-187.718
't21.622
141.228

1
1
0
0

ro4gazz.aoo]
5108e.2001
1049.[13.95{rl
4e6se.309

Bentuklah Ar dan hitunglah Ar. A


r

l.r.sszszeos

lA'Al''

4.aaz62srrr - o.ooosesel

i.99292E{5 0.0o0s95901 - 0.0026258


0
I
0.0O059s901
0.862865293 - 2.05650E-17I
l{r.002625771
4.OO2625nt 2.06650E-17
l{.000595901
0.862s653J
\

=l

Maka:

(
X =

I
- +.srzssz+a
| -0.259t99089
I
I
|
I rosoooa.sse
I

s0542.13ej

L
(untuk
Bentuk matrix A'
titikobyek):
A'=l

f ,ro.,*
513.52

1zo.mz t
192.13
174.148
s13.s2

oI
0

1
o
0

|
-120.262
1 |
|
-1e2.13
1 I
I
ll
Hitunglah'A'oX . Sebagai hasil akhimya adalah':

r\('\
I x, |
lxrl=

| 1o4e17e.8es
I
lrolzesz.zaol

I Y'l
Y'

I storo.zse
I
51278.s73)

?o
Henglrqp ttK S.f.K

mGIAN N TRANSFORNAS' 2T'

Srs{en,& fianJonnql K@trfnel


Rlrfles;atall S Sodt-adr&r

!tl. tlelalui titik berat !


lama:
Hitungtitlk bent padasistemkoordinat
frtik*kutu)
(menggunakan
koordinatra,ta-ra,ta
xp=131./8

i Ip=

29.&]

Hitung Ar ; Ay , d2 setiaptitik terhadaptitik benat(pada sisfem kwdinat lama) :


Dari
A
B
I
2

AY

AX

- 9.80
9.80
42.72
382.10

157.89
157.89
150.09
221.96

d'
2502s.982
2s 025.982
24351.662
195261-055

pada rumus (2-21) ._


Susun maHr A1 (darifitiksekutu), dan Fl seperti
-)
[- rreur.rooz'l
f- o.ootnot - o.9s8o7a1so.19o02 o
=l
- 0.m6:!09 0.0m3917
1 l;
rr=1- 660o.ro5tl
0
Al
158.19603 0 |
| lre7.2326 1
I 0.06i967 0.s980782
0.006300- o.oomg2o.oomooo 1
L 66oo.6rrsJ
)
L
Bentuklah Alr dan hitung inverse(A1r. A1)

r|

lArrarf = ll0

12464.94375 -

L0

Trs.876r1

773.87871
48.tt718
0
0

Hitung X.: rumus (2-22)


X =

001
o.fiX)oz

ol
o

0.500ryJ

(-t*ot.tu*l
I 503,1.f.42400
I
- 5.6123624
|
I

o.2s$eerJ

nilaisama:
Susunmatrix A2 dan 81 @anffiikobyek),denganbeberapa
-)
( o.zTsrna - 0.s6r7e311so.0so1e22 o
1l
M= l-o.oootos+-0.0017544 o
- o.sozr:sl3441.88s5310 0 |
i 0.9616962
I )
o
(-- o.oorrsoz-o.ootesc8
o
( o.zTsrns-0.e617e31
o
I
-0.0017s44
o
o
Bt = l- o.ooetoga
I
o
0.8646e62-0.50229$l
o
I
- 0.0011367-o.oo1es6sJ
o
o
L
HitungA2X, BtrB{, invetseB{rBl

2l
tulqskaptfK

S.f.K

@n

TRANSFORNAS' 2T'

BAG,AN

t<Co,frne/

Sts{etttt TtanffiJ

"

& tull'alihan

2. 3 (tga) tliksekutrl
Hatrix (melaluiperataan)
l. Penyelesalan
A
B

c
t
2
3
1

+
+
+
+
+
+
+

128.066 + 1O4942,.44
121.Q2
141.?28 + 187.718+ I O49413.95
175.802 + 1#.728 + 1 (X9 24/..95
?
120-262
174.148
?
192-130
513.520
?
67.706
754,.444
?I
120.99r
r
z
u
.
t
r
.
l
l
+
972.78
I

a. Bentukmatrix A dan
rumus (7-O)
121.622
141.228
175.W2
-128.066
187.718
135.728

Ar

Trk

51089.20
49 659.30
49 884.95
?
?
?
?.
..

titik sekutu (3) yang diketahui. (lihat

@ua
10
10
10
o1
01
o1

128.066
-187.718
-135.728
121.622
141.228
175.802

p=

[-r**rr.ool
104e413.e5

I
|
1 1 0 4 e 2 4 f . e|5
5108e.20|
|

+soss.so
I
+s8&a.esJ

|
t

b. Hitung mabix AroA dan ArrF


438.65200
('t*t*.*t*
o
-195.38000
1357u.63994
o
I'l= I
-1e5.380o0 3.00000
438.65200
I
0
438.65200
195.3sooo
|
\
c. Hitung inverseA'rA
d. HitungX, dengan rumus (28),
\

'i*'J
'tnu.at*o-l

f*r*rrr.r.l

; A'P=l -resorezre.ozs
I
I

3'l.EO8r30OI

150633.1soJ

4.s124935131
0.2si7r/K971
1050003.7151
50s42.1311
itik
obyek /
titi
berdasarkan
A
Bentuk
matrix
e.

A'=

f.

174.14
513.52
7*.44
972.788
-1m-262
-192.13
67-706
120.9Cr

120.262
192.13
67.706
-120.994
174.148
513-52
7il.411'l
972.788

0
0
0
0

1
1
a

0
0
0

Hasiltransbrmasiadalah:

Koordinat
Baru =

Xt
X:
)G
)q
Yt
Yz
Yr
Yl

1049187.361
10/17637.713
10{6582.113
104tt64.C.7t3
51U0.629
s1278.829
50656.24{
497.19.336

?z
Peterl,gkap tfK S.f.X

9stcnf & Trutfolrttast l(@rfinea


R4nlasdan ! Soaltatilnn

BAGIAN

TRAflSFORilAS' 2D
"

ffietoda tiiik berai


Langkahhitunganuntuk metodaini tetap sama, meskipunjumlah trtik sekutu rnetebihisyarat
minirnal.
Berikutini, akan diperlihatmabix-matrixyang penting.
*

T'ltik berat P :
,,a,ta-,,arta
(menggunakanRoortdinat
semuatrtik)
& = 62.665 i yp =' 27.911

Besaran daegllgnlgsgnalr matrix:


Td(
A
B

Ax
56.957
78.563
113.137
111.483
450.85!
691.ZZS
910.123

c
I
2
3
4

d..
ay
5x
6y
155.977 27E0d.937 10{93{r0.7t 51217.27
159.807 31710.353 1M9272.72 49471.58
107.817 2#24.491 10.19069.1! 49749-22
148.173 34383.920
220.U1 251688.848
95.617 487701.470
93.083 836989.020

3zsosdr204;)

0.353571767 {.933107401 166.711812325


{.0os609703 -0.002120394
0
o.411U141 0.897416600178.07400872
0.005039571 4.OO2477fiz
0
o.723924949 o.689878734156.28336706
0.004414281 -0.frx632130
0

Al=

F=

994.866228|
50731s.r6445|
sl65.316869
|
7s3768.26qFS
I
1400'44136,:)

f- ro+ssss.erzl
50s72.401I
s.srzrse
I
I

)(= |

0.2$e3,

MatrlT A2 & A2rX:


0.601218899-0.799084373185.42901547
{.0o4i}09382 4.003242313
0
0.89868s97 -0.438603880501.68600514
-0.@0874260-0.001791321
0
-0.136917836698.35626326
0.990582408
I -0.000196057
-0.001418449
0
|

f
I
I
= I
I

914.87104f.27
I o.o*sroozz 0.101743926
-0.001087378
o.oootrtzrt
0
I

ilatrix

0
1
0
1
0
1
0
I

f ***.*l
rcrc.*nan
|

I
i A29X = |
I
I
|
L

e18454.7218
-10o7.65e314|
I
102e033.4e5I
-276.es1255
I
1044300.156|
62.21466101)

B :

3l

-0.79908437
0.601218899
0
0
0
0
0
{.004309382 4.00324231
0
0
0
0
0
0
0
0.89868050-0.43860388
0
0
0
0
0
4.00087426 4.A0179132
0
0
0
0
0
0
0
0.990582410-0.13691784
0
-0.00019606-0.00141845
0
0
0
0
0
0
0000
0
0.99481062
-0.0o10879
0
0000
0
0.00011121

sl

,.,L.,,

Petengl<ap ttK S.f.K

BAG,AN I' TRANSNORNAS'2D

l(oorrsnat
Strtattt t Ttutffi
Brtehsalan t Soarlrfharl

. Matrix V

&

Koordlnat baru)

( r*or3.ia)
sr 160.882
I
|
I r 047 14.111 |

srazo.s6z
|;

I
I t orc 822.66eI
I
sozz3.srz
I
t*6zi.ese
I
I

[=

B.

Koordinat Baru

1s62f,.1n)

Xr
Yr
Xa
Yt
)G
Yr
)q
Yr

(, *rs72s2)
I rt 0,10.620
|

I r
_
- | I
|
|

047637.661 |
51278.737|
0/16582.113I
506s6.106|

I t oesw.rrt I
t estt1s.171)

Transformasi Sistem Koordinat Lokal ke Sistem Proyeksi (TU"}


Berikut ini, akan diberikan contoh penempan (aplikasi) transformasi metoda Helmert untuk
titik-titik dari koordinatlokalke sistemkoordinattertentu(misal: ke sistemproyeksi
mentransformasikan
TM:3o).
Mengingatbahwaterdapatcukup banyakcara hitunganuntuk Helmert,maka yang akan digunakan
adalahmetodaHelmert'Dasar'(ltelmert l).
metodaapapunadalah:
Sebagaiprlnsip mendasaruntukmelakukantransbrmasidengan
Koordlnat

aIDaPun (slstem
ttttk ob5roh dari sistem koordl-nt
la-'al
dtanggap sebagal sistem hoordlnat lokal.

MengingatpadasistemproyeksiTM-3o atau UTM dan sistemproyeksiyang lain terdapatpembagian


proyeksi,makacontohdi bawahini hanyabila terdapatdalam zona atau blad yang
zona (lembar/blad)
akibat
dari belumdibahasnyatransbrmasiantarzona proyeksi.
sama, Hal ini
Contoh :
Sistem Lama (Lokall
x (m)
Y (m)

Titik

TD4}
TD-{4
TD45
I
2
3
Keterangan:

+
+
+
+
+

0,000
1802,776
1 005,984
1 655,563
513,716
709,591

0,000
1,248
1 503,462
3,716
675,077
+ 1 043,450

+
+
+
+

Sistem Baru (padaTM-3")


X (m)

82017,574
83 820,323
83 025,349

Y (m)

590 662,930
590663,849
689 160,70l

Dapatdilihatbahwajumlahtitik sekutulebihbanyakminimal,sehinggaharusmenggu= misalLeastSquare)


nakan hitungperataan(Adjustrnent

?4
PeJenglrap tfK S.f.K

BAG,,f;{ I' TRANSFORNAS' 2D


Rllrydesriiarn & Sar/lztrm

-r llatrix A{ & F (unta*fitiksokutul =


(

A{=

o.ooo o.mo I
I
-1.28 I
r
aoz.na
I
I
I roos.sel-1s03-462
o
o.ooo
o.ooo
I
t.z+e 1802.776 o
I
o

I t sos.46z i 005.984
L

t'

iiatrir
(

& AlrF

Inveel AlrAl

;F=

82017.5i11
83 8m.323
8:l025.349
- 590662930
- 590683.849
- 589160.701

o.oooooosts 0.0000000004-000298362 r.o*'tutttn-l


rAtrt = I o.ooooooooo0.0000003190-m01598394.000298362 | ;
lAt
|
I
I o.ooozsasoz 0.0001598390-692846167o.000o0oooo
I o.oootsgS3s {.000298362 0-000000000 0.692846161
\
.:. Matrix X :

o.r*r.r-l

-0.00r2orsl

x =|

820r7.573ess4
|
|
u* 652.s3fl1868j
L-

llatrix A2 (untuk tltik obyek) z

M=

(- r oss.so
I s'tz.zz-I
|
|
L

-3.72
675.08
70s.5e 1 043.45
3.72 1 655.56
513.72
675.08
709.59
1 043.45

Koordinat titik obYek Pada TM3" :

Koordinat _
baru

C.

1
1
1
0
0
0

Xr
Xz
Xi
Yr
Yz
Yr

asszs.rts-l
82 532.093|
82 728./[{18I
5eo66r.204 |

sssseo.ralI

58e620.34sJ

Transformasi Dalamhitungan Poligon


Contohberikutini dapatditerapkanpadakasus:
hanyatitikakhirdan awal,tanpaadanyasudutjurusan
1. poligonyang
'oari diketahuikoordinaat
pofilon
pengukuran
sistem lokal, untuk dinyatakandalam sistem proyeksitertentu'
dan
trasit
2..
ke sistemproyeksiuntuk
koreksi{<oreksi
tanfa memberikan
yang berbeda.
Keduakasusdi atas, mempunyailatarbelakang
maka berikutini akan diberikancontohuntukkasus
yang
teuin
di6m,
Dilihatdari pemecananmisalih
proyeksiTM-3okedua,yaituuntuksistem

?5
tulqrglaptfX

S.f.r(

BAGNN il 'RA'YSFORTIAS' 2D

t Tanbrmasl l(an&nat
Slrlterr
'.
tutydelrrrarn I SoallrdlPa

Sketsa:

Diketahui:

X t-t

Titik

- 590.662,930
- 590.335,919

82.017,574
92.404,531

TDT.32
TDT.39

H(-)

Y tnt

827,92
828,22

Dataukuran(dengansudutkiri),dapatdilihatpadatabel hitunganpoligon'
koodinat lokal
firik
TDT-32

234"25',4r

10tr12'50"

254"03'12"

tso276

54025',42"

150,528 + 122438

342"38',3?',

150,184 - ,14,806

(deftnitiv)
Susunankoordinatlokal dan
Koordinat Lokal

+
+

0,000
153,621
0,000
122,438
27,632

+
+
+
+

0,000
463,959
150,276
237,UI
381,186

Matrix Al & F (titlk sekutu) z


A2=

0.000
0.000
153.621 463.959
0.000
0.000
463.959 153.621

MatrixX:
r=

0$
+ 150276
+ 1il276
+ 87565

+ 122,438

Koodinat definitif (TM-3Y (r)


X (rn)

Y (m)

x (m)

0,(Xl0

y (m)

Av (m)

+ Xt1.E4l
+ 143345
+ f,El,lE5
+ 77,6t2
+ 82,773
150,747 + 125989
+ {(i959
+ 15!.621

560 41', 44"

TDT.32
TDT.39
I

0,000

0f 00'00"

TDT.39

Titik

r (m)
0'0

Ar (m)

S (n)

c[

82017,574
82 4M,531

')
o
o l;
1 I
r )

I
1
0
0

F=l

- 590662,930
- 590335,919

820r7.574-l
8 2 4 0 4 . 513 1
l-5eo662.e3ol
[-sso33s.siej

r 0.88406073l
-0.541312281
l
82017.57r
|
I

- 5eo662.e3oj

Matrix Koordinat Deffnitiv :


Xt

x,
Koordinat -baru

)G
Yr
Yz
Ys

iBz oe8.e2ol
254.563 |
182

l a z 24s.3I
-l-sso
5:10.077
|

l - 5 e 0 s18.e4rI
| - 5 s 0 310.8e6J
L

26
Fe{engftaptlK S.f.K

BAG'AN

Stsfettt A ftarzlfonlnrsl K@tdlnat


Pqrydesrilan t Soaf l,adDan

1.

TRANSTORHAS' 2D
"

Dlketahui:
Titik
A
B

Tb-l
Tb-2
Blt-5

Bu-2

Koordinat Lama (m)

120.903
4.472
156.182
31.950
92-281
3.5M
108.01r

234-874
5.382
183.791
2t7.532
153.425
70.762
105.345

Koordinat Baru (m)

3 612.619
3 646-100
3 413.936

Y
6s9r.66s
66 190591
66 r2l.m0

a). Hitunglahtitik obyekpadasistemkoordinatbarudenganmenggunakantitik sekutu A dan B


t. Melaluipersamaanaljabar
2. Melaluihitunganmatrix
b). Hitunglahtitik obyekpadasistemkoordinatbaru denganmenggunakansemua titik sekuhl,
melaluihitunganmatrix
l. denganhitunganmatrixbiasa(Helmert-1)
2. denganmelaluititikberat (Helmert-2)
2.

Diketahui:
Tilik
A
B
c
D
Tu-1
Tu-2
TB.5
TB-9

Koordinat Lama (m)

120.903
4.472
r56.!82
241.022
31.950
92.281
3.544
108.01r

234.874
5.382
!83.?91
47.987
2t7.532
153.425
70.762
105.345

Koordinat Baru (m)

X
97 8{n.068
97 858.958
98059.(M5
97 &9.196

Y
15 035552
r5 29l.16l
15 146.485
r5 t89.802

titiksekutu A" B & C


titikobyekpadasistemkoordinatbarudenganmenggunakan
a). Hitunglah
(Helmert-l)
1. denganhitunganmatrixbiasa
berat (Helmert-2)
2. denganmelaluititik
semuatitik sekutu
titikobyekpadasistemkoordinatbarudenganmenggunakan
b). Hitunglah
1. denganhitunganmatrixbiasa(Helmert-1)
2. denganmelaluititikberat (Helmert-2)

27
FedengilpilK S.f.r(

BAG'AN 'I TRANSFORNAS' 2D

SrsfernE fianfotmasl Koorrtnd


Ptc/t}tr,glantl SoalLatilPn

Metodaini ditujukanuntuktransformasititik-titikobyek,dengan titik sekutu yang beriauhanjaraknya (dapat


mencapait 80 km).
Transformasiuntuktitik yang berjarakjauh, di mana harus diperhitungkanf;aktorkelengkunganbumi yang
akan berpengaruhbesar pada hasil transformasitersebut,maka diperlukanfaktor tambahandalam persF
maannyasebagaifakbr koreksi.
pada dasamya,metodaini memberikankoreksipada jarak dalam bentuk penambahansuku persamaan
sebagaisuku-koreksi.Semakinbanyaksuku persamaandiperhitungkan,maka semakinjauh jarak antartitik
sekutu,denganakibatbahwasemakinbanyakpula titik sekutu yang harus ada sebagaipemenuhansyarat
minimal.
,,
pada mulanya,transformasiLauf, merupakantransformasiberderajat banyak(misal n), tetapi persamaan
berikutini untuktransformasiberderafat2.
La.rf bederaiat 2 :

x = a x - b y + c ( x 2- f l

- zdx! + C1

Y = bx + ay + d(xz -lfl + Zcx!

+ G2

(3-1)

persamaandi atras,berlakuuntuk semuajenis titik (titik sekutu maupuntilik obyek),sehinggasetiap akan


mempunyai2 (dua)buahpersamaan.Mengingatterdapat 6 (enam)buahvariabel,yaihr a, b, c, d, C1 dan
Cz , maia diperlukanminimal 3 (tiga) titik sekutu untukdapat menggunakanpersamaantersebut
(3-1),dinyatakandalambentukmatrixuntuksetiaptitik,makadapatdituliskan:
Bi6 persamaan

x
Y

6xl

2nx6

2nxl

-y
x
yx

(r'- yt)
2 xy

-?r\
(x' - y')

,']

a
b
c
d
Gr
C2

(3-2)

dengan:
n = banya$umlahtitiksekutu/obyek.
Dapatpuladituliskansebagai:

A.X - F = 0

sehingga:

x = 1Ar.A1-t.Ar.F

(3-3)

transformasi Lauf di atas, merupakancara mendasaryang dapat disebutsebagai


Modelpenyelesaian
ilodel Lauf-1.

o METODALAUF-l

(metoda Dasar)

Pola dan tata-cara hitungantransformasi LauF1, tidak ubahnya seperti pada metoda Helmert I
matrix.
menggunakan
mahix,mengingat:
yangakandibahashanyahitungandenganmenggunakan
Berikutnya,
dan substitusipersamaan.
dalampenguraian
panjangPenguraian.

Pelengkap lfK S.f.K

TRANSFORNAS' 2D

BAC'AN

Sls{uar E Tranlfotmasl Koordnst


Pnlrlestat E SodLadDaa

"

,1. SusunmatrixA danF berdasarkan


titiksekutu(selanjutnya
disebutdenganmatix A1 danFl)
2nx6

-Vr
x1
-Ys

xA
Ye

At - l &
-t

Vo
.e

e^L

tx^t- vfl

2xr yr

2I^ t^_ (xt'- vt')

(xe'-yE )
2xaye(xrt - yg'z)
2 xa ie

Il

2nxl

Fl=

X^
Yr
)G
:"

(matrixX) denganrumus (3).


2. Hitungmatrixparameter
titik-titikobyek
3. Bentukmatix A2,untuUdari
1. Hitungkoodinat haslltransformasititik obyekdenganrumus(33) :

F2 = A2.X
dimana:

(34)

denganelemenmatrixsepertiF
hasiltnansformasi,
F 2 = matrixkoordinat
obyek
untuk
titik
matrix
koefisien
A2=
(hasilhitunganlangkah2. di atas
hansformasi
X = matrixparameter

o IIETODA LAU F * 2 Selisih Terbagi(bil. Komplexl.


TransformasiLauf-2,merupakanpenerapanmathematikdenganbilangankomplex.
Rumus(3-1),dinyatakandalambilangankomplex,sebagai:

Z =Azl +Bz+G
dimana:

= X + iY
=
x + fY
z
=
A
e + id
B = a + rb

=
=
=
=

= Cr + iC2=

(3$)

koordinathasiltransformast
koordinatlama
kooefisienvariabelderajat2(kuadrat)
kooefisienvariabelderajatl(linier)
;1gtt1tat

terbagi(divideddifferences).
masalahdilakukanmelaluiinterpolasiselisih
Pemecahan
Metodaini baikdigunakanuntuktftik sekutu minimal ,f (empat)titik.
Diagram Hitungan SelisihTerbagi
Titik
Sekutu

Xn + iYa

xr + iYn

Xa + iYa

Xe + iya

Xc + iYc

f,o + iYp

Xc + iyc
Xo + iyo

Selisih Terbaoi
Ke-1

Ke-2

Ke-3

^a(r)2.,

A" z"

Att't Zt

AF)Z''
tNt Z,

lS')Z.

?9
PelengkaplfK

S.f.K

"

A Sodlrdhatt

Erydesataa
danaan'
vgr rYqr

TRANSFORNAS' 2D

BAG,AN

S|stcrrrt ftlrfornrrasj r<wdnd

| .

Ir)

Az,=
d'7,,=
^d'2,=

c2)

ZB-^
4-4
za, - zB

'

L zr=

4,-4

'

A zr=

12)

W 4-

zt

A@2, -A@2,
^t"'Lr\L1=
-T

d'a;x'lzr
zo-ze

zo-74
zo-4,

(3{)

denganinterpolasidari hargatitik sekuhrpertamadan


titik obyekdibansformasikan
Setanjutnya,
nilaititik sekutupertamaatau titik sekuht
(titik
terhadap/dari
teraktiir.nnii titir oSyek
0 dinyatakan
afnir,sepertiberikutiiri :
.
bila dari A npraran:

Zt = Zs + (Zt-Zo) Afl) Zr + W-Z^l (4:41 6(z) 2, +


14-Zel E,-Zsl E -741Atq Zr +

(3-7al

bila dari D rtotamm:

Zi = Zo + (h-Zo) anl 74 + V-t-zol (&;41

\a-z*t lh-zcl w-z'l6(s) 2, +


( Perhatkanialurpada dlgnm

6tzt 7, +
(3-7b)

sefi3lfi terbagl di afals)

Dalam melaksanakanhitungandengan bilangan komplex, perlu diperhatikanoperasi hitungan


sebagaiberikut:
Pelaksanaan hftungan

= t(XrXz+Y1Y2)+ i(XzYr -XrYz))t(X22+Y22)

1 (satu)harga. Bilatitiksekutusebanyakn, makaselisih


didapatkan
1. Hitungselisihterbagihingga
terbagibertingkathingga (n-l), dengan rumus (3$)
6iundan,buatlahtabelyang terpisah2 . Yang pertamauntuk x (bilangan
2. Untulimemudahkan
bilangankomplex)'
nyata) dan ke dua untuk y (mengandung
e. nitun! bedakoordinattitik obyektertradapsalah satu.titiksekutu(awalatau akhit).
dan jumlahkan
4. Susui rumus(3-Za) atau ie-ZU) berbaris,sesuaidengansuku persmaannya,
komplex)bilangan
(perhatikan
operasi
sepertibiasa
5. Hitungkoordinattitik obyekhasiltransformasi6. Lakulianpemeriksaan(checking)denganrumust3-7b) atau sebaliknya-

30
Felengkap ffK S-f.K

BAGIAN N TRANSFORNAS' N

Sts|urnA Trufiolnltasl Kwrdrnet


ftnytesa|ar, & Sodlathan

E ilETODA LAU F - 3
metodamelaluiharyapendekatantitikobyek. Koordinat
TransformasiLauf-3berikutini,merupakan
titik obyekhasilbansformasiadalah:
7-, =/ao + L74
dimana :

(3{)

= koordinathasiltransbrmasidalam
bentukbilangankomplex
4 = )Q + lYl
=
=
pendekatan{sementara)
padasistem koordinatbaru
+
koordinat
r(,"
fYro
4"
=
=
pendekatan
(sementara)
+
harga
koordinat
koreksi
i
AYr
AZi NQ

Persamaan(3) berlakuuntuksetiaptitik, dengan AZl sebesar:

LZt =
dengan:

LZ'f,-741 - (7..8"-74

t74

(3-e)

= koreksikoordinatpendekatantitik tL74
= koreksikoordinatpendekatantitik C (titiksekutuke 3 = akhir).
L?+,
AZnAo
, AZso = koordinatpendekatanmik A dan B (duatitik sekutupertama)

Berdasarkanrumus(3-8),nilaikoreksikoordinatoendekatantitik sekutuketigaadalah:

L7,6=4,-74"

(3-{0}

harga:
Dalammetodaini, masalahutamaadalahbagaimanacaramendapatkan
(titik
sekutu
dan
obyek)
pendekatan
titik
titik
setiap
ts harga
titiksekutuketiga, dan
F koreksihargapendekatian
D koreksihargapendekatansetiaptitik obyekUntukini,dapatditempuh2 (dua)cara,yaitu:
1. Caranumeris
2. Cara grafts
Perbedaankedua cara ini adalah pada bagianakhir, yaitu mendapaRankoreksi harga pendekatan
setiaptitik obyek.
1. Cara Numerls
.l Harga pendekatan setiap titik pada sistem koordinat baru, diperoleh dengan hitungan
transformasimetodaHelmert
Tnnsformasl, dltakukan dengan menggunakan syarat cukup metoda Helmeft, yaftu
dengan2 (dua) tidk s*tttu yang dtptlih.
* Hitungkoreksititiksekuh.rketigadari hargapendekatanhasilhitungandi atas, denganrumus
(3-{0} atau(3{}.
* HitungkoreksisetiapUtikobyekdenganrumus(3'9)
a Hitunghasilakhirtransformasidenganrumus(3-8).
2. Gara Grafis
.! Harga pendekatan seUap titik pada sistem koordinat baru, diperoleh dengan hitungan
transformasimetodaHelmert
Ttansformasi, dllakukan dengan menggunakan syant cukup metoda Helmer{- yaftu
dengan 2 (dua) tltlk sekutu yang dipilih.
* Plot semuatitik berdasarkanhargapendekatandiatas
* Hitungjarak vektor(modulus)koreksititiksekutuketiga(titikC) :

3t
Palengr@ptfK S-f.K

BAG/AN N TNANSFORNAS' 2D

Srsdtt t Tnnfontwt rloorfrnat


PcnFroselatt & SoalLadltm

(3-t1)
tt Hitungsudutjurusan(argumen)vektorkoreksidiatas,dengan:

alk
ran ffi
Arc
llzci=
f_l

($r2)

. Hihrngbesarmodurus( lazll ) danargumen( t|z,) ) ke setiaptitik, dengan:

"
1 AZc) =

Inzl=#fpf

l^al

0ton * coa - cocA - a"ce+ tAZcl

(3'13a)
(3-{3b}

pada gambar
Nilailharga yang tertera pada rumus (3-l3a) dan (3-{3b}' didapaUdiukur
di atas, kecuall modulus dan argumen A7'c'
hasif ploi
(lihat gambar Mrikut)

plot tifik transfonnasi pada sistem koordinat pendekatan(sementara)


Hitungkoreksititikobyek (denganrumusdasar):

NG = lo<,lsintazl) ;

AY, = lat<rlcostL?-t,

(3-14)

Hitunghasilakhirhansformasidenganrumus{3-8}'

komplex
bilangan
hitungan
Bedakan
biasa!!
aliabar
hitungan
dengan

32
Felengkap l|K S.LK

BAG'AN 'I TRANSFORNAST2T'

Knrfrnat
StetamAfiaftmzd
t
Soalbdfnn
Punfuh$n

TR.ANBFEIRMAEII

Sistem Lama
x (m)
Y (m)

Titik

+ 160739,032 +
+ 160740,447 +
+ 173219,581 +

1
2

+ 171089,6s1 +

A
B

163859,528 +

34 899,077
22502,203
34 900,876
31 800,256
21 954,000

LA

U F

Sistem Baru
Y (m)

X (m)

173219,581
173221,'lO7
160 739,932

34 900,876
22 503,363
34 899,977

A, Transforrnalli Dasar (Lauf-{).


Hitunganberikutini, menggunakanpenyeleeaianmatrix*

Uitrix Al dan Fi :

0.000
0.ooo
0.000
0.000
0.000
0.000
_
7903419038.366
A1 = | - 47872.19? 82547.077 45r??731il.359
- 8254.7.077- 47872.192 7903419038.366 -45222731il.359
48020.343 834.i5.C04 - 4652109550-482 8011234206.853
- 83415.004 48020.343 - 801 1234206.853 -4652109550.482
0.000
0.000

t.

1
0
1
0
1
0

-)
(- ,rstr.s26-)
o
r I
l - r * i o 3 . e 2 6l
o I F l = l - 7 o s 3 3 . f r| 6
1 |
| -Zrr 516.834|
o |
| zsrsa.sstI

t)

l_-zrzsss.aroJ

Hitungmatrixparameter(matrix

Bentuk matrix A2, untuUdarititik-titikobyek


-3?4o239.041 t
(
z
906.737 -1G78.9o7-1884349.7599
-1884349-75992
0
322f6239.041
1678.967 966.737
* =I
-5743190934'327
1
-3315179679-17o
| +ozrs.szs 20521.340
-331517967e'170
0
-zoszr.a+0 -40719.5255743190934.327
f_
Hitung koordinat hasil transformasi titik obyek dengan rumus (3.{) :

I t,l
| *' |
It J \v.l
)

;l

f- noo3.2oc-)
| - ssssz.ass
I
l-aesssz.ttzl

12 = I Yr I = | - ezt42s.4i9|

33
Pelengt<ap [fK S.f.K

TRA,,SFORTAS' 2D

BAGIAN

Str{ertt Tturtut t & l@rdnal


tutydcsp/rllr E Soarlrdrrert

"

Lauf- 2
Titik
A
B

c
I

Sistem Baru

Sbtem Lama
x (m)
Y (m)

Y (m)

X (m)

0,000 - 22571,826
82547,477 - 70 533,576
83 415,004 + 25 338,591
+
1678.967

0,000
- 47 872,192
+ 48 020,343
+
966,737

629 103,926
711 576,834
712 559,830

BedaAbeis& Ordinat I (tltik sekutu):


AY
AX
- 47 961.750 - 82472.W
95 872.167 982.99

ay
Antara
Ax
82il7.0n
47 872-192
A-+B
ffi7.927
95 892.535 B-rC
Selisih terbaqi | :
/l
A

(1)az
7
'Ll-

.-#3
ze -

ze

7J

A"

A"

Ax

7 t = 0.999798469 - 0.00120180t
7 r = 0.999798473 - 0.00120180:

,1.35696E{S

Ay
5.319r7E{9

Selisih terbaoi ll :
Antare
A-+C

ay
-83415.004

Ax
48020.343

Lzx
-2.53158E-i4

Azy
2.75752E-14

Beda Absip & Ordinat 2 { titi.k obvek terhadap sekutu } :


Antara
A+1
B+1

AD(a-r.AzxB-r
ay
1 678.967
- 94 198 348.71
84226.44

Ax
966.737
48 838.92S

Azya-r.Azla-r

163423 383.2

Contoh Pertafian bilangan imaiiner :


(zi *a). (zi -ze) = (Ax6. Axn- Ay6. AyB) + i (Ayn- Axn+ NqA- Ayn)
Hitunq koordinat titik obJek denoan rumus /&7al :
Za

SUKU2
SUKU3
Zr

- 22571.826 - 629 t03.926


1 677.467
968.560
- 0.000 -8.7u72E-ffi
- 2f 603.266 - 627/126./159

34
Pelengftap lfK S.f.K

TfiNffSFORTAS' 2I'

BAG,AN

Srsto t t TtzrlrJotrrtutt Kgprdima

"

harga/nilai
tetapidalammendapatkan
metda ini lebihbanyakberupahitungan(numeris),
Sebenamya
masalahkoreksi,bisadengancaragrafts,dengantujuanmgTqen.nudah
atraugrafiscarabaiknumerissepenuhnya
iiffiil'p"a; conionJiGi"rt, riraniiueri(ancontohkedua
Soalcontoh :

243a3.2U
23 088.760
2426/..902
24719.41

A
B

c
I

l.

Sistem Baru

Sistem Lama
x (m)
Y (m)

Titik

Y (m)

X (m).

714a122..W
71A91_430
7 137566.7s0

60S 443.&40
613261.860
608 730.440

755 080.095
756 313.278
757 873.522
756 286.865

Hitungan koordinat pendekatan,dengan metoda Helmelt dengantitik eekutu (n-l) :


ilatrix Ai dan Fl :
(
I z+s8s.zu -755080.095
at = | 755080.095 243f,3.2u
I zgoaa.zoo-7ffi313.278
l- zsoots.zza 23088.760

I
o
1
o

o I
[ ,or113.B4ol
{ l;rr=l7r/8rzl.s6ol
I 61 3261.860|
L7143 3e1./*!o;

o I
r )

Matrix [A1r A1l4 dan Alr Fl :


(
I o.ooooooos
tnv = I 0.o0o0o0oo
| +.otaastt 1
l+.azzazzzs

\t

0.0o000o0o-0-01485111 4.4r28227s1
| ;
0.00@0063 0-47282275 -o.ot+asttt
357663.5898 o.oooooooo|
0.47282275
-0.014851110.00000000357663.5Ss83J

. mat4x X:

t1o82s(x23etutr.e*
|
I -sa+otstooo+2-7431
12217o5.7ao1
|
142s1514.2e0)
L

(-- t.tttutt*i)
X=

I
I
t

o.oszssot
I
z+eeet.aso
I
sssezso.eegl

* Matrix A2 dan F2 (untuk titik C dan titik obvek) :


(
I
at = I
I
[-

z+zo+.902 -757873-522 1
757873.5?2 24264..902
zaz'tg.+a1 -756286.865
24719.441 0
zsozoo.oos

0l

ll
1)

35
Pelengft4ptfK S-f.K

BAGIAN ''

Srsferne Tnntolrzwl Koordinad


Funyefesdar & Soarlrdrut,

il.

IRANSFORNAS' 2D

Koreksiiifrk obYek:
t. Kolsks! NuISeds:
* Hitunganmodulus& argumentitik C :

)c

Titik

7 137 566.640
7 t/|l| 584.764

608 730.597
607 105.081

llihatrumus(g1O))

608 730.440

Y
7 137566.750

AZrlc
- 0.157

LzYc
0.110

Gunakanrumus (3-ff ) dan (3-{2)


lA&l = 0,1421515
(az") = - 5lo 00' 55" = 305" 07',31,4',
* Hitunganjarak, sudut iurusan G dan titik obyek ke 2 titik sekutu awal :
ct

DO

G+A
C-+B

t-rA
1*rB

t0 560.t14
7 379.738
4731.U7
6159.814

* Hitungan korcksi titlk obyek :

359" 26'38,2"
37 52 49,2
16 26 10,7
91 47 55,0

(lihat rumus (3'13))

laz'l = o'o72

tAZrl = 16o52'(R'7"

Xr = xro * lg,l sintlZr) iYr = Yro* lazrl cos$z,l


Xr = 607105.081 + 0,072 sin 15" 52',09,7'
= 607105.102
Yr = ? 1/t:}584.764+ 0,072 Cos 16o52'09,7'
= 7 143584.833

perbedaanpada haeil hitungan (decimal nilai) ahibat dari perbedaan pembulatandan


alat hitung yang digunakan.
Contoh-contotrl i itas, dihitung menggunakan EIXGEL.
2. Koreksi Grafie :
* Plot koordinatpendekatantitik{itik:

Sketsa hasil plofting pada skala 1 : 10 0o0


'f,6

36
Pelengtra,pltKS.f.K

BAGTAN
"

Srstttff&. Ttttbmad Kgoifrnea


turydesaian & Sdl-elihan

'RATSFC'RTAS' 2D

= 0,052
l.lZr! = t(4,6$,2)410,5x?,4))x0,'!4215{5
(AZr)= (16o+92+2-38+305P07'31,4')=1f oT'31#'
Xr = xro * lAAl slnta4) iYr = Yro + laal c*Oal
Xr = 60?t0s.o8t + 0,052Sin 12"07'31,4'
= 607 {05.092
Yr = 7llt:l 584.764+ 0,052 Goe 120 07'31,C'
= 7llt 584.815

: 4 (emDat)6tik sekuCI
Sistem Baru

Sistem Lama
y (m)
x (m)

Titik

0,000
47 872j92
48 020.343
97156,292
966,737
40719,525

A
B

D
1
2

Y (m)

X (m)

0,000
- 825/-7,OT7
- 83415,0ot
2143,857
+
+ 1 678,967
- 70521.W

- 629103,926
- 711 576,834
- 712559,830
-

22571,826
70 533,576
25 338,591
74 565.419

A. Transfornasi Dasar (Lauf -l).


0.000
o.000
0.000
0.000
0.000
0.000
0.000
0.000
- 47872.192 82il7.O77 _ 45?2.1731il-359 - 7903419038.366
-82il7.OT7 - 47872.192 7903419038.366 - 45p"73154.',359
48020.343 83415.004- 4652109550.482 8011234206.853
- 83415.004 48020.343- 8011234206.853-4652109550.482
-443.857 %39148066.153
46247000.596
971ffi.292
86247000.496 9439148066.153
M3.857 971ffi.292

A1 =

lz

I
0
1
0
1
0
I
0

(
96o.737 -107g.907 -1g84349.7s992 -3240239'041 I
=I
3246239-041 -1884349'75992 0
966.737
1678.967
-574:i19o934'327 1
-3315179679.170
| <ozrs.s25 70521.34o
-33tSrZ96ZS.tZO
0
-zoszr.arc+ozts.szs sz+sr9os34.32Z

[*
Hitungkoordinathasiltransformasititik obyekdenganrumus(3-a):

(- ,rs7i.B26l
o-)
1l
l - 6 2 e 1 0 3 . e 2I 6
0 I
l- 7053:1.s75
|
r I rr = I -711s26.83+
I
o I
I zs al8.ser I
1l

l - 7 1 2 5 5 s . 8 3 0I

o |

1)

,nses.ctsl

L-628Tr6.e21)

t.l
ol
1)

[ *,.] f- rrtor.ete'l

rz=l Y, I= I-627426.,f591
I x' I I - 63367.8s8
I

[ "'J

L-

6sssr,2.117)

37
PelwgkaptK

S.r.X

BAGIAN I' TRANSTORNAS' 2I'

Srsaem& Tmrfomad Kgcrtflnat


Pqryde*alaun & Snrfl-afltran

Titik obyek hanya titik 1.


'i. Beda Abeb & Ordinat I (titik sekutul :
Antara
AX
A+B - 47 872.152
95 892.535
B-+C
49135.949
t)-+C

AX
- 47 961.7ffi
95 872.167
49Ui.828

AY
82472.W
982.99
80 782.90S

Zy

Ax

Ay

82U7.On
8fj7-927
83 858.861

Selisihtgrbaqi | :

7r

AY

a" zr= 0.99979846S -

0.00120180
0.999798473 - 0.001201803 0.o(Xtoflxxx
0.99979846 .0.00120180( $.000000007

N'z"=

d'2"=

o.(Xxnmff)!
0.00(xX)0003

BedaAbelE& Ordinat 2 & Sellsih terbaoi ll :


Antara
A-+C
D-+B

Ay
AX
4EO20.34:t 43415.004
145028.4&4 82990.934

Zv

Zr

4l'' 2,=

No 7r=

-2.5{t15EE-11
-2.91888E-1{

AY

AX

6.68061E-i1

-3.87308E-15

3.62801E-i4

-3.O526E-14

S.elitih terbaqi lll :


Antara
D-+A

443.85]

LZx
4.1299E-20

LZy
1.92145E-20

BedaAbsls & Ordlnat 2 ( titik obvgkterhadaosekutu,) :


Antara
A+1
B--+1
C+1

ay

AX

97156.292

ay

Ax
966.737
48838.92S
47053.60

Azxa-t.Azxe;t

1678.967
-94198348.71
84226.U4
_n.47397f+12
85093.971

Ker.

Azla-1"Azle-t

163423383.2s/d titik B
-1.5705/18+13
s/d titik C

Hitunqkoordinattilik obvel! denqanrumus /&7,q1:


h
SUKU2
SUKU3
SUKU4
21

XY
- 22571.82f,, - 629103.926
1677.67
968.560
0.000
0.000
o fi)o
0.000

- 2{ 603.266 - 627.126.459

38
Pelqgkap lfK S.f.X

A
B

c
D
I
2
3
4
5

TRATTSFORNA$2D

BAGfAN

SrslctrrE ftanfutngs,l r(wtiltPt


:
rurfahsatan e Sotrlrdhatf

"

- 48 076.830
9 610.750
24 007.800
- 39 427.820
- 41 614.288
9 9s5.936
13 707.882
- 28 183.472
- 20 508.720

28946225
6A 421.075
- 21 853.520
- 31 853.750
5 028.108
- 21782.363
t7 795.000
49 073.883

a22&X5
614308-950
36435106
s64 910.780
600 7lCI331 - 44978367
6276.48
652046.ffi4

2290r.7s6

titik sekutu
a). Hitunglahtitik obyek I dan 2 pada sistemkoordinatbaru denganmenggunakan
A,BdanG
1: Melaluimatrix(bansformasidasar= Lauf-l)
2. Melaluiselisihterbagi(Lauf-2)
koordinatbaru denganmenggunakanvariasititik
b).
- Hitunglahtitik obyekI dan 2 padasistem
Lauf-l dan Lauf-2.
dengan
atas,
di
dengan
yang
n6teoa
sekutu,
semuatitiksekutu,dengan Lauf-l'
c). Hitungsemuatitikobyektitikmenggunakan
d). Pelajaridenganseksama,mengapaterjadiperbedaan???
?.

Diketahui:
(Sana dengan soal no l. dl olss)

metodaLauf-3'
a). Hitungsemuatitikobyekdengan 3 (tiga)titiksekutuyangberbeda,melalui
!!.
perbedaan
terjadi
bi. Ulasiengan baik, meng-apa
4 (empat)titiksekutu.
dengan
LaufS
cobakanlplikasi
'
adatah$tik keempat dan bebas dalam
"i.
pendeiaan
( nnai Xoordinat
PemilihannYa)
titik keempatyang berbeda ll
Gobaian dengan-pemillhan
3.

Diketahui:
Titik
ITB.1
ITB-2
Bm-8
TBMS
ITB{3
1
2
3
4
5

Koordinat Lama 1m1

x
27 085.345
47 850.765
4 8l 1.185
33 712.930
3 487.060
9232.0M
l6 717.580
l3 381.130
38 215.864
t2 10/.470

Koordinat Baru (m)

46 024.500
3s 160.745
76224.500
2 319.535
37 240.930
45 169.M0
26 511.975 - 10 110.545
33 370.060
l 680.000
4l 169.500
14'723.650
33 017.685
20 384.300
6 314.318

Y
143860350
1r3 465.000
57 875"455
118960.170
r0l 980.199

39
PelengdrapilK S.r'K

B:CIAN 't TRANSF{'RTAS' 2D


rutfresatu

t SodLalhan

a). Hitunglahtitik obyek4 dan 5 pada sistem koordinatbaru denganmenggunakantitik sekutu


ITB-1,ITB-2dan ITB{13.
{. denganmelaluitransformasidasar(Lauf-1)
2. denganmelaluiselisihterbagi (Lauf-2)
b). Hitunglahtitik obyeksama ( 4 dan 5 ) pada sistem koordinatbaru dengan menggunakan
variasi titik sekutuyangberbedadenganpada nomora). di atas.
dasar(Lauf-1)
transformasi
t. dengan.melalui
terbagi (Lauf-2)
2. denganmelaluiselisih
c). Hitungsemu?titikobyek,dengan Lauf-l !!
d). Perhitikan dan petalaridengan seksama perbedaanyang terladi sebagai hasil akhlr
dan beriulasanmasalahtersebut!!
hitungan tt.'Pertimbangkan

40
NenglapfiK

S.f.K

Silslrrn & Trarnlbmasl K@tdnaf

BAG'AN

TRATSFORflAS' 2D
"

tutyuJaseran& SodLitilan

MetodaAffine,merupakanmetodabansformasidenganmemasukkan ketiga unsur bansformasi,yaifu


translasi, rctasi dan faktor perteearan.
yang diterapkanpadametodaAffine,bersifatumum,yaitubahwa:
Faktorperbesanan
'Falctor perbesann sqanJang sumbu x * hldorperbesaran
sqpanlbng sumbu v o
Mengingathal di atas, maka bentuk titik-titikyang dihansformasikandengan Affine, sebelum dan
sesudahnya,dapaUmungkinmemberikanbentukyang berbeda. Ini berartibahwatransformasiAffine
tidakdapatdigunakanuntuktransbrmasidengansyant korrtorm.

o TETODA AFFINE- { (metoda Dasar}


PersamaandasarFansbrmasi Afhne,berderajatsatuadalahsebagaiberikut:

ax +by+Gt
cx +dy+Gz

[=

!=

Sepertijugametodatransformasilainnya,makapersamaandi atas, berlakuuntusetiaptitik.


Dapatdilihatbahwa:
) Parametertransformasiadalah : a, b, c, d, C1 dan Cz .
) Parametertersebutsebagai 6 (enam)variabelsebagai dari kedua persamaan,sehingga
diperlukanmlnimal3 (tiga)titik sekutu.
Bilarumus (4-l) dinyatakandalambentukmakix,untukjumlahtitikbanyak( n buah),maka:

r\

['oi

yrioio

o]

l.o_ o1

9l
I

l0:0ixoiye0lllbllyAl

l&il"i.g
A = I 0 ; o
i : : :

i x, i v"
i : i:

i : i :
| .'. ii .,
v
i v iv
\v
2nX6

di mana:

f"l
| ;X =
i

I
)

lcla
|
IGl

-r
\L",J
oxt

fx^)
| ;
i

l*"1
F = | v" I
| : I

| : I
LUJ

2nX1

A, B, G, ....... = titik-titiksekutuatautitikobyek
a,b,crd,C1,G2.= parametertransformasi

Biladilakukansecarabertahap,seperticontoh
sebelumnya,
maka:
parametertransformasi,
Untukmendapatkan
matrixtitiksekutuadalahAl dan matrixresiduFl, maka:

x = + [Alr.Ai l-t.Alr.Fl

(+21

Selanjunya,
koordinattitik obyek,dihitungdenganmodelyang sama setelahnilai parameterdihitung,
dengan:

F2 = A2.X

tffi)

dengan: A2 = matrixkoefisienuntuktitikobyek(sepertijugamatrixA)
F2 = matrixkoordinattitik obyekhasiltransformasi
X = matrixparameter

Pderl,gkap t{X S.f-K

4t

TR,ANSTORHAS'2T'

BAG,AN

S|.;IEtt & TmtJonrnsl r<qprr#itna

'ilnasodt

"

flfatt

Penyelesaianmetoda AfFn+-t (HetodaDesarl


koordinat
titiksekutupadasistemkoordinatlamadan
1. Bentukmatlx Ai dan F{ berdasarkan
baru. (Matix Al dengankomponenkoordinatlama, sedangmabix Fl dengankomponen
baru).
koordinat
a, b, c,
2. HitungpnmeterbansbnnasiAffinedenganrumus(3-2). MabixX ini berkomponen
d, Gr dan Ge.
koordinat
lamatitik-titikobyek.
3. Benfitkmatlx A2 , dengankomponen
yang
koordinat
baru
titikobyeksebagaihasilakhir.
berkomponen
1. Hitungmatix F2

o TETODA AFFINE- 2 (Koreksi Harga Pendekatan)


transformasidasar Affine, dapat dinyatakandalam
Sepertijuga pada cara Lauf-3, maka persrmaan
bentuk determinan (aturan Grammer) dan berdasarkan nilai pendekatan bansfiormasi. Nilai
pendekatanini dikoreksiberdasarkanperbandinganluas segi-tlga yang dibentukoleh titik obyek dan
titik sekutuketiga.
Koreksi nilai pendekatantitik obyek didapat dengan membandingkanluas tersebut terhadap besar
koreksititik sekutt ketiga.

A)G =)Q-X-o
AY, =Yt-Yro

(H)

di mana: i = titik obyekataupuntitik sekutuketiga


Harga pendekatankoordinattitik obyek, merupakanhasil hitungan transformasimetoda Helmert,
dengankoreksiabsisataupunordinatsebagaiberikut:

dA=

AXc
(4-5)

furyanAL tYt

Selainitu, mengingatgaris dasar keduasegi-tiga adalahgaris yang sama (misalgaris A-B), maka
perbandingan
luastersebutdapatpuladinyatakansebagaiperbandinganlarak titik ke garis basis.
Sehinggarumus (4-5)menjadi:
(4{}
5erupaur*tk LY1

di mana: T1,Ts = Tinggi titikobyek(I) dantitiksekutuketiga(C) darigarisA-8.


dengancaragrafis.
Modelperbandingan
terakhirini yangmudahdiaplikasikan

42
tulengkap ilK S.f.r(

TRAilSFORflAS' 2D

BAG,AN

SrstEft &Trrrllftlmesl l(oxndlnat


Fenyeresalltr & Soarlrdhatf

"

r ! l

pqggfa9dl
PenyelesaianmetodaAffine-2 (HetodaKoreksiHlrya
Helmert
1. Hftung koordinat pendekahn pada sistem koordinat baru dengan metoda
(menggunakan2 titik sekutu)harga pendekatantitik ke tlga (misal: titik G). denganrumus('|4)' '
z iiiuiiiinlX"t
3. Hitungankorefrsi:
a. Hitungluas segi'figa ABI dan luassegi-tiga ABC'
b. Hitun! koreksihargl pendekatantitik obyek,d9ngl rumus(61: -..
c. Hitun! koordinattii'f 6nyet padasistemkoordinatbaru.(rumus(44))
a, Plot titik-titik(AB,C,I) padasistemkoordinatsementara/pendekatanb. Buatgaris tegak lurus(J-)garisA-B dari titik C dan l'
c. Ukurkeduajarak garistersebut.
rumus(4s).
.- .
d. Hitungkoreksihaiga pendekatantitik obyekdgng.a.n
(4-4]'
e. Hitun! foorOinattiff iOyef<padasistemkoordinatbaru denganrumus

A' FFIN

TRANAFT]RMAErI

Tatik

Sistem Lama
x (m)

0.000
47 872.192
48 020.343
966.737
40 719.525

A
B

c
1
2

Y (m)

0.000
82U7.077
83 415.004
1678.967
70 521.340

Sistem Baru
Y ('n)

X (m)

22 571.826
70 533.576
25 338.591

629 103-926
711576.834
712559.830

A. Transformasi Dagar (Affine - 1)'


MatTix Ai da4 Ft :

o.ooo

o.ooo

00i
0.000
0.000
100
-82il7.O77
0
0
1
=
Al
lltatz.tsz
47872.192 -82*7.077
100
-83415.004
001
| +eozo.a+a
/+8020.343 {3415.004

t00

tl

Fi=

0
0

( -nszr.826l
szgrm.e26|
I - -7053:l.tt6
I
I
l-7rr 5't6.831|

I zs33s.ssrI
(, zrzsse.asoJ

43
Nqgl<apf,fK

S.f.K

BAG,AIT I' TRANSPONNAS' ZO

Srstatt &Trutffrlmei l$otrfnat


/furrydem|en & Sor/l-atihan

.:. Hitungmakixpammeter(matrir X) denpanrumus (4-2).

I o.eoezsarzr
I

| 0.0fi20r806|
X = l -0.0012018031
| 0.999798466
|
| - ntr.s26 |

- r29r03.e2'

Bentuk matrir A2, untuUdarititik-titik obyek


(
I
o
o
1678.e67
mo.zs7
I
0
1678.967
=l
966.737
0
0
A2
1
-70521.340
o
o
| <ozts.szo
-7o521.uo
-40719-525
0
0..
o
I
\
Hitung koordlnat hasil transformasl titik obyek dengan rumus (44) :

I t'l
F2=l Y.,l=
I x' |
t'J
L

ll

f -- 216m.2GG']
| - eZt/+26.4591
63 367.8s4|
|
- 6ee56,2.117)
L

B. Transformasi Affine - 2 (Koreksi Harga Pendekatan).


seperti padacara Lauf-3,berikutini akan diberikancontohuntukhitungankoreksisecaranumerisdan
grafis.
* Hitunqanharqa pendekatandqnqa4.lnelodaHelmert :
(dengan titik sekututitik A A-B)
Al=

( o.ssszsa*s'l
o I
o.ooo I
o.ooo
f
f- 22511.826-)
= | {1.0012018081
=
x
Fr
62e
103.s26
1
0
0.000
o.ooo
I
|
l|
0 I
| -zzszt.aze
I
| <ta72.192 82v7.o77 1
l- 70533.576
I
2s103.e26J
j
7ir
v6-834J
i
0
47vr2.isz
L
Llazut.otz
pendekatan
titikobyek(F2):
* Bentukmatrix A2,dankoordinat
2533s.5eo-)
ol
(
(irrozo.z+t B34t5.oo4 t
71255e.831I
I I
l+stts.oo+ 48020.38 o
I
=
=

9G6.737 -1078.967'

Itoza.e6z

e66.737 o

7esz1.u 1
f -+ozrs.szs
-zoszt.s+-4071e.525
o

(_

1l

o I
,

_)

Fz

I
t-

21603.266I
627/126.459I
63367.8e8
|
6ss 562.117
)

* Koreksi koordinat titik sekutu ketiga (tltik C)' dengan rumus ('[4) :
l)G =
AYc =

0.00M22417
0.000506344

44
Felengr@p[fK S.f.K

BnGIAN'I TRANSrcRNAS'2D

Koodnat

Stslsrlf t Trutbttnasl

@
1.,KorslsolNqmoris:
$ Hltunganfarakaemuasbi untuk hltunganluas :

>q

B
9s404.979

A
B

ltihatrumus(+5))

Segi

96230.2

1937.009

81416.682

ABG

95877.203

97341.979

13989.295

ABf
AB2

Luas
3977001303.3
287113.147
736:'723.2ffi

* Koreksl dan koordinat tftik obyek, dengan rumus (4$) :


Tirik

3.04989E{
7.82137E47

1
2

AY

A)(

- 21 60326G
- 6:1367.898

3.t'55U5 E{rI
9.37535 E{;

Y
- 627 t028.'159
- 699562.1{7

2. Koleksl Grafis:
* Plot semuatitik padasistemkoordinatpendekatan.
Sketsa hasil plottlng (pada skala 1 : IN AOO)
sbY
I

!t,ocnr
I
I

c
.1. Koreksititikobyek:
AXr = AYr s O,frX)m
AXz=AYe -

n6k
1
2

0,00Om

- 21 6{13.266
- 63 367.898

,sehingga:

Y
- 627 426.459
- 699562.117

: 4 (emDat)titik sekutu
Titik

A
B

c
D
I
2

Sistem Lama
x (m)

0.000
47 872.192 48 020.343 97156.292
966.737
40719.525

Y (m)

0.000
82U7.O77
83 415.004
443.857
1 678.967
70 521.U0

Sistem Baru
X (.)
Y (m)
22 571.826
70 533.576
25 338.591
74565.419

629103.926
711576.834
712559.830
$28776.921

soaldenganmetodaAffine-l (metodadasar).
Berikutini hanyadiberikancontohpenyelesaian

45
Pd'',g,cap[tK S.f.K

Stetnt t Trurformasd XOolilna'

BAG,AN ''

TRANSFORNAS' 2D

(- 22srr.B2o-)
| - 62erm.s2sI
- zosea.szsI
=;| -

@
- l).
Trans-fiolmasl'Dasar'(Afnne

0.m0

0
0
47872.192 42U7.OT7
0
0
48020.343 -83415_004
0
0
97156.292 443.857
0
0

0.000
0
47872.192
0
48020.343
0
971ffi-292

Hitungmabixparameter(matrix X):
x _

/-

0.000
0
42U7.OT7
0
43d15.004
0
443.857

t
0
I
0
I
0
I
0

|
|

I rt
|
I
I
)

7ll s76.83fI
253:l8.5erI
|
l- 712s5e.830
1
74555.4reI
I
\-- ezon6.s2r)

I o.ssszserss
I
I o.0or20r8m
I
l _ 0 . @ 1 2 0 1 8 012
I o.seszse*s
I

l- #ill3l3l

-//
Bentuk patrlx A2, untuUdarititik-titikobyek
o
o
mo.zsz 1679.967
I
0
0
966.737 1678.967
A2 =l
o
o
| <ozts.szs -7osz1.vo
o
40219.52s-7o521.w
o
L
Hitung koordinat hasil transformasi titik obyek :

r'l

1
0
1
0

,'l

rJ

- zreos.zee-]

I
f
rz = I Y, | = | - 6zt 426-4{t!)
|
lxrl
l- fi!367.se81
L ". J

L-

r* 56.2.117)

Gunakansoal-ooalpada soal latihanHelmertdan Lauf dengan menggunakantitik sekutu mlnlmal3 titik.

46
Pelengkap ilK S.f.K

K@rdinait
Sftrfen E Tnnfbm*l
&
SoalLadlnn
Perzyderallm

BAGIAN

KONy,.ERSIKOORDINAT
"'

BAGIAII III

KOIWTRSI

KOORDIITAT

Bahasansemacamini, didasarkanpada suatu kenyataanbahwa posisiobyek alam, walaupunseolah{lah


beradapada Udangdatar (untuktinjauanterbatas),tetapitemyataberadapadaruang. Dapatpula dbrtikan
bahwa bi{ang permukaan bumi rnerupakan bklang lengkung yang dapat di-'dekaf-i oteh bidang
mathematikaberupakulit bola ataupunkulitellipsoida.
Mengingatmasalahdi atas, maka bagian bahasan ini disebut dengan koordinat3D, karena posisi pada
ruang,walaupunpokok masalahadalahposisi horizontaltitik yang bersangkutanpada bidang. Ini berarti
pula bahwa posisititik atau antar titik yang di-hitungterletak paOi Oaeran-yang iuas atau Grjarak jauh,
sehinggapermukaanbuml fldak dafi lagidikatakan sebagaibidangdatar.
Telahdisinggungpada Bab | (Pendahuluan),
bahwayang dimaksudkan
dengankonversikoordinatadalah
pengubahankoordinatdengansistemyangberbeda,terutamaditinjaudari parameterkoordina[
jarak)menjadi(iarakl,
contoh: dari ( o, D ) , menjadi(x,Yf . Parameter(sudut&
jarak2)
Untukitu,sebaiknyadilihatkembalipengertian
antiaralain :

Terdapatbeberapakemungkinanyangakandibahascontohhitungannyadi bawah,yaitu :
1. Konversikoordinatgeodetikke koordinatproyeksi(dan sebaliknya)
2. Konversikoordinatgeodetikke geosentrik(dan sebaliknya)
3. Konversikoordinattoposentrikke geosentrik
Sebelumpembahasan
memasukipokokmasalahyaitu konversikoordinat,sebaiknyadiulasterlebihdahulu
pengertian
dasaruntuksistem-sistern
koordinatyangdimaksud(sebagaikiiasbalik),agarmudahdimengerii
persoalansecaramenyeluruhnya.

Yangdimaksudkan
dengansistemkoordinatgeodetiksecaraumumadalahkedudukan(posisi)padakulit
ellipsoidayangdinyatakandalambesaransudutdari bidangacuantertentu. Mengingatbidangtersebut
berupabidanglengkung(kurvalinier)
, maka terdapatbeberapahal pentingyang harus di[erhatikan,
karenaakanmempengaruhi
nilaikoordinattitikyang bersangkutan.
ELUPSOIDA

Besaran koordinat geodetik adalah :


Garb normal elliFoit
melalua Jtitik

Itferidian
Greenwich

-'i*--'-'-;a--*
|

."t

..Pz:--l;

EQUATOR

sudut vertikal yang dibenfuk antara bidang equator


sampai garis normal melalui titik yang dimaksud, pada
bidang normalnya. Positiv (+) ke utara, negativ (-) ke
selatan
sudut horizontal yang dibentuk antara bidang merftJian
melalui Greenwich sampai bidang normal melalui titik
yang dimaksud. Sudut ini dapat digambarftan pada
bidang equator, positiv 1+; ke fi'mur, negativ (-) ke
barat

Koordlnat

Pdurgl<ap tlK S.f.K

47

BAG,AN

Stston Aftarnlbmlppll K@rdnat


Parrydeclrrarzt Soaf Laflran

KOI{IIERSI KOORDINAT
"'

geodetikbemilai:
Besaran
e LintangUtara)
r Llntang; -90o < L < +90o (Lintangsetatan
I Bujur ; - 180"< B < + l80o (BuiurBarat <+ BujurTimur)
dalamtandapcitiv-negativ.
arahmataangin,dinyatakan
Dalamhitungan,
Yano hanrs dlperh,affkanpada s$m kootdinat qeodctik adalah :
l. Beearan/ukuran ellipeoida dapat berbedateda
(ihat'clclntolruktnn etli'osl.;lkl
di bawah)
2. Titik pusat elliisoida Ddum btttt, pada titik pu$at massa bumi,
3. Sbtem koordlnatgeodefilq mqmungklnkan unhtk dilurtulrannya titik{a@m Geodesi
( stiap wilayah atau daerahpng luas, murgHn meneraplcanfrtikdatum Geodesi
yang berfuda untuk fundaqkanposnr obyelrmuka bumiyang terbaik).

4. Perbedaanletak dan besar elllpsoida, berakibat pda koodlnat'g


sama.
untuktitik yang
(akan dibahaspadatansformasidatum)-

k yatry berfuda

Titik dalum GeoCeeiadalah:


" Titikdi manadidefinisikankedudukanellipsoidaterhadapgeoidyangdinyatakandalam
komponen-komponen
sebagaibedkut:
.:. Undulasi ; yaitu perbedaantinggi (posisi vertikal)titik temebut pada geoid dan
ellipsoid, sehingga biasanyadinyatakanberupa ketinggiantitik datum pada kulit
ellipsoftJterhadapgeoidnya.
* Defleksl Vertikal ; yaitu sudut ruangyang terbentukantaragaris normalellipsoida
dengangarisgayaberat. (garisgayaberat= garisnormalgeoid).
r Komponen U ( , ) ; merupakankomponendeleksi vertikal untuk arah
Utara-Selatan
+ KomponenT-B ( rl )
; merupakankomponendefleksivertikaluntukarah
"
Timur-Barat.
Gontoh Besar Ellipooida
Nama
Mauperhris
Elouguer,
Delambre
Walbeck
Everest

Airy

Bessel
Clarke
Praft
Clarke
Hayford
Helmert
Hayford
Heiskanen
Krasovsky
Krasovsky
Jeffreys
World Geodetic Systems
s = jari-jaridi Equator
b = iari-iaridi kutub

Tahun
1738
1800
1819
1830
1830
184{
1858
1863
1880
1906
1907
1910
1926
1936
1940
1948
r984

a (m)
6 397 300
6 375 653
6 376 896
6 377 276.345
6 377 563.396
6 377397,155
6 378 293,645
6 378 245
6 378 249,145
6 378283
6 378 200
6 378 388
6 378 397
6 378210
6 378 245
6 378 099
6 378 137

1tf
216,8
334,0
302,78
300,8017
299,3249U
299,152813
2%,26
295,3
293,4663
297,9
298,3
297,O
297,O
298,6
298,3
297,1
298,257

1= (a-b)/ a
48

FdeagilreplfK S.f.K

K@RD'NAT
BAG,lfT N' KONy...ERS'

Srstettt t Tranfomag/ K@trf,lnat


Penyelosatan t SodletDalt
I

l.

..'

rl

(dktlplkdc3ihen l- Mue!br,1969!

gesann-bcsalan,Dasar pada Sbtem KoordlnatGeqdetrk':l

Eksentristbs(t) Kuadrat :

e z = - i ! ; Lt

=2t-t2

0[-r]

Eksentrisitas(t) Kuadrat :
0il-2)

JariJari Kutub :

(ilrl

Jarijari Normal elliPsoid :

i-e2sin2L

(il14)

Jari-iari ileridian elliPsoid :


0il-5)

JarlJari Bola Reduksi

(ilr6)

Nilai mathematikaPenting :

7r = 3,14{ 592 653 6


p" = 206 264,80625'
(agar diryrhatikan digit decima|

Sistemproyeksipeta,secaraprinsipnyadapatdibagiatas beberapabentuk,berdasarkantinjauan.
petayang dimaksudadalah:
Tinjauanproyeksi
1. Tinjauanbidangproyeksiyangdigunakan
2. Tiniauankedudukanbidangproyeksiterhadapellipsoida
3. Tiniauandistorsi(kesalahanyangdapatdiperhitungkan)
eerik'utini hanya akan disinggungproyeksi UTM dan TM-3o sebagaikilas balik, mengingat!"o!"
(urM sebagaiproyeksinasionalpeta
sistemproyersiini
-seAangtelahoicaiingiah seuagaiproyeksinasional.
Pertanahan)
proyeksi
nasional
TM-3osebagai
Topografi,
Baik sistem proyeksiUTM maupun TM-3o,merupakankembangandari sistem proyeksi Transverse
garis
Mercator6M1, yaitu berawaldari proyeksiMercatordengangaris karakteristiktabung tegak lurus
bumiuntuk"mewakili"
dipilih
Mntukyang
iaratAerislf eiiifsoiOa. Ettioaidamerupakan
Mengingatkeperluandan kepentinganpenggunaanpeta tersebut"maka UTM di"design"sedemikian
rut'un-tuk pdta topogran(skala peta topografiterbesaradalah skala 1 : 25 000). Dengan demikian,
berdasarkandistorsiying timouldriuat sistemproyeksiyang masihdapatdibenarkan(dalam toleransi),
makazonaproyeksiUTMadalah6" meridianUntuk 1epi1uin peta dengan skala yang lebih.besar (misal peta Pendaftaranpada Pertanahan/
proyeksi
Kadastralj,distorsitersebutsudahtertatubesar(di luas toleransi),sehinggadibuatlahsistem
TM-3odenganlebarzonaproyeksi3omeridian'
hhsrgkap lfX S.f.K

t(ootdrnat
9sfcr, &lM
tuiycnsahn C Sodlrdrrett

BAG'AN N' KONV,ERS'KOORD'NAT

Beberapaperbedaanyang perludiketahuiantarakeduasistemproyeksiiniadalah:

Zonapmyeksi:

Daftar Zone Proyeksi UTt & TtT-3'


Untuk Wilayahlndoneeia
Transverse ilercator - 3"

Universal Transverse ]llercator


No Zone

ller. Batae
Timur

Mer. Sentral

Barat

930

900

96"

47

ggo

960

1020

48

1050

1020

10go

49

111"

10go

111"

50

117"

114"

1200

51

1230

120"

126"

52

l29"

{26"

1320

53

1350

1320

139"

54

'!4'!"

13go

14g-"

tea Sentral

46.2
47.1
17.2
8.1
8.2
49.1
49.2
50.1
50.2
51.1
51.2
52.1
52.2
53.1
53.2
54.1

94" 30'
9f 30',
100030'
103"30'
106030'
l0go 30'
fi20 30'
115030'
{1go30'
12lo 30'
124" 30',
12f 30'
130"30'
133"30'
136"30'
l3go 30'

ter. Batas
Barat

Timur

93"
96"

96"
ggo
102"
1050
109"
111"
1140
1lt'
1200
123"
126"
129"
132"
135"
139"
141"

glgo
1020
105"
l0g"
111"
I 140

1lt'
1200
123"
126"
12go
132"
135"
139"

Koordinat titik:

Sistem
Proveksi

Koordinat Seiati
X tmt

Y tmt

UTM
Tm-3.'
o

NoZone

Koordinat Semu
U/Nrmr
TlEtmt
10 000 000 + Y
500 00O + X
1 5 0 0 0 0 0+ Y
200 000 + X

Bearan atau hal Lain:

r Konvergenslmeridiandan koreksi kelengkungangarle


o Faktor pertresarantitiklgaris
/a

G
50
Fdengkap ftK S.f.K

o slsrw

KOORDINAT
KONV'.ERSI

BAGjAN

Sls&nf & Tranfionreel l(ntfrnat


Pglnvt/cigr/alnt SopllLadhan

"'

tr(x)RDu{AT GE(XIENTRIK (GE(TEITTRICI

Sistemkoordinatgeosentrik,nrerupakansistem untuk menyatakanposrisisetiap titik berdasarkaniarak


dari pusat salib sumbu 3D. Posisi titik, sangat dipengaruhioleh ukuran (besarftecil) ellipoida yang
digunakan.

zL

ketingrgiandari ellipsoil
(hl

o pusotsalibsumbu(pusatellipsoida)
diletakkanpadapusat massabumi
dengansumbuputarbuml(ellipsoida)
o sumbu ke 3 (sb Z) tepauberimpit
o sumbu ke 1 (sb X) merupakangaris potongbidangmeridianmelaluiGreenwich dengan
EquatorelliPsoida
. sumbu ke 2 (sb Y) merupakangaris potongbidang meridian90o T Greenwich dengan
Equatorellipeoida
nilaikoordinattitik.
akandigunakandan menentukan
Dengandemikian,besaran-besranellipsoida
adalahketinggiantitik di mukabumi,akan dinyatakanterhadappermukaan
Hal iang perludiperhatikan
ellipsoida.Dapatdilihatbahwasistemkoordinatgeosentrikberkaitanlangsungdengansistemkoordinat
geodetik.

G
o StSfEM

r
.
.
o

KOORDMAT

IrOPTOSENTRIK (TOFOCEilTRICI

Seperti juga dengan sistem koordinat geosentrik,sistem koordinat toposentrik merupakan sistem
koordinatGartesian3D.
Yangperludiketahuiuntuksistemkoordinattoposentrikadalah:
pusatsalibsumbudiletakkanpadatempat pengamatan/pengukuran
dengangarls nomal elllpsotdamenujutitik Zenith
sumbu ke 3 (sb He) tepaUberimpit
sumbu ke 2 (sb No) rnerupakangaris singgungmeridiantempatpengamatmenujuutarageodetik.
sumbu ke 1 (sb Es) merupakangarissinggungirisannormalutamatempatpengamat.

51
Pelengkap ItK S.f.K

BAG,AN

l@ordnat
StsftrDe T|dlnffi
Soaf
LaflPa
E
tuiyulosalan

KOTTIIERS'KOORT"NAT
"I

\
\
\

Gadsnormalellipsoitl
melaluiA

\
\

--;*+-'Y
.l

.ti

________L
I
I

----->

D REDI'trSI T'KI'RAN
Reduksiukuranyang akan dituliskandi bawah,merupakan "tduksl" dari pengukuranpada muka fisik
bumi (lapanganiningga pada bidang proyeksipeta (bidang datar, sehinggamenyatu dengan koreksi
tersebut.
atasbesaran-besaran
Perludi ketrahuibahwa:
fisik bumi
sudutataupunjarakdi permukaan
* Pengukuran
ukuranadalahGeoid.
* Bidangreferensi(acuan)
Bola* Bidanghitungan(bidanglengkung)untukasbonomiadalah
Ellipooida.
.3. Bidanghitungan(bidanglengkung)uritukgeodesiiadalah
* Bidangsajianposisiadalahbidangproyeksipeta(bidangmendatar)
Terdapatbeberapaanggapandan hal yang harus diperhatikanuntuk menghubungkanacuan yang
tersebut,atas ukuranyangsama.
berbeda-beda
Dalammelakukanhitungan,terdapatbeberapabesaranreduksi yang bemilai negativ,sehingga tanda
untukmereduksibesrantersebutsangatbesarartinyadan rnemerlukanperhatianyang seksama.
Untukmemudahkanmasalah,maka reduksiukurandibagi atas : reduksiuntuk sudut dan arah serta
reduksiuntukjarak.

astronomiske posisigeodetikadalah:
Reduksiposisihasilpengamatan

B = I - qSeco
L=O+E,
D i m a n a:

L,B
o, l.

6,n

(ilr-7)

= posisigeodetik
= posisiastronomik
= komponendefleksivertikal
5?

Peiengkap ilK

S.f.K

K@RD'NAT
BAG'ANM KONr/ERS'

Srslrvne frufiormasl Kootdlnat


"

Perlrg/gspirst& Snllatihan

l. Azimuth Astronomb kp Azlmuth G-eodetb


PersamaanLaplace:

AzG o, Azf
dimana:

AzG
Aza
n
O

=
=
=
=

- q Tano

(lll)

azimuthgeodetik
aimuth astronomik
komPonendefleksivertikalT-B
lintangasbonomis

2. Reduksi bidlkan ke qa oeodetlk


Setiapbidikanke suatutarget,untukdapatdinyatakanpada ellipsoida,perludikoreksiagar
menjadingaris gedetik' yang berupagarislengkungpada permukaanellipsoida.
adalah:
Besarkoreksiuntuksetiapbidlkandari suatutitik pengamatian

le = -[4#*I
di mana'.

o'] sinzn.

(ilr-e)
.............

Aa = azimuthgeodetisatau astronomis
= eksentrisitas(1) eltipsoid
e'
=
jari-jarinormaltitikpengamatan
N
:
jarak ke titik targetpadaellipsoiddalam satuankm.
Sr=
pn
besaranradiandalamdetik

3. Re<iukslbidikan akibat bedatinoqi taroet

K.
di mana:

Aa
et
M
L1
AH

=
=
=
=
=

A, ( etlM ) AH . % Sin Az . cosz Lr

(il-l0)

azimuthgeodetisatau astronomis
(1) ellipsoid
eksentrisitas
jari-jarilengkungmeridiantitikpengamatan
lintanggeodetktarget
dan titiktarget
bedatinggiantaratitik pengamatan

4. Koreksi defleksi ver$kal setiap bidikan tamet


pada:
target,baikdikoreksikan
Koreksiiniharusdikenakanpadasetiappembidikan

lQu = ( 11Gos Az - Sin Azl Cot Z


dimana:

......(lrLlr)

=sudutzenith

5. Reduksi ukuran sudut dari Ellioooidake Bidanq Proveksi UTHrIll3o


Berdasarkanmodel proyeksi,syarat "Konform" menyebabkansudut pada ellipsoida
d'rjagatetap(besarsama)dalammelakukanprcyeksi,sehingga:
OettlpeoiO = Ctproyetsl

(ilr-r2)

53
FelengtcaptfK S.f.K

KOilVERS' KOORD'NAT

8AG'AT'

Srsltrft & Ttutfomad K@rfrnst


Fanfddsaian & Sodlrlttatl

"'

walaupundemikian,bentukgarisdari etlipsoidajuga akan.tgbe.saat-proyek-si.lni beekibat


akan timbulkoreksisudutuntukmenjadikannya(mengubalt)sebagaigarislurusa. (onve,Ioensi meridian ( v I
Koreksiyang harusdiberikanpada garis antara2 (dua)titik akibatPertledaanarah Utara.
Mengingat rumus di bawah hanya akan memberilian nilai posiliv atau negativ, sedangfuaO-rari11tikyang bersangkutan(ternaOapsistem proyekgDakan menenlrkan membsar'
mengecilnyaizimutr ke suatutitik target,makasebaiknyadibantudengansketsa-

't=

aa sinr-[r
I TanL

T=
di mana:

xLm't

=
=
N =
=
L
AB =
l(o =

et2

*[+]'

(1+3e'2Cos2L +

ffiry

{t*

l* =
A"=
a=
Y=
p=

..... (lll-13)

konvergensimeri<lian
eksentrisitas(2) ellipsokl
jari-jarilengkungnormaltitik
iintrng geodetik (bolehdenganlintangpendekatanbila diketahui(X'Y)
$ - Bo = beda meridiandari meridiansenbal
iaktor perbesaranproyeksipada meridiansenfal
( lml= Q9996; Tt#.f, = 49999)

L" =;f
di mana:

+ Tan-L:

K,

(lll-t3a)

lintangpendekatan(dapatsebagai"lintang kakl'l
0,9983243 (sebagaihargapendekatani
jari-jaripanjangelliPsoid
ordinattitik padasistemproyeksi
konstantasatuanradiandalamsatuanderajatatau detik.

b. Kqreksi kelenqkunoano?ris (t - T)
pada mulanya,garis geodetik pada ellipsoidaberbenhrklengkung (kurva) dan akan
bjntuk yang sama. Untukdinyatakansebagaigaris lurus' maka akan
difioyeksikariOen-gan
koreksiyangharusdiberikanpadaarahliurusansetiapgaris.
te'roa'pat
Koreisi ini disebutseUagaikoreksikelengkunganatau (t - n , denganbesaar:
A
I
I
I
I

Yp = =ilk

( Yr - Yz)(ZXr+ Xa)

o
Yzr = -61"

( Yz- Yr)(?& + Xt)


f = lg N'll

..... (ilr-l4)

54
Pelcglgkap tfx

S.f.K

KO'YVERS'KOOFo1INAT

BAG'AN

StsGrft & T'tr|nfonrcI XoorTfnat


Fenyeresalan & Soc/Latifiialt

"'

l. Reduksi dari bidana mendatartitik oenqamatan ke Geoid


Jarak berikut ini dihitung dari ketinggian titik rata-rata (tinggi titik pengamatandan [lik taryet
berbeda):
SG==Rr=
S
-u
R + Hrrta
= jarak mendatarpada

di mana: SG
Hrrt

(ilr-r5)

= (Hp",tg"n
+ Hgs"J2
"t"r, = 6 356 797 m. atau
= jari'jari bumi

R = Reeuss'

2. Rgduksilarak Ukuranke Eltipsoi{


Reduksi ini digunakanbila ketinggiantitik-tlik (pengamatandan target) dinyatakanterhadap
permukaanellipsoida.jarak ukuran,sehingga:

sE=su['-+++- J

(u-r6)

d i m a n a : S E = .Jarakpadaellipsoida
S u = Jarakukuranpadabidangdatar
H.aa = Ketinggianrata-ratatitik dari ellipsoida
.R
= Jarijari bumi(sebaiknYaR6"u"")

jaraUpanjangsuatugaris pada bidang proyeksi,terdapatkonstantayang


Untukmendapatkan
harusdiperhatikan,yaituFalrfor Slrala(faktor perbesann).
untuk setiaptitik...Walaupun
Faktorperbesaranpada bidangproyeksiberbedanilai/harganya
salahsatu titik (biasanya
skala
nilai
faktor
digunakan
dapat
yang
berdekatan
untuk
titik
demikian,
titiktengahlgaristersebut,akibatperbedaanyang dapat diabaikan'
Untukgarisyang panjangfiarakcukupjauh),digunakan faklorskala garis sebagaikonstanta.

D =ksE
D = msE
di mana :

, atau
(lll-17)

= jarak pada bidang proyeksi(bidang datar)


D
=
faktor skab titik dan garis.
k, ffi
=
jarak
pada ellipsoida
SE

k=

x" [r.

m=

o [t.

x2 I

nR)

wl

(ilr-l8)

faktorperbesaranproyeksi (untukUTM= 0.9996)


dengan:$- -:
=
X,Xr,Xz absistitik , titik-titikujunggaris
jarijari bumi(sebaiknyadigunakanR6*o)
R=

G
55
Felengk4p ttX S.r.K

BAG,AN'"

S|stsn t Trali/wnrcl K.@lrf,nat


rortEesaran t SoelLadhan

KO}'VERSIKOORDNAT

Pembahasanini merupakan ulasan masalah posisi mendatar pada bidang lengkung dan bldang
mendatar,sehinggatidak benar-benar3D AdapunkoordinatGeodetikdi sini merupakanposisi mendatar
(horizontal)padaruang(pemyataanposisigeodetik3D denganketinggiandari ellipsoida= 0 m).
Padakonversikoordinatini, akan dibahashanyakonversikoordinatgeodetikke koordinat proyeksi UTil ,
atau Tii3", karena kedua proyeksi terserbuthanya berbeda pada faktor perbesaranpada meridiansenbal.
Sehinggarumuslnuntuk UTM atau TM-3o,akan serupa. Selain itu kedua sistem proyeksiini merupakan
sistemproyeksinasionaluntukpetatopognafidan petapendaftarantanah.

5.1.

UTU/Til3'
KONVERSIKoORPINATGEODETIK+ KOOEDINAT,PRoYEKSI
Berikutini merupakanhitungan konversikoordinatdari koordinatgeodetik suatu titik (L,B).untuk
dinyatakandalamkoordinatsistem proyeksi UTM/TMo pcnAdapunsyaratkeduasistemproyeksitersebutadalah"Konfom" (sama bentuk=sudut).
Fungsianalitikyang mewakiliproyeksikonbrm dari ellipsoidake bldangproyeksiadalah:

Y+ iX=f1q+ib)
dimana:

.....(5-1)

b = B-&
Q = Lintangisometriktitik P
Bo= Bujurmeridiansentral

*..}} (+#t}"}
o =,n{r"n(

di mana :

B=
Bo=
ttq

bujurgeodetikiltik P
bujurgeodetikmeridiansentral
lintanggeodetiktitik P
lintanggeodetiktitik kaki Pr

Melaluiaplikasihitungandan aturanderet Taylor, memberikanrumuskonversikoordinatsebagai


berikut:

56
PelerrgksplfK S.f.r(

BAGNN N' KOMIERS' KOORD'NAT

l<ooffinat
S|s{ern& Trantfonrlorsl
nellrelesOan& SodLadtPn

x =,'(fr)
Y = (a")
di mana I

AB = B-B"

= lq G
(ao)
s = Eo(Up) + E2Sin 2L + E4Sin 4L + E6sin 6L + ---,s=

a(r-*e"-*"'-T*

Ez= -"(t

f.=

"')

* ffiet)
*
"t *"t

"(*d*#L"')

f,.=-"(dfi"')
(ar) =
(ad =
(ar) =
(ar) =
(ae) =

Gatatan :

+ (l("NCosLllp
* ir<" N sin L bos L) l2p2
+ (]G N CosrL ( (}|n|)-Tan' L)), 6p'

- iil ii ii" ubll' I i +(NmF* tryru- ran2Lllt 24p'


-9))
I 12Op-

+ a1((o
N CossL ( 14 (Nril) 18 Tan' L

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

Rumus (5-3) berlaku di setiaP zone


: sudut
Satuan b
: metrik
Satuan G
: metrik
Satuan N,il
= 205264''80625
p
: metrik
Satuan X,Y
Nilai yang didapat (X,Y)merupakankoordinatseiati'

Perhatihn
------,

.(5-4)

dengan sebama
'

.jrrii,.,:.::i,::l:l

tanda da1r panghat pada setta? sutsu pqrcqgg{+

, ,,,

5.2.
Apabila titik
Dalam praktek beberapamasalah,sering diperlukanloordi13t geodetiksuatu titik'
menyatakannyadalam
tersebutdinyatakand;[; sistemproyekJi,maka diperlukanhitunganuntuk
sistemkoordinatgeodetik.
Fungsianalitikuntukhitungantersebutadalah:

Q+ib = g(Y+iX)

.(56)

rumus konversi
Apabilafungsi analitikdi atas diuraikandenganderet Taylor.,dapat memberikan
koordinatpr6yeksike dalamkoordinatgeodetiksebagaiberikut:

57
Pe/ern,gl<aptfK
S.f.K

BAG'AN III KONIERS' KOORDINAT

StstunfA Tm$otm*l K@rfrnat


rutydeserdn t Soaltelfltan

L
B

k +,(czlxz

.(s)

Bos (,cr'lX

{i mana:
I

(cr)

Sec l+

-r

^r

l'lt
|G
l+ ^"
Tan
I
(cz) = - - 2K"' Nr llr .
(ca)

=-t#t+

(cr)

+2ran2u)
o"

=**,ffi t't+l'., [+J['-,"*r,J


-rzr"n'r-,]
e"
=sec
k #tr

{-. [*J' ['


+

Gatatan:

-'r"rr,)

[+J'[t-68ran2t)

-r,

+ 24ran2u]o"
[*Jran2Lr

1. NilailhargaLr atau t-", dihitungdenganrumus (llhl3a), yaitu:


rr -_oY

Y
aA"lG
nilai Lr.
2. Nilai/hargaNr dan ltrt dihitungberdasarkan
3. Nilai L dihitungsecaraiterasl, hinggakonstan(dianggapkonstan).

Atau :
Dengan metoda pendekatansepertidibawah :
1. Rumusdasar:

! = l_o'+ { [Ez'Sin (2 L"l + Q' Sin (4L"] s Ee'Sin (6 l-o]ltA"' ]


............(5-7)
Dengan:

r.o,=*#*

n = [fr(2.01
Ao' = [ 1 + 1ntl41+ 1nltA+)|

Ez,= t3(n- (n1g))lZI


rS I
Er' = - [ t5 (n2- 1n1+;11
F+' = t 35 (n3t4S)l' 48 I

............(ffi)

konstan
di iterasihingga
2. Koreksilintang
3. Hitung L berdasarkanharga pendekatanyang tetap. (l-"')

58
Fe{engilrapflK S.LK

BAG,AN N KONI/ERS' KOORD|/NAT

l(ootilnat

Sts{unt& trutffi

Pt{irydos'irdn & SoCLadhan

I.ANGKAH HITUNGAN:
o

KONVERSI KOORDINATGEODEflK ke KOORDINAT PROYEKSI


Untuk dapat memudahjkanhitungan,berikut ini diberikancontoh berupa langkahdan harga hasil
hitunganyangperludiPerhatikan
1. Tentukan bujurmeridiansentnal(BJ yang terdekatdengantitik obyek. (lngat : zone UTM adalah
f , sedangkanTlvl3o adalah 30 )
2. Hitungbeda beda meridiantitik obyek denganmeridiansentral AB - Sesuaikandengan satuan p
yang akandigunakan.(misal:detikatau derajat). Dianjurkanmenggunakansatuandetik
3. Hitungkonstantapengali(a.) s/d (41. ferhatikan pangkatdan tandasuku persamaan). Untuk ao: Sukupertama variableG bukan fungsltrigonomebikHitungkoefisien E" s/d E6
Hitungnilai G dan ao \ngat untuk UTM Ko= 0,9996)
. Nilai al s/d ac : a. Hitung N dan M titik obyek
(satuandetik)
b. Gunakannilai p = 2062@1,80625
berangkai
secara
Dapat
dihitung
c.
(misal i ?2 = at (Sin LnP))
(53)
koefisientelah dihitung.
bila
semua
1. Gunakanrumus
,

KcINVERAI

GEtlDETIK

:+

PRrrYEKETI

Diketahul:
Titik TR-25 dengan
Hltuno:

| = 4"23' 15,375"LU
B = {0f30'28,352' BT
pada WGS'84

Koordinatproyeksititik tersebutpada proyeksiUTMdan TM-3' lll

Penvelesaian:
Besaranpenting:

* WGS'84: a = 6 378 137 m ; e2 = 0,006694 380 ; e'2 = 0,006739 497


* p" = 206264,80625detik

Besarcn penentu(yang sama):


*N = 6378261.9532m
* i l = 6 3 3 5 8 1 1 . 6 8 4m
8
Notasi

UTM

B"
IG
AB (')

106"30'
lo5"
I
O,g9gg
0,9996
|
S028.352000
9028.352000|
6367449.146
-16038.50836
16.83220078
-0.021800766
.185165.66537668

Eo
E2
E4
E6
G

Tl$-30

59
Fe{eigkep lfK

S.f.X

l(oordfnat
SrsGnt&Trurffi
tuydosaril, t SoalLatrDan
lt-L-:

Nrrti|:'t

(a")
(ar)
(ar)
(ar)
(ar)
(ac)

x
Y
N

BAG'AN II' KONtfrjRSI KOORDTNAT

tl

trtlll

ll

I tt-o-

48497t.5901
30.81972946
5.715sE{)6
1.20124E-10
5.62548E-17
4.15ft73E-21

485117.1/|88
30.82897907
5.71721E{6
1.2016E-10
5.62716E-17
4.19799E-21

278 340,019
{85 '87.85{l
10,f85 /fi17.850
778 340.019
Zone 48

111 864.130
485192.'f25
I 985192.425
311 86,1.130

Zone 8.2

KONVERSI KOORDINAT PROYEKSI ke KOORDINAT GEODETIK


Untuk dapat memudahjkanhitungan,berikutini diberikancontoh berupalangkahdan harga hasil
hitunganyangperludiperhatikan.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
U.

9.

Hitung koordinat sejati titik.


atau TM-3o)
Hitung\ denganrumus(lll-9a).(lngat:nomorzoneI-JTM
Sebaiknyahitungandalamsatuandetik
Menglngat : untuk bujur meridiantidak berperandalam koefisien(cr) s/d (cs) atau E5, maka
hargaL.
dalamiterasihanyadihitung(c2)dan (c1)yangakan mempengaruhi
sebaiknya,
Hitungkoreksilintang,melaluikoefisien(cz)dan (cr).
Lakukaniterasi,denganmelihatapakahkoreksitelahkonstan.
nilaiL terakhir.
BilatelahdidapatkankoreksihargaL konstan,hitunglah(cr), (cs)dan E5berdasarkan
hitungkoreksibujur.
i-litungkoefisien(cr) , (cs)dan E5.Selanjutnya
Hitung L dan B akhirdenganrumus(5).
(Janganlupa nilai meidian sentnl, berdasarkanzone proyeksi).

KCTNVERSTI PREYEKEII

:+

[3ECIOETIT

Diketahqi:
Titik TR-25 dengan

Jrl = l0 485 437.850m


f =
778 340.023m
pada UTill zone 48

[ J = { 985192.425
m
m
f=
3118&1.130
pada Tll-3o zone 8.2

Hitunq:
Koordinatgeodetiktitiktersebut lt!
Penvelesaian:

Besaran
Pentins'y'"i%;drSrTrt
:
ffir
PeluglcaptrK S.f.K

; e2 = 0,006 694 380 ; e'2 = 0,006 739 497

BAGiAN

Slrtoln & Tlrfomasl r<oplr#lnal


frtyctesdan t SoalLa{illan

KONIERS' KOORo/NAT
"'

Hitungan llnhng pendekabn dengan eata f-dua.


Hastl akhlr hitungan cara kdua, digunakan sebagai linbng
pendekafan unfuk dikorcRsi dengan cara pula,ma.
UT]T

Notasi
lG
B"

0,9996
t059
278 3,10.019
/l85 437.850
0.00167922G386344
1.0000007049454(n
0.0025188296916975
0.0000026435429232
o.00(n0q)000719298

Y
n
Aot

El
Ea'
E6'

158'10.16fi!369/Bq)
0.076an984940660
0.000083827084105
79.170019136

15t97.13282525930
0.0765881
1559987
0.000383521900171
79.107070431

15810.55777098710
0-07665174713239
0.000383836512946
79.1719639746

15797.82395687480
0"0765900118594.5
0.000383531
321942
79,10901381
11

I 5810.55971582520
0.07665175656123
0.0003838365597SX
79.1719736375

15797.82590025dt0
0.076590021
28122
o.000383531368755
79,1000234670

15810,5s972548810
0.07665175660808
0.000383836560026
79.1719736855

15797.82590991
040
0.07659002132803
0.000383s11368987
79"1090235150

I 5810.55972553610
0.07665175660831
6378262.1931
6335B12.3997
0.0324469303055
-1.96161E-l0
-1.3St96E-16
2.O2028E-24
0.001461757
15795.37467
387028.35897
4023',15,375'LU
10f30'28,359" BT

r 5797.82590995840
0.07659002132.827
6378261.9919
6335811.8001
0,0324370425406
-1.95984E-10
-1.3537E-16
2.O178liE-24
1.53023E-05
15795.37501
387028.352080
4023'15,375'LU
107030'29,352' BT

Iterasi I
Lt (detik)
Lt (radian)
A L (radhn)
A L (dnk)
Iterasi 2
Lr (detik)
Le (raOan)
A L (radian)
A L (detik)
lterasi 3
[^r (Oet'x)
Ls (radian)
A L (raOian)
A L (detik)
fterasi 4
[r (oetix)
L. (radian)
A L (rad-an)
A L (detk)

1ar),
(aa)'
(ar)'
(ar)'
(as)'
L (d{tk)

B toeml
L
B

{rr 864.130
485192.425

15718.716884t433000
0.076206,189959280
0.000381625640588
78.715938816

A L (radan)
A L (derk)

N
M

0,99$
106030'

157313a77518506000
0.076267920048288
0.000381c9358311
78.778s85093

Lf (oetit)
Lf lraoianl

Iterasi 5
Lo (cetix)
L{ (radian)

TM-3O

t/\

G
61
Ferengrp MK S.f,K

BAG'AN ,I' KONIiERS' KOORDINAT

Koptdnat
Sirffir A fianfanwl
tuiydesalan A Snr/I-afhan

1.

Diketahui:

Titik TTR{67 dengan:

L = 3013'rO,902' LS
B = 105"02' {5,076" BT

; pada WGS'94

Hitunq:
Koordinat proyeksititiktersebutpada proyeksi UTMdan TM-3o ill
2.

Dlkptahul:

Titik TDT-1037dengan L =
lo40'27,941', LU
B = {0go31'06,100, BT ; pada wcs'94
Hituno:
a) Koordinat proyeksititiktersebutpada proyeksi UTMdan TM-3o tlt
b) Berapakahkonvergenslmeridiantitik tersebut(padamasing-masingproyeksi)?
c) Berpakahfiaktorperbesarantitiknya ??
3.

Diketahul:
[J = 910 839,524m
J = 284 832,355 m

Titik 1TB-082dengan
Hilunq :
a)
b)
c)

4.

Bila koordinatITB-082adalahkoordinat TM-3o. Hitung koordinatgeodetlk


titiktersebutbilapadazona47.2 lll
Sepertino a). Hltung koordinatgeodetiktitiktersebutbilapadazona 48.1 lll
BilafTB{82 padaUTMzona47. Hitung koordinatgeodetiktitiktersebuttll
(hitung roda ellipsoida WGS'8/')

Diketahui:

Titik ASS-{82 dengan

| =

5" 32'10,734" LS
,109"10'42,234" BT
I =
5'37'44,000' LS
B=
109o21',50,701"BT
BE

Titik ASS-190 dengan

Hituno:
a)
b)

; pada WGS'84

JarakantartitikpadaproyeksiTM-3o
lll
Jarakantartitikpadaellipsoida
lll

Anda pasti dapat membuat soal yang serupa, atau membnat veriasi
pertanyaan berdasarkan soal di atas

G
PelerigdlepttK S.f.r(

6?

t(ootilnat
fizrffi
-Stsffn8
FenFFlan t SoatLoilhan

KONI/ERS' K@WINAT

BAG'AN
"'

Konversiini merupakansalah satu bentukbansformasidari posisititik pada bidangbngkung, untuk dinyatakanpadabidangmendatarpadaruang(3D).


Berbedadenganpada Bab V , di mana posisi geodetikdinyatakandari pemukaanelligsoida,pada bab ini
posisigeodetikdinyatakandenganketinggiantertentu, sehinggaposlsf geodedk suahr tfUk adalah {L,B,H}.
Untuk ini, harap diperhatikandengan seksama bidangbidang datar yang melalui'sustu titik pada muka
ellipsoida.Harapdiingatpula bahwabidangnormalsuatutitik di ellipso'tdaadalahbidangdatar yang melalul
gads normatellipsoidatitik tersebut (Garis normal ellisoidatidak melaluititik pusatellipsoida,kesualititik
padaequator).

6.{.

KONVERSI K.OORDINAT GEODETIK ke GEOSENTRIK

Rumus Hiryonen & toritr

X = (N+H) CosL CosB


SinB
Y=(N+H)postZ = l , N ( 1- e ' ) + H l S i n L
dimana:

X,Y,Z = koordinatgeosenbik
L, B, H = koordinatgeodetik
= jari-jarinormalellipsoida
melaluititikobyek
N

NormalellipsoUa

J.
ta

.b-,",::_)i____

----->'Y

Perhatikan panjangsisrsisr :
No.A=N
]
No-A = N+HJ
Sehingga:

GAe = (N+H) Cos L


A-Ae = [N(1-e1+H]SinL

GAe adalahvektorjarak X dan Y


A-Ae adalahZ

X = GAe Cos B = (N+H)Cos L Cos B


Y = GAe Sin B = (N+H)Cos L Sin B dan
= [N(l-e')+HlSinL
= A-Ae

63
Pelenglrap [fK S.f.r(

SrsHt &Tranfontwl K@rrfnea


;tnyuresalan A So.rlrdrrat,

AAG'AT N' KON|/ERS' KAC'RT','NAT

RumusBowrlng : :
$=

ran-rt+

l=

Tan-t

H=l#l-*
di mana:

X,Y,Z = koordinatgeosenbik'
L, B, H = koordinatgeodetik
g
= Lintangreduksi

(6-21

= r"n-,
kz_]

= Jari-jaritengkung
paratet =
\fF

KoNveng!

EigooETIK

- y-

=)

GiEITEENTRIK

Diketah$i:
Titik TDT-25 dengan:

| =
6049'53,719' LS
$= 106050'28,028'BT
!l = + 815,563m.

Hitung :

;pada WGS'84

Koordinatgeosentriktitik tersebut lll


1). Berdasarkan
WGS'84, maka:
=
N
=
N+H
N(l-ez1+g=

6378439.095432
6379254.658432
6336554.963321

2). Koordinatgeosentrik:
)( =
f =
I =

FefngilrylfK S"f.X

- 1835067.698
+ 6062310.355
753742.067

&

BAGiANN' KOTIrERS'KOORAHAT

l(ppttnaa
Stsan efintqzllps,
t SoCt-sdtttert
Fenfhsalo

qOilfOH

SOAL I
KrfNvERsr GisssENTRrK :+ EiEoDEnK

Diketahul:
Titik TDT-25 dengan:

Eiturs

f, = - {8:}5067.698
I = + 6062310.355
753712.W1 ; pada WGS'84
I =.

Koordinatgeodetiktitiktersebutllt

t). HitunganB dan penunjang:

2). HitunganL :
3). HitunganH :
4). KoordinatGeodetikTDT-25 :
106" 50'28,028' BT (kuadnn ll)
6049',53,719',LS
Keteranqan;
Dalammenyatakannilai Bujur(B) :
Perhatikankuadransudut, berdasarkannilai X dan Y:
m a k a:
M i s a l k a:n T a n - r( Y X ) = a ,
Kuadran
I
tl
Il

Iv

x
>0
<0
<0
>0

Nilal
It

>0
>0
<0
<0

Tan-'
>0
<0
>0
<0

Bujur
ct

180" + cr
{80" - cr
*ct

BT
BT
BB
BB

65

rurengtqplfK S.r.X

S'.s8rt A r}u'fo'nasl

r(oo.flfnat

KOT{IIERS,'K@R,y/NAT

AAG'AT'
"'

Fenpesalm S'soallarttran

1-. Diketahui:
Titik AKU{'4 dengan:

L =
3o 13',40,902' LS
B = 105002'15,0760BT
!f = +822,982 m

Hituno:

;padaWGS'84

KoordinatgeosenUikttik tersebutlll
2. Diketahui:
Titik TDT-1037 dengan | =
104!0',27,941'LU
$ = 19" 0l'46,100" BB
f{=
2 0 9 3 , 5 1 X }m
;padaWGS'M
Hitunq:
a). Koordinatgeosentriktitik tersebutlll
b). Bila titik di atas sebagaititik pertama,dan titik no 1 merupakantitik kedua, hitung
jarak vektorruangantiar\a keduatitik titiktersebut.lll
3. Diketahui:
Bila titik-titikpadasoal no 1. dan 2. dinyatakanpada ellipsolda Bessel, dengantitik
pusatellipsoidapadatitik pusatmassabumi.
Hituns:
Koordinatgeosentrikkeduatitik tersebut.iii
4. Diketahui:
Titik
AA.1
BB.3

X rm)
+ I 835 067.698

753100.877

Y tmt

6 005 067.575
4 872912.000

Z tmt

735 067.650
+ 917 234.055

a). hlitungkoordinatgeodetikkeduatitik tersebut (pada byGS'84, ltl


b). Hitungkoordinatgeodetikkeduatitik tersebut (pada Eesset) lll

Anda pasti dapat membuat sonl yang serupa, atau membuat variasi
pertnnyaan berdasarkan mal di etrs

G
66
Prllertgkap lfK S.r.X

Srstenrtfuanbtmesl Kffinai

BAG'AN

KONyRS' KOORD'NAT
"'

Untukkonversijenisini, perhatikanlah:

elllpeoida. Untuk itu, harus diperhatikan rcduksi dan korsksi ukuran.

Garis normaltitik A

Es
targEt
tarypt{B)

..'

a-a

. ' - i'
.i--/'

padasistemkoordinatgeosentrikadalah : X , Y dan Z. , sedangkansumbupada sistem


Sumbu-sumbu
koordinattoposentrik
adalah: Es , No dan He (Easting,Nofthing dan Height).
TitikA sebagaititik pengamatan,dinyatakandalamkoordinatgeodetiksebagai (X1,Ya,21)
= Az
UkuranketitikB:
* AzimuthkeB
* Jarakmiringke B - S
* sudutmiringke B = m
Makakoordinattitik B dari titik A adalah:

IHil
*"1
=

Koordinatgeosentrik titik B :

[s co" m cas Azl

lS Cosm SinAz I

[s sinm

[ = 1'' R(LABA)
[*".|. [*^I
Lfi:.|LIIJ
ll:J
Dengankoordinatgeosentriktitik A adalah:

=
[r]

(7-11

F_2,

It*o+Ha)cosLacosBal

|(tlo+Ha)GosLrSin Ba I
-et)+HnlsinLn
Ilno(1
)

Fefeigdop t|X S.f.X

67

Stsbm & Trnfonnsl

lMlnat

KONIiERS' K@RD'NAT

BAG'AN
"I

ruryebsarant SoallalflDan
Denoan:
?

- Gos Br
Cos Br
0

| Sin Le Gos Br
=
R (LABA)
| Sin Lr Cos Br

CosLr

CosLr CosBr I

Gos LrqSin Br I
Sin Lr
)

L = fiaktorperbesaran
R = matrixrotasi

KGINVERAI

TOPBSENTRIK

:+

EIECIAENTRIK

Dikgtahui:
Titik TD.3l dengan:
Bidikan ke TD35 :

5037',02,937',LS
| =
l105047'20,750'BT
ll = + 116,055m.

:pada WGS'84

Az = 139044',18,05"
m = 00o42'11,8t"
$ = 5674,865m

;padaellipsoida

Hituno;
a). KoordinatgeosentriktitikTD-35!!l
b). KoordinatgeodetiktitikTEL35lll
Penvelesaian:

a) Koordinat geosentrik TD-35 :


f)

HitungankoordinatgeosentriktitikTD-31:
PadaWGS'84:
=
N
=
N+H
=
N(1-e21+g

6378341.569691
8378457.624691
6335758.582454

KoordinatgeosentrikTD1 :
(\r\

lxl

l - t t z t z : t s . z o lI

LrJ

t-

I Y | = l + 6 1 0 s 3 2 0 . 2 8|
2l

620ls5.6s2j

Matix koordinatrelativke target(titikTD5):

=t:ir3strr]=[
[;']

- 4:!30.169231
+ 3667.27092|

6e.65005J

68
Felengftep lfK S.f.X

BAGTANtil KONIiERSTKOORDINAT

Slgtnre Tranfomsl l(olorilnat


ruryatcsaim e Sosrfrfltaf
3)

Matrix rotasi titikTD3l

[-o.or**u*nto,

= |
t

R(L^B^)
4)

-0.9622692881445-'2m'*,iToTssl

0.0941932852@7-O.2T2O97U&W
0.957648562981.{
|
-0.097886066r*)
0
0.99si97s784s/s

HitungankoordinatTD-35denganrumus 17-21:.
Berhubungnilaitaktorperbesarantidakdiketahui,makadinyatakansebagaa: l. = {

f -l

loyl
tt-J

[*"1

i..R(LAB^)
lFl
[".J

f-r..r.*rl

l-tf:.tll
L-43t6.rs2J

KoordinatgeosentrikTD-35adalah:

(-rrrorrr-.rrl
f t I
=
l*sroesot'zszl
ly |
IzJ
L- ezrsor.a+rJ
b) Koordinat geodetik TD5 :
l). Hitungan B dan penunjang:

-2). Hitungan L :
-?). Hitungan H :

4f. Koordinat Geodetik TD-35 :

69
Pe{erylrqp l|K S.f.K

Slsterre finbmasl llootdlnet


Ferya|ecdar & $dI r-sthar

B,AGIAN

KO'TIIERS'Ko('RT"NAT
"'

1. Diketahul:
| =
B =
]l=

Titik A dengan:

Tltik
A
B
lTB{tg

Bldlkan
B
ITB{9
AO.ES

6040',52,935' LS
106015'50,555' BT
+125,135 m.

Azimuth

;pada WGS'84

lll (sttdut mirino)

S tmt

2O1-25',4{,03" + {" 09'5:1,26' 15 329,975


168"50'1{,55' + lo 36'oo,sl" 21 050,500
28f 11'00,25" - 0" 52'37.00' 10 97r.335
(semuabesananpadaellipnida)

Hltuno:
a). Koordinat geosenbiktitikB, ITB-09dan AO-ES ttt
b). Koordinatgeodetiktitik-titiktersebut lll
2. Diketahul:
I =
$ =
|l=

Titik TTL-054 dengan:

Titik

4009' 15,024" LU
113033'27,931" BT
+625,840 m.

Azimuth

Sudut mendatar

;pada WGS'84
m (sudutmirino)

S tmt

Tn-454
242" 18',04,37"

BU{

00 31'40,00'

34 750,880

+ l" 52'17,35'

4 9u,421

168" 50' 11,55.

tTB-59

(semuabesaranpada ellipsoida)
Hituno:
KoordinatgeodetiktitikITB-59 lll
SKETSA:
TTL-954

3. Diketahui:
Koordinat astrcnomlk titik UN-77 :

hleigkap flK S.f.r(

@=
6053'55,621" LS
f, = 106045'52,997"BT
T - + 7 1 4 , 7 5 5 m . MSL
rl = - 1,063"
f = + 0,788'
undulasi= + 10,0103

70

BAG,AN N' KOITy.|:FjRS/,


KOORDINAT

Stsatrf& TranfolnalnstK@rdlnst
Pernydeitar, E Soallr{frran

Dataukurank-etitit- N0-UN8:
Azimuth
Tttik
uN-77
351"30'52,09"

rll (sudutmirim)

- 1oO2',39,92'

S tmt

62 983,560

NO-t N8
besran adalah data

Hituno:

Koordinatgeodetiktitik UN-77 pada ellipsoidaWGS'84


BesaranukuranpadaellipsoidaWGS'84 !!
KoordinatproyeksiTMotitik No'uN8 !!
HitungsudutjurusanUNJT ke NGUNB I!
.
HitungkoordinatproyeksititikUN-77dari NGUNB lt
geodetik
proyeksititik
!!
langsung
koordinat
UN-TT
dari
koordinat
Hitung
0.
!l
diatas
ulasan
hasilhitungan
Beri
s).

a).
b).
c).
d).
e).

Anda pasti dapat membust soal yang serupa' ateu membuet variasi
pertanyean berdasarkin mel di atas

-.--,{;tiEffiEm

"**.-_-a''

/A
E

7L
Pelengkap fK

S.f.K

Srr{me finfiontrcl l(ogtflnrf


ruryrrcsalm & Sodl"edilnn

BAGIAN IV

AAG'A'YN DAruN S'{'FT

DATT'U SHIFT

Seperti telah diketahui, bahurapemyataan posisi suahl titik dapat berubah/berbedabila besar
ataupunletaketlipsoidaberubah. Halini memerlukanperhatian,karenadapat berakibatmasalah
besardan luas,terutamauntukmasalah bataspilayah.
Sebelumpemyataanmathematisuntukmasalahdatumshift (PergesranDafum),terlebihdahulu
akan diulas pengertiandasar pergeserandatum secam umum dan juga bebenapahal yang
terkaiL

1. PENGERNAN DASAR
Sebelummembahasmasalahinidengan lebih mendalam,makanyasebaiknyadiulas terlebih
dahufubeberapapengertianyang berkaitandengan nffitmuPengertianyang mudahuntukmenartikandafumadalahsebagaiberikut:
Datumadalah:
"sesuafu yang harus dideflnlslkan(dftentukan) dan mentadl dasarbagl semua
yang tcrtait baik hitungnn maupun pengukutan "
Haltersebutdapatpulaberarti(secaratidaklangsung),bahwa:
(referensi)
1. Tanpadatum,setiapukuranobyektidakakanmempunyaiacuan
2. Tanpadatum, semua kegiatanperhitunganmathematistidak dapat dilakukan,sehingga
hasilukuranapapuntidakmemilikidasarhitungan.
Haitersebutdapatpula berarti(secaratidaklangsung),bahwa:
Bila pengertiandatum tersebut diterapkanpada masalah Geodesi, maka perlu ditinjau
referensidansemuayangterkait.
masalahbidang-bidang
A

Bidano Refurensi;
Terdapatbeberapapandanganuntuknengawalipembahasanini. Disiniakan diurutkan
kegiatandari lapanganhinggadalambentukpeta.
berdasarkan
D Referensl Ukuran.
Pengukurandilakukandi lapangan,berdasarkanbidang horizondan arah titik zenith
setempat(tempat pengamatan). Untuk keseragamansemua tempat pengamatan,
makageold dipilihmenjadibidangacuanukunan
Geoid merupakanbidang tempat kedudukantitik-titik dengan potensial sebesar 0
(nol),atau dalam prakteknyamerupakanbidang yang melaluititik-titikmuka air laut
dalamkeadaantanpagangguan(statis).

Pelendry l|K S.f.K

StlFrt

fsryffim

f nfomert r(@tdtrf

t SodLaffiet

BAG'AII N DAN'N SH/Fr

Artianlebihlanjutyangberkaibndenganu!..uenadalah
I BHang horEon Empat pengarnatan,menrpakanbidang singgungpada titik
pengamatan
dan tegak lurus brhadap garlr nunal gerid (Uerit<uUrya
disebut
gadsgap!caf,r.
r Garb Nadlr{enlth, merupakan
garisgayabenat
o Bidgnghorizontitik pengamatanyang berbeda,merupakanbktangdatar yang
pula,sehinggatdcikFe *fu N&ng ebryangsama.
berbeda
o Perbedaantinggi titik pengamatanterha<lapgeoid, berpengaaruhpada 'iarak
mendatafantartitikdanbacaanskalasuduthodzon.
Untukhalsepertidi atas,makahasilukuranharusdikoreksiataupundiredukslkan
ke
' geoktkarenat'tik pengamatandan titik bklikanyang berbedatinggi maupunposisi
ashonomisnya.
D Reilersnsl
Bidanggeoid, merupakanbidang yang sukar (tidak dapat dinyatakandalam bentuk
mathematis),maka dipilih bidangyang palingmendekatibentuikgeold dalam aplikasi
hitungannya.
Padamulanya,di mana penenhranposisititik di muka bumimengaplikasikanmetoda
uAstonoml-Geodesr" untuk bidikan yang jauh
sekali (benda langil), maka dalam
metodainidigunakan Bola satuan (unlt spherc) sebagaibidangacuan hitungan.
Ini berarti bahua besaran hasil pengamatandan hitungan ashogd merupakan
pada bi<langbola.
besanan-besanan
Mengingatbentuk geoid dan bumi paling mendekatibentuk ellipsoida,maka untuk
hitungandan posisi titik-titikdi muka bumi, dipilih bentuk ellipsoidasebagai bidang
acuanhltungan.
Dalamrnelakukansuatu hitunganatas titik-titikdi muka bumi,perludiperhatikan:
1. Datauntukhitunganharustelah ber:adapadakulit ellipsoida
2. Ukuranellipsoidayangdigunakan
3. Letakellipsoidaterhadapbumi
Untuk 2 (dua) perihal terakhir, akan memberikan pengaruh besar sekali dalam
pemyataantitik.
Setiapwilayah(daerah luas), mungkinmemilih besaranellipsoidadan penempatan
yangberbedadan akan berakibatpada pemyataankoordinattitik yang berbedauntuk
titikyangsama.
Pemilihanbesarandan penentuanletak ellipsoidadipengaruhioteh keinginanyang
terbaik.Inidikenaldengan'Best Fif ellipsoiddengandasar pengaturansedemikian
rupa sehinggadidapatkan 'Jumlah kuadrat undulasl' minimum,dengan cana
Adjustment
F Refercnsl Koodlnat
Bahwasemuajenis benfuk referensidi atas, merupakanlangkahawal untuk dapat
menyatakankoordinatobyek (misal titik). Untuk ihr perlu dipefiatikan banyak hal
sesuaidenganawal teriadinya.
setiap berhadapandengan 'koordinaf obyek, perlu diperhatikansemua hal yang
berkaitanataupunmenjadidasarpemyataankoordinatitu sendiri.
Terdapatbeberapatinjauan untuk hal tersebut. Berikut ini merupakansalah satu
penjabaran
tinjauankoordinat,sebagaicontoh.
73
Foreng/iepHK S.T.K

K@t6nr[

Srdurtr&I'utffi

rurycrebr

BAENil N DAruN S"'FT

t SodLr0nr
* Koodlnat Blilang Dabr (2D)
Tedapatbeberapa jenis (meniadiistilah) :
.

Koodlnat nhtlv : yaitu koodinat yang dinyatakanterhadap titik hin yang


dapatbergantlganti.
o Dengan shtom koodlnat Polar : yaib d.enganparamebr stduf dan
jank yang dinyatakanbrhadap acuan sudut dan tlik ryal (pc[e) yang
tertentu . Acuan ini (sudutatau ianak)dapat bergantiganti.
o Dengpnshtem koodlnat Carteclan, yaitu dinyatakandalam bentuk
beda absls dan ordinatdari litik tertentu.
Koordlnat aboolut : tliasanya dinyatakan dengan mengaplikasikansistenr
koordinat Cartesian. Untuk ini, perhatikanlah letaf ffrk pusat srillb sumbu
dan ara,hsumbu Y oosruf.
o Koordlnat Lokal : yaitudengantitik pusatsalib sumbudan arah sumbu
Y positifdibntukan ccrlnDeinng
r Koordlnat Wllayah (Nomal), yaitu dengan titik pusat salib sumbu
ditentukansemDanang,arah sumbuY positifke arah llhn.
o Koordlnat Pmyeksl, yaihr dengan titik pusat salib sumhr dan arah
sumbu Y positif yang tbrlerftr, tergantung dari slsbvn prcyelcsl pe|r
yangd(1unakan.

.! Koordlnat Bldang Lengkung (2D)


Yang harusdiperhatikanpertama-tamaadalah bentukbidanglengkungdari posisi
titik tersebut Dalammasalahgeodesi,bentruklengkungyang banyakdigunakan
beracuanpada:
. Bentukbola , dan
. Bentukellipsoida
Uniukpemyataanposisititikyang bedauhandengantitik acuan,makadigunakan
satuan sudut.
r
o

Koodlnat astlonom'rs : yaitu koordinattitik hasil pengamatanastronomigeodesi,denganacuanhitunganbola satuan.


Koordlnat geodetls : yaitu koordinattitik hasil hitungandari data lapangan
denganacuanhitunganelllpsotda.

r.. Koodinat Bidang Datar (3D)


Sistem koordinat Gartesian,bila diaplikasi pada ruang (3D), akan berakibat
pemyataanposisiantarttik sebagaivektor ruang. Hal ini dapat diaplikasipada 2
yaitu:
(dua)modelyangberbecla,
r

Koordinat geooentrlk : yaitu sistemkoordinatCartesian3D, denganbidang


horizontaladalah btdang Equator bumi.. Titik pusat ditentukanpada pusat
massabumi,sedangsumbuZ diletakkanberimpitdengansumbuputar bumi
rata-rata.
Mengingatfujuanaplikasisistemkoordinatini untuk menyatakanposisititik di
mukabumi,makadalampemyataankoordinattitik, ddtft mungkln rqpas dtrt
ellipsoldayangdipakai.

Koordinat toposontrik ; yaitu sistem koodinat polar dengandasar sumbusumbu Cartesian sebagai acuannya. Posisi relativ antar titik dinyatakan
dalam bentukvektor ruang,yang d'ljabarkandalam benfuk : lank mlrlng,
sudut mldnghentth dan azlmuth (sudut mendatar).
Adapun bidang mendatarpada sistem kmrdinat ini adalah bidang horizon
yangtegaklurusterhadapgarisgaya{erat melaluititiktersebul

Fareng$apIK S.r.K

Srrtnm eIlanftmnqgt l(optfitril

BAG'ANN DAruN SH'FT

turyrrcseran t Soctblfian

B. Titik Datum Geodesl


Tempatellipsoidayang terbaikunhrksuatr wilayah,dinyatakandenganpenentuan
(dituniuimya)Tttk l)atumCeodosl yangtedid dari:
o BeearelllPoold
r Poolsltltlk Yangdltunfuk
geolddenganellipoolda(Undul*l)
t PerbedaanOngrgl
r Stmpangan(sudut) antara garb nonnal geold dengan garls normal
elllPoolda.
Terdapatbanyakbear dan bentukellipso'rlayangmungkindipilih(lihat_tu$ianlt),
untukbumiyangdisepakatiyaitumelggunakanWGS'84.
denganpenyeragaman
letak elllpsolda terhadap.,bumi,
eenlapdfasianWGS'&4juga berartimenyatakan
yaitu
padatitikpusatmassabumi(geocenter)
r titikpusatellipsoirla
r sumbukarakteristikellipsoidaberimpitdenganporosputarbumi rata-rata
CIO= GonventlonallnternatlonalOrlgln)
(setelahmelaluikesepakatan
dalambentuk:
Poolsltitik dafirmgeodeel,padamulanyadinyatakan
r Lintangdanbujurmeridianasfonomistitik
titikdariMeanSeaLevel(Geoid)
e Ketinggian
letak ellipsoidaterhadapgeoH pada titi! tersebut,dalam
Undulael,menyatrakan
geoiddanbidangellipsoida)
(perbedaan
tinggibidang
bentukketinggian
perbedaan
arahtitik zenith
DefrekslVertlkal,padatitik datumgeodesi,manyatakan
yangdijabarkan
dalambesaran:
geoiddanellipsoida
arahU ( E)
sudutdefleksivertikal
o Simpangan
sudutdefleksivertikalarahT-B ( Tl)
o Simpangan
G. Rangkuman"DATUM"
denganhal tersebul Walaupundemikian,
Telahdiulasperihaldatumdan kaitannya
perlu
dibawahini.
penjabaran
diringkaskan
datum
secarapraktis
DATUT GEODESI
Pada prinsipnya,datum geodesi adalah apa saja yang ditentukan (yang harus ada)
hitungan.Acuanukurandalamhal initidakdimasukkan.
sebagaiacuan
Yangharusditinjauadalah:
l. Bentuk bldang acuan (rofurensi)
2. BeearlUkuranbentuk acuantersebut
3. Letakbldang acuan
Mengingatastro-gd menggunakanbota safuan, dan penggunaanbidangtersebuttelah
tertentu,maka fdak perlu diulas kembali. Ini berarti bahwa yang dimaksud dengan
datumgeodes, adalah hal yang menyangkutbutirdi atas, yaitu :
V bentuk dlplllh adalah ellipsoida
V beear elliPoolda
V lotak elllPooHa
Secarapraktisnya,dinyatakan sebagai ( a, f ) yang menyatakanbentuk dan besar
elfipsoidb. a merupaXansumbupaniang dan f menyatakanpegerynganellipsoida.

Farengil(epflK S.LK

$ren ATffiotn'.sl l(oorffi


tuDtrrcsJtt t SodLr0trr

BAG/AIIN DAruN SH,FT

bumitelahdiulas,yaituberupa:
terhadap
Letakellipsoida
v pornyataantttk datumgeodesl
V pusat elllpooldapadapueatmassabuml
V gartEkanktedrdk elllpooldatertadap rumbu putar buml.
Dengandemikian.Untukmenyatakantitik datumgeodesi,harusselenglopnyatermasuk
besardan benfukellipsokla,sedangdabm geodesicukupdinyatakanbesar,benbk dan
lebk ellipsoida.

Pergeserandatum ini, merupakanrnodel Hebklnen{orlts.


Telah diketahui pooisi geosentriktitik di muka bumi dalam hubungannyadengan posisi
geodetisadalah: QihatBabV0
X=t+(N+HlGoeLCosB
Y = Yo+ {N+H}.GooL Sln B
Z=4+[N(1-e')+HlSinL
Biladinyatakandalarnbentukfungsi:
X = )G + X(L,B,H,a,f )
Y = Yo+ Y(LrBrH,a,f)
+ Z(L,B,H,a,f)
Z=4
Bifaparameterdalamfungsitersebutberubahsebesar alL , aY; , A7n, &, aB , aH , M dan df ,
maka X, Y dan Z akanberubahsebesar:0X, dY dan 07.
Dapatdituliskansebagai:
0X = dlL + (AXlAt)dL + (6)(/dB)dB + (a)UaFl)611+ (0N0'a)da + (dNdfl df = 0
0Y = d/o + (aYl61-)dL + (il/AB) dB + (6Yt6l1ldH + (AYlaa)da + (dYldf)df = 0
07 = 04+@zlaLl6y +(1zJ^B)dB+ @vafidH + @zle)da+()zt^fldt = 0
Bifa posisititik tersebutterhadappusatmassabumi trdak Dnrulr,h, maka dX = dY = AiL= O,
sehingga:

aY. =
d)L =
a Sin B Sin L. (dup)
aCosBSinL.(dup)
(dBrp)
a Cos B Gos L. (dBrp)
+ a Sin B GoeL.
Sin B Sin L. dH
CosB GosL. dH
Sin B Cos L. da
GosB GosL. da
- a C o s B C o s L S i n z Ld f - a S i n B G o s L S i n 2 L d f

NaglapflK

S.f.K

dZn =

-a CoaL.(dup)
Sin L. dH
Sin L. da
-a {Sin3L+2SinL}.df

BAG'ATIN DAruN SH'FT

lfootrjttd
SIEF t &fi:fur.sl
turtdecaq A SoCteif,|an

(lnverse)rumusdiatas :
Kebalikan

a.dL =
CooB Sin L. at
+ Sin B Sin L. aYo
GoeL. CIZ"
+ 2 a G o s L S i n Ld f

a Co$ LdB =

Sin B. a)G
- CooB. aYo

dH=
-GosB GosL.a)G
- Sin B Cos L. aYo
- Sin L. AZe
-da
-a Sin2L.df
(8-2)

Penlelasan.:

Koordinat
setelahtransbrmasi:

L'.= L + dL
B'=B+dB
H'=H+dH
Rumus Hebklnen-torlts

............. (H)

ini, hanyaberlakuuntuk

(tldakterdapt rofasl sumbu ataupun perrbedaanfalctor perbesann)

LANGKAH HITUNGAN:
o DATUT SHIFT
Terdapat2 (dua)rumusyangpadadasamyasama,tetapi untukdiaplikasikanberbeda..
DalampraKek,rumua (8-l), diterapkanuntuktitik sekufuunhtkmenghitungAXo,AYo,dI+
Bila besran pergesemn tersebut telah dihitung, barulah digunakan untuk menghttung
(transbrmasi)titik obyek.
1.
2.
3.
4.
5.

HitungdL, dB, dH darititiksekutu


Hitung beclaellipsoida: da dan df.
Hifung.A)q, aYo,04, denganrumus(8-l).
Gunakanrumus(8-2)denganbesaran L, B tiAX obyek.Hasilhitunganrumus(8-2) :
r dL dan dB dalamsahrandetik.
r dH dalamsahranmeter.
6. Hitungkoordinattitik obyekdenganrumus (8)..

T7
Pf,f,,gl(,,ptfK S.r.X

BAE,ANiV DAruN SH'Fr

Sle{sn & Trurfonttnsil l(mtfrnat


Peu,ydesdiarl t Soarlethan

GOHTOII S@AL :
Darur*r

SHIFT

KoordinatGeodetikTtitik TRT{13 :
Besaran
L
B
H
a
f

Ellipsolda t
4" 27' 33,055" LS
l05o 18,20,716' BT
159"0,15m
6 378 137 m
0.0033528{066

Ellipsoida 2
1"27' 34,59512'LS
{05o18'20,21465' BT
159.(X5 m
6377397.155 m
0.0033,0280461

Hitung:
Koordinatgeodetiktitik TRT49 pada ellipsoidabaru, bila :diketahuikoordinat geodetik
titik TRT{9 padaellipsoidalamaadalah :
| =
6045'54,545"
$ = 1060 54'45r,f54r'
|l=
1 625.94:t

LS
BT
m

Penvelesalan:
1) Hitunganpenunjangrumus(8-l).
=
P"
dL(') =
dB t't =
dH(m) da1ml =
=
df
2l Pergeseran
datumpadatitiksekutu:
Suku
I
2
3
4
5
Jumlah

206 2Af-8063
-1-ilO12
0'50135
72.949
739'845
1.00061E-05

dx

dz

dY

{.97739870B 3.571358648 47.4795569


-1.162572175 -4.079881617 -5.671701773
-19.1980525-5.470531682 57.5221Q72
194.7056594 -711.4432777 0.029994299
o.101527222 0.101527222 -9.923859826
173.4691633 -717.3208051
89.4360968

3) Hitungandenganrumus(8-2) titikTRT49 :
Suku
1
2
3
4
5
Jumlah

a coaL dB
dH
5.94471126 165.9665352 50.1130743
80.84570801 -208.6779738 681.517873i
-88.81338371
10.53557238
-15.03/.24057
-739.84
0.885516784
-17.057205 12.711138/6i1 320703726/
adL

4l KoreksiTRT49:
dL t'l
- 0.5516829

dB(')
- 1.3911062

dHlmy
3.207

78
Pe/cngkapfiK S.r-K

llef'i/onrcl l$o.f,f,/nat
-Srsfctte
Fenyuhsalat & Soc/|-afihan

5) KoordinatgeodetikTRT-09,denganrumus(8-3) :
-2,855.09668 =
l=
384884.0629 =
l=
1629.15(Xl37 =
fl=

BAGJANN DAruN SH'FT

6o4li' 55,0967' LS
{060 54'44,(F2go BT
I 629,150 m

3. TRANSFORTIASIKONFORT BURSA- WOLF


Model transformasiuntuk 2 (dua) sistem koordinat'geosenhik' yang berbeda, di mana
terdapatperbedaanberupa::
1. posisi titik pusat koodinat
2. orientasisumbu-sumbu (untuksudutkecil)

Keteranqan:
1. x,y,z
2. X,Y,Z
3. t,Yo,a

= koordinattitikpadasistemkoordinatlama
= koordinattitik padasistemkoordinatbaru
= koordinattitik pusatsistemkoordinatlamaterhadapyang baru
(translasi)

Perubahansistemkoordinatdi atas,dapatdinyatakansebagaiberikut:
x=)q, padasumbuy = Yo, padasumbuz=4.
1. Translasi: padasumbu
2 . R o t a s i : p a d as u m b u x = 0 x ,p a d a s u m b u y =
0 v , p a d a s u m bzu= 0 2 .
3. Faktor perbesaran : dengannilai perbesaransama sepanjangketigasumbu,
untukmempertahankan
"konfotm". ( Ix = l.y = trz= I )
FeJengkap ilK

S.f.X

Srstun & Ttr fiormasl r(oolrfnoa


tuiplesafan

BAG'ANN DAruN SH/IFT

E Soaf Ladhan

Secaraumum,hansbrmasikoordinattiap titik dinyatakansebagai:

= r R(ez,oY,,',[r]
=
[i]
[i]
di mana:

(8-4)

= f;aktorperbesaran
l.
R (02,0v,0d = matix rotasi

Adapunelemenmatrixrotasiadalah:
tisal:

R(0r,0v,0x)
dengan:

[*i # fi]

rtr =
42 =
ftr

CosOzCoo0v
Cos 0z Sin 0v Sin 0x + Sin 0z Coc 0x
= - Gos 0z Sin OvCoe 0x + Sin 0z Sln 0x

t71
ln
lzt

= - Sln 0z Gos et
= - Sin Sz Sin OvSin 0x + Gos 0z Coa 0x
= Sin 0z Sin 0y Goo gx + Cols0z Sin Or

r!r = Sin Ov
lrr =- CG 0v Sin 0x
rrr = Cos Ov Coe 0x

(S)

Metoda Bursa-wolf,mengasumsikan
untuk rctasi dengan sudut kecil ( < 10- ) , maka
persamaandiatas akanmenjadi:
\
f

!1
Rtez,0y,0x) = l-Or
LoY

0z
t
-01

4z I
0x I
1
)

Berdasarkan
asumsi fersebud Enaka petsaffi&an
trensformas
r-*.r*"

;;;ff}

adalah sebagai berikut :

[*l
I

( ,

lz
\ r|

_gx I I lll
|t';;r;xi;;;
' L r

lVl= 1.1*,
e,

oz
', -.'l [..| [r"l

oxll;l.lill

lal
L-J

Rumusini berlakuuntuksetiaptitikuntukbesaran ttansformasiyang *',ii'J,iiol?rll


Bilabesarantransformasibelum
diketahui,makabesarantersebutharusdihitungterlebih
dahuluberdasarkankoordinattitik sekutu.
Sepertitelah diketahuibahwa,terdapat 7 (tujuh)besaarantransformasiyang dikatakan
sebagaiparameter. Unfuksetiaptitik, terjadi 3 (tiga) buah persamaan,sehi-nggaunfuk
O"P'"tmenghitungparameter transformasimetodaini, diperlukanminimat g did Ouan
tidk s*utn.
Berikutini, akan dituliskan 2 (dua) model hitunganmelaluimatirx. Setiap model
mempunyaikemudahan
dantujuanyangberbeda.
Metodapertama,merupakanmodel umum yang dapat sekaligusmenghitungkoreksi
koordinat untuk setiap titik, sedang metoda kedua melalui Z tanapai, yar.tu tanap
hitunganparameterdan tahaphitungankoordinatakhir.
tulangkap [fK S.f.X

Ststsm & Tmfiomlpsl

BAG'ANN DAruN SH'FT

lfootrflrlp|

& so,lLilhan
tury,-slan
i). Persamaan(86i, diiuiiskandenganpersamaanseiragaiberikui:

? tl=f I Io ll.[l
R(e.,oy,ox)=[].
-s1 1)
1)
Lo

Ie,

, maka:

?"=l+Al"

2r.

Lor

r *l
o)

-x

(8-7) menjadi:
Persam'aan

+ i, *][,].^'[l].[,]
[i]=[i]F

Atau:

+ i" *][l]+^^[l].[l-l=:
[i] f*
8{
MODEL MATRIX :
Bila persarnaan(8{) diatas, dinyatakandalambentukmatrixsepertipada perataansimultan,
maka

A.[XI - F = 0
Denqan :

(t
=10
A

lo
Xt

[x"

o
1

o
yo

0
0

',

7-

Ar,

F=[i-l]
;
+ r i]
oz

oy e,]

Sehinooa:

IXI = (At.A]-t.Ar.F
DIMENSI MATRIX:
Bentukmatrixdi atas,tertuliskanumumdanberlakuuntuksemuatitik(tunggalataukahjamak)
Untukdigunakanpadatitiksebanyakn buah,makadimensimatrixadalahsebagaiberikut:
Matrix
A
B
F

Dimensi
3nX7
3nX6
3nX{
7X1

81
Pederl,gkap
l|K S.r.X

r(@fdrnat
Sls/l?,/n
lfrutfonrng,
Fenfeiesatan t Sodtritirrat

EAG,ANM DAruN SH/FT

LANGKAH HITUNGAN:
O HETODA BURSA- WOLF

transformasi

Bila terdapat beberapatitik yang akan ditransformasikan,dengan panameteryang telah


diketahui.
l. Gunakanlangsungrumus(8-7).
2. Suku kedua,merupakanhitunganmatrix
3. Hitungan(untukmudahnya)dilakukanuntuksetiaptitik

TRANTFTTRMABI

BURE|A

- WBLF

ParametertransformasiBursa-Woifditentukan, sebagaiberikut:
}(.' - - 142.006
| l. = 1.000000004
Yo =
28'1.392 10,= - 1.0245'
Z"- - 51.000 l0r=
0.7560"
=
1.2235"
itiiung :
Hitung koordinat titik benkut pada sistem koordinat baru
y (m)

x (m)

Titik

- 1 B35067.698
6 62 310.355
- 1 873 695.492 + 6 056 866.236

ITB2
rTB-53
Penyelesaian,:
r besaran p = 206 264.8063'
f

Matrix rotasi :

i/latrir
translasi =
(suku1)

Tiuk
rTB-52
rTB-53

FdengdraplrK S.f.X

1
4.96692E-06
0.0000036652

X (m)
- I 835 237.060
- I 873 865.020

753742.067
700971.685

-0.000003665l
s.9317E{6 |
1
)

046')
f - rassoss

-142.0061
281.3e2I
-sr.o00 ;
|
-142.0OG
I
281.3e2I

-51.omJ

4.96692 E-06
1
-5.9317E-06

Z (m)

Matrix
suku 2

6062296.76eI
|
| - 753784.7527|

=l - ls73z23.oo7
|
I 6056852.n2|

L- 701014.4799)
(m)
Y
Z (m)
- 75:t 8:t5.756
I06:1 578.186
- 701 065.483
+ 6 057 t34.188
?

82

Srsfern & Traltfottrtpp;lr<@rfrnet


Pony@en
& Sodfa!flian

BAG,ANN DAruN SHIFr

iTIETODAtsURSA- WOLF

frfrk

rilik

Mengingat dalam soal ini yang diperlukan adalah hitungan parameter dan koordinat
bansformasi,makalangsungpadapenyusunankeduamatix yanj diperlukan.

t . .Qulgkalfangsung
rumus(8). (untukWnyustnanmatix)
2. Hati-hatidenganpembentukan
mabix F (pngaruhnya aclatahpadahitungantandadafi
matrixpanmeter)
3. Hitungparameter
yaifu [X] , denganrumus(S-i0).
transformasi,
4. Gunakan
rumus(8-7)untukmenghitung
koordinattitikobyekpadasistemkoordinatbaru.

TRANEFERMASII

BURsi.A

_ wt]LF

Koordinattitiksekutu sebagaiberikut:
Titik
x (m)
Y (m)
Z (m)
X tmt
Y tmt
Z tm't
ITB-52 - 1 835 067.698+ 6 062 310.355 753742.61 - 1 835 237.06( + 6 062 578.186 - 753 835.75
rrB{t - I 873695.492+ 6 056 866.236 700971.68t - 1 873865-02( + 6 057134.188- 701 065.483
ITB4 - I 830280.91+ 6 083 770.65i:t 571 525.23t - 1 83Oz[51.05i + 6 084 039-588 - 571 619.036
Transfomaslkan titik berikut dengan metoda Bursa-Wolf :
KoordinattiUkobyekpadasistemkoordinatlama :
Titik
ASS-22

x (m)

- 1 835 162.937

Y (m)

6 636 723.736

z (m)
- 684 543.831

Penveles3ian:
+ Penyusunan
matrix A d a n F :

A--

10
01
00
10
0i
00
10
01
00

0
0
1
0
0
1
0
0
1

-1835067.698 6062310.35s 753742.67


0
6062310.355 1835067.698
-753742.67
0
-753742.67
-1835067.698062310.355
0
-1873695.492 6056866.236 700971.685
0
6056866.236 1873695./192
-700971.685
0
-700971.685
-1873695.492056866.236
0
-1830280.916 6083720.653 571525.238
0
60$20.653
-571525.238
1830280.916
0
-571525.238
-1830280.916o832r0.653
0
-169.362
267.831
-93.689
-169.528
f=
267.952
-93.798
-170.136
268.935
-93.798

[ArA]'1 ::
34483.075719373.2958054241.3ilO9 9.65698E-05{.005569766 4.000753&974.000480415
9373.295805 4845.13602-1214.63406-0.006 17357 {.00.t 618271 4.0{]0207499 -0.000101715
4241 .354{19
1 -1214.634ffi7 2810] 14t59 3.53262E-05 0.0006879140.0001962630.00699521
[ArA1-r= 9.65698E-05{.00031 7357 3.53262E{5 5.23031E-11 -1.83846E-22 -2.2712E-23-2_36942E-23
-0.0055698
{.001618271 0.0006879144.66537E-229.04966E-101.16591E-10 7.7896E-11
{.0007537 4.00O207/t}9
0.000196263 6.40577E-231.16591E-106.84939E-111.15095E-11
-0,0004B04-0.000101715 0.0003995213.88932E-23 7.7896E-111.15035E-11
6.2344E-11
Pdutgkap tfK S.f.r(

83

Stslsfrf & Trzttomasl l(op'ttrnat


ftltydesgilan t Soallr{fian

BAG'ANN DAruN SH'FT

r ffiairlx parameter p(l z :(setelahdinptakan dalamsafuan detikdan X)


==-= l'1r1gsf
f|agfl hitungan adatah [)

-t42.006
28t.392
61.000
t.00qnom4
-1.0245'
0.7560'
- t.zl35"

lXl =

r Koodinattitik

=====

obyek : :

4.966eE{6 -3.6651eE-o6l
{,
R = | 4.96692E_06
1
5.e317E-06| ;
-5.9317E-06
1..
I
[3.6651eE46
tR.K=

J-resusr.srrl
606il6710.8l

| =
! =
I z

684sr0.23s5
[
J
-1835332.559
+6063940.922
684 632.528

[ -'r ,.u 162.n.7.|


Koor= | G8672s.7#l
- 684s3.831J
[

4. TRANSFORIIASIKONFORH HOLODENSKY- BADEKAS


Metoda Molodensky-Badekas,menggunakanbantuantitlk bent semua titik yang terlibat,
baiktitik sekutumaupuntitik obyek.
Koordinattitikberat,(titikc) dinyatakanpadasistemkoordinattamasebagai:

Xx
Xc = -Jl-

iYc

Xv
n

r-.r|-

;4

Xz
n

(8-11)

Metodaini, dapatdikatakansebagaipengembangan
metodaBursa-Wolf-Dalampelaksanaan
transformasi,metodaini menggunakantitik berat,sehinggatahapantransformasimendahulukantranslasititik berat.
Pada prinsipnya,tidak berbeda dengan metoda Bursa-Wolf,dan sangat berguna untuk
hitunganmatrixdenganelemenmatrixyang bemilailebih kecil,sehinggapada saat inversing
mabix,tidakterlalusulit.
Hal ini, ditunjukkandenganterdapatryapengurangan
nilai elemenmatrix A ataupun F
denganberkurangsebesar nilaikoordinattitiktengah(titk C).

Febngkap lfK S.f.X

E4

Srsast &Ttalfotrtrpsl

l(otdnat

BAOIANN DAruN SH'FT

ffi

TnansformasiBursa-wolf bila melaluiuntuktitik c (titik berat),menjadi:

.Fri
.[-fl
Ii] [*] fl[-d+A][_f]

Dengandemikian,matrixA, B dan F :(padaBursa-Wotf),


menjadi:
f

A =l

I t
0
L0

0
I
0

0 !x-xc
0 iy-yc
1iz-za.

y-yc
-(x-xc)
0

('r
lx_(x_x") |
F =lY-(v-v")l
[z_ 1z_rct
)
BeRrrcu.rNyA,,

Ferengtap l|K S.f.r(

LTHAT t<EMEAt,

-(z-zc)
0
X_xc

METtf,DA

ol

z _zc I
-(v -vc)
J

Etunsa.-Wct|-F.

85

Slr0n &Trrlt/bnrcI

l(mtdnal

BAONN V ANTARZONA

FraFesahn

BAGIAIT V
TRATTST1ORUASIKOORDIIVAT
AITTAR ZOITA PROEKSI

I. PERNNBANGAN DASAR
Dasarpertimbanganyang harusdisadariuntukdibahasnyamasalahtansformasi koordinatantar
zona proyeksiadalah:
l.

Mengingatwilayah .lndonesh yang luas denganbatas negan yang panjang,baik di darat


maupun di laut jelas bahwa peta Indonesia,terutama peta topografi akan terdiri dari
beberapazona prcyeksi peta.
2. Setiap prwinsi memilikibatas wilayahadminisffiiv yang tidak mungkintepat seperti pada
teoriproyeksipeta,sehinggamungkin terjadi:
r Suatuprovinsiterbagiatas beberapazona proyeksi
r Batasprovinsiterletakpadazona yang berbeda
3. Ditinjaudari kebijakanotonomidaerahdan kondisigeografis
suatudaerah,maka dimungkin
terjadipenggunaansistem pro-veksipeta yang berbeda,sehinggagans batas wilay-ahJkan
dinyatakandalambentukkoordinatyangberbeda
4. Perlunyakesepakatandalam menyatakanbatas wilayah secara pasti, agar tidak terdapat
perbedaanpendapatmaupunperbedaan
acuan.
Tinjauansecarateknis,dapatdirincikansebagaiberikut:
1. Setiapzona proyeksimemilikiacuankoordinattersendiri
2. Untukobyek alam yang terdapatpadazona berbedatidak mungkinterlepasdari penggambaransauatu daerahyang diharapkandapat dinyatakandalam lembarybng sam'a. iintuk
daenh yang tklak terlalujauh dari tepizona)
3. Pertimbangan
distorsidansisi kartografiyang masihmemungkinkanunfukdinyatakandalam
lembaryangsama.
4. Di Indonesia,masih
lerya-patbanyakpeta topografizaman perangdunia ll yang dinyatakan
dalamsistemproyeksi Polyeder (Polyconic).
berdasarkan
pertimbangan
di atas,makasecarateknis,masalahpetrawilayahtersebugmemerlukandan dapatdipecahkandenganbaik(tanpamengabaikan
keiungkinai Aistors1.
Untuk itu, bahasanberikut akan dibagi atas 2 (dua) bagian besar mengingatsistem proyeksi
yangberbeda,yaitu:
.
r

Pt/urgtryfK

Transformasititik antarzonaPolyeder
TransbrmasititikantarzonaUTM atau TM-3o.

S.f.K

86

BAG',,I V AHTARZo,'A

l(optilml
SbAD Aftutffi
t Sodlrlfian
rulyrbsargl

Pengertianzona pada Polyeder,lebih banyak disebut sebagai 'Lembaar Derafat?, adalah


baghn proyeksiyang daer$ yarqgdipetakan di mana merrygunakansisbm koodinat yang
sama (deagnn sumbu X dan Y yang sama).
Sepertitelah diketahuibahwaslstem proyeksipolyeder di Indonesia,setiap lembar derajat
mempunyailuasdaerahsebear 20'x 20'
Pembaghnlembarderaiattersebut,dinyatakandad rrrrr NtrL tNclcrNEatA , yang obh
'tenara Tanda Waktu" Sunda-Kelapa(Pasar lkan), Jakarta.
Belanda ditenfukandi
Adapun masalah terpenting titik tersehrt adalah meridian dari Greenwbh, mengingat
pembagianlembarderajatdilakukanberdasarkanacuan:
,.
r Equator sebagaibatas,sehinggaperalel tengah pertamaadalah
x 20' (20' LU atau LS)
r Meridianmelalui titik Nol di Jakarta sebagai batas tepi, sehingga
merfdlantengahpertamadalah t 20' (20' TatauB Ma)
MeridianmelaluititikIUolBahvla adalah:
106048' 27,79" BT eronwlar
Waa eillpsotda Aessd)
Terdapat 3 (tiga)kemungkinanpersoalanini, yaitu:
a). Transformasiantar lembar T-B
b) Transformasiantar lembar US
c) Transformasiantarlembar T-B & U-S (diagonal)

Leflrb.r@st

yangumumsiFahyaadalahkemungkinan
Mengingatpersoalan
ketiga(kasusdiagonal),maka
transformasibahasan
di bawahditujukanuntukmengatasihaltersebut

TRANSFORXASIdari LEIBAR DERATAT I ke 2


,) PARALELdan MERIDIANTENGAN lembarl : [. , Bo
o PAMLEL dan MERIDIANTENGANlembar2 : L'o , B'o
Koordinattitik :
o Padalembar1 : x. v
r Padalembar-2 : X . Y

hrerrgrr4p||X S.f.K

87

StlffnG fianW
,(ontilnJ
turyolcsa|an t SoJlrlDryr

pd,A'Ail V ,'IrARZOT/,A

: ..

Blla

L'o di T TARA

X = x+P

-(c)y

Y = y+e"+(c)r

+(p)x +(r)xy

+(F)r -(D{.:f-fl
(e-1a)

Bila

L'o di SELATAil equdor

X = x+P
+(c)y +(p)x -(Dxy
=
y + es (cr)x + (p)x, + (D(t'_f)
Y

dimana:

P = [A l 1 .,
IGl F"' .Xo'
Qr= IB I F " ' + t D l ( 1 . ' ) 2 + l r t t D l ( p " ' F + [ 2 ] ( F o ' ) t
Qs= -Ou
P o t = L o - L o ' = r ( 2 0 x 6 0 ' ) atau O''
X,ot = Bo- Bot = t ( 2 0 r 0 0 " ) atau 0"
tA l
tBl
IC I
ID I
lrt
Jzl
Io l
IpI
Irl
t6I

= (N Go e L' ") /p'


= (tllp'
= (t S tn t'J tlp- 12
= (Y .N S l n 2L,oltlp,lz
= 3e2(t-e2l
= (a r6 1 i+e 2- 2{ ;/( p"!3
= (l o " Go o L' J/p.
= y , 1 1- e ' ) ( p o ' ) tI i p " i '
= (Fo"taltp"
= %ltl

(e-21

.........(e{}

N = a(i-etsin2L'o)-*
ll = a ( { - et) ( I - e2sin2 L'o) Ftrl3

hlenglapttK

S.r.K

88

Srslrnftffi
rur}lrhstb,

BAG'AT{ V AIJTARZOTIA

t<@tdlnri
t Sodf-rlhen

titlak berbeda,kecuall pada fakbr


Sbtem proyeksi UTM dan TMo dahm pral<teknya
perbesaranpada merkliansenbal,nilai meritllansenbal dan pemyataankoordinatsernu,
sehinggabaik mebda hitunganataupunbansfurmasiyang dibrapkan akan dapat berlaku
padakeduasistemproyeksitersebttt
Metodahifunganbansformasiantarzona yang ditenapkanunfuksis'temproyeksiini adalah
metoda E. Gotffradt
perubahan
paraleltengahsepertipada
keduasistemproyeksiinitidakrnengalami
Mengingat
polyeder,makayanglebihdiperhatikan
adalah perubahan
timur{arat
Z,orle1
,
t
t
t
t

,,
,
,
t
t

v. ,o

-f

--___

i+t
Y i-----lax
,
t
I

Penlelasan:
titikyangakandibansbrmasikan(beradapadazona 2)
koordinatsejatititikR padazonabarat(zona1)
koordinatsejatititik R pada zona timur (zona2)
Roordlnat awal
meridiansenbalzona1 (barat),meridiansenbalzona2 (timur)
titik sekutupadameridiantepi/bataszona yang terdekat
dengantitik R

oR
I X,Y
1

X,y

I
Bto, Bo
tPo

Transformasi Gotthardt

........ (g-il)

dl mana:
A.

ax=x-&
xo,yo
)G , Yo

Ay=y-yo
;
= koordinatseiatltitikPo padazonaawal
= koordinatselatl titik Po pada zona tuluan

dengan
: lx"l = lx.l ; lv"l = |t";

(perhatikantabel pefuedaantansformasi Timur eBant di bawah)

Misal :

titik R adalahtitik obyek, berada pada zona 49.1 akan dibansformasikan ke zona 48.2 (disebelahbarat). Maka:
akan bemilai positiv

Fetenskrp tfK S.f.K

S|clanrtW
turyrrcstdt

l(ootrlnal
t Sorf tc!ftan

BAG|A'I V ANTARZ(NA

Kooniinai geotieiik P" =

Menggunakan rumus gil-f ga)

ABo=.3" (|rrr) atau


=l.f,rrrin
( ,<" UfU = Q9996; ,Gr|f*3. = 49999)
Untukmonghltung)G, Yo llhat Eaglant t Bab5
Koefislen| ;
l (r = l G.A ( - & .A Y + h
,L o -_ -l[aA"lq

B.
C.

^P

(es)

f(t = kr.Ax - kz.A'+lql


l(. = kr .AY + kz.Ax+ lq

lQ = lG.Ay + &.Ar
D.

.........(e-{)

+ lrc

Koeftslenll:

kr =

TlqI

coe'Lo(3-4Tan'LlABo2

kz =

Tkf

sin l- ( 1 + 5 Tan2Lo1lBo

Ti"=t sin L coo2t-o(tl


tq =

,b

etr coe2l*} AB"


" *L ( { +
coo" L ( I + 3l ran2 t-o) ABo!

sin l-"coo t-( 1 + e,2cosiL)AB"t

#
*

tq =

-26 Tan2Lo) ABos

;ft; sin l-ocoot L ( r i3 TanzLo) ^Boa


kr = - 2 sin2[.ABo2-(2r3]sin2l-.cG2 l-( 2 -Tanr Lo]ABo'
ft. s - 2 SinLaBo -W3tsin t-coe' Lo(1 -zTanzLo+3 ecGoo2[.o;lBo3
-

di manaI

@151Sin l* eos' Lo i2 - 1i Tan2 l-o + z Tana Lo ) aBo6

(e-10)

l-, Bo = koordinatgeodetiktitik sekufuPo


= jari-jarinormaltitikPo
No
= dinyatakandalamsatuan radlan.
ABo

Gatatan pentinq :
Perhatikan

koefisien kr, ke dan fu.


krn , hn dan ksh.

Misalhasilhitungan
:
Maka :

Unfuk TransfiormasiBarat + Timur


kz =-kzh , tq, =-k3h dan ke =-k6h
(kz,k

dan k

selaluk&rilraindangm

filAnlgar)

Unfuk Transfiormasifimur + Barat


kz =+k2 h , le = +ft.h dan k
( kz, ltt dan k seldusesgai &ryan

Ferengftspflr( S.f.K

= +j.h
hiangarn,)

90

,(oprdnaa
SirHtt tfr@
turyo/f,'/,'' t SorNllrften

BAGNN V ANrARZo,IA

PTISERAPAIT TRAIISTORUASI

GOTTHARDI

besaranyangperluperhatian
Tedapatbeberapa
besardalammenerapkan
bansbrmasiini
padahitungan.

akandidncikandabm 2 (dua)bentuksesuaidengankemungkinan
Untukmudahnya,
yang
ada.

Perbedaanpenerapanunfuk Ti4ur<p Barat


D*gan

AB = 3o cnr) atau = lo 30' Gr.t')


(*lu rcttv)

maka :
Besanan

)G
kz,lts dan kc

TRANSFORNASI
THUR = BARAT

TRANSFORNASI
BARAT + THUR

>0
Sesual haslt hltungan

<0
Kebalikanhail hihngan

(unht<

,$dua

Besaran-besanan
tersebutdi atas,dibuat(diafur)sepertitertabel. Mungkinsaja hasil hitungan
secaralangsung,tetapimungkinjuga tidak.
Modelpembedaantanda sepertidi atas dimaksudkanagar lintangtitik sekutubaik di Selatan
ataupundi Utrara,tidak berpengaruhpadakoeftsienhibngan lQ dan lQ.

IANGKAH HIruNGAN:
o TRANSFORTASI ANTAR ZONA UTf & TUO
l . Hitungkoordinatsejatititik obyekpadazona awal.
2, Nyatakandan pastikanzona'tetangga'tempatakan dibansbrmasikanblik obyek(zone
target) dalam l-' ,Bo'
3. Hitung ffntang titik sekututerdekat(hargapendekatan)denganrumus(lll-i3a)
1. Hitung koordinat proyeksititik sekutu ()L , Yo) pada zona targeL dengan rumusan
konversikoordinat. rumuo (53), dengan AB = 3o atau 1,5ofihat BabW.
5. H i t u n g A x = x - n o d a n A y = y - y o , d e n g a n : l & l = l x " l O a n l Y " l = l y . l
6. Hibng koefisienbansbrmasi : lG,lQ
7, INGAT tanda koeflslen kr , l$ dan h (sesuaikandengan petunjuktertabeldi atas)
8. Hitungkoordinattitik obyekpadazonatarget,denganrumus(8-4)

P,'rg/f6P
rK S.r.K

9t

SFturr efiuilffi
,<opdrrtt
Frrphsehn t Sodledfier

fa:

BAG','T V ,0ITARZo'TA

(frfk lfbn)

T R A N E IFBRMAEiI

GiETTHARE}T
B^RAT

Koordinatproyeksi

(padaWGS'84)

titik TDT-234 :

f = -297765ft9m
I =
718120'.Wtm
pada UTt zone 49
Hibno:

; X = - 131857t13m
7180Of.570m
; Y=
; @a Tf8" lone {9.1

Koordinatproyeksititik
tersebutpadazonadisebelahbarat tlt

Penveleealan:
f ). Lintang 6tik sekuhtterdekat dan penunjanghitungankoordinattitik sekutn:

u(") =

23P8I.8n

AB (rad) 0.052il598778
N"
6378407.85719
lf"
0.0000000081567
1.0067822494609 Norllo

23261.200
0.026t799:t88
6378407.37958
633e|(}9.32723
1.0fJfl782174o740

2). Besaran unfuk koordinattitik sekuhr: :

urit
E"
Ez
q
Ec

6367449.146
-16038.50836
16.83220078
-0.021800766

715{3i1.35n0r597
71M7.29*7177
30.712387
8.38(nOE46
1.1807327E-10
8.1871034E-17
4.0223889E-21
3). Koordinat sefatl titik sekutu:
331 884.027{
715 828.5t1
34098.6181
2601.949S9

G
Ao
al
a2
a3
a4
a5
t
Yo
Ax
Ay

Tt-3"
E"
Ez
E
Ec
7{/t499.86621623
71444.41622960
30.72388759
8.3812168E-00
1.1811543E-10
8.1826510E-17
4.0241645E-21
185927.6104
7116t2.8n.21
wto.1g74
3334.696912

4). Penunjangtransbrmasi
:
0.0000000081587
Cosl.oABrlS
0.0000000040784
0.0000000009246
0.0000000004619
StnLABriL
6.5391717064E-17 kr
1.6348811000E-17
-5.1525555765E-17 n
-2.5141171969E-17
-4.10/t8862628E{g
k3
.2058179517E{O
1.153p.ef'n71E-10 kf
3.6289885489E-11
-1.73673655a5E{t5
6.968{ft05098E{r5
k5
-1.t8051i89681E{t2 k6
.89361927@E{3
0.000000008m79'37
K3
0.00000m041058504
0.0000000001172518 K.l
0.m00000m72010
0.m0xr98096010802
K5
0.00012t3780867043
0.0118319671115{07 KG
0.005008tt768/fi17765

tulengloipflK

S.f.K

9?

Stihnt tTrtrrffi
,Gpldttlt
FUfohsaftm t SoJlrlffian

8nE'AN V ANTARZONA

5). Hasilbansbrmasi
Tlmur:+ Barat:

385939.013
7r8 832.507

mna tB

TRANEFORMASI
E.IRAT

1ggw2.2T
7t8 2tt9.294
mno l&2

GiEInI-1ARDT
g

fl;;sp

K&llrrarr, cprlbrrdt afas

Dlketahul:
Titik TDT-234terletrakpadazona bukan

Hltuno:
Koordinat proyeksititik tersebutpadazona di sebelahomur (Wda WGS,|4) lll
Penvelesalan:
f i. Liniang iitik sekututerdekat dan penunjanghitungankoordinattitik sekutu:
Lf(') =
23294.9138
AB (rd)
0.0523598776
6378408.16063
No
$3An39.32723
M"
1.0067822973558 N"rtL

23287.7W
0.0261799388
6378407.53089
633At{}9.32723
1.0067821979564

21. Besaranuntukkoordinat
titiksekutu: :
u r m = = = =,l l
Til-3o
------EE"
6367449.146
Ez
E
Ec

- 16038.50836
16.m22m78
-0.0218oo768

7t5$i5.53$800
715249.3199663
N.7141o4;28
8.390O400E{6
1.18069mE-i0
8.1914884E-17
4.O22:V278E-21

c
Ao
at
a2
a3
a4
a5

Ez
E
E

714700.61?810
7116.Xt.1127197
30.72377806
8.3835315E{6
1.1811330E-lO
8.1848406E-17
4.0239844E-21

3). Koordinat
sefatttitiksekutu:
3iil861.6501
718X8.1187
34077.3629
2603.3883t

FebryteqprK S.r.r(

)G
%
Ax
Ay

165927.0188
7t't873.6761
34055.2554
3335.617906

93

StrtneTnthnrcl
l(og,/dt'tr,l
turychselrn t Soaflrffian

BAGIANV ,fITARZO}TA

4i. Penunjangffansformasi:
0.0000000081566
CoGLABnL
0.0000(Xn(}m784
0.00000m009251SlnLAB,lG
0.00000qn04620
8.538947trt14E-17 kr
1.6348531673E-17
- 5.15543i19695E-17 n'
- 2.5148195656E-17
- 82(F7501tr17E-00 1r3
-4.1048711406E-09
1.48m@87508-10 k4
3.6A90904131E-11
- 6.97ct76a739E.{t5
- 1.73770fft670E{5
ks
- l.l8t2t907l0E{2
-5.8952G70a05E{3
1(8
-0.00000000&brBs8
-0.0000@004toarHnt
K3
0.00000000011138204r(4
0.0000000008tra900
- 0.m8406882062782 r(5
-0.000157266t09f387
- 0.01r8286!t53l0e$r K6
-0.005907709200n239

5). HasilbansformasiBarat + Tlmun

- a7 765rOg
718120'il7

- 131857113
718007.580
zona &.1

zona &

GOilTOll

SOAL lla :

(tltik Sclabn)

TRANE|FBRMASI
TIMrlR

:+

EiBTTHARDT
BA'RAT

Diketahul:
Titik TDT4:} dengankoordinat
f,=
3248532,{4m Il
-611580.388m ll
l=
pada UTX zone 48 ll

158634.660m
; X=
6
11 158.784m
Y
=
;
pada
TtSo
zorro 18.2
;

Hltuno:
Koordinatproyeksititik tersebutpadazona di sebelahtlmur (padaWGS'A) nl
Penvelealan:
f ). Lintang titik sekututerdekat dan penunjanghitungankoordinattitik sekutu:
-19790.4702191
Lf(") = -19819.237868
AB (.ad) 0.05231t98776
0.0261790388
6378333.50832
No
6378333.11r/1
$34$9.32723
M"
633A|.:}9.32723
1.0067705140680 NntrL
1.0067704524129

2). Besaranuntukkoordinat
titiksekutu: :
UTt
|
a
Er
F-.
Ef

frfongfuprr( S.r.r(

$674.49.148
-16038.50836
16.83220078
4.021800766

ru-g'
E"
Ea
E
Er
94

Sb0rSTrtr/hrrrlrpj

l(ootffi

AAG'A'UV ,,ITARZO'IA

Pufohsaran t Soalilr|frrur
utt

60E?68.1880890 c
0852r6808t38
Ao
30.76808124 el
-7.15417t5E{8 a2
1.191208OE-10a3
-7.0t51964E-17 {
+1112215E.21 a5

Tt-3{08160.9071873

{08t00.1510705

n.mgne2

-7.1505735846
1.19162ffiE10
-7.016431E-l7
1.11?g272E-21

3). Koordinatselatl titik sekutu:


31124f5.$9.r
-609360.2501
7 5U.@5.1
220.1379
4). Penunjangfansbrmasi:

)G
Y"
Ax
Ay

t66 217.8098
- 608 308.71a14
7 683.1498
2 84tt.(X26

O.dXXXD0O81712
0.000000004{856
CoELABTNo
-0.00m00m07876 SInLABN"
{.0m00(nn3$4
6.59407767sE-17
kl
1.6485915364E-17
4.39@203009E-17
n
2.1416111686E-17
-8.2209535197E40
-1.11?Fo24Hig2E{,9
k3
- 12l101057492E-10
- 3.096a928093E-tl
k4
-5.qt587t25{4E{5
- 1.25075:}24,:UrE{5
k5
1.005578f966E42
kG
5.0{9rl7598t2E.{t3
-0.0m000008221387
-0.00000000.H123665
K3
- 0.00000000012{a903
- 0.00000000@311722
K4
0.0000115E71588873 K5
0.0000184884728348
0.01007{9827288815 Ko
0.005031.rt22028195

5). Hasilbansbrmasi Barat + Tlmun


-3'10 016.355
-6{1656.910
zona 19

qOllTOH

SOAI llb;

X
Y

- 173 786"785
- 611191.971
zona 19.1

(tifrk Selabn)

TRANSFBRMAE|I
EIA,R.AT

EiI]TTHA,RDT
::)

TIrrrrR

Dlketahul:
T"rtikTDT4:! terletakpadazona bukan seharurnya, dengankoordinat :
f,= -3f00{6.31t5m ll
; X= -173786.785m

l=-611 658.910m Il
@a UTH zone 49 ll

; Y= -6tlt9l.97lm
; @a Tt-3" zone 49,i

Hituno:
Koordinatproyeksititik tersebutpada zona di sebelahbarat = zona seharusnya
(padaWGS'84)lll

FalangiloqptfK S.f.K

95

Srshnt7ffiramrg,
Paryffit

l(oo'dnd

BAG/ANV ANTARZC)dA

t SodLrffiea

Penvolecalan:
f ). Lintangtitik sekututerdelt danpenunjanghibngankoodinattitiksetcutu:
u('l - -19821.717680
AB 6ao) 0.052359877e
6378333.55735 No
63354iX9.32723 rL
1.0067705218068lGrrG

-19800.7080064
0.0201799388
6378:133.14216
6335'1iP.32723
1.006770d562718

21. Besaranunfuk koordinattitik sekuhr: :

_urx
E"
Ez
E
E

..,.,1 |

,Tf-3"

fft67.t49.146
- 16038.50836 ,,
10.83220078
-0-0218(n76o

EEz
E
Er

608844.362913it
c
d18600.82t1682
Ao
30.76804582
al
-7.1563618E-06 a2
1.1912011
E-10
a3
-7.01604408-17 a4
1.111167 E-21
a5

608198.9894{'60
08r38.t695070
30.7r'57996
-7.1510151E{6
1.1916171
E-l0
-7.01@66.1E-l7
4-1128978E-21

)G

{66 217.71/B
- 808 3a6.7527
- 7 569.0707
* 2 845.2183

31. Koordinatsefafititiksekuhr:

3:t2 445.5560
- 60s436.4977
- 7 570.7990
- 2220.1123
4!. Penunjang transfonnasi :

Yo
AI

Ay

0.000000@8t71
1 CooL aBn{o
-0.0000000007877
Stnt.ABrNo
6.594041{616E-17 kl
4.3907669007E-17 ke
{.2209A61E{9
k3
-1.24@589515E-10 k4
6.057t326032E{5
k5
8{2
1.00570392t
k6
0.000qn0082to35
K3
{.000000000188.r
Ka
{.qpfi3m089550
K5
{t.0l007a3ll.l2l6l4
Ko

0.0000000040856
4.00m000003934
1.6485870226E-1
7
2.141745128E-17
-4.1123000096E{9
-3.094839523E-1
1
-r.2599102a19E{5
5.019788791tE{3
0.000@oqr4{t2ll
{.00000000{xt308s
{.0000.0381176033
{.0(xn3t255{5082

6). Hasilbansformasi Tlmur =+ Barat


924853.2A
-6tt 580.388
zona tl8

Febngilqp t ( S.f.K

X
Y

158 63,f.660
- 011 t5:t.764
zona 8.2

96

Skbnt t Trtrfiontret l(oprdlnrd


tu4alccahn t lbJfe0nc,

ad,G/ANV ANTARZo/|TA

DAT'TAR PUSIAI{A
Purronherdiot
Umeriono : Sistem dan Trensfomasi Koordinal cotatan
kaliahrPenertit IIB , Bendung 2fi)0
I(BK Pemetaei sistonrtik & Rekeyase : penggunaen pnoyeksi rM-3o Dalam
Penguluren den Pcmeteen Kedastrel, Jurusan Geodcsi FTSP-IIB, Bendung

lwl

GroBmenn, wilter
: Geodxtische Rechnungen und Abbildungen in der
Landewermessung, Verlag Konred Witter, Stuttgar{ 1926
o Dregomir, v.c cs : Theory of rhe Eerth's shepg Elscyier, Bucheresf 197?
o Mteller, rven : sphericel end Pnctical Astronomy 4f, qplbd to geday,
FroderickUnger Pubtishing Co., New Yorlq 1969
Bugaywskiy & snyder : Map Projections, A RefenenceManual, Teylor &
Francis,1995

Febrgfip

f|(

S.f.K

97

i1-

N,A&[PIFTA..N

Sisteat & Transfonnsi Kootdimt

STK

Laryimrantrbc

i
-AN
HITI l.l6AN ilATRD(
Hitwgcn notrix. sebemrnyo merupokonpenyederlroruonhitrngan bioso (oljobor
linier)
nchlui stntu sulttttm rroriobelotoupcnometerpernbentr*prsonoon-personoon.
Hitungandengron
oro ini sorgot dinudohkonderyronmehlui prFonr (softmre), korem bilo
dihkulon dengoncoro monwtl,kenr,ngkimnkesohhonhituq"songot bescr, ncryiryot junhh
doto yorg cukupbesor.

I.

BENruK AATRD(

tliotrix, merupokonsusunonkonstonto otouptur rnriobel (bihngon oru) dohrn bentuk


mnyrupoitobel, yorg dinyotokonsebogaibcrts don kobn. Konstontootou voriobel
penbentuktnatrix, disebut elenen (komponen)
natix yorg dinyotokon/dituliskonsebogoi
(boriske, kolornke) , sepertijugopodopenryotoan
toorjimi.
Smtu notrix, rnerupokon
kurnpuhnelemenyongsejenis,yoitu lonsrunto otou vurlobcl sqlo.
Dengonkatoloin,tidok dicompurkon
ontorokonstantodonrnriabel.
kdqn

-+
barb

I
l

t,:
t-

*l
-:'l

-7

13
G?C

elemenmabix

')

Oombor 1. dontoh rtiotrix


Elcmcn( 2, 4 ) = -1O.

Berorti bohun :
Eleme'motrix pda furiskez dankoromke4 odoroh -to
Elemenmotrix dergonniloi/horgo -6
qdahh clcncn ( l, A ).
Seconoumum,bentuk rnotrix dituliskon sebogoi:

r=

( ^r',
la7.

| ;
L",,.'

ap
an

?ra
:

:l

am2 a.ts

t. Peryugrmn motrix
contohsejumlohpersoncon,
untukdinyotokcndohrnbentukrnotrix.

X-zY =g
3X+5 Z =?9
-5Y+Z=033

I
|

,"-zy

+OZ= I

3X + Oy +52 =
oX-5y+tZ:u33

?g

)
Konstontopodoketigo persdnta.ul: senm yong berbentuk/berupoongko
Voriobel ketigopersomoon: X, y dan Z.
Sistem 4 TransfonnosiKoqdimt

Laryiranrctrir

STK
Dchm bentuk lttctt"ix:

perssnan
, -ft
l3
lo
Lr

kofx

-2 t-l
0 5l
-o 1l
l,

* kcfZ
koefY

ql H
konstante

veriebol

lrtisolkon nrotrix di otos, dinyotokonsebogOiPctsonoott irotrix:

A.P

= C

Di mom:
,q = rmtrix koefisien
P = matrix Pot"oneter
C = tmtrix konstonto
2. Dincnsl ltqtrfx
Setioptmtrix, hanrsdinyotokondlnasi notrixnyo,dengoncorupenulison:
Dimensimotrix : bads x kolon
Contohdi otos,dikotokonsebogoi:
i trix

Dincnsi

A
P

3x3
3xl

lYl

Dimensirrrtrix, merupokonukuronmotrix yang horus ditinjou untuk :


I Pemeriksomonpenulisondohm perubohonbentuk Persomoonbiosa kebenfuk
matrix
r Errolnsi operusi motrix, korem operosi hittnrggn rnotrix mempwtyoisyorot
tertentu Yonghorus diPenuhi.
3. l otrix Khusts
Ado beberupomqtrix yong khususdengonistiloh tersendiri.
o

tliatrix Satuon
Yqitu motrix dengonclcnun diogOml = I , sedongkonclcnen loirnyo = O

0l
0

l=
:
0

;j
L-3

Sistem d Trznsformasi Koordimt

STK

l.aqfionnaffitc

flatrlx l.lol
Yoitu motrix dengonscnuo clcncn = O

:l

000

o0:
Q=

..::
000

Itotrlx Bqlc-sorgkor :
Yoitu motrix dengonbonyokboris = boryok kolom

(z
31
125 -71 2
11
-1
t-r
-3
15
-1

r,=
Dirrcrsi:6x6

IT.

L-3

-so o
13
2
s
1
2
2
2
I

10

-1
5
-2

17')
2
- 2 |1
OI
4 I

-11

4)

OPERASI TAATRD(

Yongdimoksudkondengonopenosidi sini odaloh openositmthemotik yong umum,seperti jugo


podoorithmotiko.
Dohn melakukonopol'qsinotrix, terlebih dohuluhorus ditinjou syorot operosi.
A. Pcmlnbohon/Pcngilnongqn l otrlx
Syorot z
(
"u
I azt

n=l:

L",',

kcdn mardx furdimcnsi sama


dn
Ap

?rs
:

"r"-l
azrl

;l

am2 affi

^*,)

( o'

lh'b',

"=lI :
L brt

(arr*brt

A+ B =

8rz+bre Ers+brs
An+ba
:
:
:
"':''
:
:
|
(.arrl*b,nt 4na+brre arns+bm3

(^"-au
A-B =

brg

b,",

htto

*j*l

arn+brJ

""".,io,"J

?trb:n
az'bz
:

8rs-brs
:
'

"';*l

L*,-u'.,

a,n3-bro

*-t*J

ar-br

arn2-bn2

Sistem 4 Trunsformasi Kdimt

bre

arn-brnl

STK
B. Pc*ollor
Syorrct:

(
l=

mxn

f,cirix
' Ms
kobn nofr,tc p,*nn
pa*alin
dirrrcrrslnnlrir lrasf,
?n

ots

l" r :
"r,

L;t

am2 am3

nnfrx lcd,n ,
= (Ms naffiicl x tcobtn1pt*Zl

'"i;L;:
;i
( ru

a,"')

hs

b; a :
::
ha

4z
c-2.

bng

^1

Qg
:

vlo

^l
vao

'l

::

mxo

hz

::]

.l

qms

Ctn2

Fl
vlm

.|

di mano:
c11= (a11b11)+ (op.b21) + (opb3) + .......... (o1rbnr)
cp = (o1pbp) + (o1pb22) + (orybsz) + ...-.... + (o1'pbn2)
::
c21: (421.b11)+ (o22,bn) * (oar.brJ + ...-.-. + (o2',.b6)
c22 = (o2pb12) + (o22.b22)* (azr.bea) + .........+ (oan bne)
ca1= (o31.b1r)+ (o32"b21)+ (op$1) + .........+ (o3,pbnr)
ca2 : (o3pb1.) + (o33b22)+ (o33.b32)+ .........+ (o3rbn2)
:::;
q* : (orpblo) * (ora.bao) * (orr.bs") + ......-..* (o.*b-)

C. Inwrsc
Syorot:

tlAotrix
matrix dctgon koldt, = hris

(tmtlx

b$r

saryil@)

'penbolikon'
Sesungguhnyo,yong dimksudkon dengon inverse rmtrix odohh
rmtrix. Podopenulisonsehori-hari diserupokondagnn llA
, dengon A odoloh
smtu matrix.
Xnwr.sc mctrix A , lebih seringditulis sebogoi A-t.
Berhubunghitungon motrix ini, cukup sukar dilokukonnyo,moko tidok diturtmkan
corn hitungonrryo,Pododosornyo,hitungoninverse ini, meloluihitungon:
l. deterrnimn
2. operosinronml(eliminosi)
Woloupundemikinn,kontrol motrix inverseodohh:

A.A-r = I
Di mona:

I = motrix sqt$n

Sistem & Ttutsformoi Koordimt

STK
D. irioirix

-l norsoose

suatutmtrix ynrg'diputoilort':li::
Yongdinoksuddengnnnctrix trronsposeodohh
Ar

= tmfrix trronspose
dori motrix A
Ms ilpfrirc oml . t rq$odf kobn tnfr)c taEW
Ms natltc t?trye:
kobn rmtfrt( mol . @l

BFortibohwoz

,:[1 fl
.r'r[1l fl

xII. HITI hl6AN crcngo.nD(CEL

hitungnn
notrix, dionjurkonwrtukmeneropkon
EXCEL.
donmempercepot
Untuknremudohkon
hitungcndengonsoftmre tersebut.
Berikutini, hngkohpehksonoon
A. Pammtnhon/PcmwongonlAofrlx
Contoh:
I

ll i

[=
3x3

L*5

A+B
3x3

A _B
3x3

Lanokoh hitumn

i] ' .r.=F-?
1

=fil
:ii|

,l;I
F

1. Tuliskon/fsikon
dotonotrix A don B.
notrix B podaFt sompoidengonH3
2. Block(sorot) tcmpat hosil pcno@
akan ditulislon.
Misol 85 sompoidengonD7
r motrix hosilpemmbohon
okondituliskanpodo85 sompoidengpnD7.
(3 x 3)
Ingrotdimensimotrix hosiloper.osi.
pengumngon
okondituliskonpodoF5 sompoidergonH7.
o rutrix hosil
L-6

Sistem 4 TrunsformasiKoordimt

STK

Loryirannotrbc
?

"Frrliclean
! u..-|E.r

narla
lrqeq

araaa
tsstty

$rlia
(stp

.
.

' rlCl{.FlflkrEa.Lrtr
-19
t.tflrrlr

t.JlJ,

4. Tekan: SHFT+CTIU+ENTER
5. Block (sorct) F5 sampaldengranH7
padaruangtulis : '=(Bl:D3[Fl:H3] '
6. Tuliskan
7. TeKan: S}IFT+ GTRL+ ENTER
Keterangan:
I

Untukblok matix A , yaitu(Bl:D3) , dapatdilakukandenganmelaluiblocking


pulauntukmatrixB , yaitu(F{:H3}
mouse.Demikian

B. Pcrlraltor fid

e
to

[=

11
12

,tr3

BC

D.
10
114
3
3
I
|
143 5 6
r

-2

\5

HI
l7_21 9-1
-16 I
f11 2
r_9 24 1 0 4

F6

B=

J.
-
2

3x5

Dinensi motrix hosalltoli odaloh: (4 x 3) (3 x 5) : (4 x 5)


1. Tuliskon/Isikondoto motrix A podo89 - Df A don B podoFZ - Jll.
?. Blocktempot hosilperkolion 814 - F17
3. Tuliskanpodcrtnng tulis : ' =ll#.LlLT(89:D!2),(F9:Jt!!),
4. Talion : SHFT + CTRL + ENTER

I u. 211
A.B= 1126 13s
I 41O _749
4x 5 [--+r -zso

173 -17 24-l


59
1 41

367 _22 410 |

1 -6BJ

1T

C. &wrrsc Alotrix
1

Pc

r=

3x3

114

I 3 3
L43

?'1
8l
6_)

Dimensimatrix inverseodoloh: (3 x 3)
1. Tuliskon/fsikon
dotomotrix A podoBl - D3
?. Blockternpothosilinverse 819 - DZI
3. Tuliskon
podoruongtulis : ' =flIhfVERSE(89:D121,69:Jll)).
4. Telon : SIFT + (IIRL . ENTER

Sistem & fivnsfonnasi Kutdimt

L-7

STK

Laqimn natrix

r'\

o.ozrr,421
I o.ooeszt-o.o3oo1

A-t = | -otnz 0.171938 -o.oosgaI


-0.00608J
L0.04622e o.O71Tt6
D. lioilr<

Tr.onsposc

I u. 211 17s -rT

241

1 41
.{= 1126 135 59
-22
-310
-tts
#r
| +to
|
1 S8J
4x5 L-41 -253 17
motrix tronsposeodaloh: (5 x 4)
Dirnensi
1. Tuliskon/Isikondoto rnotrix A podo 814 - F17
2. BlocktenrpothosiltrorsposeH14 - K18
'=fQ4lrgpggg(814:F17)'
3. Tuliskonpodoruorgtutis :
4. Tekon : SHFT + CTRL+ ENIER

410 -41.}
I sa 126-749
-2s3
| 211 135

Ar= lrza
l-n

5x4

Sistem 4 Trvrcfornasi Koqdimt

24

s9 367 1Tl
-8 -22 1l
14 -310 -68J

Anda mungkin juga menyukai