Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN MINI CEX

DERMATITIS KONTAK
ALERGI
PEMBIMBING:
DR. HERYANTO SYAMSUDIN, SP. KK
OLEH:
RINA MARDIANA
2009730110
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
JAKARTA

IDENTITAS
Nama
: Ny. S W
Jenis Kelamin
: Perempuan
Umur
: 38 tahun
Status Penikahan : Menikah
Alamat
: Jl. Penggarutan, Kel. Pusaka Rakyat,
Bekasi Utara
Agama
: Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Karyawan PT. KAHO (Garment)
Tanggal Pemeriksaan : 11 Oktober 2014 Poli
Kulit dan Kelamin RSIJ - Sukapura

ANAMNESIS

Keluhan
Utama

Keluhan
Tambahan

Gatal pada lipatan


siku tangan kanan dan
kiri dan leher sejak 5
bulan yang lalu

Gatal dirasa saat


bekerja
Saat berkeringat
bertambah gatal

RIWAYAT PENYAKIT
SEKARANG
Sejak 5 bulan yang lalu pasien mengeluh lipatan siku
kanan dan kiri serta leher terasa gatal saat tempat
pasien bekerja memproduksi pakaian dengan bahan
tertentu (pasien tidak tahu jenis bahan apa). Pada awal
mulanya rasa gatal dirasa pasien pada daerah leher.
Perasaan gatal timbul setiap pagi saat pasien mulai
bekerja dan agak berkurang rasa gatalnya saat pasien
dirumah. Pada awalnya bercak kemerahan tidak terlalu
besar karena gatal pasien sering mengaruk daerah
yang gatal, sehingga menjadi luka. Rasa gatal juga
dirasakan pasien pada kedua lipatan siku.

Saat bekerja atau udara panas rasa gatal sangat


menggangu pasien. Pada saat bekerja pasien
menggunakan seragam bertangan pendek dan celana
panjang. Pasien sudah bekerja di pabrik garmen selama
7 tahun, selama ini keluhan gatal dan kemerahan tidak
pernah dirasakan pasien.
Sejak awal timbulnya gatal 5 bulan yang lalu pasien
telah kedokter beberapa kali, akan tetapi keluhan gatal
masih dirasakan dan bertambah berat sejak 1 bulan
yang lalu. Pasien diberi obat minum dan cream untuk
gatal dan kemerahan, akan tetapi pasien lupa nama obat
yang diberikan. Kadangkala pasien membeli obat yang
sama seperti obat yang diberikan oleh dokter
sebelumnya, tanpa kontrol ke dokter yang memberi obat
sebelumnya.

RIWAYAT PENYAKIT
DAHULU
Gatal pada leher dan lipatan siku sejak 5
bulan lalu
Asma disangkal

RIWAYAT
PENGOBATAN
Pernah berobat untuk keluhan gatal dan
kemerahan di daerah leher dan lipatan siku
lebih dari 5 dokter sebelum dibawa ke RSIJ
Sukapura diberi Cream dan obat minum
(tidak tahu nama obatnya)

RIWAYAT PENYAKIT
KELUARGA
Riwayat penyakit serupa disangkal
Asma disangkal

RIWAYAT

Makanan
Alergi
ALERG obat
I
disangkal

STATUS GENERALIS
Keadaan umum: Tidak tampak sakit
Kesadaran : Composmentis
Status gizi : Baik
Kepala
:Normocephal
Leher
: T.A.K
Thorax
: T.A.K
Abdomen : T.A.K
Genital
: T.A.K
Ekstremitas

: T.A.K

STATUS DERMATOLOGI
REGIO:
Leher
EFLORESENSI:
Makula
Eritematosa
Papul
Linenifikasi
Erosi

STATUS DERMATOLOGI
REGIO:
Lipatan siku
tangan Kiri dan
Kanan
EFLORESENSI:
Makula
Eritematosa
Krusta multiple
Linenifikasi
Erosi

RESUME
Seorang wanita berumur 38 tahun, bekerja di
pabrik garmen, sudah menikah, suku Jawa,
agama Islam, datang ke Poli Kulit dan Kelamin
di RSIJ Sukapura pada tanggal 11 Oktober 2014.
Dengan keluhan gatal dan kemerahan pada
leher dan lipat siku sejak 5 bulan SMRS. Awal
rasa gatal dan kemerahan sejak pabrik tempat
pasien bekerja memproduksi dengan bahan
yang pasien tidak tahu namanya. Pasien telah
bekerja selama 7 tahun di pabrik dimana pasien
bekerja. Pasien berobat ke beberapa dokter
diberi salep berwarna putih, tidak tahu nama
obatnya. Kadangkala pasien membeli obat
tanpa resep dokter. Rasa gatal dan kemerahan
semakin terasa berat.

DIAGNOSIS
Diagnosis Kerja:
Dermatitis Kontak Alergi
Diagnosis Banding :
Dermatitis Kontak Alergi
Dermatitis Kontak Iritan

PENATALAKSANAAN
UMUM
1. Menjelaskan kepada penderita perihal
penyakitnya.
2. Menghindari penyebab alergi atau hal-hal
yang
dapat
mencetuskan
terjadinya
penyakit ini.
3. Bila karena alasan pekerjaan untuk tidak
dapat
menghindar
faktor
pencentus,
gunakan pakaian yang menutupi seluruh
tubuh, seperti menggunakan kaos tangan
panjang dan kerudung
4. Menjelaskan untuk tidak menggaruk pada
daerah-daerah yang gatal tersebut supaya
tidak terjadi infeksi lagi yang lebih parah

MEDIKAMENTOSA
SISTEMIK

Kortikosteroid Oral:
Methylprednisolon
tablet 8 mg 2 dd I
setelah makan (7 hari)
Antihistamin Oral:
Cetirizine 10mg 2 dd
1

TOPIKAL

Hidrokortison zalf 2
x/hari dioles pagi
dan sore hari

PROGNOSIS
Tergantung dari penyebab dan cara
menghindari paparan alergi penyebabnya

Quo ad Vitam - ad Bonam

Quo ad Fungitionam ad Bonam


Quo as Sanationam Dubia ad
bonam

DERMATITIS KONTAK ALERGI


Dermatitis yang terjadi akibat pajanan
ulang dengan bahan luar yang bersifat
haptenik atau antigenik yang sama
atau mempunyai struktur kimia serupa
pada kulit seseorang yang sebelumnya
telah tersensitasi.1

ETIOLOGI
Bahan
Bahan logam
logam berat
berat
Perhiasan,
Perhiasan, pakaian,
pakaian, jam
jam tangan,
tangan, gunting,
gunting, peralatan
peralatan
masak
masak
Semen,
Semen, kulit
kulit
Pewarna
Pewarna rambut,
rambut, celana
celana ketat,
ketat, sepatu
sepatu
Sarung
Sarung tangan
tangan karet
karet dan
dan sepatu
sepatu bot
bot
Krim,
Krim, salep,
salep, kosmetik
kosmetik
Nikel
Nikel dan
dan kobalt-kadang
kobalt-kadang
Kromat
Kromat
Paraphenylenediamine-digunakan
Paraphenylenediamine-digunakan dalam
dalam pewarna
pewarna
rambut
rambut

KARAKTERISTIK
DERMATITIS ALERGI
Sebelumnya terpapar oleh alergen

48-96 jam antara kontak dan perubahan pada


kulit.

Sebelumnya tubuh telah terkontak dengan alergen


yang sama di bagian tubuh yang lainnya.

Menetapnya alergen dalam tubuh selama


bertahun-tahun

PATOGENESIS

PROSES

EKTREMITA
S EFEREN

1.
SENSITISASI

INDUKSI/
EKTREMITA
S AFEREN

2.
ELISITASI

ESENSITIVI
TAS

REAKSI HIPERSENSITIVITAS

Th 1
Dimediasi

Melepasakan
IFN- dan
TNF

Aktivasi
Monosit dan
Makrofag

Tes Kulit
Tuberkulin

Eksantema
Bulosa

REAKSI HIPERSENSITIVITAS

Th 2
Dimediasi

Melepasakan
Il-5, IL-4, IL13, Exotaxin

Eksantema
Bulosa

Eosinophilic
Inflamation

Makulopapular

REAKSI HIPERSENSITIVITAS

Dimediasi CD 4,
Sitotoksik, Sel T CD8

Eksantema
Bulosa

Melepasakan Perforin,
Granzim, Fasligan

Pustular

Makulopapul
ar

REAKSI HIPERSENSITIVITAS

Pelepasan
CXCL-8 dan
GM-CSF

Sel T

Eksantema
Pustular

Rekrutmen
Neutrofil

GEJALA KLINIK
Gatal

Akut

Edema

Eritematosa
berbatas Tegas

Papulovesikel

Vesikel/ Bula

Eksudasi

Erosi

DIAGNOSIS PEMERIKSAAN
IN VITRO
Hitung Eosinofil Total
Hitung Eosinofil dalam Sekret
Kadar Serum IgE Total
Kadar IgE Spesifik

DIAGNOSIS PEMERIKSAAN IN
VIVO
Uji Kulit Intradermal, Skin Prick Test, Scratch
Test

Uji Provokasi Uji Provokasi Bronkial, Uji


Provokasi Makanan, Uji Provokasi Sekum, Patch
Test, Immuno CAP Phadiatop Infant, Microarray
Allergen Molecules

PENATLAKSANAAN
NON MEDIKAMENTOSA
Membersihkan
Membersihkan dengan
dengan cara
cara mengompres kulit
kulit yang
yang teriritasi
teriritasi
dengan
dengan air
air hangat.
hangat.
Memberikan
Memberikan edukasi
edukasi mengenai
mengenai kegiatan
kegiatan yang
yang beresiko
beresiko untuk
untuk
terkena
terkena dermatitis
dermatitis kontak
kontak alergi
alergi

Menghindari
Menghindari substansi
substansi alergen
alergen

Mengganti
Mengganti semua
semua pakaian
pakaian yang terkean alergen
alergen

Mencuci
Mencuci bagian
bagian yang yang
yang terapapar
terapapar secepat
secepat mungkin
mungkin dengan
dengan
sabun,
sabun, jika
jika tidak
tidak ada
ada sabun
sabun bilas
bilas dengan
dengan air.
air.

Menghindari air bekas cucian / bilasan kulit yang terpapar


alergen

Bersihkan pakaian yang terkena alergen secara terpisah


dengan pakaian lain

Bersihkan hewan peliharaan yang diketahui terpapar alergen

Gunakan perlengkapan / pakaian pelindung saat melakukan


aktivitas yang beresiko terhadap paparan alergen

PENATALAKSANAAN MEDIKAMENTOSA
Sistemik
Sistemik

Anti Histamin

Kortikosetroid
Metilprednison
Metilprednisolon
Triamsinolon

Topikal
Topikal

Basah KMnO4

Kering Kortikosteroid
Topikal
Hidrokortison 1-2%
Triamsinolon 0.1%
Fluosinolon 0.025%
Desoksimetason 2

PENATALAKSANAAN MEDIKAMENTOSA

Sistemik
Anti Histamin
Kortikosetroid
Metilprednison
Metilprednisolon
Triamsinolon

PENATALAKSANAAN MEDIKAMENTOSA

Topikal

Basah KMnO4
Kering Kortikosteroid Topikal
Hidrokortison 1-2%
Triamsinolon 0.1%
Fluosinolon 0.025%
Desoksimetason 2 2,5%
Betametason-Dipropionat 0.05%

DIAGNOSA

Diagnosa
Kerja

Diagnosa
Banding

Dermatitis Kontak
Alergi

Dermatitis Kontak
Alergi
Dermatitis Kontak
Iritan

DIAGNOSA BANDING
Gambaran klinis

Dermatitis kontak iritan

Dermatitis kontak alergi

Patogenesis

Efek sitotoksik langsung

Reaksi T cellmediated immune

Setiap orang

Golongan minoritas

Onset sedang (chemical burns)


1248 jam sebelum
tersensitisasi.
Setelah terpapar bahan iritan
lemah yang berulang

12-48 jam sebelum tersensitisasi

Onset

Tanda

Ekzema subakut atau kronik


dengan deskuamasi dan fisura.

Gejala

Nyeri dan sensasi terbakar

Pruritus

Konsentrasi kontaktan

Tinggi

Rendah

Pemeriksaan

Tidak ada

Patch or prick tests

Ekzema akut sampai subakut


dengan vesikel

PROGNOSIS
Prognosis pada dermatitis kontak
alegi tergantung dari penyebab dan
cara menghindari paparan alergi
penyebabnya

PROGNOSIS
Tergantung dari penyebab dan cara
menghindari paparan alergi penyebabnya

Quo ad Vitam - ad Bonam

Quo ad Fungitionam ad Bonam


Quo as Sanationam Dubia ad
bonam

TERIMA KASIH