Anda di halaman 1dari 3

DEPARTEMEN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR JURUSAN KEPERAWATAN


FORMAT PENILAIAN
: Keperawatan Anak
: Memberi makan pada pasien bayi/anak melalui slang penduga lambung.
: Memasukkan slang penduga lambung ke dalam lambung melalui hidung/mulut
: Memenuhi kebutuhan nutrisi dan obat
Komponen Penilaian/ Keterampilan
Kemampuan ke - Ket
I II III
IV
I Tahap persiapan (30%)
A. Persiapan pasien
1. Memperkenalkan diri
2. meminta pengunjung/ keluarga meninggalkan ruangan.
3. Menjelaskan tujuan
4. menjelaskan langkah/ prosedur yang akan dilakukan
B. Persiapan lingkungan
1. Menutup pintu/ jendela atau memasang sampiran
C. Persiapan alat
1. Slang penduga lambung sesuai kebutuhan, dimasukkan
dalam mangkuk berisi air matang hangat
2. Corong/spuit 10-20 cc
3. Lap makan
4. Bengkok
5. Plester dan gunting
6. Makanan cair yang hangat sesuai kebutuhan
7. Air teh/air matang dalam tempatnya
8. Obat yang telah dicairkan, bila perlu

1. Mata Ajaran
2. Kompetensi
3. Pengertian
4. Tujuan
N
o

II

Tahap pelaksanaan
A. Pengetahuan (20%)
1. Penguasaan prosedur
2. Ketepatan data
3. rasional tindakan
B. Sikap (20%)
1. Disiplin
2. motivasi
3. kerja sama
4. tanggung jawab
5. komunikasi
6. kejujuran
7. penampilan fisik
8. kreatifitas
C. Keterampilan (60%)
1. Cuci tangan
2. Anak diatur dalam posisi semi fowler, pada bayi dibedong
3. Lap makan dipasang diatas dada. Bengkok diletakkan
disamping pipi
4. Lubang hidung dibersihkan
5. Slang penduga lambung diukur panjangnya dari epigastrium
sampai ke hidung, kemudian belok ke telinga selanjutnya
dibei tanda
6. Ujung slang dicelupkan ke dalam air matang
7. Pangkal slang dilipat/ditutup dengan tangan kiri, dan
ujungnya dimasukkan melalui secara perlahan-lahan sambil
membimbing/ memperhatikan keadaan umum anak, sampai
batas yang diberi tanda
8. Memeriksa apakah slang betul-betul masuk ke dalam
lambung dengan cara :
- Mengisap cairan lambung dengan spuit
- Memasukkan udara ke dalam lambung
2-3
cc
dengan
spuit,
sambil
didengarkan dnegan stetoskop. Bila
terdengar bunyi letupan, berarti posisi
slang sudah tepat
9.
Udara dihisap kembali
10. Corong /spuit dipasang pada pangkal slang
11. Tuangkan sedikit air matang/teh ( pada bayi 2- 5 cc )
disusul dengan makanan cair melalui pinggir corong
12.
Bila makanan cair sudah habis, tuangkan lagi
sedikit- air matang
13.
Bila slang penduga dipasang secara menetap,
pangkal slang ditutup/dilipat dan diikat kemudian difiksasi
ke dahi
14.
Posisi anak dalam keadaan semi fowler dan miring
ke kanan selama setengah jam
15.
Pada bayi, setelah pemberian makan melalui slang,
bayi diangkat dan punggungnya ditepuk-tepuk, kemudian
dibaringkan miring
16.
Alat-alat dibersihkan dan dibereskan
17.
Catat macam dan jumlah makanan cair yang
diberikan pada lembar catatan perawatan dan catat
reaksinya
18.
Observasi keadaan umum selanjutnya

II
I

Tahap akhir (10%)


A. Evaluasi perasaan pasien (merasa aman dan nyaman).
B. Kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya
C. Dokumentasikan prosedur dan hasil observasi
Total Nilai
......................, 200 ....
penilai
1. ...............................
2. ...............................

Kriteria Nilai:
1. Item yang dilakukan tidak tepat dan tidak akurat
2. Tiga item yang utama tidak dilakukan
3. Bila satu item tidak dilakukan
4. Bila semua item dilakukan dengan tepat dan akurat