Anda di halaman 1dari 14

DINAMIKA ELEKTRON DALAM KRISTAL

Apabila energi E suatu elektron sebagai fungsi dari vektor propagasi k


diketahui untuk suatu pita energy, maka ungkapan tersebut dapat memberi

informasi mengenai perilaku gerak elektron di dalam kristal [2]


Kecepatan kelompok vg suatu gelombang dalam x-tal dapat diperoleh dari
hubungan dispersi dengan: [2]

Kecepatan elektron di dalam kristal dipresentasikan oleh kecepatan kelompok


gelombang deBroglie-nya : [2]

Hubungan antara energi dan frekuensi gelombang diberikan oleh Einstein[2]

Sehingga diperoleh:

KECEPATAN KELOMPOK DAN MASSA ELEKTRON BEBAS


elektron bebas didefinisikan sebagai elektron yang dapat bergerak bebas
tanpa adanya gaya luar yang mempengaruhi, dan memiliki energi potensial nol
(V (r) = 0). Elektron itu sendiri merupakan bagian dari sebuat atom. [2]
Gerak elektron dalam kristal dapat divisualisasikan sebagai suatu paket
gelombang yang merupakan superposisi gelombang dari berbagai frekuensi . Paket
gelombang ini mempunyai kecepatan kelompok yang secara vektor dinyatakan oleh:
[1]

.....11
Karena energi elektron E==, maka:

..12
Simak kembali elektron yang hanya bergerak dalam arah sumbu-X dalam kisi kubik
sederhana, sehingga energy dpat dinyatakan dalam persamaan: [1]

..13
dimana Eo adalah konstanta. Sehingga kecepatan kelompok dalam arah-X adalah:

..14
Sketsa E(kx) dan (vg)x dalam (13) dan (14) persamaan diatas dapat di gambarkan
sebagai berikut:

Gambar 5.

a. Struktur pita energi kisi kubik sederhana arah-X


b. Kecepatan elektron dalam pita energi yang
bersangkutan. Garis putus-putus menunjukkan
kecepatan elektron bebas [1]

Terlihat bahwa di dekat pusat zona kecepatan elektron sebanding dengan vektor
gelombang. Di daerah ini elektron berperilaku seperti elektron bebas. Di dekat batas
zona, kecepatan elektron menurun drastis, dan akhirnya nol tepat pada batas zona. Di
titik ini terjadi gelombang tegak. Disamping itu, telah dijelaskan bahwa untuk pita
energi yang terisi penuh elektron tidak dapat menunjukkan arus listrik. Hal ini
terlihat pada gambar di atas bahwa:
y (k ) = v (k )
sehingga kecepatan total elektron sama dengan nol. Ungkapan (5.b) menunjukkan
bahwa kecepatan kelompok sebanding dengan gradien energi. Hal ini berarti

gerak elektron sangat ditentukan oleh permukaan energi tetap. Apabila permukaan
energi tetap tersebut berupa permukaan bola (daerah dekat pusat zona), maka arah
yang adalah radial. Di dekat batas zona, kontur energi mengalami distorsi (dari
permukaan bola) sehingga

tidak radial. Dapat terlihat dalam gambar berikut ini:

[1]

Gambar 6. Kecepatan elektron dan perubahan bentuk permukaan Fermi saat


konsentrasi elektron valensi atau konduksi meningkat
Bentuk permukaan Fermi ditentukan oleh geometri kontur energi dalam pita energi
karena sesungguhnya permukaan Fermi itu sendiri adalah sebuah kontur energi
dengan E(k)=EF pada T=0 K. Gambar 6 di atas juga menunjukkan perubahan
bentuk permukaan Fermi saat konsentrasi elektron valensi n meningkat. Populasi n
kecil hanya mengisi daerah dekat dasar pita pada pusat zona sehingga volumenya
berbentuk bola yang dibatasi oleh permukaan bola Fermi. Saat n naik, volume
Fermi mengembang, dan kontur energi mulai terdistorsi. Distorsi menjadi besar
saat permukaan Fermi memotong garis batas zona. [1]
Perubahan kecepatan kelompok terhadap waktu t adalah:

..15
Untuk suatu vektor A tertentu berlaku

..16
Oleh karena itu:

..17
Gaya luar F pada elektron menyebabkan perubahan momentum:

..18
Substitusi persamaan 17 dan 18 sehingga manghasilkan percepatan:

..19
Dalam koordinat Kartesis, ungkapan percepatan (16) ini berbentuk:

..20
Hubungan ini analogi dengan hukum II Newton, sehingga massa efektif m*
didefinisikan sebagai:

..21.a
atau dalam koordinat Kartesis

..21.b
Dari hubungan (21) di atas terlihat bahwa massa efektif adalah tensor rank-dua dan
simetrik:

..22
Massa efektif elektron m* tidak perlu sama dengan massa sesungguhnya mo. Hal ini
disebabkan oleh adanya dua gaya yang bekerja sekaligus pada elektron, yakni gaya
medan kristal (dalam penetapan E(k)) dan gaya luar F. Elektron bebas dalam ruang
mempunyai energi kinetik dapat dituliskan persamaan sebagai berikut:[1]

..23
Menurut teori di atas diperoleh persamaan:

..24
Simetriruang dimana elektron berada menyebabkan indek xx=yy=zz dan
xy=yz=zx=yx=xz=zy,sehingga:[1]

..25
Sehingga persamaan Newton yang dapat disusun atau ditulis sebagai berikut:

..26
merupakan hubungan vector

. Artinya arah percepatan vector a sesuai

dengan arah gaya vector F. Jelas bahwa untuk elektron bebas berlaku m*=mo, karena
tidak ada gaya kisi yang bekerja pada elektron. [1]

Untuk gerak elektron dalam suatu kristal kubik sederhana, khususnya bila

sangat

kecil terhadap 1/a, maka persamaan (10) dapat dituliskan: [1]


..27
Dengan cara yang sama hasilnya terlihat bahwa tensor (1/m*) tidak nol hanya
untuk elemen diagonalnya, yakni masing-masing besarnya:

..28
Oleh karena itu massa efektifnya isotropik, dan dapat direpresentasikan dengan
scalar:

..29
Terlihat bahwa dalam daerah ini elektron berperilaku seperti elektron bebas dengan
massa efektif yang berbanding terbalik dengan integral overlap . Makin besar
overlap, makin mudah elektron menerobos dari satu atom ke atom yang lain
sehingga (massa) inersia elektron lebih kecil, dan sebaliknya. Dalam model ikatan
kuat ini overlap kecil sehingga massa efektif besar. Di dekat puncak pita electron
memperlihatkan perilaku yang lain. Misalnya, elektron dalam kisi kubik sederhana
satu dimensi dalam arah-X. Jika didefinisikan kx=(/a)-kx

dan energi kinetik

E(kx) persamaan (4.42) dideretkan dekat titik


maksimum, maka didapatkan:
..30
Jadi elektron berperilaku seperti partikel bebas yang mempunyai massa efektif
negatif:

..31

Gambar 7.

a. Struktur pita
b. Masa efektif elektron sebagai fungsi kx
dalam kisi kubik sederhana [1]

Massa efektip negatip di daerah yang lebih besar dari titik perubahan kc,
menandakan adanya percepatan negatip elektron karena menurunnya kecepatan. Di
daerah ini kisi mengenakan gaya pemerlambat yang sangat besar pada elektron.
KONSEP PERMUKAAN FERMI
Energi Fermi adalah tingkat energi tertinggi yang ditempati elektron pada
suhu T = 0 K (pada keadaan dasar). Energi Fermi merupakan suatu kuantitas yang
sangat penting dalam sistem fermion (elektron adalah fermion). Fermion adalah
sistem partikel dengan fungsi gelombang yang saling bertumpangan, yang memiliki
spin setengah bilangan bulat-ganjil. Fermion memenuhi prinsip ekslusi Pauli, dan

fungsi gelombang sistem fermion berubah tanda terhadap pertukaran setiap pasangan
partikel.[3]
Fermion memenuhi prinsip ekslusi Pauli, dan fungsi gelombang sistem
fermion berubah tanda terhadap pertukaran setiap pasangan partikel. Fungsi
gelombang semacam

ini

disebut

antisimetrik.

Hanya

satu

fermion

yang

diperbolehkan terdapat pada keadaan kuantum tertentu dari sistem tersebut.

Sistem dua partikel yang terbedakan


Terdapat dua partikel, partikel 1 dan 2, yang berada dalam keadaan a dan

keadaan b. Jika kedua partikel tersebut terbedakan, maka terdapat dua kemungkinan
terisinya keadaan yang diperoleh oleh fungsi gelombang: [3]

.32
Untuk fermion, kemungkinan untuk mendapatkan kedua partikel tersebut
dalam keadaan yang sama (misal pada keadaan a) adalah: [3]

..33
Jadi, dalam sistem fermion, kehadiran partikel dalam keadaan kuantum
tertentu dapat mencegah partikel lain untuk berada dalam keadaan itu ( hal ini terjadi
karena untuk fermion berlaku prinsip ekslusi Pauli).

Sistem dua partikel tak terbedakan

Jika terdapat partikel yang tidak dapat dibedakan, maka posisi masing- masing
partikel tidak dapat ditentukan, dan fungsi gelombangnya harus merupakan
kombinasi dari

, untuk mencerminkan peluang yang sama.

Untuk fermion, fungsi gelombang anti simetriknya adalah: [3]

..34

Faktor

untuk menormalisasi fungsi gelombang tersebut.

Jika suhu T > 0K , maka: [3]

elektron akan mampu bertransisi (loncat) ke tingkat energi yang lebih tinggi.
sedangkan elektron yang lainnya, pada waktu yang bersamaan, tidak dapat
bertransisi ke tingkat energi yang lebih tinggi, hal ini terjadi dikarenakan
berlakunya prinsip ekslusi Pauli.

Dari persamaan-persamaan diatas, dapat disimpulkan bahwa semakin banyak


gelombang yang terbentuk, maka akan semakin tinggi tingkat energinya.

Distribusi Fermi Diract

Syarat dari distribusi Fermi Diract adalah : [3]

Partikelnya tak terbedakan

Satu keadaan energi hanya dapat diisi oleh satu partikel atau kosong atau

memenuhi prinsip eksklusi Pauli.


Berlaku untuk fermion (partikel spin pecahan misalnya: 1/2,1/3,1/4), electron,

proton, neutron dan lain-lain.


Secara matematis Ditribusi Fermi Diract dapat dituliskan :

.35
Keterangan :
=potensial kimia
f(E)=peluang suatu pertikel untuk berada ditingkat energi E.

Gambar 8. Distribusi Fermi direct. [3]


Dari grafik dapat pula dijelaskan bahwa grafik tersebut menunjukan bahwa tingkat
energi (E) makin tinggi maka peluang untuk tetap diam semakin kecil sehingga
peluang untuk loncat akan makin besar. sehingga tingkat energi yang lebih tinggi
dari Ef

juga ada yang terisi (memiliki peluang).


Permukaaan Fermi
Bila elektron digambarkan dalam ruang kecepatan (akan diperoleh

permukaan Fermi yang berbentuk permukaan bola dan disebut bola Fermi,
seperti pada gambar di bawah ini: [3]

Gambar 9. Permukaan Fermi. [3]


Gambar 9. Permukaan Fermi elemen volume dari ruang tersebut adalah: [3]

.36
Dimana:

Ve adalah elemen volume (volume satuan)

Jumlah orbital di dalam volume bola yang berjari-jari kf adalah :

..37
Keterangan:

N = Jumlah orbital didalam volume bola.


V = Volume bola
Ve = Elemen volume (volume satuan)

Karena volume bola

, maka: [3]

..38
Jadi dapat di tuliskan sebagai berikut:

Bila

N
=n=konsentrasielektron
V

Maka kecepatan electron dalam permukaan Fermi: [3]

..39

DAFTAR PUSTAKA
[1]

DRS. P A R N O, M.Si. 2006. Fisika Zat Padat. Jurusan Fisika. Universitas


Negeri Malang