Anda di halaman 1dari 4

Paper Bahasa Indonesia

RESUME SEMINAR
Menumbuh Kembangkan Kemampuan Menulis Karya
Ilmiah dan Jurnal dan Meningkatkan Pengetahuan
Masyarakat pada Etika Profesi Kewatawanan
di TV Swasta Indonesia

Disusun oleh:
Nisrina Setiowati
4123141065
BIO DIK A 2012

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2015

PENULISAN AKADEMIK
Menulis ilmiah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan
tulisan akademik. Tulisan akademik ialah karya tulis yang disusun akademisi untuk
memperoleh gelar akademik, misalnya disertasi untuk mencapai gelar doktor (S3), tesis untuk mencapai gelar master (S-2), skripsi untuk mencapai gelar sarjana
(S-1), dan karya tulis atau Tugas Akhir bagi program diploma.Tulisan ilmiah bisa
juga untuk memenuhi tugas-tugas akademik, misalnya laporan penelitian, makalah
untuk diskusi/ seminar/ simposium. Makalah untuk memenuhi tugas suatu mata
kuliah pun termasuk tulisan akademik. Karya tulis

merepresentasikan

intelektualitas penulisnya. Bahkan, karya tulis juga merupakan representasi


integritas moral penulisnya. Karena karya tulis merupakan representasi kualitas
intelektual dan integritas moral penulisnya, karya tulis merupakan unsur yang
signifikan dalam meniti jenjang karier yang lebih tinggi bagi penulisnya.
A. Hal yang penting dalam penulisan akademik
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam penulisan
akademik, hal tersebut anatara lain :
1. Substansi penulisan akademik harus berdasarkan suatu kejadian dan
analisis logis dan disajikan secara ringkas/padat, serta argumentasi
akurat.
2. Penulisan akademik penyajiannya dapat dilakukan berdasarkan
argumentasi kita, yang didasarkan pada pengetahuan dan analisis
yang akurat.

B. Syarat penulisan akademik


Adapun syarat penulisan akademik antara lain sebagai berikut :
1. Menggunakan bahasa yang jelas, singkat dan netral.
2. Bahasa tulisan merupakan hasil riset.
3. Menggunakan teori yang tepat.
4. Didukung oleh kepustakaan atau referensi yang relevan.
5. Semua referensi ditulis dengan tepat dan teliti.

6. Tulisan harus formal


7. Fokus pada isi bukan pada penulis

C. Tipe-tipe penulisan akademik


1. Tugas Kuliah/Esai
Ciri-ciri dari esai antara lain sebagai berikut :
-

Menyajikan argumentasi.

Fokus pada evaluasi atau analisis teori setelah seseorang


mengemukakan ide atau melakukan riset.

Biasanya mencakupi penelitian baru atau original.

Bagian dari penulisan lebih lanjut.

Bermakna membaca hati-hati.

Tidak diregeneralisasi dalam rekomendasi.

Selalu digunakan dalam konteks akademik.

Struktur Esai
-

Teks Utama :

Pendahuluan

Tubuh Utama

Kesimpulan

Bagian Akhir :

Referensi

2. Laporan
Laporan disusun setelah proyek atau investigasi selesai.
Proyek/investigasi yang sudah dikerjakan dan didasarkan pada
referensi.
Ciri-ciri laporan antara lain sebagai berikut :
-

Menyajikan informasi.

Menyajukan data dan temuan dari kegiatan eksperimen, survei,


studi kasus atau penglaman khusus.

Dibagi atas beberapa bagian.

Susunannya dapat dipindai dengan cepat.

Selalu diikuti dengan rekomendasi untuk dilaksanakan.

Jenis tulis yang dihasilkan dalam pekerjaan.

Struktur laporan :
-

Persiapan :

Halaman judul

Abstrak

Daftar isi

Teks Utama :

Pendahuluan

Metodologi

Temuan/hasil

Pembahasan

Kesimpulan

Bagian Akhir :

Referensi

Lampiran

D. Penulisan Referensi
Referensi atau disebut juga sebagai rujukan merupakan suatu
pernyataan berbagai ide,informasi ataupun kutipan dari hasil pemikiran
atau pekerjaan orang lain yang berperan untuk memperkuat suatu
pernyataan lainnya yang berkaitan.
Peran Referensi dalam suatu tulisan :
-

Pernyataan dari hasil kerja orang lain.

Menyediakan bukti atau fakta pada riset kita.

Mendukung argumentasi atau teori.

Mengikuti orang lain mengalokasikan sumber-sumber yang


digunakan.

Menghindari dakwaan dari plagiarisme.