Anda di halaman 1dari 12

MODUL

BASIC TRAUMA LIFE


SUPPORT
(BTLS)

EMERGENCY NURSING TEAM


SCHOOL OF NURSING
MEDICAL FACULTY
UNIVERSITY OF BRAWIJAYA
1

2013

LANGKAH-LANGKAH DALAM BTLS

Detailed exam

1. Langkah dalam Scene Size-Up:


a.
b.
c.
d.

Body substance isolation precautions


Scene hazards
Number of patients
Need for more help or equipment

e. Mechanism of injury

2. Langkah dalam Initial Assessment:


a.
b.
c.
d.

Gambaran secara umum kondisi pasien


Tingkat kesadaran
Kaji Airway/Jalan nafas
Kaji Breathing /Pernafasan

e. Kaji Circulation/Sirkulasi

3. Rapid Trauma Survey VS Focused Exam


Penentuan Pengkajian Cepat Trauma atau Pengkajian Terfokus
tergantung pada mekanisme trauma dan hasildari Initial Assessment:
a. Jika terdapat kondisi berbahaya yang bersifat umum (kecelakaan, jatuh
dari ketinggian, tidak sadar), digunakan Pengkajian Cepat
Trauma/Rapid Trauma Survey.
b. Jika mekanisme trauma bersifat lokal/terfokus (tertembak peluru di
paha, tertusuk pisau di dada), maka digunakan Pengkajian
Terfokus/Focused Exam.
c. Jika mekanisme injury tidak signifikan (misalnya kaki terkena jatuhan
batu) dan hasil Initial Assessment normal, lakukan Focused Exam

4. Langkah dalam Rapid Trauma Survey:


a. Pengkajian cepat dari kepala, leher, dada, abdomen, pelvis dan
ekstremitas
b. Pengkajian riwayat dengan menggunakan metode SAMPLE
c. Pemeriksaan tanda-tanda vital
d. Pemeriksaan neurologi

5. Langkah dalam Focused Exam

a. Berfokus pada area trauma


b. Kaji riwayat (SAMPLE)
c. Kaji tanda vital

6. Ongoing Exam VS Detailed Exam


a. Ongoing Exam dilakukan untuk mengkaji perubahan kondisi pasien dan
dilakukan secara terus-menerus:
Pasien kritis: di kaji tiap 5 menit
Pasien stabil : tiap 15 menit
Serta dilakukan tiap pasien dipindahkan, selesai tindakan, atau
perubahan kondisi
b. Detailed Exam dilakukanhanya 1 kali, berfokus pada pemeriksaan fisik
secara lebih mendetail

7. Langkah dalam Detailed Exam:


a.
b.
c.
d.
e.

Riwayat SAMPLE (jika belum)


Tanda2 vital
Pemeriksaan neurologi
Pemeriksaan kepala
Pemeriksaan leher
4

f.
g.
h.
i.
j.

Pemeriksaan
Pemeriksaan
Pemeriksaan
Pemeriksaan
Pemeriksaan

dada
abdomen
pelvis
ektremitas bawah
ekstremitas atas

8. Langkah dalam Ongoing Exam:


b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Tanyakan kepada pasien perubahan yang terjadi?


Kaji ulang status mental
Kaji ulang ABC
Kaji ulangleher
Kaji ulang dada
Kaji ulang abdomen
Kaji ulang trauma yang terjadi
Kaji intervensi yang telah dilakukan

Persiapan alat
1. Pantom manusia (utuh)
2. Google/kaca mata pelindung
3. Handskoen
4. Skort
5. Masker
6. Long spine board
7. Cervical collar
8. Bag Valve Mask/BVM (Ambu bag)
9. Non rebreathing mask
10.Oksigen
11.Suction
12.Orofaringeal tube
13.Nasofaringeal tube
14.Endotracheal tube/ETT
15.Laringoscope
16.Mandrin/stilet (alat bantu pasang ETT)
17.Stetoscope
18.Tensi meter
19.Jarum ukuran besar
20.Abocath/IV catheter
21.Blood set
22.Cairan infus (RL atau NS)
23.Spuit 5cc
24.Spuit 10cc
25.Pen Light
26.1 set pemasangan kateter urine
27.1 set pemasangan NGT
28.Bidai panjang & pendek

30.
31.
32.
33.

29. Plester
Gunting plester
Kassa gulung / perban
Kassa steril
Tensocrepe
34. Selimut

Pembagian Tugas di Basic Trauma Life Support

Tindakan

Ya Tida
6

k
Scene Size-Up
1.

2.

3.
4.

5.
6.
7.
8.

Perhatikan bahan dari tubuh pasien yang perlu diperhatikan


(terutama darah). Pakai alat perlindungan diri: sarung tangan,
masker, gown, google.
Apakah bisa terlihat, tedengar, tercium atau merasakan kondisi
lain yang berbahaya?
Pastikan lingkungan yang aman bagi penolong dan pasien.
Apakah ada pasien yang lain?
Apakah kita memerlukan tambahan bantuan tenaga dan
peralatan?
Hubungi polisi, pemadam kebakaran atau PLN jika diperlukan.
Apakah diperlukan peralatan khusus?
Bagaimanakan mechanism of injury?
Apakah traumananya general atau terfokus?
Adakah kondisi yang mengancam nyawa?

Initial Assessment
1.

2.

3.

4.

5.

Bagaimanakah kondisi pasien secara umum?


Termasuk kondisi umum, posisi, usia, jenis kelamin, berat
badan.
Level of
Perkenalkan diri anda dan sampaikan: Kami
Consciuosn datang untuk menolong anda. Bisakah anda
ess (AVPU) ceritakan apa yang terjadi?
Airway
Apakah jalan nafasnya terbuka dan bersih?
- Bila terdapat snoring lakukan modified
jaw thrust/jaw thrust
- Bila terdapat gurgling lakukan suction
- Bila terdapat stridor lakukan pemeriksaan
obstruksi jalan nafas
Breathing
Apakah pasien bernafas?
Berapakah RR pasien dan kualitas
pernafasannya?
Jika:
- Tidak ada nafas berikan ventilasi
sebanyak 2 kali
- Jika pernafasan tidak adekuat (< dari 10
kali/mnt) berikan ventilasi 10-20 kali /mnt
+ oksigen
- Jika sesak, penurunan kesadaran, syok, injuri
mayor berikan O2 non rebreathing 15
l/mnt
Circulation Berapakan jumlah nadi pasien dan bagimanakah
kualitas nadinya?
Jika:
- Nadi tidak ada CPR + BVM + Oksigen
- Jika Bradycardia curiga shock spinal
atau trauma kepala
- Jika Tachicardia curiga shock
7

Apakah terdapat perdarahan eksternal?


Jika terdapat perdarahan balut tekan
(langsung atau pakai kassa)
Bagaimanakah warna kulit, kondisi dan suhu
kulitnya?
Jika cyanosis, beri O2 dan bantuan ventilasi

Load and Go situations?


Decision

Apakah ada kondisi yang kritis dan mengancam


nyawa?
Load and Go?
- Mekanisme trauma yang berbahaya
- Riwayat yang menunjukkan:
o Kehilangan kesadaran
o Kesulitan bernafas
o Nyeri kepala, leher dan badan yang
hebat
- Hasil Initial Assessment:
o Perubahan status mental
o Kesulitan bernafas
o Kondisi perfusi yang abnormal
o Kelompok resiko tinggi: Bayi, lansia,
penyakit kronis
Apakah ada tindakan yang harus dilakukan?

Rapid Trauma Survey


1.

Head and
Neck

2.

Chest

Apakah terdapat luka di kepala dan leher?


- Jika terdapat trauma wajah curiga
obstruksi jalan nafas
- Jika leher bengkak, memar curiga
obstruksi jalan nafas
Apakah terdapat distensi vena leher?
Jika distensi curiga tamponade jantung atau
tension pneumothorax
Bagaimanakah posisi trachea? Midline atau
terjadi deviasi?
Jika deviasi curiga pneumothorax
Apakah terdapat deformitas dan nyeri tekan
pada leher?
Pasang cervical collar.
Apakah pergerakan dadanya simetris? Adakah
pernafasan paradoksal? Adakah trauma tumpul
atau trauma tajam pada dada?
Apakah terdapat TIC pada tulang iga?
Apakah terdapat suara nafas? Apakah suara
nafas sama antara kanan dan kiri?
Apakah terdapat hyperresonan (pneumothorax)
atau dullness (hematothorax)?
Jika curiga pneumothorax (deviasi trachea dan
8

3.

Abdomen

4.

Pelvis

5.

Ekstremita
s atas

6.

Ekstremita
s bawah

7.

Pemeriksa
an bagian
belakang
(ketika
memindah
ke
backboard)
Pengkajian
riwayat
kejadian

8.

9.
1
0.

Pemeriksa
an TTV
Pemeriksa
an
Neurologi

hyperresonan paru) lakukan dekompresi dada


Apakah suara jantung normal atau menurun?
Apakah terdapat luka?
Apakah abdomen supel, kaku, atau distensi?
Apakah ada nyeri tekan?
Apakah terdapat luka atau deformitas?
Apakah terdapat TIC?
Apakah terdapat luka, bengkak atau deformitas?
Apakah terdapat TIC?
Apakah pasien bisa merasakan dan
menggerakkan jari-jarinya?
Jika tidak ada atau menurun curiga trauma
spinal
Apakah terdapat luka, bengkak atau deformitas?
Apakah terdapat TIC?
Apakah pasien bisa merasakan dan
menggerakkan jari-jarinya?
Jika tidak ada atau menurun curiga trauma
spinal
Apakah terdapat DCAP BTLS?

S = Symptoms (Gejala)
A = Allergies (Alergi)
M = Medications (Obat)
P = Past medical history (Other Illness?)
(Riwayatpenyakit)
L = Last oral intake (Masukan oral terakhir,
apakahbendapadatataucair)
E = Events preceding the incidents
(Kenapaterjadi?)
Tensi, Nadi, RR, Suhu
Lakukan sekarang jika pasien mengalami
penurunan kesadaran, jika tidak, bisa ditunda
saat melakukan Detailded Exam
Apakah pupil reaktif dan sama?
Jika tidak sama/anisokor curiga trauma
kepalam beri oksigen 100%
Berapakah scor GCS pasien?
Jika GCS 8 berikan oksigen 100%
Apakah terdapat tanda-tanda herniasi cerebral?
(tidak sadar, dilatasi pupil, hypertensi,
bradicardia)

Focused Exam
1.

Pengkajian
fokus

2.

Kaji
riwayat

3.

Pemeriksa
an TTV

Pengkajian terfokus pada area tertentu/lokal


yang mengalami cedera
Kaji tanda vital
S = Symptoms (Gejala)
A = Allergies (Alergi)
M = Medications (Obat)
P = Past medical history (Other Illness?)
(Riwayatpenyakit)
L = Last oral intake (Masukan oral terakhir,
apakahbendapadatataucair)
E = Events preceding the incidents
(Kenapaterjadi?)
Tensi, Nadi, RR, Suhu

Load and Go situations?


1.

Decision

Apakah ada kondisi yang kritis dan mengancam


nyawa?
Load and Go?
- Hasil Rapid Trauma Survey:
o Pemeriksaan dada yang abnormal (flail
chest, luka terbuka, tension
pneumothorax, hemothorax)
o Abdomen nyeri tekan dan distensi
o Pelvis yang tidak stabil
o Fraktur femur bilateral

Ongoing exam
1.
2.

3.

Perubahan
subyektif
Status
mental

Kaji ulang
ABC
Airway

Breathing
and
Circulation
4.

Neck

Apakah anda merasa lebih baik atau lebih


buruk?
Bagaimanakah tingkat kesadaran pasien?
Bagaimanakah ukuran pupil? Apakah sama
antara kanan dan kiri? Apakah bereaksi
terhadap cahaya?
Jika terjadi penurunan kesadaran, berapa skor
GCS nya?

Apakah jalan nafas terbuka dan bersih?


Jika terdapat luka bakar di wajah, apakah ada
tanda trauma inhalasi?
Berapa RR dan kualitas pernafasan?
Berapa jumlah nadi dan kualitas nadinya?
Berapa tekanan darah pasien?
Bagaimana warna kulit, suhu dan capillary refill?
Apakah trachea berada di midline atau terjadi
deviasi?
10

5.

Chest

6.

Abdomen

7.

Kaji trauma
yang
teridentifik
asi
Check
intervensi

8.

Apakah terdapat distensi vena jugular?


Apakah terdapat bengkak pada leher?
Apakah terdapat suara nafas? Apakah sama
antara kana dan kiri?
Jika tidak sama, apakah hyperresonan atau
dullness?
Apakah suara jantung normal?
Apakah terdapat nyeri tekan?
Apakah perut supel atau distensi?
Apakah ada perubahan kondisi trauma yang
telah ditemukan?

Kaji sesuai dengan kondisi pasien:


Apakah jumlah oksigen yang diberikan telah
tepat?
Apakah selang oksigen telah terhubung dengan
benar?
Apakah luka terbuka dada masih tertutup
dengan benar?
Apakah terdapat kasa yang perlu diganti?
Apakah balut bidai pada posisi yang benar?
Apakah benda yang tertancap masih tetap
stabil?
Apakah monitor jantung terpasang dan
berfungsi dengan baik?
Apakah pulse oxymetri terpasang dan berfungsi
dengan baik?

Detailed exam
1.
2.
3.

SAMPLE
history
Vital signs
Neurologic
al status

4.

Head

5.

Airway

Kaji riwayat pasien (jika belum)


Bagaimanakah tanda-tanda vital pasien?
Bagaimanakah tingkat kesadaran pasien?
Berapa glukosa darah pasien? (jika terjadi
perubahan status mental)
Apakah pupil sama antara kanan dan kri?
Apakah berespon terhadap cahaya?
Apakah pasien bisa menggerakkan jari tangan
dan jari kakinya?
Apakah pasien bisa merasakan sentuhan pada
jari tangan dan jari kakinya?
Berapa skor GCS pasien?
Apakah terdapat DCAP-BTLS pada muka dan
kepala?
Apakah terdapat battles sign atau raccoon
eyes?
Apakah terdapat darah atau cairan yang keluar
melalui hidung atau telinga?
Apakah jalan nafas terbuka dan bersih?
11

6.
7.

Breathing
Neck

8.

Circulation

9.

Chest

1
0.
1
1.

Abdomen

1
2.

Ektremitas
atas

Ekstremita
s bawah

Crazy Love varis

Jika terdapat luka bakar di wajah, apakah


terdapat tanda luka bakar di mulut dan hidung?
Berapa RR dan kualitas pernafasan?
Apakah terdapat DCAP-BTLS?
Apakah ada distensi vena jugularis?
Bagaimana posisi trachea?
Bagaimana jumlah nadi dan kualitas nadi?
Bagaimana warna kulit, suhu dan capillary refill?
Apakah perdarahan eksternal masih terkontrol?
Apakah terdapat DCAP-BTLS?
Apakah terdapat pernafasan paradoksal?
Apakah terdapat suara nafas?
Apakah sama antara kanan dan kiri?
Jika suara tidak sama, hyperresonan atau
dullness??
Apakah suara jantung normal?
Apakah terdapat DCAP-BTLS?
Apakah abdomen supel atau distensi?
Apakah tedapat DCAP-BTLS?
Apakah PMS normal?
Apakah gerakan normal?
Apakah tedapat DCAP-BTLS?
Apakah PMS normal?
Apakah gerakan normal?
morrison

12