Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH ENTREPRENEURSHIP

Bertujuan untuk mendapatkan nilai UAS


KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa , karena
dengan Rahmat Nya kami telah dapat menyelesaikan penyusunan Makalah
Entrepreneurship ini.
Dan kami mengucapkan terima kasih pula untuk Dosen dan teman teman
sekalian yang telah mendukung dan membantu menyelesaikan makalah ini dengan sebaik
mungkin. Makalah ini dibuat bertujuan untuk mendapatkan nilai UAS (Ujian Akhir
Semester).
Kami berharap ,semua pihak dapat mendukung makalah ini. Kami menyadari bahwa
makalah ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Dan semoga makalah ini dapat

bermanfaat untuk teman teman yang membacanya. Oleh karena itu, saran dan kritik
sangat kami harapkan.

MAKALAH ENTREPRENEURSHIP PADA USAHA


TOKO ANEKA KUE

1.
2.
3.
4.

Tujuan pembuatan makalah ini adalah salah satu syarat untuk mendapat nilai UAS
(Ujian Akhir Semester) terbaik pada studi Entrepreneruship di AMIK BSI . Sebagai
bahan penulisan, diambil dari proses obsevasi, dan wawancara serta beberapa narasumber
yang mendukung pembuatan makalah ini. Kami menyadari tanpa kerjasama yang baik
dan dukungan semua pihak, maka makalah ini tidak akan berjalan dengan lancar. Oleh
karena itu pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberi Rahmat-Nya kepada kami untuk tetap
bersabar dalam mengahadapi hidup ini .
Bapak Peter Rajagukguk, selaku Dosen pembimbing pada studi Entrepreneurship, yang
banyak memberikan bimbingan pelajaran dan pengarahan kepada kami.
Kedua Orang Tua kami, yang telah memberikan dukungan secara moril, materil dan
doanya.
Serta teman-teman yang telah turut serta dalam pembuatan tugas makalah ini hingga
dapat terselesaikan . Kami menyadari bahwa pembuatan makalah ini masih banyak
kekurangan ,tapi kami berharap makalah ini dapat berguna untuk semuanya.

DAFTAR ISI

1.1
1.2
1.3
1.4
1.5

KATA PENGANTAR.......................................................................
DAFTAR ISI......................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN..........................................................
Latar belakang Masalah...................................................
Ruang Lingkup.................................................................
Rumusan Masalah.............................................................
Maksud dan Tujuan.........................................................
Metode Penelitian..............................................................
BAB II

LANDASAN TEORI.....................................................

2
4
6
6
7
9
10
11
15

1.
2.1
2.2
2.3
2.4
2.

BAB III

Wirausaha dan Wiraswasta...................................................


Pengertian........................................................................
Faktor Penting Wirausaha.............................................
Faktor Pemicu Wirausaha..............................................
Karakteristik Wirausaha................................................
Konsep Pemasaran..................................................................
2.5 Produk...............................................................................
2.6 Price...................................................................................
2.7 Place...................................................................................
2.8 Promotion..........................................................................

15
15
17
18
18
19
19
19
19
19

PEMBAHASAN.............................................................
20
3.1
Identitas Perusahaan..........................................................
20
3.2
Identitas Pemilik.................................................................
20
3.3
Identitas yang membantu..................................................
20
3.4
Tinjauan Umum Perusahaan............................................
21
a).
Sejarah....................................................................
21
b).
Struktur Organisasi dan Fungsi...........................
22
c).
Produk Barang.......................................................
22
d).
Proses Produksi......................................................
23
e).
Harga......................................................................
24
f).
Sumber Daya (Peralatan dan Perlengkapan).....
24
g).
Konsumen yang Dituju.........................................
25
3.5
Keuangan..............................................................................
25
3.6
Analisa SWOT.......................................................................
25
BAB IV PENUTUP.........................................................................
26
4.1
Kesimpulan............................................................................
26
4.2
Saran.......................................................................................
27
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................
28

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Latar belakangnya penyusunan tugas entrepreneurship dari penyusunan usaha atau
risent keadaan usaha berdasarkan observasi adalah menganalisis aspek - aspek yang
berhubungan dengan pengelolaan sebuah usaha dan untuk memenuhi nilai tugas yang
kelompok kami buat dalam melakukan observasi agar mendapatkan nilai UAS (Ujian
Akhir Semester ). Disini kami juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang
telah memberikan informasi kepada kelompok kami atas usaha yang dijalani.
Membuka peluang bisnis adalah impian yang terfikirkan oleh setiap orang untuk
mendapatkan untung yang sebesar besarnya , namun terkadang banyak yang masih takut
untuk memulainya. Tidak bagi pemilik Toko Aneka Kue ini yang berani membuka peluang
bisnis dari modal yang tidak begitu besar dan melakukan kebisaannya ke hal yang positif
sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sampai sekarang. Selain itu dengan membuka
usaha sendiri kita tidak hanya membantu kehidupan kita tetapi juga membantu orang lain dengan
memberi peluang kerja. Karena itu saya turut mendukung niat Anda untuk membuka peluang
usaha.

1.2

Ruang Lingkup
Ruang lingkup di sini adalah menentukan jenis usaha dan mengelola administrasi usaha.

Menganalisis aspek-aspek yang berhubungan dengan pengelolaan sebuah usaha akan membuat
kita makin efektif menetapkan diri sebagai calon wirausahawan. Dengan mengobservasi sebuah
usaha kita akan mmmengetahui cara-cara pembuatan usaha kecil sampai pada cara
mengelolanya. Dengan adanya kegiatan atau observasi ini kita dapat mengetahui bagaimana
mendirikan sebuah usaha sederhana .

Toko Aneka kue adalah salah satu toko yang menerima pesanan kue satuan atau
paketan.Toko Aneka Kue ini sangat diburu oleh orang-orang yang sedang atau ingin merayakan
hari ulang tahun,pernikahan atau pun acara-acara lain untuk memberikan simbolis kue tanda
cinta atau selamat.Toko kue ini bisa menerima semua pesanan pelanggannya tergantung bentuk
atau ukuran yang diinginkan.Selain kue tart toko Aneka Kue menyediakan snack-snack basah
seperti kue sus,dadar gulung,kue lumpur,pastel,lontong isi,semar mendem,putu ayu dan masih
banyak lagi tergangtung pesanan pelanggan.
Snack-snack basah tersebut juga bisa untuk acara pengajian,seserahan,arisan atau pun
acara lainnya.Toko kue rumahan ini selain tetangga sekitar,juga mempunyai pelanggan setia dari
luar komplek yang jauh dari lingkungan rumahnya.Meskipun belum menjadi perusahaan besar
toko kue rumahan ini selalu banyak menerima pesanan.
Dan dari usaha rumahan ini lah pemilik dapat memenuhi kebutuhan dirinya dan ke dua
anaknya,bahkan berlebih.Modal yang dikeluarkan pun tidak begitu banyak, namun keuntungan
yang diperoleh lebih dari cukup dari modal yang dikeluarkan.Toko kue seperti ini sangat
membantu untuk acara-acara tertentu dan tidak sedikit juga orang-orang yang berminat untuk
membangun usaha seperti ini.
Namun, Setiap usaha pasti akan atau pernah mengalami rugi atau kegagalan.Usaha
seperti ini pun tidak lepas dari hal tersebut.Tapi bagi yang ingin mencoba berwirausaha ini ,
jangan takut akan hal tersebut. Karena kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda.Di
zaman yang sulit memperoleh lapangan pekerjaan ,banyak orang yang berfikir untuk memulai
berbisnis.Jadi jangan takut untuk berbisnis dan memperoleh keunungan sebanyak-banyaknya.

1.3

a.
1.
2.
3.
4.

Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang terdapat dan sesuai dengan hasil wawancara yaitu
sebagai berikut :
Rumusan Masalah
Apa nama usaha atau nama toko Bapak/Ibu ?
Siapakah nama pemilik usaha tersebut ?
Sejak kapan usaha anda di bangun ?
Berapa banyak pegawai yang Bapak/Ibu pekerjakan ?

5. Berapa banyak uang atau modal yang diperlukan untuk membuat kue ?
6. Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue tersebut ?
7. Apa saja alat-alat produksi yang digunakan untuk mendukung pembuatan kue tersebut ?
8. Bagaimana cara produksi untuk membuat kue ?
9. Dimana saja Bapak/ibu memasarkan kue hasil produksi usaha tersebut ?
10. Bagaimana usaha Bapak/Ibu ini bertahan sampai saat ini?
11. Apakah usaha Bapak/Ibu ini mempunyai cabang usaha lain ? kalau ada,dimana ?
12. Berapakah penghasilan yang Bapak/Ibu dapatkan per bulan ?

1.4

1.5

Maksud dan Tujuan


Maksud dibuatnya makalah ini adalah untuk memotivasi mahasiswa agar lebih menghargai
usaha kecil rumahan yang ternyata dapat menguntungkan setiap individu/mahasiswa dan dapat
mengambil sedikit ilmu berwirausaha yang baik dan benar. Agar lebih paham bagaimana cara
memproduksikan, mempromosikan, dan menentukan harga produk-produk usaha.
Tujuan dari makalah ini yaitu untuk mendapatkan nilai Ujian Akhir Semester (UAS).

Metode Penelitian
a. Observasi
Metode observasi sering sekali digunakan untuk menelaah masalah yang ada, yang
berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah sehingga
diperoleh pemahaman terhadap informasi yang diperoleh sebelumnya. Penulisan ini juga
disertai dengan Metode Observasi dimana sebuah tempat usaha yang akan di amati dari cara
memproduksi sampai dengan penghasilan yang di terima oleh si pemilik tempat usaha tersebut.

Istilah observasi berasal dan bahasa Latin yang berarti melihat dan memperhatikan.
Istilah observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara akurat, mencatat kejadian yang
muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam kejadian tersebut. Observasi
menjadi bagian dalam penelitian berbagai disiplin ilmu, baik ilmu eksakta maupun ilmu-ilmu
sosial,
Observasi yang berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah,
sehingga diperoleh pemahaman atau sebagai alat re-checkingin atau pembuktian terhadap
informasi / keterangan yang diperoleh sebelumnya.Sebagai metode ilmiah observasi biasa
diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan kejadian-kejadian yang diselidiki secara sistematik.
Dalam arti yang luas observasi sebenarnya tidak hanya terbatas kepada pengamatan yang
dilakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengamatan tidak langsung misalnya
melalui questionnaire dan tes.
Observasi bertujuan untuk mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang
berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian dilihat dan
perspektif mereka terlibat dalam kejadian yang diamati tersebut. Deskripsi harus kuat, faktual,
dan teliti tanpa harus dipenuhi berbagai hal yang tidak relevan.
Kebaikan dan kekurangan observasi
Kebaikan dari observasi adalah sebagai berikut :
a. Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi. Kadang
observasi dilakukan untuk mengecek validitas dari data yang telah diperoleh sebelumnya dari
individu-individu.
b. Dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan, pekerjaan-pekerjaan yang rumit kadangkadang sulit untuk diterangkan.
c. Dapat menggambarkan lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan, misalnya tata letak fisik
peralatan, penerangan, gangguan suara dan lain-lain.
d. Dapat mengukur tingkat suatu pekerjaan, dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
satu unit pekerjaaan tertentu.
Sedangkan kekurangannya adalah sebagai berikut :
a. Umumnya orang yang diamati merasa terganggu atau tidak nyaman, sehingga akan melakukan
pekerjaannya dengan tidak semestinya.
b. Pekerjaan yang sedang diamati mungkin tidak mewakili suatu tingkat kesulitan pekerjaan tertentu
atau kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu dilakukan atau volume-volume kegiatan tertentu.
c. Dapat mengganggu proses yang sedang diamati.
d. Orang yang diamati cenderung melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dari biasanya dan
sering menutup-nutupi kejelekan-kejelekannya.
b. Wawancara
Wawancara adalah sebuah aktivitas dialog antara dua pihak atau lebih. Metode wawancara
juga bisa digunakan untuk mengetahui suatu masalah. Metode ini ada dua cara, cara pertama
adalah wawancara langsung dengan pihak pewawancara dan narasumber. Dalam proses ini,
dialog terjadi secara verbal dan langsung. Cara kedua adalah wawancara tertulis. Yang sering
digunakan untuk proses pengamatan yaitu cara pertama karena lebih mudah dan langsung
mengetahui informasi yang dibutuhkan. Setelah metode observasi, makalah ini juga
menggunakan metode wawancara. Informasi yang didapat dari hasil wawancara yaitu nama
pemilik usaha, sejarah usaha tersebut , modal dan keuntungan yang didapat.

Kelebihan dan kekurangan teknik wawancara


Kelebihan :
Flexibility. Pewawancara dapat secara luwes mengajukan pertanyaan sesuai dengan situasi yang
dihadapi pada saat itu. Jika dia menginginkan informasi yang mendalam maka dapat melakukan
probing. Demikian pula jika ingin memperoleh informasi tambahan, maka dia dapat
mengajukan pertanyaan tambahan, bahkan jika suatu pertanyaan dianggap kurang tepat
ditanyakan pada saat itu, maka dia dapat menundanya.
Nonverbal Behavior. Pewawancara dapat mengobservasi perilaku nonverbal, misalnya rasa suka,
tidak suka atau perilaku lainnya pada saat pertanyaan diajukan dan dijawab oleh responden.
Question Order. Pertanyaan dapat diajukan secara berurutan sehingga responden dapat memahami
maksud penelitian secara baik, sehingga responden dapat menjawab pertanyaan dengan baik.
Respondent alone can answer. Jawaban tidak dibuat oleh orang lain tetapi benar oleh responden
yang telah ditetapkan.
Greater complexity of questionnaire. Kuesioner umumnya berisi pertanyaan yang mudah dijawab
oleh responden. Melalui wawancara, dapat ditanyakan hal-hal yang rumit dan mendetail.
Completeness. Pewawancara dapat memperoleh jawaban atas seluruh pertanyaan yang diajukan.
Kelemahan :
Mengadakan wawancara dengan individu satu persatu memerlukan banyak waktu dan tenaga dan
juga mungkin biaya.
Interview Bias. Walau dilakukan secara tatap muka, namun kesalahan bertanya dan kesalahan
dalam menafsirkan jawaban, masih bisa terjadi. Sering atribut (jenis kelamin, etnik, status sosial,
jabatan, usia, pakaian, penampilan fisik, dsb) responden dan juga pewawancara mempengaruhi
jawaban.
Keberhasilan wawancara sangat tergantung dari kepandaian pewawancara dalam melakukan
hubungan antar manusia (human relation).
Wawancara tidak selalu tepat pada kondisi-kondisi tempat tertentu, misalnya di lokasi-lokasi ribut
dan ramai.
Sangat tergantung pada kesediaan, kemampuan dan keadaan sementara dari subyek wawancara,
yang mungkin menghambat ketelitian hasil wawancara.
Jangkauan responden relatif kecil dan memakan waktu lebih lama dari pada angket dan biaya yang
relatif yang lebih mahal.
c. Studi Pustaka
Yang dimaksud studi pustaka yaitu usaha penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk
menghimpun informasi yang relevan. Informasi tersebut didapat dari buku-buku ilmiah, laporan
penelitian, ensiklopedia dan sumber-sumber tertulis baik tercetak maupun elektronik lain.
Metode ini membantu penulis mendapatkan informasi tentang pengertian Wirausaha menurut
tokoh-tokoh di bidang kewirausahaan.

BAB II
LANDASAN TEORI
1.

WIRAUSAHA DAN WIRASWASTA


2.1
Pengertian
Wirausaha
Wirausaha berasal dari kata Entrepreneur (Bahasa Perancis) yang kemudian
diterjemahkan kedalam bahasa inggris dengan arti between taker atau go-between
(perantara).Secara harfiah wira = berani, sedangkan usaha = daya upaya.
Kewirausahaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan keberanian seseorang dalam
menjalankan kegiatan bisnisnya,
Wirausaha menurut Thommas W Zimmerer yaitu penerapan kreativitas dan keinovasian
untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi
orang setiap hari.
Wiraswata menurut Wasty Soemanto, 1984 adalah keberanian, keperkasaan dalam
memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahn hidup dengan kekuatan yang ada pada
dirinya.
#Wirausaha menurut Ahli.
@ Wirausaha menurut ahli ekonomi adalah seorang atau sekelompok orang yang mengorganisir
faktor-faktor produksi alam, tenaga, modal, dan skill untuk tujuan berproduksi.
@ Menurut ahli psycologis wirausaha adalah seorang yang memiliki dorongan kekuatan dari
dalam untuk memperoleh suatu tujuan, suka mengadakan atau untuk menampilkan kebebasan
dirinya diluar kekuasaan orang lain.
@ Menurut Bussinessman wirausaha merupakan : ancaman, pesaing baru, bisa juga partner,
pemasok, konsumen, atau orang yang diajak kerja sama.
@ Menurut pemodal wirausaha adalah seorang yang menciptakan kesejahteraan tetapi orang lain
yang menemukan cara baru adalah menggunakan sumber daya, mengurangi, pemborosan, dan
menciptakan lapangan kerja.
Wiraswasta
Menurut Literatur istilah wiraswasta = wirausaha. Pelopor wiraswasta adalah
DR.Suparman Suhamamijaya menekankan peluang kelompok kreaktif entrepreneur indonesia
untuk mengangkat bangsa dari kemiskinan.
Istilah wiraswastawan dihubungkan dengan istilah saudagar,berasal dari bahasa
Sansekerta yang memiliki pengertian Wiraswasta terdiri dari kata wira, swa, dan sta.
Wira = manusia unggul, teladan, berbudi luhur.
Swa = Sendiri, dan
Sta = Berdiri/saudagar.
Wiraswasta adalah keberanian, keutamaan serta keperkasaan dalam memenuhi kebutuhan serta
memecahkan masalah hidup dengan kekuatam yang ada pada diri sendiri.
Wiraswasta menurut Rohadi Wicaksono ialah keberanian, keutamaan, atau keperkasaan
dalam berusaha dengan bersandar pada kekuatan diri sendiri.
Wiraswata menurut Wasty Soemanto, 1984 adalah keberanian, keperkasaan dalam
memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahn hidup dengan kekuatan yang ada pada
dirinya.
2.2 Faktor Penting Wirausaha

Faktor penting kewirausahaan di tentukan oleh Motif berprestasi (achievement),


Optimisme (optimism), Sikap-sikap nilai (value attitudes), Status kewirausahaan (entrepreneurial
status) menurut David C. McCelland.
Faktor Penting Wirausah Terdiri dari faktor keberhasilan & faktor kegagalan,
Keberhasilan wirausaha ditentukan oleh :
Kemampuan dan kemauan, orang yang tidak memiliki kemampuan tetapi banyak kemauan dan
orang yang yang memiliki kemauan dan tidak memiliki kemampuan, keduanya tidak akan
menjadi wirausaha yang sukses.
Tekad yang kuat dan kerja keras. Orang yang tidak memiliki yang tekad kuat tetapi mau bekerja
kerja keras dan orang yang suka bekerja keras tetapi tidak memiliki tekad yang kuat, keduanya
tidak akan menjadi wirausaha yang sukses.
Mengenal peluang yang ada dan berusaha meraihnya ketika ada kesempatan.
Kegagalan berwirausaha menurut Zimmerer yaitu :
Tidak kompeten dalam hal manajerial
Kurang berpengalaman, baik dalam kemampuan teknik
Kurang dapat mengendalikan keuangan
Gagal dalam perencanaan
Lokasi kurang memadai
Kurangnya pengawasan
Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha
2.3

Faktor Pemicu Wirausaha


Perilaku kewirausahaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor-faktor
internal meliputi hak kepemilikan, kemampuan dan itensif. Sedangkan faktor eksternal meliputi
lingkungan. Jadi kemampuan berwirausaha merupakan fungsi dari perilaku kewirausahaan dalam
mengkombinasi kreativitas, inovasi, kerja keras, dan keberanian menghadapi resiko untuk
memproleh peluang.
2.4 Karakteristik wirausahaan
Menurut Bygrave karakteristik wirausahaan meliputi :
Dream
Decisisveness
Doers
Determination
Dedication
Devosion
Details
Destiny
Dollars
Distribute
Menurut Goffrey G. Meredith (1996) mengemukakan beberapa karakteristik kewirausahaan
yaitu :
Percaya diri
Berorientasikan tugas dan hasil
Pengambil resiko
Kepemimpinan
Keorsinilan

Berorientasi ke masa depan


Jujur dan tekun
Karakteristik wirausaha sukses dari Zimmerer :
Kreaktif & fleksibel
Mencapai hasil dengan pengetahuan & pengalaman
Energik tinggi
Motivasi untuk lebih unggul
Berorientasi ke depan
Mau belajar dari kegagalan
Kemampuan memimpin

2. Konsep Pemasaran
2.5

Produk
Toko Aneka kue mempunyai beberapa macam hasil produksi seperti kue-kue ulang
tahun,kue pengantin,snack-snack basah seperti kue sus, risoles, dadar gulung lemper, kue
lumpur, pastel, lontong isi, semar mendem, putu ayu, dan masih banyak lagi tergantung pesanan
pelanggan.
2.6
Harga
Harga yang ditawar kan pun bermacam-macam.Namun harga yang diberikan oleh Toko
Aneka Kue masih terjangkau. Misalnya kue ulang tahun ada yang berharga Rp. 65.000,- sampai
Rp. 300.000,-.Kue pengantin mulai dari Rp. 165.000,- sampai 500.000,-.Sedangkan snack-snack
basah tersebut harganya mulai dari Rp. 800,- sampai Rp. 1000,-.
2.7 Tempat
Untuk saat ini Toko Aneka Kue belum mempunyai cabang,jadi Toko Aneka Kue hanya
dapat ditemui Perum. Cikande Permai Blok C2/24.
2.8
Promosi
Pemilik Toko Anenka Kue mempromosikan produknya dengan cara menunjukan sampel
ketetangga sekitar, dan dari orang ke orang.

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Identitas Perusahaan
Nama perusahaan
: Aneka Kue
Tanggal berdiri
: 2006 s/d sekarang
Jenis Barang
: =>Macam-macam kue ulang tahun
=>Macam-macam kue pengantin
=>Macam-macam kue basah
Status Hukum
: Milik sendiri
Alamat
: Perum. Cikande Permai Blok C2/24

3.2 Identitas Pemilik


Nama Pemilik
: Sudiati
Tempat,tanggal,lahir
: Pemalang, 23 Agustus 1973
Pendidikan
: SLTA(Sekolah Menengah Atas)
Telephone
: 081510462734
Alamat
: Perum. Cikande Permai Blok C2/24
Pengalaman sebelum
menjadi pengusaha
:Tidak ada
3.3 Identitas yang Membantu
Nama
: Putri Vivian Pratiwi
Tempat,tanggal, lahir
: 14 Agustus 1995
Pendidikan
: SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)
Alamat
: Perum. Cikande Permai Blok C2/24

3.4 Tinjauan Umum Perusahaan


a). Sejarah
Sebelumnya Toko Aneka Kue beridi disebuah counter pinggir jalan pertigaan cikande pada
tahun 2006.Setelah beberapa bulan berdiri dan sudah mempunyai beberapa pelanggan setia Toko
Aneka Kue ini berpindah tempat menjadi usaha rumahan dirumah pemilik. Modal awal yang
dikeluarkan untuk usaha ini untuk membeli bahan, peralatan, dan perlengkapan lainnya sekitar
Rp. 15.000.000,-.
Pertama kali pindah tempat menjadi usaha rumahan pimilik mempromosikan produknya
dengan cara memberikan sampel kue ketetangga-tetangga sekitar.Dan mulai dari situlah usaha
kue rumahan ini banyak yang tahu.Mulai dari memberikan sampel kepada tetangga terdekatnya
usaha rumahan ini mulai di kenal dari orang ke orang sampai kini usaha rumahan ini di kenal di
luar komplek yang pemilik tempati sekarang.
Kerugian mendirikan usaha seperti ini hanyalah karena gangguan tekhnis seperti mati
lampu otomatis Ibu Sudiati tidak bisa menerima pesanan karena tidak dapat memakai peralatan
yang menggunakan listrik,dan mungkin akan gosong jika terlalu lama dipanggang karena lupa
atau ketiduran.
Ibu Sudiati dalam satu hari dapat menyelesaikan 3-10 pesanan kue tar.Jika terlalu banyak
yang memesan kue tar,bu Sudiati tidak menerima pesanan snack basah.Bu Sudiati dalam proses
membuat kue ini terkadang dibantu oleh salah satu anaknya.

b). Struktur Organisasi & Fungsi

Pemilik Toko Aneka Kue ini tidak mempekerjakan orang untuk membantu
usahanya.Semua yang memegang kendali dari mempromosikan, membuat/memproses produk,
membeli peralatan dan perlengkapan, membeli bahan baku sampai menentukan harga adalah Ibu
Sudiati tidak lain sebagai pemilik usaha ini.Namun bu Sudiati ini dibantu oleh anak pertamanya
yang bernama Putri Vivian Pratiwi.
c). Produk Barang
Toko Aneka Kue ini memberikan bermacam-macam aneka kue.dari yang kecil hingga besar
tergantung keinginan pemesan.Produk barang yang dihasilkan oleh Toko Aneka Kue yaitu :

Kue ulang tahun

Kue pengantin

Snack-snack basah ,Seperti :


Kue Sus
Dadar gulung
Kue lumpur
Putu ayu
Semar mendem
Lontong isi
Lemper
Risoles
Pastel,dll.tergantung pesanan.

d). Proses Produksi


Cara membuatnya
Bahan :
Terigu
Mentega
Telor
Vanili
Pewarna kue
Gula
Pengembang kue
Cream
Cara membuat :
Telor, gula, dan vanili dicokok sampai putih.
Setelah mengembang masukan terigu aduk rata.
Dan disusul mentega.
Siapkan panggangan dan loyang yang sudah diolesi mentega dan terigu.
Masukan adonan kedalam loyang,lalu panggang.
Jika adonan sudah tidak lengket atau sudah berwarna ke kuning-kuningan,angkat dan siap untuk
dihias sesuai pesanan.
Bungkus,dan siap dijual.

e). Harga
Nama Produk
Kue ulang tahun
Kue pengantin
Snack basah :
Kue sus
Risoles
Dadar gulung
Lemper
Kue lumpur
Pastel
Lontong isi ayam
Semar mendem
Putu ayu

Harga
Rp. 65.000,- s/d Rp. 300.000,Rp. 165.000,- s/d Rp. 500.000,Rp. 800,Rp. 800,Rp. 700,Rp. 800,Rp. 900,Rp. 700,Rp. 1000,- /biasa tdk pake ayam Rp. 700,Rp. 600,Rp. 800,-

f). Sumber daya (Peralatan & Perlengkapan)


Peralatan :
Mixer
Oven
Kompor Gas
Baskom
Loyang
Pisau kue
Kuas
Dll.
Perlengkapan :
Dus
Plastik
Lilin
Piring kue
Pisau plastik kue
g). Konsumen yang dituju
Konsumen yang dituju oleh bu Sudiati adalah tetangga-tetangganya atau orang-orang
yang ingin mengadakan acara atau pesta.Namun kebanyakan orang-orang itu yang mendatangi
kerumahnya.
3.5

Keuangan

Toko Aneka Kue milik bu Sudiati ini memperoleh keuntungan yang tidak menentu
tergantung pesanan. Terkadang bu Sudiati dapat menyelesaikan pesanan 3-10 kue tart/hari.Jika
pesanan kue banyak tidak menerima snack basah,tapi kalau pesanan kue tidak banyak bu Sudiati
dapat menerima pesanan snack basah sampai 100 bungkus/hari. Namun biasanya memperoleh
keuntungan 25%,Rp. 5000.000,-/bulan dari modal yang dikeluarkan.
3.6 Analisa SWOT
S=(Kekuatan),Kue kue yang di hasilkan oleh Toko Aneka kue enak rasanya,pemiliknya
ramah,proses pembuatannya bersih.
W=(Kelemahan),Belum mempunyai cabang.
O=(Peluang/Kesempatan),Mungkin Toko Aneka Kue akan lebih maju jika sudah mempunyai
beberapa cabang ditempat-tempat yang ramai untuk memperbanyak konsumen.
T=(Ancaman/Pesaing),Toko Aneka Kue juga banyak ancaman/pesaing karna banyak usaha yang
serupa didaerahnya.

BAB IV
PENUTUP
4.1

KESIMPULAN
Berdasarkan dari pembahasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Perencanaan usaha atau business plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan
kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan
yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.
Tujuan perencanaan usaha ini adalah untuk:
a. Mengantisipasi ketidakpastian dan perubahan yang mungkin terjadi masa yang akan datang
agar semua perhatian dan aktifitas terpusat pada usaha. Memastikan bahwa proses pencapaian
tujuan berlangsung ekonomis. Memudahkan pengawasan. Sebagai pedoman dalam
melaksanakan kegiatan. Proposal bisnis berisikan deskripsi dari proyek yang akan dilakukan,
pemasarannya, penelitian dan pengembangan, masalah pabrik, manajemen, resiko yang akan
dihadapi, masalah finansial, sampai masalah perjadwalan waktu.
Jenis usaha yang didirikan ini menyediakan beraneka ragam macam kue tergantung pesanan
pelanggan. Dari kue yang ukuran kecil hingga yang besar. Harga yang disediakan pun bervariasi,
namun masih bisa dijangkau oleh masyarakat.
Dengan beberapa bauran promosi dan meneliti kelemahan dan kelebihan pesaing akan bisa
mencari cela dimana usaha ini akan menggaet para pelanggan, jaringan yang luas serta didukung
dengan pelayanan yang maksimal, maka dipastikan usaha ini layak dan akan jelas kelangsungan
hidup usahanya. Keuntungan yang tidak mengecewakan bagi usaha seperti ini akan memberi
jaminan bagi kelangsungan usaha dan tenaga kerja.
4.2 SARAN
Adapun saran yang ingin disampaikan oleh penulis adalah agar setelah membaca makalah ini,
sebaiknya dapat diaplikasikan sebagai peluang untuk merencanakan usaha.

DAFTAR PUSTAKA
Ramly, Dr., Mpd., dkk. 2007. Kewirausahaan. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
UNHALU.
http://www.geocities.com/agus_lecturer/kewirausahaan/perencanaan_usaha_business_plan.htm
http://aindra.blogspot.com/2007/11/seksualitas-serat-centhini.html
http://arsipbisnis.wordpress.com/2008/09/08/perencanaan-keuangan-bagi-usaha-kecil-menengahukm/
http://www.articlesnatch.com/id/Article/How-to-write-an-effective-business-letter-that-get-goodresults/497222
http://www.google.com