Anda di halaman 1dari 4

KECEMASAN

IV. Perencanaan, Implementasi Dan Evaluasi Formatif


Perencanaan
No.
1.

DX
Tujuan
Keperawatan
Kecemasan
: Kecemasan klien hilang
sedang
/ teratasi.
Dengan kriteria:
a. Dalam
2
X
pertemuan
klien
dapat:
1. Mengidentifikasi
penyebab
kecemasan

Implementasi Dan Evaluasi Formatif


Intervensi

Rasional

Tgl:
Jam:
Bina hubungan saling Rasa percaya merupakan Pertemuan ke:
percaya dengan klien:
dasar keberhasilan askep
- Ucapkan salam
selanjutnya.
- Saling berkenalan

a. Kaji ulang penyebab


kecemasan klien

a. Untuk meyakinkan (tt dan nama jelas)


penyebab kecemasan Respon klien
klien
Jam:

S:

O:
(tt dan nama jelas)
2. Mengidentifikasi
a. Observasi
kondisi a. Kecemasan
dapat
tanda-tanda
fisik klien
(TTV,
mempengaruhi
kecemasan secara:
perubahan fisiologis)
perubahan fisiologis
a. Fisik: Palpitasi, b. Tanyakan pengaruh
seseorang
seperti
frekuensi nafas
kondisi cemas klien
tanda-tanda vital.

meningkat,
terhadap perubahan
nafas pendek,
fisik pada dirinya.
sakit
dada, c. Tanyakan pengaruh
nafsu makan
kondisi
cemas
menurun, sakit
terhadap perubahan
perut,
diare,
pola pikir klien.
dsb.
d. Tanyakan pengaruh
b. Kognitif: sulit
kondisi
cemas
berkonsentrasi,
terhadap
perasaan
mudah
lupa,
klien saat ini.
salah
dalam e. Tanyakan pengaruh
mengambil
kondisi
cemas
keputusan,
terhadap
adanya
melamun,
perubahan perilaku
bingung, dsb.
klien.
c. Afektif:
tegang, tidak
sabaran,
frustasi, tidak
berdaya,
bersalah,
merasa susah,
dan
merasa
berdosa.
d. Perilaku:
gelisah, tremor,
berbicara
cepat, menarik
diri,
menghindar
dari masalah,
dsb.

b. Memastikan adanya
perubahan fisiologis
yang dirasakan oleh
klien.
c. Memastikan adanya
perubahan pola pikir
yang dirasakan oleh
klien.
d. Memastikan adanya
perubahan perasaan
yang dirasakan oleh
klien.
e. Memastikan adanya
perubahan perilaku
yang dirasakan oleh
klien.

3. Menjelaskan caracara
mengatasi
kecemasan sedang: a. Tanyakan
kepada
a. Menyebutkan
klien
mengenai
sumber-sumber
sumber-sumber yang
koping dari diri
dapat
membantu
dan lingkungannya
mengatasi
serta
bagaimana
masalahnya
hasilnya.
b. Tanyakan bagaimana
b. Menentukan
hasil dari cara klien
tindakan
mengatasi
keperawatan yang
masalahnya.
sesuai
dengan c. Ajarkan
klien
kondisi klien.
mengatasi
kecemasannya secara
konstruktif (lihat SOP
Manajemen Stress)
d. Ajarkan klien cara
penyelesaian masalah
sesuai
kondisinya
(pengetahuan tentang
penyakit,
tindakan
operasi, pengobatan,
prognosa, dll)
4. Melibatkan
a. Tanyakan
kepada
support
system
klien
mengenai
(keluarga, teman,
dukungan dari orang
peer
group,
terdekatnya.
masyarakat) dalam
b. Libatkan
orang
penyelesaian
terdekat
dalam
masalah
mengatasi kecemasan

a. Untuk
mengetahui
sumber koping yang
digunakan klien.
b. Untuk
mengetahui
hasil dari koping
yang dilakukan klien.
c. Manajemen
Stress
dapat
mengurangi
tingkat
kecemasan
klien.
d. Pengetahuan
klien
yang
bertambah
mengenai
kondisi
penyakit saat ini
dapat
mengurangi
tingkat
kecemasan
klien

a. Dukungan dari orang


terdekat
dapat
mengurangi tingkat
kecemasan klien.
b. Ketika tidak ada
perawat,
orang
terdekat klien dapat

klien.

membantu mengatasi
masalah kecemasan
klien