Anda di halaman 1dari 5

Bab Pembahasan

Pembahasan Studi Kasus Pembangunan Bumi siliwangi International Airport,di daerah pantai
Pakis Haji Kabupaten Karawang
Aktivitas pembagunan bandara di daerah pantai, bukan hanya sekadar mengeruk, kemudian
memunculkan daratan baru atau untuk kepentingan komersial semata. Lebih dari itu, yang
harus dipikirkan adalah bagaimana dampak ekologis kawasan pantai dengan pembangunan
bandara udara tersebut. Dampak yang yang sudah jelas nampak di depan mata akibat proyek
pembangunan Bandara Bumi Siliwangi yang berada di pesisir pantai Pakis Haji Karawang
adalah kehancuran ekosistem berupa hilangnya keanekaragaman hayati. Keanekaragaman
hayati yang diperkirakan akan punah akibat pembangunan bandara antara lain berupa
hilangnya berbagai spesies mangrove,seperti pohon-pohon mangrove yang tumbuh di
kawasan ini menjadi rusak, punahnya spesies ikan, kerang, kepiting, burung,batu-batu karang
yang biasanya terlihat di pinggir pantai pun sudah tidak tampak lagi,dan hilangnya berbagai
keanekaragaman hayati lainnya.
Dampak lingkungan lainnya dari pembangunan bandara di daerah pantai adalah
meningkatkan potensi banjir. Hal itu dikarenakan proyek tersebut dapat mengubah bentang
alam (geomorfologi) dan aliran air (hidrologi) di kawasan pembangunan bandara tersebut.
Perubahan itu antara lain berupa tingkat kelandaian, komposisi sedimen sungai, pola pasang
surut, pola arus laut sepanjang pantai dan merusak kawasan tata air. Potensi banjir akibat
pembangunan bandara itu akan semakin meningkat bila dikaitkan dengan adanya kenaikan
muka air laut yang disebabkan oleh pemanasan global.
Sementara itu, secara sosial rencana pembangunan bandara itu dipastikan juga dapat
menyebabkan nelayan tradisional tergusur dari sumber-sumber kehidupannya. Dampak yang
dirasakan oleh nelayan laut,berupa hilangnya beberapa jenis ikan tangkapan karena terumbu
karang tersedimentasi oleh lumpur, semakin jauhnya wilayah tangkapan, , dan usaha
menangkap ikan tidak dapat dilakukan lagi. Akibat dari hal tersebut menurunkan hasil
tangkap nelayan yang akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan nelayan. Penggusuran itu
dilakukan karena kawasan komersial yang akan dibangun mensyaratkan pantai sekitarnya
bersih dari berbagai fasilitas penangkapan ikan milik nelayan.
Adanya pembangunan bandara sebagai alternatif untuk mengurangi kepadatan di bandara
soekarno-hatta tersebut,mengakibatkan perubahan wajah kota pada daerah pesisir pantai.

Perkembangan penduduk Kota Karawang yang notabenya daerah dengan kepadatan


penduduk yang tinggi,menyebabkan aktivitas masyarakat banyak terserap pada kawasan
tersebut, baik untuk menikmati keindahan pantai ataupun dimanfaatkan oleh sektor informal
untuk mencari nafkah. Kondisi seperti yang disebutkan di atas membawa pengaruh terhadap
keberadaan ruang publik di Kawasan pesisir.
Pembangunan bandara di sekitar kawasan tersebut memperlihatkan gejala mulai hilangnya
ruang publik yang ada. Akses masyarakat terhadap view pantai dan pesisirnya mulai
berkurang seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan di wilayah tersebut.
Dampak pembangunan bandara di pesisir telah mengakibatkan berkurangnya aksesibilitas
ruang publik, ketidakberlanjutan fungsi ruang publik, terciptanya pola penataan ruang publik
yang tidak memberikan keleluasaan akses bagi masyarakat dan munculnya pola penguasaan
ruang publik yang tertutup dan berkesan private-domain.
Sebuah ekosistem pantai yang sudah lama terbentuk dan tertata sebagaimana mestinya dapat
hancur atau hilang akibat pembangunan bandara. Akibatnya adalah kerusakan wilayah pantai
dan laut yang pada akhirnya akan berimbas pada ekonomi nelayan. Matinya biota laut dapat
membuat ikan yang dulunya mempunyai sumber pangan menjadi lebih sedikit sehingga ikan
tersebut akan melakukan migrasi ke daerah lain atau kearah laut yang lebih dalam, hal ini
tentu saja akan mempengaruhi pendapatan para nelayan setempat.
Bukan itu saja, sudah mejadi hukum alam, kegiatan pembangunan bandara akan
menyebabkan penaikan masa air dan memicu terjadinya abrasi yang secara perlahan-lahan
akan menggeser dan menenggelamkan kawasan sepanjang pantai bukan hanya di kawasan
dimana pembangunan bandara itu dilakukan, namun juga dikawasan lain yang dalam satu
kesatuan ekosistim alamiahnya, saat ini di beberapa kawasan, air pasang yang naik bahkan
telah memasuki kawasan pemukiman.
Di satu sisi pembangunan bandara mempunyai dampak positif yaitu menyelesaikan dua
permasalahan secara bersamaan yaitu mengurangi kepadatan di bandara Soekarno Hatta
sekaligus menyediakan transportasi udara bagi kawasan industri di Jawa Barat,dimana hal
tersebut dapat meningkatkan mobilitas daerah industri Bekasi ,Karawang,Purwakarta.Namun
di sisi lain jika tidak diperhitungkan dengan matang dapat berdampak negatif terhadap
lingkungan. Di sinilah diperlukan kepedulian dan kerja sama sinergis dari semua komponen
stakeholders.

Proyek pembangunan bandara di sekitar kawasan pantai seharusnya terlebih dahulu


diperhitungkan kelayakannya secara transparan dan ilmiah melalui sebuah kajian teknis
terhadap seberapa besar kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya lalu disampaikan
secara terbuka kepada publik. Penting diingat pembangunan bandara adalah bentuk campur
tangan (intervensi) manusia terhadap keseimbangan lingkungan alamiah pantai yang selalu
dalam keadaan seimbang dan dinamis, hal ini tentunya akan melahirkan perubahan ekosistem
seperti perubahan pola arus, erosi, sedimentasi pantai, serta kerusakan biota laut dan
sebagainya.
Jadi pembangunan bandara di daerah pantai masih diperlukan selama dilakukan dengan
kajian yang komprehensif. Simulasi prediksi perubahan pola arus hidrodinamika laut secara
teknis dapat dilakukan dengan model fisik (laboratorium) atau model matematik. Dari
pemodelan ini dapat diperkirakan dampak negatif yang terjadi dan cara penanggulangannya.

gambar lokasi rencana pembangunan bandara bumi siliwangu di pakis haji karawang

http://thepresidentpostindonesia.com/2014/10/10/haryono-solusi-terbaik-bangun-bandarabaru/

Berilkut illustrasi beberapa Bandara atau landasan pacu berlokasi di pesisir pantai yang sudah
diterapkan di berbagai daerah baik di Indonesia maupun luar negeri

Landasan Pacu di Kaimana Airport Papua

Bandara Prince Juana di Kepulauan Karibia

Gambar Landing Pesawat di Bandara Prince Juana di Kepulauan Karibia