Anda di halaman 1dari 9

2015-04-28

a. Pengertian Switch
Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja dilapisan Data-link,
mirip dengan bridge, berfungsi menghubungkan banyak segmen
LAN ke dalam satu jaringan yang lebih besar. Switch jaringan (atau
switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang
melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak
jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau
router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan
data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch
memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port
bridge.

2015-04-28

b. Cara Kerja Switch


Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai
collosion domain dan broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu
lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan
komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan komputer
atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk
menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.

c. Istilah Yang Terkait Pada Switch


DIP Switch
Sebuah array dalam paket pemindah IC, digunakan untuk memilih opsi di
dalam beberapa potong hardware sehingga tidak harus merubah frekuensi.

Auto Switch
Suatu perangkat yang memungkinkan kita menghubungkan lebih dari satu
komputer kepada satu perangkat (printer misalnya) dan jika ada komputer
yang ingin menggunakan perangkat tersebut maka akan dibentuk jalur
komunikasi langsung dari komputer yang membutuhkan ke komputer
tersebut kemudian memutuskan jalur tersebut untuk kemudian
membentuknya lagi ke komputer lain yang membutuhkannya.

Data Switch
Sebuah lokasi didalam sistem komputer di titik mana data yang baru masuk
dapat diarahkan ke berbagai lokasi.

2015-04-28

d. Perbedaan Cara Kerja Hub dan Switch


Hub dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam
membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut
terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam
membangun jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang
menggukan kedua device ini adalah topologi star. Berikut ini adalah
penjelasan kedua alat tersebut.

Hub
Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual
beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring
menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan transfer data dan
susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah dengan cara
mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket
data tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan
hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan
tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah diterima oleh komputer
tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada
saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan
terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur
broadcast yang sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang
mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi
maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket
data yang baru maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan
kecepatan transfer data. Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai
lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.

2015-04-28

Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka
pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port
lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port
yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth
yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port.
Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang
terhubung pada komputer menjadi lambat.

Switch
Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual
berada pada layer 2 (Datalink Layer). Maksudnya, switch pada saat
pengirimkan data mengikuti MAC address pada NIC (Network Interface
Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa paket ini akan diterima.
Jika ada collision yang terjadi merupakan collision pada port-port yang
sedang saling berkirim paket data. Misalnya ketika ada pengiriman paket
data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket
data dari port C ke port D, maka tidak akan terjadi tabrakan (collision)
karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang
sama. Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan
mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada switch, maka
pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke
setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth
yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih
terjamin.

2015-04-28

Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa switch lebih baik daripada
hub baik secara perbandingan konseptual maupun secara prinsip kerjanya
yang dapat membuat terjadinya collosion.

Manageable Switch
Setelah adanya pembahasan dari switch, selanjutnya adalah mengenai
manageable swith.

Berikut spesifikasi manageable switch / hub :


1. Kapasitas jaringan saat ini dan masa yang akan datang ditetapkan
berdasarkan kebutuhan bisnis saat ini dan masa yang akan datang.
2. Jumlah dan tipe dari manageable Switch / Hub ditetapkan berdasarkan
kebutuhan jaringan saat ini dan masa yang akan datang.
3. Topologi jaringan diidentifikasi.
4. Persyaratan keamanan dan manajemen jaringan ditetapkan.

2015-04-28

Memilih manageable switch / hub yang tepat :


1. Manageable switch / hub dengan fitur yang cocok dipilih sesuai
kebutuhan spesifikasi.
2. Workstation, komputer, server, Router, dan perangkat jaringan yang lain
ditetapkan sesuai dengan kebutuhan jaringan.

Memasang dan mengkonfigurasi manageable switch / hub dan


peralatan pendukung :
1. Manageable Switch / hub dan perangkatnya dirangkai berdasarkan
kebutuhan jaringan.
2. Manageable Switch/ hub dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan jaringan.
3. Perangkat lunak pengemulasi dikonfigurasi untuk beroperasi didalam
lingkungan yang baru.

Menguji Manageable switch / hub dan jaringan :


1. Perangkat Manageable switch / hub dan Jaringan diuji berdasarkan
persyaratan pabrik dan atau petunjuk pengujian.
2. Jaringan dijamin tidak gagal atau terpecah dalam segmen-segmen yang
terisolasi.
3. Pengaturan jaringan dibuat berdasarkan dari hasil pengujian.

2015-04-28

Ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara manageable


switch dengan yang non manageable. Perbedaan tersebut dominan bisa di
lihat dari kelebihan dan keunggulan yang dimiliki oleh switch manageable
itu sendiri. Adapun beberapa kelebihan manageable switch yang
membedakan keduanya adalah :
1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
2. Pengaturan access user dengan access list
3. Membuat keamanan network lebih terjamin
4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada
5. Mudah dalam monitoring trafick dan maintenence network karena dapat
diakses tanpa harus berada di dekat switch.

PENGERTIAN SWITCHING
Switching adalah sistem elektronik
menghubungkan jalur komunikasi.

yang

dapat

dipakai

untuk

Jaringan switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah sirkuit


(atau kanal) yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan
pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat
digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi
baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada
sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan
oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru
disebut
sebagai
kanal
yang
idle.
Sebuah metoda untuk membangun, memonitor perkembangan, dan
menutup sebuah koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal
terpisah untuk keperluan pengontrolan, misalnya untuk links antar
telephone exchanges yang menggunakan komunikasi call setup dan
informasi kontrol dan menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit
tersebut.

2015-04-28

KONFIGURASI DASAR
Pada setiap design komputer network kita akan selalu menggunakan konsentrator.
Apakah itu berupa Hub ataupun Switch. Pada awalnya kita menggunakan Hub dengan
segala kelebihan dan kekurangannnya, lalu muncul Switch yang lantas menggantikan
peranan Hub dalam sebuah design komputer network baik dalam skala besar maupun
kecil. Hal ini di sebabkan karena kemampuan Switch lebih Smart di bandingkan
Hub.
Switch itu sendiri ada yang Manageable dan UnManageable. Berkaitan dengan istilah
smart tadi, maka switch jenis manageable jauh lebih smart ketimbang yang
unmanageable. Arti dari manageable di sini adalah bahwa switch dapat kita
konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efesien dan maksimal.
Kok bisa? Karena switch manageable memiliki sistem operasi sendiri, layaknya PC kita
di rumah.
Beberapa kemampuan switch yang manageable yang dapat kita rasakan adalah,
penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN, sehingga akses dapat lebih cepat.
Pengaturan akses user dengan accesslist, membuat keamanan network lebih terjamin.
Pengaturan port yang ada, serta mudah dalam monitoring trafic dan maintenance
network, karena dapat di akses tanpa harus berada di dekat switch. Ingat !, alat ini
hanya membantu kita, menjalankan apa yang sudah kita design, baik topologi
maupun konfigurasi networknya.

Spanning Tree Protocol


Spanning Tree Protokol merupakan sebuah protokol yang berada di jaringan
switch yang memungkinkan semua perangkat yang tersambung dapat
melakukan komunikasi antara satu sama lain agar dapat mendeteksi dan
mengelola redundant link dalam jaringan. Ini adalah protokol manajemen
link yang menyediakan redundansi sementara mencegah perulangan yang
tidak diinginkan dalam jaringan.
STP dapat menyediakan redundansi jalan dengan mendefinisikan sebuah
tree yang membentang di semua switch dalam jaringan yang diperpanjang.
Spanning Tree Protokol akan memaksa jalur data redundan ke standby state ,
sehingga jika salah satu segmen jaringan di STP tidak bisa diakses atau jika
terjadi perubahan biaya STP, algoritma spanning tree akan mengkonfigurasi
ulang spanning tree topologi dan membangun kembali link dengan
mengaktifkan standby path.

2015-04-28