Anda di halaman 1dari 15

BAB 2

TINGKAT DISKON

DAN DISKON TUNAI

Diskon dan Tingkat


Diskon merupakan pengurangan jumlah dari yang seharusnya
Diskon
dibayarkan, yang dilakukan di muka.

Konsep diskon dan tingkat diskon digunakan untuk produk pasar


uang, seperti: wesel (promissory notes), NCD (Nonnegotiable
Certificate of Deposit), dan lain-lain.
Penghitungan diskon dengan tingkat bunga:

S
P
1 r t
D S P
Dengan:

D
S
P
r
t

=
=
=
=
=

diskon
jumlah nominal akhir
principal (pokok)
tingkat bunga
waktu dalam tahun
2

Contoh 2.1
Berapa besarnya diskon dari Rp 8.000.000 selama 9 bulan
pada tingkat bunga 10% p.a.?
Jawab:
S = Rp 8.000.000
r
= 10%
t
= 9 = 0,75
D =SP
12
= Rp 8.000.000 Rp 7.441.860,47
S
P
= Rp 558.139,53

(1 rt)
Rp 8.000.000
P
(1 (0,1 0,75))
Rp 7.441.860,47

Penghitungan Diskon
Dengan
Tingkat Diskon
D=Sdt
P=SD
P = S (S d t) = S (1 d t)

dengan
D =
S =
P =
d =
t =

diskon
jumlah nominal akhir
principal (pokok)
tingkat diskon
waktu dalam tahun
4

Contoh 2.2
Bapak Tri meminjam Rp 50.000.000 selama enam bulan dari
sebuah bank yang mengenakan tingkat diskon 12%. Berapakah
besarnya diskon dan berapa uang yang diterima Bapak Tri?
Jawab:

S
d
t

= Rp 50.000.000
= 12%
= 6 = 0, 5

12

D =Sdt
= Rp 50.000.000 x 12% x 0,5
= Rp 3.000.000
Maka uang yang diterima Bapak Tri :
P =SD
= Rp 50.000.000 Rp 3.000.000
= Rp 47.000.000

Manipulasi Persamaan
Diskon
P
S
1 d t

r
d
(1 r t)

d
r
(1 d t)

Contoh 2.3
Berapa besarnya pinjaman yang harus Bapak Tri ajukan
supaya ia dapat menerima uang tunai Rp 50.000.000 secara
penuh? (dengan lama meminjam 6 bulan dan tingkat diskon
bank adalah 12%)
Jawab:
P = Rp 50.000.000
d = 12%
t
= 6 = 0,5

12

P
S
1 dt
Rp 50.000.000
S
Rp 53.191.489,36
(1 (0,12 0,5))
7

Contoh 2.5
Jika diketahui tingkat diskon sebuah bank adalah 9%,
berapakah tingkat bunga yang ekuivalen untuk t = 1?
Jawab:

d
r
1 dt
9%
r
9,89%
1 (9% 1)

Contoh 2.6
Jika diketahui tingkat bunga sebuah bank adalah 10%,
berapakah tingkat diskon yang ekuivalen untuk periode 6
bulan?
Jawab:

r
d
1 r t
10%
d
9,52%
1 (10% 0,5)

WESEL

Wesel atau promissory notes adalah janji tertulis


seorang debitor (pembuat wesel) untuk membayar
sejumlah uang kepada atau atas perintah dari
kreditor (penerima wesel), dengan atau tanpa
bunga, pada tanggal tertentu.

interest bearing notes wesel yang mengandung


bunga
non-interest bearing notes wesel yang tidak berbunga

Wesel dapat dijual sebelum tanggal jatuh temponya


tiba.

10

Contoh 2.7

a.
b.

c.

Wesel senilai Rp 100.000.000 dengan bunga 11%


yang ditandatangani Tuan Achmad pada tanggal 1 Juli
2005 dijual oleh Tuan Bachtiar kepada Bank AAA
dengan menggunakan tingkat diskon 15% pada
tanggal 1 Agustus 2005. Jika wesel tersebut akan jatuh
tempo pada tanggal 30 Agustus 2005, hitunglah:
Berapa yang akan diterima oleh Tuan Bachtiar?
Berapa tingkat bunga yang akan diterima oleh bank
atas investasinya dalam wesel di atas jika wesel
tersebut dipegang hingga tanggal jatuh tempo?
Berapa tingkat bunga yang didapat Tuan Bachtiar
ketika ia menjualnya pada tanggal 1 Agustus 2005?

11

Jawab:
Pertama kita perlu membuat diagram waktu dan nilai
sebagai berikut:

12

a. Jumlah yang akan diterima oleh Tuan B achtiar :


Nilai jatuh tempo wesel adalah :

60
S Rp 100.000.000 1 0,11

365

S Rp 101.808.219,2

Nilai yang akan diterima penjual pada 1 Agustus 2005 adalah :

29
P Rp 101.808.219,2 1 0,15

365

P Rp 100.594.888,4
13

b.

r
r

Bank akan memperoleh Rp 1.213.330,8 (Rp 101.808.219,2


Rp 100.594.888,4) untuk investasi sebesar Rp 100.594.888,4
selama 29 hari.
Jadi:
P
= Rp 100.594.888,4
SI
= Rp 1.213.330,8
t
= 29 hari

SI
Pt

Rp1.213.330,8

0,15181 15,18%
29
Rp100.594.888,4
365
Caralain adalahmenghitung
r yangekuivalendengand 15% :
r

1 dt

0,15
0,15181 15,18%
29
1 0,15

365
14

c.

Tuan Bachtiar mendapatkan bunga sebesar Rp


594.888,4 untuk investasi Rp 100.000.000 selama 31
hari. Tingkat bunga yang ia dapatkan adalah:

SI
r
Pt
Rp 594.888,4
r
31
Rp 100.000.000

365
r 0,07004 7%

15