Anda di halaman 1dari 3

RADON (Rn)

Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambing Rn dan nomor
atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia danberadioaktif. Radon terbentuk dari
penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222
mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan
kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya
Sejarah
Unsur Radon ditemukan pada tahun 1900 oleh Dorn, yang menyebutnya sebagai emanasi
(pancaran) radium. Pada tahun 1908, Ramsay dan Gray, yang menamakannya niton, mengisolasi
unsur tersebut dan menetapkan kerapatannya, kemudian diketahui bahwa unsur ini adalah gas
terberat dari semua unsur yang telah ditemukan saat itu. Radon dapat di temukan di
beberapa mata air dan mata air panas.
Kegunaan
Radon sangat bermanfaat sebagai alat pendeteksi dini kegiatan vulkanik, sehingga dapat
berperan dalam memitigasi bencana gunung api, meskipun sampai saat ini masih dalam skala
eksperimen.
Radon terkadang digunakan oleh beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik.
Radon juga digunakan dalam pendidikan hidrologi, yang mengkaji interaksi antara air bawah
tanah dan sungai pengikatan radon dalam air sungai merupakan petunjuk bahwa terdapat sumber
air bawah tanah.
Sifat-sifat
Pada suhu biasa, radon tidak berwarna, tetapi ketika didinginkan hingga mencapai titik bekunya,
radon memancarkan fosforesens yang teerang, yang kemudian menjadi kuning seiring
menurunnya suhu. Radon berwarna merah sindur pada suhu udara cair.

Nomor Atom : 86
Perioda : 6
Blok : p

Penampilan : Tak Berwarna


Massa Atom : (222) g/mol
Konfigurasi elektron : [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6
Jumlah elektron di tiap kulit : 2 8 18 32 18 8
Elektron valensi : 8
Struktur Kristal : Kubus
Elektronegativitas : 2,2 (skala Pauling)
Energi Ionisasi : 1037 kJmol-1
Jari-jari Atom : 120 pm
Jari-jari Kovalen : 145 pm
Fase : Gas
Massa Jenis : (0 C, 101,325 kPa) 5,894 g/L
Titik Lebur : 202 K (-71.15 C, -96 F)
Titik Didih : 211.3 K (-61.85 C, -79.1 F)
Kapasitas Kalor : (25 C) 20.786 Jmol-1K-1
Radon didapat dari disintergrasi Radium. 88Ra 86Rn+2He

Dampak Yang Ditimbulkan Radon


Meskipun isotop Radon berumur pendek, namun ia dapat terikat dan terbang bersama debu di
lingkungan. The Argonne National Laboratory menyebutkan bahwa jika gas Radon dihirup,
maka ia dapat menempel pada lapisan mukosa dari saluran pernapasan. Bahkan Radon yang
tidak terikat bersama debu, bisa masuk lebih dalam ke dalam paru-paru. Partikel alpha yang
dipancarkan radon dapat merusak lapisan saluran pernapasan. Ini berpotensi dapat menyebabkan
kanker dari waktu ke waktu.
Rumah dan bangunan yang kita huni ini kemungkinan dibangun dibawah di atas tanah yang
berisi tumpukan Uranium dan Radium alam, sehingga selalu ada kemungkinan bahwa
dimanapun radon bisa selalu muncul. Radon dapat memasuki gedung melalui retakan -retakan
tanah atau sumber air.
Pencegahan

Karena alasan alasan tadilah saya menjuluki Radon sebagai silent killer, kita tidak pernah bisa
menerka dan mendeteksi dimana dia akan muncul, mungkin saja di kamar kita, kosan kita, atau
kantor. Jadi lebih baik sedia payung meskipun tak hujan. Selalu usahakan dan pastikan di
ruangan yang kita huni selalu dilengkapi dengan ventilasi yang memadai. Karena tanpa adanya
ventilasi yang baik, gas Radon, rawan untuk mengendap di permukaan lantai (karena densitasnya
yang lebih tinggi daripada udara biasa) dan kemudian masuk ke dalam pernafasan kita.