Anda di halaman 1dari 7

Bahan Ajar

(Hand Out)

Satuan Pendidikan : SMK YUDHISTIRA


Kelas

: XI (Sebelas)

Semester

: 2 (Genap)

Program Keahlian

: Teknik Bodi Otomotif

Mata Pelajaran

: Kaca Kendaraan

Pertemuan

:4

Waktu

: 3 x 45 menit

Pengajar

: Itang Bahtiar

Learning Outcomes (Capaian Pembelajaran) Mata Pelajaran terkait KKNI :


1. Siswa mengetahui definisi dan jenis dari kaca kendaraan
2. Siswa dapat kerusakan pada kaca kendaraan.
Soft skill/Karakter :
Kesadaran pada siswa akan pentingnya membaca sebuah pedoman pada
sebuah pekerjaan dapat mempermudah pemahaman tentang materi yang
sedang dipelajari.

Materi :
a. Definisi kaca kendaraan
b. Jenis jenis kaca kendaraan.
c. Kerusakan pada kaca kendaraan.
d. Perbaikan kaca kendaraan.

KACA KENDARAAN
1. Definisi Kaca Kendaraan
Kaca kendaraan merupakan komponen dari bodi yang sangat
penting, karena akan memberikan kenyamanan kepada penumpang.
Pada dasarnya ada dua tipe atau jenis kaca pada kendaraan, yaitu :
1.

Laminated safety glass, yaitu kaca yang


digunakan pada kaca depan (windshield)
kendaraan, dan

2. Solid tempered plate glass, yaitu kaca yang


digunakan pada seluruh kaca samping dan kaca
belakang dari kendaraan.
Pada laminated safety glass tersusun dari bahan kaca yang
didalamnya terdapat lapisan plastik yang sangat kuat. Lapisan plastik
ini terletak diantara dua lapisan kaca depan kendaraan. Apabila kaca
depan terkena benturan benda lain atau terjadi tabrakan sehingga
menyebabkan pecah, maka lapisan plastik diantara kaca tersebut akan
mempertahankan kaca tidak berhamburan kemana-mana.
Sedangkan pada jenis kaca solid tempered plate glass, adalah
kaca yang diperkeras dan seandainya pecah menjadi pecahan-pecahan
kecil tidak akan berakibat fatal terhadap penumpang. Proses untuk
menghasilkan kaca tempered adalah dengan memanaskan kaca hingga
suhu tertentu ( 650C - 750C) dan kemudian didinginkan secara tibatiba dengan semprotan udara.

Gambar. Laminatted Glass

2. Jenis Jenis Kaca Kendaraan


a. Kaca Depan (Windshield)
Windshield (Kaca Depan Kendaraan)terbuat dari kaca yang
aman dan terdiri dari dua lapisan yang didalamnya terdapat lapisan
plastik yang sangat kuat atau sering disebut dengan laminated safety
glass.
Windshield terpasang pada bodi kendaraan depan menerima
beban yang disebabkan oleh angin sebagai akibat dari aerodinamika
kendaraan.
Ada beberapa komponen yang terdapat pada kaca depan, yaitu
windshield glass, molding, spacer,retainers, baut-baut dan ada juga
yang dilengkapi dengan weatherstrip.

Komponen kaca depan


b. Kaca Belakang
Bentuk dari kaca belakang kendaraan mobil yang satu
dengan lainnya memiliki berbagai perbedaan, baik dalam hal
ukuran dan permukaannya. Ada yang datar, ada yang melengkung,
ada yang lebar, ada yang kecil. Ada yang terdiri dari 2 bagian, tetapi
ada yang hanya satu bagian seperti pada kaca depan.

Gambar 14.24 Komponen kaca belakang


c. Kaca Samping
Kaca samping kendaraan memiliki beberapa jenis, ada yang
bisa dibuka, namun ada juga yang bersifat tetap, atau terpasang tetap.
Kaca samping yang terdapat pada bagian pintu biasanya dapat
dibuka. Sedangkan kaca yang terpasang pada bodi kendaraan yang
lain, bisa dipasang tetap, atau juga ada yang bisa dibuka.
Berikut ini konstruksi dari kaca kendaraan pada bagian pintu depan.

Konstruksi kaca pintu

Gambar. Regulator kaca samping

Gambar. Konstruksi kaca tetap

3. Kerusakan Pada Kaca Kendaraan


Ada beberapa tipe kerusakan kaca depan kendaraan, yaitu :
Kerusakan akibat adanya tekanan pada area tertentu

Kerusakan akibat hantaman sudut kerikil yang tajam


Kerusakan dari beberapa sebab

Kerusakan karena udara terjebak saat perbaikan

Kerusakan yang disebabkan oleh kerikil

Kerusakan yang melebar membentuk garis

Kerusakan karena tekanan pada sisi kaca

4. Perbaikan Kaca Kendaraan


Untuk memperbaiki kaca depan yang mengalami kerusakan, kita
harus menggunakan perlengkapan khusus. Mengingat kaca merupakan
bahan yang mudah pecah, maka jangan memperbaiki kaca tanpa
menggunakan peralatan yang sesuai. Berikut ini merupakan satu set
peralatan perbaikan kaca.
Langkah untuk

melaksanakan

perbaikan

kaca

adalah

sebagai

berikut:
1. Lakukan pengeboran pada retakan (dengan diameter kurang dari
5cm )
2. Lakukan penyuntikan dengan resin encer

3. Setelah resin masuk ke rongga kaca yang telah dibor, keringkan


dengan menggunakan ultraviolet.
4. Selanjutnya, retakkan kembali disuntik dengan resin yang lebih
kental agar rongga retakkan makin padat terisi resin.
5. Lakukan pengeringan kembali dengan ultraviolet.
6. Setelah kering, permukaan sekitar kaca yang retak diolesi Cerium
(bahan poles kaca). Lakukan pemolesan dengan menggunakan
sender kecil.
7. Setelah rata, kaca dibersihkan.