Anda di halaman 1dari 3

Kuis 1 Fisika Modern (16 Maret 2015)

Teori Relativitas Khusus Einstein & Teori Kuantum Cahaya


No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Pernyataan
Kerangka acuan inersial merupakan pusat koordinat ruang dan waktu yang diam ataupun
yang bergerak dengan kecepatan tetap
Hukum Newton (mekanika klasik) tetap berlaku bagi partikel yang bergerak dengan
kecepatan mendekati kecepatan cahaya.
Fisika klasik bertopang pada transformasi lorentz sedangkan fisika modern bertopang pada
transformasi Galileo
Mekanika Newton, teori Maxwell mengenai listrik-magnet, dan teori kinetik gas merupakan
perangkat fisika klasik.
Postulat Einstein menyatakan bahwa pada setiap sistem kerangka acuan kecepatan cahaya
dan hukum-hukum fisika bersifat invarian.
Batasan antara klasik dan modern pada hakekatnya adalah bergantung pada kecepatan
gerak partikel yang mendekati kecepatan cahaya.
Pada era fisika modern pengertian antara ruang dan waktu adalah saling berkaitan (tidak
mutlak), sedangkan pada fisika klasik ruang dan waktu mutlak.
Fisika modern mengacu pada teori relativitas khusus dan teori kuantum.
Kontribusi Planck dalam menelaah spektral radiasi termal adalah dengan memodifikasi nilai
energi rata-rata pada osilator harmonis elektron, dengan ungkapan : =
Dalam upaya untuk membahas kajian Radiasi Termal, Rayleigh-Jeans memformulasikan
lengkung teoritik yang sesuai dengan hasil eksperimen. Sedangkan Planck menghasilkan
kegagalan lengkung teoritik, yang dinamakan dengan bencana ultra-violet.
Pada fenomena efek fotolistrik, arus listrik yang dihasilkan hanya bergantung pada intensitas
cahaya yang mengenai katoda, tidak bergantung pada frekuensi/panjang gelombang cahaya.
Dalam proses efek fotolistrik, satu foton (berfrekuensi lebih besar dari frekuensi fungsi kerja
bahan) dapat diserap seluruhnya oleh satu elektron yang ada dipermukaan bahan.
De Broglie menghipotesakan mengenai dualisme perilaku gelombang layaknya partikel.
Hal yang mendasari teori atom Bohr adalah kestabilan elektron mengelilingi inti atom H
tanpa memancarkan energi elektromagnetik.
Sinar X adalah berkas foton yang berperilaku sebagai partikel dengan momentum linier
sebesar =

Efek Fotolistrik:

16. Suatu pelat disinari oleh sumber cahaya dengan nilai panjang gelombang sebesar =
Energi
kinetik dari fotoelektron bervariasi dari nol sampai dengan
. Berapakah potensial penghenti
untuk pelat tersebut?
Potensial penghenti merupakan besar tegangan mundur (minimum) yang diberikan pada rangkaian (efek
fotolistrik) yang dapat menyebabkan hilangnya arus yang mengalir dari katoda, sehingga nilai energy kinetik
elektron bernilai nol, sehingga:
= .

= 2,5

17. Tentukan fungsi kerja dari Na jika panjang gelombang terbesar untuk membangkitkan elektron pada
eksperimen fotolistrik adalah sebesar 5620 !
=

Panjang gelombang terbesar, dengan kata lain berkaitan dengan frekuensi ambang, maka

= +
(6,63 10 )(3 10 )
=
5620 10

1( )
1,6 10

= 2,2

Efek Compton:
18. Panjang Gelombang Sinar-X sebesar 0,3 mengalami hamburan Compton dan membentuk sudut 60.
Tentukan panjang gelombang foton dan energi kinetik elektron (Ke) setelah terjadi tumbukan.
Panjang gelombang Compton setelah terjadi hamburan : =
=

(1

) = 0,3 + 0,012

(1

= 0,312

Untuk menentukan energi kinetik elektron setelah terjadi tumbukan, gunakanlah hukum kekekalan energi:
=
+ (energy total awal meliputi energi foton dan energy diam elektron, sedangkan energy akhir
merupakan energy total elektron dengan foton. harap diingat, energy diam dari foton bernilai nol.
+

= ,

(6,63 10 )(3 10 )
0,3 10

(6,63 10 )(3 10 )
0,312 10

1( )
1,6 10

= 4,1

1( )
1,6 10

= 3,9

= ,

19. Jika maksimum energi yang dimiliki oleh elektron setelah mengalami hamburan Compton adalah sebesar 45
KeV, tentukanlah panjang gelombang foton yang datang?
Elektron akan memiliki energi yang maksimum setelah mengalami hamburan Compton, jika tumbukan yang
terjadi adalah tumbukan lenting sempurna, dengan kata lain nilai dari
= 1.
Untuk menngetahui panjang gelombang foton yang datang, gunakanlah hukum kekekalan energi
relativistik :
(
)= ( )
=

Sertakan pula hokum kekekalan momentum:


(

)=

=
+ (
+

(1)

(2)

terlebih dahulu tentukan momentum relativistik bagi elektron dengan menggunakan hokum kekekalan
momentum relativistik:
=
+(
)
(0,045

) + (0,511

Maka dari itu persamaan (2) menjadi : +


sehingga :

= ,

didapatkan nilai
= ,

->

( ,

)(

) =

= 0,219 MeV/c

= ,
)

= ,
= 9,4 Angstrom

+ (0,511

Model Atom:
20. Turunkan ungkapan bagi nilai energi elektron pada atom Hidrogen, yang bergantung pada bilangan kuantum
,

utama (n)?

(a). Diawali dari kuantisasi L:


= =

Maka,

(selalu, karena orbit lintasannya lingkaran)

(b). Energi atom H, berdasarkan hukum coulomb :

.(1)

(2)

Dengan menggunakan persamaan 1 dan 2, maka akan memberikan:

Energi kinetik elektron:

Energi potensial V:

Sehingga energi total elektron : Energi kinetik + Energi potensial


=

Persamaan 3 merupakan ungkapan energi yang terkuantisasi.


Maka,

dengan

Sehingga nilai En adalah :


Diperoleh,

13,6

(3)