Anda di halaman 1dari 16

E- Business

Konsep Dasar

SKI

Pendahuluan
Pokok Pembahasan
- Pengertian e-commerce dan e-bisnis
- Ruang Lingkup e-bisnis

SKI

e-commerce
Segala bentuk transaksi perdagangan/ perniagaan
barang atau jasa (trade of goods and service)
dengan menggunakan media elektronik.
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran
barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti
internet atau televisi, www, atau jaringan komputer
lainnya.

SKI

e-Bisnis
Ditujukan untuk meningkatkan daya saing
organisasi dengan memanfatkan teknologi
informasi baik dalam lingkungan organisasi
secara menyeluruh maupun di luar
organisasi, melalui hubungan mitra diluar
organisasi.
Mencakup seluruh pertukaran informasi
secara elektronik, baik didalam organisasi
maupun dengan stakeholder eksternal,
untuk mendukung berbagai proses bisnis
SKI

e-bisnis mencakup e-commerce dan proses


internal, seperti : produksi, manajemen
persediaan, pengembangan produk,
manajemen resiko, keuangan, manajemen
pengetahuan, SDM, dll
Defenisi
e-bisnis
memperlihatkan
bagaimana teknologi informasi berfungsi
sebagai media tercapainya proses dan
sistem bisnis yang jauh lebih baik
dibandingkan cara-cara konvensional

SKI

E-bisnis bukan sekedar penggunaan tenologi untuk


otomasi proses-proses bisnis yang ada, namun
juga mencakup penggunaan teknologi untuk
mengubah proses-proses bisnis tersebut

SKI

Ruang Lingkup
E- Bisnis

SKI

Ruang Lingkup E- Bisnis


Prinsip 4 W untuk memahami ruang lingkup ebisnis:
What
- wilayah e-bisnis mencakup kolaborasi
antara organisasi dengan mitranya, interaksi
antara organisasi dengan pelanggannya, dl.
- luasnya komunikasi yang dimungkinkan
dengan teknologi internet berdampak pada luasnya
wilayah e-bisnis.

SKI

Who
Entitas-entitas yang berinteraksi dalam suatu
sistem e-bisnis dapat diklarifikasikan menjadi :
Agent, business, Consumer, Device, Employe,
Family dan Goverment
Where
Kegiatan e-bisnis dapat dilakukan dimana saja,
sejauh pihak-pihak yang berkepentingn memiliki
fasilitas elektronik

SKI

Why
Penerapan e-bisnis tidak saja menguntungkan
organisasi karena komponen biaya tinggi yang
dapat dihemat, tetapi juga memberikan kesempatn
kepada organisasi untuk menaikkan tingkat
pendapatannya.

SKI

10

7 Langkah taktis e-Bisnis

SKI

11

7 Langkah taktis e-Bisnis.


Fokus.
Alasannya, dalam kasus e-bisnis, puluhan atau
ratusan produk tidak memiliki manajer produk yang
mengawasinya. Dan hanya diserahkan ke orang TInya saja. Oleh karena itu produk-produk yang dijual
di internet juga harus menjadi bagian yang fokus
dari masing-masing manajer produk.
Membuat banner berupa teks.
Menurutnya, berdasarkan hasil riset, telah terbukti
bahwa tingkat respons dari suatu klik lebih
banyak berasal dari banner berupa teks bukan
berasal dari banner berupa gambar. Kebanyakan
orang, masih belum tahu dalam hal ini.
SKI

12

Menciptakan 2-level afiliasi.


Dalam dunia online, e-bisnis yang berhasil harus
menciptakan
program
distribusi
pemasaran
program afiliasi.Dengan teknologi internet, pebisnis
akan mampu membangun 2 tingkat afiliasi,
maksudnya distributor penjualan utama dan agen
penjualan
kedua.
Distributor/dealer
utama
mendapatkan komisi lebih besar, misalnya 20% dan
supplier yang mengambil barang dari dealer utama
tersebut mendapat komisi 5 atau 10%.

SKI

13

Memanfaatkan kekuatan email.


Email adalah aktivitas pertama yang paling banyak
digunakan di Internet, kedua adalah situs pencari.
Karena itu manfaatkan kekuatan pemasaran yang dapat
dilakukan oleh email. Dalam hal ini pemasaran melalui
email atas dasar persetujuan (permission), bukan
spamming. Ingat, kebanyakan penjualan terjadi setelah
beberapa kali di follow-up, bukan dari hasil instan
karena kunjungan pertama mereka ke situs web Anda.
Menulis artikel.
Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi
atau sosialisasi, jadi jangan berpikir bisa menjual kalau
malas menulis untuk mengedukasi bisnis/produk.
SKI

14

Melakukan e-Marketing.
75% dari waktu tim pemasaran harus berpusat pada pemasaran,
kombinasikan antara strategi offline dan online. Menurut Bob
dalam tulisan tersebut, kebanyakan dari kesalahan e-bisnis
adalah pebisnis terlalu banyak mencurahkan waktu di proses
bisnis serta teknologinya. Hal ini memang tidak salah dan ini
memang harus dilakukan oleh orang TI, namun tim pemasaran
di perusahaan juga harus mengetahui teknik-teknik pemasaran
online (eMarketing) bukan saja secara offline.

Melakukan komunikasi secara instan.


Kebanyakan dari kegagalan dalam e-bisnis adalah masalah soal
kepercayaan dan komunikasi. Kepercayaan dapat ditingkatkan
apabila
komunikasi antara produsen dan konsumen
berlangsung instan, cepat dan tidak tertunda. Misalnya dalam
kecepatan menjawab email.
SKI

15

End of Session

Click to edit company slogan .

www.themegallery.com
SKI

16