Anda di halaman 1dari 7

TUGAS PENDAHULUAN

1.
2.
3.
4.

Tuliskan geologi regional daerah penelitian !


Tuliskan pengertian kekar dan jenisnya!
Tuliskan pengertian sesar dan jenisnya!
Tuliskan pengertian lipatan dan jenisnya!
Jawaban

2. Kekar adalah struktur rekahan pada batuan dimana tidak ada atau relative tanpa
mengalami pergeseran pada bidang rekahannya. Kekar dapat terjadi pada semua jenis
batuan, dengan ukuran yang hanya beberapa millimeter (kekar mikro) hingga ratusan
kilometer ( kekar mayor ) sedangkan yang berukuran beberapa meter disebut dengan
kekar minor. Kekar dapat terjadi akibat proses tektonik maupun perlapukan juga
perubahan temperature yang signifikan. Kekar merupakan jenis struktur batuan dalam
bentuk bidang pecah. Karena sifat bidang ini memisahkan batuan menjadi bagianbagian terpisah maka struktur kekar merupakan jalan atau rongga kesarangan batuan
untuk dilalui cairan dari luar beserta materi lain seperti air, gas dan unsur-unsur lain
yang menyertainya

Jenis-jenis Kekar
Kekar di bedakan menjadi 3 macam yaitu kekar pengerutan, kekar lembar dan
kekar akibat tektonik.

Kekar lembar (sheet joint ) yaitu sekumpulan kekar yang kira-kira sejajar
dengan permukaan tanah, te

rutama pada batuan beku. Terbentuknya kekar ini akibat penghilangan beban
batuan yang tererosi. Penghilangan beban pada kekar ini terjadi akibat :

1) Batuan beku belum benar-benar membeku secara menyeluruh


2) Tiba-tiba diatasnya terjadi erosi yang dipercepat
3) Sering terjadi pada sebuah intrusi konkordan (sill) dangkal

Sheet joint di sekitar Half Dome di California

Sheet Joint granit pada Enchanted Rock di Texas, AS

Kekar pengerutan (srinkage joint) yaitu kekar yang disebabkan karena gaya
pengerutan yang timbul karena pendinginan (pada batuan beku = kekar tiang /
kolom) atau pengeringan (pada batuan sedimen) biasanya berbentuk
polygonal yang memanjang. Kekar kolom yang terjadi pada batuan beku,
pada umumnya terjadi akibat adanya intrusi dangkal (intrusi batuan yang
letaknya relative dekat dengan permukaan bumi) bentuknya adalah seperti
pilar-pilar berbentuk segi empat atau segi 6

C.

Kekar akibat tektonik, berdasarkan genesanya kekar tektonik dibagi menjadi


2 macam yaitu kekar gerus dan kekar tarik

Klasifikasi Kekar
Klasifikasi kekar ada beberapa macam , tergantung dasar klasifikasi yang digunakan ,
diantaranya :

Berdasarkan bentuknya

Berdasarkan cara terjadinya ( genesanya )

Berdasarkan kerapatannya

Berdasarkan kecepatannya

Klasifikasi kekar berdasarkan bentuknya

a.

Kekar sistematik yaitu keakar dalam bentuk berpasangan arahnya sejajar satu
dengan yang lainnya .
b. Kekar non sistematik yaitu kekar yang tidak teratur biasanya melengkung dapat saling
bertemu atau bersilangan di antara kekar lainnya atau tidak memotong kekar lainnya
dan berakhir pada bidang perlapisan

a.

Klasifikasi kekar berdasarkan ganesanya

Kekar Gerus (Shear Joint), yaitu kekar yang terjadi akibat stress yang cenderung
mengelincir bidang satu sama lainnya yang berdekatan.

Ciri-ciri dilapangan :

Biasanya bidangnya licin.

Memotong seluruh batuan.

Memotong komponen batuan.

Biasanya ada gores garis.

Adanya joint set berpola belah ketupat.

b. Kekar Tarikan (Tensional Joint), yaitu kekar yang terbentuk dengan arah tegak
lurus dari gaya yang cenderung untuk memindahkan batuan (gaya tension). Hal ini
terjadi akibat dari stress yang cenderung untuk membelah dengan cara menekannya
pada arah yang berlawanan, dan akhirnya kedua dindingnya akan saling menjauhi.

Ciri-ciri dilapangan :

Bidang kekar tidak rata.

Selalu terbuka.

Polanya sering tidak teratur, kalaupun teratur biasanya akan berpola


kotak-kotak.

Karena terbuka, maka dapat terisi mineral yangkemudian disebut vein.

Kekar tarikan dapat dibedakan atas:


a.

Tension Fracture, yaitu kekar tarik yang bidang rekahannya searah dengan
tegasan.
b. Release Fracture, yaitu kekar tarik yang terbentuk akibat hilangnya atau
pengurangan tekanan, orientasinya tegak lurus terhadap gaya utama. Struktur ini
biasanya disebut STYLOLITE.

Klasifikasi kekar berdasarkan genesa dan keaktifan gaya yang


membentuknya

a.

Kekar orde pertama yaitu sebagai hasil langsung dari gaya pembentuk kekar
.Umumnya mempunyai bentuk dan pola yang teratur dan ukurannya relative besar .
b.
Kekar orde kedua yaitu kekar sebagai hasil pengaturan kembali atau pengaruh
gaya balik / lanjutan untuk mencapai kesetimbangan massa batuan .

Klasifikasi kekar berdasarkan bentuknya

a.

Kekar sistematik yaitu keakar dalam bentuk berpasangan arahnya sejajar satu
dengan yang lainnya .
b. Kekar non sistematik yaitu kekar yang tidak teratur biasanya melengkung dapat saling
bertemu atau bersilangan di antara kekar lainnya atau tidak memotong kekar lainnya
dan berakhir pada bidang perlapisan

1. Sesar adalah pergeseran pada tubuh batuan yang telah mengalami pergeseran.
Sesar dapat dibagi 3 yaitu sesar naik, sesar turun dan sesar geser.

2. Lipatan adalah hasil perubahan bentuk atau volume yang mencerminkan suatu
lengkungan yang mekanismenya disebabkann oleh dua proses, yaitu bending
(melengkung) dan buckling (melipat). Jenis- jenis lipatan antara lain :
a. Concentric Fold : (lipatan konsentris/lipatan paralel) adalah sebutan untuk

perlapisan dimana jarak-jarak (tebal) tiap lapisan yang terlipat tetap sama.
b. Similar Fold. : sebutan untuk perlipatan dimana lapisan-lapisan yang

terlipat/dilipat dengan bentuk-bentuk yang sama sampai ke dalam. Antiklin


maupun sinklin ukurannya tidak banyak berubah ke dalam maupun ke atas

c. Chevron Fold. : lipatan menyudut atau sendinya tajam dan menyudut.

Dalam hal ini, sayap lipatannya merupakan bidang planar.


d. Isoclinal Fold. : lipatan dimana kedudukan bidang sumbunya sejajar atau

relatif sejajar dan kedua sayapnya sejajar atau hampir sejajar


e. Box Fold : lipatan dimana bagian puncaknya relatif rata atau datar
f. Kink Fold : lipatan bersudut tajam yang dibatasi oleh permukaan planar