Anda di halaman 1dari 32

ANUITAS

By Aditya Septiani

Anuitas adalah sejumlah pembayaran yang


sama besarnya, yang dibayarkan setiap
akhir jangka waktu, dan terdiri atas bagian
bunga dan bagian angsuran.

Jika besarnya anuitas adalah A, angsuran


periode ke-n dinyatakan dengan a n, dan
bunga periode ke-n adalah bn, maka diperoleh hubungan:
A = an + bn , n = 1,2,3,..

* Menghitung anuitas

Dengan notasi sigma:


1

A = M (1 i) k
n

k 1

Contoh:
Pinjaman sebesar Rp 2.000.000,00 akan diluna
si dengan sistem anuitas selama 3 tahun. Anuitas pertama dibayar satu tahun setelah penerimaan uang. Jika bunga diperhitungkan 15%
setahun, besarnya anuitas adalah.

Jawab:
A = 2.000.000

1
3

k 1

k
(
1
,
015
)

= 2.000.000(0,4380)
= 876.000
Jadi besarnya anuitas =
Rp 876.000,00

15%

2
3

0,6151
0,4380

* Membuat tabel rencana pelunasan


Contoh1:
Pinjaman sebesar Rp 200.000,00 akan
dilunasi dengan 4 anuitas bulanan . Anuitas
pertama dibayar satu bulan setelah
penerimaan uang. Jika bunga 3% sebulan,
buatlah tabel rencana pelunasannya!

Jawab :

A = 200.000

(1,03)
k 1

= 200.000(0,2690)
= 53.800

Bln
Ke

Pinjaman
awal

A = 53.800
Bunga3% Angsuran

1
2
3
4

200.000
152.200
102.966
52.254,98

6000
4566
3.088,98
1.567,65

Sisa
Pinjaman

47.800
152.200
49.234
102.966
50.711,02 52.254,98
52.232,35 22,63 *

* Sisa pinjaman tidak 0,00 terjadi karena


adanya pembulatan.

Contoh2 :
Bln Pinjaman
ke
Awal
1
2

..
..

Anuitas =
Bunga 3%

Angsr

Sisa
Pinjaman

Rp30.000,00

..
.

Rp 912.669,49
..

Berdasarkan tabel di atas , hitunglah besarnya


anuitas!

Jawab :
Pinjaman awal bln ke-1 = 30.000 x 100/3
= 1.000.000
Angsuran bln ke-1 = Pinj awal-Sisa Pinj
(a1)
= 1.000.000- 912.669,49
= 87.330,51
Anuitas = a1 + b1
= 87.330,51 + 30.000
= 117.330,51

Contoh 3:
Bln
ke

Pinjaman
awal

A = 45.000,00
bunga 3%

angsur

Sisa
Pinjaman

165.000
128.250
89.662,5
Berdasarkan tabel di atas , besar angsuran ke-3
adalah.
1
2
3

200.000
165.000
128.250

10.000
8.250
-

Jawab:
Bunga bln ke-3(b3) = 5% x 128.250
= 6.412,5
Angsuran ke-3 (a3) = 45.000 6.412,5
= 38.587,5
* Atau a3 = Pinj awal sisa pinj
= 128.250 - 89.662,5 = 38.587,5
Jadi besar angsuran ke-3 = Rp 38.587,5

*Menghitung Pelunasan Hutang


Jika pelunasan (angsuran) dalam anuitas ke-1
adalah a1, dalam anuitas ke-n adalah an, hutang
semula M dan suku bunganya i, maka :

an = a1(1+i)n-1

an = ak (1+i)n-k

Contoh:
Suatu pinjaman sebesar Rp 5.000.000,00
dengan bunga 6% per bulan akan dilunasi
dengan anuitas bulanan sebesar
Rp 500.000,00 .Dengan menggunakan tabel
berikut , hitunglah besar angsuran ke-3.
n

6%

2
3

1,1236
1,1910

Jawab:
a1 = A - b1 = 500.000 6%(5.000.000)
= 500.000 300.000
= 200.000
a3 = a1(1+i)3-1
= 200.000(1,06)2
= 200.000(1,1236)
= 224.720
Jadi besar angsuran ke-3 = Rp 224.720,00

* Menghitung Sisa Pinjaman


Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas
ke-m (m<n) dapat dihitung dengan cara:
1. Sisa pinjaman = besar pinjaman jumlah
semua angsuran yang sudah dibayar
Sm = M a1

m 1

k 1

1 (1 i )

2. Sisa Pinjaman = jumlah semua nilai tunai


yang belum dibayar, dihitung pada akhir
tahun pembayaran anuitas terakhir yang
dibayar

nm

(1 i )

Sm = A

k 1

3. Hubungan antara bunga dengan sisa


pinjaman, yaitu :
Sm =

b( m 1)
i

Contoh :
Seseorang meminjam uang sebesar
Rp 1.000.000,00 yang akan dilunasinya
dalam 12 anuitas bulanan. Anuitas pertama
dibayar sebulan setelah penerimaan pinja
man, dengan suku bunga majemuk 3% sebulan.Hitunglah sisa pinjaman setelah anuitas ke-9!

Jawab :
A = 1.000.000

1
12

= 1.000.000(0,100462)

(1,03)
k 1

= 100.462
12 9

k
(
1

0
,
03
)
S9 = 100.462
k 1

= 100.462 (2,828611)
= 284.167,92

Latihan:
1. Suatu pinjaman dengan suku bunga 5%
per bulan sebesar Rp 100.000,00 akan
dilunasi dengan 5 anuitas bulanan. Jika
anuitas pertama dibayar sebulan setelah
pinjaman diterima,maka besar anuitas
tersebut adalah.

Jawab :

A = 100.000 (1,05)

k 1

= 100.000 (0,2310)
= 23.100

5%

5
6

0,2310
0,1970

2. Nilai q pada tabel rencana pelunasan di


bawah ini adalah.
Thn

Hutang
awal

A = 50.000
bunga angsr

Sisa
hutang

1
2

q
970.000

20.000
30.600

970.000
939.400

Jawab:
a1 = A b1 = 50.000- 20.000
= 30.000
Hutang awal thn ke-1 (q) = a1 + sisa htg
= 30.000 + 970.000
= 1.000.000
Jadi nilai q = Rp 1.000.000,00

3.
Per Pinjaman
ke
awal
1
2
3

A = 40.000
Bung =
9%

angsur

18.000
23.980
13.861,8
-

Sisa
Pinjaman
178.000
-

Dari tabel di atas , hitunglah besar sisa pinjaman


pada periode ke-3.

Jawab :
Pinjaman awal periode ke-2 = 178.000
Sisa pinjaman periode ke-2 = Pinjaman awal a2

= 178.000 23.980
= 154.020
Pinjaman awal periode ke-3 = 154.020
a3 = A b3 = 40.000 13.861,8
= 26.138,2
Sisa pinjaman periode ke- 3 = Pinj awal a3
= 154.020 26.138,2 = 127.881,8

4.
Thn Pinjaman
Anuitas
Sisa
ke
awal
Bunga angsuran pinjaman
5%
1
2
3

1.000.000
Y
948.750

X
Z
-

25.000
26.250
27.562,50

Dari tabel di atas, nilai Z yang memenuhi


adalah ..

Jawab :
Sisa pinjaman thn ke-1 = pinj awal a 1
= 1.000.000 25.000
= 975.000
Pinjaman awal thn ke- 2 (Y) = 975.000
Bunga thn ke-2 (Z) = 5% x 975.000
= 48.750
Jadi besar bunga thn ke-2 = Rp 48.750,00

5. Pada pelunasan pinjaman dengan


anuitas, diketahui suku bunganya 2%
sebulan. Jika angsuran bulan ke-3
Rp 67.300,00, maka besarnya angsuran
bulan ke-5 adalah.

Jawab :
a5 = a3 (1+i)5-3
= 67.300(1,02)2
= 67.300(1,0404)
= 70.018,92
Jadi besar angsuran bulan ke- 5 adalah
Rp 70.018,92

6. Pinjaman sebesar Rp 100.000,00 akan


dilunasi dengan anuitas tahunan sebesar
Rp 21.630,00 berdasarkan suku bunga
majemuk 8% setahun. Angsuran pertama
dilaksanakan satu tahun setelah
penerimaan pinjaman, sisa pinjaman
setelah angsuran pertama dibayar
adalah.

Jawab:
a1 = A b 1
8
= 21.630 100 x 10.000
= 21.630 8.000
= 13.630
S1 = A a1 = 100.000 13.630
= 86.370
Jadi sisa pinjaman setelah angsuran pertama
adalah Rp 86.370,00