Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok bahasan

: Penyakit Stroke

Sub pokok bahasan

Pengertian, penyebab stroke, tanda dan gejala stroke,

jenis penyakit stroke, penanganan bila terjadi stroke, obat tradisional untuk
penyakit stroke
Sasaran

: Warga Desa Potorono

Tempat

: Balai Desa Potorono RT 03/RW 03 Banguntapan Bantul

Hari/Tanggal

: Sabtu, 23 Januari 2010

Waktu

: 1 x 30 menit

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Pada akhir proses penyuluhan, klien mengerti tentang pengertian dan
penyebab, tanda dan gejala stroke,jenis penyakit stroke, penanganan stroke serta
obat tradisional untuk stroke
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, klien dapat :
a. Menyebutkan pengertian stroke
b. Menjelaskan penyebab stroke
c. Mengetahui tanda dan gejala stroke
d. Mengetahui jenis penyakit stroke
e. Mengetahui penanganan bila terjadi stroke
f. Mengetahui obat tradisional untuk stroke
B. Materi
Terlampir
C. Metode
1. Ceramah

2. Tanya Jawab
1

D. Media
Leaflet, LCD
E. Kegiatan Penyuluhan
No
1.

Waktu
3 menit

Kegiatan Penyuluh
Pembukaan :

Membuka

Kegiatan Klien
dengan

kegiatan

Menjawab salam

mengucapkan salam.

2.

10 menit

Memperkenalkan diri

Mendengarkan

Menjelaskan tujuan dari penyuluhan

Memperhatikan

Menyebutkan materi yang akan

Memperhatikan

diberikan
Pelaksanaan :

Menggali pengetahuan klien tentang

Memperhatikan

hipertensi

Menjelaskan pengertian stroke

Memperhatikan

Menjelaskan Penyebab stroke

Memperhatikan

Menjelaskan tanda dan gejala stroke

Memperhatikan

Menjelaskan jenis penyakit stroke

Memperhatikan

Menjelaskan penanganan bila terjadi

Memperhatikan

stroke

3.

15 menit

Menyebutkan obat tradisional untuk

stroke
Evaluasi :

Memberikan

kesempatan

kepada

klien untuk bertanya

Menanyakan kepada klien tentang


materi yang telah diberikan dan
memberikan reinforcement kepada
klien

4.

2 menit

jika

dapat

pertanyaan
Terminasi :
2

menjawab

Bertanya
Menjawab
pertanyaan

Mengucapkan

terimakasih

peran serta klien.

atas

Mendengarkan
Menjawab salam

Mengucapkan salam penutup

F. Materi
1. Pengertian Stroke
Penyakit Stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi mendadak akibat
pasokan darah ke suatu bagian otak sehingga peredaran darah ke otak terganggu.
kurangnya aliran darah dan oksigen menyebabkan serangkaian reaksi biokimia,
yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak sehingga
menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunan kesadaran.

Stroke adalah kerusakan jaringan otak yang dikarenakan berkurangnya atau


terhentinya suplai darah secara tiba-tiba. Jaringan otak yang mengalami hal ini
akan mati dantidak dapat berfungsi lagi. Kadang pula stroke disebut CVA
(cerbrovascular accident).
2. Penyebab Penyakit Stroke
Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu resiko medis dan
resiko perilaku
a. Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara
lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis
(pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke
dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah).
3

Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arterioskle
rosis.
b. Faktor resiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang
tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda
dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan
junk food).

Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan
obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman
seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.
3. Tanda dan Gejala Penyakit Stroke
Serangan kecil atau serangan awal stroke biasanya diawali dengan daya ingat
menurun dan sering kebingungan secara tiba-tiba dan kemudian menghilang
dalam waktu 24 jam selain itu tanda dan gejala stroke dapat diamati dari beberapa
hal :
a. Adanya serangan neurologis fokal berupa kelemahan atau kelumpuhan
lengan, tungkai atau salah satu sisi tubuh
b. Melemahnya otot (hemiplegia), kaku dan menurunnya fungsi sensorik
c. Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai
atau salah satu sisi tubuh seperti baal, mati rasa sebelah badan, terasa
kesemutan, perih bahakan seperti rasa terbakar dibagian bawah kulit
d. Gangguan penglihatan seperti hanya dapat melihat secara parsial ataupun
tidak dapat melihat keseluruhan karena penglihatan gelap dan pandangan
ganda sesaat
e. Menurunnya kemampuan mencium bau dan mengecap
4

f. Berjalan menjadi sulit dan langkahnya tertatih-tatih bahkan terkadang


mengalami kelumpuhan total.
g. Hilangnya kendali terhadap kandung kemih sehingga sering kencing tanpa
disadari
h. Kehilangan keseimbangan, gerakan tubuh tidak terkoordinasi dengan baik
i. Tidak memahami pembicaraan orang lain, tidak mampu membaca,
menulis dan berhitung dengan baik.
j. Adanya gangguan dan kesulitan dalam menelan makanan ataupun
minuman (cenderung keselek).
k. Adanya gangguan bicara dan sulit berbahasa yang ditunjukkan dengan
bicara tidak jelas (rero), sengau, pelo, gagap dan berbicara haya sepatah
kata bahkan sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat
l. Menjadi Pelupa (Dimensia) dan tidak mampu mengenali bagian tubuh
m. Vertigo (pusing, puyeng) atau perasaan berputar yang menetap saat tidak

beraktifitas
n. Kelopak mata sulit dibuka
o. Menjadi lebih sensitif, mudah menangis ataupun tertawa
p. Banyak tidur dan selalu ingin tidur.
q. Gangguan kesadaran, pingsan sampai tak sadarkan diri
4. Jenis Penyakit Stroke
Jenis penyakit stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik dan stroke
hemorragik.

a. Stroke hemorrhagic.

Pada stroke hemorrhagic, pembuluh darah pecah sehingga menghambat


aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan
merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita
hipertensi.
b. Stroke iskemik

Pada stroke iskemik ini aliran darah ke otak terhenti karena penumpukan
kolesterol pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis) atau menyumbatnya
pembuluh darah ke otak karena pembekuan darah. Penyumbatan bisa terjadi di
sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak
disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis.. Arteri-arteri ini

merupakan cabang dari lengkung aorta jantung (arcus aorta). Hampir sebagian
besar pasien atau sebesar 83% mengalami penyakit stroke jenis iskemik
5. Penanaganan Stroke
a. Jika orang itu sadar, tenangkan dia. Baringkan dengan hati-hati, taruh bantal di
bawah kepalanya dan selimuti.
b. Jika orang itu tidak sadar, periksalah penafasannya. Bila masih bernafas,
miringkanlah badannya dan biarkan kepalanya di atas lantai. Selimuti dia.
Tunggu datangnya dokter atau para medis untuk melakukan tindakan
penyelamatan lebih lanjut.
c. Jika pernafasannya berhenti (jika anda ahli) segera berikan pernafasan bantuan
dari mulut ke mulut (resusitasi). Prioritas utama adalah mengusahakan
penderita bernafas kembali. Ingat bahwa bila pernafasan terhenti dalam 2-3
menit akan terjadi kerusakan otak, dan bila sampai 4-6 menit akan terjadi
kematian.
d. Segera bawa ke RS terdekat untuk penanganan lebih lanjut dan tidak
menyebabkan stroke bertambah parah.
6. Cara Mencegah Stroke
Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mencegah stroke ini. :
a. Mengendalikan tekanan darah. Hipertensi menyumbang 35-50% dari risiko
stroke. Studi epidemiologis menunjukkan bahwa bahkan pengurangan tekanan
darah kecil (5 sampai 6 mmHg sistolik, 2 sampai 3 mmHg diastolik) akan
menghasilkan 40% lebih sedikit stroke. Menurunkan tekanan darah telah
meyakinkan menunjukkan untuk mencegah stroke iskemik dan baik
hemoragik. Hal ini sama pentingnya dalam pencegahan sekunder. Sehingga
langkah awal kita adalah dengan menjaga tekanan darah kita dalam keadaan
normal pula.
b. Membiasakan diri berolahraga. Manfaat yang besar yang terdapat dalam
olahraga itu sendiri bukan hanya cara mencegah penyakit ini, tetapi juga
penyakit-penyakit lainnya akan bisa dicegah dengan kita rajin berolahraga.
Melakukan aktivitas fisik secara teratur dengan berolahraga termasuk dalam
7

tips membantu menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak


yang sehat dalam darah. Riset menunjukan bahwa mereka yang mulai latihan
olahraga pada usia antara 25-40 tahun, risiko terserang stroke berkurang 57%.
Sedangkan yang mulai latihan olahraga pada usia 40-55 tahun, kesempatannya
hanya 37%.
c. Menjaga pola makan yang sehat. Sebagian besar jenis penyakit disumbangkan
karena pola makan kita yang tidak sehat. Makanan tinggi serat akan
membantu dalam pencegahan penyakit ini dan juga turut andil mengendalikan
lemak dalam darah. Karena kolesterol juga penyumbang resiko stroke ini.
Mengurangi makanan berlemak dapat menjaga kadar kolesterol jahat dalam
batas normal, sehingga dapat mempertahankan keelastisitasan daripada
kondisi dinding pembuluh darah dan hal ini termasuk cara mencegah stroke
yang bisa kita lakukan.
d. Hindari pula kebiasaan-kebiasaan tidak sehat seperti halnya merokok, minum
beralkohol dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya. Kebiasaan merokok dapat
menyebabkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan
membuat darah menjadi mudah untuk menggumpal dan darah menggumpal
akan meningkatkan resiko stroke ini. Sedangkan alkohol dapat menaikkan
tekanan darah, sehingga tidak mengkonsumsinya berarti kita turut andil dalam
menghindarkan diri dari tekanan darah tinggi yang merupakan faktor tertinggi
penyumbang stroke
7. Obat Tradisional untuk Penyakit Stroke
a. Daun Dewa

Siapkan bahan alami yaitu 30 gr daun dewa,


25 gr temu hitam, 2 kuntum bunga soka dan 2 kuntum bunga mawar. Setelah
semua bahan tradisional tersedia maka rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200
8

cc, saring dan airnya diminum. Minum air hasil ramuan tadi sebanyak 2 kali tiap
sehari.
b. Juice Noni

Berikut adalah cara sederhan membuat jus mengkudu:


1) Carilah 2 atau 3 buah mengkudu yang besar dan setengah matang

sudah

berwarna kuning tapi belum berbau, pilih pohon mengkudu yang tumbuh di
kebun bukan di got atau tempat sampah.
2) Kupas dan buang bijinya
3) Potong-potong kemudian masukkan kedalam blender
4) Blender sampai benar benar cair
5) Campurkan syrup atau gula merah untuk rasa, boleh juga madu
6) Saring dengan saringan.
7) Minum segera (bisa untuk 3x minum)
c. Jamur Kuping Hitam

Untuk mencegah atau mengobati stroke yang aman tampa menimbulkan effek
samping (side effect ) dapat digunakan bahan obat alami yang cocok yaitu jamur
kuping hitam. Karena khasiatnya sebagai anti koagulan yang dapat melancarkan
9

aliran darah. Jamur kuping hitam dapat dikonsumsi dalam bentuk masakan atau
juga diseduh dengan air panas sebagai obat. Cara penyeduhannya dapat dilakukan
sebagai berikut: ambil 10-20 gram jamur kuping hitam, kemudian masukan dalam
panci, setelah itu tambahkan 3 butir jahe, selanjutnya tuangkan air bersih
sebanyak 6 gelas, rebus sampai air yang tersisia dam panci kira-kira 2 gelas,
siapkan 2 gelas kosong, kemudian angkat dan tuangkan dalam masing-masing
gelas, dan dibiarkan dingin. Minumlah dua kali sehari pagi dan sore.Selamat
mencoba, minumlah secara rutin setiap hari sampai keadaan badan sehat.
G. Evaluasi
1. Apa pengertian tentang penyakit stroke ?
2. Apa Penyebab terjadinya penyakit stroke ?
3. Bagaimana tanda dan gejala bila terjadi stroke ?
4. Apa saja jenis-jenis stroke ?
5. Bagaimana penanaganan bila terjadi stroke ?
6. Apa obat tradisional untuk penyakit stroke ?
VII. SUMBER BAHAN/REFERENSI
Adib, Muhammad. (2009). Cara Mudah Memahami dan Menghindari Hipertensi
Jantung dan Stroke. Yogyakarta : Dian Loka
http://www.tempo.co.id/medika/arsip/052002/pus-1.htm di unduh pada hari
minggu 19 mei 2013 pkl.18:10
http://www.metris-community.com/penyakit-stroke/ di unduh pada hari minggu
19 mei 2013 pkl.18:49
http://anamedku.wordpress.com/2012/02/20/cara-membuat-jus-mengkudu/

di

unduh pada hari minggu 19 mei 20:26


http://forumbedayong.weebly.com/3/post/2012/07/manfaat-jamur-kuping-hitamauricularia-polytricha-sebagai-anti-stroke.html di unduh pada hari minggu 19 mei
pkl. 20:54
http://askep-net.blogspot.com/2012/12/mencegah-stroke.html di unduh pada hari
senin 20 mei pkl. 17:33

10

11