Anda di halaman 1dari 10

TUGAS LAPANGAN TERBANG

Disusun Oleh :
M. ILYAS NUR FAUZI
2013103410311173
T. Sipil 6 A

JURUSAN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2015

JENIS DAN KARAKTERISTIK PESAWAT TERBANG

TIPE DAN KARAKTERISTIK PESAWAT TERBANG

No.

Tipe Pesawat Terbang dan Produksi

Panjang badan

Wing

Wheel

Wheel

pesawat
terbang/fuselage
(m)

span (m)

Base (m)

Tread (m)

AIRBUS A-300-600 (AIRBUS INDUSTRIES)

54,08

44,84

18,62

9,6

AIRBUS A-300-B2 (AIRBUS INDUSTRIES)

53,62

44,84

18,62

9,6

AIRBUS A-310 (AIRBUS INDUSTRIES)

46,66

43,89

18,62

9,6

AIRBUS A-318 (AIRBUS INDUSTRIES)

31,44

34,09

14,62

7,6

AIRBUS A-319 (AIRBUS INDUSTRIES)

33,84

33,91

14,62

7,6

AIRBUS A-320-200 (AIRBUS INDUSTRIES)

37,57

34,09

14,62

7,6

AIRBUS A-321-200 (AIRBUS INDUSTRIES)

44,51

34,09

16,62

8,6

AIRBUS A-330-200 (AIRBUS INDUSTRIES)

59

60,3

18,62

9,6

AIRBUS A-330-300 (AIRBUS INDUSTRIES)

63,69

60,3

18,62

9,6

10

AIRBUS A-340-300 (AIRBUS INDUSTRIES)

63,7

60,3

18,62

9,6

11

AIRBUS A-340-600 (AIRBUS INDUSTRIES)

67,8

63,7

19,62

9,6

12

AIRBUS A-380 (AIRBUS INDUSTRIES)

72,75

79,8

20,62

10,6

13

B-707-120B (BOEING)

44,22

39,88

15,93

6,73

14

B-707-320B (BOEING)

46,61

43,41

17,98

6,73

15

B-720B (BOEING)

41,68

39,88

15,44

6,43

16

B-727-100 (BOEING)

40,59

32,92

19,28

5,72

17

B-727-200 (BOEING)

46,69

32,92

19,28

5,72

18

B-737-200 (BOEING)

30,48

28,35

11,38

5,23

19

B-737-300 (BOEING)

33,4

28,88

11,38

5,23

20

B-737-400 (BOEING)

36,45

28,88

11,38

5,23

21

B-737-500 (BOEING)

31,01

28,88

11,38

5,23

22

B-737-600 (BOEING)

31,24

34,31

11,38

5,23

23

B-737-700 (BOEING)

33,63

34,31

11,38

5,23

24

B-747-100 (BOEING)

70,66

59,64

20,52

10,75

25

B-747-300 (BOEING)

53,82

59,66

20,52

10,75

26

B-747-400 (BOEING)

69,85

59,66

25,6

11

27

B-747-SP (BOEING)

56,31

59,64

25,6

11

28

DC-8-61 (McDONNELL DOUGLAS)

57,12

45,24

23,62

6,35

29

DC-8-62 (McDONNELL DOUGLAS)

46,16

45,24

18,54

6,35

30

DC-8-63 (McDONNELL DOUGLAS)

57,12

45,24

23,62

6,35

31

DC-9-32 (McDONNELL DOUGLAS)

36,37

28,45

16,22

32

DC-9-50 (McDONNELL DOUGLAS)

40,23

28,45

18,57

33

DC-10-10 (McDONNELL DOUGLAS)

55,55

47,35

22,07

10,67

34

DC-10-30 (McDONNELL DOUGLAS)

55,34

49,17

22,07

10,67

Sumber : https://catatansianaksipil.wordpress.com/2012/06/12/karakteristik-pesawat-terbang/

HERCULES C 130
Keluarga C-139 memiliki sejarah produksi yang paling panjang dari seluruh
pesawat militer. Yang pertama prototipe YC-130terbang pada 23
Agustus 1954 dari pabrik Lockheed di Burbank, California, Amerika Serikat.
Pesawater tersebut dipiloti oleh Stanley Beltz dan Roy Wimmer. Setelah kedua
prototipe selesai, produksi dipindahkan ke Marietta, Georgia, di mana lebih dari
2.000 C-130 dibuat.

Specifications (C-130H)

Karakteristik umum :

Kru: 5: (two pilots, navigator, flight engineer and loadmaster)


Kapasitas:
o 92 passengers or
o 64 airborne troops or
o 74 litter patients with 2 medical personnel or
o 6 pallets or
o 23 HMMWVs or
o 1 M113 armored personnel carrier
Payload: 45,000 lb

Panjang: 97 ft 9 in
Lebar sayap: 132 ft 7 in
Tinggi: 38 ft 3 in
Luas sayap: 1,745 ft
Bobot kosong: 75,800 lb
Bobot berguna: 72,000 lb
Bobot maksimum lepas landas: 155,000 lb
Mesin: 4 turboprops Allison T56-A-15, 4,590 shp masing-masing

Kinerja :

Laju maksimum: 320 knots (366 mph, 592 km/h) at 20,000 ft (6,060 m)
Laju jelajah: 292 kn (336 mph, 540 km/h)
Jarak jangkau: 2,050 nmi
Batas tertinggi servis: 23,000 ft
Laju panjat: 1,830 ft/min
Takeoff distance: 3,586 ft (1,093 m) at 155,000 lb (70,300 kg) max gross
weight; 1,400 ft (427 m) at 80,000 lb (36,300 kg) gross weight

BOEING 737
Boeing 737 Classic adalah nama yang diberikan kepada seri -300/-400/500 dari Boeing 737 mengikuti perkenalan dari seri -600/-700/-800/-900. Mereka
adalah short- to medium- range, narrow-body jet airliners yang diproduksi
oleh Boeing Commercial Airplanes. Seri klasik diperkenalkan sebagai Generasi
baru dari 737. Diproduksi dari 1984 sampai 2000, 1,988 pesawat telah dikirim.

Tipe
Produsen
Terbang perdana
Status
Tahun produksi
Jumlah produksi
Acuan dasar
Varian

Airliner
Boeing Commercial Airplanes
February 24, 1984
Out of production, in service
19812000
1,998
Boeing 737
Boeing 737 Next Generation

AIRBUS A-300-600 (AIRBUS INDUSTRIES)

Panjang Badan Pesawat (m)

54.08

Wing Span (m)

44.84

Wheel Base (m)

18.62

Wheel Tread (m)

9.6

Empty Weight (kg)

90,115.00

Maximum Take-Off Sctructural Weight (kg)

165,900

Panjang Landasan Pacu Rencana Dasar (m)

2,743.00

Fuselage Length 54,08 m

18,62 m

Wheel Base

Wing Span 44,84 m

9,6 m

Wheel Tread

Sumber : http://www.academia.edu/9294021/Jenis-jenis_dan_Karakteristik_Pesawat_Terbang

KATEGORI DAN FUNGSI PESAWAT TERBANG


Ada dua klasifiksai pesawat terbang. Pertama, pesawat yang lebih berat daripada udara
(aerodin). Pesawat yang termasuk jenis ini, yaitu autogiro, helikopter, dan pesawat bersayap
tetap. Kedua, pesawat yang lebih ringan daripada udara (aerostat). Pesawat yang termasuk
dalam jenis ini di antaranya kapal udara.
Pesawat Eksperimental
Pesawat ini merupakan pesawat yang sedang mengalami proses pengujian. Pesawat
jenis ini pada umumnya mempunyai bentuk sedikit berbeda dan istimewa. Konsep dan
desainnya baru. Selain itu, pesawat ini belum dipakai secara massal.
Pesawat Penumpang Sipil
Pesawat jenis ini merupakan pesawat udara yang berfungsi mengangkut penumpang.
Pesawat penumpang sipil ini mempunyai kapasitas yang berbeda-beda.
Pesawat Angkut
Pesawat ini berfungsi untuk mengangkut barang dan mengangkut berbagai jenis
komoditi. Pesawat ini sering juga disebut pesawat kargo. Pada umumnya pesawat kargo
adalah pesawat penumpang yang dimodifiksai. Tapi, ada juga pesawat yang khusus dibuat
untuk pengangkutan barang, misalnya pesawat jenis Boeing 747 Large Cargo Freighter.
Pesawat angkut biasanya dipakai oleh sipil dan militer. Keduanya mempunyai armada
masing-masing. Pihak militer biasanya menggunakan pesawat ini untuk mengangkut
kendaraan perang, senjata, dan tentara.
Pesawat Militer
Pesawat militer merupakan pesawat yang berfungsi untuk berbagai keperluan militer.
Jenisnya pun bermacam-macam, yaitu :
1. Pesawat Tempur

Pesawat ini didesain untuk melakukan penyerangan. Sasaran penyerangan biasanya


adalah pesawat musuh. Karakter pesawat ini lincah dan cepat.
2. Pesawat Tempur Latih
Pesawat ini digunakan latihan oleh calon-calon pilot, baik sipil ataupun militer. Pesawat
ini dirancang tidak bersenjata. Pesawat jenis ini mempunyai dua tempat duduk, yaitu untuk
pilot dan co-pilot.
3. Pesawat Intai
Pesawat ini berfungsi untuk mengintai lawan dan mengumpulkan data-data intelijen.

4. Pesawat Tanker
Pesawat jenis ini digunakan untuk melakukan pengisian bahan bakar pesawat ketika
terbang di udara.

PERBEDAAN PESAWAT SIPIL DAN MILITER


Perbedaan antara pesawat sipil dan militer terutama pada segi fungsinya.

Pesawat Sipil

Perbedaan pada pesawat sipil adalah pesawat sipil memiliki fungsi yaitu mengangkut
penumpang dengan kapasitas pesawat yang berbeda-beda. Pesawat penumpang sipil yang
digunakan untuk mengangkut penumpang sipil beserta bagasi dan kargo dengan kapasitas
tertentu. Syarat-syarat mengenai pengangkutan sipil diatur dalam undang-undang, baik
pemerintah maupun internasional melalui lembaga PBB bernama ICAO (International Civil
Aviation organization).

Pesawat Militer

Pesawat Militer adalah pesawat yang dirancang untuk menyerang pesawat lain di udara.
Berbeda dengan pesawat pengebom, yang dirancang untuk menyerang target di permukaan.
Pesawat tempur relatif lebih kecil, cepat, dan lincah.
Pesawat tempur awalnya dikembangkan pada Perang Dunia I untuk menghadapi pesawat
pengebom dan balon udara yang mulai lazim digunakan untuk melakukan serangan darat dan
pengintaian. Pesawat tempur pertama awalnya berupa pesawat sayap ganda kayu yang diberi
senapan mesin ringan.
Pada Perang Dunia II, pesawat tempur lebih banyak dibuat dari logam, bersayap tunggal,
dan menggunakan senapan mesin yang tertanam pada sayap. Setelah Perang Dunia II, mesin
turbojet mulai menggantikan mesin piston, dan peluru kendali mulai digunakan untuk
menggantikan senapan mesin sebagai senjata utama.
Klasifikasi pesawat tempur dibuat berdasarkan generasi. Penggunaan generasi ini
awalnya digunakan petinggi pertahanan di Rusia, yang menyebut F-22 Raptor Amerika Serikat
sebagai pesawat tempur "generasi kelima".
Pesawat tempur adalah pesawat yang digunakan untuk perang di udara. Umumnya
pesawat tempur berbentuk ramping, dapat bergerak lincah, membawa canon (senapan mesin)
serta rudal dan bom, berkecepatan tinggi, dilengkapi dengan perlengkapan avionik yang lebih
banyak daripada pesawat sipil/penumpang seperti radar yang mampu mendeteksi lawan dalam
jarak jauh serta mengunci sasaran lawan. Terlebih lagi dilengkapi dengan peralatan pengecoh
dan pengacau radar, sampai berkemampuan "siluman".
Pesawat militer merupakan pesawat yang diperuntukkan untuk keperluan-keperluan

militer, seperti untuk keperluan bertempur, keperluan tempur latih, dan untuk keperluan
mengintai.